TERHARU !! CERITA DON JUMBO BERTEMU DENGAN ALMARHUM ORANG TUANYA !! Feat @sapipurba Roblox RolePlay
[Musik] Yes, akhirnya Bell sudah berbunyi dan sekarang aku mau pulang-pulang. Ayo, Mon. Pulang, pulang, pulang, Mon. Let’s go, Mon. Ah, iya iya. Bentar, bentar, ya. Ya ampun, dia masih beres-beres lagi. Ah, lama banget dia. Hei, hei. Eh, dulu. Kok ada suara orang nangis? Siapa yang nangis? Heh, please kembalikan buku itu. Buku itu sangat berharga bagi aku. Please, [Musik] tidak akan aku balikin. Ye ye ye. Tolong balikin aku. Aku harus bagaimana biar kamu balikin? Oh, emak aku balikin. Boleh, boleh, boleh. Coba dulu kamu jadi kurus. Enggak bisa kan? Jadi enggak akan aku balikin. Ya ampun, keterlaluan banget ini orang. Eh, sorun lama ini. Eh, eh, Mon. Mon, Mon, Mon, Mon. Pas kamu di sini ya, Mon ya, kamu lihat di sana tuh itu anak lagi dibulai sama itu anak-anak nakal baju hitam. Eh, benci banget sama pembulai aku. Ayo, Tun. Kita tolongi dia. Oke, oke, oke, oke. Hei, hei, hei, hei. Kamu, kamu, kamu hentikan ya. Kembalikan buku itu ke anak kecil itu. Cepat. Siapa juga kalian? Hah? Aku enggak mau. Emangnya kamu bisa apa? Eh, rasakan nih. Iya. Aduh, gawat. Tenaga cewek ini gede juga. Kabur. Hm, ternyata dia lemah. Emm, kayaknya kamu yang terlalu barbar deh, Mon. Eh, tapi t tapi emm em em bentar bentar bentar. Kamu jangan komentar dulu, Mon ya. Aku mau ngomong dulu sama si si ini si anak kecil ini. Emm, Kakak kamu enggak apa-apa kan? Nah, ini aku balikin buku kamu. Iya, enggak apa-apa. Terima kasih ya sudah membantu. Oh, santui, santui, santui. E, ngomong-ngomong perkenalkan ya. Nama aku adalah Atun. Lalu di sebelah aku ini adalah cewek barbar namanya si Momon. Eh, kamu mau merasakan tinjuku? Cewek barbar pula. Eh, halo. Salam kenal. Nama aku Momon. Oh, iya. Salam kenal juga. Namaku Don. Aku biasa dipanggil Jumbo karena badanku besar. Maaf ya, aku jadi merepotkan kalian. Oh, enggak apa-apa kok. Eh, ngomong-ngomong ini aku dan Atur lagi mau beli es krim. Kamu mau ikut enggak? Atun yang teraktir. Eh eh eh Mon, kamu jangan sembarangan ya. Aku tidak bawa uang sama sekali loh. Ya ampun. Gak enggak usah gak usah. Aku aja yang traktir sebagai ucapan terima kasih. Nah itu dong baru bagus. Ayo ayo temanku Don. Let’s go. Let’s go. Kita langsung berangkat ya. Ayo Mon. Ayo Mon. Gitu dong. Ayo. Ao. Berangkat. Berangkat. Ayo Don. Ayo Don. Kita pergi makan es krim. Wah, enak banget ini es krimnya. Apalagi gratis. Hm. Tahunya makan gratis doang ya. Sekali-sekali bayarin dong. Yes. Sirik kamu ya. Ya, enggak mungkin aku bisa bayar. Aku kan masih hutang kamu. Gimana sih? Kalian berdua lucu banget. Terima kasih ya sudah mau berteman dengan aku. Iya, sama-sama, Don. Oh, ya, Don. Aku penasaran pengen nanya ya. E, ngomong-ngomong tadi buku itu buku apaan sih? Kayaknya kamu jaga banget. Aku lihat juga bukan buku pelajaran sekolah deh. Oh, ini ini adalah buku peninggalan orang tua aku. Ayah ibuku sudah enggak ada dan hanya buku ini saja yang mereka kasih buat aku. Makanya buku ini penting banget. Ya ampun. E, maaf ya, Don. Kita enggak tahu kalau kamu anak yatim piatu. Iya, ya. Maaf banget ya, Don, ya. Oh, gak apa-apa kok. Aku sudah tidak sedih. Iya, iya, iya. Kamu jangan sedih lagi ya. Apalagi sekarang kamu sudah punya teman baru loh. Yaitu aku dan Momon. Iya, betul, betul, betul. Oh, ya Atun. E, Momon, sepertinya aku harus pergi sekarang ya. Oh, gitu. Baiklah kalau gitu aku juga mau pulang. Oke. Heeh. Sama deh. Aku sama Mom dulu. Tapi ngomong-ngomong, Don, kamu mau ke mana? Hah? Oh, aku mau pergi melayat orang tuaku dulu, habis itu baru pulang. Oh, begitu. Eh, eh Mon, Mon, Mon, Mon. Kita kan udah ditaktir nih, es krim. Gimana kalau kita temenin dia yuk? Takutnya sampai sana dia sedih lagi loh. Gimana? Iya, iya. Ayo, ayo, Don, Don, Don. Kita ikut kamu pergi deh. Oke. Hah? Yakin kalian mau ikut aku ke sana? Iya dong, kan kita teman. Ayo, ayo kita jalan kita jalan. Ah, oke bareng. Oh, udah nyampe, udah nyampe. Mongo, kita di sini aja, Mon. Kita temenin aja jangan sampai masuk ke dalam, Mon. Iya, iya. Halo, Ayah. Halo, Ibu. Don datang melihat kalian. Kalian gimana kabarnya? Sejujurnya Don sangat loh merindukan kalian berdua. Tapi Don juga malu dengan keadaan Don saat ini. Maaf ya, Ayah dan Ibu, Don sudah menjadi anak yang gagal. Ya ampun, Mon. Kayaknya dia sedih lagi deh, Mon. Ayo, ayo kita ke sana hibur dia, Mon. Let’s go, let’s go, let’s go. Iya, iya. Emm, Don, kamu jangan sedih, kamu harus tegar terus. Aku yakin kamu tidak gagal kok. Kamu pasti bisa, Don. Iya, Don. Aku dan Atun pasti akan mendukung kamu. E be benarkah? Loh loh l tuh bukunya menyala loh. Mary. Halo, Don. Heh Mary. Mary. Emm. Oh iya. Aku belum perkenalkan kamu sama Momon ya. Oh ya Tun. E Momon perkenalkan ini si Mary. Huh. Tidak. Atun Momon jangan takut. Ini sabar aku si Mary. Dia hantu yang baik. Oh ya, oh ya. Ada ada hantu yang baik juga nih. Aku baru tahu. Salam kenal. Iya. Salam kenal ya. Ih serem. Santui. Jangan takut. Aku tidak akan menggigit kalian. Ah ah. Iya iya iya iya iya iya. Ngomong-ngomong Mary, kenapa kamu tiba-tiba nongol di sini? Nah, aku ada kabar baik buat kamu, Don. Jadi, beberapa hari lagi semua roh di surga diberikan kebebasan untuk bertemu dengan keluarganya. Wah, kamu bisa ketemu sama ayah ibumu. Wah, itu kabar baik sekali ya, Dona. Selamat. Wuhu. Iya, iya, selamat. Hah, beneran? Wah, aku senang banget. Tapi dengan diriku yang sekarang, aku gak punya muka ketemu orang tuaku. Aku malu. Aku orang yang gagal. Tenang, Don. Kamu pasti bisa. Aku sama Momo yakin kita akan menduku kamu. Oh, ya. Aku beneran bisa kah? Maaf ya, Don. Aku enggak bisa lama-lama di sini. Aku harus pergi dulu nih. Bye bye, Don. Selamat berjuang. Ah, iya iya iya. Makasih ya, Mary. Oke, ini saatnya. Betul enggak, Mon? Yap, kita berjuang latihan sekarang yuk. Let’s go. Oke. Baiklah, Don. Pelajaran pertama itu adalah kamu harus bisa melawan bayangan kamu sendiri. Hah? Lawan bayangan. Betul sekali. Jadi, di sini kamu harus membereskan rasa percaya diri kamu, Don. Oke. Baik. Aku percaya diri sekarang. Katakan ya, Don ya. Ikutin aku. Aku percaya diri. Aku keren. Aku pasti bisa. Oke, oke, oke. Baiklah, baiklah, baiklah. Aku percaya diri. Aku keren. Aku pasti bisa. Nah, sekarang coba katakan di depan cermin nih. Iya, ya, ya, Don. Ayo, coba kamu ke sana. Baiklah, baiklah, baiklah. Satu, dua. Oke. Tiga. Ah. Ah. Aku. Aku. Aku enggak percaya diri. Aku jelek. Aku minus 1000 aura. Ya ampun, dia bercermin langsung rusak lagi percaya dirinya. Bukan begitu loh, Don. Kamu harus ingat, Don. Di dunia ini tidak ada orang yang gagal. Cuma ada orang yang menyerah. Kamu pasti bisa. Ayo. Iya, ayo lawan diri kamu. Kamu pasti bisa, D. Baiklah, aku tidak akan mengetelkan teman-teman aku. Don, kamu keren. Kamu jago, kamu pintar. Aku percaya diri. Aku bisa. Yeay. Wah, keren banget ya, Don ya. Sepertinya kamu sudah lulus di pelajaran pertama. Sekarang kita akan masuk kepada pelajaran yang kedua. Let’s go. A apa ya ini ya? Oke, Don. Dengarkan baik-baik. Pelajaran kedua yang kamu harus pelajari adalah harus jadi kuat. Hah? Jadi kuat? Betul sekali, Don. Kamu harus jadi kuat untuk bisa melawan semua pembulai. Ya, let’s go. Kita masuk. Ayo, cepat. Let’s go. Ayo, kau pasti bisa ampun. Satu kali lagi. Aku mau berhenti. Boleh gak? Enggak. Kamu harus jadi kuat. Ayo. Satu. D du. Ayo. Ay. L. Bang. Mau berapa kali ini, Mon? Aduh. Aduh. 10 kali lagi. 10 kali lagi. Aduh. Ah, aku mau kentut. Ah. E, e, suhu, M, Mon. Apakah aku udah cukup ini, Mon? Belum. Tiga set lagi. Tiga set lagi? Ya ampun, aku udah capek banget. Terasa tanganku udah mau patah nih, Mon. Ampun. Boleh enggak? Kamu harus jadi kuat, jangan nyerah. Oh, iya deh, Guys. Guys, guys. E, e si Don butuh bantuan teman-teman kalian dong. Boleh enggak kalian kasih like-nya biar aku juga lebih semangat lagi? Tolong ya. Oh, terima kasih teman-teman. Hmm, sepertinya Mon ya dia udah cukup kuat kayaknya ya, Mon ya. Hmm. Iya, nih ototnya udah keluar-keluar. Oh, oke oke oke. Ayo ayo ayo kalau gitu sekarang juga kita ke sekolah. Let’s go. Wuhu. [Musik] Oke, Don. Kamu udah lihat ya, si anak nakal itu kembali membulai murid yang lain. Nah, hari ini kamu akan tunjukkan kejantanan kamu. Kamu akan menjadi pembela kebenaran. Let’s go, maju kamu, Don. Baiklah. Hei, kamu cepat hentikan sekarang juga. Heh, bukannya ini si gendut sudah berani macam-macam sekarang? Ayo, coba. Kamu bisa apa? Ah, rasakan. [Musik] H, jangan berani kamu macam-macam lagi yang ngebulai orang. Waduh, dia kuat banget sekarang. Kakak Kakak kabur. Wah, makasih ya, Kakak Don. Kamu keren banget deh. Waduh, aku dipuji sama cewek nih. Atun Momon. Aku berhasil. Aku benar-benar bisa ternyata. Yoi dong. Tapi semuanya ini belum selesai, my brother. Kita akan masuk kepada tantangan yang terakhir. Eh, tantangan terakhir tantangan apa? Itu adalah tantangan bakat. Oke, Don. Sekarang aku mau nanya. Mmm, kamu punya bakat apa? Sepertinya aku tidak punya bakat. Enggak mungkin, Don. Setiap orang itu punya bakat. Kayak aku ini. Aku ini punya bakat nendang orang. Eh eh jangan kau bangga ya. Keterlaluan ni orang nih kan nendang anak nakal. Ah iya i ya bisa ya. Ya kan dia punya kekuatan yang kuat jadi superhero teman-teman ya. Iya betul sekali. Kayak misalnya aku nih kalau aku itu punya bakat juga kentut bukan kali. Ya ampun. Jadi aku bisa tentukan kapanpun aku mau kentut bisa. Iya hampir sama aja dong. Emm e oh. Begitu ya. itu bakat ya? Hmm, sebenarnya kalau bakat sih aku enggak tahu ya, cuman kayaknya aku suka nyanyi sih. Hah, kamu suka nyanyi? Serius? Coba coba coba. Eh, Mon ajarin dia nyanyi dulu Mon coba. E, Doreni Pasolasido Mon. Oke, Doremio. He he he. Ya ampun, gak lulus kamu, ya. Itu, itu vales-pales ke mana-mana, ya. Coba, coba, coba, Don. Kamu ikutin aku, ya, D. Eh, kamu juga panas ya? Ya, ya. Kan kita berdua tidak punya bakat menyanyi, Mon. Ah, udahlah kamu ngerti maksud kita lah, Don. Coba coba coba kamu. An an an aku ya. Ya udah kalian jangan ketawain aku ya. Coba aku ya. Doremi solo, wow. Mon kamu dengar Monuk kamu Don, aku adalah fans pertamamu ya. Ya, ya, ya, ya, ya. Oke, Don. Kita sudah memastikan bakat kamu adalah menyanyi dan kamu punya waktu cuman tinggal hari ini saja untuk kamu latihan di rumah ya. Setelah itu besok kita ke kuburan orang tua kamu dan kamu akan tunjukkan bakat kamu itu. Are you ok? Oke. Em, em, aku sih kurang percaya diri sih, tapi oke, aku bisa. Aku yakin aku pasti bisa. Oke, Don. Inilah saat-saatnya kamu memperlihatkan kemampuan kamu, ya. Bakat kamu yang terpendam kepada orang tua kamu. Oke. Oke, aku akan berusaha atun dan momon. Tenang, Don. Kamu itu pasti bisa. Oke, oke oke oke. Aku sudah belajar. Aku percaya diri. Aku pasti bisa. Sedikit demi sedikit engkau akan berteman. Pahit luapkanlah saja bila harus menangis. Anakku ingatlah semua lelah tak akan tersia. Usah takut pada keras dunia. Halo, Don. Papa. Mama, aku rindu banget sama kalian. Nak, jangan nangis ya. Mama bangga kamu tumbuh jadi anak yang jauh lebih kuat dari Mama bayangkan. Iya. Ayah bangga banget sama kamu, Don. Kamu sudah berani berdiri sendiri walaupun dunia ini suka menjatuhkan kamu, ya. Iya, Papa. Iya, Mama. Don tidak akan pernah mengecewakan kalian semua. Iya, anakku Don. Papa percaya sama kamu, ya. Dan Don, maafkan kita ya, Don. Kita cuma dikasih waktu sebentar saja. Tapi Papa senang banget bisa bertemu sama kamu, Don. Don, ingat ya, kami mungkin tidak bisa bersamamu selamanya. Tapi cinta kami akan tinggal di dalam senyuman dalam setiap keberanianmu. Hiduplah dengan bahagia, ya, Don. Mama dan Papa sayang sama kamu. Iya, Papa dan Mama. Don akan selalu mengingat kata-kata kalian. Selamat tinggal anakku Don. Papa, Mama. Don tidak akan pernah mengecewakan kalian dan Don akan selalu menjadi anak yang baik. Selamat tinggal. Wah, selamat ya, Don ya. Akhirnya kamu berhasil bertemu sama orang tua kamu, Don. Iya, iya. Selamat, ya, Don. Ye. Iya, terima kasih ya, Teman-teman. Terima kasih Atun dan Momon. Berkat kalian semua. Akhirnya aku tidak perlu malu lagi bertemu orang tuaku. Mulai hari ini aku percaya bahwa tidak ada yang mustahil. Kalau kita mau, kita pasti bisa. Iya, betul sekali, Don. Oke deh, karena ini semua cerita udah selesai, Teman-teman, jadi kita sudahi video kita pada hari ini ya, Guys, ya. Nah, kalau kalian suka dengan video ini, Teman-teman, jangan lupa dikasih like, share, dan subscribe. Kita akan bertemu lagi di next video berikutnya, Teman-teman. Bye bye semuanya. Bye- bye.
CERITA DON JUMBO BERTEMU DENGAN ALMARHUM ORANG TUANYA !! Feat @sapipurba Roblox RolePlay
Jangan Lupa untuk di Subscribe Channel @MOOMOO :
https://www.youtube.com/channel/UCqzxU2_l0r_48-RAy0lBHWg
#BANGJBLOX #ROBLOX #ROBLOXINDONESIA
Video Kocak BrookHaven
BrookHaven rp
RolePlay Brookhaven
Horror Brookhaven
Brookhaven Indonesia
IKUTI JUGA :
▶Bussiness : Jblox.Official@gmail.com
▶Tiktok : @bangjblox.tiktok
▶Instagram : https://www.instagram.com/andi_jblox/
▶Roblox : https://www.roblox.com/users/2388521656/profile
▶Group : https://www.roblox.com/groups/9697953/BANGJBLOX-FAMILY-2nd#!/about
▶Discord : https://discord.gg/Pc9Hw76n7X