Yuta Mio Kumpulin Kembaran baby Hara Celine Atom Atam dari kecil sampai Raksasa Di kota Sakura

Halo teman-teman semuanya. Welcome back to Dunia Hara. Hari ini kita mau main game Sakura ya. Oh, aku sudah selesai nih. Aku sudah sapu-sapu bersih-bersih. Sudah selesai semuanya sudah kinclong. Clong clong clong. Mio juga sudah selesai, Kak. Mio sudah bersih-bersih semua. Debunya semua sudah hilang. Yeay. Saatnya sekarang kita main. Oh, iya. Miu kata Baby Hara dan Baby Chelin, mereka tungguin kita di wedding chapel. Miu. Hah? Masa mereka tunggu di sana kak? Kenapa jauh-jauh? Kenapa enggak di rumah kita aja? Ayo deh kita jemput aja. Lagian kan sekali-sekali kita main di sana kan tidak apa-apa juga. Oke deh, Kak. Huh, ada mobil Kak Sakura yang warna kuning. Ayo kita pinjam mobil yang bisa buka atapnya. Iya, kebetulan kita juga pakai baju kuning. Ayo kita meluncur ke Wedding Chapel. Wuhu, Atom sama Atom mana ya? Mereka belum datang. Miu. Kakak tunggu dulu, Kak. Sebentar, sebentar. Kenapa, Miu? Itu sebelah kanan. Wah, itu ada atom raksasa, Miu. Atomnya kok besar sekali, Miu. Iya, Kak. Besar sekali, Kak. Lagi ngapain dia itu? Sepertinya lagi gangguin Kak Kazu. Eh, Atom ngapain, Atom? Oh, Mio aneh sekali. Ih, ada Baby Hara juga. Tadi bukannya ke Wedding Chapel. Oh, Baby Hara, kamu kenapa? Eh, Kakak Ota ke Wedding Chapel. Ke Wedding Chapel. Hah? Tapi kalian bukannya ada di sini? Nih, Kakak Ota pergi Calang cepat-cepat ke wedding chapel. Kakak Ota, Mio, Mio, jadi gimana nih sekarang, Mio? Katanya tadi harus ke wedding chapel, Kak. Gimana kalau kita ke wedding chapel dulu? Eh, yah. Ayo main, ayo main. Eh, tapi si Atom ajak main. Tapi Atomnya aneh, Kak. Dia besar. Iya juga ya. Kok dia besar sekali? Nanti kalau main aku malah kepijak sama dia malah penyot. Oh ya ini juga pyharanya besarnya tidak seperti yang biasanya. Oke deh Mio. Ayo kita ke wedding chapel Miu. Aku jadi penasaran emangnya di Wedding Chapel ada apa, ya? Iya, Kak. Ada apa, ya? Itu dia, Kak. Seperti ada sesuatu di sana. Oh, i ya. Aku ada lihat warna pink. Itu bukannya bajunya si Atom ya? Mio? Iya, Kak. Mio juga ada nampak seperti ada Baby Cellin dan Baby Hara. Wah, itu dia mereka besar sekali. Raksasa, Mia. Wah, ternyata mereka berkumpul di sini ya. Iya, pantesan disuruh datang ke sini. Terus yang tadi itu siapa? Huh, Atom. Atom, baby challenge. Bibi Hara, kalian ngapain di sini? Wah, kalian sekarang sedang bersenang-senang di sini ya? Semuanya pada jadi raksasa. Mungkin mereka udah makan sesuatu nih, makanya jadi besar-besar semuanya. Baiklah, aku juga mau. Hei, kalian kalian sedang main apa? Oh, Miu tadi tuh si Atom diam-diam aja, Mio. Iya, Kak. Mereka tidak bersuara. Atom, bersuara, Atom. Oh, Baby Jelin. Baby Jelin, kamu sedang ngapain, Baby Jelin? Baby Jelin. Baby Jelin juga enggak ngomong apa-apa. Biasanya dia kan Kakak Uta, Kakak Uta. Tapi ini enggak ada. Uh, Baby Ara. Wah, bibiara juga diam-diam aja nih. Mereka semua pada diam-diam aja. Si Atom, Kak, coba tanya si Atom. Atom, Atom, kamu lagi ngapain? Kenapa kalian semua pada bisu? Tapi sepertinya ada yang aneh, Miu. Kenapa, Kak? Ini bukan mereka, Miu. Apa bukan mereka? Iya, ini hanya patung mereka. Mio, ini bukan asli. Ini tidak hidup. Wah, ternyata enggak hidup ya. Pantesan mereka aneh sekali ya, Kak. Iuh. Apa ini, Kak? Hh. Opo? Sepertinya ini jejak kaki. Woh, iya ada jejak kaki di sini. Wah, jejak kakinya ada yang dari besar sampai yang kecil. Hmm, sepertinya ada sesuatu pada jejak ini, Kak. Ayo deh kalau gitu kita pergi cari mereka yang tadi aja, Mio. Yang ada di kafe itu loh. Iya, Kak. Ayo kita tanyakan sama mereka aja deh. Mungkin Baby Hara yang di kafe tahu sesuatu. Soalnya tadi kan dia yang suruh kita ke sini kan, Kak? Iya, dia yang suruh kita ke sini. Kita coba tanya sama dia. Ah. Eh, itu si Atom. Tadi kan si Atom kan, sekarang ada si Atom. Atom, apakah kamu tahu kenapa di Wedding Champel ada patung-patung kalian? Yuk, yuk y ta. Ayo kita dance, yuk yuk, y, ya. Aduh, si Ata malah joget-joget, Miu. Iya, Kak. Dia malah asik joget-joget. Coba kakak tanya yang lain aja deh, Kak. Oke. Oke. Wah, Baby Celin kamu besar sekali. Baby Cellin kamu lagi ngapain? Eh, gelak jalan, gelak jalan. Ayo gelak jalan, Kakak Ota, kamu tahu enggak kenapa ada patung kalian? Eh, tak tahu, tak tahu. Tak mau kasih tahu. Oh, malah enggak mau kasih tahu, Mio. Tapi baby challengnya kenapa jadi banyak sekali? Itu kan baby challenge dan ini juga baby challenge. Baby challenge. Eh, Kak Otain mau bobo ma bobok. Dia malah mau bobo. Dia mau tidur siang, Kak. Wah, Baby Cellin mau cepat besar ya. Di sini ada Atom. Atom, tadi kamu kan besar kan, Atom? Sekarang kamu sudah jadi kecil. Ada apa nih, Atom? Aku memang segini segini. Wah, ada baby challenge lagi. Baby challengnya banyak sekali, Mio. Ini sudah baby challeng yang ketiga, Kak. Eh, Kak Ote. Ayo gerak jalan, gelak jalan. Dia malah suruh aku gerak jalan dan wah bibiara ngapain kamu di atas meja? Bibiara turun. Bibiara bibiara ya ampun malah mutar-mutar di atas meja. Eh butalput-putal kalau gitu Oh iya Mio, sepertinya aku tahu sesuatu Miu. Kenapa, Kak? Di situ ada jejak kaki, kan? Iya, Kak. Jejak kaki yang tadi itu kamu lihat kan ada yang dari besar sampai yang paling kecil. Oh, iya iya Kak. Benar. Nah, itu dia. Kita harus mengumpulkan mereka dan meletakkannya di sana. Soalnya mereka juga dari besar sampai kecil, Mio. Oh, iya juga ya, Kak. Masuk akal, Kak. Iya, pasti kita harus kumpulkan mereka sesuai dengan kakinya. Sekarang aku akan kumpulkan Baby Hara. Mio. Aku kumpulkan Baby Hara dan si Atom deh. Kalau gitu, Mio kumpulkan si Baby Celling dan si Atom ya, Kak. Ya. Iya. Supaya kita cepat bisa taruh mereka di sana. Ayo, Baby Ara ikut. Wah, aku harus panggil siapa nih, ya? Namanya sama semua mukanya juga sama nih. Oh, itu ada lagi. Bibi Ara. Baby Ara. Eh, Kakak Ota. Kakak Ota ada yang di bawah ban pula lagi tuh. Ini ada yang loncat-loncat. Ayo semuanya ikut aku. Kalian semuanya harus berkumpul nih. Ada berapa banyak ya? Coba aku lihat lagi sebelah sana. Wuh, si Atom lagi dorong mobil di sebelah sini. Wah, ternyata ada si Atom. Aku lawan Atom. Lawan Atam. Wah, yang besar lawan yang kecil. Emangnya bisa ya? Di sebelah sini ada enggak ya? Uh, ternyata Baby Chelin. Oh, ada Baby Hara di sana. Eh, Kakak Ota gak boleh lewat. Oh, kenapa emang gak boleh lewat? Aku lewat sini aja. Huhu, lewat, lewat. Oh, Pip Hara, kamu lagi ngapain? Eh, lagi bobok, Kakak Ota. Sebelah sini enggak ada. Berarti cuma di sini ya? Ayo ikut aku. Eh, ke mana? Ke mana? Ayo, aku akan mengumpulkan kalian nih. Aku akan mengumpulkan yang Baby Hara semuanya. Udah berapa ya? Dan yang di bawa mobil juga. Berarti ini semua ada empat. Ayo empat-empatnya ikut aku. Wah, yang besar ini berat sekali. Oh, naik semuanya. Wow, sudah, sudah. Banku enggak kempes, kan? Nah, sekarang aku akan bawa kalian ke Wedding Chapel. Huh, di dekat Yumat juga ada. Nanti deh aku ke sana sekarang. Aku bawa dulu yang ini. Sudah penuh nih. Sudah penuh. Hore. Sekarang giliran Mio. Mio mau bawa semuanya. Atom, ini si Atom. Ini bukan giliran Mio. Mio bawa yang Baby Celin. Baby Challin, ayo kita pergi, Baby Challin. Nah, Baby Jelinya ini lagi tiduran. Baby Challin, ayo semuanya ikut Mio. Kita naik mobil yang putih ini. Ah, pinjam dong mobilnya. Terus baby challengin yang ini. Yang ini agak lebih besar daripada yang pertama tadi. Terus ini dia. Yang ini juga lebih besar daripada yang sebelumnya. Sudah tiga Baby Chelly nih. Naik-naik. Kita semua naik ke mobil. Kita akan cari lagi di mana ya Baby Challenge yang lain. Eh, gak tahu. Tak tahu. Wah, Baby Challeng-nya enggak mau kasih tahu. Atam, tunggu ya, nanti Mio jemput. Hmm, mungkin mereka ada di taman atau apa? Mungkin mereka ada di sini ya. Wah, beneran ternyata ada di Umat. Kalau di sebelah situ ada si Atam. Ngapain dia Atam? Ya ampun dia lagi latihan tinju sebelah sini. Ah, itu Baby Jellin. Eh, angkat angkat kuat. Wah, Baby Jelin turunkan. Ya ampun Baby Jelin. Itu mobilnya isinya ada orang gak? Kenapa malah diangkat? Eh, gak tahu Kakak Mio ini mobil mainan bukan, bukan itu bukan mobil mainan. Kalau ada orangnya nanti orangnya pasti teriak minta tolong. Ayo, ayo kita lepaskan aja. Nah, sekarang kita lihat. Eh, kok mobilnya masih terbang? Hai, mobil. Ah, jatuh. Ternyata mobilnya jatuh. Ah, mobilnya menu nabrak kita. Ada orangnya enggak, ya? Apa jangan-jangan orangnya di dalam sudah pingsan? Ya udah deh, kita biarkan aja. Ayo, Baby Cellin, ikut, Kak Mio sebelah sini. Kita akan pergi dari sini. Eh, masih ada lagi enggak ya? Ini sudah ada empat Baby celin. Ada berapa ya baby celinnnya? Eh, tak mau tak mau tak mau ikut. Wah, Baby Celin kenapa gak mau ikut? Ayo dong ikut, Kak Mio. Eh, gak mau. Wah, Baby Challin ngambek ya? Ayo, ayo. Ah, akhirnya Baby Cell mau juga. Eh, ayo, Kakak Mio. Ah, dia malah berdiri di atas. Semoga deh, Mbak Mio baik-baik saja. Di sini ada enggak ya? Eh, ada ternyata itu Baby Cell yang kecil. Baby Celin, ayo ikut Kak Mio. Eh, aw. Wah, dia bilang enggak mau ya. Em, gimana kalau nanti Kak Mio kasih permen terus kasih es krim? Eh, oke. Oke, akhirnya baby-baby ini bisa dibujuk juga. Tadi jejak kakinya ada berapa ya? Sepertinya jejak kakinya ada lima kan? Nah, kamu ukuran kedua. Kamu berdiri di sini ya. Kamu pbara yang paling besar jadinya kamu yang paling belakang berdiri di sini ya. Wah, babyara yang ketiga lagi ngambek nih. Ini dia baby yang paling kecil. Kita letakkan di depan tuh kan. Pas kan kamu yang paling kecil. Terus satu lagi. Oh, satu lagi ya. Nomor empat. Nomor empat tuh masih kosong. Mana dia? Kok enggak ada? Cari lagi ah. Mio sekarang sedang bawa bocil-bocil. Ah, ya ampun malah tertabrak. Waduh. Waduh. Ini pasti karena keberatan ini. Gara-gara baby challeng yang paling besar, dia malah mau paling atas. Wah, bisa enggak ya? Akhirnya bisa juga nih. Naik tanjakan dan belok. Kita sudah sampai. Aduh, aduh, aduh, ad duh. Ya ampun, kenapa mobilnya? Mobilnya malah terbalik. Ah, mobilnya keberatan jadinya sampai terbalik. Balik Baby Cellin. Ayo semuanya ikut Kak Mio sebelah sini. Kita akan berbaris di sini. Kita baris dari yang paling kecil ya. Terus yang paling besar di belakang itu seperti punya Kak Yuta. Ayo semuanya sebelah sini. Nah, ini yang paling besar. Eh, sepertinya kamu yang nomor empat deh. Jadi, kamu sebelah sini dan berikutnya ini yang nomor tiga. Selanjutnya ini kamu yang nomor dua. Wah, B sudah kumpulkan tiga nih. Lanjut. Ini yang paling kecil dan terakhir ini yang paling besar. Wow, lengkap. Ternyata beneran ada lima. Lima-limanya sekarang sudah Mia kumpulkan. Wah, yang paling besar malah ngambek. Yeay, Kak Yuta. Kak Yuta punya kok belum ya? Kak Yuta punya yang keempat masih belum tuh. Sekarang Mia tinggal kumpulin si Atam. Nah, di sebelah sini. Wuh, itu dia si Atom. Atom. Yuta, bantu aku dorong. Tidak usah. Masa kamu kalah sih sama si Atom. Padahal Atom kan kecil. Ayo sebelah sini lepaskan aja mobilnya. Sini, sini Atom. Iya, I tah. Nah, sudah lepas tuh. Wow, jatuh. Yeay, pemenangnya si Atom. Aku jadi kalah. Kamu sih udah sebesar ini masih kalah sama yang kecil. Kecil-kecil cabe rawit tuh si Atong. Wow. Kita sekarang pergi dari sini. Kita akan cari atom-atom yang lainnya. Atom, aku pergi dulu ya. Iya, Yuta. Iya, Ya. Selanjutnya di Yumat. Aku belum lagi lihat Diom. Wah, itu ada si Atom lagi tinju-tinju. Terus itu dia atomnya lagi ngapain? Dia lagi isi ban mobil ya sebelah sini. Uh, di dalam yum juga ada. Coba aku lihat deh. Oh, ada atom kecil loncat-loncat. Woi, atom nomor dua lagi ngapain kamu lagi korek-korek? Ya, ayo atom kecil ikut aku. Oh, sekarang sudah ada empat atom. Ore, udah kumpul empat. Sebelah sini enggak ada lagi kan? Oh, iya atom yang paling besar tadi dia lagi pompa-pompa nih. Nah, ini dia. Kamu lagi pompa apaan? Pompa ban mobil ya? Yuta, aku lagi dorong mobil. Dorong mobil. Ya ampun, kamu lagi mau dorong mobilnya. Tekan, tekan. Wah, bisa, bisa. Wah, mobilnya selamat. Tadi mobilnya miring dan sekarang kamu sudah menyelamatkan mobilnya, Tom. Sekarang ikut aku yuk. Oke, ayo ikut. Ayo ikut. Yuhu. Eh, angkat angkat. Wah, bibra. Itu dia bibara yang satu lagi. Bibiara kamu lagi ngapain? Lepasin itu. Lepasin Kak Natsunya. Oh, jatuh. Ya ampun, malah dilempar. Kak Natsu enggak apa-apa. Kak Nsu tidak apa-apa. Oh, Bibi Ara kamu ngapain tuh? Lihat Kak Natsu sampai encok. Eh, Kakak Ota. Alah, lagi celamatin Kakak Nachu. Oh, selamatin kok kayak gitu supaya enggak kena tablak loh. Kakak Ota, ayo ayo ikut aku. Ya ampun, Kak Naksunya masih patah pinggang. Kak Naksu nanti aku bawa ke rumah sakit ya sekarang. Aku bawa dulu mereka semuanya. Nah, aku sudah kumpulin. Ayo masuk. Semuanya masuk kan? Iya, semua masuk. Semua masuk. Kalian pangku aja tuh yang kecil-kecil. Tadi ada atom kecil terus atom yang lebih kecil lagi. Muat kan? Eh, muat Kakak Ota. Ayo pergi. Peraligi. Dimulai dari atom yang ini. Oh, ini atom kedua. Terus ini atom yang paling kecil. Lalu sebelah sini atom yang ketiga. Lalu ini dia atom paling besar. Kamu sebelah sini ya, atom. Nah, berdiri di sini. Pos, pas, pas. Siapa lagi nih yang belum baris? Oh, Baby Hara. Nah, sekarang giliran Baby Hara nih. Kita akan isi yang kosong ini yang nomor empat. Wah, kamu padahal bukan yang paling besar tapi kamu malah angkat mobil yang berat loh. Eh, iya Kakak Ota. Nah, berhasil. Aku sudah meletakkan ke semuanya nih. Semuanya sudah terisi. Oreor, aku sudah siap, kalian di mana? Wah, Atam yang itu sedang tinju-tinju. Jangan meninju-ninju orang dong. Ya ampun, si Atam. Atam itu tidak boleh. Nanti kamu kena tangkap sama Pak Polisi loh. Ayo ikut Mio aja. Tunggu Mio, aku sedang main-main pukul. Main-main pukul. Oh, ternyata hanya main-main ya. Enggak beneran ya. Iya, tidak beneran. Tidak beneran. Ayo ikut, Mio. Sekarang sudah ada dua atam. Eh, tiga atam nih. Terus berikutnya, wah, ada yang tidur di emperan. Kenapa malah tidur di emperan itu? Atam pengemis. Eh, apa atap pengemis? Jangan dong, masa tidur di emperan. Ini dia yang kecil. Atam bocil. Ayo ikut, Mio. Aduh, maaf, Kak. Mami kok malah jadi berantakan. Ayo, Atam, jangan tidur di sini. Kamu lagi nyari apa sih? Aku sedang cari kacamata. Cari kacamata? Hah? Kacamatanya bukannya ada di matamu? Oh iya, aku lupa. Aku lupa. Ya ampun. Nah, sekarang ini dia atom yang paling besar. M letakkan di sebelah sini. Ah, mundur sedikit deh. Nah, ini dia baru pas. Berikutnya atom yang ini nih yang ketiga. Lalu atom yang keempat sebelah sini ya. Selanjutnya ayo sini. Ini atom yang kedua nih. Ini atom yang kedua lebih kecil. Terus ini dia atom yang terakhir. Atom yang paling kecil. Nah, berdiri di sini. Pas, pas, pas. Kakak berhasil. Yey, Mio sudah semuanya, Kak. Wah, Miu kamu sudah semuanya? Sudah, Kak. Sudah lengkap. Aku juga sudah lengkap tuh. Oh, iya semuanya sudah penuh. Ore, kita sekarang sudah kumpulkan semua atom-atom bibi bibi challeng yang ada di kota ini. Mereka tidak merusuh lagi, kan? Kita sudah kumpulkan sesuai patung-patungnya. Wow, keren sekali. Kakak kenapa, Miu? Ngomong-ngomong Atom dan atom baby challeng baby Hara yang biasanya dengan kita yang asli yang mana ya, Kak? Oh, iya yang asli mana ya? Apa sudah kecampur Mio? Iya, Kak. Kakak bisa bedain enggak yang mana ya? Coba aku lihat dulu pbiharanya dari yang paling kecil sampai paling besar. Apa yang ini ya? Eh, Kakak Ota. Coba kamu lihat. Yang itu bukan? Bukannya dia lebih tinggi dari kita, Kak? Oh iya, biasanya lebih tinggi dari kita sedikit ya. Ternyata bukan yang ini ya, bukan Kak. Ayo coba cari yang lain. Oke, aku harus kenalin nih. Soalnya kan mereka setiap hari sama kita. Kita enggak boleh sampai salah. Kalau yang sebelah sini ini dia yang nomor tiga. Oh, yang lagi ngambuk nih. Eh, Kakak Ota. Iya, betulbul. Tapi Kakak Ota tadi sudah calah. Wah, dia malah ngambak. Iya, tadi katanya aku sudah salah. Tapi kan aku benar. Ayo BB Hara, kamu yang asli ikut aku. Uh, lucu sekali kalau dia lagi ngambuk. Aku sudah menemukan bibi hari yang biasa sama kita. Eh, betulbul Kakak Otah. Betul. Selanjutnya Mio. Mio mau cari nih atamnya yang mana ya? Em, sepertinya atamnya kok semuanya mirip sekali ya, Kak? Iya, semuanya mirip sekali, Miu. Apa yang ini ya? Tapi itu sepertinya ketinggian ya, Miu. Iya juga ya. Sepertinya yang ini, Kak. Wow, Mio dapat, Kak. Yang ini, Kak. Atam yang nomor tiga. Yo, yo Mio. Betul, betul, betul. Kamu sudah mendapatkannya. Sekarang giliran Kak Yuta. Oke, lanjutnya kita cari si Atom. Wow, Baby Chaellin. Aku mau pilih Baby Challin aja deh, Mio. Ah, Kakak mau pilih Baby Chaellin. Iya, yang ini. Yang ini iya enggak ya? Atau yang ini? Oh, sepertinya yang ini ketinggian. Kalau yang ini? Ini lebih tinggi lagi. Tapi dia lucu sekali ya. Dia sepertinya lagi ngambuk. Iya, Kak. Matanya besar sekali. Sama seperti patung yang di belakangnya. Yang ini? Oh, iya. Ini tadi yang kebesaran itu kan? Hm. Kalau yang di depan tadi dia ngompeng, Mio. Iya juga ya, yang di depannya ngompeng. Tapi aku yakin pasti yang ini. Walaupun dia ngompeng, aku tahu yang ini. Baby challenge. Coba buka kompengnya. Nah, betul-betul ini dia baby challenge. Baby challin, kamu ngapain, Baby Challin? Eh, Kakak Ota Jelin kan masih ompeng. Wah, masih ngompeng. Aku sudah ketemu nih. Yey. Nah, selanjutnya kamu pilih yang mana, Mio? Mio pilih yang Wah, Kakak ini tinggi sekali. Bahkan Mio hanya setinggi kakinya. Iya, kamu hanya setinggi kakinya. Nah, yang ini, Kak. Yang ini. Mia yakin? Ini dia. Wow, sampai digendong. Yey, berhasil. Kita sudah menemukannya. Kita sudah ketemu bibi challengin, bibi atom sama Atom yang asli. Ayo sekarang kita pergi main. Ore udah ketemu. Halo teman-teman semuanya, sampai di sini dulu video Hara. Sampai jumpa di video selanjutnya ya. Ingat subscribe, like, dan share ya. Dadah. Dadah. Atom-atom yang lainnya. Sekarang aku mau main sama Atom-atom yang biasa main sama kami ya. Iya, Kak. Yeay. Kita sudah temukan yang asli. Iya, nih kita sudah kumpulin banyak. Aduh, soal mi? Oh, iya, Kak. Ngomong-ngomong kalau mereka ada patungnya kita ada enggak ya, Kak? Iya ya. Kita ada enggak ya?

#idsakuraschoolsimulator
#sakuraschoolsimulator
#sakuraschoolsimulatordrama