Liu Shao meninggalkan Xianju dengan sedih | Song of the Moon【INDO SUB】EP20 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 20] Kak, jangan tinggalkan aku. Barangmu sudah kukirim ke Paviliun Siqian. Apakah kamu bisa memberitahuku jawabannya sekarang? Siapa yang membunuh guruku? Liu Shao dan Tuan Peri Luo Ge. Tidak mungkin. Perlukah kuingatkan kamu? Masalah Menara Lusi, gurumu, Lu Sheng, juga terlibat.
Jadi, kamu juga membenci mereka, ‘kan? Tenanglah. Aku tidak akan memberi tahu siapa pun kamu punya elemen siluman. Kamu hanya perlu datang setiap dua hari sekali. Bagaimanapun, musuhnya musuh adalah teman. Apa ini? Ini Bunga Weiyang kemarin. Aku coba menggunakan sihir membekukan beberapa tangkai. Bagaimana? Cantik tidak? Bunga Weiyang ini tidak akan pernah layu.
Sehidup semati, bergandengan sampai tua. Bolehkah aku memajangnya di sini? Kumohon. Terserah. Bukankah kamu mau mengajariku sihir? Kamu bisa menggunakan kembali “Enam Musik Hebat” yang kuberikan. Tapi sebelum itu, aku mau menghubungkan Lautan Qi-mu dulu. Lautan Qi? Esensi sejati di Dunia Manusia dan energi spiritual Kediaman Peri pada dasarnya tidak berbeda. Aku menghubungkan Lautan Qi-mu
Agar Qi yang tersumbat menjadi lancar, sehingga bisa berlatih sihir Kediaman Peri. Tuan Peri. Kamu tidak apa-apa? Aku tidak apa-apa. Gelang ini mengambil sebagian kekuatanmu, dan melindungimu. Melindungiku, tapi malah hancur berkeping-keping. Ini salahku. Menghancurkan barang peninggalan Lu Li untukmu. Aku akan menggantinya nanti. Asal kamu masih ada, hal lainnya hanyalah barang eksternal.
Kekuatan Yaoling di tubuhmu memang agak spesial. Aku harus memikirkan baik-baik. Beberapa hari ini, aku akan mengurung diri. Kamu kembalilah untuk istirahat. Apa ini? Peri Luo Ning, meski terlambat sehari, aku tetap mau mengucapkan selamat ulang tahun padamu. Saya termasuk orang yang pintar. Wajahmu lumayan tampan. Tapi dibanding kakakku, kamu masih kalah. Hanya saja sedikit
Kurus dan lemah. Kamu terlalu memujiku. Kamu bermuka tebal. Tapi, ini adalah suatu kelebihan. Lebih hebat dari kakakku. Sudah. Sekarang, katakanlah padaku, kamu begitu berusaha mengantarkan dirimu ke hadapanku, apa tujuanmu? Aku hanya seorang tawanan. Meski tubuhku meminjam elemen air datang ke hadapanmu, tapi esensiku masih terkurung. Kamu bisa membunuhku kapan saja,
Aku bisa punya tujuan apa? Kata-katamu begitu enak didengar. Misalnya, ingin mencari tahu informasi Kediaman Peri, mencari tahu kakakku punya kelemahan apa, dan juga aku, peri kecil yang tidak pernah keluar dan tidak tahu dunia luar, apakah punya sesuatu yang bisa dimanfaatkan? Benar, ‘kan? Kamu berpikir terlalu banyak. Lihatlah, aku hanya kesepian dikurung di paviliun,
Dan mencari seseorang untuk bermain. Aku suka alasan ini. Jika tidak, kita bermain, lihat esensi air ini bisa membuatmu bertahan berapa lama? Kamu memang sedikit kurus. Apa? Tubuh Tuan Peri belum pulih? Kurasa bukan luka lamanya belum pulih, tapi ada masalah dengan kultivasinya. Lihatlah, tubuhnya tidak bisa mengeluarkan racun Brahma Lotus,
Luka pedangnya juga tidak kunjung sembuh. Bahkan menghubungkan Lautan Qi-ku pun bisa terluka. Meski dia bilang tidak apa-apa, tapi aku merasa dia tidak baik-baik saja, dan kondisinya sangat parah. Kelihatannya setelah dia jadi Tuan Peri, kultivasinya tidak benar. Apa ada masalah saat dia turun ke dunia fana, esensi dan nadinya terluka?
Apa karena setengah jantung Lu Li? Aku tidak tahu soal ini. Dalam puluhan ribu tahun ini, hanya ada 4-5 Tuan Peri. Hidup mereka juga tidak panjang. Misalnya, Tuan Peri Shang. Yaitu Ayah Shang Yurong yang tidak becus itu. Dia menjadi Tuan Peri selama 200 tahun, lalu pergi ke barat dan tidak pernah kembali.
Ini, ini, ini… Kenapa lari? Aku tidak melakukan apa-apa padamu. Penguasa Istana Shang sudah berapa lama di sini? Aku terus tidur di atas pohon, tidak berpindah tempat. Dewa tenang saja. Aku hanya terluka oleh senjata setengah siluman, Lu Sheng, lalu membangun kembali batasan Biro Marquis Wu Yang, menggunakan energi spiritual lagi, makanya kambuh terus.
Tadi aku melihat semuanya. Esensi dewa dalam tubuh Liu Shao adalah milik Dewa Yaoling, bersifat Yang. Kekuatan dewa dalam tubuhmu adalah milik Dewa Yueguang, bersifat Yin. Kalian berdua bertentangan secara alami, makanya lukamu tidak kunjung sembuh dan terus melemah. Ini alasan yang sesungguhnya. Dengan kemampuannya, meski dia punya kekuatan Dewa Yaoling,
Juga tidak bisa membuatmu terluka. Kamu yang takut melukainya. Jika bukan karena kamu menyerap energi spiritual meski keadaanmu luka berat, kamu tahu apa yang akan terjadi padanya? Meski dilindungi mutiara danau, dia juga akan berubah menjadi abu. Kenapa kamu begitu gugup? Tidak. Apakah kamu masih khawatir Luo Ge tidak bisa segera pulih?
Dia adalah Tuan Peri, tidak apa-apa. Tapi jika terjadi sesuatu pada Luo Ge, kamu akan membantunya, ‘kan? Benar, benar. Tapi, bisakah mengembalikan ini padaku? Ini bunga kesukaan seniorku. Tahun ini, hanya mekar satu tangkai. Aku harus memperlihatkan padanya. Iya. Kukembalikan. Aku tidak meminta secara cuma-cuma padamu. Tusuk konde ini untukmu. Sebagai rasa terima kasih.
Apa yang kalian lakukan? Senior. Tusuk konde! Senior. Senior, lihat bunga ini, cantik tidak? Kamu seorang penguasa istana, tidak latihan dengan baik, malah menggoda wanita di sini. Apa yang kamu pikirkan? Senior, ampun. Jangan lari. Berhenti. Senior, aku salah. Jangan lari. Senior, ampun. Penguasa Istana Zhuo kejam sekali. Tusuk konde ini harus kukembalikan. Hebat.
Sudah lewat dua jam. Meninggalkan esensi air, kamu bertahan cukup lama. Kamu… Wajahmu kenapa? Peri mempelajari soal Klan Siluman dengan sangat teliti, tapi apakah tidak tahu aku tidak boleh meninggalkan air lewat dari dua jam? Benar. Sepertinya ada hal semacam itu. Maaf. Akhir-akhir ini aku sibuk belajar, ingatanku memburuk. Kamu… Kamu kenapa lagi?
Aku sedang tidak sehat. Peri, aku pamit. Hei. Hei. Tuan Fu ini. Meski dia bukan orang baik, tapi dia lumayan menarik. Tetua. Ini buku medis atau jimat lukisan hantu? Aku tidak mengenal satu kata pun. Dasar anak kecil. Ini buku langka puluhan ribu tahun. Kamu tidak berpengetahuan ya sudah, dilarang menghujat tulisan nenek moyangku.
Barang milik nenek moyang, seharusnya kamu simpan sendiri, untuk apa memperlihatkannya padaku? Aku juga tidak mengerti. Buku kuno ini mencatat, Rumput Weirui bisa membantu Tuan Peri memulihkan esensi. Rumput Weirui? Ia bisa memberikan vitalitas tidak terbatas ke tubuh. Saat Luo Ge naik level, dia harus melewati berbagai cobaan, pasti ada masalah yang tersisa.
Ia bisa membuat Luo Ge lahir kembali, meremajakan tubuhnya. Bukankah rumput ini sangat sulit dicari? Sungguh sulit dicari. Dalam puluhan ribu tahun pun belum tentu ada. Tapi, aku adalah Tetua yang berusia puluhan ribu tahun. Aku punya satu bibitnya. Sungguh? Kamu tidak akan berkata, ada bibit, tapi tidak bisa tumbuh, ‘kan? Sebenarnya bisa tumbuh,
Hanya perlu orang merawatnya, merawatnya dengan aura Yin dan Yang, dalam 3 hari bisa tumbuh. Tapi siapa yang bisa menyelaraskan aura Yin dan Yang? Ini… Tahu, tidak tahu, tidak bisa tahu. Tetua, buku kunomu ini seharusnya dibuang ke air saja. Sia-sia aku senang sebentar. Pasti ada cara. Nona Liu Shao, Tuan Peri Luo Ge memanggil.
Aku datang! Apa ini? Ini “Taktik Jiwa Es”. Bisa membuatmu menghubungkan Lautan Qi sendiri, sehingga meluas. “Taktik Jiwa Es”? Jiwa es, air yang teramat lembut sebagai induk, aura Yin sebagai pemimpinnya. Taktik ini seharusnya mengajariku menggunakan aura Yin, menyelaraskan kekuatan Yang Yaoling. Aura yang dihasilkan dengan taktik ini
Apakah akan menjadi aura yang dikatakan Wan Sui, aura yang menyelaraskan Yin dan Yang? Taktik ini bagus, aku akan mempelajarinya baik-baik. Sebelum belajar, minumlah ini dulu. Apakah ini minuman bagus untuk memperbaiki energi spiritual? Tidak perlu. Tubuhku sangat sehat. Hal baik seperti ini lebih baik Tuan Peri minum sendiri. Ini Air Mata Phoenix,
Barang peninggalan Dewa Yaoling. Apa itu Air Mata Phoenix? Phoenix mencapai nirwana, bangkit dari mati. Memikirkan masa lalu sebelum mencapai nirwana, lalu menangis tersedu-sedu. Tapi sejak saat itu, ia punya hidup baru. Konon, Air Mata Phoenix bisa menghapus ingatan masa lalu. Bisa membuatmu melupakan hal yang berhubungan dengan manusia, cinta dan perasaan.
Sejak saat itu, kultivasimu akan jauh lebih lancar. Bukankah kamu bilang, meski dengan kekuatan Pohon Xuanling, juga tidak bisa menghapuskan cinta orang-orang? Pohon Xuanling hanya menghapuskan pikiran mengganggu seseorang. Air Mata Phoenix bisa membuatmu melupakan semua hal yang berhubungan dengan cinta. Seperti air jernih yang tercemar oleh debu. Pohon Xuanling hanya menghapuskan debu itu,
Tapi Air Mata Phoenix membuang semua air di dalam gelas itu. Jadi, kamu menyuruhku melupakan Lu Li? Melupakan semua hal yang terjadi dulu? Kamu tidak ingat, juga mau menyuruhku melupakannya, anggap semuanya tidak pernah terjadi? Cinta hanya akan mengganggu kultivasimu, Liu Shao. Lebih baik lupakan saja. Tapi aku tidak mau kultivasi,
Aku hanya ingin bersama denganmu. Ini adalah keinginan yang tidak seharusnya kamu miliki. Kamu seharusnya melupakannya. Aku… Hal yang terjadi antara aku dan Lu Li, benar-benar pernah terjadi dan ada. Itu bukan debu, juga bukan air yang tercemar. Meski sekarang kamu adalah Tuan Peri Luo Ge, juga tidak bisa mengubahnya. Aku, Liu Shao,
Lebih baik mati daripada lupa. Lancang! Liu Shao. Liu Shao. Luo Ge. Aku tidak akan melupakannya. Mati pun tidak akan lupa. Kamu boleh tidak melupakannya, tinggalkanlah Kediaman Peri, tinggalkan Gunung Xiyin, kembali ke Dunia Manusia. Tidak. Kamu hanya melupakan masa lalu, cinta kita tidak kamu lupakan, bukan? Aku bisa merasakan, hati ini
Tetap punya Lu Li. Tidak pernah berubah. Aku tidak mungkin salah. Kamu salah. Aku hanya memikirkan kultivasi, aku tidak akan punya perasaan cinta Lu Li. ♫ Di hari hujan, tak berasap ♫ Kamu punya. Katanya, Lu Li terkena mantra pemakan jiwa, ♫ Terbentuk lingkaran ♫ mati pun tidak bisa disembuhkan. Lihat, aku punya tidak?
♫ Kedua sisi lingkaran terasa dingin ♫ ♫ Malam tanpa tidur ♫ ♫ Tak ada bayangan bulan, orang-orang menghilang ♫ ♫ Hanya ditemani bayanganku ♫ ♫ Janjimu yang kupegang ♫ Kamu berani menghujat Tuan Peri? ♫ Musim semi berganti dalam hitungan bulan ♫ ♫ Sementara hati tidak berubah ♫ Ge. Luo Ge.
♫ Langit dan awan yang menghiasi ♫ Kamu tidak apa-apa? Dewa. ♫ Mengalami perubahan ♫ Liu Shao tidak punya niat jahat. ♫ Perahu di sisi danau itu ♫ Tidak peduli apa niatnya, energi spiritual kalian saling bertentangan, ♫ Berlalu di hadapanku ♫ hanya akan saling menyakiti.
♫ Sisa hidup tidak bisa melawan momen seketika ♫ Apa kamu ingin menyakitinya dan diri sendiri, membuat tiga alam tidak punya harapan lagi? Energi spiritual saling bertentangan? ♫ Kukirimkan rinduku ke awan ♫ Tidak. Lu Li sudah lahir kembali menjadi kamu, ♫ Berharap muncul wajahmu di langit ♫ energi spiritual kita masih saling bertentangan?
Apa kamu tidak merasa lukanya sulit sembuh, ♫ Kamu letakkan salju di sisi telingamu, tak terdengar suaraku ♫ malah jadi semakin lemah? Ternyata… ♫ Setelah bunga berguguran, kita akan saling melepas rindu ♫ Ternyata semua karena diriku. Liu Shao. ♫ Hal-hal di dunia ini selalu berubah, itu yang kupahami sebelumnya ♫
Jangan bersikeras karena kenyataan yang tidak bisa diubah. Lebih baik lupakan semuanya. Aku takkan melupakan. ♫ Kesedihan di wajahku setelah kehilanganmu ♫ Sampai mati pun, aku takkan melupakan. ♫ Hari ketika bunga jatuh di halaman, hari ketika kita bertemu ♫ Aku akan meninggalkan Kediaman Peri, tidak pernah bertemu denganmu lagi.
♫ Perasaanku saat pertama kali bertemu kamu ♫ Kamu sudah berpikiran terbuka? Aku sungguh tidak habis pikir. ♫ Hari saat aku melepasmu ♫ Kenapa aku tidak bisa bersama dengan orang yang kucintai? ♫ Ke gurun tak dikenal ♫ Tapi aku juga tahu, ♫ Laut dan langit bergemuruh ♫ aku berbuat begini, akan mencelakainya.
♫ Pemandangan setelah berpisah ♫ Jadi, aku akan pergi jauh-jauh, ♫ Diam tanpa kata ♫ tidak pernah bertemu denganmu lagi. ♫ Diam ribuan tahun ♫ ♫ Hari-hari milik siapa ♫ Karena sudah memutuskan, jangan ragu-ragu lagi. Cepat turun gunung. Dewa, aku masih punya satu urusan. Mohon Dewa biarkan aku tinggal di Kediaman Peri
Tiga hari lagi. Kamu diizinkan. Baik. Kamu boleh tinggal di Kediaman Peri, tapi tidak boleh datang ke Gunung Xiyin lagi. ♫ Kukirimkan rinduku ke awan ♫ Dewa, perlukah aku mengawasi Liu Shao? ♫ Melihat kembali kehidupan masa lalumu, nostalgia yang masih melekat ♫ Aku takut dia mencari alasan kembali ke Gedung Feiyuan,
Atau minta bantuan Luo Ning. Awasi dia. ♫ Kamu letakkan salju di sisi telingamu, tak terdengar suaraku ♫ Jangan biarkan dia datang ke Gunung Xiyin lagi. Baik. ♫ Setelah bunga berguguran, kita akan saling melepas rindu ♫ Ge. ♫ Hal-hal di dunia ini selalu berubah, itu yang kupahami sebelumnya ♫ Kamu tidak merawat diri,
Malah mengajari dia “Taktik Jiwa Es”? Bukankah ini menambah penderitaanmu? ♫ Menghabiskan sisa waktu bersama, menatap wajahmu yang indah ♫ Bukannya aku ingin menjadi orang jahat yang memutuskan pasangan sejoli, ♫ Hari ketika bunga jatuh di halaman, hari ketika kita bertemu ♫ tapi dia siapa? Mana bisa dibandingkan denganmu
Dan ketenteraman Kediaman Peri? ♫ Hari-hari berlalu dengan cepat ♫ ♫ Hari-hari milik siapa ♫ Berhenti. Bai Feng. Apa yang kamu lakukan? Dewa menyuruhku mengawasimu, melarangmu pergi ke Gunung Xiyin lagi. Aku sudah berjanji takkan ke sana, tentu aku takkan pergi. Siapa yang memercayaimu? Atas dasar cintamu terhadap Lu Li,
Meski kakimu patah, kamu tetap akan mencarinya, ‘kan? Jurus senior ini sungguh hebat. Dewa memberi perintah usir dia dari Gunung Xiyin, apa dia menyuruhmu mematahkan kakinya? Siapa yang memberimu keberanian untuk membalaskan dendam pribadi? Penguasa Istana Zhuo, Liu Shao ini… Hal-hal yang kamu lakukan di Biro Marquis Wu Yang, jangan kira aku tidak tahu.
Karena kamu datang ke Kediaman Peri, bersikaplah baik-baik, jangan berulah di sini. Jika benar-benar hebat, lakukan apa yang Liu Shao lakukan, lewatilah Kolam Tulang. Maka aku akan percaya, kamu bukan orang jahat. Cepat pergi. Kamu berdiri di sini hanya membuat seniorku marah. Baik. Terima kasih Penguasa Istana Zhuo. Diam kamu. Aku tidak melakukannya demi kamu,
Tapi demi Kediaman Peri. Liu Shao, kamu tidak apa-apa? Kenapa? Kamu ingin menjaganya di sini, atau membawa pulang dan melayaninya? Tidak berani. Aku akan cari Si Tumbuhan. Si Tumbuhan mengerti medis. Sepertinya kamu sangat kecewa. Sedikit. Bagaimanapun, aku juga tidak ingin melihatmu mati. Kamu sungguh tulus, sama sekali tidak manja. Aku suka.
Banyak orang yang menyukaiku, tidak perlu bertambah kamu seorang. Setidaknya aku bisa menemanimu menantikan kakakmu. Tidak perlu kamu temani. Aku bisa bertemu kakakku kapan pun aku mau. Meski dia mencintaimu, tapi dia bukan milikmu. Dia milik Kediaman Peri, milik tiga alam. Hanya sedikit bagian ini yang adalah milikmu. Penasaran kenapa aku bisa mengerti dirimu?
Waktu itu saat aku kemari, kulihat kamu pandai kerajinan tangan. Jadi, aku membawa sebuah barang kerajinan tangan. Jangan berikan boneka jelek ini padaku. Ini akan merusak pemandangan seluruh paviliunku. Aku seorang tawanan, tidak punya apa-apa. Boneka ini dibuat dengan bajuku, menandakan semuanya berasal dari aku. Kalau begitu, aku lebih tidak bisa menerimanya. Dulu,
Aku pernah membuat satu boneka yang lebih jelek lagi untuk kakakku. Dia mewakili klan kami bertarung dengan klan lain. Dia pergi selama tiga bulan. Tapi saat dia kembali, aku sadar dia menghilangkan boneka yang kubuat untuknya. Aku marah besar dan mengacau, menghancurkan semua barang di kamarnya, dan menggigitnya. Kamu ini,
Kerajinan tanganmu biasa saja. Tapi kelakuanmu, lumayan menarik. Menarik? Kebetulan di saat ini, orang-orang berkata aku tidak pengertian. Kakak sudah begitu pengertian, untuk apa kita begitu pengertian lagi? Kakak yang begitu baik, kenapa tidak bisa menjadi milikku seorang? Kenapa dia jadi milik seluruh klan? Benar katamu. Kenapa kakakku adalah milik Kediaman Peri?
Kenapa kakakku milik tiga alam? Ceritamu lumayan menarik. Tapi, boneka ini benar-benar jelek. Tuan Fu, kamu memikirkan cara, menggunakan kakakku untuk menyenangkanku. Kamu benar-benar penuh taktik. Jika bisa menghapuskan kesepian, lalu kenapa? Benar juga. Bagaimana jika aku menjadi kakakmu? Aku kebetulan berumur 1000 tahun ini. Izin tanya, Jenderal Istana Air umur berapa tahun ini?
Aku hampir berumur 1000 tahun. Hampir berumur 1000 tahun? Artinya belum. Panggil aku kakak. Kak… Aku tetap merasa panggilan Peri lebih cocok denganmu. Peri? Boleh juga. Aku… Aku panggil kamu Fu. Baik. Fu, kamu ingin menipuku, dan ingin menjadi kakakku, kamu pasti akan menurut padaku, ‘kan? Bisa dikatakan begitu. Kamu keluar baik-baik,
Kenapa kembali seperti ini? Tidak, kamu bisa kembali ke mana? Kamu bahkan tidak punya tempat tinggal lagi. Benar. Aku terus berusaha mengejar, mengejar, agar bisa hidup bersamanya dengan bahagia, menjadi pasangan suami-istri biasa. Meski tidak bisa menjadi suami-istri, saling menatap di Kediaman Peri seperti ini, saling menemani, aku juga sangat bahagia. Tapi, sejak awal,
Sudah tidak mungkin. Sejak awal, semua hanyalah angan-angan. Kukira kamu dan Lu Li pasti tidak akan berpisah. Kenapa kalian berkali-kali dipisahkan? Kata mereka, energi spiritualku dan dia saling bertentangan. Jika bersama, akan mencelakai dia. Mereka sembarangan bicara. Kami mencampur tanaman yang bersifat bertentangan, dan tumbuh dengan baik. Aku tidak tahu. Tapi,
Asalkan Luo Ge baik-baik saja, aku bisa melakukan apa saja. Tetua. Bisakah memberikan bibit Rumput Weirui untukku? Untuk apa kamu memintanya? Aku ingin Luo Ge hidup dengan baik. Tuan. Ini elemen siluman yang dibentuk dengan bayi Klan Air yang lahir belum sampai dua jam. Jika Tuan menggunakan ini, kekuatannya pasti sampai ribuan mil.
Siapa yang menyuruh kalian mengganggu Klan Air? Sudah tidak mau hidup lagi? Tuan Siluman Baju Putih datang. Semuanya dengarkan. Selama ratusan tahun, Klan Siluman selalu terpisah, saling menyerang, diremehkan tiga alam. Hari ini, aku, Tuan Siluman Baju Putih bersumpah, akan mengubah semua ini. Mulai sekarang, asalkan dia adalah siluman, asalkan berada di wilayah Klan Siluman,
Semuanya harus menganggapku, He Na, sebagai raja. Semua perkataan dan perbuatannya harus turut pada perintahku. Jika ada yang tidak puas, majulah. Salam Raja Siluman, He Na. Kami pasti akan setia, mengikuti Yang Mulia. Ada satu hal lagi. Ingat. Aturan pertamaku, orang yang membunuh anak-anak, tidak peduli jenis klan, ataupun musuh maupun teman,
Akan dibunuh tanpa ampun. Kami patuh pada perintah Raja Siluman. [Mantra Zen] Mantra Zen? Buku-buku ini sudah diberi sihir oleh kakakku. Hanya orang yang bersungguh-sungguh menghapalkan semua isi buku, tulisannya baru bisa hilang. Kamu begitu menyukaiku, pasti bersedia membantuku menghapal semua ini, ‘kan? Kenapa? Tidak mau menghapal? Hapal. Tentu aku bersedia menghapal untukmu.
Hanya saja ingin tanya pada Peri, bulan ini tersisa berapa hari lagi? Patuh sekali. Hapal baik-baik, dengar tidak? Aku sedang membacanya. Bagus. Bagus. Fu ini orang berbakat yang layak dikembangkan. Tugas bulan depan akan segera diberikan. Aku sedang butuh orang berbakat seperti dia. Jelek sekali. Tapi, dia membantumu menghapalkan semua tugasmu. Ini banyak sekali. Tapi,
Tetap saja jelek sekali. Begini lebih baik. Sepertinya hari ini Tuan Fu dan Peri Luo Ning berinteraksi dengan gembira. Barang yang kuminta kamu carikan, sudah ditemukan belum? Semua barang peninggalan guru sudah aku cek. Tidak ada sihir yang bisa memecahkan batasan yang diberikan Tuan Peri. Sesuai dugaanku. Aku hanya bisa mengambil risiko.
Setiap kali melewati Paviliun Siqian, aku akan meninggalkan sedikit elemen air. Saat elemen air sudah cukup, akan kugunakan tubuhku untuk memanggil esensiku. Esensi dipaksa melewati batasan, mungkin akan rusak. Kamu akan mati mengenaskan. Kudengar, di hari Zither Penghancur Tulang muncul kembali, ada sebuah bintang, langsung menuju ke langit, dan jatuh di atas tubuh Luo Ning.
Jadi? Itu bukan bintang. Itu energi spiritual yang tersisa dari Zither Penghancur Tulang, kembali pada tuannya. Apa maksudmu? Luo Ning adalah penerus Peri Zeshui? Sama seperti esensi Dewa Yaoling jatuh pada tubuh Liu Shao, sedangkan esensi Peri Zeshui jatuh pada tubuh Luo Ning. Luo Ge seharusnya sudah tahu hal ini.
Takut adiknya terpengaruh oleh kebencian Zeshui, jadi menyuruhnya mencatat kitab sejak kecil, menenangkan pikiran. Konon katanya Zither Penghancur Tulang bisa menyembuhkan segala luka. Jadi aku ingin bertaruh, dia bisa menyelamatkanku, dia akan menyelamatkanku. Semoga saja. Asal bisa mengambil hatinya, maka pasti bisa. Sulitnya adalah hati peri kecil ini tidak mudah didapatkan.
Kamu mengurung diri dengan baik. Raut wajahmu sudah jauh membaik. Sebelumnya, aku tidak sengaja terluka, merawatnya beberapa hari, itu bukan mengurung diri. Katakanlah, ada apa menyuruhku kemari? Aku tidak pernah minum arak. Sungguh? Sama sekali tidak pernah? Kamu tidak berani menghadapinya. Juga tidak berani meminum arak ini. Kamu takut setelah meminumnya,
Akan memunculkan sisi Lu Li. Ini baru benar. Mari. Bagaimana dengannya? Siapa? Dia? Dia yang mana? Sudah tahu masih bertanya. Kalian melarangnya tinggal di Gunung Xiyin, jadi kusuruh Si Tumbuhan menjemputnya. Tidak tahu di mana dia sekarang. Tapi, Si Tumbuhan akan menjaganya dengan baik.