Yuta, Mio Dan Baby Celine Menyelamatkan Putri Duyung || ROBLOX

Wah, suara siapa itu? Meru sekali. Eh, tapi sepertinya enggak ada orang di sekitar sini. Wah, suara siapa sih? Bikin penasaran deh. Ini kan di tengah lautan, tapi kok ada yang nyanyi semerdu ini? Sepertinya Miu melihat sesuatu. Wow, dia siapa itu? Seperti Putri Duyuk. Halo, Putri Duyuk. Ah, tidak. Tolong. Ah, Kak Yuta. Mio, kita baik-baik aja. Eh, Kak Yuta kaget. Apa yang terjadi dengan kapal kita? Iya, Kak. Seingat Mio, tadi kapal kita menabrak sesuatu. Eh, kamu dengar itu Mio, suara Baby Shelin. Iya, baby Selin mana? Seline, Kakak, aku kok timpa batu Seline di man di mana? Kok ketimpa batu? Katanya Baby Shelin ketimpa batu, Mio. Batu yang mana kira-kira, Kak? Kok di sini enggak ada? Iya, di sini enggak ada. Ayo, cepat Muku, cari Baby Shelin. Oke, oke, Celine, kamu di sebelah mana? Di sebelah mana? Dekat kapal. Dekat kapal kapal. Eh, kapalnya mana? K tahu M enggak lihat, Kak. Kapal kuning. Kapal kuning. Kapal kuning yang mana kapal kuning? Ee apa itu? Ada enggak? Sepertinya Mi lihat. Lihat. Oh, di sini. Tapi mana bibi sillynya? Apal? Eh, mana tuh? Ke ke dalam batunya. Enggak ada, Mio. Iya, Mio juga enggak lihat, Kak. dalam tempat batu kapal. Di dalam batu kapal. Lihat. Oh. Oh, ini dia, Kak. Ini dia. Selin. Kamu baik-baik aja. Syukurlah kamu enggak apa-apa. Ayo, Shelin, keluar di sini. Ayo, kita harus keluar dari sini. Iya. Ya ampun, Babi Shelin ketimpa batu dong, Kak Yuta. Iya. Tadi sebelum kapal kita menabrak sesuatu, Kak Yuta dengar ada orang yang menyanyi. Enggak, Kak. Eh, itu bukannya kamu yang nyanyi, ya, Mio. Bukan. Kan masa kalau Mio semerdu itu Kita kan tahu suara Mio kayak apa. Terus siapa yang nyanyi? Eh, tadi Mio lihat ada putri duyung, Kak. Eh, putri duyung? Iya, benar. Dia duduk di atas batu di atas di tengah lautan. Yang itu bukan? Yang mana? Itu di atas. Oh, di atas. Iya. Oh, bukan yang itu. Bukan. Bukan warna pink, Kak. Eh, masa sih? Terus warna apaan? Warna biru. Kayak Yuta ben enggak lihat. Enggak, Mio. Tadi Kak Yuta lagi di dalam kapal lagi tidur. Tiba-tiba aja terjadi goncangan dan Kayuta jatuh ke bawah. Apa si Lin? Aku bisa langsung ke sana. Mana si Lin? Tuh di atas. Ayo Mio. Iya iya Kak turun. Tapi dari senandung dia itu Mio enggak enggak tahu kenapa rasanya sedih, Kak. Kak Yuta. Eh, iya. Ada apa, Mio? Senandung putri duyung yang tadi itu berasanya dia kayak lagi orang sedih sih. Kak e sedih? Jangan-jangan terjadi sesuatu sama dia. Iya. Entah kenapa juga sekarang Mio jadi kepikiran kasihan gitu rasanya. Ya ampun Mio. Kayaknya kita harus cari dia deh Mio. Ya udah ayo kita cari Kak. Siapa tuuh aja benar kalau dia butuh bantuan. Iya kalau dia butuh bantuan, kita akan membantunya. Oke. Oke. Eh apa itu, Mio? Mana? Itu itu dekat kamu ini. Iya. Gu juga enggak tahu barusan ada sesuatu. Sepertinya itu mutiara. Benarkah? Iya, sepertinya itu mutiara. Wah, kata orang mutiara itu bisa tercipta kalau ada putri duyung yang nangis, Kak. Berarti benar Mio. Putri duyung yang tadi nangis tuh kan. Benar. Coba Ben terjebak di mana? Belakang batu. Ini dia. Kamu terjebak di belakang batu lagi, Mio. Mana? Sebelah situ tuh. Ya ampun, Celin. Ayo, Celin. Kita harus segera mencari tahu di mana Putri duy yang tadi kamio lihat. Iya, soalnya dia lagi nangis, Mio. Iya. Kita sepertinya bisa mengikuti jejak air matanya, deh, Mio. Benark kah? Berarti maksudnya kita harus mencari di mana ada letak ini mutiara. Iya, Kakita kebetulan melihatnya. Mana, Kak? Ini di sebelah sini ada satu. Oh, iya benar. Ayo kita cari. Semoga aja kita dapat petunjuk ya, Kak. Iya. Nah, ini dia Mio. Ah, hati-hati kamu harus cepat Mio. Hah, benarkah? Oh, iya ternyata karangnya bisa nutup. Bukan karang. Eh, bukan karang. Ini kerang. Kerang. Maaf, Kak. Ya ampun. Oke. Aman kah? Balik. Eh, balik ke mana, S? Tadi aku tadi aku malah nginjak. Malah nginjak. Jatuh lagi. Mana? Ayo. Itu kah tadi dia jatuh di sana. Ayo, Shellin semangat. Ayo Mio, Kak Ita duluan ya. Oke oke. Ayo Silen kamu nyusul ya. Ini dia di dalam goa ini gelap banget ya. Iya benar. Semoga aja kita enggak sampai tersesat Kak Mio. Iya lihat itu ada kepiting. Iya benar. Apa kita bawa pulang aja yuk kita kantongin. Jangan kocak. Entar kita dijepit. Tapi kalau dimasak pasti puas banget makannya itu, Kak. Makanan mulu. Eh. Eh. Kak Yuta di mana ini? Kamu lihat enggak, Mio? Air matanya? Enggak lihat. Silin apa? Lihat. Sekarang kita harus ke arah mana soalnya aku lihat. Oh, iya itu tuh mana tuh? Itu tuh di sebelah kanan. Oh, iya iya lihat di sebelah kanan. Wow, ikan pari. Kok ikan parinya ada bunyinya? Iya benar. Jadi lucu. Hap. Ah, bisa bagaimana cara mengambilnya? Sepertinya kita harus ke arah bisa kah? Bisa, bisa, Kak. Oke. A berarti arah kita udah betul ya, Mio. Iya benar. Tapi barusan Mio malah terjatuh. Kak bisa? Iya Mio lompatnya ggak lihat-lihat. Apa yang terjadi lagi dengan Baby Shelin? Shelin, areoki? Mana guys baby Shelin guys? H kok enggak ada? Koh lah enggak ada di sini apa dia udah masuk ke dalam sini? Mio. Celin apa? Belum. Lah kok balik lagi? Gak tahu tadi aku didorong. Didorong sama siapa? Sama ikan pari. Iya. Ayo. Oke. Ayo Mio. Oke. Oke. Jadi kita sementara udah dapat tiga kan mutiarahnya. Iya kita udah betul arahnya ke sini soalnya kita mengikuti air mata putri duyung. Putri duyung. Nah itu kok putri duyungnya ikuti saya katanya Mio. Tapi bukan itu yang Mio lihat. Jangan-jangan dia mau menunjukkan sesuatu. Maksudnya menunjukkan di mana putra dunia yang sedang kita cari. Sepertinya begitu. Ayo kita ikuti dia. Oke. Baiklah. Yuhu. Wow. Kita seperti ikan. Kita berenang kah? Ah, hati-hati banyak ikan-ikan yang itu. Iya benar itu ikan apa ya? Segala macam lumba-lumba. Ikan apa? Ah, masuk. Kita ke mana, Kak? Ke sini. Oh, kita harus ke bawah kah? Ah, Kak Yuta kena. Mio malah nabrak tadi. Padahal udah lihat terowongannya. Bagus kok bagus. Kan kamu udah lihat. Eh, Kak Yuta sabar. Ada apa, Sheline? Sini enggak ada kah? Shel bilang apa barusan? Di mana terowongannya? Di sini yang orange. Yang orange Kita enggak lihat. Enggak. Ada ulang yang Oh, yang ini bukan ular lah. Kayak ngelihat di sini ada berlian nih. Bisa diambil kah? Enggak. Enggak bisa ya. Aku takut ada ular. Oh, bisa Mio. Di sini bisa diambil. Wah, Miu enggak ngambil dong, Kak. Di sini ada kerajaan kepiting. Tapi M gak bisa balik lagi. Enggak bisa. Sabar, ya. Oke, Kakita melihat dulu kerajaan kepitingnya. Ok, si Lin. Apa kamu tadi ngambil mutiara lagi di bawah? Sepertinya cuma Kayak Yuta yang ngambil, Mio. Iya, Bibilin bilang enggak ngambil, Kak. Tapi ke mana ini? Lurus, Kak. Masih lurus masih itu dia terowangannya kelihatan, kan? Oh, iya betul. Ah, Mamam kamu enggak ngambil kan? Iya, Kakuta beruntung. Enggak apa-apa ini Kak Ita udah dapat empat. Ya udah deh berarti yang jelas sekarang kita enggak bakal kehilangan jalannya itu kan. Iya salah jalan mutiara yang di sini apa Shel ngambil mutiara yang di sono ya kenapa kita samaan gak biar kita samaan mutiara yang di mana Mio itu di sebelah sono emang Mio lihat ada yang baru boleh kayu tangga wah mutiaranya dilindungi sama belut benar A Kayuta enggak boleh lah kocak biar Kak Yuta dapat yu barusan digigit sama belutnya hati-hati kita Mama, Kak Ita lah. Kita juga mau. Enggak apa-apa, Stin. Siapa tahu aja mutiara itu akan berguna buat kita bertiga. Iya, betul. Siapa tahu kita bisa jual. Eh, Kak Yuta apa? Nanti dulu kita tolongin dulu aja putri duyungnya. Takutin aku. Oh, iya kita harus tolongin Putri Dulung dulu. Takutin aku. Kenapa Sheline? Enggak mau. Enggak mau. Nanti Kayta kasih kamu mutiaranya. Mau enggak? Mutiaranya buat kita bersama-sama, Selin. Iya. Aku tahunya coklat Dubai. Ah, masih aja coklat Dubai. Ah, hampir aja Mio dimakan sama ikan itu, Kak. Tapi itu ikan apa ya, Mio? Iya, Mi juga baru lihat. Apa itu ikan sarden. Ikan sarden. Mirip kah? Eh, mirip juga sih. Teman-teman yang di rumah tahu enggak itu ikan apa? Kalau kalian ada yang tahu, coba kasih tahu Kak Mio ya di komentar. Kak Mio, ayo Mio. Iya, iya, Kak. Siapa yang mau ikut bareng aku? Satu orang doang. Satu orang? Siapa mau ikut? Tuh, Kak Mio. Biar Kak Yuta lewat sebelah sini. Eh, baiklah baiklah. Bisa kah? Belum kah? Belum sampai tapi sepertinya bisa sih. Tunggu sebentar Kak ada jalan. Wow, di sini benar dan di sini ada mutiara. Ada mutiara. Kak Yuta mau. Ayo K ambil. Sabar nih, Kak Yuta enggak dibolehin ikut sama baby shelin tadi. Kak Celine ini dia mutiaranya udah dapat ya. Udah kait nyusul. Tapi di mana ya putri duyung yang tadi Mio lihat? Mutiaranya dalam sini kah? Kok enggak ada? Ah, bisa dibuka Mio. Tapi enggak ada apa-apa isinya. Ih, Bu enggak di enggak di dalam kotak kok, Kak. Ada di luar. Udah, udah dapat. Bagus. Sini banyak harta karun. Ya ampun. Iya, sayangnya enggak bisa dibuka. Ada lagi, Mi. Kotak harta karunya bisa tahu. Masa bisa tuh? Tuh, bisa dapat apa dari situ? Enggak dapat apa-apa. Aku udah dapat kunci. Kok kunci? Di mana? Kuncinya. Aku di mana? Shel kuncinya. Entar, Kakita juga mau cari kunci. Itu kunci. Kalian cari aku. Di mana? Oh, itu mana? Baby Celin nih, Mio. Di sini bawah. Hah? Di bawah dekat mutiara yang tadi. Mana Shelin kuncinya? Oh, enggak ada. Oh, ini. Ayo mana sih? Sini Mio. Mana Mio, tunggu Mio enggak bisa berenang. Kojak naik ke atas tidak. Help me, Kak. Tunggu sebentar, kamu di mana? Sini, Mio. Mio enggak lihat Kak Yuta ini. Terus di mana kuncinya? Sini sini. Nah, kameranya sini nih. Kameranya di atas. Kameranya di atas. Bukan orangnya di atas. Kameranya di atas. Iya. Ah. Ayo sini buka nih. Oh, yang itu kotaknya. Iya. Buka. Bisa. Semoga aja bisa. Ayo buka. Nah. Wow. Benar. Iya. Shelin ada teman aku. Mana? Ini. Atas. Di mana? Wishin. Hah? Kok enggak kelihatan? Cari aku di antara ubur-uburnya. Di antara ubur-ubur cari di sini bentar. Nah, di belakang mana? Di antara ubur-ubur ada Baby Shellin. Oh, itu malah Baby Shelin mirip ubur-ubur. Ayo, Mio, dan Shelin. Oke. Ini kok masih enggak bisa dibuka juga, Kak? Pencet. Udah pasin. Nah, oke. Oke. Hati-hati ada bulu ibab. Eh, baiklah baiklah. Itu bulu ibab. Yang di laut, Mio. Iya. Iya. Apa di sini ada mutiara? Oh iya. Kalau kamu ngelihat ada mutiara kasih tahu ya. Oke. Begitu pun dengan Stelin. Bisa Elin enggak bakal. Benarkah? Iya dia gak mau kalau Kaita dapat mutiara lagi. Ei. Ah. Hati-hati M di atas sana. Sepertinya ada sesuatu yang menembak kita. Benarkah? Terus bagaimana? Terus berenang. Maju. Oke ayo terus maju. Mio. Mio gak tahu sekarang ada di mana. Lurus aja. Oke. Kayak Yuta di mana? Di belakang kamu. Baiklah. Kayuta. Wishnya di belakang Kayuta. Yuhu. Mio. Iya. Bukannya dia adalah putri tuyung yang mau memberitahu kita tadi? Iya benar. Dia bilang kok dia terperangkap. Ya ampun guys. Putri duyung yang mau membantu kita untuk menolong putri duyung yang satunya. Sekarang dia malah ditangkap dan turun ke bawah dong. Bagaimana ini, Kak? Kita harus menolong dia. He, ayo kita selamatkan semua putri duyung, Mio. Oke, ayo Shelin. Kocak. Kayakuta kena ingus. Wah, Kayakuta enggak hati-hati. Itu ingus apaan sih? Entahlah. Oh no. Tuh kan dia bilang selamatkan dia. Waduh, sepertinya memang benar k dia dia butuh bantuan kita. Sabar Kita nyangkut diingus. Oke oke. Mi tunggu di bawah. Selin di mana? Shel sama Kak Yuta. Aku mau turun. Balin baru mau turun. Oke. Oke. Ah itu dia Baby Shell di bawah. Di sini ada perahu, Kak. Kita naik kah? Sepertinya begituungin. Eh ya udah deh. Ayo Shelin kita naik perahu. Aku enggak bisa berenang. Jadi aku mau kayak gini aja yang lama. Mana tuh dia di atas Mio? Mana tuh? Lihat di atas aku mana perahu lah kocak. Ayo dia malah langsung lompat ke perahu enggak nungguin. Ya ampun S ayo ayo ayo maju Mio. Oke. Hati-hati. Aku enggak bisa menarahin ya. Maju. Eh Mio. Itu apa, Mio? Itu itu, itu putri duyungnya tadi Mio lihat. Kakak tapi kok dia besar? Hati-hati jangan dekat-dekat. Dia besar sekali soalnya. Tapi tadi yang Mio lihat mah enggak besar kan. Kecil aja biasa. Berarti dia aneh. Aduh, perasaan Mio enggak enak. Apa yang terjadi sebenarnya? Ayo, ayo, ayo. Kita hindari dia, Mio. Kakak ya. Aku kok malah itu lagi kembali. Kayaknya juga kembali. Iya juga. Hati-hati, Kak Yuta. Ayo, Mio. Dia terbawa arus. Iya, ini Kak Yuta yang pencet tombolnya. Oh, gitu. Terima kasih, Kak, udah bantu Mio. Nah, ini dia Mio. Tapi Bibi Shelin belum sampai. Oh, B Shelin masih belum. Iya, benar. Eh, mudah-mudaha dia udah capek. Wah, akhirnya kita bersama lagi. Ayo, hati-hati, Mio. Di sini ada banyak sekali glitcher. Oke. Oke. Gunung berapi bawah laut. Iya, iya, Kak. Jangan sampai kena itunya, atasnya. Oh, baik, baik, baik. Mio akan lebih hati-hati soalnya panas. Kayaknya udah berhasil kah? Udah. Nah, ini dia. Ayo, Mio. Tunggu dulu. Mio. Harus lebih hati-hati. Semangat. Iya, iya. Dikit lagi, Kak. Awas. Aduh, Miu takut. Ayo. Awas yang kecil. Awas. Cepat. Dikit lagi. Yey, Miu berhasil. Yeay. Malah ditinggalin. Eh, emang kayak itu di bawah. Iya. Maafin, Mio. Mio. Ih, ikan apa itu? Itu ikan apa? Eh, hati-hati, Mio. Oke, hati-hati jangan sampai giginya tajam-tajam banget. Iya, beneran deh, Kak. Tapi sih sebenarnya lucu juga seperti permainan yang di pasar malam itu. Permainan yang di pasar malam? Iya. Yang suka dinaikin anak-anak. Enggak. Emang ada? Iya, seperti yang pesawat itu, Kak. Oh, helikopter, Kak. Oh, iya helikopter. Kocak. Malah dikira helikopter. Eh, apa itu? Yang mana? Ubur-ubur ikan lele. I cantik, Le. Ya ampun, mana? Iyalah. Apa? Ubur ikan lele itu. Nah, jadi pantun L. Hah? Ubur-ubur ikan lele. Apa katanya? Itu malah jadi pantun le katanya. Kak Mio. Coba teman-teman di rumah bikin suruh bikin pantun pakai ubur-ubur ikan lele terus komen di kolom komentar. Wah, yang bagus teman-teman. Kalian coba bikin pantun dong buat Miu. Terus tulis di kolom komentar ya kalau udah bikin. Miu tungguin loh, Kak. Iya. Yang ini kenapa lagi? Lucu. Sabar Mio. Kayak kita masih belum. Kakak ngambil mutiara enggak? Di mana mutiaranya? Di situ emang ada ada kok kayak enggak enggak dilihat di situ tadi. Hah? Di mana siin? Ada enggak belakang? Ah udah enggak bisa diambil lagi. Kamio udah lewat kakak aku udah ngambil dari enam. Di mana? Oh iya ada mutiara di sini tengah-tengah. Emang bisa balik lagi? Enggak bisa kok. Kayakuta masih di situ? Kak Yuta emang baru nyampai sini. Pak Kayuta ini. Ayo cepat Mi tungguin. Sabar nih. Kayak itu lagi ngambil mutiara dulu. Jadinya kita seperti tiga tiga peringkat udah sampai Kayuta tujuh Mio lima, baby en. Itu itu bukan Mio. Mana Kak yang tadi putri duyungnya? Iya. Kita harus mengambil scop. Iya benar itu dia putri duyungnya. Mo. Lihat Kak tapi kok dia bebas? Terus apa? Tahu juga. Terus bagaimana cara kita menolong dia? Iya ya, dia terlihat baik-baik aja. Iya kan ya? Enggak baik-baik aja malah yang warna pink itu kan. Iya. Sini Mio. Mio baru dapat dua masuk ke dalam ember. Emang ada berapa? Tiga. Dia bilang suruh ngambil tiga, Kak. Ah kocek. Kak itu ngambil satu lagi di mana siin? Itu di belakang. Jangan nih. Di sini Mio. Belakang kamu. Belakang kamu. Iya di bawah. Nah itu di belakang. Adakah sini nih? Udah belum? Udah udah. Terus mana lagi? Satu lagi. Kita juga belum. Hei berapa sekarang? Baru loro. Mia udah tiga. Kok bisa? Iyalah kaynya baru loro. Tapi yang ini enggak bisa diambil. Eh bisa bisa. Kalau udah dapat skop buat apa lagi? Ya aku di arah ke sini. Nah kak. N hancurkan batunya pakai seopak. Kakak mutiara aku Baby Shellin udah enam mutiaranya. Scorpio enggak ada. Udah tinggal pencet-pencet aja kayak gini. Nah. Nah. Iya. Shinearanya aku tenggelam. Tenggelam. Tenggelam tenggelam. Tunggu tunggu. Bisa, bisa bisa, Kak. Oke, sekarang udah kebuka jalannya. Oke, itu dia. Kalau kamu mau lihat sesuatu, lihat-lihat dulu, Mio. Iyalah, iyalah. Jangan ngasel, kocak. Entar kalau kamu ngasel, kamu bisa salah. Ini apa ini? Kita ambil ini. Apaan? Tulang. Tulang kah? Intinya tulang ikan. Tulang ikan kita bisa pakai kah? Aku mutiaranya tujuh. Spesialnya kok udah tujuh? Aku dapat tadi di dekat tulang belulang. Di tulang belulang ada mutiara katanya. Wah, iya benar. Amy enggak semangat nyariin mutiara lagi. Udah tertinggal jauh. Kok enggak ada? Di sebelah mana, Sheline? Ada di sebelah sini, Kak. Mana? Itu di bawah tulang. Oh, iya. Delapan tujuh. Enam. Ah, Mio baru enam. Iya, Mio baru enam tahu. Baru enam mutiaranya. Gak apa-apa Mio. Nanti punya Kaita dibagi. Beneran? Iya Kita bagi buat Baby Shellin satu, buat Mio nol. Tuh kan M gak percaya sama Kayak Yuta. Ah siap. Siap apanya? Siap tinggalin Mio. Ya udah seru tinggalin aja enggak apa-apa. Ayo dong nih Baby Shen udah di sini soalnya. Tungguin dulu atuh Kak Shelin. Di mana lagi mutiaranya? Aku udah takut. Kamu udah dapat berapa? Aku bisa tujuh Mio. Ya, berarti benar. Tuas terbang. Tuasnya tarik dulu. Nah, Shelly tuasnya udah ditarik. Ah, oke. Wow. Wow. Trampolin bunga. Trampolin bunga. Bunga apa ini ya di bawah laut? Bunga lili. Bunga lili. Iya, bunga lili kayaknya. Bukan. Sepertinya bunga lili itu putih. Emang iya. Apa ini? Bunga teratai. Teratai ma pink. Aku mau mo. Iya. Itu gambar eh itu patung kan? Muka muka kan? Mana? Di atas. Lihat ke atas muka itu ada matanya kan. Wah iya benar kok ini mirip sekali dengan kerajaan ya kak? Apa shelin? Kok ada stroberry yang mau dimakan. Kayakuta adalah semangka yang mau dimakan. Kamis yang mau dimakan. Baby shellin adalah stroberi yang mau dimakan. Kal kalau Kak Yuta semangka. Kalau Kak Mio pisang. Makan Mio. Iya. Itu kok putri duyungnya hitam. Hitam. Ini yang kamu lihat tadi kan? Benar. 100% benar, Kak. Nah, itu yang warna pink itu kan yang tadi. Iya. Jangan-jangan putri duyung yang hitam sudah menangkap putri duyung yang pink. Kayaknya itu adalah putri duyung yang jahat deh, Mio. Ya ampun. Kita harus menolongnya, Kak. Ambil Mio. Trisaktinya di mana? Nanti kalau dia ngelempar, ambil trisulat tuh di itu tuh yang nusuk-nusuk tuh lihat. Oh, baiklah. Terus kita lemparkan ke dia. Iya. Iya, Kak. Ini namanya Trisula. Senjata dengan tiga inti. Nah, garpu. Kalau Mio menyebutnya buat makan. Iya. Mamam. Mio. Iya. Kira-kira Putri Duyung kalau dimakan enak enggak ya, Mio? E, Mio enggak mau, ngelihatnya aja takut. Kenapa? Takut, Kak. Tapi kan dia ikan. Tetap aja, Miu takut. Mendingan makannya ikan mas aja. Ikan mas ikan duyung kayaknya enak dimakan kah? Hati-hati ya. Oke. Sepertinya putri duyung ini jahat, Mio. Dia sudah menangkap putri duyung yang berwarna pink. Iya, benar. Padahal kan mereka sama-sama putri duyung ya, Kak? Iya betul. Kok bisa ada putih duuyung sejahat ini bisa B Shelin udah belum? Aku gak bisa. Semangat Sheline. Bisa Kak semangat Mio dan Shelin. Oke. Oke. Kak Yuta sudah berhasil Kay Yuta udah berhasil iya kok cepat. Ayo Mio. Semangat. Kak mau ayo semangat baby challenge bisa emang iya bisa pasti bisa oh tidak hampir aja kena kak ya ampun hati-hati oke lempar oke ye akhirnya dia kalah juga kamu udah membebaskan putri duyung yang berwarna pinko iya tiba-tiba aja tadi jeruji bersinya langsung ini, Kak langsung kebuka Iya betul Betul. Nah, sekarang kita udah di sini. Di sini bareng Putri duyung. Eh, Kak Yuta apa? Kok sekarang mereka seperti baik-baik aja? Iya, sekarang dia udah berubah menjadi kecil, Mio. Iya nih. Apa yang terjadi? Jangan-jangan mereka cuman pengen main-main aja sama kita, Kak. Iya, Mio. Kayaknya mereka cuma mau main-main sama kita deh. Ya ampun. E e apa ini? Shelin. Shin I iseng, Kak. Kau pakai apa? Waduh, kalau Baby Serelina udah punya alat seperti itu, bakalannya kita diisengin terus, Kak. Ayo kita pulang aja. Ayo, Koca Kakita kena. Ya udah, Teman-teman semuanya, ternyata putri duyung yang tadi Mio lihat itu mereka semuanya baik loh. Mereka cuman pengen main-main sama kita. Ya udah teman-teman segitu aja ya video dari kita. Seperti biasa kalian jangan lupa klik like dan juga subscribe Selin. Bye. Byye. Bye. Byye. Ah, tidak. Bielin iseng. Dia dapat alat dari mana sih Mio? Gak tahu. Iseng banget tuh. Seline caranya begini ya teman-teman. Kalian tinggal cari aja di YouTube namanya dunia Roblox. Nah, yang ini ya teman-teman channelnya. Pokoknya jangan lupa di-subscribe biar teman-teman bisa lihat video-video kita pas main game Roblox. Bye byye. Bye. Byye. Bye. Byye. Uh. Bye-bye. [Musik]

Hai guys, semua yang ada di dalam video ini hanya games Sakura School Simulator ya, jadi yuk kita tonton sama sama 🙂

#sakuraschoolsimulator
#idsakura
#sakuraschoolsimulatordrama