Buat Rumah Paling Aman dari Anomali Italian Brainrot!

Kita harus buat rumah paling aman soalnya ya sebentar lagi bakal ada yang muncul. Apa itu? Gak tahu. Ya udah kita langsung buat dulu aja. Oh ya, rumah aku terbuat dari balok-balok ini, Teman-teman. Ya, aku mau lihat-lihat rumahnya teman aku dulu, Guys, ya. Rumah dia e oke. Kreatif sekali, Guys. Dikasih duri-duri begitu. Kalau dia full kayu. Depanku juga full kayu. Oke, kalau dia buat obi malahan, ya, Teman-teman, ya. Baiklah, aku punya ide, Guys. Aku mau buat rumah tung tung tung sahur. Oke, jadi ini adalah kaki tungtung seperti ini, Guys. Ya, kalian ingat kan aku tuh pernah buat em apa tuh? Patung tungtung, guys, ya. Yes. Di Minecraft, Guys. Jadi kurang lebih seperti ini, ya, Teman-teman, ya. Emm sebesar ini. Oh no, berapa detik lagi, Guys, ya? 57 detik lagi mereka datang. Aku harap yang datang adalah tungtung tung sahur. Karena tungtung itu sangat sangat baik ya, Guys, ya. Sangat ramah. Oke, lompat dulu, Fanny. Ah, itu juga kaki. Kaki tungtung, Guys. Kaki tungtung itu harus tinggi-tinggi, ya. Kita satukan. Enggak usah tinggi-tinggi deh, Guys. Soalnya yang penting kan rumahnya ya isinya, Guys. Ini kaki tungtung sudah selesai. Oke. Oh, sisa 3 detik lagi sebelum mereka datang, guys. Oh no. Siapa yang datang? Siapa yang datang? Apa ini? Glorbo, Fruto, Drilla. Terus juga ada berber patapim. Tapi mereka berbentuk seperti gambar gepeng. Kalau begini mah gak takut sih, Guys. Gini doang, gambar doang. Ini jangan iklan mulu. Oke, Guys. Kita coba bangun rumah tungtung ya, Guys, ya. Sumpah itu monster di bawah itu gak bisa memanjat ini, ya, Guys, ya. Memanjat patung tungtung aku. Ini coklat-coklat begini sudah cocok enggak sih, Guys? Ya, karena tungtung itu kan juga coklat ya, Teman-teman ya. Cung cung cung sahur. Eh, siapa itu? Kenapa kamu kok gepeng sekali? Lihatlah badannya dia, Teman-teman. Dia seperti tengkorak. E apakah dia monster? Eh, kayaknya bukan deh, Guys, ya. Emang ada, ya anomali tengkorak? Oh, ada sih anomali itu loh, Guys, ya. Pot, pot, pot, hotspot. Semua orang di sini, ya, Guys, ya. Waktu bangun pertama kali langsung buat pagar-pagar begini, Guys. Lihat tuh, pagarnya dari coklat. Ini juga langsung dipagerin begitu. itu dipagerin ini juga dipagarin duri-duri terus e ya ya kecuali orang ini sih guys itu orang buat obi. Oke, maku doang, Guys, ya. Yang buat patung tung tung tung sahur, Guys, ya. Tapi kalian mau kan, Guys, tinggal di rumah tung tung tung sahur buatan aku, ya. Ya, mau kan, Guys? Mau kan? Kita buat yang bagian belakang agak lebih lebar, ya, Guys, ya. Aku tahu tungtung itu agak kurus-kurus gimana gitu. Tapi hei hei, kalau misalnya rumahnya aku kurus-kurus, nanti jadi tidak bagus, ya, Guys, ya. Aku punya ide, Guys. Gimana kalau kita buat tangga ya? Iya, iya, ya. Kalau gak ada tangga, gimana caranya aku itu bisa naik turun ya? Enggak, Guys. Sebentar. Ini apa ini? Hah? Aku bisa taruh ini tung tung tung berber patim tralalero, semuanya ini di rumah aku. Oh no. Oh no. Aku dikejar sama aku dikejar sama ini. Ei ei. Sebentar sebentar aku lagi sibuk membuat tangga loh. Oh oke oke aku meninggo habis ini ye meninggo ya aku. Kita lanjutkan membuat tangga ya guys ya. Tangga mana itu? Jadi cara membuat tangga eh sebentar perasaan tadi aku. Eh, yang mana sih, Guys? Blok kayu aku hilang beneran gak bohong? Tersisa balok coklat ini, Teman-teman. Iya, kok hilang? Oh. Oh. Enggak jadi. Udah nemu, Guys. I’m so sorry. Aku udah sering bilang kan kalau F Chandra itu orangnya pelupa. Oke, guys. Menurut kalian apakah para anomali itu bisa naik tangga? Mereka bisa naik tangga enggak, Guys? Kalau bisa aku tutupin nih. Aku bakal kasih pintu tuh aku kunci supaya mereka gak bisa naik, Guys. Nih, Teman-teman. Aku coba kasih ini pintu tulisannya public ya. Itu artinya kalian semua bisa masuk ke rumah aku, ya, Teman-teman. Kecuali si ini ya, si Italian Brain Rod ini. Oke, itu mereka semua tidak boleh masuk, Guys. Oke, sebentar. Bukannya tadi aku bilang aku itu mau kasih jendela ya, Guys? Kalau misalnya semuanya terbuat dari kayu begini, em jadinya kayak penjara ggak sih, Guys? Penjara tung tung tung sahur ya. Eh, lihat itu, Guys. Mereka berusaha ini berusaha mancet-mancet obinya tapi tidak bisa. Pintar juga tuh yang buat rumah begitu ya, Guys. Terus ow ternyata para anomali ini tidak cukup cerdas, Guys. Lihat itu. Mereka lompat-lompat di bawah tapi enggak ada yang mau nyoba naik tangga. Bagus, bagus, bagus, bagus. Oh, wow. Oh, wow. Lihat itu, Guys. Ada yang dikejar-kejar. Kocak banget, Guys. Kita coba beli kaca, ya, Teman-teman, ya. Nice. Terus taruh kacanya di sini. Eh, lucu banget, Guys. Sumpah kayak Minecraft. Apakah ini Roblox? Apakah ini Minecraft? Aku tidak tahu, ya, Teman-teman. Ya udah, kita buat kacanya seluas ini aja, Teman-teman, supaya terang benderang. Sekarang kita tutup, ya, Teman-teman, ya. He. Nanti mungkin aku mau dekor bagian depan supaya si tungtung tung sahur ini tuh ada mukanya, ya, Guys, ya. Oke, Teman-teman nih ya, aku buat tangga menuju ke lantai du. Hem karena aku mau buat tungtungnya ini tuh lebih tinggi, Guys. Kalau begini mah jadinya tung tung tung mini, Guys, ya. Bukan tungtung tung sahur versi dewasa, Guys. Oke, kita coba tinggikan lagi seperti ini. Aha. Hei, ini mulai kelihatan tinggi sih, Guys. Oke, kayaknya segini cukup sih, Guys. Yap, yap, yap, yap. Segini. Wow. Dari ketinggian ini, Guys. Aku bisa melihat isi dari rumahnya em tetangga aku, Guys. Ternyata luas begitu isinya cuma lantai doang, Guys. K kira dalamnya udah ada furnitur apa gitu, ya, Guys, ya. Ternyata enggak. Oke, Teman-teman. Aku mau coba membuat mukanya sih tung tung tung sahur, ya. Kira-kira bisa enggak, ya? Kita coba buat matanya, ya, Guys, ya. Nih nih nih matanya. Aku mau coba buat mirip-mirip kayak yang di Minecraft ya, Guys. Ini agak susah. Oke, membuatnya ya. Berbeda dengan di Minecraft. Di sini yang gak bisa terbang, Guys. Jadi matanya mungkin di sekitar sini. Oke, itu matanya. Ya ampun, susah banget, Guys. Mana ini? Tuh ngalangin banget ya tombolnya ini. Sip. Apa kalian bilang tidak terlihat seperti mata? Sabar dulu, Guys. Nih nih nih. Kita butuh yang warna hitam ini. Nah, begitu baru kelihatan mata, Guys, ya. Matanya begini begini begini gitu. Kita harus kasih alis, Guys, ya. Supaya lebih seram. Tuh alisnya tung tung tung sahur. Mungkin aku mau kasih hidung ya, Guys ya. Hidungnya kita kasih warna hitam saja. Oke. Aku bingung mau dikasih warna apa juga, Guys. Terus berikutnya kasih mulut ya, Guys, ya. Ada warna apa lagi sih di sini, Guys? Oh, warna merah. Boleh, boleh, boleh. Mulutnya Tungtung warna merah ya, Guys, ya. Jadi, aku sekarang berdiri di atas hidungnya Tungtung karena aku mau membuat mulutnya Tungtung. Jangan jatuh ya, Fanny ya. Ini agak seram ya, Guys, ya. Oh, ulala. Ada anomali di bawah. Hei, kalian lihat ini. Aku buat rumah tung tungt tung sahur loh. Aku buat rumah tung tung tung loh. Oh wow. Dan mereka tidak peduli guys ya. Para anomali itu masih mengejar aku ya. Ini gimana cara aku baliknya coba guys? Gimana caranya aku bisa balik? Aku bisa naik kembali. Oh, aku tahu. Aku tahu, Guys. Oke, kejar-kejaran. Let’s go. Bye. Bye. Eh, buka pintu. Wow. Oke, sekarang mereka bisa masuk ke rumah aku. Bagus, bagus. Hah. Tutup dulu, Guys. Tutup dulu. Huh, yang tadi seram sekali. Oke, di samping-samping sini itu jendela ya, Guys. Ceritanya ini jendela. Jendela. Oke, ini juga jendela. Atau terlalu banyak jendela, Guys. Tapi enggak apa-apa sih biar makin terang, ya kan, Teman-teman? Sebentar kita coba cari kaca. Kaca tinggal atapnya doang, Teman-teman, ya. Oke, kita tutupin aja atapnya dan rumah tung tung tung sahur aku tinggal aku dekor doang. Astaga, ini tetangga aku. Aku gak paham, Guys, dia buat apa. Kira dia awalnya buat parkour, ternyata enggak, Guys. Di atas parkour ada rumah. Jujur aku tidak paham dia buat apa, tapi he yang penting dia selamat, dia bisa hidup. Dia aman ya, guys, ya. Terus tetangga aku kasihan dia udah buat susah-susah tapi anomalinya pada bisa masuk, Guys. Iya, lupa ditutup itu pagarnya. Kalau ini yah rumahnya habis, Guys. Dimakan sama anomali. Udah selesai sih, Guys. Tapi habis aku tutup, rumahnya jadi gelap. K kira udah banyak jendela gini enggak bakal gelap-gelap, Guys. Sebentar kita coba cari pintu, ya, Guys. Kira-kira eh kok pintu? Kita cari lampu. Oh, ada sih, Guys, ya. Lampu-lampu begini, Guys, ya. Ya udahlah kita beli, ya. Ini lampu. Lampu apa sih namanya, Guys, ya? Lampu. Lampu. Lampu. Lampu. Lampu apa namanya? Gak tahulah, Guys. Pokoknya namanya lampu. Udah gitu aja lah, Guys, ya. Nih. Weh, terang benderang, Guys. Lihat tuh. Uh. Uh. Kita kasih yang banyak, Guys, ya. Uh. Kasih satu lagi. Uh. Silau banget, Guys. Kalian kalau masuk, ya ke rumah aku, Guys, kalian kayaknya butuh ini, Guys, ya. Kaca kacamata hitam. Saking silaunya, lihat ini, Guys. Ya, tuh, karakter aku aja sampai bercahaya kayak gini loh, Guys. Beneran deh. Bentar, aku bisa klaim apa ini teman? Oh no. Kenapa aku Kenapa aku jadi tralalero, guys? Guys, aku tidak menyangka ini. Aku berubat jadi tralalero. Tralalero. Tralala. Tralalero tralala. Bisa masuk gak, Guys? Oh, oke oke guys. Kalian kalian pada takut gak, Guys, kalau bentuk aku kayak gini, Guys? Aku harap enggak ya. Ya udahlah kita lanjutkan bangun membangun walaupun bentuk aku seperti ini. Oke, tempat tidur, Guys. Tempat tidurnya taruh di atas enggak sih? Taruh di lantai du enggak sih, Guys? Wah, jujur aja enggak kelihatan tempat tidur aku yang mana gara-gara bentuk aku seperti ini, Guys. Oke, ini ranjangnya. Ranjangnya kasih dua, Guys, ya. Supaya bisa buat empat orang. Aku Nata kek lan pas aku gak bisa melihat muka aku. Gimana nih, Guys? Nah, gini lebih baik ya, Teman-teman ya. I muka-muka Fanny Chandra ya, Teman-teman ya. Oke, aku bisa beli apa lagi? Uang aku cuma 70, Guys. Benar-benar terbatas ya, Teman-teman, ya. Sangat-sangat kismin aku di sini, Guys. Aku rasa aku cuma bisa beli ini guys. Yap, meja. Kalian tahu apa? Aku bakal mengubah ini menjadi hotel saja kayaknya, Teman-teman, ya. Oh ye. Taruh ini, Guys. Taruh ini. Nice. Terus di lantai satu juga, Guys. Di lantai satu juga. Lantai satu kita isi sama tempat tidur aja, Guys. Ya. Full full menjadi hotel. Bentar. Diputter-putter. Nice. Di sebelah sini. Sebelah sini juga. Mantap, Guys. Ini hotel. Huh. Siapa yang mau tinggal di hotel? Tung tung tung sahur, Guys. Oke, Teman-teman sudah selesai, ya, Guys, ya. Aku awalnya mau buat rumah, tapi hei enggak cukup uang aku malah jadi hotel sekarang, Guys. Tuh, isinya full tempat tidur sangat-sangat terang benderang. Dan kalau kalian perhatikan dari luar bentuknya, emm sebentar, bentar, bentar. Mana, mana, mana. Rumah aku? Yeah, nice. Tung tung tung sahur. Lihat tuh, guys. Oh yeah. Okelah, Guys. Kayaknya sekian dulu ya permainan aku di game Roblox, ya. berusaha bertahan hidup dari serangan anomali-anomali yang mengerikan ya. Mereka mengerikan karena mereka gambar, Guys, ya. Jadi lebih seram. Kalau kalian suka dengan video gu kali ini, jangan lupa ya, Guys, diklik tombol like, di-share, dan juga subscribe. See you guys.

Buat rumah Tung Tung Tung Sahur di Roblox!
—–
Link Ig: https://www.instagram.com/fannytjandra0121/
Link Tiktok: https://vt.tiktok.com/ZSQoPSQa/
Channel kedua: https://www.youtube.com/c/FannyTjandraTV

Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.

– Dukung aku dengan berdonasi disini: https://saweria.co/Fannytjandra
– Join menjadi keluarga Fanny disini:
https://www.youtube.com/channel/UCM4m4jzE3UG1yQWJQH59gjA/join

Video ini diedit oleh: @RyodaAkamazuCh

#roblox #robloxindonesia #italianbrainrot #Fannyplays