yuta mio kaget pasukan bocil anomali berenang di depan rumah | SAKURA SCHOOL SIMULATOR
Tungtung, kamu cari teman kamu ya yang mau didorong. Oke, Yuta. Boneka ambalabu sama aku aja. Let’s go. Aku udah sama boneka ambalabu. Aku sama siapa ya? Ya udah aku sama madu aja. Terima kasih tungtung. Ayo, aku mau madu. Wah, aku gimana ya? Si garam enggak ada dong. Gimana ya? Astaga. Aduh, Mio. Kamu butuh satu kan? Ya udah, sini sama aku aja garam. Ayo daripada aku kosong, let’s go. Terima kasih ya, Mio. Garam Ramaram. Kita semua sudah siap. Wah, udah siap semua nih. Udah, Kak Yota, kalau gitu kita mulai aja balapannya. Let’s go. Brem brem brem brem brem brem pr. Aduh, si madu nih. Berat kali. Prom. Let’s go, Mio. Prom. Prom. Prom. lihat itu si tungtong kah keberatan dia si madu berat ya wah sampai mutar-mutar iyaah berat kali si madu dek kasihan sekali kamu brom brom brom bromhi seru ayo balapan-balapan brom brom brom brom madu kamu berat sekali topi topi topi hah siapa yauta Yuta udah main balapan saja. Aduh. Ya udah siapa yang mau ikut sama aku? Sini naik-naik cepat. Oh, tralalelo ikut. Chicken-Chicken enggak ikut ya. Ayo kita balapan juta. Wah, ini si TTB baru datang dia. Ayo kita mau balapan nih. Kamu udah siap? Aku udah siap. Ayo langsung aja kita mulai. Brom brom brom brum. Ayo, Mio. Brom brom brom brom. Lihat ini kencang sekali aku bawanya. Brom, aku tidak akan kalah, Brom. Brom, kita paju semuanya. Wuhu, aku menang, Yuta. Weh, cepat kali tontong tong. Aku tidak terima. Tobi, top, Tobi. Brom, brom, brom, brom, brom, brom. Aku akan memacu kalian semua. Yahu. Ayo, ayo. K pacu kalian semua. Lihat ini Yuta nih, Bos. Brom brom. Ayo kita mutar putar balik. Eh, brom brom tung tung. Ha, dari tadi kamu lambat sekali bawya. Iya, si madu ini berat kali. Brom, brom, brom, brom. Ye, Yuta juara satu. Hah, capek balapan. Dah lah. Aku mau pulang aja. Mau mandi-mandi dulu. Ayo, Garau, ikut aku. Ah, kamu kalah, Ciki-Ciki. Kamu pulang, Tungtung. Iya, aku pulang aja mandi. Capek juga ya kita main balapan itu ya. Iya. Keram ram. Ramrama dungdung tak dungdung. Wih, garamadu boneka malabuh. Akhirnya kita bisa berendam. Enak juga ya. Akhirnya segar. Ayo kita berenang dulu. Tung tung tung. Sahur punya kolam berenang besar. Weh, seru sekali ya, Tungtung. Iya. He. Ih, serunya. Wuh. Huh, airnya sangat-sangat hangat. Lihatlah. Uh, berasap. Ayo kita berenang. Seru sekali. Pokoknya teman-teman yang lain enggak boleh berenang di kolam renang ini. He. Apalagi Yuta itu. Enggak boleh juga. Aku tidak suka. Masa aku tadi kalah balapan. Ih. Ayo, ayo kita berenang lagi pokoknya. Ayo, ayo. Tungtung. Let’s go. Let’s go. Berenang lagi kita. Wuhu. Aku adalah tungtung sahur punya kolam renang. Cek ciki. Wah, ternyata di sini si tungtung itu. Lah, Teman-teman, kita langsung saja ikut berenang. Hai, Congcong Cahur. Bolehkah kami juga ikut berenang? Wuhu, seru sekali. Ternyata Tungtung punya kolam renang. Thank you Tungtung. Kami mau main dulu, ya. Wih, Ciki, Chiki, kok kamu tahu aku punya kolam renang? Iya, aku ikuti tadi. Yi tralala tralala. Wah, tungtung sahur punya koloram renang juga. Wah, bagus sekali kolam renangnya. Iya, kolam renangnya sangat bagus. Wuhu, cantik sekali. Kolam renang depan rumah sangat bagus. Ciki-CKI suka. Yeay, ye. Wuh, apaan sih? Kenapa dia tahu dah kolam renang kita? Eh, bikin geram saja. Ciki, Ciki. Hei, siapa suruh kamu berenang di tempatku? Enak aja lah. Emang tidak boleh? Enggak boleh. Yang boleh berenang cuma sircle ku aja, garam madu. Udah kamu enggak boleh ikut. Aduh, kenapa kamu pelit sekali? Tungtong. Please lah. Enggak, udah kita balapan aja yuk. Oke, kita lihat siapa yang paling hebat. Yuk, 1 2 3. Ayo, lomba berenang. Ayo. H. Kalian semua lemah sekali. Tung tung tung. Sahur sangat jago berenang. Aku seringki berenang makanya aku hebat. Hei, balik balik balik. Masa situ aja finishnya. Ayo kita kembali lagi. Ayo lihat ini. Wuhu, aku menang. Cikiki menang. Wuhu. Apaan sih balik-balik? Suasik banget dah. Y, kamu aja yang nentuin garis finishnya. Udah tungtung. Kamu balapan aja berdua sama dia. Berani enggak balapan sama aku? Oke, ayo kita balapan berdua. Ya udah, teman-teman yang lainnya enggak usah ikutan ya. Aku sama Chiki Chciiki saja. Kamu sudah siap? Ayo kita mulai aja. Oke. Oke. 3 2 1. Ayo balapan kita. Ayo. Aku akan memenangkan melawan ini. Ayo Chiki Chiki. Ayo. Tung tung tung tung. Aku akan menang. Lihat saja aku. Heh. Balik balik balik. Oke. Huh. Aku yang menang. Lihat ini kencang sekali kan aku berenang. Aduh dia juga kencang. Oke, ayo kita balik lagi. Balik lagi? Iya. Nah, depan situ garis finishnya, Tungtung. Eh, aduh, aku ketinggalan. Bagaimana ini? Ayo, ayo, ayo, ayo. Waduh. Wah, Tungtung kalah. Wuh, aku menang. Aduh, Tungtung kalah, cuy. Wah, kamu bikin aku emosi aja udah pergi dari kolam renang ini. Pergi kalian semua pergi. Waduh, Kak aku pergi nih. Iya, pergi kau Ciki, pergi bawa teman-temanmu juga itu Tralalelo dan juga Figo Carmelo itu. Ya udah, teman-teman sini semua. Kenapa kok kami diusir juga? Iya, kita tidak boleh berenang di sini padahal dia udah kalah. Udah, yuk kita pergi aja. Lah, kamu ke mana? Kami diusir, Yuta. Udah, udah. Pergi, pergi, pergi sana. Oh, bikin geram saja kamu ini. Dah, maaf,maaf deh. Maaf, Tungtung. E, kamu juga, Yutom. Gak boleh naik ke sini enggak boleh berenang. Pergi sana. Kok enggak boleh, TT? Pulit sekali. Biarin, ini kolam renangku. Hah, orang-orang itu bikin emosi aja ya. Tungtung kalah tadi. Ya udah, berisik kalian, kita lanjut berenang aja. Wah, mereka itu kasihan sekali. Chiki-chiki. Chiki-ciiki. Kenapa sih itu? Tadi si Tungtung ngajak balapan berenang itu kalah. Terus dia enggak suka denganku. Kasihan sekali. Udahlah kamu pengen berenang. Ayo ikut sama aku. Kita buat kolam renang yuk di depan rumah. Wah serius Yuta? Iya ayo semuanya ikut. Pokoknya kalian bantu aku ya buat kolam renang. Oke. Oke Yuta. Nah kayu-kayunya udah terkumpul nih. Kita nanti buat kolam renangnya segiempat ya. Oke tenang saja. Kami akan bantu Yuta untuk buat kolam renang. Oke. Nah, senang aku nih dibantu. Ya udah, ayo kita buat kolam renang ramei-rame. Pokoknya kolam renang ini boleh untuk semua orang. Yeay, berarti boleh semuanya ya? Boleh, boleh. Pokoknya gratis kolam renang ini. Yuk, kita buat kolam renangnya. Ayo, Kaka, kita buat yang besar ya. Iya, kita buat yang sangat besar kolam renangnya. Pokoknya muat untuk 10 orang nanti. Ayo kita buat kolam renang. [Musik] Wuhuyu. Tadam. Jadi. Wah, akhirnya jadi juga. Kolam renang depan rumah Yuta. Iya, lihatlah, kita enggak perlu jauh-jauh lagi untuk berenang. Sekarang tinggal di depan rumahku. Udah ada kolam berenang. Ayo, ayo sini. Mio. Mio berenang aja. Sini. Let’s go. Wuhu, seru kali. Ayo ciki-ciiki terlalu eluk kita berenang. Wah, bagaimana Mio? Segar. Iya, segar sekali airnya. Ayo sini Chiki-Ciki masuk kita berenang lagi. Iya ya Mio. Aku akan masuk. Ayo tralelo kita masuk. Wah segar sekali kolam renangnya. Wuh akhirnya. Yuta, terima kasih ya sudah mau buat kolam renang ini. Iya, ini karena kalian juga sudah membantu aku buat kolam renang. Yi, aku senang sekali akhirnya kita bisa punya kolam renang sendiri. Tidak perlu dimarah-marahin. Wuh, ayo kita berenang. Wuh. Uh, segarnya tral tralala. Iya, ini segar sekali. Ciki-ciiki. Oh, kita tidak perlu jauh-jauh pergi ke laut lagi. Iya, kita enggak perlu jauh-jauh lagi ke laut, ke sungai. Kita udah punya kolam renang di depan rumah. Asikayuta. He. Ayo kita berenang sepuasnya. Br. Hah, segar sekali. Huh, akhirnya bisa berenang di depan rumah. Ini cita-cita aku dari dulu ya K, Mio. Iya. Iya. Aku juga aku senang sekali. Yuk, kita berenang. Happy happy. Waduh. Yah, ternyata Yuta dan Chiki Chiki buat kolam renang depan rumah. Astaga. Hah. Enak sekali mereka. Aku. Aku kolam berenangku tiba-tiba saja airnya habis. Eh, Tung. Eh, Tung. Ngapain ke sini? Yuta kolam renangku tiba-tiba airnya habis. Y, kasihan. Cup cup cup lihat kami. Kami sekarang punya kolam renang sendiri. Kami enggak perlu ke rumah kamu lagi. Kan kamu ngelarang kami kan. Ya udah kami punya kolam berenang. Yey. Ya. Tungtung enggak bisa berenang lagi. Boleh ikut? Enggak boleh, Bu. Ih, pelit kali. Aku enggak boleh ikut berenang. Ah, lihat saja. Aku ada rencana. He, tung tung tung. Sahur adalah yang pintar. Aku ini anomali yang hebat, yang cerdas. Karena kamu jahat sama aku, aku juga bisa jahat sama kamu. Yuta. Aku masukin saja pasir-pasir ini. Blokk bluk bluk bluk bluk. Nanti airnya jadi kotor, airnya jadi lumpur dan mereka mandi air lumpur. Yes, airnya sudah berubah menjadi air kotor. Aku berhasil kabur. Hehe. Jangan ketahuan. Eh, wah, kenapa airnya kotor, Mio? Hah? Iya, Kak Uta. Iya. Aduh, teman-teman semua, kenapa air jadi kotor? Aduh, gimana ini? Airnya kotor sekali. Lah, kok bisa kotor, Yuta? Kok bisa, Kak Yuta? Enggak tahu. Aduh, gimana nih, Mio. Udah, kita lanjut berenang aja. Kita lanjut berenang aja nih. Ya udah. Ya udahlah kalau gitu. Ya udahlah enggak pengaruh juga. Ayo kita lanjut berenang lagi. Hah, kenapa tiba-tiba airnya jadi seperti ini? Uhuhu, seru sekali. Uhu. Ayo kita berenang. Eh, Mio, baju kamu kenapa? Kayota lihat baju kamu, Mio. Eh, baju Kayota lihat. Yah, bajuku juga. Baju kita kotor, Mio. Gara-gara air ini semuanya berhenti. Semuanya stop dulu. Huh, baju aku dan baju Mio kotor, Teman-teman. Waduh. Terus gimana itu, Yuta? Udah, udah kita keluar dulu. Ha, bajuku kotor banget. Sekarang gak ada cara lain. Kita harus bersihkan air ini dulu. Ayo, kita kuras dulu. Ya udah kalau gitu. Ya udah, Yuta. Ayo kita kuras dulu airnya. Kita ganti airnya jadi air bersih. Iya. Kenapa tiba-tiba kotor, ya? Iya, aneh kali. Padahal tadi enggak kotor. Udahlah, ayo kita ganti dulu airnya. Nah, airnya udah bersih. Kalau gitu mandi lagi. Wuhu. Ayo kita mandi-mandi. Ayo. Aku mau bersihin baju dulu. Iya, aku juga lah. Ayo kita bersihin baju kita. Iya. Ayo kita bersih-bersih lagi. Eh, bersih-bersih dulu. Huh, mereka masih lanjut berenang. Aku akan masuki lagi lumpur tadi. Tung trung tung sahur. Ayo kita kotori aja kolom renya. Pluk pluk pluk pluk pluk pluk pluk. Masih banyak lumpurnya ini. Masuki aja semuanya. Blup blup blup blup blup blup blup. Makanya jangan main-main sama tungtung sahur. Ayolah kalian. He ye airnya kotor lagi. Ah rasakan berenanglah air lumpur itu. Kabur. Hei. Waduh kotor lagi. Astaga ulah. Siapa sih ini? Hah. Jangan bilang itu dia. Tung tung. Ke sini kau. Eh Yuto. Hai. Ke sini tung tung. kabur. Kau kan yang sudah mengotori air itu. Sini kau. Ha rasain bebe. Sini kau tungtung. Jangan kabur ku bilang. Eh minggir kok. Aduh. Hah. Engak bisa kabur lagi. K sekarang ikut denganu. Wah ternyata dia yang sudah mengotori air kolam berenang itu. Ampun Yuta. Tidak ada kata ampun ya. Sekarang kau di sini dulu. Tunggu di sini ya. Hah. Awas saja aku akan balik lagi. Kamu ke mana, Yuta? Ciki, udah tunggu aja di sini. Eh, sekarang aku sudah bawa anak buaya. Rasa kan tungtong opo koyota? Iya, supaya dia dimakan buaya rasain tungtong nih. Masuk kamu anak-anak buaya. Makan dia, makan dia. Eh, Yuta ini apa? H lihatlah banyak sekali anak buaya. Sebentar lagi tungtung akan dimakan buaya. Waduh. Yuta, Yuta, lepaskan aku. Ampun Yuta, banyak sekali buaya ini. Eh, Yuta. Aduh, gigi. Aduh, digigit-gigit aku. Kakiku digigit. Yuta, tolong Yuta. Makanya jadi jangan nakal kamu, Tungtung. Astaga, Kayuta. Biarin aja, Mio.
makasih jangan lupa like dan subcribe ya 😀
#dramasakuraschoolsimulator
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
minecraft
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo
youku indonesia