Liu Shao diserang oleh Pedang Penahan Bulan | Song of the Moon【INDO SUB】EP10 | iQIYI Indonesia
[Tersedia subtitle Bahasa Indonesia] [Song of the Moon] [Episode 10] Liu Shao! Lu Li. Lu Li, kamu ada di mana? Lu Li! Bukankah ini rumahku? Kenapa aku bisa pulang? Kamu? Takdirku setelah umur 18 diubah olehmu? Benar. Itu aku. aku mau berterima kasih padamu, membuatku bertemu Lu Li. Begitu ya? Kamu sudah bukan dirinya.
Aku adalah dia. Jika kamu tidak percaya, bisa kamu lihat sendiri. Satu orang yang kasihan, satu lagi mengacaukan ketiga dunia. Kamu sudah bukan dirinya lagi. Mereka berdua adalah… Lu Li, kamu sudah melihatnya? Itu aku. Dia ditakdirkan untuk membunuhmu. Liu Shao? Kenapa jadi begini? Salah. Ini alam imajinasi. Lu Li? Ini pasti alam imajinasi.
Bisa kabur? Ini semua ilusi. Aku mau keluar! Kak! Kak, bagaimana? Kak. Bagaimana? Bagaimana? Kalian berdua bagaimana? Baik-baik saja, ‘kan? Tadi, siapa yang menerobos alam imajinasi dan menyelesaikan ujian? Apakah itu aku? Tapi, aku tidak melakukan apa-apa. Lu Li, itu kamu, ‘kan? Bukan aku. Tapi kamu. Dari api spiritual hingga Rumput Kaisar,
Dari Rumput Kaisar hingga Pedang Bulan, kenyataan membuktikan, kamu lebih cocok menarik pedang dari siapa pun. Kalau begitu, Liu Shao yang menarik pedang. Kamu yang warisi posisi Marquis Wu Yang. – Lu Li? – Tidak mungkin. Lu Li adalah Marquis Wu Yang yang baru? Tuan Besar, ini… Memahami orang lain, artinya pintar.
Memahami diri sendiri, artinya bijak. Mengalahkan orang lain, artinya kuat. Mengalahkan diri sendiri, artinya tak terkalahkan. Aku memercayaimu. Terima kasih Tuan Besar. Ini, setengah Rumput Kaisar kuberikan padamu. Tapi, Tuan Besar… Tapi bukankah ini Rumput Kaisar untuk menyambung hidup Anda? Meneruskan hidupku seorang, lebih baik meneruskan masa depan dunia. Saya menaati perintah.
Aku harap Rumput Kaisar ini bisa membantu Liu Shao meningkatkan energi spiritual, menarik keluar Pedang Bulan. Mulai sekarang, Dunia Manusia hanya bertekuk lutut pada orang tua, tidak lagi dikendalikan klan lain. Saya menaati perintah. Basmi siluman, lindungi masyarakat. Tuan Besar, dua murid Marquis Wu Yang itu sudah keluar dari Menara Bulan. Dengar-dengar, murid wanita itu
Melewati ujian Pedang Bulan. Artinya, dia kemungkinan besar bisa menarik Pedang Bulan. Kakak hebat. Katamu, siapa namanya? Liu Shao. Kelihatannya, ketiga dunia tidak akan tenang lagi. Ketiga dunia tidak pernah tenang. Sedikit kekacauan, tidak buruk bagi kita, benar, ‘kan? [Paviliun Qiutian] Kulihat peri itu berwajah sama sepertimu.
Itu ilusi yang diciptakan oleh Pedang Bulan, ‘kan? Yang kamu lihat adalah aku. Karena aku tahu kamu juga terkurung di dalam, jadi manfaatkan kekuatan kita yang saling bertentangan, mendorong keluar kekuatanmu, menghancurkan alam imajinasi. Kamu tidak takut mencekikku hingga mati? Aku takut. Tentu saja aku takut. Tapi aku lebih khawatir
Kita tidak bisa keluar dari sihir ini, dan mati di dalam sana. Jika kamu tidak senang, sini. Cekiklah aku. Cekik. Aku tidak mau mencekikmu. Takut mengotori tanganku. Jika kamu berani membohongiku, aku akan menarik Pedang Bulan, dan menusukmu. Lu Li, lihat tidak? Dia ditakdirkan untuk membunuhmu. Salah, yang aku lihat saat itu,
Pedang Bulan jelas-jelas bereaksi pada Dewa Yaoling, Liu Shao menarik pedang, apakah sungguh tidak ada masalah? Lu Li. Apa yang kamu pikirkan? Tidak ada. Kamu berencana kapan menarik pedang? Tuan Besar menyuruhku berlatih mengubah kekuatan Rumput Kaisar malam ini. Besok siang, saat energi berada di paling puncak, aku akan menarik pedang. Demi kamu,
Juga demi diriku sendiri, aku akan menarik Pedang Bulan. Baik. Aku ada urusan, harus keluar sebentar. Tunggu aku kembali. Ingat, harus menungguku kembali, baru menarik pedang, mengerti? Hal yang begitu penting, aku pasti akan menunggumu. Ada apa dengan Lu Li? Kenapa Pedang Bulan memperlihatkan padaku peri dengan tampang Lu Li? Guru.
Liu Shao sudah melewati ujian akhir Biro Marquis Wu Yang. Dia pasti bisa menarik Pedang Bulan. Bagus sekali. Kali ini, aku kembali untuk bertanya pada Guru, Liu Shao menarik Pedang Bulan, apakah berbahaya? Pedang Bulan adalah pedang peninggalan Dewa, mana mungkin berbahaya? Apakah Guru tahu, apa ujian akhir Pedang Bulan? Hanya sebuah ujian dari pedang.
Tanpa kontrol dari tuan, itu hanya merupakan ilusi palsu yang menipu hati manusia. Tapi, kemunculan alam imajinasi sama seperti alam mimpi, berasal dari ingatan diri sendiri, atau ingatan pedang. Dalam imajinasiku, Liu Shao membunuhku dengan Pedang Bulan, tapi dia mengalami reaksi balik. Pedang puluhan ribu tahun, mana mungkin punya ingatan kalian berdua? Jadi, dalam imajinasi,
Hanya menggunakan wajah kami berdua, tapi sebenarnya Pedang Bulan membuat ilusi dengan menggunakan ingatan kedua dewa, dan tidak sepenuhnya benar. Tapi, ada satu hal yang tidak mungkin salah. Jika bahkan Dewa Yaoling mengalami reaksi balik dari Pedang Bulan, bagaimana dengan Liu Shao? Apakah Liu Shao dalam bahaya? Asal tidak menggunakan esensi sejati,
Tidak akan mengalami reaksi balik. Liu Shao ingin menarik Pedang Bulan, mana mungkin tidak menggunakan esensi sejati? Guru, apa kamu masih ada… Guru. Guru! Guru. Guru, Guru! Guru! Gu… Guru, ini ditemukan di kamar Junior. Pergilah. Baik. Jika hanya salah satu dari kamu atau Liu Shao yang bisa hidup, aku akan memilih muridku. Ingat,
Harus menungguku kembali, baru menarik pedang, mengerti? Lu Li belum kembali. Aku ingin menarik Pedang Bulan. Baik. Aku akan membantumu. Liu Shao. Sebenarnya masih ada satu alasan kenapa aku ingin menarik Pedang Bulan. Aku ingin tahu asal-usulku. Kamu begitu ingin menarik Pedang Bulan, kenapa kamu masih belum kembali? Kamu kira dia tulus padamu?
Dia hanya ingin kamu membantunya menarik Pedang Bulan. Guru kami adalah Lu Sheng. Liu Shao, ternyata dia tidak memberitahumu? Sepertinya masih ada banyak hal yang dia rahasiakan darimu. Apakah dia sungguh merahasiakan sesuatu dariku? Kakak benar-benar tidak kembali. Dia tidak kelihatan semalaman. Mana mungkin? Liu Shao menarik pedang adalah hal yang sangat besar.
Kenapa dia menghilang di saat ini? Aku samar-samar merasa terjadi sesuatu pada Lu Li. Aku akan mencari lagi. Aku ikut denganmu. Ayo, ayo. Aku pergi. Banyak hal yang tidak Lu Li beri tahu padamu. Senior tidak perlu khawatir. Kita hanya perlu bersabar sehari lagi. Semua yang kulakukan adalah demi hari ini.
Setelah dia mendapat Pedang Bulan, aku takkan memedulikan wanita itu lagi. Aku tahu. Hubungan kita yang akrab sejak kecil, mana bisa dikalahkan oleh Liu Shao? Hanya saja, demi mendapatkan kepercayaannya, kamu sudah menderita. Setelah dia menarik Pedang Bulan, aku akan muncul untuk merebut pedang. Lalu menuduhnya bersekongkol dengan siluman, dan berkhianat, bagaimana? Lu Li!
Lu Li. Lu Li. Di mana Lu Li? Apakah kamu memainkan trik lagi, mencari orang untuk menyamar menjadi dia? Lu Li apanya? Di mana junior Lu? Kamu begitu akrab dengannya, mana mungkin aku mencari orang untuk menyamar menjadi dia? Di mana dia? Ini kantung uang Lu Li. Lu Li! Lu Li, keluar kamu! Jelaskan padaku!
Lu Li, keluar kamu! [Aula Kehormatan] Aku akan berada di luar kediaman untuk melindungimu. Terima kasih Tuan Besar. Ingat, harus menungguku kembali, baru menarik pedang, mengerti? Setelah dia menarik Pedang Bulan, aku akan muncul untuk merebut pedang. Lu Li, sebenarnya mana yang asli, dan mana yang palsu? Tidak bisa. Aku harus menenangkan diri,
Dan menarik Pedang Bulan dulu. Liu Shao. Tunggu aku. Liu Shao. Jangan menarik pedang. Segel? Segel yang ditinggalkan oleh Dewa Yaoling. Tapi, bagaimana aku memecahkannya? Apakah butuh esensi sejati dalam tubuhku? Liu Shao! Liu Shao! Jangan! Liu Shao! Letakkan pedangnya! Hari ini, dengan esensiku, aku mengunci Pedang Bulan di sini. Puluhan ribu tahun,
Jika orang yang bukan esensiku, tidak bisa menyentuhnya. Ternyata, aku adalah kunci untuk membuka segel Yaoling. Cepat letakkan! Esensi Dewa Yaoling muncul kembali. Tidak tahu apakah ini anugerah atau bencana. Apa yang terjadi hari ini? Sinar matahari langsung masuk ke dasar laut. Ribuan tahun, tidak, puluhan ribu tahun pun tidak pernah terjadi hal seperti ini.
Kenapa terjadi hal aneh seperti ini? Ini adalah Buah Liuli? Pohon Suci bisa menembus batasan dunia siluman, mengeluarkan Buah Liuli yang mulia? Peri kecilmu sungguh berhasil menarik Pedang Bulan. Liu Shao. Liu Shao. Reaksi balik. Tidak bisa membiarkan Liu Shao terus memegang pedang. Dia hanya ingin membuatmu membantunya menarik Pedang Bulan. Liu Shao. Liu Shao.
Jangan mendekat. Kamu datang untuk mengambil Pedang Bulan? Berikan Pedang Bulan-nya padaku. Kamu tidak bisa menahan reaksi baliknya. Aku tidak bisa menahannya? Apakah kamu bisa menahannya? Maaf. Sebenarnya… Junior. Selamat, telah mendapat Pedang Bulan. Kenapa kamu kemari? Kamu lupa? Kamu berjanji pada Guru, setelah mendapat Pedang Bulan, kita akan kembali. Sekarang, kamu sudah menyelesaikan tugas.
Kita bisa pulang untuk menyerahkannya. Bai Feng, uruslah dirimu sendiri. Urusanku dengan Liu Shao, tidak ada hubungannya denganmu. Kamu sudah mendapatkan pedangnya, untuk apa berpura-pura lagi? Pikirkan baik-baik, karena wanita ini, kamu membuatku sangat menderita. Apa katamu? Jadi, kamu melakukannya hanya demi Pedang Bulan? Lu Li, kamu terus memanfaatkanku. Jangan dengarkan dia.
Kenapa kamu begini padaku? Kamu pernah bersumpah di bawah Pohon Suci, puluhan ribu eceng gondok menjadi saksi. Liu Shao, yang dia inginkan hanyalah Pedang Bulan. Karena hanya kamu yang bisa melepaskan Pedang Bulan, makanya dia begitu baik padamu. Jadi… Aku tidak begitu. Pedang Bulan yang ada di alam imajinasi adalah sungguhan. Kamu terus memanfaatkanku.
Kamu terus menyakitiku! Aku tidak pernah ingin menyakitimu. Jangan mempersulit junior lagi. Dia tidak perlu turun tangan untuk menyakitimu. Apa kamu tahu? Energi spiritualmu dengan Pedang Bulan saling bertentangan. Akibat dari menarik Pedang Bulan adalah kamu akan mati. Jangan memprovokasi lagi! Liu Shao tidak akan mati. Aku tidak akan membiarkannya mati. Kembalikan pedangnya padaku.
Liu Shao. Kamu tidak boleh menyentuh pedang ini. Liu Shao. Aku tidak begitu. Aku tidak pernah berpikir untuk merebut pedangmu. Liu Shao! Semua yang kulakukan adalah demi hari ini. Setelah mendapat Pedang Bulan, aku takkan memedulikan wanita itu lagi. Aku akan muncul untuk merebut pedangnya. Jangan! Lu Li. Lu Li. Awas!
Dia sudah menyakitimu sampai begini, kamu masih memedulikannya? Semua karenamu. Karena kamu, Lu Li begini terhadapku! Liu Shao. Jangan! Liu Shao. Sungguh menarik. Dia bersiap membawa Pedang Bulan kembali ke Klan Air? Lu Li. Liu Shao. Liu Shao. Liu Shao. He Na. Maaf. Aku hanya terpikirkan dirimu. Jangan khawatir. Semua akan baik-baik saja. Liu Shao.
Kamu harus percaya padaku. He Na. Bawa aku pergi. Bawa aku pergi. Liu Shao. ♫ Di hari hujan, tak berasap ♫ ♫ Terbentuk lingkaran ♫ Baik. ♫ Kedua sisi lingkaran terasa dingin ♫ ♫ Malam tanpa tidur ♫ ♫ Tak ada bayangan bulan, orang-orang menghilang ♫ ♫ Hanya ditemani bayanganku ♫
♫ Janjimu yang kupegang ♫ ♫ Kukirimkan rinduku ke awan ♫ ♫ Berharap muncul wajahmu di langit ♫ ♫ Kamu letakkan salju di sisi telingamu, tak terdengar suaraku ♫ Lu Li. Lu Li. Lu Li. ♫ Setelah bunga berguguran, kita akan saling melepas rindu ♫
♫ Hal-hal di dunia ini selalu berubah, itu yang kupahami sebelumnya ♫ ♫ Kesedihan di wajahku setelah kehilanganmu ♫ ♫ Hari ketika bunga jatuh di halaman, hari ketika kita bertemu ♫ ♫ Perasaanku saat pertama kali bertemu kamu ♫ Ada apa ini? Mana Pedang Bulannya? Mana Liu Shao? Mana Pedang Bulannya? Panggil orang-orang sekarang.
Harus menemukan Lu Li dan Liu Shao. Lupakan yang lain, yang penting jangan biarkan Pedang Bulan jatuh ke tangan siluman yang jahat. Baik. ♫ Kukirimkan rinduku ke awan ♫ Semua yang kulakukan adalah demi hari ini. ♫ Melihat kembali kehidupan masa lalumu, nostalgia yang masih melekat ♫ Setelah dia mendapatkan Pedang Bulan,
Aku takkan memedulikan wanita itu lagi. ♫ Kamu letakkan salju di sisi telingamu, tak terdengar suaraku ♫ Kamu melakukannya demi Pedang Bulan? Aku datang untuk mengambil Pedang Bulan. Jangan. Jangan rebut Pedang Bulanku. ♫ Setelah bunga berguguran, kita akan saling melepas rindu ♫ Jangan. Liu Shao. Jangan takut. Ada aku.
♫ Hal-hal di dunia ini selalu berubah, itu yang kupahami sebelumnya ♫ Tidak ada yang akan merebut barangmu. Lu Li. Lu Li. ♫ Menghabiskan sisa waktu bersama, menatap wajahmu yang indah ♫ Jangan rebut Pedang Bulanku. Liu Shao. Aku adalah He Na.
♫ Hari ketika bunga jatuh di halaman, hari ketika kita bertemu ♫ Lu Li. ♫ Hari-hari berlalu dengan cepat ♫ Lu Li. ♫ Hari-hari milik siapa ♫ Lu Li. Lu Li. Kamu mau mencari Liu Shao lagi? Aku takkan membiarkanmu mencarinya lagi. Kamu saja sulit melindungi diri sendiri. Ikut aku kembali menemui Guru.
Kalau tidak, kehilangan Pedang Bulan, kamu dan Liu Shao tidak akan lepas dari kesalahan. Aku bawa kamu bersembunyi dulu. Meski kamu menemukannya, lalu kenapa? Apakah dia akan memberikan pedangnya padamu? Urusanku dengannya tidak ada hubungannya denganmu. Tidak ada hubungannya denganku? Apa maksudnya tidak ada hubungannya denganku? Kamu pasti tahu perasaanku padamu. Bagaimana perasaanmu,
Tidak ada hubungannya denganku. Tapi jika kamu melukai Liu Shao, maka ada hubungannya denganku. Aku takkan memaafkanmu. Kamu begitu menyukainya? Iya. Sayang sekali, kalian ditakdirkan tidak bisa bersama. Mantra Pemakan Jiwa akan merenggut nyawamu, Pedang Bulan akan merenggut nyawanya. Dengarkan aku. Aku melakukannya demi kebaikanmu. Pedang Bulan. Energi spiritual Pedang Bulan
Akan bereaksi melawan Liu Shao. Energi spiritual saling bertentangan. Ini bukan reaksi balik sederhana. Energi spiritual Liu Shao begitu spesial. Tapi kenapa harus dia yang bisa menarik Pedang Bulan? Pedang Bulan akan merenggut nyawa Liu Shao, ternyata kamu sudah tahu sejak awal. Ini sangat tidak adil bagi Liu Shao. Semua penderitaan yang diterima Liu Shao,
Disebabkan karena dia membantuku menarik pedang. Aku mau tanya pada Guru, apa yang ingin dia lakukan? Setelah tanya, apa yang akan terjadi? Liu Shao juga tidak akan memaafkanmu. Karena dia menyaksikan sendiri aku bersekongkol denganmu untuk menyakitinya? Senior. Kamu melakukan rencana itu agar Liu Shao salah paham, ‘kan? Tapi, apa yang dia lihat?
Dirimu yang dia lihat adalah kamu, diriku yang dia lihat, apakah itu aku? Kamu sungguh membuatku kecewa. Dewa, Pedang Bulan sudah ditarik oleh Liu Shao, tapi setelahnya, dia dan murid lain bernama Lu Li menghilang bersama. Tidak ada kabar hingga sekarang. Aku sudah mengutus orang untuk mencari, menyadari, sepertinya hal ini berhubungan dengan Dunia Iblis.
Pedang Bulan sudah ditarik, dendam dan keterikatan di dalamnya tidak bisa dikendalikan olehku. Jangan pedulikan ia dulu. Tunggu saja. Tunggu? Tunggu apa? Tunggu munculnya seorang dewa yang bisa mengendalikannya. Baik. Bukankah Kediaman Peri sudah puluhan ribu tahun tidak muncul Dewa, dan ribuan tahun tidak muncul peri? Murid Dewa Wanwu, Peri Luo Ge,
Sangat berbakat, berpotensi untuk menjadi Dewa. Sekarang, dia sedang mengurung diri, berusaha untuk menjadi Dewa. Kelihatannya, Luo Ge akan segera menjadi Dewa, menjadi kepala Kediaman Peri. Liu Shao hanyalah seorang wanita fana, tapi mengalami reaksi balik dari Pedang Bulan milik Dewa Yueguang, juga tidak terpengaruh oleh Suling Miaoyin. Liu Shao,
Berapa banyak rahasia yang tersimpan dalam tubuhmu? Reaksi balik dari senjata milik Dewa, aku juga tidak berdaya. Hanya ini yang bisa kulakukan untukmu. Liu Shao ini sungguh tidak bisa ditolong lagi? Setidaknya, dengan kemampuan Dunia Siluman, takkan mampu menolongnya. Kalau begitu, aku jadi tenang. Jenderal Fu, apa maksud Anda? Sepertinya kakak tertarik padanya,
Selalu menghabiskan waktu untuknya. Aku kesal melihatnya. Meski aku tidak ingin melihatnya, tapi Pedang Bulan di tubuhnya sedikit berguna. Pedang Bulan ada di istanaku, hal selanjutnya akan mudah diurus.