Luo Ge keluar dari pengasingan | Song of the Moon【INDO SUB】EP14 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 14] Ingin menghalangi kelahiranku? Siapa yang bisa menghalangiku? Gawat, gawat. Gawat. Apa aku juga tidak bisa menghalangimu? Cepat lihat. Itu adalah… Siapa itu? Peri Wuxiang. Itu Peri Wuxiang. Ge sudah keluar. Cepat lihat, sudah ditahan. Hebat sekali. Tuan Peri memang hebat. Iya. Bagus sekali. Baguslah.
Kita akan selamat. Tuan Peri baru bisa punya benda ini, Lonceng Wangyue. Ge sudah menjadi Tuan Peri. Ge, selamat untukmu. Setelah ribuan tahun, Kediaman Peri akhirnya punya Tuan Peri. Ini adalah kebahagiaan Kediaman Peri, keberuntungan tiga alam. Kejadian hari ini, disebabkan oleh apa? Perbaiki batasan, perkuat sihir, hitung jumlah orang yang mati.
Cari tahu asal-usul wanita ini. Ada apa ini? Ada apa? Kenapa begini? Kenapa perlahan menghitam? Lihat. Lihat. Iya. Kalian lihat. Semakin hitam warna Buah Liuli, pengendalian Kediaman Peri terhadap kita semakin longgar. Sepertinya keretakan Monumen Empat Musim akan bertambah dalam. Dengar-dengar, itu seseorang dari Klan Manusia. Dia membunuh Ao Hen menggunakan Pedang Bulan.
Tapi, dia tidak bisa menyelamatkan nyawanya sendiri. Semoga di kehidupan ini bisa bertemu orang yang bisa menarik Pedang Bulan dengan tubuh manusia fana. Lu Li, lagu ini hanya pantas didengar olehmu. – Itu Peri Wuxiang. – Peri. Peri keluar. Iya, Peri Wuxiang sudah keluar. Bagus sekali. Akhirnya ada Tuan Peri di Kediaman Peri. Iya.
– Akhirnya Peri keluar. – Bagus sekali. Bagus sekali. Kakak. Kakak. Kakak. Kakak. Kakak. Dixin. Ge. Kamu susah payah kembali, tidak akan meninggalkan jejak apa pun di Dunia Manusia, kenapa masih punya pikiran yang mengganggu? Menghadapi bencana dengan perasaan, wajar saja terkena sedikit polusi. Aku harus membersihkan diri, mengembalikan diriku yang penuh kebencian,
Atau kemarahan dan kemelekatan. Ge, kamu membina diri ribuan tahun, punya pengendalian diri yang hebat. Aku sangat tenang. Kakak. Kak, kamu sudah kembali? Tuan Peri. Para murid sudah menunggu di Istana Litian. [Kediaman Peri, Istana Litian] Saat kami sibuk memperbaiki Monumen Empat Musim, Ao Hen malah merusak Perisai Ungu di saat ini,
Membawa para siluman masuk. Kurasa hal ini ada hubungannya dengan Biro Marquis Wu Yang. Orang yang memainkan Zither Penghancur Tulang adalah murid Biro Marquis Wu Yang, Liu Shao. Zither Penghancur Tulang sungguh dimainkan olehmu? Liu Shao, Tuan Peri bertanya padamu. Zither Penghancur Tulang, aku dan Lu Li yang membawanya kembali bersama. Senarnya putus,
Kami perbaiki bersama. Ini adalah nadi siluman tingkat tinggi, sangat menderita untuk mengeluarkannya. Jika bukan karena punya tujuan tertentu, mana mungkin mengambil risiko semacam ini? Jadi, siapa yang memberikannya padamu? Ini nadi, bukankah bukan rambut? Rambut Zeshui berusia puluhan ribu tahun juga ditemukan olehmu? Ini memang tidak mudah. Apakah demi menyelamatkanku,
He Na mengambil nadinya sendiri? Lihatlah dia. Perkataannya terbata-bata, berbicara tidak jelas. Liu Shao. Saat aku mendapatkannya, aku diberi tahu bahwa itu hanya sehelai rambut. Kamu masih bersikeras membantah? Masih berkata kamu bukan mata-mata? Sebelumnya Liu Shao diserang oleh Ao He, tidak punya tempat tujuan, mana mungkin dia adalah mata-mata? Kalian jangan menuduhnya. Benar.
Kediaman Peri sungguh tidak masuk akal. Si Gendut, Xue. Kulihat, kalian para murid ini dididik dengan tidak benar. Kalian kira, beberapa orang mati, artinya berjasa pada Kediaman Peri, Kediaman Peri berutang pada kalian? Tuan Peri, kita harus memberi tahu ketiga alam, bencana ini disebabkan oleh Biro Marquis Wu Yang,
Larang masyarakat berduka untuk Marquis Wu Yang, larang mereka disembah oleh masyarakat, tunjukkan kuasa Kediaman Peri. Benar. Apakah nyawa kita tidak penting? – Benar. – Benar. Nyawa kita tidak penting. Atas dasar apa? Apa salah mereka? Di bawah Monumen Empat Musim, Tuan Besar berkorban, para murid berkorban, mereka melawan siluman hingga mati, apa salah mereka?
Lancang! Kenapa? Mana perkataanku yang salah? Kami para murid, sejak hari pertama masuk Biro, sudah diajari musnahkan siluman, melindungi masyarakat. Hanya karena dugaan tak beralasan dari Kediaman Peri, kalian mau menghancurkan hidup kami? Apa bedanya kalian dengan para siluman yang melindungi pengikut kalian dan memusnahkan pengkhianat? Kalian mengatur kehidupan kami, bukan karena kebenaran,
Tapi karena keuntungan. Kalian sia-sia menjadi pemimpin ketiga alam. Kamu menghina Kediaman Peri? Cari mati! Pedang Bulan. Kenapa Pedang Bulan ada padamu? Phoenix bertengger pada Paulownia, pedang hebat mengenal tuannya. Kenapa benda ini tidak boleh ada padaku? Lu Li telah pergi, bahkan Pedang Bulan juga diambil orang lain. Tuan Peri,
Wanita ini sungguh tidak masuk akal. Dia harus diberi pelajaran. Karena kamu bersikeras Biro Marquis Wu Yang tidak bersalah, aku bisa memberimu satu kesempatan. [Kolam Tulang] Mari. Masuk. Kediaman Peri punya sebuah Kolam Tulang, dikelilingi oleh duri ribuan tahun. Ada banyak roh jahat di dalamnya. Orang atau siluman jahat yang masuk ke sana,
Hanya punya pilihan hidup atau mati. Hanya orang yang punya niat yang tulus, bisa keluar dengan selamat. Kamu bersedia bertaruh nyawa untuk membuktikan kejujuranmu? Supaya hidup mereka tidak dihancurkan oleh kalian, aku akan ke sana. Mengganggu ujian dengan benda asing, tidak berlaku. Gelang. Lu Li. Jangan. Jangan, itu pemberian Lu Li untukku!
♫ Di hari hujan, tak berasap ♫ Kembalikan padaku. ♫ Terbentuk lingkaran ♫ Kenapa semuanya jadi begini? ♫ Kedua sisi lingkaran terasa dingin ♫ ♫ Malam tanpa tidur ♫ ♫ Tak ada bayangan bulan, orang-orang menghilang ♫ ♫ Hanya ditemani bayanganku ♫ Aku hanya punya setengah hati, ♫ Janjimu yang kupegang ♫ sekarang
Aku temukan setengahnya lagi, yaitu kamu. ♫ Musim semi berganti dalam hitungan bulan ♫ Lu Li sudah tiada. ♫ Sementara hati tidak berubah ♫ Ini satu-satunya peninggalannya untukku. ♫ Langit dan awan yang menghiasi ♫ Kalian juga mau mengambilnya? ♫ Mengalami perubahan ♫ Liu Shao? ♫ Perahu di sisi danau itu ♫
Liu Shao di atas bulan. ♫ Berlalu di hadapanku ♫ Nama yang bagus. Kamu berumur 18 tahun, ♫ Sisa hidup tidak bisa melawan momen seketika ♫ aku 23 tahun, seharusnya memanggilku apa? Kakak Lu Li. Patuh. ♫ Kukirimkan rinduku ke awan ♫ Jika ingin bertahan di Biro Marquis Wu Yang, maka dengarkan perkataan kakak.
♫ Berharap muncul wajahmu di langit ♫ Kembalikan padaku. Itu pemberian Lu Li padaku. ♫ Kamu letakkan salju di sisi telingamu, tak terdengar suaraku ♫ Lihat, kamu memegang tanganku sekarang. Kamu akan baik-baik saja. ♫ Setelah bunga berguguran, kita akan saling melepas rindu ♫ Aku akan melindungimu. Mengerti?
♫ Hal-hal di dunia ini selalu berubah, itu yang kupahami sebelumnya ♫ ♫ Kesedihan di wajahku setelah kehilanganmu ♫ Tapi seumur hidup sangat panjang, bagaimana jika aku tidak sanggup membayarmu? Aku jual diriku padamu. Sebuah koin tembaga, Lu Li menjual diri pada Liu Shao.
♫ Hari ketika bunga jatuh di halaman, hari ketika kita bertemu ♫ Tidak boleh menyesal. Tidak boleh menyesal. Aku menyukaimu. ♫ Perasaanku saat pertama kali bertemu kamu ♫ Aku ingin menjadi orang biasa, hidup bersamamu dengan bahagia. Baik, kita menjadi orang biasa. ♫ Hari saat aku melepasmu ♫ Menjalani kehidupan biasa yang bahagia.
♫ Ke gurun tak dikenal ♫ Ke mana pun kamu pergi, aku akan ikut. ♫ Laut dan langit bergemuruh ♫ Lu Li. Setelah kita menarik Pedang Bulan dan mengalahkan Ao Hen, ♫ Pemandangan setelah berpisah ♫ suruhlah gurumu datang melamar ke rumahku. ♫ Diam tanpa kata ♫ ♫ Diam ribuan tahun ♫ Liu Shao.
♫ Hari-hari milik siapa ♫ Aku akan minta Tuan Besar menjadi mak comblang, ke rumahmu untuk melamar. Lu Li! Mungkin saja tahun ini bisa memilih sebuah hari baik untuk menikah. Tapi aku akan mati. Aku temani kamu. Aku sungguh akan mati. Aku sungguh akan menemanimu. Meski aku mati, aku takkan membiarkanmu mati. Ini…
Kenapa rasanya familier? Bukannya tadi itu Lu Li? Kenapa aku… Gelang. Gelang. Aku sudah menemukan gelangnya. Aku hanya punya kamu. Aku hanya punya kamu. Dia berhasil keluar dari Kolam Tulang, juga melewati Pintu Kehidupan, langsung datang ke Monumen Empat Musim. Jalan hidup Kolam Tulang memang terhubung dengan Monumen Empat Musim. Tapi, bagaimana dia bisa melakukannya?
Cepat lihat. Bagaimana mungkin? Lu Li. Apa itu kamu? Manusia biasa, beraninya menyentuh Tuan Peri. Lu Li. Tuan Peri, kenapa wajahmu… Sama persis dengan manusia fana itu. Punya wajah atau tidak, itu sama-sama diriku. Kenapa kalian ragu? Dalam proses Ge menjadi Tuan Peri, mendapat benda manusia fana, tentu punya rupa manusia fana.
Ini adalah tanda keberuntungan. Kalian pergilah dulu. Aku dan Dewa ingin berdiskusi. Baik. Monumen Empat Musim didirikan oleh Dewa Yaoling. Darahnya bisa menstabilkan Monumen Empat Musim, itu artinya… Ge, apa kamu curiga Liu Shao ini adalah… Benar. Esensi Dewa Yaoling dititipkan di tubuhnya. Jika sungguh seperti itu, aku terlalu meremehkannya.
Kukira di tubuhnya hanya ada serpihan esensi dewa. Tidak disangka dia adalah penerus Yaoling. Dia bisa keluar dari Kolam Tulang, bisa membuktikan perilakunya benar. Masalah Zither Penghancur Tulang, seharusnya ada alasan lain. Lu Li. Lu Li. Kamu adalah Lu Li, ‘kan? Di tubuhmu ada esensi Dewa Yaoling, tinggallah Gunung Xiyin, dilarang kembali ke Dunia Mansia.
Aku takkan kembali ke Dunia Manusia. Ke mana pun kamu pergi, aku akan ikut. Aku adalah Tuan Peri Gunung Xiyin, Luo Ge. Tidak. Kamu adalah Lu Li. Kamu adalah Lu Li. Lu Li. Kamu adalah Lu Li. Cinta itu jahat. Untuk apa seperti ini? Liu Shao. Kamu sungguh tidak kembali bersama kami? Tidak.
Ada beberapa hal yang harus kuperjelas. Kakak Ipar. Kamu sungguh merasa Tuan Peri yang dingin itu ada hubungannya dengan kakak? Tidak mungkin. Jika ada hubungan, mana mungkin dia tega menyuruhmu masuk Kolam Tulang? Benar. Lihatlah luka di tubuhmu. Tapi, setelah Pedang Bulan meninggalkan Lu Li, dia langsung bertuan pada Luo Ge, bisa digerakkan olehnya.
Itu… artinya Pedang Bulan tunduk pada orang yang berkuasa. Ini bukan hal yang baik. Benar. Membuatmu terluka dan membuat Lu Li mati. Ia tidak menganggap kalian sebagai tuan. Hanya saja Luo Ge terlalu hebat, makanya ia terpaksa patuh. Tapi Lu Li baru mati, Tuan Peri Luo Ge ini keluar. Lagi pula,
Wajahnya sama persis dengan Lu Li. Seorang Lu Li yang fana, bagaimana bisa memengaruhi Tuan Peri? Jadi, aku harus menyelidikinya. Bagaimana jika Lu Li belum mati? Liu Shao, kita semua melihatnya. Tidak. Sebelumnya aku pernah mendapat pelajaran, apa yang dilihat belum tentu nyata. Aku tidak akan kembali dulu. Si Gendut, kuserahkan Xue padamu. Ingat,
Berlatihlah bela diri setelah pulang nanti, jangan biarkan orang tiga alam meremehkan kita. Pasti. Para senior dan junior, ayo kembali. Tuan Besar sudah tiada, Dunia Manusia masih membutuhkan kita. Kakak Ipar, jaga diri. Senior Liu Shao, jaga diri. Junior, jaga diri. Kami kembali. Kenapa Tuan Peri Luo Ge berwajah sama dengan junior?
Apakah junior sungguh belum mati? Itu adalah letak tiga istana. Ini adalah Gunung Xiyin. Penguasa Istana Zhuo, tempat ini jauh lebih mewah daripada yang lain. Ini adalah tempat tinggal adik Tuan Peri Luo Ge, Luo Ning. Di seluruh Kediaman Peri, hanya kamarnya saja yang ada di tepi air.
Ini adalah orang yang memainkan Zither Penghancur Tulang itu? Aku mau mendengar apa hebatnya dia? Kakak Zhuo, kamu tidak boleh ikut campur. Kalau tidak, aku akan mencabut mutiara dari mahkota kepala istana di kepalamu sebagai mainan. Babak ini tidak mudah dilalui. Jaga sikapmu. Hari itu, kamu memainkan Zither, ‘kan? Mainkanlah sekali lagi untuk kudengar.
Lagu Suci? Tapi Zither Penghancur Tulang sudah disita oleh Kediaman Peri, bagaimana aku bisa memainkannya? Lonceng angin? Dari mana kamu mempelajari lagu ini? Aku tidak sengaja mempelajarinya. Aku hanya melihat sebuah pohon tua yang berbunga, lalu mendadak bisa. Aku selalu merasa sejak dulu sudah ada lagu ini. Kedengarannya sangat familier dan sangat merdu. Tidak disangka,
Kamu tidak hanya cantik, tapi juga sangat berkharisma. Tidak pantas. Namaku Liu Shao, kamu adalah Peri Luo Ning yang dikatakan dalam legenda? Kelak jika ada yang menindasmu, katakan saja namaku. Kenapa kamu terluka? Ayo, ikut aku masuk. Akan kuoleskan sari bunga penyembuh luka yang baru kubuat. Kujamin kamu pasti sembuh. Setelah itu,
Aku bawa kamu berkeliling, bagaimana? Ayo. Hari itu, kenaikan levelku terhalang, terpaksa mengurung diri di sini, mengeluarkan setengah jantungku, mengirimnya ke dunia fana. Aku punya wajah ini, apakah karena setengah jantungku ini pernah memiliki tubuh fana itu? Kamu sudah kembali dari bencana, untuk apa memikirkan orang fana itu lagi? Semua hal itu tidak penting.
Yang penting adalah keberhasilanmu. Tapi Liu Shao adalah penghalang jalanmu menjadi dewa. Tidak boleh membiarkannya di sisimu. Kamu takut sejarah puluhan ribu tahun lalu terulang, atau kamu juga merasa aku akan tergoda oleh kecantikannya? Di tubuhnya ada kekuatan Yaoling. Mana mungkin aku tidak khawatir? Aku membiarkannya di sini karena alasan itu.
Di tubuhnya, ada kekuatan Yaoling, bisa membantu kita menstabilkan Monumen Empat Musim. ♫ Bertanya pada awan dan bunga ♫ ♫ Bagaimana caranya mengatasi kerinduan? ♫ ♫ Menjalani seluruh hidup ♫ Cantik, ‘kan? ♫ Mampukah bertahan selamanya? ♫ ♫ Kerinduan ini ♫ Apa yang mereka lakukan padamu? Begitu banyak luka.
♫ Waktu berlalu dan berubah menjadi lembaran puisi. ♫ Tempat ini sudah tandus lama sekali. Lihat, begitu kamu datang, bunganya mekar. [Kediaman Peri, Gedung Feiyuan] ♫ Kenangan belum pergi, cinta belum terhenti ♫ ♫ Bak langit luas yang mencintai bulan bulan ♫ [Kediaman Peri, Gunung Xiyin] ♫ Apakah kamu tahu? ♫
♫ Ribuan lampu terang seperti siang hari ♫ ♫ Seperti rindu di hatiku yang tidak pudar ♫ ♫ Menunggu bulan berada di atas pohon willow ♫ Tukang kebun Gunung Xiyin diganti? Pohon-pohon mati ini mekar lagi. ♫ Berharap bisa bergandengan sambil menghitung biji saga ♫ ♫ Menjaga berpaling satu kali ♫
♫ agar bisa hidup bersama di dunia ♫ ♫ Perasaan masih seperti dulu ♫ Aku penasaran, jadi bertanya pada Dewa tentangmu. Kurasa hadiah ini seharusnya terpakai olehmu. Apa ini? Ini adalah wewangian baru yang kubuat. Kamu keluarkan, teteskan di pergelangan tangan, cium, kamu akan bermimpi indah. Dalam mimpi, kamu bisa bertemu orang yang kamu sukai,
Juga bisa bilang padanya, kamu sangat merindukannya, atau kamu baik-baik saja. Apakah aku baik-baik saja? Guru, aku membelikan obat bagus untukmu. Pasti bisa menyembuhkan batuk Anda. Kamu mengerti barang milik wanita ini? Tuan Fu, jika kamu lancang lagi, akan kuhancurkan kekuatanmu. Luo Ge sudah menjadi Dewa. Dia sedang menyelidiki masalah Menara Lusi. Aku sudah menyelidiki
Para saksi, termasuk murid Biro Marquis Wu Yang. Hari itu, Liu Shao hampir selesai memperbaiki Monumen Empat Musim. Tapi siapa sangka, begitu dia membalikkan zither, mendadak muncul lagu lain menyerang Monumen Empat Musim. Lagu Iblis Miaoyin yang kumainkan bisa menyerang dan menghancurkan. Begitu berbunyi, awan terbelah, bebatuan retak. Jika Liu Shao mau merusaknya,
Untuk apa dia memperbaikinya? Ini tidak masuk akal. Aku membuat banyak retakan dengan suara itu. Hanya butuh satu serangan Pedang Bulan, maka bisa membelah Monumen Empat Musim. Bagaimana dengan Pedang Bulan? Siapa yang menggunakannya saat itu? Murid Marquis Wuyang, Lu Li. Lu Li? Itu tubuhku saat di dunia fana. Saat itu,
Demi menyelamatkan Liu Shao dan lainnya, di menggerakkan Pedang Bulan dengan tubuh fananya, lalu mati karena reaksi balik. Tapi, Lu Li tidak menggunakan Pedang Bulan untuk membelah Monumen Empat Musim, tapi malah membunuh Ao Hen. Setidaknya Lu Li pernah memegang Pedang Bulan. Kamu tidak akan bisa. Selain Lu Li,
Aku punya murid lain di Kediaman Peri. Dia akan memikirkan cara untuk mendekati Luo Ge. Lu Li tidak ada, Pedang Bulan masih ada. Aku tidak kalah. Kamu berbeda. Kamu sungguh merasa Luo Ge tidak bisa menyelidikinya? Dua senjata dewa muncul bersamaan, Perisai Ungu juga dihancurkan. Seharusnya ada orang yang membuat suatu rencana besar. Menurutku,
Siluman besar Ao Hen, kemungkinan besar hanya bagian dari rencananya. Kekuatan Liu Shao meledak, di sekitar sini pasti ada serpihan Yaoling. Cepat temukan. Harus hati-hati pada Liu Shao juga. Baik. Pasti ada jejak mantra pada serpihan Yaoling. Jika mereka menemukan itu adalah kamu, kamu akan ketahuan. Kamu masih kemari untuk menertawaiku? Hal ini
Tidak perlu kamu khawatirkan. Mata-mataku di Kediaman Peri akan memberikan serpihan Yaoling padaku. Aku punya senjata yang begitu bagus, untuk apa aku takut pada Tuan Peri Luo Ge? Malah kamu harus mengkhawatirkan soal Liu Shao. Kamu harus menyingkirkannya, supaya tidak bisa memperbaiki Monumen Empat Musim. Kakakmu melindunginya, kamu malah mau membunuhnya. Kalian tidak sehati.
Kenapa tidak mengambil kesempatan ini? Ao Hen sudah mati, alam siluman kacau, ini kesempatan bagus bagimu untuk mengambil hati orang-orang. Urusan Tuan Siluman, tidak bisa dikomentari oleh seorang setengah siluman sepertimu. Kenapa? Tidak suka kakakmu yang sekarang ini? Tidak. Aku suka. Apa pun wajah Kakak, aku tetap suka. Hanya saja, kakakku terlalu tampan.
Aku takut wajah Kakak ini akan menyebabkan bencana. Aku saja. Aku saja. Jadi… Kalau ada apa-apa, katakanlah langsung. Kita kakak beradik, tidak perlu bertele-tele. Kakak, minum teh. Aku punya sebuah teman baru. Dia sangat cantik, juga baik padaku. Sayangnya, nasibnya sangat buruk. Kak, kamu sungguh tidak ingat apa yang terjadi saat kamu di Dunia Manusia?
Kenapa harus diingat? Kamu tidak ingat, tapi orang yang melaluinya bersamamu ingat, bagaimana? Masalah manusia selesai di Dunia Manusia. Tidak ada hubungannya dengan kita. Bagi kita para dewa dan peri, itu bukan apa-apa. Kakak, kita memang sehati. Pikiranku sama denganmu. Jadi, aku membantumu menggunakan wewangian menguncinya di dalam mimpi. Di sana, dia bisa selamanya bersamamu…
Bukan, dirimu yang di Dunia Manusia, hidup bersama dengan bahagia, tidak akan mengganggumu lagi. ♫ Harus melalui berapa musim hujan ♫ Bagaimana? ♫ Baru kita bisa bertemu ♫ Cantik tidak? Cantik. ♫ Ditakdirkan untuk jatuh ke dasar lautan ♫ ♫ Kamu muncul dalam lautan pikiranku ♫ ♫ Saat ini kamu percaya ♫
♫ Akulah satu-satunya, jangan ragu ♫ ♫ Bunga yang mekar setelah hujan ♫ Apakah dia akan memimpikan Lu Li? ♫ Aku ada di tempat semula ♫ Setengah jantungku yang membuatku terganggu. ♫ Aku rindu padamu, panggil namamu ♫ ♫ Seluruh sisa hidupku adalah kamu ♫ ♫ Aku tidak bisa membedakan mana yang mimpi ♫
♫ Setelah bunga mekar, biarkan cinta berlanjut ♫ ♫ Aku rindu padamu, jangan ragu ♫ ♫ Ada jejak kehidupanku ♫ ♫ Aku ingin bersamamu ♫ ♫ Musim semi kembali, musim dingin pergilah, biarkan cinta berlanjut ♫ Sudah, ayo jalan. Kubawa kamu ke suatu tempat. Ikut aku. Apa itu? Shh. Kelinci? Dari mana kamu mendapatkannya?
Apa namanya? Ia adalah makanan kita malam ini. Tidak boleh. Berikan padaku. ♫ Harus melalui berapa musim hujan ♫ Aku bercanda. Jika kamu suka, akan kutangkap sekelompok untukmu. ♫ Baru kita bisa bertemu ♫ Kita pelihara di gunung. Kita berdua menjadi sepasang raja kelinci, ♫ Ditakdirkan untuk jatuh ke dasar lautan ♫ bagaimana? Takutnya kamu
Tidak pernah bisa mendapatkannya. ♫ Kamu muncul dalam lautan pikiranku ♫ ♫ Saat ini kamu percaya ♫ ♫ Akulah satu-satunya, jangan ragu ♫ Tangkap aku. Kamu mau ke mana? ♫ Bunga yang mekar setelah hujan ♫ ♫ Aku ada di tempat semula ♫ ♫ Aku rindu padamu, panggil namamu ♫
♫ Seluruh sisa hidupku adalah kamu ♫ ♫ Aku tidak bisa membedakan mana yang mimpi ♫ Setelah bangun dari mimpi, ♫ Setelah bunga mekar, biarkan cinta berlanjut ♫ apakah aku tidak akan bertemu denganmu lagi? Tidak. ♫ Aku rindu padamu, panggil namamu ♫ Karena Luo Ge juga adalah kamu?
♫ Seluruh sisa hidupku adalah kamu ♫ Lu Li adalah aku, ♫ Aku tidak bisa membedakan mana yang mimpi ♫ Luo Ge juga adalah aku. ♫ Setelah bunga mekar, biarkan cinta berlanjut ♫ Di mana pun kamu berada, aku juga ada di sana. ♫ Aku rindu padamu, jangan ragu ♫ ♫ Ada jejak kehidupanku ♫
Ini adalah Lu Li di Dunia Manusia? ♫ Aku ingin bersamamu ♫ ♫ Musim semi kembali, musim dingin pergilah, biarkan cinta berlanjut ♫