DJ Anak Jenderal Kembali Beraksi, Giliran dr Tifa Dirujak Habis!
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi teman-teman. Pagi-pagi saya kepengin bikin konten nih karena saya sudah janji ingin mengupas tentang dokter abal-abal tipa tipu. Teman-teman, sebelum lebih lanjut kita ee menguliti si dokter tipa tipu ini, sebaiknya teman-teman menonton video berikut. Belum belum belum memberikan kepada dia tugas sebagai presiden karena Anis ditunggu di dunia internasional. Oke. Bukan ditunggu di penduduk DKI kembali. Enggak, Mas Anis. Palestina tuh mendukung e membutuhkan Anda. Oke. Ancaman perang dunia ketiga itu membutuhkan Anda, gitu loh. Jadi itu kalau saya bahasa SASM ketika dia dimintai pendapat tentang Anis Baswedan oleh Profesor Rasley Harun, dia benar-benar membual, Teman-teman. Ini bualan orang yang seperti enggak pernah sekolah. Orang yang enggak pernah makan sekolahannya tapi ngaku-ngaku doktor ilmuwan. Coba aku ilmuwan dia. Katanya Anis ditunggu dunia internasional. Ya, mencoba untuk menerjemahkan apa maksud Allah tuh begitu. Misalnya dia dijadikan utusan khusus Presiden Prabowo untuk enggak usah harus pakai utusan khusus. Oke. Dunia internasional itu sudah sangat mengakui ketokohan. Makanya jangan menggunakan fasilitas negara. Ngapain ngapain? Anis terlalu kecil buat jadi utusan negara untuk mengurus itu enggak. Internasional butuh dia. Sekarang ancaman-ancaman, tantangan-tantangan bagi umat manusia di seluruh dunia itu amat sangat berat. Tadi teman-teman dengar sendiri kan bualannya itu bikin perut saya mules mules. Tapi herannya banyak orang yang mengidolakan si dokter abal-abal ini. Kenapa saya bilang dia dokter abal-abal? Karena dia belum menyelesaikan sekolah doktoralnya dan dia ngaku sendiri. Tapi di setiap pertemuan dengan wartawan, dia mengaku sebagai ilmuwan. Seolah-olah dia sudah punya temuan-temuan yang wow mencengangkan dunia gitu. ngaku ilmuwan kemudian dipanggil doktor bangga. Padahal dia ngaku bukan dokter dia cuma dokter yang ngobatin orang sakit. Dokter teman-teman bukan doktor ya tapi dia memang enggak tahu malu. Ini manusia enggak punya malu saking bencinya dengan Pak Jokowi. Kita telusuri si Tipa ini sebenarnya siapa sih awal mula dia muncul dari mana dia asalnya gitu. Dari mana ini asal keberadaan dia? Kok dia begitu benci Pak Jokowi gitu. Coba kita saksikan video yang dulu. Bapak Joko Widodo adalah sumber dari segala sumber masalah. Oke. Bapak Joko Widodo adalah sumber dari segala sumber masalah. Ada yang mau dimakjulkan, ada yang mau menggulingkan. Soalnya 3 tahun kita sudah bergerak di jalan meminta beliau untuk mundur, tidak mau mundur terpaksa rakyat akan berbicara. Entah itu melalui parlemen jalanan atau apapun kita akan berkoordaniasi. Iya. Iya. ee yang kita ee ingatkan kepada teman-teman, kepada semuanya jahit bersatu dengan cara apapun. Kita punya porsinya masing-masing, kita ada ee tempatnya masing-masing. Kalau tidak bertemu di tengah, kita akan bertemu di ujung. Oke. Ee ini kan gerakan sudah 3 tahun ee Ibu Tifa juga mungkin lebih ya dari 3 tahun juga sama. Nah, kenapa hari ini kok tidak? Nah, ternyata Tifa ini sudah melakukan aksi-aksi bersama HTI FPI untuk menggulingkan Pak Jokowi sudah 4 tahun katanya 3 tahun 4 tahun bersama FBI dan HTI. Ini ya video yang tadi kita tonton ini video setelah selesai seminar untuk penggulingan Bapak Jokowi setelah kasus ee di penjaranya si Bambang Tri. Jadi mereka ini di seminar ini membuat strategi bagaimana agar Pak Jokowi bisa digulingkan. Kalau Pak Jokowi enggak mau turun, mereka mau paksa. Si tipa ini salah satu nih salah satu orangnya ini ya yang ngotot ingin Pak Jokowi itu tergulingkan kunjung mengkerucut ee gerakannya ini kalau kita sudah merucut ini sudah mengerucut ini momentum ini momentum ini sudah ada pemantik cuma tiga e tinggal koordinasi konsolidasi dan kita akan itu saja jadi jangan putus putus asa ya untuk semua teman-teman dan rekan-rekan kita akan menuju ke satu titik yang kita harapkan oke satu satu pertanyaan tadi yang belum dijawab juga mungkin sudah ee soal peran serta media kalau saya mengatakan bahwa media mainstream itu adalah sekarang adalah para YouTuber. Nah, apakah yakin bahwa pesan ini akan sampai ketika ee media konvensional seperti RCTI, Indosiar dan lain-lain? Why not sekarang aja kita lihat ada NNC, ada Indosial, ada beberapa yang sudah milik mereka. Dengan berjalannya waktu mereka juga akan sadar ini loh yang benar, ini loh yang salah. Kembalikan semua kepada Allah dan semua akan berjalan dengan baik. Oke, tadi ada mengkerucuk ee dokter tiba saya pengin ee komentar dari dokter tiba yang dimaksudkan mengkerucut itu ya seperti sekarang ini boleh dig semua elemen kan sudah terlihat sudah terlibat aktif sudah bergerak ya nah ini sudah mengerucut ini adalah sebuah momentum yang diciptakan bersama-sama ini adalah yang saya sebut sebagai waktunya Allah maka kita jemput waktunya Allah itu dengan jahitan-jahitan kepada setiap elemen-elemen insyaallah itu akan menghasilkan ledakan yang besar untuk menghasilkan sebuah gerakan yang nanti kita ee sampai pada tujuan yang sama. Oke. Ledakan itu kan butuh pemantik. Kira-kira pemantik itu ya ini pemantik. Ini sudah pemantik. Ini pemantik ini sudah konkrit ini sudah ini sudah konkrit Pak. Ini sudah konkrit bola salju kan sedikit menggeling-meneling pada hasilnya. Sudah konkrin. Oke kita tunggu ledakan itu ya. Iya. Berdoa saja semuanya dan semuanya harus bisa berjalan. Oke terima kasih. Untuk selanjutnya kita akan saksikan video berikut. Ee karena saya pengin membuktikan apakah benar si tipa tipu ini adalah ilmuwan. Kita saksikan 1 miliar% Anda meyakini bahwa ijazah Pak Jokowi palsu. Benar demikian? Ee bukan itu statement saya. Oke, silakan. Jadi sebenarnya saya kan menggunakan domain saya ilmu kedokterannya pertama kali itu. Oke. Jadi ada Anda tulis apa dulu nih? Anda tulis apa dulu yang Anda tulis di X waktu itu ya? Iya. Jadi dari persoalan gigi, persoalan hidung artinya yang saya cermati adalah foto. Oke. Foto pada ijazah yang beredar di internet. Artinya materi ilmuwan berani mengatakan bahwa sebuah ijazah itu palsu hanya dari pengamatan mata dia lewat foto digital yang ada di internet. Dari sini saja kita sudah bisa berkesimpulan ini orang benar-benar ngawur ngawur dalam memberi kesimpulan soal ijazah Jokowi. Mana bisa dari fotonya ketahuan bahwa itu palsu. Apalagi foto itu foto ijazah yang diteliti orang yang usianya sudah jauh dari foto yang ada di ijazahnya itu. Sekarang baca gu sudah 60 tahun lebih 40 tahun yang lalu. Kemudian dengan sok-sokan bilang dari foto saya bisa tebak buat ijazahnya palsu. Gak semua itu sok tahu. Dan gobloknya lagi ini inus kok nanggepin orang gila bicara itu ngaku-ngaku ilmuwan. Iyain aja ilmuwan. Astagfirullahalazim. Kita lanjut ya. Kalau ini adalah ijazah yang diklaim sebagai ijazah Joko Widodo yang menjadi presiden 2014 sampai 2024, maka ini palsu. Dari mana? Dari dari mana? Saya melihat dari foto orang yang mendalami anatomi. Seorang dokter itu sudah bisa membedakan. kami punya keahlian katakanlah ya punya keilmuan untuk membedakan apakah foto ini walaupun ini foto katakanlah mungkin sekitar 30 40 tahun yang lalu misalnya gitu ya dengan foto masa muda yang orang yang sama-sama bernama Joko Widodo yang yang 10 tahun kemarin itu menjadi presiden. Ini jelas bukan foto beliau. Ee bentuk gusinya juga beda. Karena kalau beliau itu tersenyum atau tertawa itu gusinya kelihatan. Artinya struktur giginya sudah jelas beda. Kemudian dagu. Dagu ya. Empat. Dagu. Dagunya Pak Jokowi itu kotak di bawah. Sedangkan dagunya Jokowi Dodo waktu mahasiswa foto-foto itu ijazah yang foto ijazah ini kan ee apa runcing di bawah. Oke, ini ngeselin ya. Foto Pak Jokowi muda dibandingkan dengan Pak Jokowi saat ini. Terus dia bisa bilang bahwa ini fotonya beda. Wong ngetan ini. Dia menggunakan ilmu kedokterannya untuk menuduh dengan alasan bahwa dia sudah mempelajari anatomi tubuh, tapi dia melihatnya dengan mata telanjang lewat dokumen digital. Ini kan tipu benar menyesatkan. Ini sangat menyesatkan, Teman karena yang dibandingkan foto lama dengan foto saat ini. Bahkan ahli digital forensik pun mengatakan bahwa tidak bisa membandingkan antara foto lama dengan foto sekarang. Enggak bisa karena pasti akan berbeda jauh kualitas fotonya. Kemudian usia usia objek yang di dalam foto itu kalau yang foto Pak Jokowi muda dengan Pak Pak Jokowi yang tua dibandingkan ini jelas tidak matching tak bisa. Kalau mau membanding-bandingkan sama atau tidak sama itu harus menggunakan foto dengan kualitas dan isi yang sama. Inilah salah satu siasat busuk dari dokter abal-abal ini untuk mengelabui kita, untuk membodoh-bodohi kita. Kita harus percaya omongan dia yang ngaku-ngakui ilmuwan. Padahal dia bukan doktor. Dia cuma dokter dan dia tidak punya keahlian apapun untuk menganalisa foto digital asli atau palsu. Enggak bisa. Dokter punya keahlian apa? Dokter tuh hanya memeriksa fisik. Enggak bisa dari ngelihat. Saya ngelihat dari jauh kayaknya kamu sakit ini deh. Sakit kurap. Kamu belum diperiksa sudah bilang kurap. Enggak bisa. Cuma ngelihat pakai mata telanjang itu enggak bisa. Dokter itu harus ngelihat, dicek, diraba tubuh pasiennya. Itu sok-sokan dokter tapi mau mau menjadi dukun kali ya. nebak-nebak dukun ini kayak ini. Makanya dia juga pernah eh sempat viral itu berita dia di X itu katanya dia meramal nanti tahun 202 yang akan menjadi presiden itu AHY. Wah ramai itu ramalan dia itu. Dan orang banyak yang percaya. Bodoh aja orang yang percaya. Orang kayak gini dipercaya tu tipa-tipu ya teman-teman ini ya. dusta dia ini supaya teman-teman e tahu sebenarnya Tifa ini punya ijazah apa saja. Ini dia ngerekam sendiri nih dia punya ijazah apa saja, lulus dari mana. Kita dengarkan teman-teman. Nah, sekarang kalau ada juga yang menyebutkan dokter palsu loh ini bagaimana ceritanya kok jadi dokter palsu? Karena gelar dokter saya ini sekarang kok jadi juga diragukan keasliannya. Maka baiklah nih saya udah mempersiapkan beberapa ijazah asli saya ya. Ee saya mau ikut-ikutan Pak Amin Rais nih ya gitu. Bahkan mungkin ya akta kelahiran saya sekalian ya supaya nama saya itu jelas Tifa Ziatias Suma. Anaknya siapa nih? Akta kelahiran saya nih. Tifa Ziatias Suma ya. Lalu saya mau tunjukkan ijazah SD saya nih ya. Oh saya imut banget fotonya. Ini saya tutupin karena belum pakai jilbab. SD SD Muhammadiyah. Kemudian ijazah SMP saya nih ya. Nih saya tutup lagi nih. Asli ijazah SMP 8 Yogyakarta. Kemudian ijazah SMA saya nih. Ijazah SMA saya asli SMA Negeri 2 Yogyakarta. Lalu setelah lulus SMA saya menempuh ee kuliah nih keterima di Fakultas Kedokteran Universitas ee Gajah Mada. Ee nah ini ee ini e ijazah ijazah ee saya ini ijazah dari Universitas Gajah Mada itu saya dapat tiga loh. Dapat tiga nih. Satu ijazah S. Satu, dua, ijazah sebagai dokter ya. Tiga, ijazah sebagai master. Nih ya. Nih yang ijazah S1 ya. Saya mendapatkan gelar Scet nih. Kayak begini nih ijazahnya. Ada nomor dua di kiri sama di kanan ya. Lalu L. Kemudian foto ada di cap stampel seperti ini ya. Kalau di kedokteran enggak pakai materai. Jadi seperti ini tulisan namanya tuh indah sekali pakai tulisan indah ya. Kemudian habis itu saya mendapatkan gelar dokter. Jadi ini asli ya ini asli ijazah dokter saya nih. Tuh ijazah dokter ya. Ijazah dokter telah menyelesaikan dengan baik dan memenuhi semua persyaratan pendidikan profesi kedokteran di fakultas kedokteran dan mendapatkan gelar dokter beserta segala hak dan kewajiban yang melekat pada profesi tersebut. Ya. Lalu habis saya dapatkan gelar dokter, ijazah dokter ini. Lalu saya dapat lagi sertifikat dari negara namanya waktu itu ya di zaman saya itu namanya SID, surat izin dokter. atau SP surat penugasan ya. Jadi ee zaman saya ketika lulus dokter itu kami mendapatkan SID atau SP surat izin dokter atau SP surat penugasan sebagai dokter. Artinya sesiapapun juga yang mendapatkan gelar dokter seperti ini itu memiliki hak dan kewajiban. Enggak cuma hak ya, tapi juga kewajiban untuk menjalankan profesinya sebagai dokter di mana pun dia berada. Ya, ini beda konsep ya sama STR sama SIP ya. SID atau SP itu adalah ee hak dan kewajiban dari seseorang siapapun juga yang mendapatkan ee gelar dokter. Nah, untuk Anda ketahui ya, gelar dokter itu tidak bisa dicabut oleh siapapun kecuali Allah subhanahu wa taala ya. Jadi orang berhenti menjadi dokter ya kalau dia sudah wafat gitu kan. Jadi enggak ada siapapun juga karena ijazah dokter itu benar-benar diraih oleh seseorang yang berjuang untuk mendapatkan gelar ee profesi dokter tersebut. Lalu habis itu saya menempuh lagi ya emm belajar lagi nih saya untuk gelar master di Universitas Gajah Mada lagi nih ya. Nah, karena saya menempuhnya udah di era modern gitu ya, jadi ijazahnya itu beda. Jadi ini kalau teman-teman yang Kagama ya, keluarga alumni Gajah Mada itu ada yang mereka dapat yang versi versi putih begini besar, ada yang udah dapat versi biru. Nah, saya dapat putih, saya dapat biru nih. Nah, ini enggak saya tutup karena saya sudah pakai jilbab. Ini ijazah sebagai master of science e dari ilmu eh clinical medicine ya. itu saya dapat nih. Jadi puas ya, Teman-teman ya. Terutama nih para follower saya nih yang yang kemarin hatinya agak agak bergemuruh nih. Kok dokter Tifa ternyata yang selama ini jadi guru saya katanya dokternya palsu. Nih loh ijazah dokter saya ini loh. Hm. Asli asli 24 karat dari Universitas Gajah Mada. Puas ya? Mudah-mudahan puas. Kalau tidak puas silakan datang langsung ke saya untuk bisa memegang secara langsung ya. Nanti saya izinkan Anda memegang ijazah saya secara langsung. Jadi ijazahnya dia S1 kedokteran kemudian dia lanjutin ke master S2 ya ahli obat bukan untuk meneliti anatomi tubuh apalagi digital dia enggak ada ilmunya ya sehingga kita boleh menolak semua narasi dia tentang ee temuan dia katanya ijazah Pak Jokowi palsu itu tertolak semua dari ijazahnya yang dia omongin ini aja sudah jelas-jelas tertolak. Dia itu master of science medicine. Obat ya, obat-obatan ini ya keilmuannya tu untuk meneliti obat-obatan kali ya. Obat apa? Enggak tahu. Sakit perut apa orang berak-berak kali itu begitu ya. Ini emang orang aneh sekali ya. Sangat aneh menurut saya ya. Ee enggak punya ilmunya tapi dia sok tahu ya. Ini akan muncul di akhir zaman orang-orang seperti ini ya. Dia baru sekolah dokter tapi ngaku-ngaku dia bisa mengetahui ijazah seseorang asli atau palsu. Itu loh. Kan asal muasalnya ee apa ya isu yang hot isunya dokter Tifa itu kan soal ee doktor palsu gitu kan. Nah kok lalu lama-lama kok jadi dokter palsu ya. Ini gimana ceritanya nih dokter ini saya kasih tahu ya. Beda ya antara dokter O sama dokter E ya. Kalau doktor saya baru akan meraih gelar doktor. Karena itu saya sekolah di sekolah program doktoral ya. Nah, baru akan meraih gelar doktor. Aku dia baru akan meraih gelar doktor ya teman-teman ya. Ya, sudah jelas bahwa memang dia bukan doktor, tapi dia tidak pernah membantah kalau ada orang yang manggil dia doktor. Bahkan di koran-koran dituliskan gelar dia d-nya besar, r-nya kecil. Kalau dokter itu D kecil, R kecil. Setahu saya begitu ya. Tapi dia tidak pernah membantah itu. Bangga malah menyebut di dirinya itu ilmuwan. We keren. Ilmuwan. Sebenarnya dokter apa sih? Kita lihat ini. Dokter Tifa merupakan seorang penggiat media sosial yang kerap menjadi sorotan publik. Sebab ia dengan berani sering mengungkapkan pandangan-pandangannya mengenai berbagai isu yang diperbincangkan di tanah air. Nama lengkap Ti Fauzia Tiasuma. Ia lulus pendidikan S1 di Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada. Lalu meraih gelar doktor epidemiologi molekuler di kampus yang sama. ini wartawannya yang salah atau memang ada pengakuan dari orang-orang tentang si Tipa ini sudah merah gelar doktor karena wartawan pun menulis gelar doktor. Makanya dari sini tu orang manggilnya doktor. Doktor dokter tadi dia kegran, dipanggil doktor. Dokter tipa memiliki pengalaman signifikan di bidang kesehatan dan epidemiologi. kita akan ee cari tahu epidemiologi itu apa supaya teman-teman paham sebenarnya keahlian dia itu di dalam ee bidang yang dia bilang keilmuan apakah cocok dengan yang selama ini dia lakukan untuk menyelidiki ijazah asli atau palsu. Kita baca sama-sama ya. Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang pola penyebaran penyakit atau kejadian yang berhubungan dengan kesehatan beserta faktor yang dapat mempengaruhi kejadian tersebut dan cara mengendalikannya. Penyakit ya. Jadi bukan foto terus dia punya punya keahlian dalam hal penyebaran penyakit, tapi dia coba-coba menjadi seorang peneliti foto digital dan berani mengatakan bahwa foto di ijazah Pak Jokowi itu bukan foto Pak Jokowi. Itulah teman-teman ya. Karena kita sering memberi panggung kepada orang yang tidak layak menyandang gelar keilmuan. Kita sering memberi panggung pada orang yang bacotnya gede. Kita sering memberi panggung pada orang-orang tukang ngibul, tukang bohong untuk memberikan keterangan-keterangan maupun analisa-analisanya secara ngawur. Dan kita mempercayai itu. Akhirnya ya sudah kita akan mendapatkan cerita-cerita, berita-berita yang ngawur alias hoa. Untuk itu melalui video saya, saya menekankan agar kita semua berhati-hati ketika mendengarkan analisa-analisa, cerita-cerita, narasi-narasi dari orang yang mengaku ilmuan, orang yang menggunakan gelar-gelarnya. Hati-hati karena tidak semua orang yang bergelar banyak itu dia akan bicara benar. Dari cerita analisa dia itu atau narasi-narasi dia itu isinya penuh dengan kebencian. untuk mendiskreditkan seseorang, seorang ilmuan, seorang dengan kepakaran, ilmu yang tinggi, keahlian tertentu berdasarkan pendidikan yang dia pernah raih. Ketika dia diakui sebagai seorang pakar, maka dia boleh melakukan analisa, penelitian, dan keterangan jika diminta. Kalau enggak ada yang minta dia melakukan itu atas inisiatif dia dan kelompoknya, maka sudah bisa dipastikan bahwa dia ini adalah orangorang yang ingin membuat heboh negara ini. Hati-hati, jangan terkecoh. Terima kasih. Yeah.
DJ Anak Jenderal Kembali Beraksi, Giliran dr Tifa Dirujak Habis!
#jokowi #drtifa #djanakjenderal
#dcnewsindonesia
DC News Indonesia adalah saluran YouTube yang menyajikan informasi menarik terkait isu sosial-politik tanah air. Semua konten diolah dari sumber kredibel, seperti podcast, monolog dan diskusi antar tokoh dari sejumlah kanal dan media terpercaya. Konten channel ini disajikan dengan angle baru yang lebih tajam dan terkadang menggelitik.
WARNING:
Channel ini memiliki keberpihakan. Channel ini berpihak kepada siapa saja yang menarasikan keutuhan NKRI, melawan hoax, kebencian & fitnah.
Selamat menonton dan semoga bermanfaat. Salam Nusantara! NKRI harga mati!