Tantang Roy Suryo Buktikan Ijazah Palsu, Pitra Romadoni Siapkan Rp10 Juta | Rakyat Bersuara | 27/05

[Musik] Saya tadi ada Bung Pitra yang masih Oke, langsung Bung Aiman ya langsung. Jadi begini Bung Aiman, kenapa tadi saya analogikan ke Badan Pertahanan Nasional? Karena setiap sengketa terkait dengan surat otentik seperti sertifikat hak milik, persengketaan itu kan tentu ditanyanya ke mana? Ke Badan Pertanahan Nasional yang mengeluarkan sertifikat tersebut. Nah, seumpamanya punak kita ter yang dilakan oleh BPN, kita mau bisa melakukan ujinya ke pengadilan tata usaha negara. Itu kan konteks 90 hari kan gitu. Nah, kalau sudah lewat 90 hari ya bisa kita uji ke pengadilan negeri umum. Kalau sekarang jadi kenapa saya tanya sekarang Mas gimana? Tunggu dulu. Tunggu ya. Tadi kenapa saya tantang Mas Roy? Karena saya juga siapkan juga duit di sini R10 juta buat Mas Roy bisa membuktikan itu asli atau bukan. Saya ingin tantang ya. Sengaja saya buat ini kalau Mas Roy bisa tunjukkan malam ini yang palsu di mana, saya kasih R juta ini. Tapi kalau enggak bisa berarti kan omon-nomon. Karena saya lihat Mas Roy ini cocok logis aja gitu loh. Yang katanya palsu. Saya tanya hasil penelitiannya mana? Tunjukin dong hasil penelitiannya kajiannya apa. Terus kita lihat kan gitu skripsinya. Skripsinya minggu lalu. Terus satu lagi saya ingin menjawab Bung Rismon dulu yang katanya bentar Mas. Ini saya jawab dulu. Dulu saya jawab dulu. Jadi dari situ ya Mas Roy aja melihatnya itu bukan dari Pak Jokowi langsung yang memiliki hak itu adalah hak ini harus harus kena ya Mas Roy itu hanya melihat tunggu dulu Mas Roy itu hanya bisa membandingkan dengan ee foto ijazah yang tersebar di media sosial kan begitu artinya semua itu membandingkan fotokopi dengan fotokopi kalau fotokopi dengan fotokopi itu enggak akan ada nilai pembuktiannya salah salah salah Bagaimana kok salah? Saya mas sudah bilang tidak pernah diperlihatkan Pak Jokowi jasahnya. Saya pegang selain saya pegang saya pegang skripsi asli yang konteksnya ijazah di sini. Baca dong Pak itu apa tulisannya itu ijazah. Jangan melar ke mana-mana kita bahas nanti ada kita bahas skripsi juga ini ijazah dulu kita bahas dari ijazah tersebut saya tanya yang mana yang palsu? Tanda tangannyaakah yang palsu? Stempelnyaakah yang palsu atau materainya yang palsu? Ya, ini palsu yang di-upload tulis ini palsu. Psu yang mana? Ini sudah kami masukkan software dan itu palsu. Dari mana yang palsu? Kelihatan ini dari mana elanya palsu? dari dari media sosial kan bukan bukan ini ini adalah orang katanya tadi dari orang yang atas nama PSIPsi itu lah iya betul dia meyakinkan asli berti itu dari media sosial enggak dia meyakinkan siapa yang menjamin langsung keutuhan itu dari Pak Jokowi kan tidak ada yang bisa mengetahui itu adalah bares krimes pori dan bareskri Mabes Pori itu tidak memiliki batasan dia tidak berwenak untuk mengatakan ini asli atau palsu itu sekarang aja enggak punya yang kayak gini enggak bisa menampilkan kayak gini kemarin sudah ada diserahkan mana kemarin ditampilkan bukan ini saksya enggak kemarin ditampilkan bukan yang ini. Coba yang lain yang lain ini kalau memang Mas lihat ya saya tunjukin nih pada waktu penyerahan asli itu nih ada di sini nih ada ada fotonya ada ini ini ada inal Mas coba coba cek jadi saya tunjukin aja nih ya ada di sini jadi ada pada waktu penunjukan asli ada di sini coba ee gambar yang lain ni ini pada waktu penyerahan surat ada tuh ada ini tuh ada sekarang itu tidak bisa membuktikan apa-apa itu enggak bisa membuktikan apa-apa, Mas. penyerahan ada ada di sini ada saya kirimkan juga fotonya nanti kita kita putarkan ada juga foto. Iya iya coba minta produser gantian saya tanya waktu penyerahan oke waktu penyerahan yang yang ada gambar orang dari samping iya saya sudah kirimkan waktu itu. Iya artinya apa, Mas Roy? Artinya Mas Roy sendiri tidak menerima yang aslinya. Bagaimana Mas Roy menyimpulkan sekarang gantian saya tanya saya gantian. Pertanyaan saya begini. Kalau keluar kitaanya untuk memiliki nilai pembuktian yang akurat di dalam hukum. I itu Anda tahu ini fotonya asli dari mana? Lah kan sudah disampaikan dari warri sudah disahkan. Oke. Anda bisa memastikan enggak kalau ini asli? Lah saya percaya sama polisi lah. Itu katanya lagi ini katanya gitu loh. Loh ini enggak bisa diuji. Kalau Anda tidak percaya sama Polri, kenapa Anda membuat laporanas ke baris pori yang tadi itu ya. Kalau dibesarkan kayak gini nih. Hm. Coba di bisa enggak ngecek? Coba balik yang tadi ini pada waktu penyerahan ke pihak penyidik. Oke. Ini bisa diuji enggak? Oleh siapa ahli yang bisa menguji ini? Saya ganti kasih R10 juta kalau bisa ngasih ya itu. Ayo ini R juta sudah saya siapkan ini tuh. Nah ini tuh sudah saya siapkan nih. Mana yang palsu gitu saya yang buktikan sini gitu pakai skripsi sini. Iya. Pertanyaan saya begini yang palsu yang mana itu? Tunggu dulu. Eh saya saya itu dulu mana yang palsu yang mana tangan mana saya pegang dulu pegang dulu Mas kalian kajian enggak saya buktikan lewat sains ada di kaun aku dulu. Ayo, ayo kasih yang mana gitu loh. Bentar, bentar, Bang Rismon tadi punya Bang Rismon punya jawaban atas apa yang disampaikan oleh Bungar jangan dipotong dulu ya. Jangan dipotong. Saya minta produser tadi yang kemudian diahkan tadi ini penjelasan ilmiah ilmuwan itu tidak boleh bohong. Ini Mas ini gambar yang sudah sangat jelas. Pause dulu. Pause dulu. Oke. Oke. Gambar ini siapapun ahlinya kalau ada yang bisa memastikan bahwa dia asli itu berarti ahli omon-omon. Gak Anda ini ahli analisa atau ahli telematika? Soalnya Anda menganalisa itu gitu loh. Loh. Iya. Dari mana Anda menganalisa gambar? Mas tahu kepanjangan telematika. Jangan begitu ya. Jangan begitulah. Asnya begini. Kalau seumpamanya Anda bilang itu palsu, Anda memberikan sebagai kajian ilmiahnya di situ. Mana? Loh, ini ini enggak mungkin dianalisis. investig terlalu rendah gambarnya ada ada maksimal ada resolusi minimal yang gambar itu bisa dianalisis atau kalau ini ada orang ahli katakanlah ahli gitu ya yang berani menganalisis ini Mas itu ahli itu akan sangat dipertanyakan kompetensinya persoalannya adalah anda tidak menganalisis ij tapi anda menganalisis foto ini makanya itu kan foto ijazahnya mana polisi aja enggak beran ini polisi tidak berwenang menyimpulkan itu asli atau palsu Nah, justru saya punya polisi aja tidak berwenang menyimpulkan asli atau palsu. Jadi, makanya kenapa di disimpulkan kita kita dengarkan dulu Bang Firman. Bang Firman ini adalah pada waktu Pak Jokowi menyerahkan ijazah aslinya Pak Jokowi kepada polisi. Betul ya? Iya, betul. Oke. Ini ijazah asli Pak Jokowi. Iya, betul. Kalau sepintas ini ini kasat mata ya. Sepintas itu mirip seperti yang tadi tampil satu layar. Sepintas layar. Apa salahnya nganalisis yang itu? Dan itu sudah diakui oleh PSI tadi. Meskipun Bung Pitra punya pendapat lain dong, Mas. dari foto analisis itu asli pembandingnya di mana kopingnya disesuaikan sama seperti sertifikat anda pernah lihat ijazahnya belum anda enggak bisa menganalisis anda perah lihat ijazahnya belum itu namanya tidak menganalisis ijazah ini loh nanti kita dapat debat kus soalnya tapi saya ingin Bung Rismon Bung Rismon Anda punya jawaban apa tadi soal tadi silakan diam dulu tapi ya biar saya biar saya saya tidak bicara dengan kamu tadi saya bicara dengan Mas Roy Suryo mau jawab mau bicara silakan bicara gitu loh. Jangan suruh saya diam. Yang boleh menyuruh saya diam adalah Aiman gitu loh. Karena dia hostnya suruh diam, Pak. Gitu loh. Begini ya. Jadi proses untuk mendapatkan kesarjanaan itu ya untuk mendapatkan ijazah maka proses salah satu proses akhir adalah skripsi. Skripsi itu kami pegang ya. Saya datang, kami pegang dan kami foto bukan dari media sosial ya. 15 April juga sebelum kedatangan saya ke perpustakaan fakultas kehutanan UGM, 15 April juga datang dan kami foto. Ya, berikut juga dengan temannya yang bernama Saminuddin Baruitou direkomendasikan oleh Wakil Rektor kepada kami ini, “Pak, skripsi kami, skripsi saya kata Saminuruddin Baru Ritu yang mengaku teman Joko Widodo ini loh, Pak. modern juga dicetak oleh perdana. Percetakan perdana isinya apa? satu tanda tangan tok pembimbing, enggak ada tanda tangan dekan, enggak ada tanda tangan penguji. Lalu ya lalu ternyata pembimbing utamanya Hasanu Isman eh Hasanu Simon sudah kita tampilkan kan di situ berbeda tanda tangannya Hasa, Ir. Hasanu Simon dibandingkan dengan tanda tangan orang yang sama. deskripsi atas nama Suharman dan sangat berbeda. Makanya Barisk Krim itu periksa UGM kok itu terjadi satu orang beda tanda tangan. Udah, Mas. UGM sudah periksa pihak rektorat perpustakaan dan arsif. Jadi Anda bilang periksa dong. Sudah diperiksa saya lanjutkan ya. Makanya up to date juga Mas ya. Gitu. Kalau berbicara skripsi itu UGM yang berwenang. Kamu jangan kuat-kuat suara kamu di sini. Dengar saya suaramu kok kuat. Udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah, udah. Oke, entar dulu saya lanjutkan kajian ilmiah saya ya. Enggak usah sok hebat kau. Biasa aja kau ngomong. Sudah, udah, udah. Oke, oke, udah, sudah, oke, oke. Silakan, Mang Rismon. Silakan Pak Rismon. Oke. Enggak usah kau. Oke, Mbak, yang diklaim ijazah, makanya saya saya bilang yang diklaim ijazah Jokowi oleh kader PSI dengan katakan ini ijazah Jokowi asli sebagai peneliti kita harus menjawab itu. Klaim di media sosial. langsung kita analisa ela error level analisis mempelajari distribusi kompresi data di setiap region citra digital dan didapati potensial edit gitu loh makanya kita menjawab justru kita ingin membantu masyarakat hei yang diklaim kader PSI itu kalau lewat analisa elah maka asli atau palsu palsu dan pakai algoritma di fake menggunakan neural networks atau AI itu hampir 70% probabilitas palsu. Kalau dalam penelitian sudah 70%, 80%, 90% palsu. Kalau 50% masih bimbang begitu. Jadi pakai kajian ilmiah tampilkan di situ kajian ilmiahmu, bukan nomon-nomon gitu loh. Di sudah di situ kita bisa menguji artinya begini, kalau kajian kalian itu benar itu laporannya itu naik terus naik sidik. Ini di SP2 Lit loh sama Bentar dulu saya sampaikan dulu itu kesimpulanmu. Bentar ya. Bukan itu nyatanya bukan kesimpulan saya. Lanjut biar pintar tahu ini saya kau yang biar belajar terhadap hukum gitu loh. Jangan ajari saya. Oke. Oke. Saya lanjutkan, Pak. Kalau kita berbicara hukum coba kamu baca pasar 1888 kau perdata bunyinya apa? Enggak tahu. Kalau kau enggak tahu di bilang situ bahwasanya bukti surat itu haruslah asli ya kalau fotokopi itu tidak memiliki nilai pembuktian. Ilmiah ini apa kau di sini juga ada keman bos. Saya lanjutkan ya. Sudah saya melanjutkan. Bukan kau aja yang kencang suaranya. Setelah ijazah yang diklaim oleh kader PSI, lalu hasil kedatangan kita dua kali ke UGM. Heeh. Kita foto. Pak Roy fotonya foto profesional ya. Saya pakai HP dua-dua saya bandingkan ya. Saya pakai apa? Ada kejanggalan pertama tanggal pengujian tidak ada kosong. Tadi yang saya bilang lembar pengesahan skripsi sangat modern tahun ’85 dan satu-satunya di dunia. Bahkan MIT pun masih pakai electric IBM typewriter zaman itu. Bagaimana mungkin seorang Joko Widodo di Universitas Gadah Mada yang merakyat itu yang murah meriah bisa membuat lembar pengesahan secantik itu dengan dan di dinilai oleh Bareskrim dengan meraba dan kesaksian percetakan harusnya akan direkonstruksi di depan pengenyidik itu oleh percetakan itu. Bagaimana menciptakan lembar pengesahan secantik itu dengan kerapatan titik-titik yang enggak mungkin itu pakai pakai handpreset pada waktu itu. Iya. Mesin cetak enggak mungkin. Satu lagi, Mas. Mungkin rapatan seperti itu. Saya jelaskan lagi biar semua. Skripsi itu kami terima langsung dari wakil rektor. Ini skripsi ya, bukan ijas. Skripsi skripsi itu kami terima langsung dari wakil rektor Profesor Wening ya Udasmoro dan dari Wakil Rektor juga Dr. Arifus Jito ada dekan gitu semua. menyatakan ini asli ya asli silakan diteliti. Kami teliti dan hasilnya 99,9% palsu. Skripsi. Skripsi dengan skripsi yang palsu tidak mungkin menghasilkan ijazah asli. Itu aja sudah. Jadi biar apa ya ee situ hukum saya ilmiah biarkan dulu saya berbicara di domain kalian. Saya saya tidak larang kamu bicara. Silakan aja. Lek. Iya. Setelah itu ya kita analisa bahwa itu sudah menggunakan algoritma penyejajaran string dengan algoritma yang sudah sangat sempurna. Bayangkan kalau dugaan atau kesimpulan barisk krim bawa itu ditata lembar pengesan skripsi ditata fontnya satu-satu. Hebat sekali dia apa ter apa sejajar tengah sempurna terus lebar antar kata bervariasi itu sudah produk prosesor halaman peraman Anda lihat iya saya lakukan string matching times new roman saya lakukan font identification menggunakan circular neural networks dengan sejumlah teknik preprocessing benar times new roman pertanyaannya dengan teknologi yang sangat cantik seperti itu menggunakan Word prosesor sehingga rata tengah sempurna dengan lekukan-lekukan yang sudah sangat cantik kerapatan titik-titik dengan high DPI dod ininci itu disimpulkan sebagai produk dari handpress saya tantang bares krim ayo kita untuk satu saja lembar pengesan skripsi kita uji di POM TNI kalau itu benar produk handpres tahun 1985. Oke, gitu. Iya. Ee saya akan nanti ke Pak Susno 2aji. Tapi begini, apa yang Anda sampaikan tentu ini ee hal yang besar. Kenapa? Kalau La Forri belum melakukan pemeriksaan dan belum menyimpulkan atas hasil laboratorium forensik, enggak ada masalah. Tapi ketika polisi melalui love for PORI sudah menyimpulkan dan sudah menampilkan berbagai data lalu kemudian Anda punya data sendiri, artinya Anda meragukan hasil la for poli dan itu hal yang besar. Mereka sendiri punya konsekuensi hukum. Mereka sendiri ragu dengan hasilnya. Mereka sendiri ragu. Iya. Tahu dari mana loh kenapa enggak disajikan tuh semua bukti itu diputuh-putuh bahkan termasuk ijazah Pak Joko Widodo? Maksudnya barangnya ada di meja gitu. Barangnya semua dokumen yang disita berikut dengan skripsi, berikut dengan ijazah ditampilkan di depan. Menurut Anda itu ragu gitu ya. Itu menunjukkan keraguan. Mas Aiman biasanya kalau ada gelar perkara itu semua digelar ya. Ini pisaunya, ini celuritnya, ini motornya ini enggak ada satuun. Bahkan ijazah yang ditampilkan pun itu tidak berani ijazah dengan resolusi tinggi. Hanya ijazah fotokopi. Itu kan aneh. Jadi sekarang anak-anak sekarang tuh jadi guyonan. Oh berarti kita boleh ya nyupir mobil pakai SIM fotokopi loh kok boleh ya itu bar pakai SIM fotokopi boleh nanti saya akan keat dan benar apalagi kalau tidak bisa mencerna dengan cermat jangan lupa cangkir kopi hangat yang nikmat untuk menemani kebersamaan dalam program rakyat bersuara bersama saya Aucaksono. Kita akan kembali nanti ke Pak Susno [Tepuk tangan] [Musik]

Yuk Subscribe https://www.youtube.com/c/OfficialiNews

Bareskrim Polri menegaskan bahwa ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) adalah asli.

Lantas muncul pertanyaan besar usai ijazah Jokowi disebut asli, yakni soal nasib Roy Suryo Cs yang dilaporkan langsung oleh Jokowi lantaran terkait dengan penyebaran tuduhan ijazah palsu.

Rakyat Bersuara | Selasa, 27 Mei 2025

Segmen 01: https://youtu.be/ZL9TqbCh-Co
Segmen 02: https://youtu.be/5NAzyPDisQg
Segmen 03: https://youtu.be/_9u58Gn8jWo
Segmen 04: https://youtu.be/Q5TW_9rnjeI
Segmen 05: https://youtu.be/NHW6OXu0giU
Segmen 06: https://youtu.be/bAxIbVJrWlc
Full: https://youtu.be/0tHkJ1NJMCY

Selengkapnya baca di: https://inews.id/news
Follow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7scI1LdQekZvLynv1H
Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@officialinews
Follow our Official Twitter https://twitter.com/officialinews_
Like our Official Facebook https://www.facebook.com/OfficialiNews
Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/officialiNews

Dapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:
https://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia

Tanggal Tayang: 27 Mei 2025

#rakyatbersuara #ijazahjokowi #ijazahpalsu