yuta mio kaget pasukan bocil anomali main playground di depan rumah | SAKURA SCHOOL SIMULATOR

Tung tung tung. Sahur sekarang udah punya istana balon, Teman-teman. Lihatlah. Senang sekali rasanya punya istana ini. Wah, keren sekali, Tungtung. Ii, seru loh ini. Trampolin. Tueng, tueng tueng. Ayo, Teman-teman. Ih, seru sekali. Emang kami boleh ikut main tungtung? Boleh. Kan kalian teman-temanku. Ayo sini kita main bersama-sama gimana? Wah, garam rraaram dungdung tak dundung. Iya. Ya udah, kami akan ikut ya. Ayo garamadu boneka balabu kita main sama-sama. Masuk sini. Wuhu. Wah, bagaimana kalian suka? Wow, ini bagus sekali tungtung. Iya, Tungtung. Ini sangat bagus. Kamu baru beli ya? Iya, Ciki Chiki. Wah, mereka lagi bermain balon-balonan. Eh, tungtung aku boleh ikut? Iya, kami boleh ikut. Apaan sih, Cik-cik tralalelo? Enggak, enggak, udah penuh ini. Aku juga mau ikut lah. Enggak boleh ciki-cik ya kan kita udah pas berempat ya. Y. Uh, seru sekali main trampolin. Toeng toeng toeng. Aku mau juga ikut. H aku mau ikut. Ye ye. Hei, enggak boleh sona. Aduh. Aduh, aku enggak dibolehin, ya. Iya, kita enggak dibolehin. Dia pelit sekali ya. Hei, sekali saja. Aku mau coba istananya. Aduh, pelit banget dah. Enggak boleh pokoknya coba aja sekali lagi ya, please. Toeng tueng tueng. Hei, dibilang enggak boleh enggak boleh. Udah minggir. Aduh, ya udah deh. Aduh, kita enggak dibolehin main di istana balonnya. Pelit sekali, tungtung. L la. Wih, lihat apa itu? Ada istana balon. Wah, bagus sekali. Punya siapa ini? Wah, punya tungtung kayaknya Mio ya. Eh, Teman-teman punya tungtung ya? Iya, Yuta punya tungtung. Oh, bagus sekali. Ayo, Mio, kita main di sana. Ayo kita main. Tungtung, aku mau main boleh? Apaan sih, Yuta? Udah penuh Yuta. Aku mau ikut. Ayo, Miuk kita naik. Ih, seru. Toeng toeng. Ihi. Eh, Yuta udah penuh. Apaan sih, Yuta nih? Toengto ih seru kali Mio. Ih, Yuta boleh ikut? Aku juga mau. Aku juga mau. Masa Yuta boleh aku enggak? Apa sih Ciki-ciik? Enggak dibilang enggak boleh. Enggak boleh. Aduh, pelit sekali. Coba aja kita juga punya tempat bermain seperti ini ya. Tralalelo. Pelit sekali itu si tungtong. Aku mau ikut please. Boleh kan? Ye ye. Ih, dibilang enggak boleh. Enggak boleh. Udah. semuanya pergi dari sini keluar. Aduh, dia marah. Dia marah, cuy. Heh, kamu nih. Kalian semua udah aku bilang enggak boleh ikutan. Yang boleh ikut cuma sircleku, garam, madu, dan boneka laabu. Ya, jadi kami enggak boleh ikut, Tungtung. Kami enggak boleh ikut. Enggak boleh teral lelo. Enggak boleh ikut. Eh, kenapa tuh? Kelahi kelahi. Astaga, lihat Mio. Astaga. Eh, tungtung. Kamu gak boleh-boleh gitu. Biarkan saja mereka bermain juga. Tapi aku enggak bolehin. Udahlah, Yuta juga enggak boleh pergi sana. Kalian enggak boleh main di tempatku. Kalian semua pergi garam madu. Udah tinggalkan saja mereka. Hei semuanya udah udah tinggalkan saja. Enggak usah main sama mereka itu. Ah tahu ini istanaku. Ini hanya boleh dimainkan sama circleku garamadu. Yeay. Udahlah teman-teman kita pergi aja. Aku rencananya juga mau buat nanti playground depan rumahku. Udah kita tinggalkan aja Tungtung itu. Ya udah. E Tungtung pelit sekali. Dia enggak boleh biarkan kami main. Y Tungtung main sendiri dia. Ya udahlah ayo nanti aku panggil ya kalian ya datang ya ke rumahku kalau udah jadi. Oke Yuta. Kak Yuta mau buat apa? Aku mau buat tempat bermain depan rumahku. Mio, ayo. Oke, kita sudah dapat tukangnya. Om, Om, nanti tolong ya buatkan playground yang sangat bagus. Iya, iya. Wih, udah ada aja tanah sama kayunya ya. Rencananya mau kayak mana, Mio Yuta? Rencananya kayak mana, Kak Yuta? Rencananya nanti ada perosotan, ada lorong, ada jongkak-jungket, ada istana pasir, semuanya ada tenda juga. Pokoknya banyak deh. Harus ada permainan anak-anak ya, Om. Oke, kalau gitu saya laksanakan ya. Yes, Mio udah dikerjain. Yeay yey. Kita tinggal menunggu waktu aja, Mio. Nanti kalau udah jadi kita balik lagi. Tuh, liar Oomnya semangat kali. Ih, ayo Mio, kita pergi main dulu yuk. Nanti kita balik lagi. Oke, Kak Yuta. Yeay ye. Buat playground. Wah, makasih ya, Om. Nih uangnya, Om. Makasih ya. Ya udah, selamat bermain ya, Yuta. Oke, Om. Wah, rajin sekali ya. Ayo kita lihat Mio, gimana jadinya. Mio Mio, coba kamu lihat apa, Kayuto. Astaga. Wow, bagus sekali. Ini yang ku mau, Mio. Ada Juka jungkit, ada istana pasir, ada lorong, dan juga ada perosotannya. Ye. Asik. Ayo, Mio, kita main juga jungkit. Oke, kalau gitu Kayuta. Ayo, Mio. Eh, Mio, cepat. Aduh, Kayuta berat sekali. Lah, aku berat ya. Iya. Aduh, enggak gerak kayunya ya. Elah. Aduh, berat sekali Kayuta ya. Enggak bisa main. Kita juga jungkit. Iya, nih Kayuta berat. Eh, Mio. Ringan. Berat dosa Kayuta ya. Waduh. Ih, ini istana pasir. Eh, kita bisa buat istana di sini. Asik. Wah, Mio, Mio. Ayo kita lihat lagi apa aja di sini. Mio, ini yang ku mau ada rumah. Ada rumah mini. Kita bisa lihat keluar di sini ada jendelanya juga. Wah, Oom itu hebat sekali buat playground-nya. Ini baru yang ku suka. Keren. Wuhu, keren sekali. Wah, lihatlah ada perosotan. Aku mau coba dulu. Tapi ada gerobak itu. Mio. Siapa yang letak gerobak ini? Pinggirin dulu, pinggirin. Kenapa, Kayuta? Aduh. Eh, apa tuh? Aduh, Mio nih. Siapa sih yang letak ini? Eh, ngapa gantung-gantung nih? Wuh, seru juga ya. Ayo, Mio, pinggirin nih gerobak ini. Pinggirin. Astaga. Y, kamu kenapa sih bawa-bawa gerobak itu? Ayo, Kayuta dorongin aku. Nanti dulu, Mio. Aku mau coba perosotannya. Apakah bisa digunakan? Kita coba ya. Apakah licin? I seru Mio. Bisa ya, Kayuta? Bisa, Mio. Ayo, ayo. Sekarang kita berdua. Emang bisa berdua main perosotan? Kita coba aja. Oke, kita sama-sama ya main perosotannya. 3 2 1 Wi! Wha kan, Mio? Keren. Keren. Keren. Keren sekali. Ayo, Mio, kita lihat-lihat lagi. Eh, ayo Mio, biar aku dorongin ya. Kamu naik sini. Eh, ayolah Kayuta. Tapi aku mau masuk ke sana, Mio. Aku mau ngambil itu dulu. Ya udah, ayo kita ambil dulu. Ya udah. Oke, aku coba ambil dulu ya, Mio. Kayaknya susah deh ngambilnya, Mio. Ah, ngambil ini aja susah. Yes, mantap Mio. Kamu udah berhasil membawa itu kursi roda itu. Ayo dorong aku, Mio. Oke. Wih, asik, Mio. Dorong lebih kencang lagi. Keren. Woh, balapan kita nih. Mio. Blem, blam, blam, bram, bram. Ih, Mion. Seru sekali. Seru, Kak Yuta. Seruu. Eh, naik naik ke atas tangga bisa enggak? Kayaknya enggak bisa. Yute. Gak bisa. Gak kuat. Aduh, gak kuat ya? Y. Ya udah. Coba Mio minggir biar Kayuta dorong. Eh, wah iya gak bisa Mio. Ah, jelek kali kursi roda ini. Gak bisa juga naik nih. Eh, kita naik troller aja. Troller ya? Apa itu? Gerobak bayi dah tinggalkan aja di sini dulu, Mio. Yuk, sekarang kita akan mencoba troller. Nah, mungkin troller ini bisa Mio, ayo sini Mio. Naik. Oke, kita coba, ya, Mio ya. Let’s go. Ayo, Kayuta. Wih, masuk Mio. Mantap kali. Brom, brom. Oke, kita coba naik nanjak. Brom, brom, brom, brom. Wah. Eh, siap-siap, Mio. H. Aduh. Wah, Mil jatuh. Aduh, kepalaku. Wih, sorry ya, Mio. Maaf. Kayutan ni parah kali. Seru kan, Mio. Seru sih seru. Tapi jangan didorong juga. Hehe. La la la. Ih, mantap kali Mioh. Brum. Aduh. Eh, Mioh udah jadi nih playgroundku. Aku mau nelpon teman-teman dulu ya. Oh, Kayuta. Aduh, sakit tahu. Sori. Halo, para anomali datang aja ke depan rumahku lagi nih. Udah ada playground. Seru-seru ya. Ya, iya, ya. Datang aja ke sini semuanya. Oke kalau gitu. Thank you. Semua sudah kuajak Mio. Udah kayak ajak. Udah udah nanti mereka akan datang dan bermain bersama kita. Yeay. Eh, ada yang datang, Mio. Siapa itu lah? Tung tung tung sahur. Heh, tempat apa ini? Punya Yuta ya? Iya. Ngapain kamu ke sini, Tungtung? Kami enggak boleh main tempat kamu. Eh, Yuta. Aduh, balon udaraku bocor lah. Tungtung. Teman-teman, ternyata kalian diajak Yuta ya. Iya, kami diajak Yuta. Kamu ngapain ke sini? Aku pengen bermain juga, boleh y? Ya udah, biarkan sajal dia main juga. Ii. Wuhu. Seru sekali. Ye ye. Bisa bermain di tempat yang bagus ini. Wah, Yuta. Tempat kamu bagus ya, Tongtong. Tadi enggak dibolehin kami main, sekarang kamu happy-happy di sini. Iya, parah kali. Sor ya, Teman-teman. Balon udaraku bocor. Istana balonku udah enggak bisa dipakai lagi. Untung ada tempat ini kita bisa main. Ye ye. Wuh. Ayo kita main pasir. W. Wah, tempat lain masih banyak yang harus kununjungi. Yuk, kita lihat-lihat lagi. Wow, itu apa? Ada bola basket ya? Aku mau coba masukin. Ah, aku mau coba masuk ke dalam situ. Yup, lompatan. Tung tung. Masuk. Three point. Aku mau coba lompat lagi. H. H. Aduh, enggak masuk. H. H. Oke, lompat lagi. Hup. Masuk. Wuh. Tung tung tung. Sahur sangat jago. Ih, ada ayunan juga. Wah, memang bagus sekali tempat Yuta. Tung tung tung sahur sangat menyukai tempat ini. Wih, apa nih? Ih, seru kali. Yuto, itu apa? Oh, ini tenda. Ih, keren kali tempatnya. Yuta. Kamu emang bagus ya. Iya, Tungtung. Y, lain kali makannya jangan pelit kamu nih. Iya, maaf. Yuta. Boleh kan aku main di sini? Ya udah enggak apa-apa. Ye, ye. Aku boleh main di sini. Sangat seru. Wah. Ih, bagus sekali. Ada rumah mini. Ih, jendelanya lucu kali ya. Ih, bagus. Aku mau tinggal di sini aja. Ah, aku mau. Wah, perosotan dulu kita. Asik. Ih, seru banget. Aku mau di sini aja lama-lama. Eh, kaget aku. Garamadu kamu nih. Ah, kaget kamu kan. Ayo teman-teman kita naik ya. Oke, Madu. Aku akan dorong kamu. 1 2 3. H. Waduh. Oh, madu. Lihat itu. Ayo, Garam. Tinggal kita. Ih, seru kan Garam? Seru kaliah. Ih, tempat sangat keren ya kan, Teman-teman? Ye, ye, seru-seru. Ayo, kudorong lagi. Brum brum brum brum brum. Bagaimana boneka ambalabu? Keren. Boneka ambalabu. Iya, ini sangat menarik. Tempat yuta sangat bagus. Iya kan? Wih, cik cik. Ayo teralal lelo. Eh, kok ada tungtung? Waduh, tungtung ngapain di sini? Dia ke tempat rumah Yuta. Emang diajak y? Wah, parah kali itu si Tungtong. Eh, Tungtung. Emang kamu diajak Yuta ke sini? Eh, tidak sih. Kamu kan pelit. E udahlah ngapain kamu di sini? Kamu kan juga punya tempat main. Udah, udah. Ciki-ciiki. Biarkan sajalah tungtung. Katanya dia udah minta maaf. Dia enggak akan pelit lagi. Paling dia ngulang lagi. Yuta. Enggak. Udah biarin aja. Kamu boleh main sepuasnya di sini. Ciki-ciiki. Terima kasih, Yuta. Yuta emang sahabat kita ya, Tralalelo. Iya, Tralelo Tralala. Dia sahabat kita. Asik, ada sepeda kecil. Let’s go. Io balapan ya. Wuhu. Brem brem brem. Wah, kita masuk lorong dulu. Wih, masuk goah. Ih, keren kali. Ayo, sini naik sama aku. Eh, oke, ayo kita ngebut, ya. Brum brum brum brum brum. Ayo dorong lebih kencang lagi. Teralalelo. Oke. Yey, Chiki Chiki sangat suka. Yeay. Yey. Brom brom brom brom. Kamu suka jigjiki? Iya, aku suka sekali. Yeay. Memang seru tempatnya ya. Aku mau coba ah main perosotannya. Wuhu, ceru sekali Yuta. Seru kan? Ha. Yeay. Seru sekali. Aku suka tempat ini. Kalian semua suka? Lihatlah mereka semua bahagia. Yeay. Ya udah, kalian semua boleh bermain sepuasnya di sini. Yeay. Terima kasih, Yuta. Pokoknya jangan ada pelit-pelit ya. Aku tidak suka itu. Ayo kita berbahagia. Ye ye. Chiki Chiki senang. Senang sekali, Yuta. Uh. Ayo kita berjoget. Lala. Akhirnya punya playground untuk para anomali. Ye, aku senang sekali Uta. Mereka semua joget-joget tidak lihat apa si madu. Hei, kalian lihat madu nih. Tersungkur dia. Aduh, tolong aku, Mio. Aduh, aduh, kasihan sekali. Yeah.

makasih jangan lupa like dan subcribe ya 😀
#dramasakuraschoolsimulator