JABAR SIAP DI BANTU SUKU BADUY MEMBELA KANG DEDI MENUNGGU KEDATANGAN HERCULES DI GEDUNG SATE
Siap turun gunung menunggu komando Kang Dedi Mulyadi. Disku Badui ya. Bapak Kapores yang saya hormati, Pak Sekda Ada Direktur Sosial Kementerian Desa PDT. Ada yang hadir? Ada. Ada yang hadir. Bapak Restu Gunawan, Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan. Alhamdulillah. Alhamdulillah wasyukurillah. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Regional 2. Alhamdulillah para duta besar yeuh nu keur isuk mah ditarima keneh ku si Aswi. Di dieu hayang beres sancan jumat cenah hayang berangkat ka Ciboleger. dibejaan ku sibi diul teu aya sasaha pada di jalan keur ka dieu gak apaapa cenah bapak Oke. Turun gunung H Atau mungkin karena ancaman ada yang mau duduki gedung sate kemarin ya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Gimana kabarnya semua, semoga baik-baik saja ya. Ini menjadi pertanyaan tiba-tiba sekarang suku Badui turun gunung begitu ya. Ini menjadi keragaman yang luar biasa yang terjadi negara kita semon ya yang di mana masing-masing daerah itu mempunyai keunikan suku masing-masing. Jadi ini menarik semeton ya. Kita reaksi begitu kita tonton bersama. Dan yang lebih menarik adalah bagaimana sih sebenarnya pendapat dari Kang Dedi terhadap suku Badu ini ya. Jadi bagaimana videonya? Ini dia. Badui adalah wilayah kebudayaan yang masih tersisa. Peninggalan peradaban masa lalu yang masih hidup. Tanpa biaya dari negara, mereka adalah laboratorium yang terbuka. masyarakat Sunda. Pembicaraan tentang Badui. Sesungguhnya ada pembicaraan tentang bagaimana kearifan, kebersamaan, hidup apa adanya, persenyawaan manusia dengan alam tanpa ada unsur eksploitasi dari para penghuninya. Tetapi hari ini pembicaraannya menjadi bergeser. Bicara tentang Badui malah muncul bidaya bicara tentang wanita badui. Kontroversi tentang wanita badui. Ragam ucapan disampaikan dari mulai menilai perempuan Badul cantik-cantik dan bahenol sampai menilai perempuan Badul yang tidak ngerti tata krama. bahkan dianggap sebagai manusia yang tidak bersyukur. Untuk itu saya sebagai orang yang sejak lama begitu menghormati budaya Badui, saya berharap hentikanlah berbagai eksploitasi konten yang di dalamnya bercerita tentang Badui. Malah lambat laun memporak-porandakan tradisi dan keasrian orang Badui. Saya menghormati berbagai kreativitasku yang dilakukan oleh konten kreatur. Tetapi pertimbangan rasa, pertimbangan cinta, dan pertimbangan budaya terhadap kearifan masyarakat Badui itu jauh lebih tinggi dari sekedar banyak tontonan. Orang Badui tidak butuh kita. Orang Badui tidak memerlukan uluran tangan kita. Mereka hidup sudah sejak lama dengan dirinya sendiri. Terima kasih untuk semuanya. Salam kelestarian budaya pernah. Warga Badui itu adalah warga yang original. Dia guru bagi peradaban bangsa, guru ketahanan pangan, guru kerukunan, guru kelestarian alam, dan guru terbangunnya kesempurnaan antara hubungan manusia dengan alam. Untuk itu saya mengucap terima kasih banyak orang yang bercerita tentang Badui hari ini. Namun ada pesan yang saya berikan agar narasi-narasi yang disampaikan pada publik adalah narasi yang isinya tentang kearifan warga Badui yang harus menjadi contoh kita semua. Saya pesan, tidak ada eksploitatif yang bersifat personal, apalagi hanya bercerita tentang kecantikan gadis-gadis Badui. Saya ingin mereka tetap orgi, tetap lestari, tetap menjadi kerukunan bagi kita. Semoga pesan ini menjadi pesan untuk kita semua orang-orang yang mencintai warga Badui. Biarkan warga Badui tetap menjadi Badui karena mereka jauh lebih bahagia dibanding dengan kita. Iya. Banyak hal sebeton ya yang memang dalam penyampaian yang dilakukan oleh Kang Dedi, baik dalam podcast-podcast mengenai suku Badui. Bagaimana luar biasanya suku Badui. Ada hal yang menarik ketika Kang Dedy menyampaikan bahwa ketahanan pangan dari suku Badu itu bisa mencapai ratusan tahun begitu ya. I resap resap kunaon? E harum harum harum harum ngarana eta kadenge ka ditu ka lembur kadenge. Oh kadenge kadenge. Kunaon abar ka Dede Mulyadi? Dede Mulyadi kudu mah kabaduy. Kabaduyan kambil mah enggeus enggeus Baduy. Oh jadi Abah harapan Kang Dede Mul Baduya kitu nya. Heunguh. He a gubernur Banten perlu teu ke Badui? Perlu perlu diantosan ya? Di Badui gitu nya. Hasbi perlu Hasbi perlu ke Badui. Oh kunaon kunaon budak kudu itu bah? Kunjungan. Heeh. Kunjungan bae nya noong itu nya. Siap orang luar. Heeh. Ka desa. Oh ka desa ya. Siap. Ahah. Sangar tadi Aki Nadim. Aki Nadim. Jigana kami mah titipan tadina ge pulo 33 sewidak l pancaran nagara buyut pantang ulah pamali lojor teu menang dipotong pondok teu menang disambung gede teu menang disokot leutik teu benang ditambah nu enya kudu diinyakeun nu lain kudu dilainkeun kami geus katitipan seperti kitu tah ayeuna mah Kami mah ngingetan ka dulur-dulur urang sebutna ayeuna meureun mun di akhir zaman mah geus akhir zaman. akhir nuaman ayeuna secara urang masyarakat anu paling awam, masyarakat anu paling istil henteu terjun ka dunia pendidikan mengakui urang masyarakat awam tetapi secara hati nurani sedih urang perjalanan-perjalanan sedih urang perjalanan jeung capek urang ngelaksanakeun tapi urang teu bisa mundur kitu bae tetap aturan kudu ditegaskeun mangkaan tujuh eta sakitu panggung keneh bae aya keneh bae bisa urutan bisi eta nu ngawungu nu ngaruk nu ngagele ngalepet di timurna di baratna di kalerna di timurna di desa Karangongna di songna desa disutina tangung pag-edeek lamun luhur hayang pangun lamun sare sabogok sauragelangan sapahamucap salampah lamun lagu siling kudang silih silih asah silih asilih asinang sering diremehkan ternyata kebatan suku Badui mengagetkan orang Badui itu punya ketahanan pangan 150 tahun tanpa menanam mereka masih bisa makan anak cucunya 150 tahun. Iya, karena kan mereka punya luitnya punya dan itu juga di Cina juga, di Tiongkok ada saya lihat di di Thailand saya lihat begitu. Kenapa sih studi kita tidak belajar bagaimana mengelola? Kita ngomong tentang ketahanan pangan nasional. Pertanyaannya adalah gudang bulok gudang kita di mana? Wow. Betul-betul progresif pikiran Anda, Pak Gubernur. Mudah-mudahan isukan Dimas bade ngiringan acara sebauy Karangkas Bitung sareng Kas Serang nya. E ngadenge-denge Dimas teh aya KDM Kang Dedi Mulyadi bade ngiringan ee ke acara sebauy bade hadir cenah nya. Pokona mah e salam kenal ti Dimas ka Kang Dedi Mulyadi. Mudah-mudahan bisa patepung sareng Dimas nya Dimas hoyong pisan patepung sareng KDM Kang Dedi Mulyadi. Hoyong pisan. Eh, rekan-rekan, teman-teman sadayana sareng ibu bapak KKTP sadayana dibantu di-share-share, dibantu di komen-komen, dibantu dilike-nya sareng dibantu follow-follow deui. Salam kenal pokona mah ti Dimas anu tiadui nya. Pokona mah Dimas hoyong pisan panggih jeung KDM Kang Dedi Mulyadi nya. Oyong pisan dibantu di-share-shareun ameh bisa katempo postingan Dimas ku Kang Dedi Mulyadi. Mudah-mudahan e isukan hari Jumat berangkat acara seba. Mudah-mudahan ka wengina bisa patepung sareng Kang Dedi Mulyadi. Sakitu bae. Salam sehat selalu ka sadayana. Sampurasun. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. wabarakatuh. Alhamdulillah hari ini saya dengan Bapak Wakil Gubernur bersama-sama menerima saudara-saudara kita dari Desa Kanakes atau biasa dikenal dengan Sebu Badui dalam kegiatan Seba Badui tahun 2025. Seba Badi tahun 2025 ini diinformasikan oleh jaro pemerintah, Jaro Oom bahwa adalah seba gede. Seba gede pembedanya dengan seba yang lain adalah ada alat-alat memasak yang dibawa hari ini. Kemudian disampaikan bahwa apa yang dibawa hari ini bukanlah upeti, tapi merupakan perintah atau amanah dari leluhur mereka untuk terus menjaga harmoni dengan alam, dengan pemerintahan yang sah. dan mereka datang hari ini dalam rangka bersilaturahmi dan menyampaikan pesan-pesan yang menjadi amanat dari leluhur mereka. Kami berterima kasih atas kunjungan atas Seba Badui tahun 2025 ini dan insyaallah Seba Badui tahun 2026 yang akan datang akan kita selenggarakan lebih baik lagi dan kemudian kita bisa menginformasikan kepada dunia bahwa Provinsi Banten Indonesia memiliki satu kearifan lokal yang terus menjaga diri, menjaga ee lingkungan mereka sesuai dengan petua atau amanat dari leluhur mereka. Demikian yang bisa saya sampaikan. tadi ada permintaan soal antisipasi ee di papak ular gitu, Pak. Iya. Jadi, jadi gini secara kebatinian kebatinan mereka diperintahkan untuk menjaga Provinsi Banten, menjaga wilayah, menjaga daerah. Namun dari sisi lahir mereka menitipkan diri kepada pemerintah dan mereka minta juga di diberikan keistimewaan atau maaf diberikan kekusuran atau perhatian sebenarnya salah satunya adalah terkait dengan persediaan obat bisa ular untuk diletakkan atau disimpan di sekitaran wilayah mereka karena mereka masih berladisional sehingga potensi tipok ularnya besar sekali dan tadi sudah direspon insyaallah nanti kita akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan Lewidamar untuk nanti bagaimana kita bisa menyediakan tempat atau menyediakan obat di di sana. RUU adat Desa tadi, Pak. RUU adat Desa Desa Adat atau ee Perda desa adat itu tahun 2000 saya lupa persisnya di masa saya sebagai ketua DPR telah disahkan ya ee perlindungan desa tentang desa adat sudah ada pemerintah provinsi Banten sudah ada ininya. Tadi soal badak juga Pak di sini. Nah, tadi disampaikan oleh Jaro 12 apa namanya I? Hah? Jaro Jaro 12 ya. Tadi disampaikan bahwa di Banten ini ada 52 atau 53 gunung ya yang dimaksud oleh mereka dari sisi kebatinan dan kemudian ada daerah-daerah terlarang yang enggak boleh sama sekali dibangun, enggak boleh sama sekali dirusak karena itu dampaknya adalah kepada alam. Nah, secara kebatinan mereka melaporkan kepada saya sebagai Bapak Gede untuk saya tindak lanjuti. Ya, salah satu terkait dengan ee ujung kulon ya, terkait dengan ujung kulon dan ada beberapa daerah yang mereka sampaikan ke kita di mana intinya adalah mereka berharap mereka menyampaikan bahwa leluhur mereka mengingatkan untuk gunung itu jangan pernah dirusak ya. Kemudian darat dan air itu harus dijaga dan harus harmoni karena air bisa lancar kalau daratnya dijaga. Darat yang dimaksud ini adalah gunungnya sehingga bencana-bencana bisa kita hindari. Kurang lebih itu yang mereka sampaikan secara kebatinan mereka menyampaikan kepada kita dan lahirnya kita sebagai pemerintah yang akan mengurusi apa yang mereka sampaikan tadi. Demikian terima kasih. Kasih dan itu sebentuan videonya ya. Semoga ini menjadi hasana pengalaman baru kita begitu ya. Yang di mana memang kalau kita lihat secara menyeluruh Jawa Barat ini adalah salah satu kabupaten eh salah satu provinsi di Indonesia ini yang memiliki keragaman yang luar biasa juga begitu ya. Dan ee saya selalu bilang bahwa itulah kebanggaan kita hidup di tanah Indonesia ini. Begitu ya. Mudah-mudahan tetap terjaga kerukunan tetap terjaga antara satu wilayah dengan wilayah yang lain, antara satu suku dengan suku yang lain. Begitu. Begitu banyak suku yang ada di Indonesia ini, tapi antara satu suku sama suku yang lain itu saling menghormati, saling menghargai, punya tata cara hidup e masing-masing, punya keragaman, punya keragaman budaya masing-masing yang sangat indah kalau kita lihat semeton ya. Dan sebenarnya juga kalau ee kita ambil kesimpulan semua negara di dunia ini sebenarnya harus bisa harus belajar begitu di e tanah kita itu Indonesia. Bagaimana sih caranya hidup antara begitu banyak suku, begitu banyak pulau, begitu banyak bahasa, tapi rukun begitu? Karena kita lihat di belahan bumi sana ada hanya beda warna kulit saja terjadi peperangan. Mohon maaf tuan-an ya. Beda bahasa saja terjadi perselisihan. Dan dua suku saja di situ mohon maaf sering terjadi di masalah begitu. Tapi Indonesia, hebatnya Indonesia di situ. Begitu banyak suku, begitu banyak bahasa, begitu banyak warna kulit yang ada di sini. Tapi kita adalah satu kesatuan yang saling menyayangi, saling mengayongi. Ya, itu semuanya ya. Dan selalu berpesan di akhir video, kita harus tetap jaga persatuan dan kesatuan kita ya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:
https://www.youtube.com/channel/UCW_SdQTHEVBRBmVyaSUnuWw/join
#egy #hotmanparis #vinasebelum7hari
#vinacirebon
#kasusvina
#kasusvinacirebon
#hotmanparis
#vinadibunuhegy
#eky
#egy
#pembunuhanvinacirebon
#filmvinacirebon
#vinasebelum7hari
#filmbioskop
#filmbioskopvinasebelum7hari
#vina
#updatekasusvinacirebon
#kabarterbarukasusvinacirebon
Asalamualaikum wr wb
Apa kabar semuanya jangan lupa ya terus suport channel ini dengan cara SUBSCRIBE LIKE KOMENT & SHARE !!!…
Salam sehat semuanya
Semua material yang di fitur dalam video dimiliki oleh para pemiliknya yang kami hormati. Kami tidak mengklaim video mereka sebagai milik kami.
FAIR USE DISCLAIMER:
Penafian Hak Cipta di bawah bagian 107 dari Undang-Undang Hak Cipta 1976, tunjangan dibuat untuk “penggunaan yang adil” untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, pendidikan dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin melanggar.