Ada Potensi PERANG NUKLIR! Cina Mulai Masuk! Timeline Perang India – Pakistan! |Learning By Googling

Ini adalah salah satu cara warga Pakistan buat ngerespon statementnya militer India. India claimse. Locals dan foto-foto dan video hoa kayak gini tuh ternyata tuh emang banyak beredar ya setelah pecahnya perang India Pakistan ini. Makin ke sini perang bukannya pada kelar malah makin banyak ya. Dan yang terakhir ya yang mau gua bahas ini perang antara India sama Pakistan ya. Ya, gua yakin lu udah tahu lah ya kalau beberapa waktu yang lalu dua negara Asia Selatan yang sama-sama punya senjata nuklir ini mereka tuh baru aja terlibat konflik bahkan udah dikategorikan sebagai perang ini. Dan konflik ini tuh enggak jauh-jauh dari permasalahan wilayah perbatasan dua negara ini. Permasalahan di wilayah Kashmir. Dan pas gua syuting video ini, dua negara yang saling tetanggaan ini tuh sebenarnya tuh udah sepakat buat gencatan senjata. Tapi ya karena masih banyak yang request buat bahas, jadi ya ayolah ayo kita hajarlah. Tapi ini sebenarnya apa sih yang jadi penyebab konflik dua negara dengan kekuatan nuklir ini? Dan apa konflik ini benar-benar udah selesai atau malah masih ada potensi buat ribut lagi nih? Ya udah kalau gitu ayo langsung saja kita bahas konflik India Pakistan di wilayah Kashmir di tahun 2025 ini di learning by Googling. Ya, sebenarnya sejarah hubungan runcing India Pakistan tuh udah pernah kita bahas di video yang ini ya. Dan yang terjadi sekarang tuh ya ini hal yang selama ini ditakutkan sebenarnya ya. Kalau lu ngikutin berita atau kabar terbarunya di SOSM, gua yakin lu pasti udah pada tahulah kalau konflik antara India sama Pakistan yang baru-baru ini terjadi di wilayah Kashmir ini, ini tuh dipicu sama aksi teror, dipicu sama peristiwa serangan pahal gam. Ini buat yang mungkin enggak ngikutin beritanya. Jadi, di tanggal 22 April 2025 kemarin tuh terjadi aksi teror di wilayah Lembah Baisaran di dekat kota pahalam di distrik Ananak di Jamu and Kashmir. Jammu and Kashmir tuh wilayah Kashmir yang dikuasain sama India. Jadi waktu itu tuh ada sekelompok turis yang lagi ngunjungin salah satu tempat wisata di Lembah Baisaran. Nah, turis-turis ini mereka tuh tiba-tiba aja disergap dan ditembakin sama orang-orang enggak dikenal. Dan akibat aksi penembakan ini, 26 orang yang terdiri dari 24 turis asal India dan dua orang penduduk lokal Kashmir mereka tewas dan sekitar 20 orang lainnya luka-luka. We latest updates on the Kashmir Teror Attack. Members of the Indian diaspora across the world held protest across the weekend to condemn the deadly terror attack in Paul Hagam last Tuesday. Nah, terkait penembakan ini kalau menurut beberapa sumber awalnya TRF The Resistant Front, kelompok bersenjata Pakistan yang diyakini sebagai pecahan dari kelompok teroris laskar Etaiba, mereka tuh ngaku bertanggung jawab atas aksi teror yang terjadi di pahal gam ini. Kalau menurut Aljazira, TRF tuh ngeklaim kalau penyerangan ini tuh berkaitan dengan pencabutan status otonomi khusus kawasan Kashmir yang ngebikin banyak pendatang baru dari India bisa menetap, bikin tempat tinggal, dan kerja di kawasan Kashmir. Atau ini biar enggak bingung gua jelasin dikit deh ya soal pencabutan status otonomi Kashmir di India. Jadi ya kayak yang kita tahu udah pernah beberapa kali kita bahas juga Kashmir ini kan emang udah lama banget ya jadi wilayah rawan krisis di India dan Pakistan. Nah, sejak India merdeka, wilayah Kashmir ini tuh emang dapat hak otonomi khusus gitu biar mereka tetap mau join sama India. Tapi terus di tahun 2019, hak otonomi khusus buat wilayah Kasmir ini tuh dicabut sepihak sama pemerintah India waktu itu yang dipimpin sama Narendra Modi dari partai BPJ, partai yang emang terkenal banget sama semangat nasionalisme Hindunya. Dan keputusan pemerintahan mau dibuat nyabut hak istimewa Kasmir ini tuh emang bagian dari kampanyenya mereka sih. Kampanye buat menyetarakan masyarakat India. Jadi udah enggak boleh ada lagi tuh daerah yang punya hak khusus tuh. Makanya akhirnya di tahun 2019 itu mau dimutusin buat nghapus undang-undang tentang hak otonomi khususnya Kashmir. Dan enggak sampai di situ doang. Di tahun yang sama wilayah Kashmir juga tuh dipecah jadi dua provinsi. Jadi Provinsi Jamu dan Kashmir sama Provinsi Lada. Tapi yang harus kita tahu di sini terkait pemisahan ini, sebenarnya permintaan pemisahan ini juga tuh datang dari masyarakat ladaknya sendiri loh. Jadi masyarakat ladak ini mereka tuh selama ini ngerasa kalau identitas budaya mereka tuh beda sama orang-orang Kashmir. Dan selama ini mereka juga ngerasa dianak tirikan gitu. Mereka ngerasa kurang dirangkul sama masyarakat etnis Kashmir yang emang lebih mayoritas. Makanya akhirnya mereka minta pisah dan ini dikabulkan sama pemerintah India. Nah, jadi itu tuh alasan yang menurut orang-orang Kashmir jadi pemicu aksi penembakan tadi karena hak otonomi khususnya Kashmir dicabut. Tapi terus yang aneh nih, beberapa hari habis peristiwa penembakan itu, pernyataan tanggung jawab tadi itu ditarik sepihak sama TRF. Dan ini sampai sekarang belum jelas nih alasannya kenapa nih gue nyari-nyari belum ketemu. Yang pasti awalnya mereka tuh udah ngaku bertanggung jawab. Eh, tapi habis itu mereka malah bilang itu bukan kami, kami gak tahu buat apa maunya. Here’s what we know about the terrorist. They belong to a group called the TRF, the resistance front. This group has claimed responsibility. एज वी बन यू सेवन पीपल were इवॉल्व सेवन टेररिस्ट द जम्मू एंड कश्मीर पुलिस है रिलीज threewitness sayangnya walaupun sudah ngeralat pernyataannya dan bilang enggak bertanggung jawab tapi peristiwa ini keburu ngebikin hubungan India sama Pakistan jadi makin buruk nih apalagi kalau menurut pihak India peristiwa ini tuh jadi aksi teror paling mematikan terhadap masyarakat sipil setelah peristiwa serangan Mumbai di tahun 2008 dan karena itulah makanya ngerespon aksi penyerangan ini pemerintah India tuh langsung ngeluarin berbagai statement dan kebijakan terkait Pakistan. Jadi di sini India selain pastinya memperketat wilayah perbatasan yang nantinya memicu panasnya tensi militer dua negara ini, selain itu yang menurut gua paling parah adalah keputusan India buat menangguhkan sementara keikut serta mereka di perjanjian perairan Indus. Perjanjian apa tuh? Jadi sama kayak di wilayah daratan Kashmir, wilayah perairan di antara dua negara ini juga tuh udah jadi sumber konflik dari dulu. India sama Pakistan mereka tuh ribut-ribut terkait siapa yang berhak ngelola sumber air sungai Indus. Ribut mulu, konflik mulu sampai akhirnya perjanjian ini dibikin buat ngatasin masalah ini dan buat ngatur gimana nih pembagian dan hak pengelolaan air sungai Indus ini. Dan perjanjian ini tuh ditengahi sama Bank Dunia. Nah, keputusan India kemarin buat nangguhin perjanjian perairan industri ini itu diyakini bisa ngebikin sumber air buat masyarakat Pakistan khususnya yang di wilayah perbatasan jadi terancam. Soalnya ternyata selama ini yang ngontrol sumber air indus di wilayah perbatasan ini tuh India lewat bendungan-bendungan mereka. Di mana dari bendungan-bendungan inilah masyarakat Pakistan dapat sumber air buat hidup dan buat irigasi lahan pertanian mereka. Nah, nah kalau perjanjiannya ditangguhkan, India enggak mau sharing bendungannya lagi, bisa kelar itu Pakistan. Terus selain keputusan ini, pihak India juga tuh ngeluarin larangan masuk buat warga negara Pakistan yang mau ke India. Dan terus ada juga pengusiran kepada perwakilan sekaligus penasihat militer Pakistan yang ada di India. Jadi, ya emang makin runcing nih. Terus respon pihak Pakistannya gimana? Nah, di sini Pakistan nuduh India udah ngelanggar HAM dengan tindakan mereka yang nangguhin perjanjian air indus. Ya, soalnya air tuh kan salah satu kebutuhan dasar manusia kan dan ngebatasin sumber air tuh jadi salah satu bentuk pelanggaran HAM serius. Dan alasan inilah yang dipakai jadi pembenaran buat Pakistan nyerang India. Dan akhirnya kalau India tadi nangguhin perjanjian perairan Indus Pakistan, mereka juga sama nih. Mereka nangguhin perjanjian Simla sama India. perjanjian yang isinya tuh terkait batas kontrol India dan Pakistan atas wilayah Kashmir atau yang biasa dikenal dengan LOC, line of control. Dan karena inilah konflik militer di perbatasan India Pakistan tuh jadi enggak bisa dihindari. Terus selain itu Pakistan juga tuh netapin larangan terbang di wilayah Pakistan buat pesawat-pesawat India. Terus mereka juga ngusir diplomat India di Pakistan sampai ngebatesin perdagangan sama India. Nah, cuma yang menurut gua rada kocak nih dari pihak Pakistan. Jadi, walaupun pemerintah Pakistan tuh udah ngebantah tuduhan India kalau kelompok teror yang ngelakuin penembakan tuh dibakingin sama pemerintah Pakistan, tapi terus Pakistan tuh malah ngebela kelompok teror Kashmir dengan nyebut kalau aksi mereka sebagai bentuk revolusi terhadap pemerintahan yang enggak adil. Nah, ini kan jadi kontradiktif ya. Mereka jadi kayak enggak enggak kita enggak pernah support mereka tapi bagus sih itu tindakan mereka bentuk perlawanan tuh lah jadi nge-support gimana cobaing to official statements from Pakistan 11 military personnel died during operation Sindur among them was leaderman Yusuf but nowhere does it give any explanation of the circumstances leading to his death just a name and a rank dan setelah beberapa minggu tensi dua negara ini meningkat terus saling adu tuduhan kelawannya segala macam. Akhirnya perang antara India sama Pakistan tuh beneran pecah di tanggal 7 Mei 2025 kemarin. Kalau menurut Rahul Roy Cauduri, peneliti senior di The International Institute for Strategic Study. Dia bilang perang ini tuh resmi pecah waktu India ngeluncurin operasi Sindur. Operasi apa tuh? Operasi Sindur tuh operasi serangan artileri dan rudal. Dari mulai rudal darat sampai rudal udara. kesembilan titik strategis di Kashmir dan Pakistan ke titik-titik yang sama pihak India disebut sebagai basis kelompok teroris yang didukung sama Pakistan ya. Jadi India nih enggak cuma ngerudal wilayah Kashmir, India juga ngerudal teritorinya Pakistan. Bahkan salah satu titik yang jadi target rudalnya India tuh itu cuma berjarak 50 km dari Lahore dari salah satu kota penting di Pakistan. Dan terkait serangan yang dekat sama Lahore ini, kalau menurut pihak India serangan ini tuh nargetin salah satu markas utamanya kelompok Jaiz Mhamad. Kelompok yang diduga kuat jadi dalang aksi penembakan di pahal gam. Dan kalau menurut klaim pihak India, operasi Sindur ini tuh seenggaknya tuh berhasil ngebunuh 100 militan teroris. Tapi terus masalahnya enggak cuma newasin anggota kelompok teroris kalau menurut klaim pihak Pakistan, serangan militer India ini juga tuh nargetin banyak wilayah sipil, termasuk di sini pemukiman dan masjid. Dan akhirnya seenggaknya serangan ini tuh ngebunuh 31 warga sipil dan ngelukain puluhan lainnya. This is one face of a spiraling conflict with many more. A window into a dangerous moment in an old dispute. India claims locals insist. Dan sebagai respon atas serangan India ini, Pakistan akhirnya ngebalas nih. Jadi di hari yang sama di tanggal 7 Mei 2025, Pakistan ngeluncurin serangan drone ke 15 titik di wilayah India termasuk ke jamuan Kashmir, Punjap, Gujarat, sama Rajastan. Nah, ini sebenarnya serang drone ini tuh sebagian besar tuh berhasil dihalau sama pertahanan udara India. Tapi ya tetap gara-gara serangan ini wilayah-wilayah India khususnya yang di perbatasan itu jadi ngalamin pemadaman listrik. Terus pihak Pakistan juga ngeklaim kalau mereka berhasil nembak jatuh lima pesawat tempurnya India. Dan soal pesawat tempur India yang ditembak jatuh ini, ini juga menarik nih. Jadi gini, militer India tuh mereka tuh diperkuat sama pesawat tempur Ravale dari Prancis yang emang dikenal sebagai salah satu pesawat tempur paling canggih saat ini. Nah, pesawat yang diklaim sama pemerintah Pakistan berhasil mereka tembak jatuh tuh ya pesawat ini, pesawat Ravale ini. Dan kabarnya ini adalah kasus pertama pesawat tempur Ravale berhasil ditembak jatuh. Nah, gara-gara ini sahamnya The Salviation, pabriknya si pesawat Ravale ini langsung anjlok nih. Cuma ya, terus di sisi lain sampai saat ini pihak India tuh masih ngebantah klaim Pakistan yang berhasil nembak jatuh lima pesawat tempurnya mereka. Kalau menurut pihak India itu enggak ada tuh pesawat tempur kita ditembak jatuh tuh enggak ada. Itu ngarang tuh Pakistan tuh bohong mereka. Tapi ya emang udah susah sih ya kalau kayak gini ya. Kalau yang satu ngomong A, yang satu ngomong B, ya kita udah enggak tahu siapa yang benar nih. Tapi ya yang pasti itu sahamnya pabrik pesawatnya tadi anjlok aja gara-gara ini. Terus besoknya di tanggal 8 Mei 2025, perang antar dua negara Asia Selatan ini berlanjut nih. Di sini India ngeluncurin serangan drone ke fasilitas radar punyanya Pakistan, termasuk fasilitas radar di dekat Lahore. Dan sama kayak sebelumnya, serangan ini langsung direspon sama Pakistan. Pakistan langsung ngeluncurin serangan rudal dan drone ke puluhan fasilitas militernya India. Terus di tanggal 910-nya juga sama nih, India lagi lagi ngeluncurin serangan ke Pakistan dan ditangkepin sama Pakistan. Bahkan kali ini Pakistan tuh ngebalesnya tuh dengan skala yang lebih gede nih lewat operasi Byan Umarsus atau ya kalau di Transranslate tuh berarti operasi tembok besi. Jadi di operasi ini Pakistan tuh ngeluncurin serangan rudal ke 26 target militer di wilayah India termasuk pangkalan udara strategis di kota Udampur, Patankot, Adampur, sama BCH. Bahkan terus pihak militer Pakistan juga ngeklaim kalau mereka berhasil nargetin fasilitas penyimpanan rudal Brahmos. rudal supersonicnya India. Sama mereka juga ngeklaim berhasil ngancurin pusat penyimpanan rudal-rudal canggih lainnya punya India. Dan ngerespon serangan Pakistan ini, serangan ke fasilitas militer strategis mereka ini. Di sini India mereka ngebalas lagi dengan ngeluncurin serangan ke fasilitas militer di dekat kota terpadat di Pakistan di Karaci. Bahkan di sini fasilitas-fasilitas dekat ibu kota Islam Abad juga tuh jadi sasaran operasi militernya India loh. Ya pokoknya intinya makin hari makin kacau lah nih jual beli serangannya. The Pakistani military says 26 people were killed including a child dozens were injured. India says the strikes were in response to a militant attack on the Indian administered part of Kashmir last month. That killed 26 people. India blames Pakistan for the attack which Pakistan denies. Nah, terus waktu kemarin perang India Pakistan pecah, foto ini tuh sempat viral nih. Foto yang nunjukin sapi dengan gambar bendara Pakistan di badannya keliaran di jalan. Nah, beberapa postingan di sosmet tuh nyebut kalau ini adalah salah satu cara warga Pakistan buat ngerespon statementnya militer India. Statement yang nyebut kalau semua bendera Pakistan di wilayah Kashmir dilarang berkibar. Kalau sampai ada yang berkibar itu bakal dimusnahin tuh. Nah, sapi itu kan binatang suci ya buat orang Hindu ya. buat mayoritas warga India. Makanya ya gambar ini tuh jadi kayak olok-olokan gitu. Jadi kayak tuh tuh tuh tuh tuh tuh lihat tuh sapinya ada bendera Pakistannya tuh mustahin gi sana gi berani enggak musnahin itu? He jadi kayak gitu jadi buat ngenyek gitu. Tapi ini terus waktu gua cari tahu berita soal sapi berbendara Pakistan ini, gua enggak nemu sumber yang kredibel nih. Jadi ya gambar ini tuh cuma nyebar di sosmet aja dan kemungkinan besar enggak ada hubungannya sama sekali sama perang India Pakistan kemarin. Jadi ya jatuhnya misi informasi ini. Dan selain foto ini, ada banyak foto dan video lain nih di sosm nih terkait persapian ini yang setelah ditelusuri ternyata hoa, ternyata miss informasi dan foto-foto dan video hoa kayak gini tuh ternyata tuh emang banyak beredar ya setelah pecahnya perang India Pakistan bahkan hoa kayak gini tuh itu tuh sampai sekarang tuh masih banyak beredar di internet bahkan di media-media mainstream dan ya gara-gara ini jadi makin runcing deh ni konfliknya nih aduh tapi ya untungnya perang antara antara dua negara pemilik senjata nuklir di Asia Selatan ini cepat mereda nih ya. Jadi setelah kurang lebih 4 hari pecah konflik, India sama Pakistan, mereka akhirnya sepakat buat gencatan senjata. Kesepakatan gencatan senjata ini tuh berhasil disetujui kedua belah pihak setelah ada intervensi dari Amerika yang dibantu juga sama Inggris, Arab Saudi, dan Turki. Tapi terus walaupun perangnya sudah resmi berakhir lewat kesepakatan genjatan senjata, ketegangan dua negara ini tuh bisa dibilang masih lanjut nih. Soalnya dua negara ini tuh sama-sama ngeklaim udah menangin perang. Jadi dealnya genjyatan senjata. Tapi masing-masing terus ngeklaimnya kita menang, kita menang. Terus pihak India juga nyebut ke depannya mereka enggak akan lagi menoleransi aksi teror. Termasuk aksi teror yang sama pihak India dianggap didukung sama pemerintah Pakistan. Dan jelas sikap ini nunjukin kalau ini perangnya nih masih bisa pecah kapan aja nih. Dan di sini mereka enggak akan ragu buat nyerang target militer, bukan lagi terbatas di basis teroris doang. Nah, itu dari pihak India. Di sisi lain, Pakistan juga tuh ngeklaim kalau mereka udah ngebuktiin kalau mereka berhasil bertahan dari serangan India yang mereka sebut sebagai serangan tak berdasar dan melanggar hukum. Bahkan mereka nyebut kalau India nih udah ngebikin permasalahan Kashmir bukan lagi permasalahan dua negara. Gara-gara India ini jadi permasalahan internasional. Terus mereka juga nyorotin keputusan India yang ngelanggar perjanjian perairan Indus yang menurut mereka itu pelanggaran HAM berat. Tuh, pihak Pakistan bahkan bilang kalau ke depannya hal kayak gini berlanjut atau terjadi lagi, mereka enggak akan ragu buat nanggepin dengan kekuatan penuh di seluruh spektrum kekuatan yang sama banyak ahli ini jadi indikasi kalau Pakistan tuh enggak akan ragu buat pai senjata nuklir mereka. Huh, jadi ngeri ya. Tapi ya semoga enggak kejadian lah ya. Dan semoga masalah ini benar-benar bisa reda nih. Amin, amin, amin, amin, amin. Tapi kalau menurut lu gimana nih ke depannya nih? Masalah ini bakal naik lagi atau udah enggak akan lanjut lagi. Yang mana nih? Silakan komen. Tambahan dikit, ini baru banget keluar nih beritanya nih pas gua ngedit video ini. Jadi situasinya nih sekarang nih walaupun udah genjatan senjata tapi perjanjian perairan Indonesia ini belum balik nih. India masih menangguhkan perjanjiannya, masih menangguhkan perjanjian perairan Indus. Jadi Pakistan masih belum bisa ngakses bendungannya tuh. Dan walaupun nanti perjanjiannya udah enggak ditangguhkan, India tetap berencana buat ngubah isi perjanjiannya biar lebih sesuai sama kepentingan India dalam hukum internasional. Dan ngelihat ini jelas pusing dong Pakistan dong. Nah, di tengah ancaman India ini, ini malah Cina nih sekarang nih yang masuk nih. Ya, jadi kalau menurut beberapa sumber, Cina tuh berencana mempercepat pembangunan bendungan di Pakistan. Di mana bendungan ini nantinya diharapkan bisa ngurangin ketergantungan Pakistan terhadap fasilitas airnya India. Dan rencananya bendungan yang dikasih nama Mohman ini, ini tuh bakal punya berbagai fungsi. Mulai dari jadi pembangkit listrik, tanggul pengendali air, fasilitas irigasi, bahkan sampai sumber air minum. Jadi ya harus diakui emang mantap ini Cina di sini nih. Mereka gercep buat bantuin Pakistan loh. Tapi ini yang jadi bikin gua penasaran ini sikap India ke Cina bakal gimana ya? Kan dua-duanya nih negara pioniernya bricks nih. Nah, ini menarik nih buat kita tunggu kelanjutannya nih. China has said that it will accelerate a flagship dampistan’s keberktona province. This comes amid heightened tensions between New Delhi and Islamabad. The Monthydropower project has been under construction by state run China Energy Engineering Cooperation in Northwestern Pakistan since 2019. Oke, sekian Ling kali ini tentang perang singkat kemarin antara India sama Pakistan. Ya, semoga enggak kejadian lagi ya. Dan semoga enggak kejadian juga tuh pai senjata nuklirnya tuh. Itu sih yang paling seram sih. Aduh. Ya, kalau fisik gua udah salah atau lu mau nanya atau lu nin di video bisa tulis di komen kita diskusi biasa. Sekali lagi, thank you nonton. Jangan lupa like, comment, subscribe. Bye. Kali-kali diriku kau hujan padahal ini semua kodrat. ku melawan bukan berarti terbuat.

Udah beneran ya, jangan lanjut lagi :’)

follow Koi on IG : https://www.instagram.com/koiyocabe/

Thanks for watching!

#learningbygoogling #koiyocabe #india