SNIPER REMOTE ASSASIN – GTA 5 ROLEPLAY
[Musik] Ini adalah gambar Monas real life. Monas GT 5 Role Play. Halo teman-teman semuanya, balik lagi sama Gu Jolol. So, di video kali ini kita bakal main game GTA 5 kembali, guys. Kali ini aku akan coba melakukan trolling ya, Guys, ya. Yang mana nantinya setiap mobil yang ada di kota akan ku kerjai dengan senjata tersembunyi di dalam fanku, Guys. Yaitu ini, Guys. Ini dia sniper remote control ini, ya, Teman-temanku sekalian. Tuh, kalian lihat enggak, Guys? Lihat enggak? Atau mungkin nanti aku buka dulu ya. Aku buka dulu biar kalian itu bisa melihat ada sniper tersembunyi yang sudah kusembunyikan di dalam mobil fan ini ya, Guys ya. Mantap banget ya, Guys ya. Tinggal aku akan remote controlnya ya, Guys ya. Tuh, aku akan membidik orang ataupun nanti Tirer mobil dengan sesama biar mereka akan merasakan kesengsaraan. Kamu jahat, Yanto. Trot mati emang Yanto Dewa. [Musik] Ambut enggak berlagu lagi. Oke, Guys. Kita bakal coba ke arah mekanik ya, Guys, ya. Sekarang ya, Teman-temanku sekalian. Nah, kita coba umpetin aja, Guys. Ini mobil jangan sampai intinya ketahuan sih ya, Guys, ya. Apakah di pagi hari sudah ada orang yang servis-servis? Kok [Musik] sepi? Oke, sekarang gua udah ada di Garcot ya, Guys, ya. Nah, nanti ini gua sembunyikan ya, Guys, ya. Jadi banyak orang kan yang melalu lintas dari arah kota ke kota sebelah. Enggak, gak, enggak. Oke, Guys. Sekarang kita udah ada di Garcot, teman-temanku sekalian. Nah, biasanya kan banyak batu orang-orang yang melintas ya, guys ya. Banyak orang juga yang lagi nongkrong di garcot. Nah, alangkah baiknya kita bakal sembunyiin dulu, Guys. Di mana ya tempatnya yang enggak bakalan ketahuan sama orang-orang, Guys? Ah, I I I guys. Tapi gua gak tahu ya, apakah dia bisa dangak atau enggak ya? Itu di atas sana tuh kayaknya menarik ya, Guys, ya. Oh, atau mungkin lewat sini aja, Guys. Di atas sebelah sini nih. Di atas sebelah sana tuh. Eh, tapi kan di situ ada tama tanaman ya. Kayaknya enggak bakal bisa deh, Teman-teman. Oh, sebentar. Di mana ya? [Musik] Iya. Ini juga lagi mikir di mana, Guys? Kita pecahin ya bannya ya bentar. Oke. Oke. Kita [Musik] pecahin. Pecah satu, pecah [Musik] dua. Pecah pecah. Tutup. Tutup. Tutup. Tutup. Ke pencet. Kepencet. Kepencet kepencet kepencet. Ke pencet kepencet kepencet. Itu warud warudi yang ketembak. Pecah itu bcah-bocah banyak. Ada pengegan do mendekat, guys. Kok ada yang mendekat? Oh itu tu tu tuh itu motor polisi. Itu motor polisinya ya, Guys ya. Hah? Ngapain anjir ngumpet-ngumpet di situ dia? Entar entar Misi sini ya kan. Sip. Habis itu kita buka. Nah oke sip kita tembak tembak tembak tembak tembak. Aduh. Duh. Entar enggak mau berhenti polisi? Anjir anjir anjir. Dia tahu dia tahu. Dia [Musik] [Tertawa] [Musik] tahu dia tahu. Dia tahu. Bentar, Guys. Bentar bentarar. Gua tahu, gua tahu tempat amat yang di sebelah sono. Sebelah sono kita ke atas aja ya, Guys, ya. Ke [Musik] atas. Takut, takut, [Musik] takut. Oke, sabar kita ke atas aja ya, Guys, ya. Kita ke atas. Pasti dcklock sih ya, Guys, ya. Dia kalau Doclock itu dia pasti disadarkan oleh dokter lokal, Teman-teman. Nah, kita ke atas aja, Guys. Kalau ke atas kayaknya aman, Guys. Kayaknya kepolisian udah mengetahui, Guys, kalau misalkan kok ada sniper di dalam van ini, ya, Guys, ya. Wait. Ah, nah, gitu dia pantatnya digoyang geol-geol dikit. Nah, baru. Oh, di sebelah sini bisa enggak, Guys? Oh, gak dapat, Guys. Enakan di atas, Guys. Berarti enakan di atas, ya, biar visionnya itu lebih bagus, Guys. Oke, wait. Kita bakal coba ke atas terlebih dahulu, Guys. A moms later. Oke, kita udah di atas. Nah, habis itu kita bakalan wait kita buka. Buka dulu. Oke. [Musik] Oke. Udah mobil, udah mobil. Pecah banyak pecah. Kok dia nembak aku banyak pecah. Bentar [Musik] bentar ada ke sini enggak? G kan itu tuh motornya di situ ya, Guys ya. Aman, aman, aman. Pecah ke mekanik-mekanik otak ya, Guys ya. Lihat kegabutannya dari keluarga Garkot ya kayak begitu ya, Guys, ya. Uh, mana tuh polisinya? Polisi gua gak tahu ke mana. Ngapain joget-joget lagi? Biji dari tadi anjir dibilang lupa makan, lupa minum mulu anjrot. Aduh demi apapun guys. Dikira ngebunuh, dikira ngebunuh. Dia yang ngebunuh dikira, Guys. Aduh anjir. Wih, ada ada yang ini tuh tuh ada yang lewat tuh. Enggak ada ya? Enggak ada guys. Enggak ada. Gak ada. Oh ini ni ni. H itu mobilnya, itu mobilnya. Itu mobilnya, Guys. Huh, wah pecah. Ini juga ada. Oh, dia mengetahui kah, Guys? Mereka tahu kah? Enggak tahu. Enggak tahu mereka. Mereka belum tahu. Mereka belum tahu, Guys. Gua pecahin langsung, Pak. Anjing anjing anjing anjir. Polisi tahu polisi tahu polisi tahu, polisi tahu polisi tahu, Guys. Polisi tahu, Teman-teman. Polisi tah polisi tahu, Guys. Polisi tahu. Cabut, cabut, cabut. Kabur, kabur gak sih? Kabur gak sih, Guys? Pasih tahu tuh mereka. Mereka pasih tahu, Guys. Ah, kita dari sini, Teman-teman. Posisi enggak enak, Teman-teman. Mereka udah tahu itu dia tuh tuh tu tu dia ke atas gua udah tahu gitu [Musik] loh. Anjrot susah banget susah. [Musik] Bentar bentar ini nembak sih nembak kan pakai ternyata nembak guys nembak kabur kabur kabur kabur kabur kabur kabur kabur kabur kabur kabur kabur itu polisi ya guys ya itu polisinya guys itu polisinya tadi polisinya udah ngetahuin ya kayaknya udah mengetahui Rame banget anjir. Enggak ketembak demi apapun. Uh, serem [Musik] K aku gak tahu sumpah polisi di mana, Guys. Kita harus putar-putar sih, Guys. Oh my God. Oh no. Oh, asal gua tahu guys. Tapi mereka udah mau ngetahu enggak ya kalau misalkan itu ulah gua, Guys? Entar entar entar entar. Kan polisi di sebelah sini, Teman-teman. Nah, polisi kan sebelah sini nih ya. Kan kayaknya dia naik ke atas deh, Guys. Kayaknya ya, Guys, ya. Nah, ini kan enak di sini. Siapa anjir? Sumpah ada polisi. Ada polisi. Ada [Musik] polisi anjrot. Sumpah guys. Itu beda mata ya teman-teman. Kalian tahu ggak itu beda mata teman-teman. Bukan gua rip aim tapi beda mata, guys. Oke. Oke. Di sini kayaknya aman teman-teman. Nah, mundurin sedikit ya kan? Oh, di semak-semak ini kayaknya aman nih, Guys. Enggak kelihatan nih. Nyaruh, nyaruh, nyaruh. Tapi enggak kelihatan dong visionnya. Coba kelihatan enggak? Enggak kelihatan. Ini id ini ini W anjir polisi muter. Aduh. Muter-muter itu padahal. Hah. Dia enggak gak enggak ngetahuin kah? Huh. Dia ngetahuin gua enggak sih atau enggak, Guys? Kayaknya enggak ya. Huh, takut takut. Kita muter aja ya, Guys, ya. Aduh, malah kap mesinnya udah ini lagi kelihatan kayak gini, Guys. Eh, eh, eh kelihatan gak, sih? Kita pindah aja, ya, Guys, ya. Kita jangan digarkot. Kita jangan digargot pokoknya. Anjir. Aduh. Anjir. Kita pecahin mobilnya. [Musik] [Tertawa] Masih enggak nyadar itu dia. Itu kan pecah ya. Itu kan pecah tuh. Lihat itu kan pecah ya. Aduh aduh aduh aduh aduh aduh aduh. Ini mendingan kayak begini nih. Enggak usah ngumpet-ngumpet. Kerjain aja nih kalau misalkan ada orang gitu mundur. Oke. Aduh anjir. Kita perbaiki. Kita perbaiki. Kita ada body kit enggak sih? Belum ada ya? Entar entar entar. Bisa dibantu, Kak. Kakak kenapa? Halo. Halo. Kakak kenapa? Bisa dibantu ini bantu ini. Bocor. Kenapa? Kok bisa bocor? Enggak tahu tadi servisnya bener enggak? Aku belum servis. Oh, belum servis. Oh, ya udah. Paling kan ini, Kak. Kebetulan aku kan temannya mekanik. Kakak mau ini enggak? Mau aku bantuin, Kak. Boleh, boleh, boleh, boleh, boleh. Nomor kakak berapa? Nomor apa? nomor handphone biar nanti aku langsung Nomor rekening buat apaan nomor rekening? Nomor handphone lah, Kakak. Kakak kan butuh bantuan nanti aku teleponin langsung mekanik pribadiku gitu. Heeh. Kakak ini ya, Kakak 0811 ya. Apa? Nah, itu tuh, Kak. Kakak save dulu nomorku, habis itu Kakak ee SMS. Loh, kok enggak ada? Enggak mungkin dong, Kakak. Aku mode pesawat soalnya. Ya, kenapa harus mode pesawat? Kakak enggak usah ma pesawat kakak. Nah tuh nama ulang lagi. Nama kakak siapa? Putih. Putih siapa? Putih. Elora. Putih. Putih. Elora lah. Kok pink? Emang kenap? Putih bukan putih. Oh putihnya. Oh ya. Terus mana K? Mana kakak mau dibantuin enggak? Mau mau, mau. Nah, iya makanya [Musik] ya udah cep nomor aku dulu, Kak. Kakak SMS dulu nanti aku langsung forward ke mekanik pribadi aku kayak gitu. Oke. Coba Kakak e add kontak aku bisa enggak? Enggak. Masa kagak bisa add kontak? Bisa enggak mungkin enggak sih? Eh, HPku HP-mu kenapa? Habis, habis, habis. Nah, coba mana? Udah enggak loh. Kok udah disimpan, ya? Hah, udah disimpan? Maksudnya? Ih, nomor ini sudah tersimpan di kontak Anda. Emang iya iya. Coba [Musik] enggak pinjol? Loh, kok kakak dapat nomor aku? Dari mana? Enggak tahu. Ih, Kakak stalking. Kakak stalkingstalking aku ya. Enggak pernah ngapain. Ya udah, aku save ya. Aku Yanto wanita putih ya. Iya. Nah, tuh udah K SMWS ya. Oke oke oke. An kebetulan aku ada body kit nih. Boleh boleh. Ya, aku kan mekanik. [Musik] pribadi Mbak Putih. Mbak Putih masuk Pak Eko. Nah, udah kan tuh. Ah, silakan Mbak Putih. Hati-hati di jalan ya, Mbak ya. Thank you Yanto. Iya, sama-sama ya. Hati-hati di jalan. Iya. Putih tapi kok pink, Guys. Kita bakal coba langsung ke mekanik terlebih dahulu ya, teman-temanku sekalian. Apakah ada orang, Guys? Itu tuh di depan ada orang, ada mobil, ada mobil. Langsung aja ngepot serepet. Di depan ada mobil di mobil di depan ada mobil ya, Guys, ya. Tapi gua gak tahu apakah ada orang atau enggak ya. Orangnya ada enggak, ya? Semoga aja ada, Guys. Oke, kita remote control terlebih dahulu, Guys. Gak ada, Guys. Gak ada. Sampai sini aja. Wih, anjir. What? Anjir, aku baru tahu kalau ini sniper bisa damage kayak gitu, Guys. Wah, kalau tadi gua gak coba-coba, gua gak bakal tahu ya, Guys, ya. Astaga naga pantesan sepi. Gua baru tahu kalau rocksot di rocksuit mekaniknya woi. Eh wait wait wait. Ada orang ada orang itu itu itu itu. Ayo dong dong. Ayo timing timing timing timing. Buka dulu buka buka. Oh my god. Cepat cepat cepat. Itu itu dia. Nah itu dia. Bisa ggak ya? Anjir kagak bisa. Wah, kayaknya ribet, Guys. Tapi kalau misalkan ini gak ditutup tuh kayaknya makin ribet kayaknya, ya, Guys, ya. Aduh, anjir. Kita coba ke mekanic Root aja, Guys. Oke, let’s go. A few moms later. Nah, mekanic Rocksot kan ada di depan. Terus di depannya tuh berat. Harusnya sih lumayan ramei ya, Teman-temanku sekalian. Harusnya tuh, tuh ada mobil juga di depan. Ada mobil. Huh, di sini juga ada mobil. Ada mekanik pula, Guys. Oke. Cocok cocok cocok cocok cocok. Uh, itu itu aja ini aja. Ini pasti lagi diberatap tuh mereka. Sabar, sabar, sabar, sabar. Oke, mundur dulu, mundur. Oke, sip sip sip sip. Buka dulu ya kan. Sip. Kita remote control. Umpetin, umpetin, umpetin, umpetin. Dah ada. Nar bentar, bentar. Oke, mundur sedikit. Sabar, sabar, sabar. Ya, kita buka. [Tertawa] Kita mundur, kita mundur tuh. Cuek cuek cuek banget [Musik] mekaniknya sumpah ya, Guys, ya. Demi apapun. Aku buka nih ya. Anjir tutup we bodoh. Dah dah dah cakep cakep buahnya bocor. Pasti dia hati-hati banget itu pasti. Oh, oh, oh. Gua tahu, gua tahu, gua tahu. Orangnya pada cuek. Oke, sekarang aku udah di Garcot ya, Teman-temanku sekalian. Itu sniper gua taruh di sebelah sana tuh, Guys. Terus kita tungguin aja orang-orang di sebelah sini. Apakah ada? W. Ada ada guys. Ada ada. Oh, tapi dia ke arah sebelah sana, Guys. Oh, dia putar balik. Oke, kita bakal coba nge-remote control. Ha, I see. Di sebelah sini bole lebih enak ya. Enggak. Enggak bisa kok. Delay gitu ya. Delay anjir snipernya delay guys. Ini nih banyak pecah. Banyak pecah. Banyak pecah. Ketembak ketembak itu banyak [Musik] pecah bannya. Pecah lagi. Nah, kalau di sini ketahuan nih baru pecah-pecah itu. Pecah orang-orang baik lalu lalang, Guys. Ternyata lewat sini, Guys. Aku baru tahu, Guys. Eh, tapi cepat banget, Guys. Cepat banget anjir. B pecah. Pecah satu tuh. Pecah satu. Dia pasti berhenti, [Musik] Guys. Pecah lagi, pecah lagi. Wait, wait, wait, wait. Ah. Eh, ada lagi tuh, Guys. Entar entar entar entar. Kok orang-orang enggak ngelihat gua, ya? Pada enggak ngelihat gua di sini, ya? Pada enggak ngelihat gua di sini, Guys. I see. Tapi lebih baak kayak gitu, Guys. Ketimbang nanti gua memunculkan diri tuh nanti banyak orang yang tahu, Guys. Gitu. Nah, gua di sini aja, Guys. Nah, sembunyi-sembunyi aja di sebelah sini, Teman-teman. Kalau misalkan ada kendaraan, baru nanti kita aktifin remote control dari snipernya, Teman-teman. Taksi taksi taksi taksi taksi taksi. Pya pecak ada yang lewat, ada kendaraan tot. Udah, udah, udah, udah. Si ada mobil lagi. Lewat. Please kena. Aduh, kencang banget, Guys. Sumpah ini nih. Lagi lagi ngepot anjir. Temannya mati ngesek aja temannya mati. Enggak gak sengaja temannya mati anjir. Ya ini kan tempat banyak banget lalu lalang orang ya teman-teman ya. Baik banget orang lalu lalang. Ada ada mobil polisi. Ada mobil polisi. Ada mobil polisi. Pasti keren nih. 1 2 3 Ada mobil lagi. Ada mobil lagi. Ada mobil lagi. Dapat satu. Aduh. Aduh. Aduh. pecah [Musik] dua. Banyak banget lalang. Mobil [Musik] mobil polisinya bingung polisinya pasti bingung. Polisnya bingung itu gua gua yakin. Jangan sampai munculin dulu. Bocah pecah pecah. Makan kena lagi. Oh ini pelakunya ini ada Yanto nih. Ada Yanto mecah-mecahin ban. Apaan? Mecah-mecahin ban apa? Oh kamu ya Yanto mecah-mecahin ban apa buktinya? Buktinya apa? Buktinya apa? Bulang aku enggak mecah-mecahin ban. Astaga biji dua kali Pak dikeroyok Pak. Tolong Pak di bannya dipecahin Pak. Saya dikeroyok Pak. Jangan kurang ajar dong. Pembohong Pak. Pembohong Pak. Pak buktinya enggak ada, Pak. Buktinya enggak ada. Buktinya, Pak. Pak, sumpah saya mendingan naik mobil aja, Pak. Naik mobil saya naik mobil. Sumpah, Pak. Dia pelakunya, Pak. Saya naik mobil aja, Pak. Daripada saya digini-giniin, Pak. Kalian jangan naik-naik, Pak. Ampui lu ya. Main koyokan lu ya. Koyokan terus. Berani main keroyokan. Kenapa bisa dipukulin? Anto sini. Saya juga enggak tahu, Pak. Lah kok mereka mati semua, Pak? Semua pinsan lah. Wah lah. Kok bisa mati sih? Lah enggak tahu. Saya enggak tahu kan Bapak sama saya kan. Saya enggak tahu apa-apa. Yaah lah. Saya enggak tahu apa-apa Pak. Saya sama Bapak yang benar kamu. Loh, kok Bapak nuduh saya seorang saya ngapa-ngapain kok? Eh, Yatno. Kamu yang mecahin banku ya. Apaan mecahin ban lu? Enggak ngelihat gua sama polisi dari tadi kan barin sama polisi. Apaan sih? Kocak banget orang. Gua dari tadi sama polisi. Tuh lihat, Pak. Ban saya, Pak. Pak, Pak. Ban. Saya enggak ngapa-ngapain, Pak. Itu enggak ngapa-ngapain, tapi tangan lu gerak-gerak. Apaan sih? Gerak-gerak tahan dia. Kalau gerak tuh gini nih. Tuh, itu pak kocak banget. Kenapa sih, Pak? Pak, itu tolongin dulu enggak sih Bapak sebagai polisi? Masa dulu Bapak? Kenapa, Pak? Ikut saya dulu. Dibawa dulu ke polisi. Ya udah. I boleh seorang. Saya enggak ngap buktinya enggak ada, Pak. Bukti apa saya ngapa-ngapain, Pak? Bisma mana? Iya, Pak. Dia gampang ngapain, Pak. Siapa buktinya? Mana? Ngapain, Pak? Buktinya saya enggak ngapa-ngapain, Pak. Pak, masa iya polisi menangkap tanpa ada bukti? Ini polisi apa ini? Ini polisi Konoha berarti, Pak. Udah kamu turun ini. Ini gaya saya di sini. Saya loh ngap ngapain, Pak. Pak bagi pendek dulu nih, Pak. Saya mau meninggal masalahnya, Pak. Mau ngapain, Pak? Saya mau meninggal, Pak. Pak, saya mau meninggal, Pak. Bapak Bapak yang benar-benar aja, Pak. Saya enggak ngapa-ngapain. Monyok ini. Lihat tuh Yantonya aja kamu. Diam kamu. Sumpah, Pak. Kamu ke atasan saya. Atasan saya mana? Saya enggak ngapa-ngapain. Kabur-kabur aja ya, [Musik] To. Wi. Santai. Kawan sabut cabut cabut. Yant Yanto. Tunggu Yanto. Apaan? Tunggu. Lu gak ngelihat gua dikejar kepolisian lu. Otak lu di mana sih? Ini polisinya pingsan. Oh no. Sabar sabar sabar sabar sabar sabar sabar. Menjauh menjauh menjauhjauhjauhujauhujauhujauh. Itu Pak itu, Pak. Lihat Pak itu, Pak. Menjauh, menjauh menjauh maju. Please. Please banget. Please. Oh my god. Untung gua tadi lepas dari borgol guys. Astaga. Kalau ggak lepas dari borgol tadi gua dipenjara tuh ya, Guys ya. Sabar, harus sabar, harus sabar, harus sabar. Ah, gua harus ke sini sih, Guys. Ini ni ke tempat yang sebelah sana tuh yang sniper bisa menjangkau. Kalau enggak gua bisa tewas, Guys. Aduh, please banget ini mah. Please, please, please, please, please. Ke tempat yang gua jang. Alah, ini kenapa kayak begitu lagi? Sabar. Enggak tahu ke mana, Pak. Ke mana? Sumpah [Musik] buta demi apapun. Ahah. Kocak polis jalan woi polisinya. Astaga naga jalan mana? Enggak tahu, Pak. Enggak ada, Pak. Sabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Ya tuh. Ke mana ya dia? Bang, Bang, aman, Bang. Bang, aman, Bang. Iya, ini gua juga aman, aman, aman. Yanto, Yanto, aman, Yanto. Iya, ya. Oke, aman aja. Aduh, enggak bisa kontrol lagi, Guys. Karena yang masih jauh, Guys. Di sebelah sana tuh, Teman-teman. Sniper [Musik] gua. Bang, ambil mobil, Bang. Ambil. Ambil mobil, Bang. Cepat ambil mobil, Bang. Gua tungguin di sini, Bang. Gua tungguin ke sini. Ambil mobil dulu. Mobil lu di mana coba, Bang? Bentar, bentar bentar, ya. dient. [Musik] Oke. Sumpah loh mereka enggak ada bukti sih. Enggak bakal ada bukti teman-teman. Enggak bakal ada bukti guys. Mereka lagi berkumpul di situ, [Musik] teman-teman. Udah mati semua. Lu lihat enggak? Ini orang nyekem gua anjing. Nyekem gua sama sekali. Katanya mau bawa kendaraan tapi enggak bawa kendaraan. Coba itu pembohong handal, Guys. Tadi pembohong handal. Tapi ini benar snipernya ini one hit gitu, Guys. Gua jadi kepikiran kalau misalkan nanti suatu saat gua akan coba kolaborasi sama siapa gitu ya, Guys ya. Atau mungkin dia yang nyetir dan gua pasang sniper remote controlnya itu di sebelah sini, Teman-teman. Aduh anjir gak [Musik] kena. Du gua tembak. Aduh gak kena, Teman-teman. Ini nih. Oh. Dia mengetahui kah? Ih. Oke. Oke. Dia pasti kagarkot. Dia pasti kakarkot tuh. Pecak pecah pecah. Mereka udah nyadar kalau misalkan siapa ini yang nembak? Woi. Kayak gitu. Lewat lagi, lewat lagi. Oke, dia tahu dah. Kayaknya dia tahu deh, Guys. Kayaknya dia tahu, Teman-teman. Sabar, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Oh my god. Dia tahu kah? Eh dia tahu deh, Guys. Mana polisinya tadi? Atas kah dia? Sumpah demi apapun. Anjir anjir anjir anjir anjir. Aduh anjir. Sumpah sumpah sumpah sumpah sumpah sumpah sumpah. Kamu merasakan warga. Sumpah sumpah sumpah. Silakan kamu menyerah Yantu. Aduh ada sniper. Yantu menyerahlah kamu. Mana R? mobilnya. Bentar bentar dia ngatain gua. Dia lagi ngambil mobil. Dia lagi ngambil mobilis. Sabar, gua harus ngumpet, guys. Gua harus ngumpet. Oke, sabar. Ada sniper remote kontrol gua. [Musik] Please, polisi. Ada polisi [Musik] tadi. Polisi mana? Mana ya, Mes? Entar ada polisi. Polisi [Musik] mau nembak gua. Kabur dia. Kabur. Sabar sabar sabar sabar sabar sabar sabar sabar. [Musik] Yi bocil kesel kesal itu gua yakin. Biar orang-orang makhluk tidak berdosa. Senjataku memang enggak OP. Senjatamu emang OP maksudnya, tetapi senjataku lebih bisa membunuhmu. Huh, gila M. Itu enggak ada gak ini [Musik] ni anjir [Musik] tuh. Sumpah bannya pecah. Bnya pecah, bannya pecah. Gila jauh banget ya, Guys ya. Range-nya udah range-nya jauh ini. One hit gitu loh, Guys. Ini sniper gila, Guys. Sumpah. Wait, wait. Wih, bawah kayak mah di bawah. Oh, ini dia. Jatuh, jatuh. Sumpah jatuh. Aduh, ampun, Pak. Ampun, Pak. Ampun, Pak. Ampun, Pak. Ampun, Pak. Ampun, Pak. Menyerang. Menyerang. Menyer menyerah udah udah udah udah ini aku menyerah stop. Iya aku menyerah aku menyerah aku menyerah nyerah [Musik] itu pencet a mencet di burgol. E tota tuh pusing pusing pusing tot. [Musik] Lah kok pada mati semua? Aneh aneh. Lupa makan minum. Lupa makan minum ini. Lupa makan. Lupa makan minum ini. Lupa makan minum. Aneh. Aneh. Masa iya? Bohong lu. Bohong lu. Bohong. Lupa makan minum itu. Aneh. Aneh. Aneh. Aneh. Aneh. Aneh. Itu lupa makan minum itu. Lupa lah. Emang gua ngapain? Gua kan gak ngapa-ngapain. Kocak. Scam atau scam aku. Lu enggak ngapa-ngapain. Aku ngapa-ngapain. Kocak. P nipu lu. Aduh gua enggak ngapa-ngapain. Kocak sumpah. Demi apapun gua kabur. Gua kabur gua kabur kabur. Udah yang ngikutin gua gak? Oh sumpah gua naik ke atas. Oke ini yang neon rusuh banget lihat. Oke gua naik ke atas lagi. Ada yang ngikutin gua, guys. Sumpah gua ngupat, gua ngupet, gua ngumpet. Hup. Bos nyebur bos. Ya, mampus kau ya. Y. Huh. Enggak bakal bisa kau. Ya, ada kayak kendaraan, Guys, di sini. Kayak dengar suara kendaraan gua ini nih. Eh, kuat. Di mana, ya, Teman-teman? Bisa jadi Oh, jadi kecil. Kayak ada suara kendaraan tapi di mana, ya? Jadi kecil enggak, tapi enggak ada. Ada takutnya. Ada takutnya. [Musik] Eh, mereka emang kenapa itu kok bisa kayak gitu? Ito aku jadi kecil gini toin keluargaku. Yanto, aku enggak ngapa-ngapain. Emang aku ngapain dah? Berisik kamu, Yanto. Ya, iyaanto. Eh, ganti rugi. Duit saya hilang aku loh. Ih ini aku enggak ngapa-ngapain. Enak orang ngapa-ngapain. Kocak. Kamu over. Eh, ini nih sniper nih. Woi, Bang. Bang yang ini sniper nih. Ini apa nih? Ini alat apa? Wah, ini alatnya nih, Bos. Jadi kecil, Bos. Jadi kecil, Bos. Astaga. Kalian kok jahat banget sih sama teman-teman kita? Parah kalian, ya. Enggak boleh gitu. Jahat, jantuh. Ya, aku aja enggak ngapa-ngapain. Kocak keluarga Gark ya. Aku enggak ngapa-ngapain orang. Aku enggak ngapa-ngapain. Kamu punya ilmu hitam yang bisa ngapain orang aku enggak ngapa-ngapain. Kocak. Eh, Anto aku jadi mini gini, Anto. Hm. Kena tembak kok kepes. Wah, benar-benar ya. Kasihan. Hati-hati pada pecah. Aku loh ngak ngapa-ngapain dituduh-tuduhnya aku. Kamu itu Yanto. Lah aku ngapain orang aku gak ngapa-ngapain. Kocakus kenapa dia semuanya pada lah. Enggak tahu. Aku juga bingung. Aku aja bingung apalagi ini. [Musik] Anto tanggung jawab. Ya Anto. Kamu di mana? Aku aku enggak ngapa-ngapain. Dituduh kamu di sini Anto ya. Ini apa ini to? Mobil-mobilan siapa? Oh bukan tembak anjir. Bareta toeta bar. Enggak tahu ini di luar kemampuanku. Orang ngapa-ngapain kelihatan tu di luar kemampuanku. Wah kamu enggak kelihatan. [Musik] Nah kena di mana kamu sembunyi di sini ternyata yaanto ya. Apa? Aku gak ngapa-ngapain. Aku takut lihat aku jadi kecil gini toh. Kecil apaan? Aku gak ngapa-ngapain. Pao po. K ngapain mukul-mukul? Emang salah aku apaan? Aku enggak ada salah apa-apa kan? Pak aku enggak ada salah apa-apaan. Bagi duit, bagi duit. Pak ini Pak saya dikeroyok Pak. Tolong tolong Pak saya dikeroyok. Bohong orang kamu tadi yang keroyok. Kamu tadi yang koyok. dikyok. Kalian jangan victim sama aku ya. Mentang-mentang kalian tuh banyak orang sama aku takut pada ngeroyok lah. Aku ngapa-ngapain. Astaga itu salah salah salah salah salah salah padahal salah. Aku enggak ngapa-ngapain. Bagi duit bagi duit apaan sih? Bagi duit bagi duit. Minta minta mainannya Anto Anto bagi duit. Apaan mainan? Apaan? Orang ngapa-ngapain bagi tuh mukul-mukul kan kalian kan mukul-mukulan kan. Padahal aku ngapa-ngapain kalian Pak tolong Pak saya dipukulin saya di Pak saya diinjekinjak ini kayak gini Pak duit aku jadi aku jadi kecil gini to jadi kurac tolong Pak saya bagi duit Pak sumpah Pak tolong saya saya engak ngapa-ngapain Pak di atas salah denganant ini kenapa sih Pak Wah, datang pink dibawa sama situ. Hah. Ya udahlah ya, Guys, ya. Mungkin konten sampai di sini terlebih dahulu. Aku dituduh tapi gak ada bukti mereka, Guys. Terima kasih bangetlah buat teman-an yang sudah nontonin videoku dari awal sampai akhir dan terima kasih banget buat tonton yang sudah nonton dan support aku. Kalian komentar di bawah kalau misalkan kalian ada ide. Kalau gitu gua jelol sampai jatuh. See ya. Bye bye. Aduh, Pak. Aduh, ini kenapa, Pak, saya, Pak? Aduh. Kenapa kamu? Kenapa kamu jatuh kamu dari atas kamu? Iya, Pak. Saya didorong warga Pak, saya dipukulin, Pak. Layak itu. Layak sama kamu. Kok layak, Pak? Saya enggak ngapa-ngapain, Pak. Astaga, Pak. Saya enggak ngapa-ngapain, Pak. Beneran, Pak. Saya dipukul tidak nembak. Saya tadi tidak nembak dari mana, Pak? Saya aja enggak ngapa-ngapain loh, Pak. Hukum saya kamu kira saya bisa lihat bayaran itu kan, Pak. Kamu lihat saya pakai Biakuga untuk melihat kamu tadi. Wah, gila matanya tuh putih kayak kamu jangan macam-macam saya. Iya, Pak. Maaf, Pak. Dia ini enggak dia ini pakai pembunuh bayaran ini. Tadi dia buka tablet dia. Enggak, Pak. Pembunuh bayarannya dari mana sih, Pak? Itu tadi ada invoice masuk makanya saya cek. Pertama saya mendapatkan laporan dari warga. Ada salah satu mobil warna hitam. Iya mereka. Iya. Mobil tersebut menembakkan memakai sniper itu pembohong, Pak. Mana ada sih, Pak. Saya enggak ngapa-ngapain, Pak. Pembohong mana? Katanya pingsan. Pembohong, Pak. Udah saya kasih belas. Emang polisi ini benar, Pak. Punya mata biokogan. Biokuganung. Kita panggilnya kapan? Ih, kamu enggak percaya sejak kapan ada polisi punya mata biak kugan Pak sejak dia masuk LSPD ya enggak percaya saya biaku gaya bisa bisa melihat bisa melihat enggak mungkin ini vision-nya terlihat gitu Pak iya betul sekali enggak percaya saya emang iya kalau saya di tembok Bapak bisa ngelihat saya tembus pandang gitu tentu saja bisa kamu enggak tahu baik dia kuga nih ya pertanyaannya Ya, saya satu doang, Pak. IMS ngapain di sini, Pak? IMS ngapain di sini? Kerjanya ngapain, Pak? Saya tadi dapatnya. Alah, alah alah. Apaan kamu tuh? Ini IMS, Pak. Enggak jelas itu, Pak. Tadi, Pak, saya pingsan, Pak. Sabar, sabar. Alah, pembohong, Pak. Saya juga. Saya korban, Pak. Saya kanak dipukul-pukul sama keluarga kamu. Karena kamu penjahat penjahat kamu yang ingat. Pak lihat ya Pak ya dia IMS Pak itu provokando Pak provokator provokatoruk provokatond Pak ini Pak Bapak jangan percaya Pak saya itu korban juga Pak Gimana mau kita percaya kalau semua yang di sini bilang kamu adalah kalau penjahat ngaku penjara penuh lah justru itaku itu kamu enggak mau ngaku Aku rosak kamu yang coba di diperiksa dia. Bacain dulu periksa dulu ini baca Miranda Miranda Anda berang untuk tetap diam apun yang Anda katakan dapat digunakan untuk melawan Anda di pengadilan Anda berak mendatang pengacara jika tidak bisa pengacara bahwa kita juga tidak akan Pak Saya enggak ngapa-ngapain enggak saya enggak paham Pak kamu bandel saya enggak sekolah Pak justru enggak mau kita tinggalin aja mereka jelek soalnya penjahat yang warna astaga ada RPG Pak itu cuma mainan Pak itu cuman mainan itu. RP jangan diambil juga diambil itu amonya itu amo peluru biasa doang Pak. Ini ada pupuk ini. Enggak pak RPG jangan diambil. Saya bisa pastikan kalau itu aman Pak bisa orang ini. Oke. Teaser dari mana kamu teaser? Teaser itu dikasih sama IMS Korup salah satunya itu Asep DH. Wahs perlu dipertanyakan. Saya dikasih sama dia buat buat jaga-jaga buat teaser-teaser polisi. Bisma nih bisa ke sektor A ini lihat kan enggak percaya banget Pakim dia Pak. Saya bisa saya bisa Pak enggak saya enggak mau polisi Pak sumpah Pak saya konsumtif banget orangnya nih Pak. Tunggu tunggu kamu ya tunggu sama counter kamu. Ada kita memiliki counter sekarang kamu sama ping kita enggak kounter Pak kounter apa? Counter HP anjing. Enggak bakal ada, Pak. Counter HP kamu kontrasepsi enggak Pak? Ini, Pak. Lihat, Pak. Lihat. Ini enggak jelas. Lihat, lihat. Enggak jelas ini. Enggak ada urusannya, Pak. Ini mereka berdua, Pak. Kamu itu tahu penjahat enggak ada urusannya, Pak. Astaga penjahat. Penjahat namanya. Penjahat juga penjahat. Aku diskam bisanya. Penjahat juga penjahat. Dasar manusia kaleng, Pak. Lihat ya, Pak. Ya, ini orang kalau berdebat sama saya, Pak. Pasti kayak gitu. Ngatainnya manusia kaleng kayak gitu mulu, Pak. Aneh Pak jahat mana ada nggo. Dasar walid. Walid. Iya. Cocok HP. HP kontaknya cewek semua yang cok dielete. Dasar mana ada Pak sembarangan, Pak. Walid. Gini aja dah, Pak. Saya bebasin saya tapi saya kasih ee ini apa deh? E item. Boleh, boleh, boleh, bole boleh boleh boleh boleh. Itu tuh. Iya, itu tuh saya kasih item. Mau enggak? Jangan jangan dipercaya. Pb-nya pembuk mau. Iya, benar. Benar. Kalau mau mau enggak enggak gitu aja dah. Sabar dulu. Kita udah dikunci kan. Jangan kita percaya Pak itu itu semuanya dikeluarin dulu. Mau mau enggak kagak a itu breng ambil dulu barang yang kamu serangan Bapak ya. Silakan Bapak tarik aja senjata-senjata mainan saya enggak apa-apa dah. Jangan diambil senjatanya. Jangan diambil jangan diambil. Enggak enggak enggak body kit ngapain ada body kit? Kamu Bapak tahu enggak body itu apa? Tubuh. Bod itu badan. Kit. Kit itu alat. Nah, berarti alat untuk tubuh. Kontrasepsi ini, Pak. Kontrasepsi. Enggak logis ini. Enggak. Ya ampun, Pak. Makanya bergaul dah, Pak. Bergaul, Pak. Astaga. Entar nih, K sundatin dulu nih biar nih terlalu panjang nih. Sabar, Pak. Jangan Pak. Sumpah ini Bapak mau item atau kagak? Bapak mau item atau kagak? Enggak. Bohong. Kamu kamu pembohong lah. Mau atau kagak? Saya kasih beneran. Mau kagak? Mau tapi dengan satu syarat kamar bakso kamu di bakso. Bakso. Bakso apa? Bakso RPG. Oh bakso RPG. Iya iya. Enggak. Ini kan mata biokugan itu kan gak saya enggak percaya kalau misalkan dia itu bisa vision. Enggak percaya mau saya buktikan tapi ada enggak tapi item saya benar. Saya itu bisa melihat vision orang dari tembok. Alah mata saya lebih canggih dari barang kamu itu. Penipu. Eh, kamu tadi kamu tadi cetik saya ya, Pak. Saya Bapak enggak percaya kalau ada mata vision emang dikatain itu emang ada enggak? Enggak percaya. Enggak ada selain dia mata saringan. [Musik]
Merchandise Jelool ► https://id.shp.ee/MNQdLJq
Subscribe ► https://www.youtube.com/c/Jelool
Join:
My Discord ► https://discord.gg/bYCjUKVtjT
Discord Hopefully ► https://discord.gg/hopefullyroleplay
Facebook Fanpages ► https://www.facebook.com/gaming/Jelool11
Jangan lupa follow akun media sosial gua ya :
Instagram ► https://www.instagram.com/jeloool
Tiktok ► https://www.tiktok.com/@jelool11
Untuk Email bisnis kalian bisa masukan disini :
Email ► jelool913@gmail.com
Thanks ya guys 😀
#gta5 #gtarp #funny #gtaroleplay #funnymoments #gtaonline #gtav