Sebut Hercules, Tim Advokat: Kerahkan Puluhan Ribu Pasukan hingga Bawa Senjata

pimpinan sidang di pasal Undang-Undang Ormas tersebut. Kalau katakanlah ee seorang melakukan ancaman kemudian ee ee bukan saja bisa kemudian dibekukan, tapi diberikan ee peringatan kemudian bisa juga dipidana. Nah, misalnya contoh kasus-kasus beberapa waktu yang lalu kan kita lihat ada organisasi karena kami ini penegak hukum pimpinan misalnya ini contoh tentu karena kami bicara penegakan hukum kemewahan advokat itu hanya dengan bukti misalnya pimpinan sidang sudah tahu ada viral misalnya ketika Herkules dalam salah satu perusahaan karena tidak bisa kemudian diberikan apa kepentingannya kemudian perusahaannya ditutup Kalau dari kami perspektif advokat sudah sangat telanjang ini mestinya harus sudah ditindak. Itu yang dikatakan Daniel. Adakah sampai detik ini kita berbicara jangankan dibekukan, diperingatkan pun tidak. Contoh yang lain saya masih ingat nih telanjang nih pimpinan kami sebenarnya sudah menyiapkan ada satu hari dia mengeksekusi barang di situ ada Brimop kemudian ada seorang warga negara Indonesia kemudian itu disidang itu dan dibilang saya sudah lama tidak makan orang katanya pimpinan sidang diam itu berimop itu diam. Saya masih ingat beberapa waktu yang lalu yang pimpinan saudara Herkules mengatakan saya akan kerahkan 50.000 orang ke Jawa Barat karena mungkin gubernur Dedi Mulyadi ketepatan gubernur saya pimpinan. Saya tinggal di Jawa Barat. dan saya harus terbuka. Saya memilih beliau. Minta maaf ini tentu ini tentu sudah selesai bukan dalam konteks kampanye lagi, Bro. Gak lagi. Saya terharu pimpinan gubernur kami berpidato setelah dia dilantik 3 bulan baru sekali dia datang ke kantor. Saudara bisa cek yang ada itu adalah wakil gubernur kemudian dengan sekretaris daerah yang menikmati kantor itu. Karena dia menyebutkan nama ormas saja kemudian dia diancam. Saudara Didi Muliadi datang ke tempat saya, apa maksud Anda? Tidak ada di situ. Dia hanya ingin membentuk pemerintah daerah Jawa Barat mau membentuk ormas. yang saya miris pimpinan puisi tidak akan mampu membubarkan kami. Kemudian kita bertanya, “Ada apa? Itulah yang sekarang terjadi di Depok. Bukan saja aparat penegak hukum kita, polisi kita kemudian dikejar-kejar, tetapi ada tiga mobil polisi kemudian mereka bakar. Kalau itu saja kemudian tidak ada lagi tindakan, sebenarnya menurut Saudara Daniel itu dalam instrumen di Undang-Undang Ormas sudah layak dibekukan. Tapi pertanyaannya adalah apakah telah dibekukan? Kembali kita sudah berangkat definisi ormas itu adalah apa? Bukan hanya kita bicara soal ormasnya, sifat dan perilaku. Saya tadi habib saya tetap harus klarifikasi sudah viral. Apakah karena beliau itu katanya dekat dengan presiden bung yang dari Gerindra? Memang sudah dijawab oleh saudara Habib berkali-kali. Apakah karena dia dengan presiden? Ini pertanyaan-pertanyaan kami ke mana kami lari? Hanya kita menyuarakan ke wakil kita. Itu yang saya bilang. Kalau tentara kemudian Brimop saja kemudian hanya duduk seperti ini, sementara si preman kemudian menyidangkan. Ada harapan enggak dengan Bung Robert pimpinan sidang? Saya tidak tahu mungkin saya menyuarakan ini, tapi kalau Saudara di sana mengatakan kami juga sangat terhormat demi seperti dibilang Pak Sigit. Kami berterima kasih kepada Tampak untuk menyelamatkan dengan hormat juga saya harus katakan saya pribadi misalnya kalaupun ketika kami menyuarakan ini kalau nyawa kami sebagai taruhannya sebagai komitmen kami sebagai advokat Bung ini tahu adalah juga sebagai penghormatan kami kepada hukum. Tetapi sampai detik ini kawan-kawan tidak ada. Itulah menurut kami kenapa ini penting sangat urgen kita tidak benci kepada siapa-siapa. Saya kembalikan tidak. Tapi kami harus menyupkan fakta-fakta. Itulah urgensinya bahwa ini harus segera kita selesaikan. Apakah betul yang mulia hanya yang mulia tahu? Yang punya kemewahan apakah hak bertanya? Karena itu pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Kami tidak punya pengewan untuk menangkap. Paling kemewahan kami. Ya, kami orang lapangan kita sudah terbiasa pimpinan ya. Kalau ada orang mengklaim nyawa, kita enggak pernah makan orang. Tapi alhamdulillah lah masih ya Petrus ya. Enggak pernah kita makan orang tapi alhamdulillah kita ee sampai ini selamat. Inilah contoh-contoh kita meminta supaya Komisi 3 mendesak Kumham Menteri Dalam Negeri. Ei mengapa ini kemudian tidak ada tindakan? gerak. Nah, inilah beberapa contoh kita katakan ini telanjang di tempat kita. Bagaimana dengan yang lain? Kita-kita kalau saya selalu mengatakan kalau aparat negara yang kita biayai dari APBN kita dipersenjatai saja tidak mampu berbuat apa-apa. Saya tidak tahu Komisi 3 mungkin secara pribadi Anda mungkin berhak untuk mengusulkan untuk punya senjata. Tapi saya tahu teman-teman saya ini pimpinan saya tahu persis saya bisa bertanggung jawab sekalipun kami para advokat berhak untuk memberikan senjata tidak ada. Tapi lihat ormas-ormas itu mereka pakai ada PM-nya telanjang sekali itu pestol-pestolnya tidak ada itu ditangkap. Saya mengingat salah satu ormas di daerah ee apa Riau itu dia kejar-kejar dengan belati ditarik itu pestolnya tetapi itu polisi tidak bisa berbuat apa. Itu yang dibilang beliau ini apakah ini negara-negara hukum? Bagaimana aparatur kepolisian kemudian diancam dengan pestolnya kemudian tidak berbuat apa-apa. Pimpinan siapa si menjamin Saurus siagen keluar dari Anda? Mungkin Anda bisa melindungi saya. Tapi saya sudah disclaimer. Saya sudah disclaimer demi komitmen saya, kepercayaan saya, saya sangat terhormat. Termasuk kawan-kawan saya ini hanya dalam hitungan 2 hari, Pak. Tiap hari advokat terpanggil, Pak. Saudara Muniar itu berlari-lari tadi dari Bogor. Pokoknya saya ikut, katanya. Itu urgensi kemudian yang menjadi ee apa namanya keadaan kita saat ini. Kami hanya punya kemewahan teman-teman DPR memanggil itu Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum ini. Kenapa Anda diam mengambil polisi? Kami juga ngomong kemarin, “Apakah saudara wahyu, saudara kabar es krim?” Saya percaya Anda baik. Tapi apakah polisi yang lain? Saya contoh pimpinan saya itu senang datang ke pasar, Pak. Saya ketepatan saya lahir dari anak jalanan. Jadi saya kuliah 4 tahun tuh di jalanan Yang Mulia. Jadi ee ee pimpinan. Jadi modelnya kayak begini. Saya miris, Pak. Saya senang membeli itu di kaki lima itu tomat. Kalau sudah jamjam .00, Pak, 5.000, Pak. Tapi ormas meminta mampu dia itu 5.000 itu sudah jam . jam .00 berapa orang yang meminta? Saya tahu berapa. Untung mereka. Contoh-contoh kecil ini belum lagi kita bicara yang sangat serius. Dasar itulah Bapak-bapak pimpinan, teman-teman Komisi 3 itu yang saya bilang saya tidak tahu kembali saya tidak tahu saudara Listioso Sigit itu Pak dia minta Selasa tapi Pak Saur karena urgen dan janji mereka akan maksimal. Inilah yang kita berikan contoh. Kita tidak justru kita munafik kalau kita tidak memberikan contoh-contoh kenapa ini urgen ee di dalam ee apa namanya rapat kita ini. Nah, ini contoh-contoh yang kita katakan yang mestinya itu yang kita apakah dia kebal hukum. Iya kan? Saudara Petrus ini dulu waktu naik di meja persidangan dulu waktu ini. Wah dia polisi berapa puluh melapis saudara Petrus itu dulu. Padahal itu bersidangan. Iya kan? Cuman saya agak sedih juga dia yang memecat rasmen langsung tanpa sidang. catat kepada dia ya kan itu catatan.

VIVA – Perwakilan Tim advokat Penegak Hukum Anti Premanisme (Tumpas), Saor Siagian membahas kasus premanisme dalam rapat bersama Komisi III DPR RI pada Rabu 7 Mei 2025. Dia menilai, Ormas yang melanggar hukum seharusnya ditindak tegas.

Dia kemudian memberikan contoh ketika Ketum GRIB Jaya, Hercules yang hendak membawa puluhan ribu pasukan untuk menggeruduk Dedi Mulyadi. Dia juga membahas soal ormas yang dibekali dengan senjata.

[RK-DRP-DA] {NAT}

Reporter : –
Kontributor : –

If you are interested for any collaboration/sponsorship, please contact or portal@viva.co.id or sales@viva.co.id

Baca berita terbaru, terkini dan terpopuler disini https://www.viva.co.id/