Roy Suryo Blak blakan Jika Nantinya Penyidik Nyatakan Ijazah Jokowi Asli
Pertanyaan Hangle yang sama. Saya tanyakan hal ini ke Mas Roy. Mas Roy, kalau misalnya nanti hasil dari penyidik membuktikan bahwa ijazah Pak Jokowi asli, ee kita enggak tahu nih ya apakah akan diteruskan atau tidak begitu ee laporannya dari Pak Jokowi. Apakah Anda juga sebagai pihak terlapor siap begitu untuk dimintai keterangan dan melakukan proses-proses selanjutnya? Karena ini kan laporan bukan hanya di satu tempat aja ya, di banyak tempat, di beberapa ee pasal begitu. Iya. Artinya gini, kalau memang nanti kan ada dua ini yang diuji ee apa ijazah sama juga skripsi. Kalau memang ijazah oke, karena kami memang belum memegang ijazah yang benar ya, fisiknya belum pegang kecuali yang sudah diposting sama kader PSI waktu itu dan juga yang sudah ditunjukkan oleh Pak Sigit Sunarta. Nah, kalau ternyata asli ya nanti kita lihat ee aslinya seperti apa baru kita cek juga. Saya tetap punya hak untuk mengecek karena Pak Joko itu adalah pejabat publik, dia adalah dewan pengarah dan antara dan dia bukan rakyat biasa. Jadi tetap harus tapi kalau sekali lagi kalau skripsinya dinyatakan asli mohon izin kami untuk melakukan uji sampel bersama ya gitu. Sampelnya sama enggak? Kalau ternyata sampel yang diuji itu adalah sampel yang ada di Universitas Gajamada yang sama kami pegang. Nah kami mempertanyakan kok bisa kayak gitu asli? Enggak ada lembar pengesahannya enggak ada lembar pengujiannya. Nama dosen pembimbingnya salah. Yang satu profesor, yang satu doktor. Tidak ada nama Pak Kasmuji, tidak ada kemudian lagi ee hal-hal yang kemudian bahkan ee bentuk tanda tangannya juga meragukan. Jadi enggak apa-apa, Mbak. Tapi kita objektif aja. Kalau nanti benar, saya akan bilang benar. Kalau nanti tidak ya saya akan bilang tidak. Dan kalau nanti lanjut misalnya itu masih palsu, ya kita akan teruskan. Kalau itu memang asli ya kita tes lagi nanti sampelnya. Itu aja sampel aja sebenarnya. Kalau dari dulu ditunjukkan sudah selesai dari duluah enggak merepotkan banyak orang. Ma Mas Roy kalau besok kan ini dari Bareskrim katanya meminta dari pihak ee untuk kuasa hukum Pak Jokowi memberikan ya ee ijazahnya kemudian untuk diteliti diteliti di uji lapor begitu. Nah, apakah dari pihak Masroy, pihak terlapor ini juga sudah menerima undangan pemanggilan baik mungkin dari pihak Mabes maupun juga di Polda. Di Polda belum sama sekali belum. Belum. Sama sekali belum. sampai dengan kita kita zoom kita telepon e by saat ini belum, tapi saya menghormati kapan saja itu ada. Saya akan siap datang ee bersama dengan kuasa hukum dan juga makanya teman-teman yang sekarang sudah dipanggil pun juga datang gitu. Meskipun ada juga yang tadi mempertanyakan, ada yang tadi belum datang karena panggilannya klarifikasi kok sudah dijadikan saksi gitu. Kemudian kan sudah ditaruh pasal-pasal yang pasal 325 yang tidak ada hubungannya sama sekali. Kan kasihan para yang terperiksa tadi atau yang terklarifikasi tadi, mereka sama sekali tidak tidak harus repot dengan adanya seseorang yang tidak mau menunjukkan jasa kok mereka malah sekarang malah jadi repot itu Mbak. Jadi kalau dari awal sekali lagi tidak bikin gaduh dengan sendirinya ya tentu saja masyarakat tidak akan gaduh dan masyarakat tidak akan direpotkan dengan hal-hal seperti ini. Oke. Dengan cepatnya ee penyidik datang ke Solo, ke Jokiya kemudian akan segera juga melakukan uji lafor dan tadi dibilang 90% artinya tinggal 10% lagi proses penyelidikannya. Nah, sejauh ini apakah menurut Mas Roy sendiri ee sudah puas begitu dengan ee bagus kecepatan kinerja dari penyidik? Bagus. Kalau itu bagus sebenarnya sebenarnya ini bukan bukan kecepatan ya, laporan TPUA itu sudah dimasukkan bulan Desember 2024 ya. Jadi sebenarnya ini sudah 6 bulan ya ee bulan Desember. Jadi, tapi saya tetap appreciate ya. Saya tetap memberikan apresiasi kepada Badan Resminal Badas Krim Mabes PORI yang telah melakukan itu. Setidak-tidaknya itu nanti akan berusaha kemudian untuk menguji terlebih dahulu apa yang dipermasalahkan baik itu skripsi apalagi ijazah. Tapi sekali lagi kalau skripsi izinkanlah saya nanti tetap akan mengatakan kalau itu memang skripsi yang dinyatakan asli yang padahal kami menyatakan 99,9% itu palsu, maka nanti kita perlu perlu memperbandingkan. Gak apa-apa yang namanya uji perbandingan itu sah-sah saja ya. Kita punya ilmu, sana punya ilmu kedua-duanya ilmu pengetahuan yang harus dihormati. Hasilnya itu mauembing lagi katanya mau diuji lagi begitu. Apakah ini tidak keberatan bagi pihak ee Pak Jokowi dan kuasa hukum Bang Rifai? Iya. Kalau untuk kami tentunya kita kembalikan kepada pihak independen dalam hal ini Puslap Forvifori karena kalau soal pendapat kita semua punya pendapat masing-masing dan kita semua juga punya versi ahli masing-masing gitu ya sehingga tidak akan pernah ada apa jalan penyelesaiannya. Nah, untuk itu memang terbaik adalah kita kembalikan kepada Pus Lafori sebuah lembaga yang memang memiliki kewenangan dan sudah menjalankan tugasnya bertahun berpuluh-puluh tahun ya. H yang tadi saya bilang untuk perkara-perkara yang jauh lebih prik dari ini ya, mata uang palsu dan segala macam mereka punya kemampuan dan juga sudah apa ilmunya juga multidisiplin ya. Jadi kita ikuti saja yang lembaga objektif ini gitu. Cuma mungkin saya mau sedikit tambahkan Mbak ee saya juga ingin menegaskan dari Mas Surio nih. Awalnya ini kita bicara soal ijazah yang dituduh palsu kan begitu dan tiga-tiga jangan lari dulu ke skripsi. Jadi statement awalnya adalah soal ijazah palsu ya. dan ada beberapa ee yang membuat versi masing-masing ya. Saya tetap tidak akan menyebut siapa terlapor ya. Tapi ada satu versi yang bilang bahwa ijazah ini sebenarnya punya sepupunya Pak Jokowi dengan metode menggunakan aplikasi tertentu merubah foto ya itu harus juga dipertanggungjawabkan. Yang kedua, ada lagi versi yang bilang berdasarkan ilmu kedokteran ee bisa melihat dari ee bentuk mata ee ciri-ciri tubuh bahwa ini bukan ijazah Pak Jokowi, fotonya berbeda. Nah, ada versi kedua. Ada versi ketiga juga yang bilang bahwa ini tidak ada type sim di pada saat itu di ijazah, ya. Nah, ini semua kan harus kita uji dulu nih terkait dalil ijazah dulu. jangan lari-lari ke skripsi dulu nih. Apakah tiga dalil itu bisa dipertahankan ya? Apakah betul-betul bisa dipertangkan secara ilmiah ya? Ee kami sendiri punya versi-versi yang berbeda ya, bahwa dalil-dalil yang sampaikan itu tidak tepat gitu ya. Ee karena misalnya ee itu font type zomain sudah dikenal dalam dunia percetakan sejak tahun 30-an di Eropa, di Indonesia ini sekitar tahun ‘0-an. Jadi dan ijazah pun selama ini kan bukannya diprint tapi dicetak gitu. Tapi biarlah itu nanti ee dalil-dalil itu sendiri juga. Makanya kami tidak mau juga berdebat kusir. Biarkan nanti lembaga independen yang akan menguji. Ya. Terus kedua tadi Mas Suro menyampaikan bahwa ee apa namanya? Ee Pak Jokowi ini masih pejabat negara ya karena beliau sebagai ee pengawas di dan antara. Saya pikir enggak tepat ya karena ee pengawas atau prasat di antara itu bukan kategori pejabat negara. Oke. Ataupun pejabat publik ya. itu silakan dilihat di undang-undang ee apa namanya ee tentang pokok-pokok keba kepegawaian. Jelas sekali apa definisi pejabat negara publik ya. Dan satu gambaran contoh muda yang bisa dicerna masyarakat gampang saja ee mantan perdana dan menteri Thailand taksir itu kan juga ee merupakan organ di dan antara sebagai penasihat. Apakah itu dianggap pejabat publik, pejabat negara kan bukan gitu ya. Jadi saya pikir juga argumentasi-argumentasinya harus lebih tepatlah ya. Jangan digebyah uyah nanti masyarakat semakin bingung bahwa membela diri silakan saja saya hormati ya. Saya juga hal ini ya ke Mas Royapor ya tapi mungkin lebih proper lah agromennya. Demikian oke Mas Roy. Iya jadi enggak apa-apa kalau soal pejabat negara nanti biar kita uji yang jelas ee tidak layaklah menggunakan pasal 27 yang mengaku sebagai rakyat iasah. Itu aja gitu. Kemudian kalau soal ijazah sama apa yang kami uji itu adalah apa yang diposting dan dinyatakan asli oleh seorang kader yang waktu itu dia jelas betul mengatakan itu asli dan itu adalah apa ee cukup cukup similar dengan yang sudah ditunjukkan oleh ee Sikit Sunarta bahwa kemudian nanti ee misalnya dikatakan oh ijazahnya bukannya gitu. Nah, berarti nanti kita lihat siapa yang kemudian sudah mempublikasikan, mentransmisikan, kemudian melakukan pengubahan terhadap ijazah yang tadi disebut asli itu. Itu aja. Jadi gunakan juga pasal-pasal di ITE itu dengan benar. Jangan kemudian pasal 325 yang jadi perdebatan ini menurut Mas Roy masih panjang ya Mas Roy ya. Iya. Karena kan kita berdebar dengan ilmiah, Mbak. Kita berar dengan ilmu pengetahuan. Kita tidak sekedar naratif, kita tidak meskipun polisi juga sudah menyelidiki bagus enggak apa-apa. Ayo kita hormati, kita hormati kepolisian untuk melakukan itu dan hasilnya nanti makanya perlu kita lakukan diskursus bersama. Kalau perlu ada tim independen yang kemudian nanti juga melakukan penilaian atau dari kampus yang kemudian nanti menguji secara ilmiah. Karena kan juga kita tahulah gitu. Jangan sampai kemudian ada ee pihak-pihak yang kemudian merasa ee sudah merasa lebih tinggi atau lebih ber tim independen ini yang Mas Roy maksud seperti apa? E independen tuh artinya ya mungkin pendi berbagai kampus atau mungkin juga bisa kita minta lembaga internasional juga bisa. Tapi kalau kalau hasil dari kepolisian itu nanti memang bisa dipertanggungjawabkan, saya hormati kok. Gaya saya saya menghormati hasilnya. Tapi kalau ternyata lagi-lagi ya saya bicara skripsi karena kalau skripsi saya yang sudah pegang eh apa namanya primary evidence. Kalau ijazah kita tunggu nanti. Kalau ijaznya kami pun sudah pegang primary evidence izinkanlah juga kita untuk ngecek. Jadi tadi tetap pada statement semula kalau hitungan ternyata membeda ya kita tetap bilang itu beda fotonya. Sudah kita uji pakai eror analysis kita uji pakai face recognition dan face comparation itu Mbak. Mas Roy. Terima kasih Bang Rifai terima kasih informasinya. Makasih, makasih Mbak Kas. Heeh. Sama-sama Mbak. Terima kasih, Mas Roy. Makasih, Mas. Yuk, terima kasih. Setelah ini, Saudara Tifa Solesa, rekan saya akan kembali dengan informasi dan perbincangan dari angka pengangguran bulan Februari naik menjadi 7,28 juta orang dibanding tahun sebelumnya. Yeah.
Instagram : https://www.instagram.com/kompastvriau
Facebook : https://www.facebook.com/kompastv.riau
Twitter : @kompasriau_tv
Email : newskompastv.riau@gmail.com
#kompastv #kompastvriau #pekanbaru #riau