Pernyataan Dr. Tifa Usai Diperiksa Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi

Ya, Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Hari ini alhamdulillah saya sudah memenuhi tugas kewajiban saya sebagai warga negara dengan memenuhi undangan klarifikasi yang disampaikan oleh Polda Metro Jaya. Jadi, saya memenuhi undangan tersebut tepat di jam 10.00 pagi dan selesai di jam 17.30 pagi eh 17.30 sore. Nah, kemudian ee suasana yang tadi saya alami ini adalah sebuah pengalaman pertama dan mudah-mudahan terakhir bagi saya. Amin. Jadi kami ee bertanya jawab, saya memenuhi pertanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh para penyidik. Dan kemudian ee saya juga menyampaikan bahwa surat undangan klarifikasi ini adalah seharusnya sesuai dengan apa yang tertulis di dalam undangan klarifikasi, yaitu definitif disampaikan bahwa undangan klarifikasi ini adalah sesuai dengan peristiwa yang dilaporkan oleh pelapor yang terjadi di Jakarta Selatan tanggal 26 Maret 2025. Tetapi sayangnya saya berkali-kali minta klarifikasi, minta penjelasan tentang apa sebetulnya peristiwa yang terjadi di tanggal 26 Maret 2025 tersebut sampai dengan terakhir saya tidak mendapatkan sebuah jawaban ya. Jadi ee 90% lebih hampir 100% pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh penyidik sama sekali tidak ada kaitannya dengan peristiwa tanggal 26 Maret 2025 di Jakarta Selatan. Ya. Dan karena itu saya juga menggunakan hak saya untuk tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak relevan dengan isi substansi dari undangan klarifikasi ini ya. Tetapi ee saya tentu saja harus memberikan apresiasi yang jujur ya kepada Polda anggota-anggotanya memberikan saya akomodasi ee fasilitas ee pelayanan dan apa namanya ee penerimaan dengan sangat baik. Termasuk ya termasuk di awal saya sudah meminta bahwa saya bersedia sampai jam 17.00 ternyata alhamdulillah dipenuhi sehingga semua pertanyaan bisa kita ee perlakukan dengan baik gitu ya dan cukup ya artinya pas sekali waktunya. Nah, jadi itu yang ee barangkali mungkin bisa saya sampaikan. Jadi kembali lagi bahwa saya tegaskan bahwa pertanyaan yang diberikan pada saat klarifikasi tadi sama sekali tidak ada yang relevan dengan substansi dari surat undangan ini. Tidak sama sekali tidak menyentuh apa yang sebetulnya terjadi di tanggal 26 Maret 2025 ini. Ya, demikian yang bisa saya sampaikan. Ee mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semuanya. Baik, selanjutnya tim kami tim damping tadi dari tim advokasi anti kriminalisasi aktivis dan ee akademisi. Silakan Bu Nora untuk menyampaikan suasana pendampingan tadi seperti apa. Silakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam war bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah tadi kami berdua ya ee mendampingi dengan Pak Samsir di dalam dari pukul siang tadi ya setelah istirahat ee sampai dengan hari ini sore jam .00 sore. Ee pada prinsipnya sama seperti yang dikatakan bahwa ee pelayanan yang diberikan oleh kepolisian kepada kita itu cukup baik dan ramah ya terjadi komunikasi yang baik. Dalam pertanyaan-pertanyaan memang ee hak polisi untuk bertanya dan ee kewajiban kita menjawab juga sesuai dengan keinginan jawaban kita. kita melokalisir jawaban kita hanya berdasarkan undangan ini. Tujuan ee dr. Tifa dipanggil adalah hanya klarifikasi dan itu pun hanya ee dalam kaitan yang pada tanggal yang terjadi pada tanggal 26 Maret 2025 yang dilaporkan oleh Ir. H. Joko Widodo. Kebetulan saya tanyakan juga ee sebetulnya ee Bapak Joko Widodo itu melaporkan tanggal berapa sih? Beliau mengatakan pihak penyidik menyatakan tanggal 30 Maret 2025. Eh, maaf 30 April 2 25. Iya. 30 April 2025. Terhadap apa pelaporannya? Terhadap peristiwa ya. Jadi terhadap peristiwa tanggal 26 Maret 2025. Terus kita tanyakan lagi, apakah terlapornya sudah ada? Ternyata pihak penyidik menyatakan belum ada. Sehingga dalam kaitan itulah maka diundanglah Bapak Roy Suryo eh Ibu dr. Tifa ya diundang dalam kaitan sebetulnya bagaimana akan mencari mungkin mencari terlapornya kan. Mudah-mudahan dr. Tiva dan Ror Suryo tidak termasuk bagian dari yang terlapor karena memang pada peristiwa yang sesungguhnya dalam laporan itu dr. Tifa dan Rosia sebenarnya tidak ada dalam kaitan tanggal 26 Maret 2026 itu. Ee mungkin itu saja ya dalam ini dan alhamdulillah Bangsir ya. Silakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Hari ini atas ee undangan untuk saudari Dr. Tipazia Tias Suma ya yang di sini undangan itu pada hari Kamis hari ini tanggal 15 Mei 2025. Kita hadir di sini tepat tadi jam 10. Ya, selesai tadi jam 17.30 itu 7 jam seteng. Total ada 18 lembar BAP yang dibuat dan juga ee jumlah 61 pertanyaan pertanyaan 61 pertanyaan cukup banyak dalam arti yang di sini ee sudah disampaikan oleh dr. Tifa maupun Ibu Nora tadi atas kejadian tanggal 26 yang enggak ada hubungannya dengan laporan yang dibuat oleh Saudara Ir. Joko Widodo. Tapi memang di sini dalam undangan ini disebutkan ada pasal-pasal yang diduga gitu kan. Ada lima pasal diduga pasal 310, pasal 311 ee pencemaran nama baik dan apa? Fitnah. Kemudian ada pasal 325 Undang-Undang ITE yang berhubungan dengan dokumen. Ada pasal 27A yang hubungannya dengan ee Undang-Undang ITE. Tapi ya di sini ya dari apa-apa yang disampaikan dan di pertanyaan tadi telah dijawab dengan koperatif ya. Tadi juga disebutkan ee penyidik juga koperatif. Di sini juga dokter Tifa penyampaian dari penyidik juga sangat koperatif menjawab dengan dengan tugas atas pertanyaan-pertanyaan yang telah diberikan tersebut. Saya pikir ini yang kita dapat sampaikan. Jadi dalam pendidikan dalam klarifikasi undangan ee dari Polda Metro Jaya ini ee hari ini jam 17.30 kita telah selesai berjalan dengan lancar dan berjalan dengan lancar. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik, sambil kami infokan nanti kalau ada pertanyaan. Tapi sebelum ada pertanyaan, kami infokan bahwa tim kami disebut dengan tim advokasi anti kriminalisasi, akademisi dan aktivis. Dan ini ada tim kami di sebelah kanan saya ada Bang Medi Juniarto termasuk anggota tim, ada Bang Juju Purwantoro anggota tim. Di sebelah tadi ada Pak Gunawan Pariesit dan yang lainnya begitu. Baik, sebelum masuk ke sana nanti ada tanggapan kira-kira ada pertanyaan tidak? Iya, silakan untuk dokter untuk dokter Tifa mungkin tadi mungkin boleh ditegaskan lagi berapa banyak pertanyaan yang ditanyakan tidak ada pertanyaannya kebanyakan tidak ada kaitannya dengan peristiwa 2% tidak ada kaitan dengan 26 tahun ini mungkin ya selain diati diri pertanyaan lain itu enggak ada hubungan ya jadi total pertanyaan tadi ada 61 butir ya jadi pada tahap awal yang ditanya tentu saja data pribadi ee dan sebagainya tetapi Tapi setelah masuk kepada pertanyaan yang saya kira itu ada kaitannya dengan peristiwa yang disebutkan di dalam surat ini, ternyata dari nomor kesekian sampai terakhir itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan peristiwa yang terjadi di tanggal 26 Maret 2025. Jadi, pertanyaan-pertanyaan tuh lari semua dari ee tanggal tersebut. I ya. Pertanyaannya sama sekali tidak relevan dengan tanggal 26 Maret. saya sendiri tidak tahu gitu ya. Karena di tanggal 26 Maret 2025 saya kerja seperti biasa begitu kan. Sama sekali tidak ada peristiwa yang saya hadiri dan sebagainya gitu. Tetapi memang pertanyaannya sama sekali tidak ada sedikit pun tidak ada kaitannya dengan tanggal 26 Maret 2025 itu. Apa yang peristiwa 26? Saya sama sekali tidak tahu apa peristiwa yang terjadi di Jakarta Selatan tanggal 26 Maret 2025 sehingga peristiwa itu begitu besarnya sehingga dilaporkan oleh Saudara Ir. H. Joko Widodo sama sekali saya tidak memahami sempat bilang tidak ada nama pelakonnya ya Pak Bapak dan Ibu ini kasih tahu enggak soal penyed dipanggil itu sebagai apa atau karena apa gitu. Oh jawab baik ya. Saya bertanya tentu saja ya atas tiga pertanyaan penting karena itu tiga pertanyaan itu ada di surat undangan ini ya. satu ee tentang saya sebagai apa gitu ya. Karena di sini kan sudah ada jelas penyidik adalah Polda Metrojaya, kemudian pelapor adalah Ir. H. Joko Widodo. Tentu saja mestinya di surat ini juga tertulis terlapor. Saya tanya apakah saya sebagai terlapor? Tidak. Saya diundang sebagai saksi. Nah, kalau saya sebagai saksi, peristiwa yang tertulis di surat ini jelas. Peristiwa di Jakarta Selatan 26 Maret 2025 di mana saya sama sekali tidak tahu peristiwa itu. Saya tidak hadir pada peristiwa apapun itu. Sehingga semestinya saya tidak layak menjadi saksi kan seperti itu ya. Tetapi ya saya tetap melayani dengan baik ya semua pertanyaan-pertanyaan tersebut. [Tepuk tangan] Saya sudah berkali-kali dalam 7 seteng jam itu bertanya ya peristiwa apa yang terjadi di ee di Jakarta Selatan 26 Maret 2025 tidak dijawab juga sama sekali tidak dijawab. Kemudian saya juga bertanya berkali-kali siapa terlapor juga tidak dijawab. Tidak berarti dialis pertanyaan. Iya semacam itulah ya gitu. Tapi kalau Ibu sendiri merasa keterkaitan Ibu dengan ya saya merasa tidak ada kaitannya ya. Artinya kalau ini berkaitan dengan pasal-pasal ini ya tentu saja saya tidak ada kaitannya sama sekali gitu. Karena kalau sudah menyangkut pasal-pasal seperti ini harusnya ada sebuah barang kan semacam bukti yang kita klarifikasi kan terhadap barang itu gitu. Tapi ini sama sekali enggak ada. Bahkan peristiwanya saja apa saja tidak di e jawab apalagi bukti apa. Sehingga mestinya saya sebagai dokter kan harus ada barangnya gitu kan harus ada sesuatu physically yang saya lihat dan kita sama-sama ee berdiskusi tentang itu tapi peristiwanya saja tidak ada apalagi barangnya gitu ya. Objeknya sebelumnya apakah itu Pak Jokowi atau perah hukum gitu ya? Kita semua tahu ya, Ir. Haji S. Kita semua tahu. Kita tidak tahu tahu. Saya tahu saya tahu di TV gitu kan. Nah, sama sekali tu tahu. Oke, cukup ya. Demikian, terima kasih sekalian ee atas kesempatannya bisa hadir di sini dan mohon untuk terus mengampikasi e opini pembelaan kami karena memang ini perkara kami tegaskan bukan hanya perkara dr. Tifa dan dr. Roy Suryo. Ini adalah perkara seluruh rakyat Indonesia yang selalu dikait-kaitkan dengan kepentingan negara. Karena kami juga heran kenapa ini di kamnek gitu. Seolah-olah ada kegentingan di negara kita sehingga yang menangani klien kami itu harus kamnek. Dan kami apresiasi dari Polda Metro Jaya karena sebelumnya kami komplain komplain berat terhadap Polda Metro Jaya karena sebelumnya klien kami yang lain kemarin ada Bu Kurnia Triroyani dan Pak Rizal Fadilah diperiksa hingga larut malam sampai jam 11.30 baru keluar. E mudah-mudahan hari ini adalah bentuk koreksi kami dan diterima oleh Polda Metro Jaya sehingga hari ini bisa ee lancar sesuai ini. Dan silakan Pak sedikit tambahan saja. Sekaligus juga kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang membersamai kami. Ada dari Banten, ada dari Ibu-ibu. Ini menunjukkan bagaimana respon masyarakat terhadap ee masalah ini dari Lampung juga ya gitu. Jadi kita berterima kasih dan meskipun ya saya juga sampaikan alhamdulillah saya tadi sebenarnya jam .00 sudah selesai. Kenapa saya masih di sini? Saya juga bersama-sama membersamai. Jadi kita satu satu kata siapapun yang kemudian akan melawan dr, melawan Dr. Rismon, melawan saya melawan Risal Fadilah itu adalah melawan rakyat Indonesia. Terima kasih. I demikian. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salat salat salat salat ya. Selamat di

Sahabat Kompas TV Kupang, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Kupang, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

#kompastv #kupang #berita