PAGI ANAK ANAK
Halo, selamat pagi semuanya anak-anak. Apa kabar? We, selamat pagi semuanya. Kalian udah udah mandi belum? Udah makan belum? Nah, udah masuk ya? Udah, udah. Oke. Oke. Selamat pagi adik-adik semuanya. Wuh, segar banget ya hari ini tidurnya. Gelok. Tadi malam tuh em hujan dan sampai pagi jadi tuh em rasa tidurnya tuh puas banget kayaknya ya. Nah, jadi di hari ini kita pagi hari ini kita bakalan main tower ya. Maaf ya kemarin Ibu absen ya anak-anak ya. Jadi hari ini ada tower apa kira-kira yang mau kita mainkan ya anak-anak ya? Kita main menara Ford eh tower Indonesia. Eh kita main kuis lagi enggak sih? Italian Brain lagi enggak sih? E main Italian Bra enggak sih? Coba ya. Coba ya. Coba ya. Coba ya. Coba ya. Coba ya. Coba ya. Kita tes ya. Kita tes ya. Glorbo frutillo. Glorillo tuh. Glorbo. Glorbo katanya. Sabar anak-anak ya. Eh eh kita absen dulu ya. Yang pertama. Yang pertama ada siapa nih? Ada Bang Batu Sigma. Halo Bang Batu Sima. Ada Bang Batu Sima, ada Rin Official. Ada Fida, ada Mutia, ada Sekar, ada Bara Lovers, ada Saripah, ada Akusa, aku Syasya, ada Adizawel, ada Rey, ada Yasmin, dan ada Nur. Asalamualaikum. Waalaikumsalam semuanya welcome ya anak-anak ya. Ada Bang Takso. Halo Bang Takso. Aku mau mencoba memainkan game yang disarin sama Bang Taksu ya. Mantap. Aku lagi memperebutkan posisi mahkotanya, Bu. Kenapa kamu memperebutkan? Eh, apa ini? Pergi terbang bisa pergi. Oh, kita bisa nendang orang tapi berbayar. Enggak gak ada enggak ada Robox kita anak-anak ya. Apa ini? Asalamualaikum. Waalaikumsalam semuanya. Coba kita tes ya. Mana kau minggir? Aku enggak mau nyepak kau loh. Aku mau ini dengar dengar suaranya simpan mana ya? Kok enggak kuat suaranya? Weh, sabar ya. Aku kuatkan dulu. Bu enggak ibadah apanya ibadah jam segini? Udah, udah salat subuh lah. Kokosini. Wah, wah, wah. Simpase kongkosini. Oke. Wah, wah. Simpanse kongkong sini. Berarti simpan itu monyet. Kongkong sini itu e kelapa ya. Ibu. Halo. Siapa? Hayo. Ayo bantu. Ibu angkut jawab semua anomali teman-teman. Kalian jangan spoiler ya kalian ya. Eh, kalian jangan spoiler. Oke. Awas kau jangan dekat-dekat. Alah, anak setan. As dulu, as dulu. Ah, elefante. Lire lira lira. Eh, siapa? Apa tadi katanya? Elefante deseram. Elefante. Kalian jangan spoiler loh dibilang. Oh, alah walah. Elepante. Oh, ya. Al apa ya? Gajah ya. Elep ya. Jangan spoiler loh. Maaf udah lama enggak nonton. Ke mana aja kok botak? Halo Zain Hara Anggun itu namanya apa? Aku pengin main kayak Ibu apa nama servernya? Namanya kuis. Kuis. Kuis. Italino patapim. Bising kali suaranya. Berber patapim ya. B baloni luloli barelo. Kokosini ah. Koko sini. Koko sini. Nah. Ini kok pokoknya kalau ada kokonya berarti kelapa ya anak-anak ya. Hadir, Bu. Halo. Halo, Azam. Simpanini w Simpan monyet nih. Nih, nih. Ah, jangan spoiler l ini orangnya pun cengkal kali dibilang jangan spoiler. Awas L. Ah, banuch. Panjang kali, we. Kayak mana mau ngfalnya loh, Bu? Dihafal, Bu. Eh, kayak mana mau ngfalnya? Panjang kali. Sabar ya. Elefant bananci. Wah wah bananelli elepanti. Kenapa ada mesti wawawanya? Oh elefante ini. Eh gajah lagi berarti ya. Elefante. Wawanya. K rasa bahasa Wawa itu pisang ya. Elefci bananuchi. Wah wah wah. Bananelli ele. Ele elefanti. Banana ini ele. Ele elefanteli. Ele itu apa hidungnya kurasa ya? Bu, enggak absen. Udah diabsen. Kau terlambat, cintaku. Ya udah diabsen tadi. Halo, Kak. Halo, Zaki. Nama Roblox Ibu apa? Namanya ibu-ibu. Ya, sabar dulu. Frulino deser bla bla bla. Pinguin adaah pinguino ada. Ini dia. Ha, pokoknya kita dengar aja bahasanya sedikit demi sedikit ya. Pasti enggak salah kita. Kalian jangan spoiler loh. Memang anak-anak ini lah. Ah, awas dulu. Aku gak bisa dengar suaranya. Di sini kita mencoba belajar bahasa Italino ya anak-anak ya. Mengucapkan, “Hai.” Halo Mutia. Eh, kalian like dulu ya. Ini ada 300 orang yang masa ngelag cuma 33. Like dulu. Bom bom bini guzini. Bom bom bini guzini. Apa artinya anak-anak? Bombom bini guzini. Kita tengok dulu. Oh, angsa rudal ya. Angsa rudal atau rudal-angsa. Bombom bini guzini itu artinya angsa rudal. Ingat anak-anak ya. Bombom bini guzini. Bombom bini guzini. Nah, pelafalannya udah pas ya. Bombom bini guzini. Oke, angsa kalian pun apa sih itu? Ah, tralalero tralala. Ah, ini anak bayi pun tahu ya kan. Tralalelo trolala. Blueberry octopusini blok octopus blokya jangan ada musiknya ya kan entah apa musik-musiknya itu blueberry octopusini blokus octopus octopus ya octopus itu itu ya anak-anak ya apa namanya ini cumi-cumi ya cumi-cumi ya octopus ya oke apa tadi kayak mana bahasanya weh blueberry ini octopus Bluk blokusi bluk bluk animale blur. Gak tahulah aku p kali nyebutnya. Pokoknya artinya itu ya kan cumi-cumi. Cumi-cumi biru. Cumi-cumi blueberry mungkin ya. Tung tung tung tung tung. Ah tung tung sahur. Gampang gampang gampang gampang gampang gampang. Tung tung tung sahur. Oke. Ini tadi apa? Simpanse babana ya. Halo semuanya. Astaga, kalian jangan dekat-dekat loh. Aku mau dengar suaranya. Ah, Ombardiro Crocodilo. Untuto alligatore volante ombarino Cocoselo. Ah, ini dia crocodile ya crocodile. Buaya. Awak ni begal kali dibilangin. Ah, es kalian dulu. Ballerina Cappucina di Cappuccino Assassino la musica la sua ballerino pagi. Halo Jess. Eh, sabina Kapuccina. Balalala balalala apa tadi we? Halo, Bang. Eh, ibu-ibu nih. Jangan kau panggil abang ya. Kau ku Gibal kau nanti. Halo semuanya. Ini nih. Balerina cappuccina ya? Cappuccino. Balerino. Cappuccino. Awas loh. Ah. Spioniro golubiro. Spionio gorobio yang mana itu? Salah. We salah yang mana? Eh, mana yang mana ini? Spelorio golezino. Spioniro golubiro sp. Jangan kalian kasih tahu loh. Memang anak-anak ini gak bisa dibilangin. Jangan, jangan spoiler. Jangan spoiler. Jangan kasih tahu, Le. Aa wala. Oh, apa tadi artinya? Spioniro golubiro kan mati aku. Spyoliro. Spioniro golubiro. Spoyo apa sih? Sabar d anak-anak ya. Spioniro golubiro. Spoonilo gorobio artinya merpati yang ganteng ya anak-anak ya. Kalian tengok nih merpatinya ganteng kali. Pakai pakai jaz dia ya kan pakai bawa kamera pakai kacamata hitam spanya spioniro golobiro. Spiono. Spioniro golobio. Nah itu ya merpati ganteng ya namanya anak-anak ya. Awas dulu, awas dulu kelen. Alah, boneka ambalabu. Ah, kodok ini. Jahat yang banyak. Kodok kodok. Aku tahu. Kodok kodok ambal labu kodok. Ih. Eh, baru nih cappuccino lagi nih. Cappuccino ini ya. Assalamualaikum. Waalaikumsalam semua anak-anak. Oi, oi, bobrito bondito. H bobrito gangster ito. Banditi, Dombobrelli. Elbondito panjang kali we. Payah kali nyebutnya kak. Aku bisa bahasa Vietnam. Coba dulu Regina. Coba. Coba. Oi oi oi. Bobrito bondito. Hel bobrito gangstero. Bandit dombobrelli. Eh pay kali we. Oy. Oyo oi. Ini ya? Ini ya? Ini aku rasa ya. Oh i betul betul we. Betul. Entah apa panjang kali. Apa ini? Masa beruang. Eh ini kan be super apa? Super bear lagi. Apa namanya? Marsia ya? Mars kan? Beruang. Marsia. Walah mati gak jangan dekat-dekat weh. Halo Ning. Halo semuanya. Jangan lupa like dan subscribe ya. Tuh betul tuh. Spioniro golubiro kok dari sini we. Ini tadi. Oh merpati ganteng ya. Ah merpati ganteng. Ini ambalabu boneka ambalab. Ah ambalabu. Oke. Ini tadi apa? Oi oi oi. Bobito bondito. Helbobrito gangster ito. Dombrelli. Tikus. Tikus, tikus, tikus. Ini apa? Bobrini kocoi koco. Bob koko koko. Nah, kelapa. Coconut itu kelapa anak ya. Bubu aku udah tamat kata Zara. W paten kali kau udah tamat. Kapu kapu cappuccino assasino capucino assasino o lewat frigo camelo bufo amor gigantient unta dalam kulkas oke dalam kulkasnoita labarka satno satunita apa artinya nya labarta sartuno sartunita oh sapi sapi luar angkasa labarta sartuno sartunita artinya sapi luar angkasa anak-anak ya oke aman awaslah dulu we asik disuruh bayar aja aku kan ah tripi tropi tropa tripa oh trerella tripi tropi tropa tripa artinya beruang ikan beruang ikan dan nyamuk Kok suka pula aku suara bel-belnya? Ini apa? Weam. Ah sibuk kali ini. Spoiler dia eh bilang aja ya kan badak kaktus. Panjang kali bilang badak kaktus. Kiri, Bu. Oke, udah udah udah udah. Eh, jangan lupa like dulu anak-anak ya. Kiri kiri. Iya sayangku. Cintaku udah kiri. Sahur. Tat taata sahur. Ini ceret lah, Bang. Bukan tata. Banyak kali orang-orang Ital nih ya nyebutkannya ya. Bri bri bikus dikus Bri Bri burung. Nah, tahu aku kalau beri-beri tahu aku. Ih, ih. Masa jeruknya pakai kayak gini sempasa jeruknya pakai sempa doang ya kan macam man lah. Halo. Halo semuanya anak-anak. Ibu aku makan dulu ya. Iya. Udin Din. Din Din D Udin. Oh iya, aku lupa. Astagfirullah. Ini namanya si Udin. Anak-anak Udin. Udin adalah jeruk yang berotot ya. Let’s go. Berotot dan berurat. Ulala. Ini ini kuda K rasa ya. Kuda. Kuda ya. Kuda ya. Oke. Betul coy. Betul betul. Mantap mantap. Glorbo frodrillo ini ini fruit fruit katanya. Fr cuman ini yang ada buahnya frutillo. Ah betul kan Ibu? Kan enggak perlu lama-lama ya kan. Kanan kiri ya coy. Tuh kurang ajar tuh kapok ketua. Iya, panjang kali we. We masuk mode keras ya. Masuk mode keras ya. Anan suci monkey monkey monkey monkey monkey monkey monkey monkey monyet. Nah kita dengerin sekilas-skilas aja ya. Garam mararam raraman mararaman dan madu dung dung dung takuntung perkuntung garam ram ram ram maram madung dung dung dung dung dung pakuntung perkuntung halo aku sudah tamat katanya kata dwi paten kali kau di selamat ya dwi ada tamat ya jago kau ya yo ini apa nih bererina cappuccina balerinaucinauc ternyata Kata ini bukan balerinnya cappuccino, tapi ini espresso ya anak-anak ya. Espresso tuh lebih pahit ya anak-anak ya daripada cappuccino. Kalau cappuccino tuh masih ada manis-manisnya. Kalau kalau kalau kalau apa namanya tadi? Apa nih? Espresso tidak ada manis-manisnya. Pure kopi. Kopi hitam pahit. Oke, Mateo. Mateo, mateo, mate. Mateo. Aduh, be careful. Bra haram. Like tralalo. Iya kah? Really? Bren is haram. Really? What do you mean, bro? Why this this game is haram? Why? Top to top top to top top top top. Eh top top top bukan. Eh top top is halal ya. Top top is halal. Kanan kanan kanan. Udin sayang. Ini bukan kanan ini Udin ya. Ini Udin. Tengah. Ah tengah kita ikuti orang nih ya. We bom bom bom bom bom tigulini watermelini gila. Arar. Iya arar. Watermeluch tigru tigru. Tigul. Iya loh anak-anak. Iya. Tiger Tiger Watermelon. Ini dia Tiger Watermelon. Oke. Heeh. Has completed all the stakes. Congratulation. Let’s go. Keras mode keras nih, coy. Balerino lolo. Nah. Balerino. L loh. Balerino cappuccino. Salah loh. Salah. We pao lah. Sabar, sabar, sabar, sabar. Kok salah? Oh, ini eh balerino apa rupanya? Ballerino lololo ballerino lololo frappé muscoloso danza leggero perfetto e maestoso. Tutte l’adorano. È un vero bijou ma cappuccina lo dipuccino assassino lo sta verslano shaker. Ini balerinora barel apa tadi? Barelino lololo. Kalau ini balerin cappuccino. Kalau ini assassino cappuccino ya kan? Kalau tadi espresso ya gitulah pokoknya. Pokoknya yang kiri ya. Apa ini? Tidak mungkin. Tralalero tralala porod por yang tengah lah ya kan. Loh sepatunya biru. Betul. Yang mana sih tralala sama Bambarido? Haram artinya haram, Bu. Oh, iya kah? Iya, Kak. Grey haram ya? Ibu enggak tahu loh. Sumpah Ibu enggak tahu loh. We ini tadi ini ya? Yang mana jadi? Oh, oh, sepatu. Oh, sepatunya biru muda. Tralalelo. Eh, eh, traralelo say tralalelo. Proko do proko Allah. is a Oh, really? Oh my god. This is game berarti ya. Oh, ya Allah. Salah ya. Eh, maaf anak-anak enggak tahu ibu coba ya. Sabar yaung tung. Oh, ini tengah-tengah gampang. Oh, enggak tahu. I’m sorry ya. I’m sorry Bardiro Crocodilo. Aduh, Omardoigatore volante Oh, yang ini. Yang ini. Kau jangan setahu lah. Kau pun sibuk kali. Ah. Oh, ini monyet nih. Monyet yang mana nih? Simpanzini. Simpanse simpane. Lo kok tengah? Tengah kata Mishya tamarin tengah tapi salah. C mananya kau ah? Oh ya. Oh yang sebelah sini simpansnya. Oh iya ya. Betul betul betul. Assasino ini yang ini yang ini nih. Loh salah juga weh. Salah bom Bradido. Kor Krocodilo itu suka bom Palestina. Oh oh gitu. Eh eh bagus juga nih. Eh eh edukasi nih ya. Edukasi ya. Ini ini enggak semuanya yang bagus anak-anak ya. Ini yang mana? Ini yang mana we? Yang kanan atau tengah? Eh, yang kiri atau tengah? Yang kiri atau tengah? Kiri. Oh, kiri. Kiri. Kiri. Kiri kiri. Oh, iya. Oke. Ini ini yang ini pasti yang putih lah. Oh, salah. Coba tengah. Salah ya? Tengah. Salah nina enggak tengah. Sinintaku. Ini tadi mana? Balerina Kap. Balerina, Udin, Udin, Udin. Ini aku tanda sempaknya ya. Aku tanda sempak yang warna pink. Nah, betul kan Udin? Kan setan ini. Oh, Angsano. Oh, ini tengahtengah tengah tengah. Ah, betul kan? Oh, ini nih ni nih. Eh, gila ada pro kita ya. Eh, udah menang coy. Op, op. Aduh, hati-hati, hati-hati anak-anak ya. Kanan. Halo. Mengucapkan hai. Halo. Eh, berarti anak-anak ya. Berarti hati-hati kalian dengan Ai AI sekarang ya. banyak arti yang mengandung kata-kata yang ee yang apa namanya ee tidak mencerminkan agama kita ya anak-anak ya. Enggak bom Palestina sekarang tuh anak-anak ya banyakbanyak kali kalian baca-baca komen Ibu ya. Kalian tengok nih ha. Banyak ya banyak yang salah ternyata anak-anak ya. Bahaya bahaya. Kalian belajar sekali belajar lagi sekarang ya. Aduh du duh. Sabar sabar. Aduh duh aduh duh aduh duh awas awas awas ah. Wah di untung aja. Sabar sabar sabar. Bu kalau tralalelo itu haram Bu. Iya ya. Ibu baru tahu Vira terima kasih informasinya sayang baru tahu Ibu loh. Aduh aduh alah alah halah. Jatuh pula lah. Ibu lihat tralaal lelo itu parah banget. Iya, Ibu baru tahu loh. Makasih informasinya buat kalian semua udah ngasih tahu. Thank you loh. Thank you. Aduh. Du duh. Astagfirullahalazim. Kok panik aku jadinya? Halo, Bu. Mabar ya, Bu. Aku baru kata Desi. Boleh join aja ya, Desi, ya. Eh, like dulu lah anak-anak loh. Anak-anak like dulu. Jangan lupa di Eh, kalian like dulu enggak? Nanti kalian K hajar kalian ya. Kalian nonton-nonton enggak nge-lag kalian. Cepat nanti enggak aku tamatkan ini. Cepat like dulu, like dulu. Semangat Ibu. Makasih Cinta. Eh, like dulu, like dulu. Jangan panik, Bu. Iya, like dulu. Makanya like dulu. Tralala bilang Allah bahasa hewan. Iya, tadi baru tahu Ibu kalau sandnya dia tuh say Allah tu pick. Makanya kurang ajar tuh yang buat tuh. Siapa yang buat itu. Hati-hati kalian ya. Jangan kalian ucap-ucapan tralalelo itu ya. Tamat. Let’s go. Tamat coy. Udah gampang kali we. Mana yang haram? Eh eh eh yang haram-haram coba kita cari tahu tadi ya. Yang haram itu yang ee mana tadi we? Kok mau nepuk-nepuk pula kau. Ini ini we. Ini haram nih wee. Ini ini crocodilo bombadi do. Ini kan ini juga halal ya. Eh haram. Nah ini haram nih. Itu haram. Terus ini haram we. Ini hiu hiu haram ya. Hiu ya itu haram ya anak-anak ya. Ingat ya. Haram ya. Sini belum enggak boleh ya? Oke, udah tamat we. Udah tamat wei. Mana lagi nih? Mana yang kita mainkan? Udah tamat tu we. Gampang kali. Terus mana lagi? Ibu Anggun jangan marah-marah Kak. Udah tamat aja. Iya Yogi gampang rupanya. Yogi. Eh oh. Eh siapa yang pernah ke Mickey Holiday naik ini? Eh ini seru kali sumpah. Le. Sumpah seru kali ini. Mana kok enggak jalan dia? Jangan Le. Eh, siapa yang pernah ke Mickey Holiday nih ini? Gila, ini keren kali loh permainannya. Cepat mana. Kok enggak jalan weh, Nek? Bang, bayar mainlah bang. Kok gak enggak main dia. Sabar sabar. Nah, ini ini seru kali loh. Betulah apalagi pita di ujung kena kena gencet simpansi. Eh, juga haram. Oh ya kah? Oh, yang itu yang monyet monyet monyet dalam pisang. Simpanso simpansi. Belum pernah, Bu. Oh, kamu belum pernah ke Mickey Holiday, ya? Walah, kalau kalau kalau kalian ke Medan jangan lupa ke Mickey Holiday kalian, ya. Cerewet kali, ya. Iyalah, namanya juga main loh. Kalau aku diam aja nanti kalian kira aku bisu. Udah main game apa lagi kita? Ada ada request enggak mau main game apa lagi? Crocodile ini crocodile ini ini loh. Pokoknya yang halal cuman tungtung sahur ya. Yang halal. Tungtung sahur. Ibu paling suka tungtung sahur. Sahur. Ibu suka tungtung sahur sama tata-tata sahur. Ya lucu. Udah, udah. Yang mana lagi kita? Eh, gak boleh keluar kita l we. Eh, gak boleh keluar kita. Anak-anak nangis dia. Keluar dulu. Keluar dulu kita. Apa lagi anak-anak? Apaagi? Tower Valentine. Janganlah. Ini apa nih? Kok banyak kali eh fight eh fight tungtung tungtung lain coba ya. Kita berantem sama tungtung coba. Coba coba fight tungtung coba. Fight tung apa ini? We lu ngantri. Walah suruh ngantri we. Walah ngantri. Malaslah anak-anak. Ah enggak enak ngantri. Enggak enak. Enggak enak. Engak enak. Mana ya? Main main apa? Main apa? Enggak ada yang ini tebak. Oh, coba tebak-tebak lagi nih. Tebak lagi ya? Tebak lagi ya? Tebak. Tebak lagi ya. Bu enggak enggak konvoy, Bu? Itu enggak konvoy. Oh, gitu. Coba coba ya. Coba ya. Ini ini apa ini? Kuis lagi kah? Mana we kuisnya? Oh, sabar sabar sabar. Masih masih. Ini dia dontol buontol. Yuk, mana ini? Di mana? Mana kuisnya? Mana kuisnya? Weh, yang hanya keluar mana sih scam ya? Game scam cok. Walah game scam game scam anak game scam ini. Oh alah apa ini? Ah game game scam. Game scam anak-anak. Hati-hati kalian ya. Scam itu apa? Mau main apa? Mau main apa? Kalian. Asik dontol aja enggak apa-apa. Dontol. Dontol tower. Dontol tower. Eh, adaol tower 2. Dtol tower 2. Eh, baru ya. Ah, enggaklah. Ini ya. Ini yang biasa ya kita mainkan ya. 2.400. Iya kan? Ini kan ini ini. Dit, tolongin Dit. Mana Adit? Siapa yang di sini namanya Adit? Adakah adakah yang di sini namanya Adit? Aduh, aduh. Denisnya datang, coy. Cepat cepat lompat ni. Wa. Wa. Tuh kan. Dit, masuk masuk masuk. Nah, Adit, Adit tolongin, Dit, Adit. Waduh, kepental dia, coy. Tolongin, Dit. Adit, tolongin, Dit. Don’t obi. Hah, yang betul lah. Kalian mau yang mana sih? Capek kali aku nurutin kalian kayak gini lah. Kan yang mana anak-anak yang mau dimainin? Sabar ya anak-anakku ya. Set. Set. Oke, masih lama 34 detik ya. 34 detik. Masih. Masih jauh. Masih jauh. Kalian udah tamat tower ini belum? Udah tamat belum anak-anak? Kalau yang kalau coba coba yang belum baru kita tamatkan untuk kalian ini ya. Jangan noob. Eh, slow kau Samuel. Jangan goyang ya. Jangan goyang ya Samuel ya. Slow slow. Alah alah tolongin di bakso tower mbak yang mana sih yang betul mau? Eh coba coba coba kita list dulu ya. Bakso tower. Dontol tower. Bakso tower apaagi? Apalagi tolongin apagi mengucapkan hai di sini namanya Adit mana? Adit Walid Tower. Adit tolongin tower sama apa lagi? Satu lagi. Tolongin aku udah tamat Bu. Aku belum tamat. Ada yang belum. Banyak juga yang belum tamat ya. Kalian macam mana ya mainnya? Batagor. Batagor di kamar, Mas. Batagor tower ya. Dit diilam dia. Eh, coba bantu polling dulu. Bantu polling dulu. Mau yang mana kita mainkan? Yang mana? Yang mana? Grow a garden aja, Bu. Grow a garden. Apalagi itu tower. Don’t tower. L semuanya don’tal tower. L sabarlah. Satu-satu anak-anak ya. Satu-satu ya. Kita mainkan ya. Bentar anak-anak ya. Sabar ya. Cintaku ya. Op, op. Oke, oke. Eh, kok ada musiknya, we? Jangan musiknya. Nah, udah ini aja. Kakak add. Aduh, Ibu enggak open add, cintaku. Sabar, ada Adit, ya. Grow a garden, Bu. Yang grow a garden tu apa? Adit tolongin, Dit. Adit tolongin, Dit. Tolongin, Dit. Dontol kedua. Mau yang mana loh? Kalian pun ah banyak kali permintaannya. Sabar dulu. Satu-satu lah anak-anak kayak gitu aja pun gak tamat di lompat deh kalian tengok tadi. Jatuh dia we. Oke kita tamatkan untuk yang belum tamat ini ya. Sabar. Kita tamatkan dulu satu-satu. Anak-anak kalian pun jambur aku marah lah. Maaf ya. I love tower. Tuh I love tower dong. Nah. N sabar ya. Aku belum mandi Bu. Eh, mandi loh. Kau dulu baunya sampai sini loh. Mandi dulu sana baby. Ah, baby. Fara mandi dulu sana. Habis dontol watagor tower. Bu, sabar kita nengok nengok pingnya. Yang paling tinggi siapa? Yang lagi viral apa? Yang lagi viral we siapa yang viral? Tolongin Dit. Aku orang Medan. Halo. Samalah kita, Le. Sinilah main-main, Lek. Ke kampungku. Adit tolongin, Dit. Adit Boba Acil Tower. Sabarlah satu-satu nakku. Oke, lanjut yuk. Yuk, yuk lanjut yuk. Hap hup. Sini nak, sini nak, sini. Oke, lanjut lanjut ya. Gampang loh Nanak nih. Donol T. Masa kalian belum tamat. Lanjut ya. Lanjut ya. Hah. Aduh, mana weh tangganya? Loh, bodoh itu. Kok lompat aja dia? Walah. Awalah dilompatinnya sama dia. Lucu kali. Itulah we sabar sabar ya. Sabar. Fokus dulu. Fokus fokus fokus fokus. Kok malah dilompatinya? Ah tuh kan jatuh lagi deh kan. Hati-hati we kalian kalau main tuh ditengok dulu towernya. Rasakan dulu lompatannya. Feelingnya jangan main lompat aja. Allahu akbar. Wayoen. Wayoen. Enggak ada jalan. Ayo Ken. Kasihan kali ada itu we. Kasihan kali we. Adit bisa dia bisa. Wah terpental dia kan dia terpental anak-anak ya karena kasihan kali dia mewah loh. Maaf ya guys ya. Astagfirullahalazim. Lucu kali anak itu. Eh maaf ya anak-anak ya. Aduh kencang kali jalannya. Allahu akbar. Nah untung aja ya selamat ya. Lucu kalian ya. ituah Bu kasihan kali dia, Bu. Iya, lucu kali kan. Eh, eh, ke sini kau. Ah, lucu kali dia. Wei, kasihan kali hilang pula jalannya. Mana kita tahu ya kan. K main Walet Tower di Medan. Di Medan nih ngeri mamak-mamaknya. Iya, aku biasanya mamak-mamak orang Medan tuh ya suka makan nanak ya. Anak-anak. Adit tolongin Ditit. Halo, Bang. Bang anak Kapjet ada. Halo, Bang Vincent. Yang viral troll tower, Bu. Troll tower. Sabarlah satu-satu lah. Ini pun belum tamat loh. Sabar anak-anak ya. Satu-satu ya. Tolongin Ditit. Asal hati-hati. Halo, Bu. Halo, Cuna. Wallet tower. Wallet tower. Sabarlah. Satu-satulah anak-anak satu-satu. Ah, Kakak mirip sama ah. Mirip siapa? Kakak mirip istra Alak Kimbe lah kau. K kira kakak mirip mirip sama Pril rupanya istra walid katanya. Jangan kayak gitulah kelen. Ah ini kiri. Nah set. Pernah K rupanya jumpa sama istri Walid kan belum. Sok tahu ya kan. Hop sini sabar sini KW aku di sini. Aduh gaya kali 14 detik lagi loh. Nanti kok terpentar. Ale kan tengok itu, tengok tuh. Hah. 8 detik sampai enggak dia? Oh, nyampe. Nyampai sih. Nyampai nyampe nyampe. Dontolnya belum belum turun. Dia turun dari langit wei. Tuh kan Kak Rin selamat Kak Rinnya ya. Ibu ngetawain. Ngetawain siapa? Manada loh. Hai Grey. Kakak aku udah pernah tamat. Paten Melpa. Amin. Amin. Udah lama enggak lihat live-nya Ibu? Ah, ke mana aja kau? Kebiasaan pigi-pigi enggak setia ya kan dia. We pengkhianat itu memang dari kiri anak-anak ya. Kiri ya. Hah. Di sebelah kanan ada dinding. H gitu ya anak-anak ya mainnya ya. Mainnya tuh tetap hati-hati kalian kalian kalau main tower tuh belajar sama ibu ya. Sini ya kalian kalian tengok streamingnya ibu. Karena ibu kalau main tower gampang anak-anak ibu tuh ee apa namanya? Mamak-mamak yang paling jago main Roblox ya. Kalian cari mamak-mamak lain yang jago main Roblox. Pasti enggak ada sejago, Ibu. Ada, ada. Mungkin ada ada yang pandai main Roblox, tapi enggak ada yang sejago, Ibu. Kalian cari apalagi se kota Medan, kalian cari pasti enggak ada. Ibu, aku subscriber baru, Bu. Siapa dong? Aduh, namampun nama orang Korea. Mana ngerti aku bacanya. Apa namanya coba itu? Hosang-hosang. Adit udah tamat aku, Kak. Mantap. Alfan keren banget. Ibu, kamu umurnya berapa? Adit, jangan tanya umurlah, Bu. Mamku orang Medan juga, Bu. Ibu orang apa? Orang Medan juga loh. Mik sama Hai, Kak. Halo. Ya, aku dipanggil kakak loh. We, makasih loh cintaku. Oke, yuk kita tambatkan yuk. Set. Set. Tamat ini. Wei, tamat. Kakak aku kok enggak dibaca? Aduh, Bu. Aduh, datang lagi bocil menyerang tidak dibaca. Ya, subscriber baru nih. Welcome cintaku, ya. Welcome anak-anak semuanya. Eh, aku mau pamer boleh? Eh, aku mau pamer lu sama kelen. Aku mau pamer. Boleh? Mau pamer boleh enggak? Boleh enggak? Nih mana dia isinya? Kok kosong? W ada. Kalian tengok ini apa? Kalian tengok ini apa? Loh, kok grein kok hilang? Loh, kok hilang? Eh, bilang GG lah dulu. Bilanglah dulu selamat, Bu. Bilanglah dulu. Keren kan? Keren enggak? Keren enggak? Adit tolongin di tolong. Keren kan? Keren enggak? Woh GG Bu GG GG. Ih paten kali. Makasih L we makasih. Ini ini adalah ee ee berkat dukungan kalian semua yang sudah men-support Ibu dari nol ya. Eh makasih loh dari 500 subscriber loh Ibu live streaming loh. Makasih anak-anak ya. Makasih. Aku juga udah punya Bu. Mana tunjukin coba. Mana tunjukin coba coba. GG Bu. Selamat Bu. Eh makasih loh. Makasih semuanya. Makasih. Udah kita simpan dulu. Udah, udah gitu aja pamernya. Weh, selamat ya, Bu. Makasih cintaku. Makasih anak-anak semuanya. Makasih. Sabar, sabar, sabar. Eh, aduh 19 detik. Enggak nyampai, gak nyampai, gak. Sabar, sabar, sabar, sabar, sabar, sabar. Wei, sabar, sabar, sabar. Jadi, ya, jadi buat kalian yang masih pemula, masih berjuang, semangat anak-anak ya. Ibu aja mamak-mamak kayak gini aja bisa dapetinnya ya kan? Apalagi kalian ya kan? Jadi kalian tuh harus semangat ya. Siapa? Sini cita-citanya jadi YouTuber. Coba siapa yang di sini cita-citanya jadi YouTuber? Ibu mau tahu aku, Bu. Kata Tijo Tijo. Mantap. Tijo Tijo. Selamat ya, Bu. Sudah 100 subscriber tuh aku, Bu. Kata Ayu, kata Ia, kata Res, kata Pak Paradipa, kata Gra Indonesia. Banyak ya, mau jadi youtuber kan tuh kan. Makanya kalian tuh mulai dari sekarang anak-anak ya. Kalian mulai aja dulu, mulai bicara di depan kamera, mulai mulai buat video. Jangan main game aja tahunya ya. Jangan main Roblox aja tapi dibuatkan konten juga. Oke. Kan ada HP tuh bisa ngerekam layar. Nah, itu direkam. Nah, nah ini ya Ibu persembahkan buat anak-anak yang belum tamat. Oke. Oke. Bilang apa? Ulala. Muah tamat kita kan. Tamatlah. Apaagi kita mainkan? Nah, tamat ya. Tamat ya. Gampang loh Tor ini. Ulala. Uh. Ja. Ulala. Let’s go. Tamat ya. Tamat ya. Apaagi? Eh, dekat kali muka si Denis. Oke. Tower apa lagi tadi? Dontol udah. Sekarang yang paling tinggi walet tower. Kalian suka kali wallet tower. Tah apa? Wallet tower nih. Dimainkan nih. Wallet tower. Ibu nengok yang dari sini we. Yang dari kita voting tadi. Walid Bu. Walid. Iya ini dimain walid. Iya ini. Pejamkan mata. Bayangkan muka wali. Eh pejamkan mata dulu. Pejamkan mata bayangkan muka ibu. Oke pejamkan mata bayangkan muka ibu. Ya. 1 2 3 udah udah. Ada kalian panjangkan mata. Udah. Ayo, ayo. Ao, ayo. Lanjut yuk. Lanjut lanjut lanjut. Pejamkan mata. Eh, cepat kali. Sabar sabar sabar. Woid sabar walid. Perintah dari s balik dulu. Balik. Jangan nanti kau dicium walid loh. Jangan. Ih, enggak percaya dah. Kena cium sama walid kan. Enggak percaya dia. Dicium walid kan? Dicium walid kan? Sabar, sabar. Nanti waletnya keluar lagi. Bentar. Tuh kan walid kayak uang R5.000 ya kan we. Adalah perintah dari kayak uang R.000 ya engak sih? Misterius yang membangun sek sesat di sebuah kampung terpencil. Let’s go. Walnya Guy hati-hati kau Ja ya nanti di diincer wallet kau apalagi kau masih anak-anak. Oh suka deh itu walet itu. Pejamkan mata. Walah. Balik we balik wei. Balik wei. Balik we balik balik balik balik balik. We balik weik. misterius yang Oh, enggak percaya anak itu kan dicemolit kan enggak percaya dia. Harus cepat ini, harus cepat mainnya. Sabar kalian dulu, ya. Kiri. Aduh, kan kan cepat kali walidnya datang. Oh, alah dicium walid kan. Kalian punah apa walid walid nak mak cik boleh gak? Gak gak gak gak gak ya gak gak gak mau ya. Mak cik walid ya. Cepat kali waletnya datang. Ini agak payah kalau kalau walet towernya agak payah memang beda sama Donol Tower dan yang yang kawan-kawannya ya. Seram kali. Sabar anak-anak ya. Ibu aku kangen banget sama live-nya Ibu. Kamu ke mana aja Gia? Itulah Gia enggak balik-balik. Gia pun gak pasti udah enggak nonton ibu lagi kan. Kalian pun bocil-bocil nih. Ke mana pengkhianat semua nih. Pigi-pigi kalian kan. Aha dicium. Iyalah dicium walid. Walid itu sesat Bu. Makanya jangan diikuti, ya. Jangan diikuti walidnya. Sesat di sebuah kampung terpencil. Kiri kanan kanan kiri. Nah, masih hafal aku. Wo kau, wo kau. Oh, masih ada kok. Tadi hilang loh. Tadi hilangkan mata tadi hilang kayaknya. Luka aku enggak dibaca sama ibu. Aduh, maaf sayang cintaku. Lagi ramai nih ya anak-anak ya. Lagi rameai. Sabar ya anak-anak ya. Sebuah kampung lagi main. Ibunya pun lagi main. Sabar anak-anak ya. Ini payah loh. Lebih payah daripada tool tower. Yang ini lebih cepat walletnya. Kalau download tower tadi kan agak lama. Agak lama dia. Tak bolehlah sosis wallet layu. Eh, kok kau bahas sosisnya? Eh, jangan kau bahas sosisnya di sini ya. Di sini banyak anak-anak. Perintah sosis yang kau bahas misterius yang membangun di sebuah kampung terpencil. Aduh ramai kali orang ini enggak nampak jalanan tuh. Tuh kan hampir jatuh. Astagfirullahalazim. Untung gak jatuh kita kan. Aduh aduh aduh aduh nunggu jalannya. Sabar. Aduh walidnya datang. Ayo ayo ayo R. Ayo Ruka. Nah itu adalah perintah dari Walid yakni anomalius yang membangun seks. Untung selamat ya we ya. Untung selamat ya. Baca dong Bu. Aduh, maaf cintaku. Ada 2.500 ini we. Sabarlah anak-anak enggak dibaca. Mata ibu cuman dua loh, mulutnya cuman satu. Macam mana mau baca? Kalian pun habis tower walid main tower apa, Bu? Main tower apa? Ya, mata, bayangkan muka. Bakso atau bakso atau batagor we. Aduh, jadi lapar aku kan. Bakso atau batagor ya? Ses bakso tower atau batagor tower? Kalian poling lah dulu itu. Makannya cepat. Ibu, Ibu jatuh kau tengoklah aku di depan matamu. Gak ditengoknya kita ya kan. Macam mana bakso tower Bu? Dipoling gak dulu. Makanya cinta itu seimbang tuh bakso tower sama itunya yakni anomali misi yang membangun sekah kampung terpencil. Cep cepat. Hati-hati kalian ya. W yang tinggal ditinggal di perkampungan ya. Ada walid biasanya di perkampungan tuh. Biasanya setiaptiap perkampungan tuh ada walid ya. Ah hampir aja. Set. Eh, pejamkan mata roket kita. Oh, roket kita banyak lagi. Eh, terisi lagi. Eh, ternyata terisi lagi. Pelan-pelan ya, anak-anak ya. Gampang Bu Tower gue udah tamat. Oh, i kah kalian udah tamat belum? Hap. Sabar, sabar. Kita harus berhenti di setiap salter ya anak-anak ya. Aduh, aduh. Bocil-bocil enggak dibaca. Sabarlah kelen. Mulutku cuman satu loh. Ah, bayangkan muka wali. Walid nak Dewi boleh, boleh. Kalau Dewi ambil aja Walid ya. Kalau enggak ini aja Alya. Alya Walid ambil Alya. Alya mau katanya sama Walid. Alya ya. Walid. Alya mau sama Walid. Siapa yang mau sama Walid? Kalian mau pejamkan muka walid. Atun. Atun juga mau sama walid. Mau batagor anggu boleh. Oh. Ibu juga mau. Kalau batagor ibu mau ya. Cuma kalau walet enggak mau ya? Enggak doyan. Hap. Hap hap. Oke. Hop. Udah mau dekat. Udah mau dekat ya. Enggak. Dewi nama temanku. Dewi nama mamaku. Nanti nanti Walid sama bapakmu begaduh loh. Kalau kalau mammu janganlah jangan sama mamakmu bilang kalian pun dada aja. Masa Walid semua sama sama mamaknya. Begadul dulu sama bapakku bilangkan mata. Bayangkan muka walid. Walid muda baru mau aku, Bu. Eh eh kau ya. Eh eh Cuna ya kau ya gatal ya Cuna ya? Kau Cuna gatal kali kau ya. Walid muda mau katanya. Walid muda dia mau katanya. We kurang ajar siuna ini lah. Mati l cuman tengok tuh kalian tengok gitu banyaknya orang tadi cuman ibu sendiri kan itu adalah perintah dari kok ibu sendiri l cuman tinggal di sini weangun sek sesat di sebuah kampung terpencil. Eh jauh kan lompatnya ini. Hap. Oke aman. Hap hap. Oh kiri kanan. Eh nampak kalian ya. Kiri kiri kanan kanan kiri tengah. Oke. Kiri kanan kanan kiri tengah. Oke. Oke. Oke. Kalau walet cewek. Kalau waletnya cewek mau ke mau aku bu sama aja yang namanya walid itu sesat ya. Mau dia cewek mau dia cowok mau dia cewok ya sesat dia. Enggak usah. Kok mau nanti cewekmu cewekmu walid terus dia banyak banyak cowoknya. Kok mau? Kamu mau jadi ke berapa? Yusuf mau. Yusuf apa Ja tadi itu yang nanya pejamkan. Bayangkan mukah yaah ya. Itu adalah perintah dari walid yakni anak misterius yang membangun kanan kiri. Let’s go. Betul ya. Betul ya. Untung nampak tadi we. Hah. Gitu ah. Sabar. Kemenangan sudah di depan mata. Oke. Kemenangan sudah di depan mata ya. Ibu aku belum mandi-mandiah kau dulu cintaku. Bau kali loh. Bayangkan muka wali. Pejamkan mata. Pejamkan mata kalian lah. Aku subscriber baru Ibu. Welcome ya, Jawi ya. Welcome sebuah kampung terpencil. Aduh. Duuh. Sabarlah we. Sabarlah. Tunggu dia ke sana dulu lah. Tunggu wetnya ke sana dulu. Jangan dekat-dekat. Semoga jatuh. Jangan kayak gitu ya. Jangan kayak gitu doa kalian ya. Jangan kalian doain aku jatuh. Ini udah di depan mata nih kemenangan. Aku juga belum mandi. Mandilah kalian dulu. Bayangkan muka walid. Itu adalah perintah dari walid yakni anomali misterius yang membangun sekte sesat di sebuah kampung terpencil. Menang kan gampang tanpa jatuh, tanpa drama-drama anak-anak ya. Tanpa drama-drama nih. Ihi pejamkan mata. Bayangkan walid. Let’s go. Menang. Udah WD menang udah kayak mana? Gampang kali kan. Bangun sekte sesat tuh. Siapa yang belum tamat? Kampung terpencil tuh udah tamat. Gampang anak-anak semoga jatuh. Udah tamat ya. Eh jangan jelek kali doa kalian. Busuk kali hati kalian ya. Udah tamat. Udah tamat ya. Udah tamat apalagi we. Serahkan aja semua tower-tower sama ibu ya. Ma yang gampang yang susah. Bakso tower atau batagor tower. Ken ping lah. Banyak gaya ya paten lah. Banyak memang harus banyak freestyle kita. Ada mamak-mamak pun harus banyak freestyle ya. Mamak-mamak freestyle ini. Oke. GG Bu. Apa nih? Batagor. Batagor apa bakso? E batagor. Batagor tower. Nih mainkan batagor tower nih. Aduh enak kali kayaknya. Batagor tower kan ini ya. Batagor tower. Aduh belum pernah K ini. Sabar ya kita tengok ya. Kalian udah tamat belum ini? Kalian nyuruh-nyuruh aku main ini. Udah tamat belum kalian? Oke. Ke mana nih? Ke sini. Oh. Oh, pakai. Oh, I see. Aku mengerti sekarang ya. Aku mengerti. Mengerti. Mengerti. Kita harus harus mengisi baterainya. Oh, aku ngerti ngerti ngerti. Kiri kanan kanan kiri. Oke, kiri kanan kanan kiri. Sama kayak wal tower tadi ya. Oke, 65% cas dulu. Nah. Oh, gitu. Bu, tolong jangan main tower terus. Main MM2. Aduh, enggak suka Ibu MM ngerti. Bu enggak suka perang-perang ya. Ibu enggak suka perang-perang. Ibu sukanya cinta damai ya, anak-anak ya. Ibu enggak suka perang-perang. M tuh kan berantem kan. Ibu sukai cinta damai anak-anak ya. Yuk, kalian tengok orang jago main ya. Hah? Bisa dari sini. Oh iya. Set ini mana we? Oh kiri kiri kiri kiri sini. Let’s go. Tuh orang jago main kayak gitu anak-anak ya. Aku belum mandi Bu. Bawa mandilah kau dulu. Pantes bau kali sampai sini. Ibu aku sudah subscribe. Terima kasih cintaku. Anak-anak makasih ya. Oke lanjut ya. Lanjut anak-anak ya. Kok kayak gini? Weh, sabar sabar. Butuh batagor dulu. Kita makan dulu batagor bentar. Tower down tol. Tadi udah tamat loh. Cintaku. Umur aduh mau berapa kali dimainin down tol tower. Oke okeh. Kok jatuh anak tu anak tu tadi. Lanjut ya. Lanjut ya. Sabar aku. Aku aku fokus dulu ya. Sabar sabar anak-anak ya. Kita pelajari dulu towernya ini. Hap. Oke, sabar baru baca lagi komen-kabar anak-anak ya. Ibu cantik kaliah kata Julio. Eh, makasihlah Julio. Mau apa kau Julio mau robox kut tumbuklah kau nanti. Makasihlah Julio ya. Ibu aku sudah subscribe ya. Kalau subscribe aktifin loncengnya. Jadi kalau Ibu live streaming kalian tahu ya ada notifnya nanti. Kalau kalian kalau subscribe aja nanti enggak ada notifnya sama aja. We pakai notif ya. Pakai diaktifkan loncengnya anak-anak ya. Op wop. Oke oke oke. GG Bu GG ialah. Eh kalau eh Ibu ya Ibu aku ya. Kalau masalah tower ibu jago. Cuman kalau katanya wallhop wall flick ibu enggak ibu angkat tangan. Oke. Oke. Angkat tangan ya anak-anak ya. Ah. Wih, hampir jatuh cok. Lah. Udah tamat gitu doang we. Udah tamat L. Anak-anak lah. Gini aja lah. Udah tamat. Oh gampang kali. Oalah. Walah. Eh, makasih loh. Eh, bilang apa? Ulala. Muah. Aku angkat tangan kalau wf sama sama. Ibu juga gitu anak-anak. Ibu TF R10 juta dong. Aku tumbuk kau ya. Kok ya kerja kerja kau. Jangan minta TF-TF kau ya. Kerja aku bilang dadat. Ada tamat. Ulala ulala GG bu. Ulala muah. Eh makasih loh Saputra. Apalagi bakso tower ya? Bakso tower ya? Bakso tower. Bakso tower. Nah kita tengok ya. Kalian kasih tahu orang gampang kali lah. Ibu cantik kali. Makasih loh cintaku. Ulala kata orang ini paten kali kalian pandai kali dibilang. Eh bakso tower berapa nih? Banyak kali bakso tower. Bakso tower du bakso tower 3. Bakso tower du dulu ya kita mainin ya. Apa bakso tower 3 dua lah. Ini kok sikit kali pengunjungnyawen bantuah ini biar rameai. 105 orang pengunjungnya. Sikit kali. Ibu bagi Robox. Enggak mau aku. Bakso. Bakso, bakso, bakso. Oh, di aspal. Ah. Eh, kok kayak gitu? Sabar dulu. Sabar. Oh, orangnya enggak tembus, we. Tabrak-tabrakan di sini. Agak payah nih kalau ramei orangnya nih. Loh, ini kayak mana we naiknya? Oh. Oh, I see. I see. Aduh. Duh. Bakso. Bakso. Iya loh, Bang. Bakso tahu aku. Sini tempat apa we? Tempat apa ini? Bakso. Kok ini tempat apa? Beli bakso. Uh, Lala. Uma. Ih, makasih cintaku. Eh, ini aduh aduh kayak aduh jangan ramei-rame lah. W agak payah nih kalau Aduh kan. Betul kan feelingku. Betul kan? Kalau rameai-ramai agak payah ini. Iya loh, Bang. Bak bakso. Aduh duh. Aduh bakso. H sepi dulu baru baru bisa lewat soalnya ini mainnya main tobrok-tobrok ya. Hah? Bakso tower du anak ya. Yang tanya mapnya apa. Bakso tower du. Aduh du duh. Macam mana ini orang ini? Oh naik aja. Oalah walah kira yang kayak mana kok jatuh kelen? Ah hilang kah? Oh enggak ggak hilang gak hilang gak hilang. Nanak wop wopak. Sabar anak-anak ya Bu. Bacalah Bu. Sabarlah. Gak kau tengok aku lagi main. Aduh salah we. Aduh, kimbe lah, Ki kanan berarti. Kanan kanan kanan kanan. Mana lagi tuh? Sabar anak-anak ya. Sabar L sabar. Kalian bising kali lagi main bentar L bakso. Oh, tukang baksonya bising we. Awas L kanan kanan, Bang. Awas, Bang. Untung gak jatuh kan. Di sini harus ini, we main tabrak-tabrakan enggak tembus karakternya jadi agak payah bisa tipa pijak-pijakan di sini. Awaslah mau lewat pun tukang baksonya bising kali. Iya loh, Bang. Nanti ku beli. Apa ini? Apa nih? Mengapa suka bakso? Karena enaklah. Macam mananya kau? Eh, kok gak lewat dia? Karena enak. Bakso. Bakso mana we? Oh betul. Sini. Kiri kiri. Apa ini? Apa ini? Bakso biasanya terbuat dari daging. Daging apa? Daging ica. Daging ica. Eh eh I pernah di daging. Hati-hati yang namanya Icha ya. Dibuat bakso kok nanti. Apa nama dari peta ini? Bakso obi. Menara bakso. Menara bakso lah. Ah kayak gitu aja enggak pandai kalian ngisi ujiannya. Awas lo. Ah. Awas keluh. Nah, set set. Oke. Awas kau loh. Kau pun minggirnya apa? Eh eh jalanannya jalan aspalnya mengingatkanku pada film Spongbob ya. Kayak gini jalannya kan yang dia naik bus itu. L we ingat kalian tahu enggak kalian? Aduh du du. Aduh du duh bakso. Aduh duuh sabar anak-anak ya. Payah nih loh sabar sabar lu bakso. Sabar l payah K bising kali tuk baksonya pun sama. Bising kali bising kali ya kan. Ih kok cantik kali kak. Makasih Uden. Bu boleh minta Robox? Aduh Ibu gak bagi-bagi robox. Cinta Ibu lagi bokek ya. Tahu kok bokek? Bahasa Medan itu bokek. Tahu bokek enggak? Kalau diam aja melek. Kalau diam aja melek. Awaslah. Aduh kan nabrak kan we. Tuh bakso. Aduh darah kita tinggal cekirit we. Oke oke okeaks. Oke. Aman, Lek. Aman, Lek. Aman, Lek. Aman, aman. Kok jauh kali towernya. Bakso. Bakso. Sabar anak-anak ya. Naik dulu baks. Sabar. Aku lagi main tower itu, Kak. Eh, sama mana kau? Mabarlah kita. Mabarlah. Di mana kalian rupanya? Ibu udah jauh. Ah, mau menang ini. Tuh, sikit lagi, sikit lagi ya. Baks Kak susah enggak, Kak? Lumayan. Lumayan, Lek. Lumayan. Lumayan sikit-sikit lah ya. Susah-susah jambu lah. Aduh duh. Aduh duh. Oh duduk dulu dia. Oke oke oke. Kayak pocong CP saja. Apa apa yang kau ketik itu? Alo. Aduh kan bakso bising kali buntuk baksonya ini. Iya lo bang nanti ku beli bang. K pun. Oke. Hap, hap. Bakso. Baks. Bentar loh, Bang. Aku ambil duit dulu. Abang Ibun sibuk kali ya. Kan sibuk kali dia. Bakso. Nanti ku beli lubang bentar kalau enggak aku minta bang. Bakso. Bising k baksonya, we. Oh, iya. Ada youtuber dari Medan namanya Momon. Dia suka samain Roblox sama Minecraft. Itu best banget. Iya kah? Momon itu dari Medan kah? Masa sih? Ah, yang betul kau masa dari Medan Momon itu apanya udah ganti ya, Bu? Belum sih, masih ini aja dari berapa tahun kita baru setahunlah kita main Roblox ya kan. Bakso, sebaks ih ngej tukang bakso aja pun kayak gini jalanannya. Sabar, Bang. Tunggulah, Bang. Jangan pergi dulu, Bang. Eh, ke mana jalannya, we? Oh, ke bawah dulu. Oh, ke sini. Ke sini lek bakso. Ah. Oh, naik atas. Oh. Eh, awas dulu kau. Awas dulu. K bilang walah. Walah. Walah. Walah. Eh, jangan jauh-jauh. Paya we yang itu tadi. Aduh. Aduh. Du. Duh. Abang baksotnya pun bising kali ya kan. Ibu gigiku copot ya. Hati-hati kau nanti enggak punya gigi lagi kau pakai pakai diganti pakai gigi naga mau gigi naga cintak alah walah dibilang jangan dekat-dekat jangan dekat-dekat ya baks ih sabar loh bang ah kan jatuh-jatuh aja aduh mau mati kita astagfirullahalazim aduh sabarlah we ngisi darah dulu lah bentar ya anak-anak ya Bu nanti tak main tower sebelah ya tower sebelah ih suka kali nampak kali kok suka Suka jajan ya anak-anak ya. Eh nampak kali gua suka jajan ya. Tadi minta batagor nih seblak ini main tower bakso nanti minta minta tower seblak lagi. Nampak kali tukang jajan kalian ya. Memang ya kalian tabong duit kalian malah jajan aja di otaknya. Main Roblox belum sampai jajan. Bau bau pantatku copot. Apa sih bawa pantat kau bilang apa loh bawa pantatku copot ada-ada aja Bu. Aku jadi pengen beli bakso. Eh, janganlah masih pagi ini. Jangan makan bakso. Kalian jangan banyak makan micin lah. Ah, makan tuh yang saya set. Mama kalian pasti masak. Ah, ice. Eh, bisa langsung aja enggak sih? Baks bisa coy. Oalah, walah. Capek-capek mikir ya kan. Eh, bisa dari atas rupanya langsung. Macam mana bawa tower nih? Kasa gak enggak diperhitungkannya kan. Wih hampir jatuh we. Ini kayak mana? Oh, ke sini aja. Naik bakso. Ke sini. Heeh. Ke sini. Eh, gak jago ya kan. Aku nabung kok, Bu. Ih, paten kali gitulah saya cinta ya. Eh, eh, astagfirullahalazim. Eh, kalian tengok darahku nih. Weh, kalian tengok darahku, we. Darahku sekirit, weh. Sekirit darahku. Kalian tengok tuh. Hah? Darah ibu cekirit. Ya, sabar ya, Anak ya. Ibu add nantilah. Cintau enggak buka add. Mamaku orang Medan. Sopan kali kalau sama orang tapi sama anaknya kayak or gorilla. Bakso. Eh, kata raya. Kalian tengok tuh kata raya. Mamaku orang Medan. Sopan kali kalau sama orang. Tapi kalau sama anaknya kayak gorila mamaku. Eh, itu namanya tanda cinta ya, anak-anak ya. Itu tandanya cinta deh samamu. Raya ya. Raya semangat ya. Kirim salam sama mamakmu ya Raya ya. Aku cinta kali sama emakmu kayak gitu. Memang kayak gitu rata-rata emmak loh. Halo. Halo juga Cinta. Aduh jatuh kan. E kir salam Raya ya sama mam mamnya ya. Raya suka kali aku didikan mamnya kayak gitu. Ibu nama akunnya siapa? Namanya akunnya Ibu Angg sayang. Aduh, udah mau mati lagi kita. Sabarlah darahnya. Kita cerita dulu kita cerita. Ibu cantik kali. Makasihlah sayang. Kangen Bang Ronaldo, Bu. Eh, penonton rama lama ini kayaknya. Ini bakso aku nabung, Bu. Uangku udah R1 juta. Eh, paten kali. Mintalah, Ibu. Bakso, Bu. Mamakku orang Medan kalau sama muridnya. Kalau sama muridnya. Tapi kalau sama aku ngorok kayak macan. Emang kayak gitulah. Namanya mamak-mamak. Astagfirullahalazim. Hampir aja ya. Aku nabung 2.000 buat beli sepeda. Eh, semangat ya. Semoga terbeli sepedamu ya. Ibu ingat aku enggak? Aduh, kalian udah lama enggak enggak live streaming di Ibu kan? Makanya Bu udah lupa. Sabar anak-anak ya. Darah kita masih sikit loh. Dikit lagi sampai nih. Sabar. Dikit lagi tamat nih. Tuhudah nampak finishnya. Sabar. Habis itu main menara troll Bu. Yang mana menara troll? Sabar ya anak-anak ya. Ibu cantik kali kayak bidadari. Kayak mana? Kayak gini. Bidadari dari mana? Ibu kangen Bang Ronaldo dan warung Ibu Anggur. Ah nantilah itu lagi merantau Bang Ronaldo ya buat menafkahi ibu. Kan kau pun tak hafal bising kali. Ah bakso. Alah udahlah bising k tukang baksonya. Enggak mau yang lain aja. Yang lain anak-anak ya. Yang lain ya. Main apa kita? Eh, main ini lagi yuk. Apa namanya? Apa ini? Brandot versus sekolah. Eh eh apa ini? Brandotard versus sekolah. Ah scam nih. Sponsor-sponsor gini. Scam ini biasanya nih. Enggak usah, enggak usah, enggak usah. Ini apa nih? Labirin. Labirin m brain road Ital. Coba kita tes ya. Kita tes ya. Ibu aku udah nabung tapi mamku minjam semua duitku. Enggak apa-apa. Kasih aja sama mamakmu. Eh, labirin weh. Labirin wei. Apakah ini? Apa ini? Uh, berat woi. Berat wei. Berat wei. Berat. Waduh, susah kali jalannya wei. Labirin, labirin, labirin, labirin. Apa ini? Apa ini? Apa ini? Apa ini? Wei ada koin, ada koin, ada koin. Ih, kayak mana mau lewat itu koin? Apa ini, we? Dapat duit. Apa ini? We apa ini? Aduh. Oh, enggak bisa dari atas weh. Enggak bisa. Bodat kali. Oh, dari sini berarti dari kiri. Dari kiri. Dari kiri. Dari kiri. Anak-anak. Dari dari kanan. Ah, ada tikus. Tikus coconut apa tadi? Balikbalik sini. Balik. Ih, gemoy kali dia. Gemoi kali. Aduh, gemoi kali dia. We ah dia lari lari. Aduh. Duh, kok ada duri payah kali. Aduh, aduh duh. Bang, bang. Aduh, Bang. Udah, Bang, udah, udah. Aduh. Duh, dia kok enggak mati? Aduh, dia ngejar, we. Aduh, hati-hati. Ah, dia terbakar. Oh, tidak bom dia. Weh, ky bara. Iya. K ini kevy bara. Kevi bara di dalam. Di dalam. Di dalam coconut. Oh my god. This is di This is so crazy, man. Ah, Ky bar no. Eh, jangan sini ke mana nih? Ke mana nih? Aduh, dia ngikutin kita. Weh. Aduh, kayak mana? Aduh, kayak mana? Aduh, bang. Bang, bang. Udah enceng, Bang. Bang, enceng. Enceng enceng. Encengceng. Aduh. Duh. Eh, ke mana jalannya, we? Lu buntu. Sabar dulu, ya. Ke mana anak-anak jalannya? Eh, bukan. Ke sini, ke sini, ke sini, ke sini. Eh, cinta. Sini, sini. Eh, enggak bisa lewat we. C mana? Kayak mana caranya? Bukalah, Bang. Kayak mana bukanya? Kayak mana bukanya? Oh, ini nih nih. Lari lari lari lari. Oke, pi baranya kita pancing. Kita masukkan ke sini ya. We kepanya ya. Sini bang. Bang ajak kemari deh, Bang. Bang, abang ajak kemari deh, Bang. Aduh, kena embos we. Diembos aku we. Gak bisa lewat. Gak bisa lewat, wei. Gak. Gak bisa lewat loh. We diembus kita. Oh, bisa. Ah. Loh, kok ada tuh? Loh, loh. Eh, eh, bukan satu doang L ternyata. Astagfirullahalazim. Ramei rupanya. We sabar anak-anak ya. Aduh, ada laser. Oke, oke. Mana tadi jalannya we? Aduh, harus dikit, harus. Aduh. Aduh, kay barahnya pun lasak kali. Harus duluah kalau. Aduh. Eh, dicokot wei. Dicokot dia, De. Di tren dicokot we. Aduh, Bang. Aduh. Aduh. Kena cokot kan? Kan di eh kalian kalian jangan bisinglah di lucu kali. Halo, Bu. Namaku Aira. Halo Aira. Ada tungtung sahur. Iya ada tuntung sahur anak-anak. Sabar ya, kepy baranya nyokot. Kalau tungtung sahurnya mukul. Aduh, kan. Awas, hati-hati, hati-hati, hati-hati anak-anak. Tapi K eh Ky baranya gemoy kali loh. W. Aduh kan lompat. Aduh. Ih mana jalannya tadi we? Eh pancing k piibarannya. Pancing-pancing. Sini deh. Sini sini sini sini Lek. Sini L sini sini. Gigit gigit aku. Gigit pancing ke sini tadi. We mana tadi jalannya we? Eh jalannya ke mana? Oh ke sini ke sini ke sini. Bang sini sini sini sini sini sini. Mana dia? Sini sini. Bang. Sini sini sini sini sini sini. Gak ggak datang dia. Sini ah. Sini pancing kemari dia. Wew. Pancing kemari dia. Biar kita tangkap dia. Kok enggak mau datang dia? We ah. Sini sini bang. Bang sini bang. Sini bang. Bang sini loh. Eh aku di sini. Kan batuk. Sini pancing ke sini loh budaknya nih. Kepi baranya nih. Sini K. Asalamualaikum Bu. Halo, Bang Dude. Waalaikumsalam. Halo, adik-adik. Tuh disapa tuh. Sini loh, sini loh. Sini. Gak mau dah. K kerong meang. Pus pus gak mau. Eh, kayak mana manggil eh Ky Bara? Kayak mana manggilnya? Meong meang krak mauah dipanggil wei. Ala walah. Oh kita masukkan ke keranjang tadi loh. Walah enggak bisa dia. Mager deh ke sini Bu. Ih. Ih, mager dia ya. Meng mengus push push push push push push push push push kek push push aduh alah dicokot kanalah walah kena kena ininya kita rabies dah ni enggak bisa dia diajak ke sana mana dia tadi mana dia mana dia oh sini push push push enggak mau di ke sini enggak Enggak mau dia. Loh, kata-katain pasti ngejar. Oh, memang kok ya. Eh, e bebek kok ya. Eh, bebek kau sini kau sini sini. Meng kur. Enggak mau udah datang we. Udahlah udahlah pikir kita tengok lah. Ah. Enggak mau udah datang. Udahlah T naik nih. Bang Aka, bangka. Tengok nih. Bang K ditiup kita bang. K Bara itu Bu. Bukan kucing. Kayak mana manggil Ky Bara? Coba aku tanya. Mau k masukkan ke sini dia tadi kepi baranya biar kita kurung rupanya gak bisa we. Oke. Aduh kan kita ni. Eh keluarkan. Tolong tolong tolong Bang. Bang tolong Bang jangan tangkap saya Bang. Apa itu? Suara apa itu? Aduh aduh aku mau keluar loh. Ah bukalah dulu. Pencet tombolnya Helena. Pencet tombolnya Helena. Y kita ke sini ke sini. Awas awas awas ada racun. Racun ya. Ke mana jalannya, Wo? Ke sini. Betul gak ini jalannya ke sini? Betul, betul, betul, we. Betul. Enggak bisa ke atas. Bodat ambil duitnya. Gak bisa ke atas. Gila itu anak itu. Kalau ke sini. Oh, salah jalan. Kita balik dulu. Balik dulu. Balik. Sabar anak-anak ya. Kita sini coba. Sini ya. Coba ke sini kita. Wih, ada api coy. Ke sini ke sini. Eh, kalian ingat jalannya ini? Loh, walah enggak bisa balik ini. Apa loh? Tungtung lari tuh. Kok ada tungtung? Anjay ada tungtung bodo. Awas kau. Awas awas tungtung itu. Gila kalian. Ih gak panas tuh. Larilah aku tung. Gak panas kakimu, tung. Walah, kok ada tungtung weh. Allahu akbar. Oh, ke sini. Itu picit itunya ininya. Eh, enggak bisa lewat ya kan. Eh, gitu gitu. Eh, ada gak Mya kita masukin tadi ya? Oh, sabar sabar sabar. Kita buka dulu. Buka dulu, Bang. Bang, Bang. Buka bang. Bang, buka bang. Alah, sabar anak-anak ya. Mana de mana de? Tungtung. Sini tung tung. Masuk K. Let’s go. Let’s go. Bilang apa? Let’s go. Kita kur. Wah, dia kel. Walah. Walah. Kalian kok enggak ngomong loh kalau itu bisa keluar lagi? Walah. Walah. K kira dia gak bisa keluar. Masih bisa keluar rupanya. Ibu, aku punya rekomendasi game Brain Note. Udah, Bang. Aduh, Bang. Dicokot kan tadi dah kita main ban. Udah tamat, Bang. Aku, Bang. Game itu, Bang. Walah. Oalah. Macam mana we? Sabar ya, sabar ya. Udah kita kurung padahal dia loh tungtungnya. Aduh du du. Awas awas aw. Ah sabar sabar. Hap. Mana nih jalannya? Ke sini ya. Oh ke sini ke sini. Ke sini ke sini ke sini ke sini. Huh. Tadi kayak musuhnya ku masukkan ke sini. Nih tungtung sahurnya sama kipi baranya. Halo ibu anggur satu. Halo. Coba main steel a brainot seru banget dan usil steel brainot. Oke kita kita simpan ya. Steel a brainot. Steel a brain not. Sok GG kali. Slow lah kau bang. Aku memang GG. Aduh numpang lewat ya bang. Jangan aku yang ini dikurung. Mana tungtung tadi tung tung mana tungt tung tung tung tung. Mana de we? Mana de we? Jalannya ke mana sih? Eh, oh. Eh, oh. I see. Kalian tengok di di barisan paling atas ini. Ini ini di bawah ibu nih. Nah, kalau kalau dia kalau dia makin jauh tuh kalian kalian tengok aku mana nih nih nih ni nih kalian tengok nih. Nih. Kalau aku makin jauh ya berarti betul jalannya. Kalau kalau dia makin mundur berarti jalannya salah. Ah. Al. Aduh. Ah. Bawa ke mana mari lek lek? Main main main tung main tung. Ini kenapa pentung sih? Aduh du du du aduh bang udah bang udah bang udah bang udah bang udah bang udah bang aduh salah jal weo salah jal wei sini sini sini sini aduh udah cepatlah bangk ng ah tahu di betulbetul jalannya betulb betul betul betul betul sini betul betul betul betul we betul we jalannya we sini wei maju ka sini sini maju tangan kosong lah tong tong aduh duh eh mana jalannya anjay Ah! Ah! Sabar, sabar, sabar anak-anak. Sabar ya. Sabar ya. Eh. Ah alah. Tungtung. Sabarlah tung. Astagfirullahalazim. Tung tung sahur tung. Itu adik-adik minta disapa Mak C. Halo semuanya. Maaf anak-anak ya. Ibu lagi cari jalan loh. Bentarlah kalian pun bising kali. Gila di saapa. Sabar anak-anak ya. Aduh astagfirullah. Kalian pun kurang ajar buat kaget orang tua aja. Mana, Bang, jalannya, Bang? Ke sini, Bang. Iya, betul-betul ke sini. Ke sini jalannya. Ah, sini, sini, Lek. Sini, Lek. Misi, Bang. Jangan tangkap, ya, Bang. Eh, salah jalannya. Loh, CA mananya? Betul. L bodoh. Ke sini baru ke sini. Aduh, awas. Berarti kita ke kiri, ke kiri, ke kiri, Lek. Ke kiri, ke kiri. Hah, kalian tengok. Maju orangku. Hah? Maju. Betul kan? Ke sini. Hah. Aduh, tungtungnya kok keari. Kok kalian bawa kemari? Kok kalian bawa kemari loh. Ah udah udah Bang sana Bang. Udah Bang. Anceng cengceng, Bang. Ah oalah tahu dia loh. Kalian pun bising kali jadi tahu dia kan. Larinya cepat Bu. Udah cepat itu loh. Aduh du duh. Aduh astagfirullahalazim. Ah, payah kali larinya. Mengucapkan hai. Halo, Bang Dude. Larinya nanti udah iya udah loh, cintaku. Sabar, aku lagi nyari jalan loh. Macam mana biar keluar dari rabirin ini? Oke. Aduh, kecucuk sikit ya. Enggak apa-apa. Ke sini. H. Sabar, sabar. Aku lagi cari jalan ini. Bentar bentar ya. Betul-betul ke sini jalannya. Kalian pun tengok tu orang tuh udah betul cari jalan. Aduh suara tungtung. Aduh du duh. Walah tungtung. Cepat kali mau ke tung. Sini tung. Eh kita kurung. Kita kurung ya. Kita kurung. Eh pancengpancing bang. Pancing bang. Sini bang. Bang. Ah let’s go. Dapat juga kan. Ah, lari lagi. Bodoh. Wah, enggak jadi lari, Bang. Aduh, Bang. Walah, gak bisa, Bang, di situ. Iya, Bang. Bisa keluar rupanya, Bang. Udahlah, pantah. Capek aku mainnya. Kok payah kali mainnya. Aduh, cocok sikit pantat kita, ya. Walah. Allahu akbar. Sabar anak-anak ya. Cari jalan dulu kita ini. Alah halah masuk pula lagi dia. Mya dia kurang sama tungtung. Monya dia dikurang sama tungtung. We op sabar sabar. Kalian batu orang. Batuk. Batuk. Wah. Allahu akbar. Ke sini we. Ke sini we. Ke sini weoe. Ke mana jalannya? Aku lupa. Eh. Salah salah we. Aduh, kalian punang apa ngikut-ngikut semua? Iya, ke sini betul. Cepatlah, Bang. Bang, cepat, Bang. Lasasernya dah. Ke mana? Ke sini, ke sini. Ke mana Helena? Ke sini. Nah, ke sini jalannya, Guys. Yang ku maksud. Eh, sini, sini. Duit, duit duit du duit duit duit. Ke mana Helena? Helena. Ke mana jalannya? Ke mana jalannya? We kok malam eh ke mana jalannya? Guaku wong jawo iya Jawa sama Ibu juga Jawa loh, sayang. Ini balik ini ke sini balik. Oh, zona amon. Let’s go. Kita menemukan jalannya ya. Terus mana jalannya? Bodoh. Eh, paau kali lah. Ke mana jalannya? Oh, ke atas sana rasa ya. Ke atas sana aku rasa, Bang. Betul. Ke tangga tadi coba. Ini duit. Terus ke mana jalannya? Jalannya ke mana, woi? Ini tempat orang tuh tadi. Aduh. G mana jalannya? Macam mana nih orang nih? Dia udah aman. Eh, ke mana jalannya? L coba naik yang kardus itu. Mana, Bang, kardus tadi, Bang? Sini sini sini sini sini sini sini sini sini sini sini. L sini loh Helena. Ya Allah. Sini, Nak. Sini, Nak. Sini, sini, sini. Masuk sini, sini. Wah, sabar sabar. Di mana naik kardus? Gila ketempelan tungtung sahur. Aduh. Duuh. Cepat cepatlah. Di sana tadi ya. Betul bang. Betul ya, Bang. Enggak bisa, Bang. Mati, Bang. Walah, Bang. Bang, teori Bang Dude pun enggak betul. Udahlah gak tahu aku jalannya. Lah coba mana tadi kata Bang ini Bang Dude steel a brain note. Ste a brain note. Ste a brain note. Kok hidup lagunya? Mana bang? Ini kok hidup-hidup aja lagunya. Kok hidup-hidup lagi lagunya? Mana Bang? Ini, Bang. Jujur enggak ke abis. Iya kah? Capek aku jadinya. Mana bang? Ini curi brainot. Steel a brainot. Iya steel a brainot. Go go go buy e nobi. Nobini pizza mini. Apa pizza mini? Oh noiz pizza mini. Nubizi pizza mini. Yang mana? Ini. Ini. Nbini pizza. Pizza. Wait for nubini pizza mini. Mana? Oh dia ke Oh, dia datang coy. Oh. Nubizi Nubini pizza mini. Nubini pizza mini. Wait for Nubini pizza mini. Sini coming coming for for your mom. Nubini pizza mini. Let’s go. Sini sini. Come on come on. Welcome Numizi Pizza Mini. Dapat duit, Bang. Oh apa lagi nih? Ste nots from other players and bring them back to your base. Maksudnya apa artinya, Bang? Enggak ngerti artinya apa? Gak ngerti bahasa Inggris. Halo. Mengucapkan hai. Halo anak-anak. Bisa kita jual pizza mini. Oh, kita beli Nubi Pizza Mini terus. Oh, gitu. Kalian beli nih. Pizza. Pizzaini pizza nini. Makin banyak ya. Kita beli ya. Banyak-banyak nih. Banyak banyak. Come on, come on, come on. To home, baby. Sini, sini, sini, sini. Oh, jadi mal, Bang, ya. Di bu curi brot lion. Hah? Ini ini ini kita curi ini. Kita curi menyorang ini. Oh, iya bisa dicuri. Larila bang ku ambil ya, Bang. Maaf, Bang. Bang, K ambil, Bang. Gu ambil ya. W ditepuknya kita. We ngamuk dia. Ngamuk dia. We eh perigi kau. Eh pergi kau pergi kau. Pigi k. Pigi kau. Kok k pukulin kau sini kau pergi k. Maling. Maling. K. Maling. Maling. Maling. Maling. Maling. Maling maling maling. H. Ini ni ni. Maling pergi k pergi kau pergi kau. Maling kau ya. Maling maling maling maling. Pukuli, pukuli. Maling, maling, maling, maling. Gue maling. Pergi kok, pergi, perigi pergi sana. Peri, pergi, pergi peri peri peri peri perigi. Kok, kok pi periki. Kau kau beli sendiri kau beli red moon kok, gado gado gado kau udah maling pik. Gak ada. Aduh kimbeknya orang nih. Eh tang kau curi punya aku. Awas awas awas pantnya red mun nih. Eh Nubini kok tidak Nubini Nubini main Nubini cok. Kok kok kukul kok ya. M oh tidak. Nubini kita mana habis? Eh eh eh kau cabut kau cabut kau cabut cabut kau cabut cabut kau aku bilang kalian kau cengkal kali bilangnya. Ih dicurinya lagi. Hm cengkal sakit bro. Aduh ya Allah gak Oh. Oh kunci base-nya dikunci. Bodoh. Oh iya dikunci. Sabar sabar sabar. Bang kayak mana nguncinya bang? Oh oh oh gitu. Oh, kok bisa keluar kok. Kok ngambil-ngambil kok ya. Curi curi curi curi curi curi curi. Cepatlah jalannya lama kali pun masuk. Ah, let’s go. Engak bisa kalian masuk kan? Enggak bisa orang masuk we. Halo. Halo semuanya. Enggak bisa masuk orang nih. Kan nangis dia, nangis dia bocilnya nangis bocilnya. Dicuri nangis. Anjay. Janganlah Bu. Makanya kok jangan n nyuri-nyuri. Eh enggak punya duit kita. Oh udah ada duit kita ini, Bang. Ini Bang. Beli Bang. Nah. Sini sini sini sini sini sini. Sayang. As dicuri. Oh gak bisa dibuka. Udah, udah, udah. Oh, enggak bisa, Bang. Gak bisa tutup lagi, Bang. Ini mau nyuri aja nih otaknya nih. K pergi. K pergi kan. Kalian mau nyuri kan? Pigi kelen. K bilang pigi kau. Kau bilang pigi kau. Piggi. E, mampus kau. Mampus kau. Gak bisa keluar kau kan? Enggak bisa kau keluar kan? K pukulin kalian sini. Ha, enggak bisa. Memang maling kalian ya. Monyet kalian ya. Monyet kalian ya. Monyet kalian ya. Nyuri-nyuri kalian sini. Eh kok kok wah nyuri kalian ya. Mm Kak Po cekal kali we. Cekal kali orang ini. Ah dicuriinya nu biniku. Hmm Jang K c Jang Kok kok iya kok curi pula cengkal kali. Oh aku ngerti cara permainannya. Ya, ya, ya, ya, ya. Kok kok udah mampus kok dikurung di dalam kan nih. Sini, Bang. Belok, Bang. Ah, jangan kalian ambil monyet. Ah. Ah, kok cengkal kali. Cabut kau pergi kalian monyet. Cengkal kali orang ini. Enggak nyuri-nyuri. Bodoh kali. Kalian cari nu bini kalian sendiri. Bodoh. H. Pigi kau, pigi kau. Aku bilang eh kunci kunci lek, kunci lek cabut ka. Oh pigi kau, pigi kau. Udah gak bisa masuk orang nih kan bodoh kali memang pikmu sendiri. Ayo Nubini nih sini sini Nubini. Apa yang mahal we? Apa yang mahal bang? Apa yang mahal bang? Ibu curi Bran yang bagus. Oh, Pak Dedi mukulinnya adik-adik. Biar aja, Bang. Mana siapa kita curi ya? Siapa ya? Orang ini pun miskin-miskin kali. Ini yang kaya Bang. Wih, banyak kaliya dia tuh. Tengorong si bodoh ini. Oh, enggak enggak. Ini ke mana? Mana ini wang ini duit kita mana? Oh, duit kita 211. 211. Ih, 4.000 anjay mahal kali gila. Curi curi, Bang. Curi bang. Yang mahal, Bang. Bang, ini, Bang. Ini bang. Tung tung bang tung tung tung tung sah lari-lari cepat lah. Lambah kali larinya ya. Bang minta ya bang ya bang minta ya Bang. Bang minta Bang minta ya. Ye dapat coy. Oh noob ini terlalu murah bang. Oke oke oke. Kunci kunci kunci kunci lagi. Kau pergi kau pergi pigi pigi kau. Ku bilang kunci. Nah kok ka kok ke sini kau pikir kok. Eh. Oh tungtung mal coy. Tuntung mal. Gila. Gila duit semua coy. Oh gila gila. Gokil. Kok kok K ambil pula. Ah kau K malingi kau. Sini ini ini lagi bodoh kali ini terbuka nih loh. Mana mana yang kaya mana ini nih nih param. Aduh aduh kalau kalian sibuk kali kau. Kau curi aja bodoh. Eh kau curi aja nih. Kau curi kau curi. Curi aja bodoh. Awas kau kok minta kena tepuk anaknya. C jangan dipukul bang. Jangan dipukul bang. An is bodoh kali anak ini. Pa kali lag kan. Ah ambil duitnya. Ambil duitnya. Anjay banyak kali ini loh. Tungtung yang tungtung. Banyak kali duitnya. Gila. Ibu C buing opening enggak apanya opening? Gila. Tungtung sore kaya kali loh. Langka nih. Gila yang langka. Tutup tutup tutup tutup. Anjay ditepuk aku pakai slap. Awas kau. Alah ini. Eh ini kandang gue kok kupijak kok nanti ya. Aduh, nu bini kita dicuri. Anjay lah. Ah, tongtong sahur ke mana? Kok bangunlah bodoh. Ih, pingsan kan k kita. Eh, orang kita pingsan. Tolong, Pak. Pak pak pak Dedy. Aku dipukulin telepon polisi. Eh, percuma lapor polisi, ya. Astagfirullah. Kayak mana ini, Bang? Orangnya pingsan, Bang. Bang, aduh enggak bisa bangkit orangnya. Enggak bisa bangkit we. Oalah enggak bisa bangkit. Adik-adik udah pada mandi sama makan belum? Nanti jemput Pak Dedy loh ke barat militer. Iya memang. Kutip aja nih, Bang anak-anak, Bang. Ada 500 orang nih, Bang. Kutip aja, Bang. Enggak bisa kan dicuri semua. Wala. Walah. Pau orangnya. Dahlah udahlah capek pun aku bacot. Lucu kali mainnya. Besok kita main lagi ya. Oke, anak-anak udah dulu ya anak-anak ya. Ibu mau mandi. Ibu juga belum mandi. Udah anak-anak ya. Ibu juga belum mandi loh. Asalamualaikum, Bu. Waalaikumsalam. Korigen. Lama kali kau masuknya. Kakak GG banget. Oke deh, adik-adik ya. Terima kasih semuanya buat kalian sudah menjoin live streaming Ibu pada pagi hari ini. Happy banget ya hari ini ya. Gila mood-nya oke banget ya hari ini ya. Makasih Bang, Bang IDK Dude. Makasih Bang HK. Makasih. Eh, absen dulu enggak sih? Makasih Akmal, makasih Fas Gaming, makasih Gita, makasih Lala, Lela, makasih Eca, Rania, Naila, Isya, Tati, Kanaya, Non, Azwa, Ronald, e yang nyuri. Kok marah kau? Namanya cuman permainan. Enggak apa-apalah. Makasih Bang Tarisno, makasih Melva, Kenzo, Alga, Jalin, Anisa, ada Naura, ada aku. Eh, kok aku? Ada Iqbal, ada Tren, ada Amira, ada Red Mers, ada Kenzo, ada Alma, Alma Jena, ada Arfa semuanya lah. Ada Bota, ada Len, ada Bang Dude, ada Joko, Wi, ada Wi, ada Gi, ada Bran, ada Pra, ada Bowo, ada siapa lagi? Ada Mega, ada Wati, ada Ronald, ada Ronald, ada Bang Ronaldo, ada Safa. Makasih semuanya. Dadah. Asalamualaikum.
https://sociabuzz.com/ibuanggu
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
minecraft
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo
youku indonesia