MOMON MENEMUKAN MONSTER BOSS ITALIAN BRAINROT di BAWAH RANJANG ATUN feat @BANGJBLOX
Lucu banget. Wih, I’m a baby girl. Wah, tutung saur versi Barbie, Guys. Uh, ada Trippy Toti lagi. Lucu banget. Uh, Ky Barelo. Uh, asik. Uh, berbang tim, Guys. Ih, jadi cantik dia. Uh, miroir Cina. Wah, bagus. Asik banget semuanya jadi serba pink di sini. Uh, bahkan ada boneka abalampu lil dong. Wah, asik kupuccino tetap keren, Guys, di sini. [Musik] Eh, suara apa itu? Tunggu, tunggu, tunggu. Eh, suara apa itu? Kok keras banget? Kayaknya tadi ada di luar deh suaranya. Eh eh hm. Oh, mungkin Momon salah dengar ya. Oh no. Yah, mungkin Momon salah dengar ya. Ini udah malam banget. Mungkin Momon hanya berimajinasi di sini guys. Ya sudah deh kita tidur aja guys. Baiklah selamat malam Guys. [Musik] Eh, Mon, Mon, Mon, bangun, Mon. Eh eh apa sih? Aku kemarin ya jelas-jelas udah simpan diamond di rumah aku tapi hilang pasti kamu ambil kan? Apa sih aku ambil? Enggak ada. Ada di sini cuma yang tinggal kita berdua. Kamu bohong nih. Tuh kamu simpan di mana? Engak ada. Enggak ada? Enggak. Itu kamu simpan di mana? Pasti kamu simpan nih. Aku pokoknya enggak mau tahu. Aku enggak percaya lagi sama kamu. Beneran bukan aku. Kamu salah taruh kali coba-coba. Emang kamu tadi taruh mana? Ih, aku taruh dalam rumah tapi hilang. Ih, beneran aku enggak ambil. Gak, aku gak percayanya sama kamu. Keluar, keluar, keluar. Ih, ih, ih, ya ampun. Eh, Tun. Nah, mulai hari ini iron door gak ada. Kamu gak boleh masuk. Astaga, Guys. Padahal kan semalam kita nonton-nonton asli bareng-bareng guys. Ini malah dituduh sama si Atun. B. Mah bukan kita kok. Ini atun enggak percaya. E, apa? Bukan aku loh. Beneran aku tidak peduli. Ya ampun. Tuh anak ya. Ih beneran tadi kan bukan kita. Eh tunggu. Tun tun tun tun tun tun. Dengerin dulu tun. Kalau enggak salah aku sama teman-teman ada dengar suara kruk kruk kruk. Besar kali tun suaranya. Mungkin di dalam rumah kamu ada maling-maling tun yang bersembunyi. Rumah aku ini sekecil begini. Mana mungkin ada orang yang bersembunyi. Kamu jangan sembarangan ya. Eh, beneran loh. Aneh banget. Coba kamu lihat gimana caranya. Semalam beneran kita dengar ada suara kayak gitu, tapi pas aku cek enggak ada. Mungkin ada ruang rahasia kali tuh di sini. Anjay, itu mah kamu modus. Eh, entar keluar keluar keluar keluar. Eh, kalau enggak gini gini gini aku pasang CCTV akan ku buktikan kalau malingnya itu bukan aku. Gimana? Terserah kamulah mau mau kamu ngapain. Pokoknya aku sementara gak bisa percaya sama kamu. Aku enggak akan masuk ke dalam rumahmu, tapi akan ku buktikan kalau pencurinya itu bukan aku. Aku izin pasang CCTV di sini satu sama di sini satu. Oke, gimana? Kamu rencananya memang mau melihat aku ganti baju ya? Biasa kau ya? Enggak loh. Ya ampun nih atur nih guys gak percaya sama kita. Kita buktikan ya. Sebenarnya semalam itu Momon udah curiga suara apa itu? Mungkin ya dugaan kita benar, Guys. Ada maling-maling yang masuk ke rumah Atun. Iya gak sih? Hmm. Oke, Guys. Baiklah, supaya kita bisa cek, kita akan taruh meja di sini sama kursi untuk memantau CCTV-nya 24 jam, Guys. Tapi kalau misalnya malingnya itu muncul, kita akan langsung tahu, Guys. Kita akan taruh CCTV monitor. Nah, itu dia si Atun, Guys. Lagi merenung. Mungkin dia lagi merenung, diamond-nya hilang-hilang semua, Guys. Baiklah, kita akan jaga rumah Atun lewat CCTV, ya. Fews later. Eh eh eh apa? Uh ada notifikasi, Guys. Eh apa nih? Coba kita lihat. Eh enggak ada apa-apa. Eh tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. Lihat tuh, Guys. Di bawah tempat tidurnya Atun ada si tungtung tung sahur, Guys. Tunggu. Kalau kita lihat-lihat itu bukannya kayak boneka ambalabu di bawahnya. Iya enggak sih? Jangan-jangan. Selama ini yang mengambil barang-barangnya si Atun itu si Brain Roof Fusion ini, Teman-teman. Heh, ngapain dia? Coba kita lihat. Sepertinya uh dia mau keluar, Teman-teman. Lihat tuh. Oh no, Guys. Dia keluar. Oh no. Dia ngapain aja nih? Apakah dia bakalan cari-cari barang yang ada di tempat kulkas Atun? Supaya aku sama Atun bisa berantem nanti Atun pasti kira aku yang ngambil lagi kalau enggak ada bukti ini. Untung aja ya, Guys, kita pasang CCTV di kamarnya Atun. Dengan begini kita ada bukti kalau pencurinya itu benar-benar bukan kita, Guys. Uh, dimakaninnya semua makanan atun. Nih, Atun kayak mananya? malah tidur dia ngorok-ngorok di situ, Teman-teman. Padahal kan suaranya kencang ya ini anak ya udah tidur enggak bisa bangun bangun dia, Guys. Oh, udah udah selesai makan tuh. Lihat, Guys. Kayaknya dia udah kenyang-kenyang. Uh, uh. Kenapa dia? Dia kayaknya marah tuh. Uh, jirusakin, Guys, semua barang-barangnya. Wah, ini kayaknya makanan atun mau busuk dia jadi marah. Tunggu, Guys. Kalian coba lihat. Dia lihatin Atun. Apa jangan-jangan dia mau kill Atun? Wah, gak bisa ini. Kita harus melakukan sesuatu, Guys. Wah, gawat nih. Kita harus cepat-cepat. Kita harus ambil semua perlengkapan kita dulu dan kita harus Atun. Uh, gawat, Guys. Atun dalam bahaya. Kita harus selamatkan dia. Atun itu dia. Ya ampun, Atun. Ah, keterlaluan. Eh, ya ampun darahnya banyak sekali. Enggak bisa, Guys. Kita harus paksa masuk pakai ender pear ini. Kita akan coba masuk ya dalam hitungan ketiga, Guys. Sat dua tiga. Oke, kita masuk. Huh, mengerikan sekali. Eh, tunggu. Mana itu brero pusionnya? Keterlaluan Atun. Ah, darahnya banyak sekali, Guys. Apakah Atur masih selamat, Kak? Ini kayaknya atur gak enggak selamat lagi deh. Lihat tuh, mengerikan sekali. Atun digigit-gigit, dimakan kayaknya ini. Enggak bisa, Guys. Kita harus mengejar si Branut Fusion itu. Kita harus balas dendam ke dia. Ayo, ayo kita turun ke bawah. Aku yakin dia pasti turun ke bawah. Nih. Itu dia, Guys. Darahnya si Atun banyak amat sampai di sini ternyata di tempat ini ada ruangan rahasia dia, Guys. Ayo coba kita masuk. Eh, sini kamu Brand Fusion. Ini tempat apa ini? Ini adalah laboratorium brain root, Guys. Mungkin mereka itu mau dieksperimenkan supaya menjadi lebih kuat. Lihat itu ada boneka ambalabu, ada ririrail rira, tung tung tung sahur dan Wow, ini kenapa bombardi krokodilonya beda ya sama badannya. Kan badannya enggak kayak gini nih. Apakah ini bentuk yang udah dieksperimenkan ya? Bisa jadi ya. Ih, lihat guys, mulutnya ngeri sekali. Serem. Terus ada simpan sini banan ini nenek moyangku Saturno Satun Nita guys. Eh itu siapa tuh? Kenapa ada manusia? Eh Momon atun tolongin dong Momon. Momun Momon aku terjebak di sini Momon tolongin dong Momon. du Guys, bukannya ini si Denis, si anak beban, Guys? Denis. Aduh, Guys. Kalau kita gak bantuin nanti dia jadi eksperimen. Kita yang salah. Ah, ya sudah. Oke, oke. Kutlolongin ya, tapi kamu langsung pulang ya. Oke, pulang pulang. Itu di situ. Aduh. Ih, aku gak berani pulang, Mun. Mun, tolongin dong, Mun. Guys, kenapa aku cuma mau nolong atur? Kenapa ada si Denis beban di sini? Eh, e, ya, ya sudah, ya sudah. Kamu mau tolongin? E, ya sudah, ayo, ayo sini pulang, pulang itu tinggal naik ke atas pulang. Oke. Aduh, Momon ini gelap sekali. Aku takut kamu enggak tahu aku kenapa bisa di sini. Momon tolongi dong, Momon. [Tertawa] Astaga, Guys. Kalau kita enggak tolongin, dia jadi berbahaya, Guys. Ya, ya sudahlah aku tolongin. Tapi kamu jangan jadi beban, ya. Ikuti semua arahan aku. Oke. Iya, iya, iya. Pasti, pasti. Ah, ya sudah, ya sudah. Ayo, ayo. Kita harus cari sahabat aku. Si at diculik. Kayaknya kita harus lewat ke daerah sini. Ayo, sini. Sini, Deni. Eh, tunggu dulu. Aku bingung ini buaya kok taruhnya begini sih? Aku mau hancurin dia deh, Denis. I itu ampun kabur pula ini anak. Aduh aduh aduh aduh aduh aduh aduh aduh aduh aduh bisa banget tembak dongon ini anak ya. Ih, pengen ku jit deh. Aku tahu, aku tahu. Aku minta bantuan ini deh. Bantuah, bantuah. Bantuin, bantuin. Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. Itu gak membantu. Ah, wah gak bisa nih, Guys. Lihat tuh. Ini si Denis beban benar-benar. Eh, tolongin kamu, Denis. Kok lihatin doang? Ya ampun, aku gak ada senjata, gak bisa bantu. Aku gak tahu ternyata mereka juga jahat. Momon tolongi dong Momon. Astaga, ini memang si anak beban Denis. Ih, awas kau ya, Denis. Ah, rasakan nih. Ah, sini kamu. W terpaksa ini. Kita harus pakai jurus barbar. Dia lagi hadak belakang. Kita langsung cak. Wah, makasih ya, Monia. Aduh, aku minta maaf banget nih. Aku gak tahu kalau ternyata mereka jahat. Ya udah, yuk kita jalan yuk. Iya, iya, iya. Kita jalan kita jalan. Eh, ini nih belum nih. Waduh. Oh, ikan ini gimana ya? Eh, itu itu tralalelo. Tralalala itu jahat. Jangan kamu buka ya, Denis ya. Oke. Ayo, ayo, ayo, ayo. Ayo, ayo kita jalan jalan jalan. Ya ampun nih Denis beneran ya bikin beban aja ini. Ini mau nolongin Atun serasa berat kali ini. Gimana ini lewatnya? Loncatlah loncat loncat. Tapi Kak aku gendut Momon aku gak akan bisa loncat. Kamu lihat aku loncat ya dari sini ya misalnya. Ah, kan gitu doang. Jadi Momon tolongi dong Momon. Beneran kau ya? Awas kau ya. Serius ini beneran lonc aduh kan gak bisa kan gak bisa lakiku sakit. Oh masuk aja lah. Udah yuk yuk yuk yuk masuk aja ke laboratorium situ. Momon tolongi dong momon. Aduh guys mananya ini mau kita culupin aja gak sih ini kakak? Kenapa guys? Kamu kan bisa kamu angkat aku dong, please. Kita butuh dukungan batin, Guys. Tolong kasih like dulu dan subscribe, Guys. Supaya batin Momon makin diteguhkan untuk menyelamatkan Atun, Guys. Iya, iya. Wah, makasih ya Momon ya. Iya, iya, iya. Asik kan? Asik. Oke, Kendol. Wah, enak. Kalau lempar kayak mana ya? Kayaknya asik ini kalau kita lempar ya. Enak. Oh, oke oke. Ya ampun. Apa? Apa? Aduh itu bercikan apinya kena aku. Ya ampun. Iya iya sabarlah sabar. Aduh ya ampus susah kita tengoknya guys. Di situ. Set. Iya. Aduh aku agak agak kurang kurang seimbang nih. Momon tolongin dong. Momon ya guys goyang-goyang dia. Eh kau jangan goyang-goyang ya. Awas kau ya. Awas kau ya. Sekali lagi kau goyang. Aku lempar ini beneran nih. Oke. Oke, guys. Berat sekali nih anak. Kok diet? Apa sih, woi? Aduh, aduh, aduh, aduh. Oke, aduh. Aku makan udah dikit loh. Aku setiap hari cuma makan 10 ayam. Serius itu dikit? Itu banyak kali 10 ayam. Oke, baiklah terakhir. Oke, udah turun kau turun. Wah, makasih ya. Eh, tapi tunggu dulu apa? Kayaknya tadi aku kelupaan deh barang di belakang. Aku pengen ambil kayaknya. Kau ambil sendiri. Tolongin dongon. Udah kamu enggak usah sama aku. Kamu sendiri aja. Kamu coba lihat deh. Kayaknya aku ketinggalan barang di sana. Astaga teman-teman kita harus balik lagi dong. Aduh aduh pusing dah. A few moms later. [Musik] Eh Denis apa? Mana ada barang? Oh iya, ternyata di sini ini adalah bunga yang aku ambil di luar sana tadinya ternyata aku udah menemukan itu di sini. Yuk kita jalan lagi yuk. Sini kok sini ka sini k sini k sini k sini ko sini. Kenapa kamu begitu? Lihat lihat tuh lihat tuh lihat tuh lihat tuh guys. Ini adalah tempat laboratoriumnya guys. Lihat banyak eksperimen manusia bahkan dinosaurus juga ada di sini teman-teman. Terus ini ada TV. Mungkin guys kita bisa tahu apa yang terjadi di sini. Kita coba nonton ya. Kita pencet-pencet eh Denis jangan mamaarun. Ya ampun nih anak. Ih ih. Eh kamu jangan sembarangan pencet ya. Kamu bisa menghidupkan semua monster yang ada di tempat ini. Denis. Iya iya iya iya iya iya. Mari kita coba lihat ya, Guys. Mungkin ada jawabannya di sini, Guys. Kita coba buka, Guys. Eh, tunggu. Sielina Kapucina ditangkap sama manusia guys. Ya ampun. Terus dia disiksa-siksa gitu. Kasihan banget dia masuk ke penjara bareng sih. Tralalelo tralalala. Terus ini ada satu no, satu Nita. Dia juga dikejar sama polisi. Dia ditangkap sama manusia. Lihat guys, dia ditangkap guys pakai jaring listrik. Ya ampun, sepertinya mereka itu ditangkap untuk dilakukan eksperimen. Bahkan mereka ada yang ditinggalkan. Mereka cari-cari duit, Guys. Dan polisinya datang untuk menangkap bayi-bayi mereka juga. Ya ampun. Ayo, ayo kabur. Kasihan banget, Teman-teman. Mereka harus ditinggalkan. Dan di sini guys, mereka semua digabung untuk dijadikan eksperimen. Ada si cappuccino, ada Bomba Biro, ada simpan sini,ra tralalelo tralalala. Wah, semuanya digabungkan, Guys. Oh, jadi begitu. Jadi mereka udah sempat melawan tapi gagal, Guys. Mungkin mereka itu berhasil kabur dan ini balas dendam kali, ya. Oh, ya ampun. Ini bahkan ada manusia yang dieksperimenkan juga. Ini seharusnya Denis juga dieksperimenkan aja supaya enggak jadi beban ya. Eh, sayang entelamatin dia. Seharusnya enggak nih. H. E. Eh, kau ngapain lagi Denis? Aku lagi lihat-lihat loh. Apa yang bisa kau minta tolong? Eh, udah meninggo itu. Jangan kau minta tolong lagi. Ya udah, ini kayaknya satu-satunya jalan sih. Ayo, ayo kita lewat ke sini, Denis. Ya ampun, nih Denis mana dia? Ah, kita tinggalin, Guys. Kita kabur. Eh, ya ampun. Uh, ya ampun, di sini ada Udin di tital lelo, tralalala, dan mereka semua uh ada di tempat ini. Kita coba keluar lewat sini aja, Mon. Kayaknya ada jalannya sini. Gimana ini? Ini gak bisa lewat, Denis. Ya ampun nih malah jadi sumber air ini. Sekarang kita harus bisa mengalahkan mereka semua di sini. Denis, ayo Denis. Betul. Ohoh. Ya, Mon. Tolongin ya, Monnya. Aku di sini aja, Mon. Bukannya nolongin jadi beban dia. Ya sudahlah, Guys. Enggak ada yang bisa kita harapkan dari si Denis, ya kan? Mari kita langsung hajar, Guys. Tuh, t. Oke, Bu. Sini kamu. Tut tu. Uh, ada sifat sini. Kita hajar semuanya. Uh, tripy tropa. Eh, bukan tripy tropa. Apa itu berber? Patap pim, Guys. Ririra prak. Kita hajar semuanya. Uh, Dun. Aku tahu kamu baik, tapi maafkan aku ya. Aku harus kill kamu soalnya kamu udah jadi eksperimen jahat. Baiklah, kita sudah mengalahkan mereka semua. Denis udah selesai tuh. Oh, iya ya. Oh, iya. I ya, ya. Eh, kita bisa keluar sekarang ya. Iya, iya. kayaknya ini yang terakhir. Ya ampun, jangan lu suruh aku gendong si Denis lagi dah. [Musik] Aduh, tolongin dong, Mon. Ya ampun, kok suruh cewek untuk ngangkat kamu? Gak, enggak bisa lah. Denis, tolongin dong, Mon. Aku kesal, Guys. Guys, bagusan ini Denis kita apakan, Guys? Kalau kalian like akan ku buang, Guys. Kalau subscribe akan aku k lempar dia ke lava, Guys. Ayo like dan subscribe Denis. Banyak yang like dan subscribe Denis. Selamat tinggal Denis. US jangan, jangan. Udah hilang beban kita, guys. Sekarang kita bisa loncat-loncat dengan AC, Guys. Sop, Mon. Kenapa kamu tadi lempar aku? Aku tiba-tiba di belakang lagi, Mon. Tolong, Mon. Aku mau ke depan sana, Mon. Iya iya iya iya ini nasib kita sedih sekali. Apa salah aku? Kenapa aku dikasih ujian seperti ini? Lah iya iya jangan ya. Oke kita loncat lagi. Oke baru terakhir. Oh [Musik] oke. Lihat ah. Ya ampun. Iya iya. Kepalaku lepasin nih. Kenapa begitu? Iya, tempatnya sempit makanya jadi begitu lah. Ya ampun. Ah, terima kasih ya, Momon ya. Iya, sama-sama. Tunggu, tunggu, tunggu. Ini tempat apa ini? Tapi Atun mana, Guys? Atun enggak ada apa? Jangan-jangan Atun sudah meninggoi dan sekarang jadi tengkorak yang ada di tempat ini. Berarti salah satu tengkorak ini adalah atun. Atun. Atun. Bahkan jadi tengkorak pun muka kamu jadi makin jelek. Atur ada notifikasi guys di televisinya. Coba kita lihat apa ini? Ada video. Tunggu, tunggu. Ini si ini bukannya Denis? Ternyata selver ini Denis yang jahat. Ya ampun Denis pukul si tungtung tung sahur guys. Kasihan banget Denis ternyata. Uh ya ampun ternyata selama ini brand fusionnya adalah si Denis. Dia pura-pura ya jadi orang baik. Eh, dia baik enggak deh? Dia beban, Guys. Ternyata kamu yang kill atun t dijadikan tengkor begini. Keterlaluan kamu Denis. Rasakanlah pukuran maut. Piak piak, piak pi, aku butuh manusia. Aku butuh atun sama kamu nih untuk jadi ban eksperimen aku. Momon tolongin dong, Momon. Tolong, tolong. Aduh, aduh, aduh. Eh, rasakan mau tolong tolong tolong apa yang tolong. [Musik] Ada kata-kata terakhir, Denis. Momon tolongin dong, Momon. Keterlaluan rasakan ini si Denis keterlaluan. Aku dibuat meninggu sama Denis, Guys. Aduh, kenapa kau meninggu begitu? Cepat. [Musik] Tun itu suaranya apa? Tunggu suaranya kayaknya ada di dekat sini deh, Tun. Kamu di sini Tun, tolong, Guys. Kayaknya suaranya si Atun itu ada di tembok ini, Guys. Bar kita dengar. Atun, kamu di sini, Tun. Iya, tolong. E, e oke. Ini gimana bukanya ini? Ya ampun, ada brangkas-berangkas segala ini. Ih, si Denis ya. Iya iya. Kau jangan minta tolong lagi ya. Jangan bilang itu lagi. Udah kesal aku ini. Aku aku coba berusaha untuk buka ini. Oh, udah udah kebuka. Oh, itu si Atun. Oh, satu lagi. Iya iya ini bukain. Iya iya. Oke. C. E, agak susah ini bukanya tuh. Aduh. Ah, udah. Wah. Aduh. AWC-nya mana nih? Aku udah kebelet banget ini. Ya ampun. Si Denis itu bukannya keluarin aku ya? Ya ampun. Eh, kau bisa enak kau makan-makan ya? Ampun. Eh, anak. Eh, kamu tahu enggak si Denis itu yang melakukan brand fusion dan mengeksperimenkan semua benda yang ada di tempat ini, Tun. Aku tahu aku ditangkap sama dia kemarin. Iya kan? Udah aku bilang kan bukan aku kan penjahatnya kan. Tapi dia kasih kasih aku ayam lumayan lah. Ya ampun ya anak ya. Mentang-mentang dikasih ayam langsung dimaafin. Ih, itu tuh pipis di lapo. Gimana nih kita keluar nih, Mon? Aku ini lagi capek banget, Mon. Tolongin dong, Mon. Bawa ke sana. [Musik] Baiklah, Teman-teman. Sepertinya video kita cukup sampai di sini, ya. Jika teman-teman suka dengan videonya, jangan lupa dikasih like, share, dan subscribe. Bye bye teman-teman. Ben
MOMON MENEMUKAN MONSTER ITALIAN BRAINROT di BAWAH RANJANG ATUN
kepoin channel ini ya teman teman dan jangan lupa di like dan subrekkk
[ BANGJBLOX channel ]
https://www.youtube.com/channel/UClfw7Mx0Vmh4hDAT0STSohw
IKUTI JUGA :
▶TikTok : https://www.tiktok.com/@momonwayau
▶Email : minigaming1233@gmail.com
▶Instagram : https://www.instagram.com/moo_chanzz/
▶Roblox : https://www.roblox.com/groups/10331062/MOO-Team-Family#!/about
▶Discord : https://discord.gg/Pc9Hw76n7X
#MOOMOO