Yuta Mio Panik CCTV Merekam TANGGA Rainbow MARKAS Rahasia PASUKAN ANOMALI ๐Ÿ˜ฑ| Sakura School Simulator

Halo kucing, namaku Baby Slime. Nama kamu siapa? Kamu tidak bisa bicara. Baby Celin jadi sedih. Kakak Yuta. Iya, Baby Celin. Kenapa? Masahan kucingnya enggak bisa ngomong. Oh. Ya iyalah, itu kan hewan Baby Celine, mana bisa bicara seperti manusia. Hm. Eh, begitu ya, Kakak Yuta. Iya, Baby Celin. Wah, suara CCTV kita, Teman-teman. Iya, Kak. Ayo, Kak. Ayo, Kak. Lihat, Kak. Ih, pasti ada anomali lagi, Kak. Iya. Ada apa lagi nih, ya, Teman-teman? Oh, Baby Sen juga gak tahu, Kakak Yuta. Sepertinya ada anomali lagi. Iya, Yuta. Benar tuh apa yang dikatakan Baby Celin. Coba kamu cek lagi deh CCTV kita. Iya, sebentar ya. Udin dinun. Cappuccino asasino balerina cappuccina. Tung tung tung tung tung tung tung tung tung sahur. Tidak ada apa-apa tuh. Tapi aku lihat tadi ada tangga yang menuju ke atas begitu. Aku juga tidak tahu apakah tangga itu tangga menuju ke rumah orang atau ada hal yang lain. Ya, tapi tadi aku mendengar ada suara seperti ada suara anomali. Yuta. Iya kamu benar Atom. Tapi anomalinya itu di CCTV tidak kelihatan. Kakak coba kita ke bawah dulu, Kak. Kita pastiin dulu. Hm. Iya, benar yang dikatakan Kakak Mio. Kita semua harus cek ke bawah. Eh, iya iya iya. Ayo, ayo, ayo, ayo. Hah, ada apa lagi nih? Wah, beneran ternyata ada tangga di sini. Wah, tangganya kok tinggi sekali ya, Teman-teman. Iya, Ia. Aku baru pertama kali nih melihat tangga setinggi ini. Iya, Atom. Sama. Dan di sini tuh ada warna hijau, warna merah, dan ada warna kuning. Loh, kita harus ke mana dulu ini, Teman-teman? Ya, sepertinya kita harus bagi kelompok Yuta, kita bagi regu. Oh, begitu ya, Atom? Iya, Yute. Biar kita tidak tersesat. Justru kalau kita nanti berpencar, bagaimana kalau kita sama-sama tersesat? Oh no. Gini aja deh, Yute. Kalau kamu ragu, kamu balik aja lagi ke sini. Bagaimana? Oh iya benar-benar aku duluan dulu teman-teman. Kalian tunggu di sini aja bagaimana. Aku akan coba dari tangga yang warna kuning, merah dan warna hijau. Siapa tahu aku bisa mendapatkan sesuatu di sana. Iya Yuta. Coba aja Yuta. Kami akan tunggu kamu di sini. Kakak Yuta. Kakak Yuta hati-hati ya. Iya. Baby Shelin. Eh, Kak Yuta. Kakak kalau ada apa-apa langsung minta tolong aja. iya, Mio. Ya udah, Kakak ke atas dulu, ya. Mulai dari tangga yang warna kuning ini. Iya, Kak. Ih, ada-ada aja ya. Ternyata selain anomali, ada juga hal yang aneh di kota Sakura ini. Kenapa tiba-tiba di depan rumahku ada tangga setinggi ini? Hah? Dan warnanya itu warna-warni lagi. Aku tidak tahu nih, ada apa di atas sana. Kakak Miu Baby Shelim khawatir sama Kakak Yuta. Takutnya Kakak Yuta nanti digigit Anomali. Eh, kamu tidak boleh seperti itu, Baby Celin. Omongan itu adalah doa. Tidak boleh begitu ya, Baby Selin. Begitu ya? Iya, Baby Semin. Sebaiknya kita doakan aja Kakak Yuta supaya dia bisa cepat kembali lagi. Iya deh. Baby Celine suka banget tangga warna merah ini. Eh, Baby Celin mau ke mana? Oh. Eh, kamu tunggu di sini aja. Iya, iya. Ternyata capek juga ya. Hah, kenapa tangannya buntuk? Untung saja aku tidak jatuh. Aku harus cepat-cepat nih memberitahu mereka. Aku harus turun nih. Eh, ada-ada saja. Ternyata ini tangga jebakan. Untung saja aku tidak jatuh. Hah, ada apa, Kak? Ini tangga yang warna kuning. Jangan, jangan kita ke sini. Kenapa, Kak? Soalnya tangga ini buntuh dan langsung jatuh ke bawah. Ah, ada-ada aja, Kak. Iya, tadi Kakak untung aja tahu kalau tangga ini itu buntuuh. Heh. Sempat kakak tadi e terobos tangga ini. Pasti kakak akan mati. Miu jatuh. Eh, jangan kakak jangan. Baby Senen jadi khawatir sama Kakak Yuta. Jangan Kakak Yuta. Eh, berarti tangga ini tidak layak untuk kita naiki. Eh, Kakak mau ke tangga warna hijau dulu. Soalnya warna hijau ini sepertinya sangat bagus tangganya. Iya. Ayo, Pak. Coba aja. Kalian tunggu di sini aja ya. Nanti tanggal terakhir baru kita naik bersama. Iya, ya, Teh. Waduh, ternyata tangga itu tangga jebakan. Untung saja aku tidak jatuh. Wah, ini tangganya cukup tinggi. Aku sudah naik. Wah, udah udah. Sepertinya udah lantai ini. Tinggi sekali tangga ini. Hah. Dan aku bisa melihat Yumart di sini. Ini sangat tinggi. Di bawah juga ada jalan. Dan di sini tuh ada taman. Huh, sangat tinggi sebenarnya. Siapa yang buat tangga setinggi ini ya? Tapi aku harus terus naik. Aku harus pastikan. Ah, ternyata ini tangga buntu. Untung saja aku tidak jatuh untuk kedua kalinya. Sempat aku jatuh, aku sudah mati. Aku harus turun lagi nih. Kasih tahu mereka. Oh, ini dia mereka. Ada apa, Teh? Ternyata tangga yang warna hijau sama-sama buntu seperti tangga yang warna kuning. Ih, untung Kakak Yuta tidak jatuh. Iya, Baby Sin. Nah, untuk tangga yang berwarna merah ini kita harus naik bersama-sama, Teman-teman. Kita pastikan kalau tangga ini semuanya itu tidak buntu. Benar, Yute. Soalnya tadi aku mendengar suara anomali. Bisa jadi nih, ini adalah tangga menuju markes anomali. Yuta. Hah, kamu yang benar, Atom? Ya, bisa aja, Yuta. Iya, Kak. Kayaknya benar tuh, Kak, apa yang dikatakan oleh Atom. Soalnya kan suara anomali itu besar, Kak. Iya, besar banget suara anomali Kakak Yuta. Eh, ya udah kalau begitu langsung aja kita naik ke tangga berwarna merah ini ya. Oke, oke, oke. Kita harus naik nih ke tangga warna merah ini. Ayo, ayo. Kalian jangan sampai naik ke tangga warna hijau dan warna eh, Atom kan udah aku bilang kamu jangan naik tangga berwarna hijau, nanti kamu bisa jatuh. Atom, Atom di sini Atom kemari Atom. Kamu nanti nyasar malah jatuh lagi nanti. Ayo tah. Di situ sangat sempit ya. Harus bergantian naiknya jangan bareng-bareng. Hm. Ya udah, kamu duluan Yutna. Iya, iya. Ayo, ayo, ayo. Satu persatu. Atom, kamu ini bagaimana sih, Atom? Oh, Kita maafkan Atita. Ya udah, ulang lagi. Ulang lagi. Ayo, ayo naik, naik, naik, naik, naik. Ah, begitu. Atom Ia, maafin aku. Kakak Yuta, iya baby Celin. Kakak Yuta, nanti kalau Baby Seline capek, Kakak Yuta gendong Baby Celine, ya. Oh, tentu Baby Shelin. Ya udah, Teman-teman, kita harus fokus nih apa yang ada di tangga berwarna merah ini. Kakak sangat penasaran nih. Ada apa sih sebenarnya yang ada di balik tangga ini? Wah. Wah, ternyata ini tidak buntu. Ini beda dengan tangga yang warna hijau dan tangga yang warna kuning. Iya, Kak. Kak, Kak cepetan, Kak. Cepetan. Aduh, tapi ini sangat tinggi. Pasti Baby Sellin nanti capek. Baby Shelin sebaiknya kamu Kakak gendong aja ya. Iya, Kakak Yuta. Baby Sheline udah capek banget nih. Baby Shelin mau pingsan. Baby Shelin juga takut sama ketinggian. Kakak Yuta, Baby Seline, kalau kamu takut ketinggian, kamu tutup mata aja ya. Iya, Kakak Yuta. Yuta. Yuta. Sebentar lagi kita mau sampai nih, Yuta. Iya, Atom. Coba kita lihat. Wah, beneran. Sepertinya itu adalah markas anomali. Iya, Yuta. Aku sudah feeling ya. Pasti itu markas anomali. Ya udah, ayo. Atom, atom, atom, atom. Iya, atom. Ini kenapa? Kenapa kamu ngambek? Atom ita, aku capek ituta. I kita semua ini capek. Tapi yang terpenting kita ini kan penasaran dengan apa yang ada di balik tangga warna merah ini. Iya, Yuta. Iya. Ya udah, ayo. Tapi pelan-pelan aja, Yuta. Iya, Kakak Yuta. Pelan-pelan aja. Baby Seline takut. Iya, iya. Baby Celin. Kakak, Kakak. Iya, Miu. Kak, e, Miu haus, Kak. Eh, tahan dulu, Miu. E, ya udah deh, Kak. Ita, ayo, Yuta, cepetan. Tapi kata kamu tadi harus pelan-pelan. Iya iya iya ya. Ya udah ya udah. Ayo pelan-pelan kita naik ke tangga warna merah ini. Kakak Ita udah sampai belum? Belum. Baby Celine sebentar lagi nih. Nanti bilangin Seline ya kalau sudah sampai. Iya iya. Tung tung tung tung tung sahur. Tung tung tung tung tung sahur. Balerina Kapucina. Bombardino krokodilo. Kapu cappuccino assasino. Mantap. Wah, beneran Baby Sin. Kita sudah sampai Baby Sin. Ternyata beneran ini adalah markas anomali. Wah, keren sekali. Ini ada Udin Dindun ya? Iya. Wah, ini kan jahat. Yang baik itu bererina tung tungtung sama cappuccino assasino. Nah, yang paling jahat ini nih bomberino krokodilo. Ah, aku sudah tidak jahat lagi. Aku sudah tobat. Yuta. Apa kamu sudah tobat, Bomber Dino? Yah, aku sudah dipukulin oleh tungtung tung sahur makanya aku tobat saja. Ternyata menjadi orang jahat itu tidak semudah yang aku pikir. Ah, baguslah. Jadi di sini cuma ada anomali ini saja ya, Yuta. Ini adalah anomali yang baik. Ini adalah tangga yang kami buat. Oh, berarti tangga ini kalian yang buat? Iya, kami yang buat, Yuta. Tangga ini kami buka setiap hari Sabtu. Jadi, kalau kalian ingin main-main, datanglah kemari. Oh, begitu, Teman-teman. Terus kalian kenapa menciptakan tangga warna kuning dan warna hijau yang buntu? Wah, itu adalah untuk orang-orang yang sengaja kami jebak agar mereka nanti akan jatuh dari tangga itu. Soalnya banyak juga orang-orang yang jahat yang ingin membunuh kami, Yuta. Oh, begitu ternyata. Oh iya iya Yuta, aku juga paham Yuta, akhirnya kita tahu nih markas para anomali yang baik. Iya, Kak. Hm. Baby Shelin senang melihat balerina Kappuccina itu. Dia sedang nari, Kakak Yuta. Iya, dia sedang nari sama tung tung tung sahur. Tung tung tung tung tung tung sahur. Apa kabar, Viuta? Eh, aku kabarku baik. Hha. Tung tung tung tung tung sahur. Tung tung tung tung sahur. Din din madin din dun. Hai Yuta. Eh, kamu kan anomali yang jahat. Ah, tidak Yuta. Aku ini udah menjadi orang yang baik sama seperti bombardino krokodilo. Oh, begitu. Siapa yang mengalahkan kamu? Tentu saja cappuccino assasino. Aku kena tebas oleh pedang samurainya. Oh, begitu ya? Iya, Yuta. Jadi lebih baik aku menjadi orang baik saja, Yuta. Ah, iya. I bagus itu. He sekarang teman-teman kita kalau pulang ini pasti kelelahan nih. Kakak aja sudah capek banget tadi naik ke atas sini. Yuta, maaf kami menciptakan tangga yang terlalu tinggi untuk kalian. Ah, tidak apa-apa sih. Sebenarnya tadi itu CCTV kami bunyi dan kami lihat itu ada tangga. Kami penasaran dan akhirnya kami menemukan kalian di sini. Ternyata tangga ini itu dibuka setiap hari Sabtu ya, Kuccino. Iya, Yuta. Setiap hari Sabtu tangga ini kami buka. Jadi kalau kalian ingin bermain-main ya silakan saja asal kalian tidak boleh menyakiti kami. Iya, kami tidak akan menyakiti kalian kok. Karena kalian kan anomali yang baik, udah banyak membantu kami juga. Iya, benar tuh apa yang dikatakan Yuta. Ya udah kalau begitu kita pamit aja ya sama mereka. Udin dindun ya. Udin dindun. Madin dindun. Kalau begitu kami pamit dulu ya. Terima kasih ya sudah mengizinkan kami untuk melihat markas kalian. Ya. Ya. Ya. Ya. Balerina Cappuccina. Iya. Balerina Cappuccina. Ada apa? Eh, kami mau pamit dulu. Iya iya. Ya udah hati-hati ya. Iya. Belirini kamu cantik deh. Wah. Terima kasih ya, Baby Celin. Iya. Eh, tung tung tung sahur ya. Tung tung tung tung sahur. Tung tung tung tung sahur. Kami mau pamit. Tung tungtung sahur. Ya, ya, ya, ya. Kalian hati-hati. Eh, dan ini Bombardino. Apakah kamu yakin sudah menjadi orang baik? Ah, aku ini sudah menjadi baik, Yuta. Kapan-kapan aku akan main ke rumah kamu, ya. Oh, ya udah, ya udah enggak apa-apa deh. Aku persilakan kamu main di rumahku. Tapi ingat, jangan buat kerusuhan. Oh, tidak, tidak. Yuta, Cappuccino Assasino. Ya, Cappuccino Assassino. Kami pulang dulu ya. Oke, Yuta hati-hati di jalan. Ayo teman-teman, kita pulang. Iya, Kak. Wuhu. Wah, tangganya sangat curam sekali teman-teman. Kayak gendong selin. Oh, iya ya. Ayo, ayo kita pulang. Iya. Ya. Huh. Wow. Tangganya sangat curam sekali, Teman-teman. Ih, Miu jadi takut nih, Kak. Pelan-pelan aja, pelan-pelan aja nanti kita terpeleset. Jatuh lagi. Iya, Yuta. Waduh. Wow. Sangat tinggi, Yuta. Lama-lama aku takut nih lihat ke bawah. Udah, jangan lihat ke bawah, Atom. Fokus lihat tangganya aja. Iya, iya. Uta. Wah, sebentar lagi kita sudah mau sampai nih. Yah, satu turunan lagi nih. Ayo, Teman-teman, semangat semangat. Baby Celin semangat kok. Ya iyalah, Baby Shelin, kamu semangat. Kamu kan digendong oleh Kakak Yuta. Kakak Miu mau digendong juga ya? Ah, enggak kok. Baby Selin. Kamu perasaan kamu aja. Kamu mau digendong, Miu. Ah, enggak, Kak. Enggak. Ih, Baby Sell nih ada-ada aja. Ya udah, kita sudah mau sampai nih. Iya. Ih, Atom mana? Hah? Atom kok enggak ada? Tadi udah bersama kita dia, Yut. Teh. Hah? Kalian ini tidak jaga Atom. Kakak mau jemput Atom dulu, ya. Iya, Kak. Hati-hati ya, Kak. Iya. Bisa ditinggal si Atom. Atom ini ngapain? Apa dia mau menjadi anomali juga? Atom. Nyita, kenapa kamu di sini? Atom, Nita, aku lagi lihat pemandangan Yita. Aduh, ayo Atom pulang. Pulang. Iya, Yuta. Iya. Aduh, padahal kota Sakura ini pemandangannya bagus banget, Ya. Iya, memang bagus, Atom. Ya udah, Atom kita pulang yuk. Iya, Yuta. Wah, seru sekali hari ini, ya. Ya. Iya dong. Oke, teman-teman videonya cukup sampai di sini dulu ya. Jangan lupa subscribe channel ini. Sampai jumpa di video berikutnya.

Yuta Mio Panik CCTV Merekam TANGGA Rainbow MARKAS Rahasia PASUKAN ANOMALI ๐Ÿ˜ฑ| Sakura School Simulator

#sakuraschoolsimulator
#idsakura
#sakuraschoolsimulatordrama