Yuta Mio Bocil Yakuza VS Anomali Udin Din Din Dun | Yuta Panggil Tung Tung Sahur

Wih, kita lagi pat lali. Iya dong, Mayin. Kita kan sekarang lagi jadi Yakuza. Nah, kita ke mana dulu ya ini? Oh, Yas, Yumat berhenti. I ya, ya, ya. Kita berhenti dulu di sini. Heh, lihat. Eh, itu, itu Kak Mami. Kak Mami kenapa lagi diserang itu? Waduh, gawat ini. Kayaknya dia adalah perampok deh. Mio, Baby Cellin, kita harus segera menolong Kak Mami. Aduh, ya ampun. Iya, Kak Yuta. Ya udah, ya udah. Ayo kita segera masuk aja, Kak Yuta. Gawat itu. I, iya, ya. Ayo. Wah. Hei, perampok. Kamu ngapain datang ke Yuman? Wah, awas aja ya. Kamu berani-beraninya mau merampok Kak Mami. Ah, lihat aja kita ini adalah Yakuza. Zakuza. Terus kalau kalian Yakuza, memangnya kenapa? Kamu kira aku takut sama anak kecil kayak kalian. Hah? Apa anak kecil? Wah, jangan bilang kita ini anak kecil ya, Paman. Karena kita ini walaupun kecil tapi kita kecil-kecil cabe rawit. Kita bisa menyerang paman dan paman akan kalah melawan kita. Mo, kamu sudah siap kan untuk menyerang paman ini? Wah, rasakan tendanganku ini. Wo c. Wah, alah cuma anak kecil kayak gini. Yuk, y y. Wah, lihat aja ya. Aku punya kekuatan dalam, Paman. H. Aduh, tuh lihat. Aku berhasil kan untuk mengalahkan paman. Kak Mami. Kak Mami. Enggak apa-apa kan, Kak Mami? Terima kasih ya Mio sudah membantu aku. Oh ya, ini aku berikan jaruk yang sangat enak buat kalian. Iya, terima kasih Kak Mami. Ini jeluknya enak sekali. Oh, iya. E ini premannya aku bawa pergi ya, Kak? Iya, bawa aja pergi dari sini. Aku juga takut, Yute. Oke, oke, Kak Mami. Ya udah, yuk Mio Baby Challeng. Kita langsung bawa pergi aja preman ini. Emm, ya. Oke deh, Kak Yuta. Hmm. Hmm. Manis sekali jeruk ini. I kan Baby Call. Hmm. Iya. Caca Muk. Hah. Manis. Apaan manisnya ini? Enggak manis sama sekali. Enggak enak. Pahit. Kecut lagi. Uh. Enggak enak. Aku enggak suka deh, Mi. Ya. Aduh, Kak Yuta ini gimana sih? Enggak enak gimana? Padahal manis banget. Ya udah deh, mending sekarang kita bawa preman ini ke kantor polisi aja, biar diurus sama polisi Kobat. Iya, iya benar-benar. Ya udah, ayo kita berangkat ke kantor polisi Kobat. Acik, kita sudah berhasil menyelamatkan Kakak Mami dan kita berhasil menangkap penjahat. Uh, senang sekali Baby Challenge. Iya dong, Baby Challenge. Kita kan Yakuza hebat. Nah, sekarang kita sudah sampai ke polisi io. E, ini tadi barusan kita telah menangkap penjahat. Dia mau merampok di yart-nya Kak Mami. Kita sudah berhasil menangkapnya loh. Juga sudah mengalahkannya. Wah, bagus dong Mio. Yuta. Wah, hebat-hebat. Ya udah, sekarang kalian mau masuk aja ya ke dalam. Oh, oke, Kak Mami. Aku akan membawa penjahat ini untuk dimasukkan ke penjara ya. Syukuri pejahat kamu akhirnya masuk penjara juga. Salah siapa? Merampok di Yumart yang ada kita-kita ini. Yakuza hebat. Wah, Mio, Baby Challin, aku sudah masukkan penjahat itu ke dalam penjara. Polisia semuanya sudah beres. Oke, terima kasih ya. Yakuza Yuta, Yakuza Mion, dan Yakuza Baby Challenge. Uh, asik. Sekarang kita mau ke mana lagi nih? Caca udah kita sekarang balik ke markas dulu ya, Baby Celin. Karena kita sudah selesai berpatroli keliling kota Sakura. Iya, benar. Nah, sekarang kita harus segera mengikuti pelajaran berikutnya. Pelajaran untuk menjadi Yakuza hebat. Nah, iya benar, Mio. Ayo, ayo kita segera masuk. Hah, Kak Taiga sudah di sini. Halah, lapar, Kak Taiga. Kita sudah berkeliling kota Sakura dan tadi kita sudah menangkap penjahat yang merampok di Yumart. Kita sudah berhasil memasukkannya ke penjara polisi koban. Laporan selesai. Wah, bagus. Berarti kalian ini memang Yakuza hebat. Kalau gitu kalian sekarang duduk semuanya. Oke, Kak Taiga, kita duduk di sini. Gak sabar pelajaran apa ya hari ini? Oke, oke, oke. Semuanya sudah duduk di tempatnya masing-masing. Kalian dengarkan ya pelajaran kali ini. Uh, adik, pelajaran apa hari ini? Teak caiga kah? Kita sudah tidak sabar. Nah, pelajaran hari ini yaitu pelajaran gerakan bela diri. Nah, ayo ayo ayo. Kalian harus ikuti gerakanku, ya. Aku akan memperagakannya. Gerakan bela diri itu seperti ini. Lihat ya. Perhatikan. Hya hya ho hya hya hya ho hya ho ho. Eh eh ho nah. Iya. Terus kalian harus ikuti kayak gini ya. Itu gerakan yang pertama. Lalu ada gerakan kedua nih. Lihat ini seperti meninju orang gitu ya. Kalian pasti bisa kan? W hiya, puya. Hya, puya. Tangannya harus mengepal dan lurus. Oke, kita lanjut gerakan ketiga. Kalian lihat ya gerakan ini. Hai ho! Nah, ini adalah gerakan untuk melompat dan menendang. H ya. Nah, kayak gini ya. Waduh, kayaknya yang terakhir susah banget kata Iga. Oh, sudah, sudah, sudah. Kalian harus ikuti tiga gerakan bela diri tadi. Ayo cepat kalian bertiga ikuti gerakan yang sudah aku peragakan tadi di sini. Ayo. Pasti kalian bisa. Ayo Yuta, Mio, Baby Challenge. Ayo, Kak Yuta, Baby Challin. Kita pasti bisa. Nah, Kak Taiga ini kita ngapain dulu? Nah, kalian harus berduel denganku. Ayo, satu lawan satu. Siapa dulu? Eh, aku dulu deh kayaknya, kata Ika. Oke, Mio. Kamu dulu ya. Kamu sangat berani. Ayo, aku akan mulai ya. 1 2 3 H. Ayo, Mio, lawan aku sekarang. Ah. E, iya iya ya. Aku pasti bisa. Y h ya h. Aduh, aduh. Ah, iya iya. Ah, ah, iya iya iya. Ah. Aduh. Kenapa aku malah kalah sih? Gimana kamu, Mio? Oke, kamu harus belajar lagi ya, Mio. Kamu ikutin gerakan Kak Taiga dengan benar ya. Ah, iya iya deh, Kak Taiga. Aduh, ternyata gerakannya susah juga ya kalau sedang bertarung kayak gini. Nah, ya udah aku tunggu di sini. Sekarang gilirannya siapa ini? Ayo. E, Kak Yuta. Oh, oke oke. Ayo, siapa yang akan mulai duluan? Yuta atau Baby Challenge ini? Ayo, ayo, Yuta. Oh, oh. I ya, aku, aku dulu, Kak Taiga. Aku pasti bisa mengalahkan Kak Taiga. Ayo sini. Aku sudah siap. Hah? Cuma bela diri kayak gitu aku pasti bisa. Oke, ayo kita mulai sekarang. Kamu sudah siap? Y h ya. Waduh. Ya, iya iya iya. E e e. H e ha e ha e. Ya si cuk c lihat Kak Taiga, aku yang menangkan. W Kak Taiga kalah. Wah hebat, hebat, hebat, hebat. Kamu sangat hebat Yuta. Tapi gerakanmu salah ya. Jangan kayak seperti menari. Itu tadi bukan menari Yuta, tapi harus bela diri. Oke. Oh, i ya. Oke, Kak Taiga. Tapi yang penting aku menang, kan? Ayo, Baby Challenge. Sekarang saatnya giliran Baby Challenge. Uh, Ca mau. Mem challenge. Takut. Ah, C. Cec mau C. Baby Challenge tidak mau. Ayo dong, Baby Challenge. Pasti kamu bisa kok. Ah, aku yakin Baby Challin bisa mengalahkan Kak Taiga. Coba dulu ya. Pelan-pelan aja. Ayo baby challenge. Semangat Baby Challenge. Ayo baby challenge. Pasti Baby challenge bisa. Oh ace ace Baby Challengen coba tuyu. Ah pelan-pelan ya Kakak Cikat. Iya iya iya tenang aja. Pelan-pelan. Eh tunggu tunggu tunggu. Ada telepon ini. Iya. Halo. Apa? Waduh waduh waduh waduh waduh. Oke oke oke. Aku akan segera ke sana. Ya. Ya. Ya. Ya. Tunggu dulu, tunggu dulu ya. Aku akan cepat. Ya, ya, ya, ya, ya. Aku membawa semua senjataku. Oke, kalau gitu. Waduh, maaf Baby Challin. Kayaknya kamu belum bisa berduel denganku karena aku ada urusan yang sangat penting. Yuta, Mio, Baby Challin, kalian sekarang istirahat dulu. Aku ada urusan yang sangat penting di luar. Nanti aku akan kembali lagi. Oke, aku pergi dulu. Haduh, kenapa tiba-tiba mendadak kayak gini ya? Hah? Odan, odon datang ke kota Sakora. Aku akan membakar kota ini karena ada anak kecil yang membuang makanan kesukaanku. Makanan jeruk itu dia buang ke tempat sampah. Awas saja anak itu pasukanku. Kalian semua harus membakar kota Sakura sekarang juga. Oke, kita akan membakar kota Sakura. Ayo semua masukkan. Kita harus membakar kotak ini karena bos kita Udin Dendon menyuruh kita untuk membakar. Ayo kita bakar seluruh kota ini. Wah, bakar terus. Bakar sana. Bakar sini. Iya. Pasti kota ini akan goseng semuanya. Rasakan ini. Wah. Nah, ini dia. Ada rumah juga di sini. Kita bakar. Ayo kita pindah lagi. Dan semuanya harus kita bakar. Bakar. Bakar. Bakar. Hah. Ayo kita kembali ke sana. Seluruh kota ini sudah kita bakar. Hah. Lapor Bos Udin Dindin Dun. Kita sudah membakar seluruh kota Sakura. Saatnya kita melakukan apa lagi ini, Bosudin Dindun? Ayo kita ngapain lagi sekarang? Ah, kalian harus ke markas Yakuza. Oke, kita ke markas Yakuza. Ayo, ayo semuanya kalian sudah siap? Hoi! Wi! Kamu anak kecil Yota, kamu harus segera keluar dari markasmu. Aku sudah menunggumu di luar sini. Mari kita berdoa. Hak nyam nyam. Enak sekali ini burgelnya. Nyam nyam. Eh eh tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. Aku seperti mendengar suara teriakan dari luar ya. Keluarlah Yota Yakuza. Keluarlah sekarang juga. Eh, iya, Kak Yuta. Aku juga dengar. Ya ampun, itu suara siapa, Ke Yuta? Waduh, gawat ini. Jangan-jangan di luar ada penjahat lagi. Wah, pasti mereka mau menyerang markas kita. Ayo kita lihat dulu ke depan. Wah, siapa ya kira-kira yang datang ke sini? Hah, berani-beraninya dia mau menyerang kita. Huh, apa itu? Itu kan anomali Udinindun. Waduh, gawat Mio. Dia sudah membakar kota Sakura. Wah, ini ini kenapa dia bisa datang ke sini? Hai Anomali Udinindun jangan membakar kota Sakura, ya. Woi Yota. Ah, sini seorang aku. Aduh, Mia kenapa jadi kayak gini? Aku jadi takut. Aduh, Kak Yuta aku baru ingat tadi kan Kakayuta membuang jeruk ke tempat sampah. Aduh, pantes aja Anomali Udinindun datang ke kota kita dan membakar kota Sakura. Soalnya dia itu paling suka sama buah jeruk. Kak Yuta. Waduh, gawat kalau gitu. Eh, e Yakuza. Pasukan Yakuza, kalian sudah siap kan untuk membantuku menyerang anomali Udinindun yang ada di luar itu? Oh, I ya. Siap, Bos. Kita sudah siap siap. Oke, kalau gitu sekarang saatnya kita keluar dan kita lawan Anomali Udin Dindun. Soalnya dia membawa pasukannya sangat banyak juga. Ayo, kalian harus bisa mengalahkan Anomali Udinindun ya. Aduh, Kak Yota, tapi kita harus hati-hati, Kak. Nanti kalau kita kena apinya gimana? Iya, iya. Mio, benar. Nah, itu dia pasukan Anomali Udinindun. Woi, Anomali Udinindun, aku membawa pasukan Yakuzaku, ya. Ah, kita tidak takut untuk menyerang kalian karena kita pasti akan menang melawan kalian. Itu pasukannya Kuda. Karena kita mempunyai kekuatan bola-bola api. Y serang sini. Ayo, ayo kita mulai serang aja. Wah, rasakan serangan kita ini. Waduh. Wah, hi h. Aduh. Aduh. Ah. Ah. Ah. Gimana ini? Oh, iya. Pakai tel. Waduh, gawat. Ini kenapa pasukannyaaku tumbang semua? Aduh, kalau kayak gini pasti aku akan kalah. Aku harus gimana ini? Kamu kalah kan? Hah? Kamu tidak bisa melawanku? Ayo sini kalau berani anak kecil. Salah siapa kamu sudah membuang jeruk kesukaanku? Sini lawan. Kamu akan kubakar semuanya seluruh kota Sakura ini. Aduh. E aduh. Aku harus ngapain ya? A Anomali, Anomali. Oh. Oh. Aku kayaknya harus memanggil Aomali. Tungtung Sahur. Oh. Aku harus mengucapkan mantra dulu. Tung tung tung tung tung sahur. Tung tung tung tung tung sahur. Tong tong tong tong tong tong tong sahur. Tong tong tong tong tong tong sahur. Tong tong tong tong sahur ada di sini. Hah. Tenang saja, Yuta. Aku akan membantumu. Wah, terima kasih Anomali Tuntu Sahur. Kamu sudah datang ke sini? Ayo cepat bantu aku mengalahkan Anomali Udin Dindun ya. Aku akan melihatnya dari sini. Semangat tungtul sahur. Oh, den den. Ah, apa kamu berani melawan tontong sahur? Tong tong tong tong tong tong. Sahur aku berani melawanmu. Od denendon. Rasakan nenek. Iya. Tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung tung. Ah tidak bisa kamu tidak bisa melawanku. Tong sahur. Aku bisa melawanmu. Iya ya. Tung tung tung tung tung. Sahur. Hah. Akhirnya berhasil juga. Tung tung tung tung sahur. Wah, tungtung sahur. W akhirnya kamu berhasil melawan Anomali Udinindun. Terima kasih Tungtung Sahur. Aku senang banget. Sama-sama. Hah, akhirnya Anomali Udin Dindindun kalah juga. Eh, lihat teman-teman, apinya juga sudah padam. Aku berhasil menyelamatkan kota Sakura. Aku berjanji deh, Teman-teman. Aku tidak akan membuang makanan lagi. Kalian juga harus menghabiskan makanan kalian, ya, Teman-teman. H

Sakura School Simulator
Selamat Menonton ya, dan jika sudah menonton jangan lupa Like, Komen, Subscribe dan Share
Subscribe Budi & Celine Gratis! Sekarang https://www.youtube.com/@budidanceline/featured

Thank you! 🙂

#sakuraschoolsimulator #idsakuraschoolsimulator #sakuraschoolsimulatordrama #yuta #mio