Yuta, Mio Dan Baby Celine Melewati Jalan Gelap Dikejar Hantu || ROBLOX
Libur telah tiba. Libur telah tiba. Mio pun gembira. Hori. Eh, Kak Yuta. Eh, Mio. Kak Yuta dengar sesuatu barusan. Iya, Mio. Kak Yuta mendengar sepertinya ada pecahan kaca deh. Wah, berarti bukan cuma Miu doang yang mendengarnya. Kak Mio juga dengar tahu. Aduh, jangan-jangan itulah Baby Shelin lagi. Mio, Baby Celin. Tapi emang dia enggak ada di sini sih? Jangan-jangan benar itu gara-gara Bibi Stin arahnya tadi Kayuta dengar dari kamar Ibu. Ah, ada apa? Tidak, Kayuta. Ibu, Ibu dibawa seseorang. Itu bukan seseorang itu besar sekali. Eh, iya maksudnya diba ada yang membawa Ibu. Eh, bagaimana ini? Baby Shelin juga enggak ada di sini. Iya, benar. Dan ini kunci apa, Seline? Kak Yuta bentar Mio. Kayuta khawatir dengan Baby Shelin. Kayuta di mana? Kayuta di lantai bawah. Di lantai bawah? Iya. Baby Shellin dia di mana? Baby shellin gak ada. Wah ada suaranya itu. Baby K. Itu di mana? Kata di luar. Kocak ke bawah. Tunggu, tunggu dulu. Tunggu sini. Bukan ke situ. Ah, itu ada kunci. Kunci ini? Iya. Ambil nih. Sini, sini. Sini. Oke, ini baby shellin. Tadi ibu kita dibawa ke sana. Mio, Kak Yuta bagaimana? Ya ampun, kita harus membantu ibu kita. Iya benar, Kak. Bagaimanapun juga dia adalah ibu kita satu-satunya. Ya ampun, Teman-teman semuanya. Sebelum Kak Yuta dan juga Kak Mio mengejar ibu kita dan menyelamatkannya, kalian jangan lupa dong, Guys, pencet tombol like dan juga subscribe-nya ya. Soalnya ibu kita harus kita selamatkan. Dan buat kalian yang sayang sama ibu kalian, kalian wajib banget, Guys, pencet tombol like ya, Guys. Tapi kalau sekalian sayang sama ayah, kalian wajib banget buat subscribe. Iya, benar. Jadi, yang jelas kalian jangan lupa klik like dan juga subscribe, ya. Eh, ada kunci lagi di sini, Mio. Kunci? Iya, betul. Sepertinya kita harus mengumpulkan kunci. Wah, iya benar. Senter dah. Kamu punya senter dari mana? Aku beli bisa beli senter Mio. Iya. Kamu bisa beli kah? Di mana sih? Di mana? Oh ini. Ini beli 120 harganya. Oh iya ya. Miu bisa, Kak. Beliin Kayuta juga dong. Oh Kayuta iyalah iyalah. Emang Kayuta enggak ada uang? Kayuta ada uang dikit doang. Beliin lagi yang banyak sama kamu. I beli berapa? Beli dua bisa kah? Hah? Eh, satu aja lah, Kak Yutan. Pakai uang sendiri aja kamu. Uangnya banyak. Kocak. Beli lagi aja. Ya udah, Miu beli lagi. Udah beli tiga lagi. Tiga lagi. Iya. Buat baby challenge satu. Beli satu lagi. Iya. Udah sekarang Miu punya tiga. Oke, ayo kita ke sini lah. Enggak apa-apa di Silin buat cadangan. Takutnya punya kamu rusak. Ayo. Eh, ada uang. Ambil. Ayo kita ambil. Ayo. Eh, itu dia, Mio. Kuncinya ada di sana, Mio. Ada kunci lagi. Berarti sepertinya kita harus mengumpulkan kunci-kunci ini biar kita bisa ketemu Ibu lagi. Kak, jangan berisik, Mio. Ada apa, Kak? Yuta merasa kalau Kak Yuta ada yang memperhatikan di balik kegelapan itu deh. Ih, Kak Yuta jangan bikin Miuta aku deh. Mana? Di mana? Coba-coba sini Mio. Ayo ayo. Oke. Kakita merasa ada yang melihat Kak Yuta kalau misalkan Kak Yuta jalan di tempat gelap. Benarkah? Iya tuh. Ah. Ah. Miu jadius merinding tahu. Untung aja ini Naura kan? Hah? Eh. Oh iya dia Naura. Untung aja dia tadi enggak kena tangkap. Ayo Mio. Oke oke. Ternyata beneran ada hantu. Ih e. Kayakuta, Kayuta. Ayo cepat. Oke. Oke. Ih, barusan M juga lihat matanya merah kan, Kak? Iya, betul. Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo. Ternyata beneran ada hantu. Hh. Kayak Yuta, jangan-jangan tadi yang mau bawa ibu itu hantu. Kocak itu. Naura masih di sonana. Ayo, Naura dia hampir kena hantu. Ayo, Naura. Oke. Ayo, Mio. Lebih cepat lagi. Kita harus menemukan 28 kunci. Dan sekarang kita baru ada empat. Nah, di sini ada satu. Ini dia yang kelima. Ada uang. Ada uang juga. Ada uang. Uang tumbal. Eh, mana ada. Jangan diambil. Kocak. Tapi udah Miu ambil. Ayo, ayo kita lari lari. Ayo cepat. Mio, Mio, Mio. M di belakang kamu, Mio. Di belakang kamu. Iya, iya tunggu. Tapi dia kalau sama senter gak takut tahu, Kak. Masya. Iya. Tuh, itu Naura. Oke, di sana ada uang.Amb. Ayo ambil dulu. Enggak, Kakita mau ngambil ini aja kunci. Ya udah kalau gitu Miu ikut. Oke, ini dia kunci yang keenam. Ini Miuko. Uangnya juga diambil. Iya iya tunggu tunggu. Wah, banyak juga ternyata uangnya. Ada banyak tapi hati-hati. Ih, ih. Naura kenapa? Naura, kamu baik-baik saja. Ayo cepat lari Naura. Ayo cepat. Ayo cepat. Ayo, ayo. Ah. Dia kecapekan, Kak Yuta ya. Hantu itu menghilang ketika kita sedang berada di bawah lampu. Apa hantu itu takut dengan cahaya terang? Sepertinya begitu. Hantu itu takut dengan cahaya terang, Mio. Tuh berarti benar dong. Soalnya Mio ngerasa kalau Mio lagi nyalain senter dia enggak berani dekatin Mio. Iya kalau begitu ayo Mio. Oke. Oke. Ayo. Senternya jangan dipakai terus entar baterainya habis. Yang satu aja udah habis. Kek itu kalau buat jalannya. Eh, Sin cepat. Ih, jangan tertipu dengan uang. Uang akan membawa kamu kepada sesuatu yang tidak diinginkan. Naura di belakang, Kak. Naura di belakang. Iya. Mana dia? Masih di belakang itu dia. Ayo, Naura. Ya ampun, Mio. Iya. Kamu tahu enggak? Jangan-jangan uang itu memang benar-benar itu dikejar. Ah, emang benar-benar disimpan oleh hantu-hantu itu untuk mengalihkan perhatian kita. Wah, bisa jadi. Berarti uang itu semacam jebakan. Iya, betul. Kita harus berhati-hati saat menemukan uang. Oke. Eh, ada senter lagi, Mio. Iya, kita beli yang banyak aja yuk. Kamu beli ini juga deh. Oh, beli itu. Baik-baik, Mio akan beli, Kak. Beli kehidupan. Kamu penuhin aja semuanya. Oke. Kayakuta udah penuh kah? Kayuta punya dua, tapi Kak Yuta pasti kuat kok, Mio. Oh, gitu. Sama-sama. Wah, senternya enggak bisa beli lagi. Udah penuh ya? Iya. Ini apa, Pak? Kita enggak bisa. Ada apa di dalam situ? Ada banyak uang bersera-sera. Miuko, Selin, ada banyak uang. Stelin. [Musik] Udah. Oke, ayo kita pergi. Oke, siap-siap. Ini dia Mio. Di sebelah sini ada kunci lagi enggak ada. Di sebelah sini tidak ada. Aku malah main jogging. Kamu ngapain main jogging? Kocak. Eh, Kak Yuta. Ya ampun. Pencet dulu, Mia. Dipencet. Nah. Enggak bisa kah? Enggak bisa. Ya ampun, itu apaan? Enggak tahu. Tiba-tiba muncul seperti itu. Eh, Ay, Mia Bell duluan. Iya, iya, Kak. Tapi yang di sini lampunya kedip-kedip. Lampunya mati. Berarti kita langsung bablas langsung. Ah. Ih. Miu merinding. Shelin. Kamu hati-hati. Jangan sampai ke tempat yang gelap. Ya udah duluan aja Mio. Iya benar. Ayo kita susul. Ayo ayo susul. E hati-hati Shelin. Hampir aja Miu tadi kepegang Kak. Eh ambil dulu Miu kuncinya. Oh iya. Oh iya tunggu entar balik lagi ke sini. Udah udah udah. K dapat berapa kuncinya? Kayita ada delapan. Oh, berarti sama Mio khawatirnya Mio ada yang ketinggalan. Ayo kita bareng-bareng. 3 2 1 lari lari. Ayo sini. Gelap banget panjang. Iya benar. Mana mana aku? Oh sini sinii. Naura ayo. Ah Naura cepat Naura bantu bantu. Bantu bantu. Ah untung aja. Oke. Untung ada yang bawa senter. Iya benar. Nanti kalau bisa beli kita beli lagi aja ke senternya. Iya. Nanti kalau ada yang jualan senter kita beli lagi, Mio. Oke. Wah, lumayan. Lumayan nih. Ada uang Kayuta. Jangan diambil sayang. Kayak lari. Eh, sepertinya di depan sana ada orang. Ada orang kah? Iya. Selain kita ada orang. Kocak. Hah. Hah. Hampir aja. Naura bantu Naura. Naura. Hah? Mamam mantap. Ini kita ke sebelah kiri kuburan kah? Iya benar sebelah kiri kuburan. Kita masuk ke dalam rumah Mio. Benar begitu yang dilurus ya. Oke. Oke. Tapi di sana ada hantunya. Siap ya. Ayo ayo lari lari lari. Yuk pakai senter aja L K. Oke. Itu itu langsung Selin ke sebelah sana. Jangan di situ. Ah, oke. Kita ambil. Amankah? Aman. Di sini juga ada uangnya. Ayo keluar, Mio. Oke, kita sedang ada di hutan. Nah, kita makin banyak teman. Makin banyak teman makin aman. Makin banyak teman makin aman lah. Oh, iya betul. Tadi teman baru kita ada dua orang kan? Iya. Berarti sekarang semua jadi berapa? Enam. Jadi enam orang. Ahah. Babel kocak. Selin cepat. Kamu jangan terperdaya sama uang. Dia malah terberdaya sama uang. Tapi di sana ada dua. Kaget. Kenapa tiba-tiba hantu itu muncul dari sana? Kan Kita udah bilang jangan ambil uangnya. Ini cuma buat Kayuta doang. Enak aja. Mi juga mau. Tidak. Ah kabur kabur kabur. Hantu di depan kita. Mio. Mio pakai senter ya. Curang. Ah. Sini sini. Aman, aman. Eh, ada uang di dalam. Mana? Ih, susah ngambilnya. Udahlah, biarin aja, Kak. Biarinlah. Sekarang kita ke mana? Sini lurus kayaknya. Kita lari ya. Ayo, Kakita duluan. Ayo, Mi di belakang. Sini, sini, sini, sini, sini, sini. Ada uang Naura ketinggalan. Hah? Siapa yang ketinggalan? Naura. Naura ketinggalan lagi. Eh, Kak Yuta ya. Di belakang sana ada ada kunci. Kayak udah ambil belakang mana itu yang ada nauramnya belum. Ih kocakita udah kamu balik lagi sono. Hah? Kenapa Kita enggak bilang itu? Naura salah jalan. Naura sini. Dia salah jalan. Iya dia malah balik lagi. Senterin M batu. Oke ayo cepat sini Naura ayo ayo. Ah Mio merinding Kak ayo. Oke. Lari yang cepat. Iya iya ya hantunya ada dua di belakang lagi ngejar Naura satu. Ayo lari lagi. Oke. Ayo ayo ayo. Apa Naura kakinya sakit atau kenapa ya? Kenapa larinya pelan? K juga gak tahu. Ah. Ah. Hampir aja Naura dikejar-kejar hantu mulu Mio. Iya tapi untungnya dia selamat ya. Iya mungkin dia selalu baca doa dalam hatinya. Bisa jadi. Itu bisanya dikejar hantu mana? Gawat gawat gawat. Ah. Ah. Tidak. Aman, aman aman. Jalan lebih cepat, lebih lama. Beli, beli, beli, beli. Kita mau beli. Ah. Eh, pakai Robux. Jangan. Ah, enggak jadi deh kalau gitu. Ayo kita lari lagi. Oke. Ini apa? Ini Fending machine banyak banget. Awas, Elin, Fending machine-nya bisa nyala. Di sini ada ini. Syukurlah. Eh, itu orang sini. Kita udah ambil kan kuncinya udah Kita udah 12. Iya juga 12. Ayo lari Mio. Oke. Aman aman. Kayaknya hantunya enggak cuma satu deh, Kak. Lah yang biru macet. Nah sini kulit biru. Ayo ayo ayo lari. Oke lari lagi. L di depan sana ada kunci. Lari lari kita ambil. Oke udah dapat kita belok kiri. Ini panjang nih. Panjang enggak kelihatan. Oh iya, untung gak Yutel lihat ada panahnya. Jangan senter. Iya, tapi tinggal satu senternya. Gak apa-apa ah. Dipada kena. Ayo kita masuk. Lumayan apa ini? Wah, ada uang lumayan. Permisi, Kak Yuta. Mio kena tipu. Kenapa? Ini loh, Mio pikir yang ini pohon. Itu bukan uang. Kacek itu pohon. Ayo sini dulu. Sini dulu biar aman. Nura udah duluan. Udah. Oke. Itu siapa di sono? Masih ada. Ayo, ayo sini. Yuhu. Kejar aja Mio hantu. Kenapa gitu? Aman. Ayo, Mio lari lagi. Yoho. Lari. Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak. Bili nekat, Kak. Kenapa dia ambilin uang terus? Ayo lari lagi lari. Naur enggak ada. Apa kita enggak salah jalan? Enggak, ini betul tuh petunjuknya tuh belok kiri di depan sana. Tapi kita kok cuma bertiga. Itu ada yang nyusul satu. Naura gak kelihatan lagi ya kan? Naura gak ada. Apakah dia ketangkap hantu? Jangan-jangan begitu. Dari tadi kan dia selalu dikejar dan hampir ketangkap terus. Kocak. Berarti sekarang dua orang yang ditangkap sama hantu. Dua. Ibu dan juga Naura. Benar. Ada apa, Sheline? Kak si Naura itu mau keluar. Oh gitu. Keluar. Oke. Ah, sini. Ayo, Mi. Lari lagi. Ayo kita lari lagi. Ayo, ayo. Ayo. Depan sana, depan sana. Si Gundul larinya cepat juga ini. Gundul. Hei. Oke. Tumin. Kayak ngyebut botak. Iya, botak. Udah duluan. Ayo, Miu. Ayo. Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo. Lari lari lari lari lari lari lari liri larah. Hah? Tadi Kuta dipegang tahu kah hoodinya. Iya hoodi kayuta udah dipegang. Ya, Kakak kaninya. Kenapa Kak bukan itu? Kam enggak bukan Kayuta. Kayuta. Kayuta mukanya selalu senyum. Iya, biar orang lain yang lihat kita juga jadi senang. Siin yuhu. Ayo Mios. Si botak. Botak udah lari tak. Tunggu. Tak. Ada hantu. Tak. Ha. Mamam. Ah, ma baby jangan kayak gitu. Takak koleta. Apa itu? Tak koleta katanya. Lari lagi ke sini. Ayo kita sepertinya harus lebih cepat, Kak. Soalnya kalau keburu pagi bisa-bisa Mama enggak ditemukan. Ya juga ya. Kita harus lebih cepat lagi. Ayo ayo. Ao ayo ayo ayo. Sekarang kita sudah menemukan 14 14 kunci dari 28. Udah dapat setengahnya kah? Iya. Ih, itu siapa? Itu siapa? Kok di sana ada tengkorak? Tengkorak. Kita beli permisi. Beli lagi baterai bang. Nah sudah. Kayak Yuta beli senter. Kayakuta beli senter satu. Ini uang banyak banget dah. Wah enggak bisa beli dua. Udah kali. Eh I see you katanya Mio. I see you. I see you. Ada yang ngomong. Siapa Mio? Enggak dengar. I see you. Katanya gitu. Ayo. Benarkah? Benar. Aduh, Kak Miu kenapa jalannya susah? I see you, Kak Yuta. Ya, Kak Mio jalannya susah. Kenapa? Enggak tahu. Enggak apa-apa sekarang. Oh, sepertinya sekarang udah membaik. Makasih ya udah nungguin Mio. Iya. Ayo, ayo, ayo, ayo. Lari lari lari lariah. Eh, ini siapa? Ada orang baru lagi. Mana? Oh, iya cewek ya? Cewek, ada cewek. Eh, dia malah ngambil uang. Kocak. Iya. Ya ampun, apakah dia selamat? Kocak. Eh, mati lampu. Di sini kok. Mati lampu. Mati lampu. Tidak, tidak. Pio barusan dipegang hoodinya, Kak. Kocak. Untung aja. Ayo lari lagi. Ayo lari lagi. Mana kunci? Di sini enggak ada kunci kah? Oh, ini di atas. Nah, di atas mobil ada kunci, Mio. Oke, oke, oke. Di sini enggak ada. Ada jalannya lubang. Awas, awas. Ah, ada kunci lagi di atas sini. Oke, kita ambil. Ayo, Sin. Ada apa dengan baby dia? Hampir dikejar tadi. Hampir kena. Di sini ada kunci lagi juga. Ayo, ayo, ayo kita ambil. Ih, di sini gelap banget. Iya, jalannya pada rusak. Mio di belakang. Tadi dia di belakang Mio ya? Iya, dia di belakang kamu Percis soalnya. Mio kedengeran, Kak. Degdeg degdeg gitu. Katanya gitu. Ayo kita lagi. Ayo lari. Ada kunci. Ada kunci. Al kunci. Kunci. Kita ambil kunci. Ayo kita lari lagi. Oke oke oke oke oke oke oke. Kembali ke cahaya. Eh mamam kita tinggal bertiga. Mana cewek tadi mana sama yang botak? Enggak tahu kalau yang badannya biru. Hah? Itu cewek. Itu cewek. Itu yang cewek. Berarti yang botak sama badannya biru enggak ada. Yang botak enggak ada. Enggak ada, Mio. Yang badannya biru juga enggak ada. Berarti sekarang kita tinggal berempat, ya. Iya, betul. Dia ke sebelah sini ada kunci kah? Ada enggak, Kak? Enggak ada di sini. Cuma ada uang. Nah, ayo pergi lagi. Oke. Ah, ini dia. Kita lari lari lari lariah. Hap. Ini sekarang kita ada di dalam terowong kan. Hati-hati. Sepertinya di depan sana ada kunci Miu. Melihat kuning-kuning nih. Kita gelap banget. Nyalakan baterai. Nah, kita ambil ada kuning. Jangan coba terlewat, Kak. Oke. Baby shin mana? Hah? B shin. Oh, ini dia. Oke, oke, oke. Ayo, ayo, ayo. Nyalakan terus, Mio. Ayo, K. Ayo. Oke. Ini lanjut, lanjut. Kita lari L. Kita lari terus. lari soalnya Mio bawa baterai jadi aman. Kita harus harus buru-buru ngejar pagi sebelum pagi pokoknya kita harus nemuin Ibu. Iya. Eh eh ada sesuatu di sini. Ada kunci di dalam sini. Jep ajep. Enggak hanya kunci tapi uang juga. Eh apa itu? Apa itu? Di belakang ada kunci. Miuk di belakang. Tapi hati-hati ya. Enggak ada lampu kayaknya. Oke ya. Ih, ada tengkorek. Ini kunci ungu buat apaan? Oh, iya. Ini kunci ungunya eh kuncinya spesial. Kuncinya warna ungu beda sendiri. Ini buat apa? Kunci ini terasa spesial. Iya benar. Ada sesuatu yang bisa pakai enggak ya? Iya pakai baju bukan, bukan di sini. Ayo ayo ayo. Kita bawa dulu aja deh. Siapa tahu nanti K pakai. Iya. Jep ajab ajep ajep ajep ajep ajab ajabita mau ajab-jab gak kayak tadi dengerin musik jeep ajep aduh nanjak aduh ah kita aman aman aman oke kita ambil lag lari lari hati-hati dengan jebakan uang dari setan iya benar pokoknya kita harus fokus aja dengan apa yang sedang kita lakukan. Ada rumah di sono. Tapi sepertinya di sana gelap, Kak. Enggak usah ke sana deh. Iya, gelap. Ayo, ayo, ayo, ayo. Kita akan menyelamatkan Mama. Di sini ada kunci. Ada kunci. Tapi yang ungu buat apaan, ya? Ya juga belum tahu. Kita kita pokoknya bawa dulu aja, jangan ditinggal. Lari. Oke. Coba yang tadi enggak ada kah? Gak lihat kocak cewek yang tadi menghilang. Mio, ayo Mio. Baby Shell udah duluan Mio. Baiklah. Ayo ayo tunggu kita. Baby Shell di bawah lampu malah mirip hantu. Iya benar tapi hantunya cantik. Hantu Shelly. Awas jembatannya bolong. Oke. Sini juga bolong. Jembatannya udah rusak kayaknya. Udah lama. Sepertinya jalanan ini emang udah ada yang ngelewatin tuh. Ada banyak uang di sisi tapi jangan, jangan, jangan enggak usah hin uang itu, Kak. Uang setan itu bisa menipu kita. Tapi tenang, Kak kita enggak bakal tertipu. Uang. Ayo ambil. Mana? Ayo. Enggak ada. Udah ada di jembatan ka enggak mau terjatuh. Ah, Kayam yang pikir di bawa lampu. Sini jatuh. Hah? Misalnya jatuh. Jangan-jangan dia ngambil uang lagi, Kak. Kayaknya begitu kok kamu bisa jatuh. Selin tolong sekarang di mana? Aku di bawah jembatan Mio. Kayak itu ke sana dulu ya. Mio juga ikutlah M takut. Ayo ayo ayo. Bisa di bawat jembatan katanya. Kita senterin dulu. Mana gak? Oh itu di bawah. Mana? Oh iya. Gimana dia bisa naik lagi? Celin, awas. Mama punya senter enggak dipakai senternya? Iya, tapi mau ke mana lagi? Itu ikuti jalan kalii. Iya, ikuti jalan. Iya iya. Oke. Mio, kamu jangan di situ, Mio. Entar dikejar hantu. Tenang, Kak orang Mio pakai senter. Senternya diawet-awet. Kayakuta juga dinyalain itu. Oh, iya, Kakita. Matiin dulu senternya. Eh, Mio. Eh, iya, Kak. Itu dia Baby Shellin. Wah, akhirnya dia bisa berhasil naik lagi. Aku manjat. Baby Senin manjat. Ya ampun. Ayo cepat. Hati-hati. Jangan loncat-loncat. Lari aja. Kecek. Apa kamu baik-baik aja? Ada yang luka ngasilin. Syukurlah dia. Gak apa-apa Mio. Bagus deh kalau gitu. Was Mio di belakang kamu. Iya iya Kak. Oke. Aman aman aman aman. Ayo lari lagi kak. Kak ada apa itu di sebelah sana? Sepertinya ada yang berputar. Apa itu ya, Kak? Yang mana? Di sana. Kocak. Yang mana? Sini, Kay. Yut deh lah. Iya. I kan. Ih, ayo kita periksa dulu. Hati-hati. Awas. Eh, ada kunci hijau di sono. Tuh, tuh. Bisa buka tapi harus kunci hijau. Iya, sedang kita punyanya ungu. Ini apaan ya dalamnya ya? Eh, di dalamnya ada tengkorak, Mio. Jangan-jangan di dalam sana juga ada kunci lagi. Coba kamu ngintip ke bawah. Ngintip. Iya. Ke bawah, ke bawah, ke bawah, ke bawah. Kameranya ke bawah, matanya ke bawah. Terus ke bawah. Tuh yang merah-merah. Oh, iya benar. Iya, kan? Iya, itu tengkorak, Kak. Iya, itu kepalanya. Ayo, ayo lari lari. Ayo kita lari aja. Kembali lagi kita ke tempat yang tadi. Oke, ayo. Ayo ke jalan lagi. Berarti jangan-jangan ada ada kunci. Iya, buat warna ungunya. Iya, jangan-jangan ada buat warna ungu juga lagi. Tunggu dulu. Tunggu. Eh, bukan. Ada apa. Eh, tidak. Mio pikir tadi tadi ini penjara ternyata bukan, Kak. Kcak. Ayo, ayo. Ao. Nah, di sini ada kunci lagi. Ini tombol apa nih? Kita pencet coba, ya. Ah, nih. Jangan di situ. Jangan di situ. Sebelah sini. Sebelah sini. Coba. Nah, udah enggak terjadi sesuatu? Iya, cuman berubah warna aja. Jadi hitam. Iya. Ayo kita lari dan tampol hantu itu. Kakita menemukannya Mio. Apa? Sepertinya itu sarang hantu mana? Itu di depan sana rumah itu. Jadi maksudnya rumah hantu kayaknya begitu deh. Nah kan. Betul kan Mio. Iya. Kamu lihat kan itu yang besar apa itu loh yang tadi mengambil mama dari kamar. Oh iya Mio ingat Kak. Itu mirip dia ke arah sini, Kak. Dia ke arah sini. Ayo, ayo lewat sini, lewat kiri. Ayo, ayo, ayo. Berarti benar sepertinya Mama ada di sekitar sini. Ayo, ayo, ayo. Ikuti Kak Yuta sini. Ya jangan main piano. Itu ada itu entar ketahuan. Ayo, Siuko. Miuko. Oke. Oke. Adaakah ini buat apa ya? Di sini enggak ada. Enggak ada ini kunci kah? Ayo di mana? Di sini. Kamu di mana? Di mana? Kamu di mana, Mio? Udah di ini di bareng Baby Celin. Ayo, ayo lurus lurus terus. Iya, lurus. Ke kiri kah ada kunci enggak? Enggak ada ya? Enggak ada. Ayo sini lagi. Ini rumah siapa ya, Kak? Eh, dia enggak lihat. Sini sini sini. [Musik] Aman. Enggak ada kunci ya di sini ya? Oh ada kunci. Sini sini ambil kuncinya. Melin kena refipreipelin. Hidupkan kembali gunakan jantung aku mal kembali ah kecek ya udah itu di mana Melin? Meninggoy itu di mana? Mute akurak Revif Mio, Revif, Revip. Gunakan jantung di sebelah kanan ini. Iya. Oke, sudah. Sekarang kamu di mana, Mio? Ada di depan kunci. Depan situ? Iya. Kita butuh 28 kunci supaya kita bisa masuk ke dalam situ, kan? Iya. Kita kurang tiga. Kurang tiga. Hah. Kita sudah kencantung lagi. Ayo, ayo. Lari lari muko. Lari lari. Ok. Cari cari cari di sini kan udah tadi Kak Baby Shel karena ya depan sana ada ada rajanya Mio, awas. Eh di sini ada kunci diam-diam awas M ngubat-ngumpat sini Mo. Udah. Bentar bentar bentar. Ayo ayo sini sini. Lari lari oke oke. Sini kamar yang ini ada kah? Enggak ada. Enggak ada. Ayo sini. Nah ini dia. Kamu udah ada berapa? Mio 27. Satu lagi kayaknya udah 28. Satu lagi di mana? Ayo cari cari cari. Nah lihat. Tapi waktu kita kan pernah terpisah Kak. Lihat ke ruangan yang di bawah tadi kamu ngambil enggak? Enggak. Berarti di bawah ada satu. Sini enggak ada kan? Ah a masuk masuk masuk masuk masuk. Diam diam. Oke. Ayo ayo ayo. Enggak ada ya? Enggak ada di bawah berarti sini. Sebelah kanan. Sebelah kanan. Sini ada enggak? Enggak ada. Sekarang ke sebelah terus sini, Mio. Oke. Ini enggak ada juga. Lagi, lagi, lagi. Sebelah kiri berarti sebelah sana sekarang ini ada. Mana? Enggak ada. Ayo sini. Oh, ada ada. Oke, bagus. Sekarang udah 28. Sekarang kita ke tengah. Sini sini. Oke, sini, Mio. Ayo, ayo, ayo, ayo. Nah, naik sini. Oke. Wow, akhirnya kita berhasil, Kak. Tapi Baby Challeng mening dan Mama belum ketemu juga. Ayo, ayo. Mereka berdua kena tangk. Eh, bertiga berarti sama Naura, ya? Iya, benar. Eh, enggak cuma bertiga kok. Banyak. Banyak kan cuma eh kok nambah jauh sih? Iya. Mana Mio? Udah enggak punya senter lagi, Kak. Gawat, gawat. Pakai Mio P. Mio enggak punya senter. Ah, ayo sini, sini. Kakita punya. Kakita ke mana? Lari ke depan. Ah, dia udah di belakang Mia. Tidur, tidak, tidak, tidak. Cepat, cepat, cepat. Ah, ah, ah. Syukurlah, syukurlah. Amanah? Iya. Yang jelas kita kalau lagi dikejar katanya enggak boleh nengok ke belakang. Mio. Iya. Lihat ini orang hilang. Wah, orang hilang dan berakhir ditemukan dalam kondisi tengkorak. Iya, yang ini juga orang hilang. Dan itu mama kita. Mama, ayo kita selamatkan. Akhirnya kita ketemu mama lagi. Yey, akhirnya kita ketemu mama lagi. Dan Baby Shelin mana? Tunggu-tunggu Kak. Ya ampun, sepertinya sekarang kita giliran harus menyelamatkan Baby Sellin, Mio. Wah, sepertinya memang begitu. Ah, Mio. Iya. Ayo kita selamatkan Baby Shelin. Ya udah, tunggu dulu teman-teman semuanya, akhirnya Mama Mio, Kak Yuta, dan juga Baby Siren udah ketemu lagi. Tapi sekarang malah Baby Sirin yang ditangkap sama hantu itu. Jadi, Misti Kamio sama Kayuta selanjutnya adalah mencari Baby Shelly dan menyelamatkannya. Kalian doain ya biar kita berdua berhasil. Caranya gampang banget. Kalian tinggal klik like dan juga subscribe. Terus jangan lupa mampir juga ke channel Roblox-nya kita. Caranya seperti biasa, kalian tinggal cari aja di YouTube nama channelnya Dunia Faras Roblox. Nah, yang ini ya, Teman-teman. Dan jangan lupa di-subscribe biar Teman-teman bisa lihat video-video kita waktu main game Roblox. Bye bye. Bye bye. Bye bye. Uh, bye bye. He. [Musik]
Hai guys, semua yang ada di dalam video ini hanya games Sakura School Simulator ya, jadi yuk kita tonton sama sama 🙂
#sakuraschoolsimulator
#idsakura
#sakuraschoolsimulatordrama