Masuk Kerumah Orang Paling Mengerikan – Manivore Indonesia
Hati-hati karena game horor kali ini cukup mengerikan dan selamat datang di YouTube channel Miaw A. Let’s go. Mari kita mulai untuk bermain game horor yang judulnya adalah Manif. Seperti yang kalian lihat di belakang gua, gambarnya saja sudah mengerikan ya teman-teman. Dan tebakan gua, game yang kali ini akan cukup disturbing dan juga gor. Dan buat kalian semua yang kurang kuat, silakan aja kalian skip video kali ini. Tetapi buat kalian semua yang suka dengan game horor yang mengandung eh disturbing dan juga gor ya nanti kita nikmatin bersama-sama ya teman-teman. Tetapi kalau terlalu gor maka gua akan sensor. Mohon maaf banget ya teman-teman. Dan buat kalian semua yang sudah penasaran gamepl-nya seperti apa, langsung saja kita new a game to. Untung saja teman-teman game yang satu ini sudah berbahasa Indonesia ya. Tuh guys, kalian lihat. Aduh ini mah bakal mengerikan sekali. Siapa tuh? [Tepuk tangan] Gua kepolisian. Seram banget bapak-bapaknya. Emang salah? Oh, dia dia ngajak kita masuk, Guys. That would be great. As I said, that’s all I know. If you need anything else, I’m always situation. I love children. Dia suka offering of tea. Oke, dia akan nawarin kita sebuah teh. Selamat datang teman-temanku sekalian di dalam game Many yang di mana di depannya aja sudah mengerikan ya dan kita disajikan oleh sebuah boneka yang mengerikan. Interaksi interaksi dengan apa ini? Gua ada beberapa foto dan juga ada ruangan yang kayaknya gua kenal nih, Teman-teman. Template game horor ya. Kadang-kadang mereka memakai rumah ini. Hah? Loh, katanya dia tidak punya anak, Guys. Foto keluarga seorang ayah dan kedua anaknya. Seorang anak-anak laki-laki dan perempuan. Tapi tunggu, pria itu mengatakan dia tidak punya anak. Jadi, siapa anak-anak di dalam foto ini? Mari kita putar. Tidak ada apa-apa ternyata, ya, Teman-teman. Alright. Boneka yang sangat mencurigakan. Kenapa dia mempunyai boneka itu, Teman-teman? Aku pun tidak tahu. Aku tidak bisa lihat ke sana. Jadi, mari kita berkeliling-keliling nih, Guys. Bapak-bapaknya itu seram banget gak sih? Orang mungkin mengira mereka baik hati kalau saja tidak tahu kebenarannya. Oke, itu buat tek atau ngasa pisau tuh. Mohon maaf nih, gua dengar suara aduh GG Gaming dah, Guys. Uh, what is that? Sebuah botol asam klorida. Biasanya ditemukan di kamar mandi atau di antara perlengkapan pembersih. Tetapi yang ini ada di sudut ruang tamu. Seolah-olah ditinggalkan dengan terburu-buru di sana. Hm, dia mau bersih-bersih. Apa tuh? Ada yang ngetok-ngetok. Boneka beruang yang lembut dan terlihat bersih rasanya. Seolah-olah seorang baru saja memeluknya. Tetapi mereka bilang tidak ada anak tinggal di sini. Jadi, siapa pemilik boneka beruang ini, Guys? Ada yang ngetok-ngetok? Apakah ada yang disekap sama bapak-bapak yang aneh ini? Oh no. Gua harus langsung lapor atasan kali, ya. Oh, enggak boleh, Guys. Gua juga enggak boleh ke sini. Oh, mari kita buka. Siapa lagi nih, Guys? Apa yang dilakukan foto saudara laki-lakiku di sini? Saudara laki-lakimu. Ambil. Did itind you of someone? Buset, ditonjok gua, teman-teman, belum sempat melindungi diri. Welcome to the f. Mau pesta makan dia, Teman-teman. Wow. Uh-oh. I thought you’d never wake up. You kidnapped my brother. Bravo. Bravo. Another medal for the city’s finest. When I get out of here, I’ll kill you with my own hands. If you kill me, you’ll never see him again. Wah, guys, itu bapak-bapak seram banget ketemu. Malam ini adalah pesta. Ketemu bapak-bapak kayak begitu sih. Mending lari ya. Pencet E. Oh, kita mau membebaskan diri dari ikatan ini. Apakah bisa, Teman-teman, dengan gua spamming E. Uh, nice. Bro, bangun, Bro. Jangan pingsan, Bro. Aku harus segera keluar dari sini secepat mungkin. Tetapi bagaimana caranya? Masalahnya lu masih punya enggak pistol? Dia kan polisi, Guys. Enggak punya aduh gak punya senter lagi, Guys. Gua gak bisa lihat apa-apa ini di basement. Apakah ini adalah basement yang kita kenal juga? Ah, iya betul sekali ya, Teman-teman. Ini adalah basement yang kita kenal ya. Wow. Oke oke oke oke. Mumpung kita ada di dalam basement dan penuh dengan tikus ini, maka gua akan coba keliling-keliling terlebih dahulu ya. Ada beberapa baju dan juga celana. Di sini ada topi juga, ada sepatu juga, tapi gua enggak tahu itu punyanya siapa. Terus ini ada sebuah pintu yang dibarricade. Ya, saya tidak punya apapun untuk memecahkan papan kayu. Kayaknya gua harus mencari linggis. Oke. What is that? What is that? Oh, bisa digituin. Ini untuk membuka pintu basement. Oh, nice. Secara tidak sengaja Miaok menemukan pintu. Maksudnya kunci. Cari di rumah. What? What do you mean cari di rumah? Oh, kalau mau tahu e quest kita, pencet tab ini kah? Buka. Oh no. Eh, tunggu dulu. Ini kenapa rumahnya kayak sudah terbengkalai? Perasaan tadi pas gua masuk baik-baik saja. Oh no. Gua harus ngapain ini? Wah, ini apa lagi nih? Oh no. Ini apa, Guys? Aku gak bisa keluar. Didobrak aja. Aduh, itu apaan lagi tuh? Ih, ada bola mata dan mungkin ini jantung dan otak. Oh no. Waduh. Kita udah masuk ke rumah orang yang kurang waras ya, Teman-teman. Hayah, itu ada otak lagi. Otak manusia hampir tidak tersentuh. pembusukan masih [Tertawa] segar. Ada ada kode 3169. Hafal enggak, Guys? Semoga hafal lah ya, 3169. Kalau enggak hafal nanti kita akan ke bawah sini. Oke, entar gua buka satu persatu terlebih dahulu. What is that? 2021 special reserve. Jaringan otak. Hah? Jaringan otot segar untuk sentuhan aroma. Oke, kembalikan. Terus ini apa nih? Eh, what is that? Ini apa, Teman-teman? Gak tahulah ya. Biarkan saja. Ini apa lagi nih? Bahan-bahan satu potong paha yang sudah diistirahatkan digantung selama 21 hari karena tidak ada yang baik datang tanpa waktu. Hah. Segenggam helai rambut digunakan sebagai pengganti kertas perkamen. Oke. Tubuh yang kaya akan lelah dan tulang serat otot yang masih berkedut setelah meninggoi. Jika kamu memotongnya dengan benar, kamu akan merasakan waduh, Guys. Hah? Suara matiinmu. Kok gua jadi enggan untuk membaca, ya? Persiapan potong daging dengan cinta seperti bagaimana dibentuk oleh kehidupan. Bumbui dengan hati-hati hirup aromanya dalam-dalam. Jika mereka masih di ruangan itu masih melayang di udara, berarti kamu melakukannya dengan benar. Panggang stick dengan api besar. Mengunci setiap tetesan. Tutup matamu saat mendesis. Dan dan untuk sesaat ingatlah siapa mereka. Man, gua tahu sih dry age, tetapi sapi ya, Teman-teman. Kayaknya itu bukan sapi apa ini? Oh, fuse. Coba ambil. Saya tidak tahu untuk apa. Untuk ini loh, fuse. Saya perlu membuka tutupnya entah bagaimana mengambil kepala patung. Hah? Patung belum kali ya, Teman-teman ya. Oke, belum belum belum belum. Aduh. Tak terlihat, Guys. Saya lapar lagi hari ini. Tetapi buat perut saya ada sesuatu yang lain yang kelaparan. Saya mencoba memberinya makan, tetapi tidak cukup. Mungkin saya makan hal-hal yang salah. Darah itu hangat, penuh kehidupan. Tetapi ketika mendingin seperti halnya manusia itu menjadi tidak berarti. Pasti ada cara untuk membuatnya tetap hangat selamanya. Wow. Ya, dihangatkan, Bro. Guys, kita masuk ke rumah orang kurang waras ini, Guys. Biasanya kita bermain game horor kan berhubungan sama hantu. Kali ini kita berhubungan sama orang yang tidak waras. Ini lebih mengerikan. Biasanya bilangnya psycho kan, Guys. Kayak lagu psycho. Psycho. Eh, enggak enggak enggak enggak. Haduh. What should I do? Ini ada lagi ini, Guys. Saya tidak tahu itu untuk apa. Iya, aku pun tidak tahu, ya. Jadi, sekarang kita ke mana, tuh, my friend? Tuh, kaget. Astaga. Membuka pintu saja berbunyinya seperti itu. Baik. Oke, bagian sini udah selesai. Kita jalan-jalan di sini. Kita bisa ke sana kayaknya. Gua pengen ke sini terlebih dahulu. Sabar. Ah, gak bisa dibuka. Eh, enggak bisa dilihat ya apa isi dalamnya. kecuali nanti gua dapatkan senter. Nah, harusnya ini adalah ruangan untuk berputar. What is this? Ada jam. Jamnya mengarah ke berapa tuh? 10 terus 35. 1035 ya. Oke. Girl power. Tuh kan ada cewek di sini. Semua orang di rumah ini tampaknya memiliki hubungan yang cukup dekat dengan boneka itu. Oke. Saya tidak tahu ini untuk apa. Wow, wow, wow, wow. Eh, permisi. Ini kenapa ada banyak merekin di sini, Guys? Saya belum mengembalikan kepala patung itu. Oh, kepala patung itukah kepala patung? Coba coba coba gua dekatin terlebih dahulu. Belum belum bisa, Guys. Pasti ada sesuatu nih untuk nge-triggernya. Bahkan senyuman pria itu cukup untuk membuatmu merinding. Iya sih, dari tadi, Guys. Seram banget, dia. Ini kayaknya bakal menjadi game yang terdisturbing yang pernah gua mainin deh. Uh, piano. Can I play it? Jangan kali. Oh. Gua tahunya ini. Salah, salah, salah. Ah, lupa gua. Gundul gundul pacul cul. Gem gem. Ah, gak tahu gua, Guys. Lupa, lupa, lupa, lupa. Ya udahlah, kita keluar saja dari sini. Cuma itu yang gua hafal. Gundul gundul, paculcul gembelengan. Ibu saya selalu mengawasi saya di meja makan dan selalu mengatakan hal yang sama. Pemborosan adalah dosa. Jadi, saya menghabiskan setiap gigitan di piring saya, tetapi tidak ada yang memperhatikan. Saya tidak lapar. Saya hanya mematuhi. Terkadang saya bertanya-tanya, apakah kita mengkonsumsi orang dengan cara yang sama? Begitu mereka dilupakan, apakah mereka benar-benar berhenti? Ada pertanyaan-pertanyaan yang sulit untuk dijawab ya, my friend. Hmm terbuka sudah tuh. Ini juga bisa berarti. Hmm terbuka sudah tuh. Alright, kita coba cek. Ini ada sebuah lemari. Oh, ada bau yang sangat tidak enak di dalam sana. Terus ini juga ada kayak kereta-keretaan ya, Teman-teman. Tadi kita temuin di ruangan dapur satu tapi warnanya beda. What is this? Oh, ini dia nih. Ada views lagi. Tapi belum bisa diapa-apain. Sayang sekali ya. Ya sudahlah. Ini juga gua belum tahu. Oh, kaget gua. Kaget gua. Gua kirain ada yang udah nunggu gua di depan situ. Oh, hai, guys. Ih, kita enggak sendirian. Oh no. Kenapa dia ngintip-ngintip? Intip balik enggak sih? Gak tahu dia di mana, Guys. Aduh, kok gua jadi merinding, Guys? Merinding. Merinding. Astaga. Apa sih? Apa yang membuat ini pecah? Gua gak ngelihat apa-apa. Di. Ya udah, kita keluar dah. Nih nih gua keluar nih. Pulang, Bro. Jangan minta bantuan. Back up, back up, Bro. Hah, gak bisa, Guys. Gak bisa, Guys. Kayaknya gua harus ke atas nih. Oke, make sure ya. I won’t leave without my brother. Aku tidak akan Oh, pantesan aja dia enggak mau pergi, guys. Dia mau mencari kakaknya dia terlebih dahulu. A brother. Brother and sister. Yap, fotonya masih ada. Oh, kereta-keretaan lagi ya. Dan juga ini ee sama ya, 107. Oke, dah. Berarti yang di sini udah kelar teman-teman kita jelajahin. Gua akan coba ke atas terlebih dahulu untuk cek kanan. Apa tuh? Ngapain dia, Guys? Ngapain dia? Kenapa kita sembunyi? Kita takut K sama dia? Kan kita polisi. Biasanya Pak polisi itu sudah mempelajari kayak bela diri, Guys. Ya, potret keluarga yang aneh, ya. Kira-kira mereka lagi makan apa? Hmm. Ditanya lagi, pakai nanya. itu tuh, Guys. Ada berbentuk seperti otak, Guys. Aduh. Oke, coba ku masuk dulu. Ini ruangan adik. Adik ada di sini, adik. Seram ya. Seram ya. Kayak ada foto. Oh, ini nih. Misteri boneka ini semakin intens. I don’t know. Apaagi nih? menilai dari gambar-gambar dalam pikiran seniman tampaknya jauh dari stabil. Waduh, gambar-gambar yang mengerikan. Terus ada kereta-keretaan. Banyak banget keretanya. Loh, itu ada gambar jam juga tuh. 107. Benar kan? Oke, cek dulu. Cek dulu. Check. Can check. Ini nih cur. I got the power. Uh, what is that? Uh, oke. Sabar. Ini buat apa? Fuse. What do you mean fuse? Eh, kok jatuh? Oh, kaget gua kebuka. Saya tidak tahu ini untuk apa, ya. Belum bisa, Guys. Belum bisa. Belum bisa. Return my favorite shirt. I need it soon. Oke, jarum menit jam itu hilang. Oh, ini guys. Kita harus cari terus kita taruh di tujuh ya. Oke, misteri jam-nya gua tahu cuma carinya di mana gua enggak tahu. Hm. Ini terus tiba-tiba dia loncat aja. Udah ya kita keluar terlebih dahulu. Kereta ya. Kereta. Gua harus hafalin enggak ya kereta-keretanya? Oke. Nah, ini kayaknya misteri keretanya di sini nih, Guys. Kita harus mencari 1 2 3 4 5 6. Ini udah ada satu. Berarti cari lima kereta. Di bawah ada tiga, di atas ada satu. Berarti tinggal mencari satu lagi kereta. Nah, itu dia sudah ada satu lagi, Teman-teman, ya. Kereta. I see. E, ini warna apa, tapi ini warna merah. Bisa enggak? Langsung. Saya tidak punya alasan untuk melakukan ini sekarang. Ye, ini kakak gua kah? Boneka ini tampaknya muncul di mana-mana karena suatu alasan. Tuh, Guys. Bonekanya itu kakak gua kah? Oke, ini kamar laki-laki nih. Serem coy. Serem coy. Serem coy. Gua baru dikagetin dengan pecahan kaca ya. Dan juga kita disapa sama boneka yang begitu besar dan mengerikan ya. Tapi kita masih belum tahu tujuan utama kita disuruh ngapain ya. Hah, kode. Kode. Benarkah? Oh, tidak guys. Ini cuma tiga tadi kita dapat e empat. Empat kode. Dapat di mana lagi itu tiga kode guys? Wah, puzzle-nya banyak banget game. Ini puzzle-nya GG Gaming, Guys. Oke, enggak gak gak gak. Gua lewat sini aja terlebih dahulu. Wah, gelap banget. Oh, ini buntu. Astaga, buntu, Guys. Kakakku di mana? Halo, H guys. Aku menemukan ada mayit. Oh no. Ini cukup sih menjadi bukti untuk dia bersalah ya, Teman-teman. Aduh, apa yang k lihat? Oke. Eh, apa? Patung. Patung. Kepala patung. Kepala patung. Ya, di bawah sana. Oh no. Oh no. Benar-benar kita masuk ke rumah yang salah nih, Guys. Oh [Musik] no. Oh no. Oh no. Oh. Oh. Ah, keluar keluar keluar keluar. Ada apa-apa nih? Mengapa seorang membaca buku seperti itu? Aku pun tidak tahu. Kanibal. Oh, iya. Berarti orang itu kanibal, Guys. Entar entar entar entar. Ya ya ya. Gua tahu, gua tahu. Kita cuma berputar-putar saja kok nih. Rumahnya sih harusnya udah gua hafalin. Kita udah bermain game ini dengan layout yang sama tuh berkali-kali ya, Teman-teman. Jadi menurut gua harusnya gua udah hafal. Ini adalah ruang dia nih. Oh wow. What is that? Pecutan. Saya penasaran untuk apa gunakan cambuk ini. Oh no. Beneran guys. Pecutan guys. Apalagi nih? Culinary diploma, guys. Culinary art namanya Richard Alden. Sertifikat memasak, tetapi dia memasak yang salah, ya. Apalagi ini choker terbuat dari gigi manusia. Astaga, ada ID. Apa yang apa yang dilakukan ID-ID di sini? Saya berharap itu bukan apa yang saya pikirkan. kayaknya ID-ID ini adalah ID-ID orang yang sudah Aduh, ada beberapa hal yang tidak pantas juga ya, Teman-teman. Ngeri banget sih ini orang nih ini, nih ni ini enggak. Hah, kalau gua jadi dia sih gua keluar, Guys. Gua cari backup. Jangan jadi jangan jadi pahlawan gitu loh. Keluar dari sini, Bro. Janganlah kamu jadi pahlawan. Nanti jadi pahlawan kesiangan, Bro. malah ikutan meningsoy. Cari backup aja. Ada komputer type. [Musik] Halo. Oh oh coba manif. Enggak salah apa gua harus type apa ini, Guys? Ada sesuatukah yang harus gua type di sini? di komputer itu. Aku pun tidak tahu ya, Teman-teman. Apa jangan-jangan gua harus mulai dari komputer itu. Kita harus cari teka-teki. Itu buntu ya. Ya udah, kita mulai sekarang, ya, Teman-teman. Harus ngapain gua tadi? Bapak-bapaknya itu pergi ke bawah sini yang witchis gua juga enggak tahu, Teman-teman. Dia ke mana? Belum bisa diambil. Nah, ini dia, Guys, kodenya 3169 ya. 3169. Oke oke oke oke. Sekarang saatnya kita ke atas. 3169. Eh, pakai lupa segala. Apakah iya bisa nih? 3169. Mari kita coba ya. 3169. Sip. Salam. What the hell is ambil kamera bukti yang tersisa tujuh. Saya perlu Oh, dia harus memotok katanya, Guys. Patung-patung kepala menyatukan kembali dengan lem. Kamu sakit, Richard. Oke. Uh, ada pintu. Oh, ini arahnya juga beda-beda ya, Teman-teman. Ini masih ter ini masih terkunci. Kenapa ya terkunci ya? Oke. Hah. Ambil. Let’s go. Ambil kamera. Bukti yang tersisa 0/7. Cari bukti kah? Kalau kepala gimana? Kepala kita cari buktinya gimana nih, Guys? Terus mencari di ruangan ini. Hah? What do you mean terus mencari di ruangan ini, Guys? Ada bukti-bukti yang harus gua foto kah? Bentar, ini. Oh no. Ma, beneran aja, guys. Guys, pencet Z untuk kita foto. Gimana fotonya? Oh, harus dari dekat, Guys. Oke, kita goyangkan. Oh, mamam mia udah kelar. Oh no. Oh no. Baru dapat satu. Enam lagi yang harus kita cari, Teman-teman. Kayaknya kita harus mencari mayit nih. Aduh, ada satu sih tadi di toilet. Toilet di mana ya, Guys? Entar bentar bentar bentar bentar. Sini kan sini kan. Y betul sekali. Duh. Oke, kita pakai Z. Oke, udah ah. Jangan dilihat, jangan dilihat, jangan dilihat ya. Jangan dilihat. Eh, mana? Mana goyang-goyanginnya? Mana? Oh, udah udah udah udah. Gua enggak tahu ya, Guys. Tadi keip, ke-skip kan udah dua. Terus apa lagi yang harus gua cari? Myrin sini kayaknya enggak ada yang patung-patung. Udah bisa gua kerjain enggak ya? Enggak ada. Bentar, bentar bentar, Guys. Bentar, Guys. Gua harus cek di bagian sini nih. Ini nih ada lemari nih. Enggak bisa dong. Gua kirain gua bisa, Guys. Ke mana lagi? Apa lagi yang harus gua cari, Guys? Bukti-bukti. Halo. Bantu aku dong untuk mencari bukti-bukti. Tolong jangan dulu diganggu, ya. Huh. Setiap kali kita melihat kanan kiri itu kayak seram banget. Udah bisa belum sih? Oh, bisa. Udah bisa, Guys. Oh, udah bisa. Udah bisa diambil. Ini juga. Oh, ini enggak bisa. Ini kita harus bawa satu persatu. Tetapi itu udah bisa. Udah bisa. Oke, oke, oke, oke, oke. Berarti gua harus menyelesaikan patung-patung itu tuh. Ini kan. Nah, patung-patung ini nih harus kita selesaikan, Guys. Taruh. Oh, nice. Terus bisa di diputar-putar bisa, Guys. Nice. Kalau enggak salah ke sini, ya. Kalau enggak salah. Oke, oke, oke, oke, oke. I get it, I get it. I get it. Sekarang kita harus mencari patung punya kepala yang di mana gua udah lupa lokasinya. Astaga, kenapa gua pakai lupa? Oke. Oke. Ini ada satu di sini. Ambil. Nice. Oke. Tidak ada siapa-siapa di belakang. daripada gua lupa, gua ambil juga ini, Teman. Teman-teman, sabar, sabar, sabar. Gua taruh sini aja nih. Nice. Terus ada satu lagi yang namanya viewe. Di mana ya, Guys? Few satu lagi di mana, ya? Gua ingat satu kepala lagi itu di lantai du di toilet. Ini kan berarti tiga. 1 2 3 satu lagi di sini, di sini, di sini. Eh bukan ada di lemari pokoknya, Guys. Ada satu lagi di lemari. Wah, mok. Pikun, pikun, pikun, pikun, pikun, pikun. Nah, nah, nah, nah, nah. Kan satu di sini, Guys. Let’s go. Kita ambil. Cuman views-nya lupa yang satu lagi view ini juga nih bisa kita bawa atas aja dulu kali ya. Fuse view. Tanpa views itu juga gua gak bisa progres. Ah, udah gua keliling-keliling tapi views-nya gua lupa. Ini kebiasaan miaw aug nih. Pelupa nih. Eh, bermain game horor kalau udah panik jadi lupa, Guys. Mohon maaf ya. Ini ada satu di sini nih. Setahu gua nih. Tuh, ambil. Sip. Sisa satu views berarti yang harus kita cari, ya. Cari dulu, Guys. Cari dulu, Guys. Sor, sor. Sor, sor. Sorry. Let me search. Let me search. Few-nya di mana, ya? Aku kayaknya ingat, tapi lupa. Ingat-ingat tapi lupa. Aduh, itu views padahal gampang loh. Bercahaya dia, Guys. Astaga, teman-teman. Gua baru ingat views-nya nih di sini nih. Tuh. Astaga, baru ingat, Guys. Pas lihat timbangan baru keingat, Guys. I’m so sorry, ya. Ini sekalian gua taruh di sini aja terlebih dahulu. Sudah ada berapa di sini? 1 2 3 4 Udah ada empat, ya. 1 2 3 4 5 6. Sisa dua lagi. Oke, semoga gua ingat. Satunya lagi sih di ruangan bawah. Satunya lagi gua enggak tahu di mana. Harus gua cari lagi ya. Sabar sabar taruh dulu nih. Nice. Nah, kan kebuka. Kita bisa mengambil yang berwarna. Saya pernah melihat gambar-gambar patung di komputer. Udah, udah, udah. Gua ingat kok. Semoga aja benar. Taruh sini. Yes. Terus kita putar di Nice. Enggak bisa dimatiin. Ada pintu rahasia. Ada basement rahasia. Nah L Why is there a hidden room? Oke, selama gua bermain game horor yang rumahnya template-nya seperti itu, Guys. Ini pertama kali gua lihat ada ruangan rahasia seperti ini, ya. Oh no. Oh no, my friend. Tempat penelitian apa lagi ini, guys? Guys, ini mereka masih hidup atau udah meningoy? Oh no. Oh no. Kepak. masker latex. Aduh, nih butuh kunci. Oke, kamu masih hidup enggak ya, Teman-teman? Coba buka ini. Haduh. Apagi tuh yang kedip-kedip? Oh, difoto difoto foto foto foto foto foto foto foto foto. Eh, berdirinya di mana? Oh, itu. Nah. Huh. Putar-putar. 3/7 ya, Teman-teman. Masih ada empat lagi yang harus kita cari kembali. Gua ambil ini. Masih bergerak-gerak dia, Teman-teman. Itu jadi mengingatkan gua dengan enggak sih? Film enggak sih, Guys? Ya enggak sih? Oke, apakah aku bisa membuka ini? Yes, betul sekali. Tetapi untuk menemukan apa? Waduh, banyak sekali, Guys, yang bisa kita interaksi. Oh, ada ada garis-garis gitu loh di tangannya. Enggak tahu, enggak tahu, enggak tahu. Coba ini enggak bisa. Kalau ini, ini juga enggak bisa. Ada sesuatu tentang tangan ya, Teman-teman. Cuma gua enggak enggak tahu nih buat apa nih. Ya, betul sekali. Ada garis-garisnya. Nanti, nanti nanti, nanti, nanti. Sesuai yang gua bilang ya. Disturbing. Aduh. 451. Oh, nice. Ini enggak bisa dibi. Dia masih hidup, Guys. Dia masih hidup, Guys. Ayo kita keluar bersama-sama. Mau enggak kita bekerja sama, Bro? 451 dia 6 451 451 Aduh 451 451 sisa tiga lagi. Oke sudah centang aku harus bagaimana sekarang, Teman-teman? Tidak mau baca. Tidak mau baca. M is that? Oke, aku sudah pernah membaca itu. Tidak ada apa-apa lagi di sini, Teman-teman. Eh, catat dulu, catat dulu dah. Oke. 4 5 1 mungkin en mungkin. mungkin ya ruangan terakhir. Wah, wah kok ada kok ada pintu-pintu. Wah, guys. Kok banyak sekali pintunya, Guys? Oh no. Coba kok gua apa tuh? Gua gak bisa mundur, Guys. Gua gak bisa mundur tadi. Disuruh pejamkan mata saja. Wah, apagi ini, guys? Guys, what is this place? Bro, aneh sekali. Oh no. Yah, gua gak mau tunjukin ya, Teman-teman. Ya, udahlah ya, kayak begitulah ya. Pokoknya tadi-tadi gua udah bilang emang lumayan disturbing ya, Teman-teman ya. Gua aja gua aja jadi takut nih. Mau gimana nih? What is this? Heeh. Gua tahu sebuah patung kepala dari plastik. Rambutnya sangat realistik. Oh no. Oh no. Ini apa lagi nih? Kenapa ada? Oh, gua harus mencari tangannya yang tadi, Guys. Tangannya yang tadi ya untuk membuka ini pastinya. Oke. Ada ciri-cirikah? Gua gak tahu lagi ciri-cirinya, Guys. Ya udah, kita coba aja. Balik dulu ya. Gua sih ingat buat mau balik tinggal kiri kanan. Tapi gua penasaran dengan ruang-ruangan lain ya. Kita cari tahu terlebih dahulu ruang-ruang yang lain. Siapa tahu aja ada isi sesuatu yang mungkin berguna. Tidak ada. Hmm. Tertutup yang itu ya. Wes. Hai. Bukannya yang putih ya? Ah, gua enggak tahu, Guys. Yang mana ya? Yang mana ya, Guys? Yang mana aja kali ya. Ya, udahlah, coba dulu deh, Teman-teman. Gua enggak tahu yang mana. Coba-cobain dulu aja, ya. demi mencari adikku nih. Dia ke mana lagi nih adikku nih? Semoga benar. Oke. Nah, tuh hijau. Wuhu. Let’s go. Ow. Ini yang gua lihat di loading screen kan? [Musik] Oh. Mari kita foto. Tapi sebelum kita foto, kita cek-cek terlebih dahulu. Ini sarung tangan. Ini pecutan. Oh no, ini disturbing banget sih, Guys. Ini ini kayak udah bukan manusia ulah bukan manusia lagi. Ini seram banget. Sisa satu lagi. Di mana satu lagi, Bro? Wah, gua kirain apaan coba? Sisa satu lagi. Ada yang ngetok-ngetok. perlu di enggak ya? Enggak bisa ya? Wah, ini dia nih. Loh, enam. Hei, Bro. Mau ke mana kamu? Enam. Si enam ke mana, Guys? Dia keluar. Kita enggak bisa masuk ya. Apa nih? Enggak bisa gua apa-apain ini. Kayak dia lagi main puzzle gitu loh. 451 si en keluar. Dia teriak. Dia teriak. Dia berteriak, Teman-teman. Dia berteriak. Gua enggak tahu dia di mana, tapi dia berteriak kesakitan di atas ya. Oh no. Yap. Ke mana dia? ke sini, Guys. Coba cek dulu, ya. Tadi berapa, Guys? 451. Here we go. Enter. Bisa. Uh, let’s a go. Mantap sekali. Aduh, ada QR lagi, Teman-teman. Ah, enggak enggak kurang berguna nih, Teman-teman. dapetinnya. Ah, ini game benar-bener dah. Ini ini kan jadi serba salah gua, Guys. Mau posting tapi horor bagus tapi ya begitulah. Kamu tidak bisa menghadapi tanpa melihat di cermin. Dia jatuh cinta dengan kecantikannya sendiri. Setiap hari dia melihat dirinya di cermin. Itu adalah kelemahannya. Oke, cermin ya? Kayaknya cermin. Ada ada sesuatu yang kelemahannya di cermin, Guys. Oh, dia terjun. Dia terjun, Guys. Ini gua udah bisa kah? Putih. Merah. Oh, udah bisa. Kuning tuh. Udah bisa, Guys. Jadi ungu. Hijau, pink. Oke, sebentar ya, Teman-teman. Seingat gua ada satu di bawah. [Musik] You are not looking, then I’m coming. Oh no. Hai, kamu kenapa ngikutin aku? Please banget, jangan ngikutin aku. Aku enggak ada salah sama kamu. Kelemahan dia kaca, Guys. Kelemahan dia kaca. Apakah kita akan taruh dia di kaca sini? No, no, no, no. Oh no. Siapa yang taruh makanan di situ? Ya, ini kenapa lagi ada makanan minuman yang aneh sekali itu? Katanya disuruh ke cermin. Gak bisa ya? Gak bisa kayaknya, Guys. Ya udah. [Tepuk tangan] Loh, ada yang masak wasn’t [Tepuk tangan] here. Udah, udah, udah, udah, udah dapat buktinya semuanya ya. Nih ambil satu. Oke, oke, oke, oke. Dia udah ngelihat ke arah cermin. Dia udah enggak lihat ke arah cermin. Oke, oke, oke. Kayaknya dia udah termenung di situ. Jadi, gua bisa ngecek [Musik] nih. Oh no. Oh no. Oke, oke, oke, oke, oke. Dia lagi ngelihat ke cermin, which is good. Gua enggak tahu lagi. Ya udah, ambil satu lagi deh. Gua gak bisa bedain, Guys. Satunya lagi itu ada di ruangan sini nih. Sini nih harusnya. Tuh kan. Betul. Let’s go. Let’s go, Teman-teman. Puzzle-nya keren banget ini game. Terus kita kayak gak bisa terlalu banyak lari gitu loh. Itu yang bikin sebel. Oke, ini ungu paling terakhir berarti ini dulu. Nice. Hijau. Nice. Ini yang terakhir. [Musik] Nice. Oh, apa tuh? Apa tuh? Ada sesuatu yang terbuka. What is this? Oh, aduh. Salah, Guys. Salah, Guys. Putih merah, kuning, pink. Putih, merah, kuning, pink. Oke, putih, merah, kuning, pink. Putih, merah, kuning, pink, hijau. Nice. Iya, iya, iya. Sabar ya, sabar ya kalau mau main ya. Jangan dulu sama aku. Oke. Jarum, jarum. Jarum. Ah, menitnya di mana? Temukan jam tunggu, tunggu tunggu. Di lantai du setahu gua di lantai du. Di lantai dua, Guys. Di lantai du. Di lantai du ada jam. Di lantai du ada jam. 107, ya. 107. Itu dia. Let’s go. Taruh. Here we go. H. Yo yo. Saya pernah melihat gambar di rumah menunjukkan jam berapa. Udah, udah. You haven’t seen any. Kamu belum melihat apapun. Datanglah ke ruang bawah tanah untuk mengetahui kebenarannya. Bawa kapak. Oke. Oke, kita bawa kapak teman-teman. Kita bawa kapak ini dan mungkin saja kita bisa membuka penghalang penghalang pintu yang ada di basement yang pertama kali kita lihat. Gua lumayan PD nih karena gua sudah mendapatkan kapak ini. Gua udah lumayan PD nih, Guys. Hah. Oke. Apa? Apa? Mau macam-macam lu sama gua? Lu udah punya kapak nih. J macam-macam lu. Oke. Aman kok. Let’s go. Gimana caranya? Oke. Bawa enggak sih kapaknya? Kapaknya langsung hilang. Eh, bawa. Dibawa kapaknya. Kenapa dilepas? Ya ampun, ini orang. Oh no, teman-teman. Itu kenapa digantung-gantung seperti itu? Oh no. Aduh. What is that eksperimen? Aduh, aku disuruh. Wah. Wah. Wah. Wah. Wah. W. Bentar bentar bentar bentar bentar bentar bentar. Let me see, let me see. Astaga. Hah. Mohon maaf ya, Teman-teman. Aku akan mensensor ini ya. Hah, kaget, kaget, kaget. Ada suara-suara yang aneh tuh. Ini eksperimen semuanya, Guys. Aduh, apaagi ini, Guys? Guys. Guys, mohon maaf ya gua sensor lagi, ya. Aduh, nih game bakal banyak sensornya nih. Ini gua harus diapain ini? M Oh, M-nya udah. Oke, gua jelasin aja ke kalian semua kalau misalnya di depan gua itu ada banyak mayit yang ada tulisan-tulisan di badannya mereka. Nah, ini tugas gua adalah untuk ini nih, untuk nyusun kata-katanya. Cuman kayaknya ini tuasnya hilang nih. Sepertinya saya memerlukan seperti yang gua bilang. Oh wow. Oke oke oke oke oke oke. Merah ya. Oh gitu. Oke. Coba ya teman-teman. Eh, jadi kayaknya tebakan gua sesuai dengan judulnya mone re. Nah, di sini nih. Terus ini C sama V poore. Oke. Yap, betul sekali. Dah, dah, dah. Terus kuning. Kuning apa lagi nih? Kuning nih. Eh, ya. Mak manifore kuning. Berarti yang ini nih. Ini paling ujung. Oke, udah sampai paling ujung. C ini V. V. V. V itu ya. Sini nih. Astaga. Oke oke oke oke oke. Mohon maaf. Mohon maaf banget teman-teman ya. Oke, ini ke sini. Oke, dah. Sisa yang biru. Sisa yang biru, Guys. Sisa yang biru. Tuaskah? Gua harus mencari tuas kah? Apa nih? Coba manif ma apa tadi? M A N I fore R mana? R enter bisa. Wow dia bilang correct. Hai. [Tepuk tangan] Oke. Bunyi apa itu? Wah, wah wah wah wah wah. Oh, kayak manikin dikendaliin dari atas, Guys. Astaga, bikin kaget aja. What should I do? Oh, wow, ada ruangan. Bentar bentar bentar. Tuasnya di mana? Nah, gua cuma pengen nyari tuas, Guys. Bentar, bentar, bentar, bentar, bentar. Tuas. Gua make sure dulu, ya. Ini gua blur lagi. Mohon maaf ya, Teman-teman, ya. Kalau misalnya kelihatan dikit, ya, gua blur lagi nih. Kayaknya emang harus ke situ sih. Ih, kaget gua. Oh, ya ampun, ini loh. Dah, dah, dah, dah. Dapat tuasnya, Guys. Nah, itu dia. Astaga, di ruangan ini, Guys. Nih, yang di ruangan yang pertama ternyata ada di situ. Gara-gara panik jadi aku kurang teliti, Guys. Mohon maaf, mohon maaf. Udah, dah, dah, dah udah dapat pokoknya, ya. Mari kita taruh satu lagi. Nah. Alright. Let’s do it. Harusnya begini sih. Ee ini enggak ada yang terjadi ini. Oh, mungkin teman-teman kita disuruh untuk menyusun kata-kata, habis itu kita masukin ke sini. Begituah? Begitukah? I don’t know. Aduh, gua udah gak nyaman banget bermain ini game. H. Pejamkan mata. Pejamkan mata. Hah. Ada sesuatu yang terbuka di depan sana. Mari kita maju maju maju maju. Itu ada seseorang. Simpan otomatis. Ini juga ada seseorang. Kita bebasin dia. Hei, kabur sana cepetan sebelum kamu ditangkap lagi. Kok dia malah maju? Kenapa? Thank you. Iya, sama-sama. Udah lari aja sana. Ow. Ow. So, you’re here. Siapa lagi ini? Do you realize what you done? Run, run. [Musik] Wah, lari ke mana lari? Gua enggak cepat begini nih. Oh no. Oh, kayak di loading screen yang awal-awal. Stay away from me. I don’t listen to me for a second. Youve done. [Musik] Itu kakek-kakek yang kita temuin, Guys. Dia berubah masti jadi seperti itu. Seram banget. Kita kan polisi, kita sudah melihat dia seperti ini. Dia membahayakan kita. Tembak kali ya, Guys. Oke. Aduh, ini apaan lagi ini? [Musik] Kok dia gak meningat peace. You can save him. The choice is entirelys. Oh no. Disuruh makan, Guys. Enggaklah. Ngapain gue ngikutin apa yang dia mau, Guys? Enggak gak gak gak gak mau. Gak mau. Gua gak mau jadi seperti dia. No sick of this do. dimakan. No, my friend, jangan dimakan. Kok dia malah H. Bro, it’s your brother doesn’t taste that bad after all. a landfill site on the outskirts of the city. Following his rescue, the officer made a series of disturbing claims in his initial statement. According to his account, a man had been abducting children and murdering their families in brutal fashion, consuming their flesh. He also described how the man kept his own wife locked away in a padded room, and most disturbingly, how he was forced to eat the flesh of his own brother dot the officer was immediately transferred to a psychiatric institution for evaluation. Authorities have yet to confirm any of these claims and an investigation is currently underway. Game apa yang k mainkan ini, Guys? Kok feel disturbing banget, ya? Bentar, gua cek terlebih dahulu, ya. Oh, jadi ada kayaknya ada dua ending ya, Teman-teman. Soalnya gua ada satu achievement lagi yang belum kelar, yaitu achievement yang gua makan. Kalau tadi kan kita menolak untuk memakannya. Coba coba coba coba coba kita lanjutkan. Masih bisa enggak? Masih bisa enggak, Guys? Please, please, please. Supaya gua tahu. Kalau sama ya udahlah kalau berbeda kita nonton bersama-sama ya kan? Ini gua skip ya, bentar. Oke, kita sampai di sini ya, Teman-teman, yang di mana gua disuruh untuk memakan atau tidak dimakan. Apakah akan ada perbedaan atau sama aja? Kalau sama ya udah mau gimana lagi? Let’s go. I’m sorry my brother. Everything is for my brother. Hes that bad after all. Hampir sama lah ya. Ending-nya hampir sama, Guys. Y, sama saja ternyata, Teman-temanku sekalian endingnya. Either kalian menolak atau kalian memakan sama saja. Wow. Dan tebakan gua ini orang yang matiin radio ini adalah orang yang masih berkeliaran tuh. Mengerikan sekali. Jangan sampai ketemu sama orang yang kayak begitu, Guys, ya. H. Seram. Seram. Baiklah, Teman-temanku sekalian, sampai di sini terlebih dahulu untuk game many yang di mana game kali ini tujuannya adalah membuat kalian bukan ketakutan ya, tetapi sikis kalian gitu loh di kayak eh dipermainkan. Wow. Makanya gua bilang kalau kalian enggak kuat dengan gor, dengan segala macam, jangan ditonton ya, Teman-teman. Dan sorry banget kalau misalnya video kali ini agak kemalaman karena gua harus editnya banyak ya mat friendend. Yo wes guys, thank you so much buat kalian semua yang udah nontonin gua bermain game yang satu ini dan nanti kita akan bertemu lagi di next video game horor selanjutnya. Thank you so much. Bye bye. Puh.
Kita kerumah orang yang paling mengerikan guys, di game Manivore ini kita diajak untuk bertemu dengan manusia mengerikan, ada hantunya sih, tetapi manusianya yang paling mengerikan disini, merinding, yg nggak kuat jng nonton yahhh
#miawaug #horror #horrorgame #gamehorror #Manivore
Game : https://store.steampowered.com/app/3601980/Manivore/
Mau Kepoin gw di Social Media ? Kesini aja, ada Link IG FB Tiktok DLL
https://msha.ke/miawaugyt
Untuk Email Bisnis kalian bisa masukan di
Email ► miawaug@ gmail [.]com
Thanks Guys….
Intro Music :
– Mark G – Never Let You Go
– Support Mark G:
https://fanlink.to/markgneverletyougo
Tweets by markgmusic
https://www.instagram.com/markgtheartist