Yuta, Mio Dan Baby Celine Dikepung Anomali Brainrot Di Hotel || ROBLOX

Halo teman-teman semuanya, selamat datang kembali di dunia Varos Roblox. Teman-teman, hari ini kalian temenin Kak Yuta, Kak Mio, dan juga Baby Celin buat main game Roblox lagi ya. Soalnya hari ini kita bertiga sedang menginap di hotel, Guys. Tapi tadi kita dikasih tahu kalau misalkan hotel yang kita inapin itu dikelilingi dan dikepung oleh anomali Briroad. Ya ampun, Mio, bagaimana ini, Mio? Gak tahu, Kak. Kenapa tiba-tiba begini, Mi? Jadi takut. Dan itu pelayannya memberitahu kita, katanya kita dikunci di hotel ini. Oh, terus bagaimana? Kita harus segera keluar. Iya, dia bilang, “Tung tung tung sahur. Pemilik hotel ini telah mengunci kita di dalam.” Shellin mana? Tuh ada suaranya lah. Shelin, kamu ngapain di luar? Ke sini masuk nanti ada anomali brinot di luar. Ah, Baby Silin. Kenapa itu? Kenapa, Mio? Dia menghilang, Kak. Dia menghilang. Ya ampun, kita harus segera cari. Ayo, ayo. Sepertinya terjadi mati listrik. Benarkah? Wah, lihat itu, Mio. Apa ini? Ada cappuccino assasino di sini dong. Waduh, dia sepertinya tenggelam dengan kopinya sendiri. Iya. Apa ada yang sudah mengalahkan dia? Uh. Eh, tapi siapa, Kak? Apa? Jangan-jangan dia adalah pemilik hotel ini. Bukan pemilik hotel ini. Itu tungtung sahur. Pipa bocor itu terlihat hati-hati dengan pergerakan kamu. E, kita harus berhati-hati, Mio. Oke, oke. Jangan sampai terpeleset, ya, Kak. Ah. Ah, untung aja enggak kena. Oke, ayo semangat, Mio. Oke. Oke. Itu dia. Naura juga ikut. Eh, benar. Ternyata ada si Naura. Ini kan teman Baby Shelin. Iya, tapi Baby Shelinnya mana? Jangan-jangan dia malah enggak tahu kalau Naura datang. Kek Shelin. Dia di mana deh? Eh, sepertinya ada seseorang di belakang orang ini. Mio, iya benar. Dan Mio tahu dari baunya. K. Kamu ngapain, Baby Sell? Kamu ngapain ngumpat di belakang orang itu? Lihat itu dia merem-merem lucu banget gemes. Ya ampun dia malah ngumpet di orang itu, Guys. Selin tadi kamu melihat anomali aneh enggak di sini? Enggak, Mama. Naura sini dulu. Naura udah duluan aja. Oke, lompat. Ini apa? Ikan kah? Ikan. Kak Ilta jangan kena cairan itu. Cairannya sangat licin sekali. Iya, nanti ke kita terpeleset. Hati-hati, kita harus menghindarinya. Oke, ini dia. Di sini juga ada yang bocor lagi, Mio. Wah, iya benar. Sepertinya hotel ini udah rusak, Kak Mio. Iya, lihat itu, Mio. Di sana ada tungtung sahur. Wah, dia berjaga di bawah. Bagaimana ini? Dia yang mengunci kita di dalam kamar tadi. Kunci? Iya, dia yang mengunci. Kayak ngomong-ngomong soal kunci, Mio. Lihat di sana ada kunci. Di mana? Itu di bawah. Jangan-jangan itu loh kan di dekat ada panah putih. Oh iya benar di sana ada kunci dong. Iya kan? Iya ada apa Shelinya kita emang bisa tinggal kayak gitu aja lah. Kecek Kita gak bisa baby katanya tinggal lewat sini aja Kita gak bisa Shelin. Kayuta keberatan badannya. Nah, ini dia. Kita sekarang masuk ke sebelah kiri ya. Sebelah sini mih yuk. Ayo masuk. Ayo silin. Oke, ini dia guys. Kita masuk ke sini. Lihat aura ini. Eh, lihat area ini dipenuhi oleh chat yang bertumpah. Oke. Hap. Kita lewat sebelah sini. Mio. Ternyata selain cappuccino assasino dan juga tungt tungtung sahur, di sana juga ada berber patapim. Iya. Berarti kalau begitu kemungkinan anomali yang lainnya ada di sini juga pasti ada, Kak. Iya. Eh, apa Baby Shell bilang? Oke, ini dia. Hap. Baby Senin, kamu bilang apa? Iya. Bilang apa? Kocak. Mau kamar itu hewan peliharaan kamu? Ah, sebelah sini. Ayo. Ah, Mio kena, Kak. Kamu enggak apa-apa? Enggak apa-apa sih. Barusan Mio bergetar badannya bergetar? Itu kan ada listriknya, jangan sampai kena. Iya, iya, iya. Eh, kocak udah dikasih. Jangan lompat ke situ, lompatnya nyilang. Oh, gitu. Jangan diinjak, nyilang aja. Tuh, lihat tuh di bawah sana babi udah sampai. Baiklah, Mi akan coba lagi. Di sana ada berberat pim. Terus itu ngapain kepalanya goyang-goyang? Kak Yuta a jangan ledek deh. Ayo. Ih, sabar Kak Ita duluan ya. Oke oke oke. Ini dia guys. Kita lewat sini duluan guys. Soalnya Mio agak sedikit lambat guys. Nah ini dia kita lewat ya. Sabar, orang ini sepertinya mau memberitahu kita. Oh, tidak. Lihat itu. Di sini banyak sekali tumpahan minyak. Iya, Guys. Di sini banyak sekali tumpahan minyak. Sepertinya tumpahan minyak itu berasal dari tank yang di sebelah sana deh, Guys. Minyak apa, Kak? Hati-hati. Jangan main injak aja. Ini solar kayaknya, Mio. Solar? Iya, betul. Berarti bau dong. Iya, memang di sini sangat bau, tapi baunya tertutupi sama keringat kamu. Enak aja orangnya belum datang berarti itu artinya keringat Kuta. Ayo. Oke. Hap. Ah, mamam. Baby Shellin rasakan lewat sana. Loh, lu kamu dari situ. Orang ngapain ini? Ngapain orang lewat situ? Nah, ini dia L Silin yang tadi K Mio bilang mirip kamu. Beda, beda Mio maksudnya. Kirain mirip. Dia celananya Hello Kitty, tapi dia matanya mana? Halo. Matanya enggak ada, mulutnya juga enggak ada. Namanya Andeng. Dia tuh dari tadi lompat ke situ mulu. Iya. Apa dia melihat sesuatu di sana? Enggak, Kak. Jalan kali lewat sini yang betul. Ya ampun, Andeng. Sini ikuti Kayuta. Wah, sekarang dia ikut kita dong. Oh, berarti tadi dia salah jalan. Iya, Kak. Dia salah jalan enggak bilang-bilang. Selin Miu ketabrak. Tabrak siapa? Baby ya ampun lihat itu di sana ada tungtung sahur. Kita harus mengambil kunci dari sisi kiri untuk membuka pintu. Tuh berarti kunci yang dimaksud pasti yang tadi Mio lihat itu, Kak. Iya. Awas Mio. Jangan di situ. Ar ketahuan. Ah kan malah ketahuan. Gak baby gua udah ada di situ aja. Kita ambil dulu, Guys, kuncinya, Guys. Ini dia kuncinya. Ini dulu naik. Ah, tungtungnya gak bisa ke sini dong. Gak lah. Mio ke sini, Mio. Kamu salah jalan. Benarkah? Sini, sini naik. Mana? Eh, apa Kayuta yang salah jalan? Aduh, Kak Yuta benar nih. Kuncinya bawa ke sini. Kayuta yang salah jalan ternyata, Guys. Tungnya kepeleset di sono. Mama merasakan dia kepeleset sama kulit pisang yaat. Iya emang teman-teman semuanya kalian juga guys sebelum kita lanjutkan ke ceritanya jangan lupa ya bantu video ini untuk mendapatkan 10.000 like. Chan-nya gampang sekali guys. Kalian tinggal pencet aja tombol like-nya dan juga subscribe-nya ya. Terus Kak Yuta mau kasih tahu kalian, Guys. Kalau kalian habis makan pisang, ingat kulitnya dibuang ke tempat sampah, ya, Guys. Jangan sampai kulitnya dibuang sembarangan seperti ini. Karena bisa jadi orang-orang yang akan melintas setelah kalian akan terjatuh seperti tungtung sahur ini, Guys. Ayo, Mio. Oke, ayo. Ada apa? Iya. Emang iya. Cobain. Kalau Kak Yuta injak tungtung sahur di bagian badan, Kayuta bakal kepleset. Hah? Lah, iya. Gerak sendiri licin. Ternyata badan tungtung sahur. Kak Yutu tahu enggak licinnya karena apa? Karena apa? Jangan-jangan itu yang di hidung itu upil. Ih, Kak Yuta tuh sahur kan lagi pilek. Masa Upil ingus? Iya. Ya ampun. Oke, ayo Selin. Kamu kenapa malah masuk berenang? Malah berenang. Aku shell gak bisa berenangkan. Ah, hati-hati pada bocor ini mesin cucinya. Lah emang bocor kocak. Ah, sebelah sini kita masuk. Oke. Kaos kaki siapa ini? Besar sekali. Pasti kaos kaki tungtung. Ah. Dapat. Oke. Udah bisa. Ini dia. Ah. Ah. Tidak. Gawatit. Gawat. Ada tungtung. Kocak itunya jatuh guys. Rusak. Kita dikejar. Tung tung tung. So shoer. Sebelah sini. Ayo pencet pencet. Ah. Ah tidak. Wah. Wow. Pecah tadi nginjak itu. Baby challeng, ayo ayo. Mana ini? Udah di belakang kita. Cepat sekali. Hati-hati. Pintu ini terkunci segela ambil kunci untuk bisa membukanya di ruangan sebelah. Di ruangan sebelah. Ruangan ini kah? Oh, ini. Nah, kita ambil. Oke, kita sekarang bawa kuncinya ini, Guys. Ah, udah kita buka. Oke, ayo Mio. Oke. Oke. Ya, kamu ngapain? Iya, ada apa, Bang? Kita jangan melering saat Anda meluncur. Oh, hati-hati. Jangan sampai kena ini. Ya, kamu ngapain di dalam situ? Ayo sini keluar. Bisa Mio bantuin Mo. Bisain kejepit. Eh, itu percaya kalau dia beneran kejepit. Ah, dia sukam main-main. Iya kan? Oke. Kok bisa? Hei. Iya kan? Tuh kan beneran bisa. Mana sekarang dia, Mio. Eh, Mio juga enggak tahu. Jangan-jangan dia udah duluan lagi, Kak. Permisi, Bang. Bang, kok diam aja, Abang? Iya, kok dia enggak ngomong apapun? Biasanya ngomong dari tadi, sekarang diam-diam aja. Oke, lompat. Oh, tidak, Pak. Kenapa itu ada gelembung-gelembung? Oke ya, Selin. Ada apa, Kakak? Iya, Kaknya ke situ. Enggak bisa ke Cetinggian. Kita lewat sini aja, jangan lewat situ. Iya, Sin. Lagian tanda panahnya lewat sini. Mau lollipop? Mau lollipop? Jangan asal dimakan. Khawatirnya itu jebakan si Lin. Kamu udah telat MO ngasih tahunya. Ah, baby Selin mentang-mentang makanan dan dia suka. Jangan langsung dimakan di Silin. Apalagi itu punya orang lain. Dia mah main makan aja ya kena Kak. Kita enggak boleh kan sembarangan makanan punya orang lain. Iya apalagi itu dapat temu, Guys. Teman-teman semuanya, kalian juga yang lihat-lihat atau nemu makanan di jalan, kalian jangan jangan asal makan, Guys. Karena siapa tahu makanan itu sangat tidak sehat. Lihat itu Baby Challin ya kan? Baby Shellin nasibnya akan seperti kalian kalau misalkan kalian makan makanan yang tidak sehat atau nemuuni jalan. Ei ei. Kaget aja. Ini kita ngapain nih? Kita lompat ke itunya kah? Aku takut nih. Kita ngapain? Wah kita di sini. Mana? Ah ini dia akhirnya kamu datang. Ih. Ih, apa? Ih, langkah kaki kita kena air liur. Eh, jarak pantesan lengket ya kan lengket kan? Iya. Kek wek wek wek. Tuh, lengket. Licin. W. Hati-hati. Kita berarti sedang berada di dalam tubuh ini. Tungtung tunggu sahur. Iya. Di dalam badannya tungtung sahur seperti ini, Guys. Ada lubang-lubang aneh dan juga ada tulang-tulang yang cuma lurus seperti ini ke depan. Tulang eh Selin mau jatuh. Selin, ayo cepat. Kakita bantuin Selin, Kak. Ayo Celin. Ini Kak Ita bantuin. Ah, yah. Dia jatuh. Dia jatuh. Itu dia udah ada di atas lagi. Kocak. Malah Kak Yuta ikutan jatuh. Malah ikutan jatuh. Kak Ita balik lagi, Mio. Ayo cepat Mio, tungguin. Sabar. Alsabarul syabari. Kalau anak sabar disayang Tuhan. Ah. Amin. Loncat ke piringan cakra merah itu untuk melewati asam perut. Oke ya. Sini. Aduh. Bentar. Ada apa? Sini kakak. Dari sini langsung ke sini. Dari sini langsung ke sini terus baru naik lah. Ini mah gampang. Easy. Kocak. Ayo. Hah? Apa? Ih, temannya Mio. Ayo Ih, temannya Selin. Siapa ini? Lihat itu hanya ada satu jalan keluar lah. Siapa? Kojak AC. Langsung berhasil. Berhasil. Ah. Ah. Eh, langsung berhasil. Ini sangat mudah. Kentut. Kita dikentutin sama tungtung sahur. Bukan dikentutin, Kak. Tapi kita keluar lewat kentutnya. Iya. Tungtung. Tadi kan kita ada di dalam perutnya tungtung sahur. Iya. Kita ke bawah kan. Iya. Terus tungtung sahurnya kentut. Kita keluar yang mana? Kok kita lah kocak katanya udah tahu yang betul yang ini pasti. Wow. Oke. Entar dulu dulu aku pengin merah. Yeay! Yeay! Merah! Baby Cin pikir-pikir merah. Ayo kita masuk karena merah yang sangat easy nih. Kita mana kah? Sini. Oh, sini sini. Lompat lagi. Aduh, mamam. Mio enggak jadi zombie. Ah, ini dia. Ayo. Iya, iya. Apa sin? Aku mau main ke dalam shallokan ya. Dadah. Jangan. Sabar tungguin. Malah mau main ke dalam shellokan. Aduh sinin kita susul aja gak? Ayo kita masuk. Oh ini apa ya? Kan yang mana? Ini bungkus permen kah? Bungkus permen itu. Ih, mulutnya lucu lah. Airnya lucu katanya kayak mulut. Airnya lucu kayak mulut, Guys. Kayak angka tiga. Oke, kita lewat sini lagi. Gul lempat. Kita fokus. Jangan sampai terjatuh. Apa yang gembul? Gak tahu nih. Babin enggak jelas ini. Kita ambil ini bisa kah? Enggak bisa ternyata harus bayar. Enggak loh. Kok bisa? Oh, Kita juga punya. Kita tampol tung tung tung tung tung. Nah, mamam mamam. Kok dia pakai alatnya masih cucio. Iya juga ya. Iya dia masih cuci guys. Rasakan ah. Mamam mamam. Ehe t kita berhasil mengalahkan tum tum tum sahur luar angkasa. Lah itu si A dio aku belum. Kamya juga belum Sel masa. Iya. Ah ini dia. Kita naik Miao. Ayo naik ke luar angkasa. Tunggu Mia. Yah ketinggalan. Wah Yuta enggak nungguin. Mana mereka ya? Ah Mio kamu berubah Mio kamu berubah. Berubah jadi apa? Kamu berubah jadi ini. Tidak. Mio masih di sini. Nih. Eh, di mana? Tunggu. Kamu masih di atas? Iya. Ah, ini dia. Kamu udah turun Kikir kamu berubah jadi ini. Enak aja kalau M itu berarti Kita ini nih. Eh, tapi lu mau ini kaki apa, Kak? Apa ini kaki Kraken? Ini kan di daratan mana ada Kraken. Kocak. Tapi itu kan di bawahnya adalah air selokan. Lah, iya juga ya. Bisain aku lagi main mana? Selamat kamu akhirnya bebas sekarang waktunya pulang dan rayakan. Oke, sebelah sini nih kita langsung dikasih kekuatan api. Oke. Yuhu. Yuhu. Siapa itu? Ayungu, Kakuta ternyata Kayuta kentut enggak sengaja. Yeay! Wow, bagus berhasil nomat. Yeay! Aku nomor satu kok hanya baby sinin? Dia nomor satu kocak. Miu enggak ada. Lihat nih, Guys. Pemain top mode mudah baby sell nih. Lihat nih, Baby Shellin nomor satu. Di sini, di sini ada lagi kah? Enggak ada di Indonesia kamu nomor satu, Baby Challenge. Enggak ada yang mengalahkan kamu. 21 menit 9 detik. Ya ampun, Teman-teman semuanya, siapa nih di antara kalian yang bisa mengalahkan Baby Challin Guys? Kalian lihat mode mudah pemain nomor satu adalah baby challenge. Kalau kalian bisa melewati baby challeng di sini, kalian jangan lupa, Guys, kalian main dulu gameennya. Namanya Escape. Tung tung tung sahur. Ye. Oh, iya. Kamu ngapain di situ? Kamu ngapain? Ya, bisa terbang ya. Aku bisa terbang. Nah, kan sama aja. Ini jejak apa, I? Iya. Sini, sini, sini. Ada apa ini? Ada jejak tanah di sini. Tadi Mi juga lihat, tapi itu rumahnya dikunci, Kak. Enggak bisa masuk. Kok enggak bisa masuk kita? Ini ada sesuatu, Kak, di sini. Jangan-jangan masih ada misteri yang harus kita pecahkan. Ya, kita sama Kak Mio aja, ya. Kayak Yuta mau memberitahu teman-teman semuanya. Teman-teman semuanya, videonya sampai di sini dulu aja ya, Guys. Soalnya sepertinya di sini masih ada sesuatu yang harus kita pecahkan, Guys. Kalian lihat di lantai ini ada jejak kaki yang dipenuhi sama lumpur. Tapi Kak Yuta akan mencari tahu di part berikutnya, ya. Oh iya, buat kalian yang masih belum like dan subscribe, jangan lupa guys, klik like dan juga subscribe. Bye byye. Byye. Oh iya, Teman-teman, Kak Yuta lupa. Kak Yuta juga main game Sakura loh. Kalau kalian mau nonton, kalian tinggal ketik aja di YouTube namanya Dunia Faras 2. Nah, yang ini ya, Teman-teman. Nanti di sana Kak Yuta dan Kak Mio bakal main game Sakura yang banyak banget nyeritain cerita hantunya loh. Jangan lupa di-subscribe ya biar kita tambah semangat lagi pas bikin kontennya. Bye-bye.

#Game
#Games
#Roblox