Ketika Keisuke Honda perkenalkan dirinya dengan performa cantik di Piala Dunia 2010. #sepakbola

Bayangin satu tendangan bisa ubah segalanya. Nama lu, hidup lu, bahkan pandangan dunia terhadap negara lu. Tahun 2010, Jepang datang ke Piala Dunia Afrika Selatan tanpa harapan. Media negaranya cuma pesan satu hal, jangan bikin malu. Sementara Honda, dia baru pindah ke Eropa, belum dianggap bintang. Tapi siapa sangka Piala Dunia paling unik ini akan dijadikan panggung utama bagi Honda memperkenalkan dirinya ke publik sepak bola. Laga pertama lawan Camerun. Tensi tinggi, seluruh mata Jepang tertuju ke satu hal, jangan kalah. Lalu di menit 39 momen itu tercipta. Umpan silang datang ke tiang jauh. Satu kontrol, satu sepakan dan gawang Kamerun robek oleh si rambut pirang. Honda selebrasi tapi tidak berlebihan. Gol itu menjadi cara dia membisukan semua yang meragukan. Tapi dia belum selesai. Lawan Denmark. Honda tunjukin magisnya lagi. Kali ini dia menyulap bola Jabulani sebagai temannya. Dia mengambil tendangan bebas. Tembakan kaki kirinya membuat kenukel ball maut. Bola naik goyang liar di udara. Enggak cuma gol saja, Honda juga ngasih asis. Peluit panjang berbunyi, “Keisuke Honda bahwa negaranya menang 3-1. Publik Jepang tahu sekarang mereka punya jenderal baru dengan gaya Eropa. Dia bawa Jepang melangkah sampai ke 16 besar. Lebih jauh dari prediksi banyak orang, satu turnamen, satu momentum. Dan saat itu Jepang punya sosok yang bisa bikin dunia buka mata. Yeah.