Pirlo yang tidak berkutik saat dikawal Park Ji-Sung. #faktabola #sepakbola #bolasenpai #football

Pemain ini cuma diberi satu tugas. Bukan cetak gol, bukan untuk bikin assis, tapi untuk jagain setiap langkah satu pemain ke mana pun dia bergerak. Begitulah yang dirasakan Parjisung di malam Liga Champions 2010 lawan Milan. Sir Alex Ferguson cuma pesan satu hal, Pirlo itu aja. Seorang jenius lapangan tengah otaknya Milan. Kalau Pirlo bebas, Milan hidup. Milan berbahaya. 3 tahun sebelumnya, Sir Alex paham betul gimana Pirlonya Milan porak-porandakan pertahanan timnya. Tapi malam itu dia dikunci dengan gembok bernama Park Jisung. Park enggak nempel kayak pemain biasa. Dia nempel kayak bayangan. Ke mana Plo jalan, Park ngikut. Pirlo geser kiri, Park udah di sana. Pirlo minta bola, Park sudah berdiri 1 detik lebih dulu. Bahkan Pirlo sendiri pernah bilang Park Jisung malam itu diprogram jadi anjing penjaga khusus buat matiin dirinya. Milan lumpuh, arsiteknya mati langkah. Mereka main kayak pasukan tanpa peta. Hilang arah saat menyerang, kelabakan saat bertahan. Dua pertandingan kandang-tandang, setan merah Italia dilumat habis oleh setan merah Inggris dengan agregat 72. dan Park seakan enggak puas bikin Plo tak berkutik, dia juga catatkan namanya di papan skor dengan satu gol di leg kedua. Saat peluit panjang berbunyi, Park enggak perlu selebrasi berlebihan. Semua orang tahu dia baru saja mematikan salah satu orkestrator terbaik di sepak bola. Yeah.