Aku Buat Rumah Cappuccino Assassino! [Minecraft Indonesia]
Teman-teman coba Kak lihat ini. Tara. Yes. Aku baru aja mindahin rumah pohon di kota lama aku ke kota baru, guys. Nah, sekarang aku mau tunjukin ke kalian isi dari rumah pohon aku. Lewat sini guys, lewat sini. Nah, ini ada tangga-tangga. Nice. Cuma ada satu tempat tidur doang sih, Teman-teman. Yap. Tapi dari sini kita bisa mengintip. Ada tungtung dan juga ya seisi kota aku ya. Terus sebelah sini, Guys. Kalau kita turun itu kita bisa ke rumah untuk tamu ya. Siapa tahu Atun Momon mau ke sini bisa. Eh, eh sebentar. Ini kan sikap Puccino Assasino. Eh, ngapain ke sini juga mereka, Guys? Kemarin kan perasaan udah aku bangunin rumah si Balerina Cappuccina supaya mereka itu ngungsi di sana. Sekarang mereka di sini. Aduh. Eh, pada ngapain kalian di sini? Pergi enggak? Apa mau dibuatin rumah juga? Oh my God. Kukira kuk kira buat rumah si cappuccino balerina udah cukup loh, Guys. Sekarang mereka juga minta dibuatin rumah cappuccino assasino. Wah, gimana nih, Guys? Aduh, ya udah deh. Ya udah, kalau misalnya aku buatin, kayaknya mereka gak bakal pergi deh, Teman-teman, ya. Aduh. Oh, wow. Ternyata di sebelah situ juga ada loh, Guys. Lihat tuh. Aduh. Du du du ini engak bisa sih, Guys. Ini enggak bisa sih. Lama-lama rumah pohon aku hancur, Guys. Kalau begitu kita harus buatin rumah cappuccino assassino. Aku bakal buat di belakangnya si balerina cappuccina ini dan juga si tum tum. Yap. Supaya pas ya, Teman-teman. Langsung aja kita buat ya, Guys. Jadi, aku mau buat e dasarnya dulu. 1 2 3 4 5 6. Yap. Ini tuh ceritanya untuk kakinya ya, Guys. Nah, aku sekarang mau buat cangkirnya itu loh ya. Cangkirnya yang muter-muter itu. Aha. Jadi ya memang seperti ini ya, Guys ya. Aku mau membuat si badannya cappuccino assasino terlebih dahulu di udara. Wow, ini agak ribet, Guys. Tapi percayalah teman-teman, ya. Nanti si cappuccino assassino akan suka rumah ini dan mereka akan pergi dan tidak akan mengganggu aku lagi. Sret sret sret. Nah. Nah, udah guys ini adalah dasarnya ya. Sekarang kita akan pakai ini untuk lantainya guys. Yup, karena ini rumah ya kan guys. Jadi harus ada lantainya yang cakep-cakep. Aku pilih warna ini, Guys. Gimana? Masih cocok enggak? Nah, udah selesai, Guys, untuk bagian dasarnya. Sekarang kita harus tinggikan ini cup-cupnya, ya. Karena seingat aku si cappuccino assasino itu cukup ee cukup tinggi, ya, Guys. Yap. Walaupun dari jauh dia terlihat pendek karena dia hanya segelas kopi, tapi hei dia sama tingginya seperti balerina cappuccina. Di rumah kali ini agak beda ya, Guys, sama si balerina cappuccina yang di depan. Kalau itu kan aku cuma buat kepalanya doang ya. Kalau si cappuccino assassino ini aku pengin coba buat sama kakinya, sama bandonya. Semoga bisa, Guys. Sekarang kita harus buat tengahnya. Kalau enggak salah ya, habis putih itu ada ini, Guys, ya. Coklat-coklat. Kalian tahu kan itu kayak buat apa tuh? Kertas. Biasanya kalau kalian tuh beli kopi dikasih kertas begitu supaya kalau pegang-pegang gelasnya itu tidak kepanasan ya, Guys ya. Kayaknya tiga aja cukup deh, Teman-teman. Yap, seperti ini. Kalian di sini ada yang suka minum kopi enggak, Guys? Waktu aku bocil ya aku tuh suka minum kopi ya. Tapi kopinya tuh harus yang manis banget, Teman-teman. Dan aku minumnya itu pakai es batu yang banyak banget. Jadi, bisa dibilang kopi yang aku buat itu bukan kopi ya, kayak air gula gitu, Guys. Waktu aku masih SD itu ya. Udah mulai kelihatan bagus nih ya, Teman-teman. Sekarang kalau enggak salah habis putih, coklat ada putihnya lagi, Guys. Kita buat agak tinggi kayaknya enam ya. 1 2 3 4 5 6. Kalau waktu SD aku minumnya itu air kopi gula ya, Guys, ya. Waktu SMP. Nah, itu aku minum kopi kaleng, Guys. Karena aku waktu SMP itu kan suka banget gambar-gambar komik ya, Guys. Dan aku sering banget ikut lomba gambar. Dan kalian tahu ya kalau aku gambar itu berjam-jam. Jadi em untuk supaya gak ngantuk, Guys, aku harus minum kopi. Soalnya aku bergadang, Guys, sampai jam 2. pagi itu. Eh, kalian coba ngaku deh. Kalian kalau bergadang itu bisa sampai jam berapa? Coba komen di bawah, Guys. Makanya waktu SMP itu aku sering banget tidur di kelas, Guys. Yap, jangan dicontoh ya, Guys, ya. Aku cerita begini jangan dicontoh loh. Nanti kalian ada yang wah, Kak Fanny aja bobok di kelas. Aku juga ah bobok di kelas enggak dengerin guru. Jangan loh, Guys, ya. Jangan. Aku tidak pernah e mengajari kalian seperti itu ya. Walaupun aku tidur di kelas ya, Guys. Tapi aku tuh enggak pernah dimarahin sama guru. Kenapa? Soalnya PR aku beres semua. Aku ulangan tidak remedi. Jadi aku dibolehin tidur di kelas, Guys. Iya, gitu. Selain tidur di kelas, aku tuh juga hobi gambar sih ya, Guys, ya. Buku catatan aku semuanya full sama gambar-gambar. Terus juga kertas ulangan aku itu full gambar-gambar. Karena kalau aku ulangan aku ngerjainnya itu cuma 20 menit, Guys. I Oh, kecuali matematika ya, Guys, ya. Kalau matematika aku kerjainnya 1 jam. Hmm. Makanya aku pernah bilang enggak sih, Guys, seandainya Fanny Candra tidak menjadi YouTuber, kayaknya aku bakal jadi komikus, ya, Guys. Komikus itu adalah orang yang membuat komik. Wow, udah semakin terlihat seperti cangkir kopi, bukan? Ya, ya, ya, ya. Sekarang aku harus membuat seperti ini, Guys. Dekorasi di bagian pinggir-pinggirnya kayak gini. Iya. Karena kalau kalian perhatikan ya, Guys ya, si Kappuccinoaino itu ada pinggiran-pinggirannya begini ya. Ahah, seperti ini. Hm. Nah, kalau dari atas seperti ini, Guys. Penampakannya kelihatan tinggi banget ya, Guys. Tenang, tenang. Nanti rumah ini aku bakal jadiin dua lantai sama kayak rumahnya si Kappuccina balerina, Guys, ya. Tapi em kayaknya ini lebih luas sih, Guys, ya. He. Terus udah selesai begini. Sekarang kita harus tumpukin lagi sama ini, Guys, ya. Yang coklat-coklat begini, Teman-teman. Ini kan sudah seperti ini. Tapi, Guys, kalau kalian itu perhatikan gambarnya si cappuccino assasino, dia itu kalau enggak salah ada hitam-hitamnya, ya. Yaps. Jadi, aku bakal pakai ini black terraakotta aja, jangan yang black concrete supaya tidak terlalu ini ya, Guys, ya. Hitam. Kalau hitam mah kayak jalan-jalan aspal gitu. Jangan, Guys, ya. Kurang cocok. Oke, sip. Sudah cakep ya, Guys, ya. Tapi belum selesai. Kalian kira ini sudah selesai? Oh, belum. teman-teman ya. Jadi di atasnya sini kita harus kasih putih-putih begini lagi ya guys ya. Dan kita akan mengelilingi kepalanya si cappuccino assassino, Guys. Ya. Buat dia semakin lebar, semakin tinggi. Hem. Nah, dari atas seperti ini, Guys. Semakin lebih tinggi lagi. Tapi ini masih belum cukup ya. Sekarang kita harus tutupin ini, Guys, ya. Atapnya pakai kaca aja, gimana, Guys? Iya, pakai kaca coklat aja. Hem. Karena dia kan kopi ya, pasti atas itu kan minuman kopi yang berwarna coklat-coklat. Eh, kopi coklat atau hitam ya, Guys, ya? Eh, kayaknya coklat tua ya, Guys, ya. Hmm, ada sih kopi yang hitam hitam banget gitu, tapi biasanya yang hitam banget itu pahitnya bukan main, Teman-teman. Sudah selesai ya, Guys, bagian badannya. Sekarang kita tuh harus buat bagian matanya. Emm, kita coba pakai ini balok ini. Terus dikasih tangga seperti ini, Teman-teman. 1 2 3 4. Aha. Terus kita coba e turunkan seperti ini. Sepertinya ini jangan begini. Kita pakai begini. Wow. Nah, udah kelihatan seperti mata, Guys. Tapi kayaknya aku butuh sesuatu ini, Guys. Trap door. Betul sekali. Nah, putih, putih, putih. Mantap. Terus kita tinggal buat aja sama persis untuk yang di sebelahnya ya, Teman-teman. Udah selesai matanya kucino assassino. Aku yakin kalian juga bisa buat sih, Guys. Malah mungkin lebih bagus daripada buatan aku. Ya, teman-teman. Sekarang kita harus mencari slap, Guys. Kira-kira e slab mana nih, Guys, yang cocok untuk alisnya cappuccino? Kayaknya mungkin ini, ya, Guys, ya. Kalian tahu enggak apa yang kurang? Iya, banyak tangannya. Belum, kakinya belum. Sabar, Guys. Tangannya di sebelah sini. Iap. Yap, yap. Di sebelah sini, Guys, ya. Ya, tangannya begini, ya, Guys. Karena Minecraft, yah. Minecraft jadi kotak-kotak begini, Guys. Oke, ini adalah tempat untuk pedangnya. Kita harus mencari sesuatu yang mirip mm warna pedang. Emm, sepertinya sudah cukup tinggi ya, Teman-teman. Sebentar kita coba cek, ya. Eh, 1 2 3 4 5 6 7 8 9. Ye, udah segini aja ya, Guys, ya. Pedangnya menurut aku itu udah tinggi banget loh, Guys. Ya, jangan tinggi-tinggi lagi. Tangan sebelah sini sudah selesai. Kita coba buat tangan sebelahnya. Ini sama aja ya, Guys, kayak sebelahnya. Tinggal begini-begini doang. Ups. Ups. Gampang banget sih, Guys, pedangnya. Ya, aku enggak mau mikir yang ribet-ribet. Jadi, kita buat begini aja. Aku harap tingginya sama ya, Guys, ya. Selesai, Guys, tangannya. Uh, mantap. Kurang kakinya. Iya, tidak mungkin kakinya cuma begini doang, Guys, ya. Ini sangat aneh. Kita buang dulu aja ini. Oke. Tidak juga. Dia itu melayang ya, Guys ya. Dia bukan alien. Oke. Hmm. Mungkin jaraknya segini aja ya, Guys, ya. Dua dan juga dua. Sekarang kita tinggal buat kakinya aja. Sebelah sini. Ini juga sebelah sini. Kita samakan, ya, Guys, ya. Kali kakinya e beda sebelah. Kan aneh sekali ya. Supaya enggak kelihatan aneh ya, Guys. Karena aku tahu kalau begini doang kakinya itu terlihat sangat-sangat aneh. Kita harus kasih dia itu sepatu ya, Guys, ya. Sepatu, sepatu. Sepatunya kotak aja sih, Guys. Sebenarnya ya begini begini tuh. Pakaiin dia sepatu ya, Guys, ya. Yeay, udah selesai, Guys, bagian luarnya. Iya, bagian dalamnya kan belum aku dekor, Guys. Tapi kurang lebih seperti ini bagian luarnya. Apa kalian suka? Mantap engak sih, Guys? Wuh, udah ada cappuccino di belakangnya. Sini. Ih, keren sih, Guys. Menurut aku aku puas banget sama hasilnya. Yuk, kita coba buat pintu, ya, Guys, ya. Pintunya kayaknya dari em dari belakang aja ya teman-teman ya. Yap, dari sini aja guys. Seperti biasa kita buat pintu di sebelah sini. Nah, jadi kalau mau masuk udah ada tangga nih, Guys. Udah aku sediakan ya. Tinggal masuk aja nih. Ah, tuh pintunya emang ini ya, Guys. Jadi coklat ya supaya cocok. Wow. Karena atasnya serba jendela-jendela gitu dari kaca-kaca jadi terang banget ya, Guys. Apalagi ini kiri kanan aku kasih kaca juga nih. Ini dapurnya. Terus tempat taruh-taruh barang ya, Guys. Siapa tahu kalian tuh mau taruh piring lebih ya. Ini rak segini banyaknya tidak cukup bisa taruh di sini. Sekarang kita butuh meja makan gak sih, Guys? Oke, kita taruh begini terus kasih kursinya bisa buat enam orang nih, Guys. Sekarang aku mau coba buat tangga ya, Guys, ya. Aku mau buat tangganya itu sedikit berbeda sama tangga yang biasanya aku buat. Jadi, ini tangganya itu berputar-putar ya, Guys, ya. Aha, bentar. Ini tangganya muter-muter gini. Bisa aku naikin gak ya, Teman-teman? Sebentar, bentar, bentar. Kita harus testing dulu, Guys. Testing dulu begini. Putar, putar, putar, putar, putar. Oh, bisa kok, Guys. Oke, oke, bisa, bisa, bisa, bisa. Oke, kurang lebih segini aja kali ya, Guys, ya, tangganya. Oke, udah selesai tangganya. Sekarang kita tutupin lantainya. Jadi, ini adalah lantai dua ya, Guys, ya. Nah, udah selesai, Guys. Oh, ya kalau kalian tuh enggak suka sama pemandangannya ini, tenang, Guys, ya. Bisa aku kasih wallpaper ya. Jadi kayak gini, Guys. Tuh, lebih bagus enggak sih, Guys? Soalnya udah aku kasih wallpaper serba bunga-bunga kayak gini ya. Jadi sebelah sini kayaknya tuh lebih cocok kita ee jadiin tempat tidur, ya, Guys, ya. Ranjangnya sebelah sini. Gimana, Guys, menurut kalian? Ataukah lebih baik di sebelah sini? Coba kita lihat. Emm, kayaknya kurang ya, Teman-teman, ya. Terus kita taruh jam. Jamnya di sini aja. Oh, jam berapa itu? Oh, jam . Oke, terus kita buat begini, Guys, ya. Aha. Pembatas supaya kalau kalian masuk tidak langsung melihat si cappuccino assassino lagi rebahan, Guys, ya. Dan sudah selesai, Guys. Ya, ruangannya simpel sekali, bukan? Ada tempat tidur, terus ada lemari, tempat buat makan sushi. Yes. Karena dia suka sekali sushi. Oke, udah selesai. Kita harus em panggil itu si Kabino assasino supaya pergi dari rumah pohon aku dan menempati rumah baru ini. Ini lebih bagus loh daripada rumah pohon aku ya enggak sih teman-teman? Oke kita coba panggil guys. Kita coba panggil. Nah selamat datang cappuccino assassino di rumah barunya. Apa gak bisa naik tangga ya? Gak bisa lah. Oh kalian itu naiknya rebutan begitu. Gimana bisa naik coba? Tapi suka kan rumah barunya? Suka. Udah ya, jangan ee ngerusuhin rumah aku lainnya ya. Kalian tinggal di sini ya. Janji ya. Janji ya. Benar ya. Oke teman-teman udah selesai guys. Benar-benar udah selesai. Hah. Oke guys. Seperti ini ya rumahnya cappuccino assassino tuh gimana guys? Kalau aku sih suka sih guys ya. Keren keren keren. Oke kalau kalian suka dengan videoku kali ini, ya guys ya. Kalian bisa klik tombol like, di-share, dan juga di-subscribe. See you guys.
Capu capu capu cappuccino assassino~
—–
Link Ig: https://www.instagram.com/fannytjandra0121/
Link Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSQoPSQa/
Channel kedua: https://www.youtube.com/c/FannyTjandraTV
Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.
– Dukung aku dengan berdonasi disini: https://saweria.co/Fannytjandra
– Join menjadi keluarga Fanny disini:
https://www.youtube.com/channel/UCM4m4jzE3UG1yQWJQH59gjA/join
Music by Oneul: https://www.youtube.com/@oneul274
Video ini diedit oleh: @RyodaAkamazuCh
#minecraft #minecraftIndonesia #Fannyplays