KUWALATT 💯 ‘IJAZAH PALSU RISMON’ AKHIRNYA TERKULITI? ‘KARMA INSTAN’ JOKOWI NYATA
Eh, ya ampun, ya ampun, ya ampun. Ahli digital forensik sebut ijazah Rismon palsu. Tidak diragukan lagi. Teriak ijazah Pak Jokowi palsu. Lah kok ternyata ijazah Rismon lah yang palsu. Aduh malu aku malu. Jadi Josua Seramb ini sudah melalang buana di dunia digital forensik dan beliau juga lulusan UGM. Oke, lulusan Sistem Komputer dan Informatika UGM, Teman-teman. Oke. Dan penuduh sejak viralnya Notul FGD komunitas kami DFIS atau Digital Forensic dan Infosc yang membahas metode para ahli gadungan, banyak akun metsos penggemar si pakar gadungan yang membranding-brandingkan atau yang membanding-bandingkan titel dan keahlian saya dengan si pakar gadungan. teryakinkan dengan titel mentereng yang disematkan si pakar gadungan di depan namanya dan CV-nya. Mereka disilaukan oleh bahasa-bahasa tingkat tinggi atau ilmiah yang digunakannya. Padahal sebenarnya zong. Waduh zong dan tidak ilmiah sama sekali. Si pakar gadungan ternyata berhasil meyakinkan banyak pihak sejak lama dengan titel yang dimilikinya dengan cerita-cerita ya punya paten dan publikasi S2 dan S3 Jepang. Oh, ini Rismon nih. Dari informasi eks kampus bernaung, si pakar gadungan sejak pulang dari Jepang tahun 2007 sudah tidak melakukan tupoksi utamanya, yakni sebagai Tarma perguruan tinggi dan akhirnya diberi pilihan pensiun dan tanpa hak pensiun. Waduh, kasihan banget ya kan. Jadi ini tentu saja menjadi khabar buruk bagi para pengikut si pakar gadungan penuduh ijazah palsu Pak Jokowi. Saat FGD sebelumnya, beberapa peserta FGD merupakan alumni PhD Jepang sudah mempertanyakan siapa sebenarnya si pakar gadungan tersebut. Mereka melakukan investigasi dan tidak menemukan penelitian. Waduh, tidak menemukan penelitian terkait tesis maupun disertasinya. Ijazah ini merupakan kewajiban bagi lulusan luar negeri yang ingin menggunakan titelnya secara sah di Indonesia. Oke. Kami juga sudah menanyakan ke seluruh library kampus, library kampus lagi, Library kampus Yamaguchci terkait judul-judul tesis dan disertasi yang tercantum di CV si pakar gadungan tersebut. Tidak ditemukan email terlampir. Wow. Pihak kampus mengatakan tidak ditemukan. Wow. Wah, kan pada akhirnya terbongkar sesuai yang ada di tulisan teman-teman. Pak Rismon, ijazah Anda diragukan oleh ahli digital forensik. Sesungguhnya Bang Josua Mcabela. Pak Rismon mohon dijawab secara jujur. Apakah Anda betul-betul lulusan Jepang? Nih ada ahli forensik loh yang ada ahli forensik yang diakui dunia yang menyelidiki dan tidak ditemukan email Anda di kampus. Tuh, ternyata orang yang selama ini teriak-teriak ijazahnya sendiri yang bermasalah. Ketika netizen minta Rismo nunjukin ijazahnya saat live. Memangnya jok jodoh enggak berani? Iya kan? Kalau ini ijazah S1 ya kan? S1, S2, terus ini S2, S3 ee dalam bahasa Jepang ini juga nih. Oke. Ini momen ketika Bismon menunjukkan salah rakyat sendiri sih ya enggak mau menuntut terlalu sering rakyat itu diam itu akhirnya diinjak-injak kita. Jadi apapun kan kalau enggak ada pengawasan civil society kan semua lembaga negara ini suka-sukanya ya. Oke. Eh, banyak sekali sih bazer di sini ya. Mungkin cari makan. Ah, bukannya Anda juga cari makan juga lewat cara itu ya? Lewat cara menyudutkan Pak Jokowi lewat ijazahnya. Jujur aja Bung Rismon. Ijazah Anda ya juga dipertanyakan loh. Anda kan sering mengaitkan masalah ijazah dengan skripsiannya Pak Jokowi. Bahkan Anda, saya masih ingat Anda itu pernah mengakui sendiri kalau belum melihat bagaimana ijazahnya Pak Jokowi. Yang Anda lihat, yang Anda teliti itu kan skripsiannya Pak Jokowi. Nah, kali ini ada ahli yang mencoba mencari tahu hasil karya Anda, ya. Tapi enggak ada. enggak ada di kampus Jepang itu lah. Pertanyaannya, apakah Anda itu benar-benar lulusan dari sana? AIDS, sebelum lanjut, aku mau ngingetin dulu teman-teman, jangan lupa di-subscribe channel ini supaya kalian tidak tertinggal informasi terbaru dari kita dan pastikan kalian share ke teman, ke kerabat, ke pacar boleh banget ya. Boleh, bisa nonton bareng juga boleh ya. Barangkali nanti teman-teman mau mengetahui informasi terbaru apa sih hari ini? karena kita akan selalu update informasi-informasi terbaru untuk kalian semuanya. Dan kalau sudah, yuk kita lanjut. Yang kemudian Pak Jokowi lulus tahun 5 belum ada deskripsi ini dibuatnya. Terus ini ada tebal ini rata tengah sempurna ini prosesor sangat modern ini belum ada ini. 1985 tahun berapa itu baru ada itu 1992 ke atas. Oke. Ini ada fitur bot bahkan mesin ketik elektronik IBM waktu itu ada. Enggak bisa juga. Enggak bisa paha enggak bisa. Jauh jauh jauh. Kita lihat rata tengah sempurna. Terus di sini ada bol ya. Terus di sini ee apa? Jarak antar kata itu sangat bervariasi. Itu algoritmik, sangat advance. Makanya ini belum ada tahun 1985. Kemudian kita dapatkan fakta juga. Coba ada perbandingan satu lagi file ya. Kita kita coba cari dari sini. Anda menyimpulkan skripsi ini palsu dan skripsi ini adalah skripsi asli Jokowi yang ada di UGM. ya lembar pengesahannya produksi tidak sesuai tahun 1985 maka bisa dipastikan palsu. Di samping itu juga tidak ada lembar pengesahan dewan penguji ini yang ini. Nah, ini nih. Ni perbandingan ya. Kita lihat ini eksklusif ini. Ini lucu sekali Mas Aiman perhatikan kata-katanya Dr. Isman. Silakan Dok eksklusif ini ya. Heh, ini adalah lembar sur cuma ngeribetin aja ngomong melanjutkan disuruh untuk mendengarkan gitu aja. Ya ampun di tengah-tengah penjelasan. Padahal kita lagi fokus loh ya mendengarkan Bung Rismon tadi menjelaskan e dugaannya melihat kepalsuan ijazah eh bukan ijazah skripsiannya Pak Jokowi katanya pengesahan ya dari mahasiswa yang katanya angkatan dari Pak Joko Widodo bernama Saminuddin Barorito. Kalau ini dari Suharman. Coba perhatikan Mas Aiman di sini ada dosen pembimbing tanda tangannya seperti ini. Tanda tangan seperti ini. Orang yang sama tanda tangan seperti ini. Sebentar. Saya saya ingat ada dosen memnah dipanggil Pak Joko tahun 2017 namanya siapa? Kasmojo. Pak Kasmojo. Eh kita punya videonya boleh enggak diputar? Sebentar sebentar ya supaya ini bukti. Ini enggak ada nama Pak Kasmujo sih. Bukan. Kalau ini Pak ini dari Pak Saminudin bukan skripsinya Joko Widodo. Oh bukan bukan Pak yang Pak Joko yang mana? Enggak. Yang tadi yang tadi ada ada dosen pembimbingnya juga dewan penguji. Iya. Enggak ada mau menunjukkan tanda tangannya loh. Tanda tangannya loh. Perhati tanda tangan dosen penguji tidak ada di skripsi Pak Joko Widodo dan itu sudah confirm tanggal 15 April kemarin enggak ada. Sudah diakui oleh Wakil Rektor. Kok bisa pertemuan? Iya. Makanya kita bilang palsu yang kemudian Pak Jokowi lulus tahun 5. Oke. Apakah benar yang dinarasikan oleh Bung Respon? Mari kita bedah satu-satu, Teman-teman. Nah, ada satu postingan dari Joshua Sinambela di di salah satu blog dia jos.rotbrain.com. Dia itu adalah digital forensic investigator. Nah, oke. Saya juga sependapat dengan apa yang disampaikan dia dan ee kurang lebih sama. Ya. Jadi ee si ahli, dia menyebut nama itu ya, si ahli menyatakan bahwasanya bahwasanya ijazah Jokowi adalah palsu karena membandingkan dan menyimpulkan font yang ditemukan di foto ijazah dan skripsi menggunakan font time news roman yang diketahui si ahli ada di OS Windows. Jadi, si ahli enggak sadar sejak lama dunia percetakan sudah pakai font time news roman. Iya. Nah, jadi ee menurut Joshua Sinambela, ahli digital forensik investigator, dia UGM juga, Bang. Iya. Ee menyimpulkan sama template cover itu, Tamus Roman itu, itu sudah ada sebelum Windows dipakai. I. Nah, itu dan pasti percetakan lebih advance dong dibanding masyarakat umum kan. dia udah lengkap dong ee datanya dan dia membandingkan juga tuh sama tuh ee membandingkan ijazah Jokowi dengan ijazah orang lain yang lulus di tahun yang sama. Dia ketemu juga tuh Fakultas Kehutanan juga fontnya juga sama. Sama sama terbongkar kan pada akhirnya sudah terkuak fakta sama kok fontnya sudah terpatahkan, terbantahkan apa yang dinarasikan oleh Bung Rismon soal font tadi sudah terjawab ya. Waktu itu saya juga pernah melihat video gitu bagaimana ee sebuah fotonya Pak Jokowi yang sempat jadi bahan omongan mereka, jadi ocehan mereka. Katanya ini palsulah melalui fotonya lah, ini bukan Pak Jokowi. Itu juga sudah dibongkar. Kalau itu memang benar 100% mirip Pak Joko Wiidodo. Cuma mereka aja yang ngambil fotonya itu salah gitu loh ya. Mereka ngambil fotonya banding membandingkan foto Pak Jokowi yang waktu itu pas masih pakai kacamata. dengan fotonya Pak Jokowi sekarang dan perbandingannya perbandingannya itu mengambil fotonya Bung Ray Suryo ya Bung Roy kalau enggak salah ya yang masih muda dan yang bukan foto terbarunya gitu loh yang posisinya tidak ada atribut yang dipakai benar-benar sama nih sama sama maksudnya enggak ada atribut di mukanya Bung Roy. Sedangkan Pak Jokowi yang diambil itu foto yang Pak Jokowi pakai kacamata. Sedangkan perbandingannya Pak Joko yang sekarang ya jelas gimana toh ini aduh susah nih emang ya. Jadi gini kalau font kita itu kan terimanya itu mengang ijazah ya begini ini gitu dari kalau dibilang kita ini buat-buat atau itu kita enggak bisa buat ya. Oh, ini kalau menurut saya ya, UGM juga mungkin pada waktu itu mencetak ya entah di mana mencetaknya. Tapi semua ijazah di Fakultas Kehutanan yang pada zaman itu ya begini ini kursis plek gitu. Jadi penasaran saya sama perasaannya Bung Risman. Gimana? Malukah Bung Rismon? Seperti yang tadi sudah aku buka di awal. Aku palsu itu sampai hari ini kan ada orang-orang yang masih bersikukuh bahwa Pak Jokowi itu enggak pernah sekolah di Gajah Mada dan ijazahnya palsu gitu. Dan selalu dicari alasan-alasan untuk mengatakan bahwa ini ijazah palsu gitu. Iya. Walaupun Gajah Mad sudah mengatakan ini asli, teman-temannya juga sudah mengatakan, “Ya memang ini teman kuliah kami gitu.” Kalau buat saya agak enggak masuk akal ya, orang kuliah di Gajah Mada lalu kemudian dia bisa dikatakan lalu kemudian itu abal-abal atau palsu dia enggak pernah kuliah di Gajah. Emang kampusnya kampus mak jelas itu Gajah Mada, Bos. Iya. I Mr. Q ke kagama juga kan? Iya. Saya sebagai alumni Gajah saya tersinggung. Anda tidak percaya ijazah yang dikeluarkan oleh Gajah Mada sama Anda mempertanyakan institusi Gajah Mada. Pak Jokowi itu mau tertib berpikir aja. Who the hell are you? Minta ijazah saya gitu. Apa dasar hukumnya? Apa dasar ee legitimasinya Anda untuk minta-minta tunjukkan ijazah saya? Emang situ pengadilan emang kurang apa tuh? Anda sudah datang ke Gajah Mada, e Anda sudah mendapatkan cerita dari teman-teman saya kuliah gitu. Iya. Nah, masih kurang apa gitu loh. Dasar untuk meyakini bahwa saya itu memang benar-benar kuliah di situ. Kebayang enggak sih kita kuliah di universitas yang besar, mapan, gede kayak Gajah Mada, terus kemudian tiba-tiba Anda bisa lulus dapat ijazah Gajah Mada lalu kemudian ya Anda enggak pernah kuliah rasanya enggak mungkinah palsu. Itu tuh benar apa yang dikatakan oleh Bung Kodari ini ya. Bung Kodari ini mengatakan kalau kalau Anda meragukan ijazah yang dikeluarkan oleh Gajah Mada oleh kampus itu, berarti Anda juga meragukan kampus tersebut. Iya, Anda kan meragukan. Dan yang anehnya lagi yang Anda ragukan itu cuma ijazahnya Pak Jokowi. Sedangkan ijazah Anda sendiri yang mana orang-orang itu kan meneriakan mengatakan gitu ya, mengatakan kalau saya ini bangga sebagai alumni Gajah Mada gitu, tapi tidak percaya dengan ijazah yang sudah dikeluarkan oleh universitas tersebut. Kok bisa plin-plan Anda itu? Yosua Sinambela bukan orang yang pertama dalam rangka curiga pada Rismons Sianfaat. Dia menurut saya adalah salah satu orang yang berhasil mengungkap dengan data-data saentifik. Tetapi kalau kita cakritis, maka respon yang terus ngotot mengatakan bahwa ijazah Jokowi, skripsi Jokowi itu palsu, itu sebetulnya sudah memiliki celah-celah, lubang-lubang kelemahannya. Apa itu? yaitu ketika ia membangun konstruksi berpikir dan membangun konstruksi kebenaran itu dipenuhi dengan emosi, dengan makian-makian dan fitnah serta kebencian. Itulah yang saya katakan bahwa Yosua Sinambela itu hanya memberikan afirmasi kepada kita bahwa apa yang selama ini kita anggap sebagai pejuang kebenaran ternyata seorang pembohong besar. Itulah Prism. Anda ternyata adalah pembohong besar dan kebohongan Anda terungkap satu persatu. Dan kita perlu curiga bahwa upaya Anda mengonstruksi kebenaran dengan cara marah-marah dan memaki orang lain termasuk dalam hal ini memaki Jokowi itulah celah dari kelemahan terbesar Anda. Karena kebenaran sejati itu hanya disampaikan dengan etika publik yang beradab. Tidak mungkin informasi benar disampaikan dengan tindakan yang tidak beradab. Itulah kekuatan dari kebenaran sejati dan itulah kekalahan Rismon Siupan. Ah, ini jangan-jangan nih, jangan-jangan Bung Rismon ini bersuara soal ijazah palsunya Pak Jokowi untuk menutupi ijazahnya sendiri yang diragukan nih. Iya kan? pada akhirnya terbongkar gitu loh soalnya teman-teman terbongkar ternyata orang yang seringkiali teriak ya kita kiranya sebagai orang yang oh enggak ada masalah dengan ijazahnya ternyata juga bermasalah dipertanyakan lah rasa-rasanya sih tidak perlu menjadi pendukung Pak Jokowi pun melihat kondisi sekarang he terhadap kasus ijazah palsu itu kita aja sudah bisa Kok pakai nalar paling rendah sekalipun ya. Ini kelompok yang mengatasnamakan konon katanya pembela ulama lah, kemudian intelektual lah, penelitah, praktisi hukumlah, kemudian pengamat politik. Coba Anda perhatikan ya, hari ini ketika Pak Jokowi bereaksi apa yang terjadi? Ada satu orang bilang punya imunitas hukum karena praktisi hukum. Ada yang melintir karena bilang itu adalah penelitian ilmiah. Ada yang minta bantuan ulama, ada yang enggak tahu ke mana itu sekarang perginya. Padahal kalau sudah menghujat, menghina, merendahkan, parah banget ya. Udah kayak enggak ada apa ya manusia sudah enggak ada nilainya gitu. Enggak perlu jadi projo, enggak perlu jadi pendukung Pak Jokowi habis. Dalam kondisi kayak gini sekalipun kita akan bilang hukum orang-orang yang telah berbuat gaduh. Tuh karena apa? Harusnya seperti itu. Memang kita juga kan juga pengin apa ya Indonesia itu adem gitu ya, enggak ngotak-ngatik terus kayak cari perhatian. aja saya tuh kadang-kadang mikirnya masyaallah apalah yang dicari-cari ini ya saya pun juga bingung ya Egi Sujana Roy Sury Tifa aduh itu aja terus siapa tuh Fadilahfadilah itu ya eh saya gak paham ya kalau memang tidak dibayar mungkin memang ada sesuatu yang bermasalah dengan apa yang dipikirkannya menurut saya begitu aja sih saya sepakat sih apa yang mereka lakukan tuh itu cuma bikin gaduh aja terus tidak berani mempertanggungjawabkan dan ya itu polanya kan seperti itu terus. Iya kan teman-teman dari dulu sampai sekarang ini narasi soal ijazah ini sudah dari 3 tahun yang lalu loh sampai detik ini masih terus-terusan dinarasikan dan detik ini Pak Jokowi sudah tidak bisa tinggal diam. Pak Jokowi pada akhirnya memutuskan untuk melawan dan tidak ada kata damai untuk itu. Eh lah kok ternyata kita menerima fakta baru. Ada ijazah yang diragukan lagi nih. Tapi bukan ijazahnya Pak Jokowi. Justru ijazah orang yang menuduh ijazahnya Pak Jokowi palsu. Imaging. Ada berita terbaru, Lur. Ada kepo enggak iki loh? Maling teriak-maling yang selalu teriak ijazah Pak Jokowi palsu. Dan ternyata ini loh, Lur, dari beritanya si Rismon yang ijazahnya diduga itu loh. Wis rasa kesuen ijazah Rismon yang dari Jepang diduga palsu, Teman-teman. Dan ini diungkap oleh salah satu pakar digital forensik di Indonesia yang bernama Joshua M. Sinambela. Dan ini hasil investigasi beliau bersama dengan rekan setimnya. Nah, saya akan bacakan hasil investigasinya ya. Setelah melakukan investigasi bersama tim DFIS yang beberapa di antaranya merupakan lulusan PhD Tandang dan menunggu konfirmasi seminggu lebih karena adanya liburan Golden Week di Jepang. Akhirnya pagi ini kami mendapatkan email konfirmasi secara official melalui Academic Affair Section Faculty of Engineering Yamaguchci University yang menyatakan bahwa ijazah si pakar gadungan ternyata palsu atau tidak pernah dikeluarkan oleh pihak kampus tersebut. Ijazah yang pernah disubmit si pakar gadungan di instansinya ternyata hasil editan. Ada beberapa taipo yang tidak mungkin ditemukan di ijazah asli apalagi ijazah kampus Jepang. Dan ini email hasil translate dari email Yamaguchci teman-teman ya yang dikirimkan ke Joshua MC Nambel. Kepada Universitas Gadjah Mada kepada Bapak Josua MC Nambel. Saya Tomumori dari bagian akademik Fakultas Teknik Universitas Yamaguchci. Mohon maaf atas keterlambatan balasan ini terkait dengan ijazah yang Anda lampirkan, jadi eh Joshua melampirkan ijazah Rismon dan dikirim ke Yamaguchci untuk diklarifikasi apakah ini benar terbitan dari Yamaguchci dan ternyata Yamaguchci mengatakan Universitas Yamaguchci tidak pernah menerbitkannya. Salam hormat Tomomi Tumori bagian akademik Fakultas Teknik Universitas Yamaguchci. Wadah wadah wadah. Lah kok yo malah semakin ke sana kok sudah kelihatan toh lur i to ikilah jenenge ya lur maling teriakmaling gimana ini tanggapannya Bang Risemon ya yang selalu teriak ijazah Pak Jokowi itu palsu eh ternyata eh ya ampun jabang bayi sing palsu nggone sopo kuwi eh jan ya angel angel aduh angel angel ya ampun ya ampun ya ampun yang menuduh ternyata orang yang ee ijazahnya juga diragukan. Ya ampun. Ya ampun. Yang ngaku-ngaku intelektual itu pasti bukan intelektual. Yang ngaku-ngaku profesor itu pasti bukan profesor. Yang ngaku-ngaku pakar itu apalagi? A mereka hanya kadal burik. Yang dikit lagi akan membusuk di bui. Yang ngaku-ngaku intelektual itu pasti bukan intelektual. Wah, ini kata Pak Amin ya. Kata Pak Amin ini mengatakan mengibaratkan katanya kayak kadal burik katanya. Aduh ya ampun Bapak bisa aja ya bercandanya. Tapi ya gimana ya? Gimana nih kalau menurut kalian, Teman-teman? Mungkin mungkin kalian punya kata-kata lain lagi dari yang sudah dikatakan oleh Pak Amin tadi? Boleh tulis di kolom komentar, Teman-teman. Dan Teman-teman semuanya terima kasih banyak karena kalian sudah menemani aku dari awal sampai akhir. Aku uju pamit undur diri. Sampai jumpa. Yeah.
#rismonsianipar #roysuryo #jokowi
EH..YAMPUN..YAMPUN..YAMPUN!
AHLI DIGITAL FORENSIK SEBUT IJAZAH RISMON PALSU?
TIDAAAAAK DIRAGUKAN LAGI!
TERIAK IJAZAH PAK JOKOWI PALSU
EH, TERNYATA IJAZAH RISMON LAH YANG PALSU
“MALU… AKU MALUUUU….”
1. JOSHUA SINAMBELA, PAKAR DIGITAL FORENSIC KULITI IJAZAH PALSU RISMON
2. RISMON TUNJUKKAN IJAZAHNYA
3. RISMON TUDUH FONT IJAZAH PAK JOKOWI PALSU
4. JOSHUA SINAMBELA BUKTIKAN BAHWA TUDUHAN TIMES NEW ROMAN SALAH
5. TEMAN JOKOWI BELA SOAL FONT IJAZAH
6. QODARI: TIDAK PERCAYA IJAZAH JOKOWI PALSU BERARTI MERAGUKAN UGM
7. NETIJEN SUDAH CURIGA BAHWA IJAZAH RISMON PALSU
8. NALAR WARAS NETIJEN TAHU BAHWA PEMBUAT GADUH MEMANG MERESAHKAN
9. MALING TERIAK MALING, IJAZAH RISMON TERNYATA PALS
10. RISMON, KADAL BURIK YANG SEBENTAR LAGI DIBUI
Terimakasih telah menjadi bagian dari kami dalam mengikuti perkembangan politik di Indonesia.
Kawan-kawan dapat menghubungi kami melalui email atau menuliksn di kolom komentar.
YudaMedia memiliki beberapa segmen program yang dibawakan oleh beberapa host
Buzzer RP adalah Buzzer Reaction Politik, dimana host mereaksi apa yang ada di berbagai platfom untuk direaksi. Jadi kami bukan BuzzerRP yang dibayar oleh siapapun, kami hanya menggunakan istilahnya saja. Video dapat disaksikan disini: https://youtube.com/playlist?list=PLzlxA8oDF0iLClExuR5VEoXBWxspsZvX7&si=gbZQEbIbIiEGqXVP
Inspirasi Tokoh Politik Indonesia: program ini adalah berbagai pidato kebangsaan yang dapat teman-teman tonton untuk mendapatkan inspirasi, motivasi, dan berbagai insight bermanfaat untuk diri sendiri dan Indonesia. Videonya dapat disaksikan disini: https://youtube.com/playlist?list=PLzlxA8oDF0iKQnD3vnlvfb483zHA_iHHH&si=Kr1e64GHm6RSttbW