“Di Balik Mesin dan Bayangan”

Seorang gadis dipaksa menikah dengan seorang pria tua hanya karena dia sangat cantik. Ketika dia dimasukkan ke dalam kandang, dia terkejut melihat bahwa pria tua itu sudah memiliki lebih dari 10 istri. Semuanya sangat cantik. Salah satu dari mereka yang sedang hamil besar hampir melahirkan. Tetapi ketika bayinya lahir ternyata cacat. Pria tua itu hanya melihat bayi itu sekali dan langsung berubah menjadi dingin. Ia segera memerintahkan agar sang ibu dibunuh. Ternyata pria tua itu yang sudah sekarat sangat ingin memiliki pewaris yang sehat untuk mewarisi kastilnya. Bertekad untuk melarikan diri. Gadis itu memotong rambut panjangnya di malam hari. Dia menggunakan lilin leleh untuk menempelkan rambut itu pada sepotong kain tua dan membuat wig sederhana. Tentu saja anak lelaki bodoh dari pria tua itu datang mencarinya di tengah malam. Tapi gadis itu menggunakan wig palsu untuk menipunya dan berhasil kabur tanpa ketahuan. Anak itu segera menyadari ada yang salah dan mengejarnya. Tetapi sudah terlambat. Gadis itu telah mengoleskan oli mesin ke wajahnya. Ketika matahari terbit, dia sudah tidak ada lagi. Anak itu tidak tahu bahwa gadis itu bersembunyi di bawah sebuah pipa. Dengan kekuatan di lengannya, dia menarik dirinya keluar dan menghilang dalam bayang-bayang. Yang tak diduga adalah gadis itu berhasil menyamar sebagai montir roda. Dia tetap tinggal di kastil. Nunggu waktu yang tepat. Yakin bahwa suatu hari dia akan menemukan jalan keluar. Tanpa diduga, dia mendapat kepercayaan dari kepala mekanik. Hanya sedikit pekerja yang bisa melakukan manuver rumit dengan tali di ketinggian seperti dia. 3 tahun kemudian dia dipromosikan menjadi kepala teknisi roda. Bahkan dia bergabung dengan tim yang mengerjakan projek besar membangun kendaraan transportasi super. Untuk pertama kalinya dia melihat harapan sejati untuk melarikan diri yang menyembunyikan makanan dan sebuah sepeda motor di bawah kendaraan tersebut. Keesokan harinya dia bergabung dengan konvoi yang pergi ke kota untuk mengganti oli mesin. Rencananya adalah melarikan diri di malam hari. Tetapi di tengah perjalanan konvoi diserang oleh sekelompok perampok jalanan. Selama pertempuran hebat, sebuah ledakan membuat makanan yang disembunyikannya jatuh. Lebih buruk lagi, salah satu perampok menyelinap ke bawah truk untuk memasang bom. Gadis itu melihatnya dan langsung menyerang balik dengan keras, menendangnya kuat-kuat. Di saat genting, seseorang di dalam kendaraan menggunakan lengan mekanik untuk menghentikan penyerang dan mencegah bencana. Namun, para perampok belum selesai. Salah satu dari mereka membuka tutup radiator kendaraan transportasi itu. Di tengah kekacauan, gadis itu naik ke mesin dan menutup radiator dengan tangannya. Tetapi tepat pada saat itu, dia bertemu langsung dengan pengemudinya. Saat itulah rahasianya terbongkar. Identitas aslinya sebagai perempuan akhirnya terungkap untuk pertama kalinya.

“Di Balik Mesin dan Bayangan”