Dikira Orang Indonesia! Curhatan DPR Malaysia Asal Sabah Bikin Heboh Parlemen!

Dan e pemandu tersebut ee memandang saya dan bertanya, “Kamu orang Indonesia?” Ya. Punca perpaduan ialah menggunakan satu bahasa. Tengok di Singapura, tengok di Indonesia. Perkataan ketimbang merupakan perkataan yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Anggota DPR Malaysia asal Sabah ini meluapkan kekecewaannya di parlemen. Ia curhat bahwa setiap kali mengunjungi Semenanjung Malaysia, ia sering dikira sebagai orang Indonesia oleh warga setempat. Kesalahpahaman ini membuatnya kecewa karena menunjukkan kurangnya pemahaman warga Semenanjung terhadap identitas Sabah. Kita tahu logat dan cara bicara orang Sabah dan Sarawak memang lebih mirip dengan bahasa Indonesia daripada bahasa Melayu standar Malaysia. Di sisi lain, Parlemen Malaysia juga membahas soal bahasa nasional termasuk penyerapannya dari bahasa Indonesia. Kita sebagai rakyat Malaysia terkenal dan kita sendiri berbangga dengan adab dan budaya kita yang senantiasa yang senantiasa mengingati dan tidak melupakan asal-usul kita. Maka asal usul bagaimana negara Malaysia terbentuk melalui Perjanjian Malaysia juga perlu dipahami oleh setiap rakyat Malaysia. Datuk Yang di-Pertua, saya ingin berkongsi pengalaman pribadi ee yang menunjukkan salah paham sesetengah rakyat Malaysia terhadap orang Sabah. Baru-baru ini dalam menghadari menghadiri sidang parlimen kita pada hari ini ee pada sidang ini semasa tiba di KA saya menaiki Grab untuk pergi ke hotel. Mungkin pemandu kenderaan tersebut mendengar perbualan di antara saya dengan istri saya dan ee pemandu tersebut ee memandang saya dan bertanya, “Kamu orang Indonesia?” Ya, ini bukan kali pertama. Terus terang saya disalah anggap sebagai orang Indonesia, rakan-rakan saya dari Sabah juga mengalami perkara yang sama. Tetapi apa yang mengecewakan saya adalah kekeliruan sebenar pemandu itu apabila saya menjawab bahwa saya berasal dari Sabah. Soalan seterusnya adalah pertama kali datang Malaysia. Saya menjelaskan bahwa saya berasal dari sebagian Malaysia dan sangat mengecewakan untuk menyedari bahwa walaupun kita telah menjadi sebagian negara ini lebih daripada 60 tahun, masih ada banyak ramai lagi yang salah paham mengenai orang Sabah dan Sarawak. Seperti contoh kita mendengar apabila suatu penjelasan dibuat dan diakhiri dan diakhiri dengan ayat seluruh negara termasuk Sabah dan Sarawak. Saya ambil contoh, bukankah jangal janggal bunyinya kalau saya mengatakan seluruh negara termasuk Selangor, Kedah, dan Perlis. Itulah pengalaman-pengalaman yang dilalui oleh rakyat Sabah dan Sarawak. Bahwa selama ini kadang-kadang dalam Facebook pun orang Sabah dihina. Bah dia bilang, “Kamu tinggal atas pokok lah. Kamu ini orang yang ketinggalan macam-macam.” Walaupun berbagai penghinaan diterima, kami terima dengan baik. Kami tahu kelemahan kami, kekurangan kami selama ini di dalam negara ini. Kalaulah sekiranya semua hasil minyak kami yang peroleh minyak kami boleh dapat lebih daripada 60 bilion setahun daripada 300 400 barel minyak dalam setong saya dalam sat hari kita akan punya uang berbilion-bilion untuk negeri Sabah. Tapi kenapa kita mundur? karena hasil kita diangkaut ke tempat lain. Jadi sebab itu bersikap adillah kepada negeri Sabah, rakyat negeri Sabah. Dan sebab itu kita minta supaya pertimbangan yang lebih adil kepada Sabah dan Sarawak supaya kami juga dapat berdiri sama tinggi, duduk sama rendah dengan rekan-rekan di Semenanjung. Saya sudah katakan perkara ini daripada 2018 dan saya minta supaya kerajaan persekutuan siapapun parti, siapapun pemimpin harus tunaikan apa yang telah dipersetuju. 2018 saya katakan 100 tahun daripada sekarang pun Sabah, Sarawak tidak akan dapat kejar kemajuan negeri Semenanjung. This is how Sabahan Speak. Hari itu bahasa PKL punya jam gila betul. Lepas tu saya mau request Grab pun tiada yang mau mengambil mau pakai teksilah gilah mahal betul jadi gak apalah sejalan kaki saja. And this is how semenanjung people thought we speak. Gila banget aku kemarin ke KL itu macet parah cuy. Aku itu kayak request grab tapi gak ada yang mau ambil. Taksinya mahal banget jadi ya udah enggak apa-apalah jalan kaki K aja. Mungkin sebab ada certain pronunciation. Contoh macam apa yang a tu kita pronounce asa not. So the is the semenanjung slang kan. So mungkin sebab tu yang buat banyak orang dari Semenanjung Malaysia salah faham. Ingat kita ni orang Sarawak is orang Indonesia. So if I speak in bahasa Sarawak ataupun kosakata dalam kamu dewan mestilah bahasa tersebut tidak ada dalam bahasa Melayu. Maka boleh kita pinjam dari bahasa Inggeris, bahasa Tamil ataupun bahasa. Jadi perkataan ketimbang dah ada. Kemudian satu kepelikan juga berlaku. Ini ramai pelajar-pelajar di sini saya dapat buulu Terengganu dua tiga Ulu Terengganu. Saya tak ada masa sorry sabat sorry tanya penjelasan satu saja apa masalahnya dengan menggunakan bahasa Tamil dan bahasa Cina kalau itu adalah bahasa ibunda kita betul betul. Tak. Adakah Perikatan Perikatan Nasional? Okey. Duuk saya jawab. Saya jawab saya jawab. Duduk saya jawab. Maksudnya ialah punca perpaduan ialah menggunakan satu bahasa. Tengok di Singapura, tengok di Indonesia. A Jong. Okey. Saya pergi kepada satu kepelikan yang berlaku. Hulu. Adakah Hulu Terengganu bermaksud menggunakan bahasa muda sendiri akan memecah belakang masyarakat? Bukankah hakikatnya ramai anak-anak kita daripada kalangan orang Melayu masuk ke sekolah Tamil dan sekolah Cina? Mas saya mohon penjelasan penjelasannya ialah untuk memukkan bangsa adanya Perikatan Nasional akan pecah belakang kita. You masa bahas you bahaslah. So saya nak tanya penjelasan adakah Perikatan Nasional menentang bahasa Tamil dan bahasa Cina itu pendirian Perikatan Nasional speaker dia bukan menteri. Saya minta menteri jawab. Okey. Bukan Jong jawab. Bukan menteri. Tapi adakah itu pendirian Perikatan Nasional? Jawab kenapa menentang bahasa Tamil dan bahasa Cina? Kenapa? Bengong nak faham ni bengong nak faham yang betul satu kepalikan juga saya terima dua tiga kepingkat majlis peluncuran jadi saya rasa satu perkataan yang pelik majlis peluncuran kat kuasa majlis peluncuran pecah tanah sedangkan peluncuran ini saya saya mungkin pelajar-pelajar ada di sini mungkin satu kepelikan kita menggunakan perkataan pelancaran peluncuran in saya nak tanya penjelasan bahasa tebuk atap jadi kalau kita menggunakan bahasa tebuk atap boleh bahawa kita mengagut-agungkan istilah tebuk atap. Boleh beri penjelasan? Yang Berhormat Yang Berhormat mengganggu pintu belakang boleh bagi penjelasan tebuk atap atau pintu belakang? Jangan marah Yang Berhormat marah biarkan Yang Berhormat Kudu Terengganu selesaikan dengar molek jutung jangan buat tak faham dah lama jadi dewan perkataan ketimbang merupakan perkataan yang terdapat dalam kamus besar bahasa Indonesia yang bermaksud kata untuk menandai perbandingan, kata ketimbang sama erti atau bersinonim dengan kata daripada Maha Kaya antara satu daripada 12 perkataan baharu yang sering kali digunakan oleh Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim dimasukkan pada kamus dalam talian Dewan Bahasa dan Pustaka DBP. Menteri Pendidikan, Fadilah Siddiq ketika mengesahkannya berharap orang ramai dapat menerima bahawa perbendaharaan bahasa Melayu terus hidup dan sedang berkembang. Usulan menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa utama seperti di Indonesia dan Singapura pun menuai penolakan dari parlemen Bretnis India.

DPR sebelah asal Sabah ini meluapkan kekecewaannya di parlemen. Ia curhat bahwa setiap kali mengunjungi Semenanjung Malaysia, ia sering dikira sebagai orang Indonesia oleh warga setempat. Kesalahpahaman ini membuatnya kecewa karena menunjukkan kurangnya pemahaman warga Semenanjung terhadap identitas Sabah, apakah tetangga mulai mengakui pengaruh besar bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-harinya?

▬▬▬▬

Copyright Disclaimer :
– Under section 107 of the Copyright Act of 1976
– Every Video, Audio, Footage, Image etc in this content under terms of Fair Use,
Permitted by Copyright Statute.
– Every Content in this Channel for purpose such as Education, News Report,
interpretation etc.

Isi video yang direaksi merupakan hak milik dari channel asli.
Kami tidak bertanggungjawab terhadap komentar dan respon penonton. Untuk itu Berikan komentar yang membina, positif, dan selalu menjaga hubungan persaudaraan. Kami tidak dapat memantau semua komentar anda sehingga komentar anda adalah tanggung jawab anda sendiri.