PENYERGAPAN DADAKAN H4M4S LUMPUHKAN MARKAS IDF!? Brigade Al Qass4m Berhasil Usir Israel dari GAZA

[Musik] [Musik] [Musik] Yaab. Bismillah. Ya Rab. Meski menghadapi berbagai keterbatasan dalam hal operasi dan persenjataan, sayap militer Hamas Brigada Alkasam tetap bertahan kokoh di Gaza untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Hebatnya, dengan amunisi yang terbatas, mereka mampu menunjukkan keunggulan di medan tempur melalui berbagai taktik penyergapan yang terbilang canggih. Akibatnya, Israel bukan hanya kehilangan sejumlah alut sista, tetapi juga pasukan elitnya harus tumbang. Contohnya dalam sebuah penyergapan di daerah Sujaya, Bergada Alkasam ini hanya memakai rudal Yasin 105 untuk menembus pertahanan musuh. Serangan ini tidak hanya merusak banyak peralatan militer Israel, tetapi juga menewaskan seorang perwira dari Israel, Defense Forces atau IDF. Hal ini jelas menunjukkan bahwa meski bersenjata seadanya, mereka masih memiliki kemampuan tempur yang tidak bisa dianggap remeh. Allahu Akbar. Yang lebih mengesankan, rudal tradisional yang diproduksi secara mandiri ini berhasil memukul mundur pasukan Israel serta menambah daftar keberhasilannya dengan menghancurkan kendaraan militer Hamfi, buatan Amerika Serikat dan tankmerkava Israel. Kendaraan-kendaraan ini pada dasarnya sangat sulit ditembus oleh rudal konvensional yang sederhana, apalagi yang dibuat secara lokal. Ambil Hamfi. Sebagai contoh, truk militer lapis baja asal Amerika Serikat ini seharusnya tahan terhadap serangan rudal biasa. Perlindungannya lengkap mulai dari armor survivability kit yang menjaga kendaraan dari serangan senjata ringan. pecahan bahan peledak dan granat peluncur roket. Ada juga fragmen interim kit 5 yang diperuntukkan melindungi pintu dari bom pinggir jalan yang sengaja didesain untuk menembus lapisan baja tank sekaligus memperlambat laju proyektil dan menahan serpihan berbahaya. Tak hanya itu, FR Kit 6 menambah lapisan perlindungan dengan kemampuan menghadang proyektil berpenetrasi tinggi yang biasa dipakai pada alat peledak rakitan. Meski demikian, semua perlindungan canggih ini gagal menghadang serangan rudal Yasin 105 yang diluncurkan Brigada [Musik] Alkasam. Lebih mengejutkan lagi, tank kebanggaan Israel Merkva ternyata tak mampu berbuat banyak menghadapi rudal sederhana seperti buatan Brigada Alkasam. Meski tank ini dilapisi baja tebal yang memberikan perlindungan ekstra, Perkava juga dibekali dengan sistem pertahanan aktif bernama Tropy. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi serangan musuh dan meluncurkan proyektil penangkal yang mampu menangkis rudal atau roket anti tank dari segala arah. Fitur ini sangat membantu saat awak tank memiliki keterbatasan dalam kesadaran situasional. Namun secara tak terduga, Brigada Alkasam tetap berhasil menargetkan tank Merkava hingga menyebabkan kematian seorang perwira tank IDF. [Musik] Sayangnya, perjuangan sayap militer Hamas di Gaza untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina terasa sia-sia ketika Presiden Amerika Serikal Donald Trump melakukan kunjungan ke beberapa negara Arab seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab, negara-negara ini seolah tutup mata terhadap apa yang tengah terjadi di Gaza. justru menyambut hangat kedatangan pemimpin dari sekutu strategis Israel. Yang lebih memilukan, kunjungan Amerika ke negara negara Arab itu diwarnai dengan berbagai kesepakatan investasi yang saling menguntungkan. Melihat kenyataan tersebut, Hamas langsung melayangkan kecaman keras kepada negara-negara Arab. Mereka menegaskan bahwa para pemimpin negara-negara Arab dan Islam seharusnya bertanggung jawab lebih dari sekadar mengeluarkan kecaman terhadap Israel dan Amerika Serikat. Mereka harus mengambil langkah nyata untuk menghentikan genosida dan pembersihan etnis yang sedang menimpa warga Gaza. Faktanya, banyak negara Arab hanya mengeluarkan pernyataan ke Jaman tanpa melakukan tindakan konkret untuk menghentikan pembantaian oleh Israel dan Amerika Serikat. Let us give thanks for the blessings of friendship. We have a great friendship. Tak hanya itu, Hamas juga mengecam para pemimpin Arab karena gagal bertindak signifikan saat Israel meningkatkan serangannya di Gaza. Bahkan ketika berlangsung KT Liga Arab di Baghdad, Hamas kembali menegaskan pentingnya penegakan resolusi Riyad, penghapusan blokade, dan penerapan sanksi kepada Israel demi memulihkan kondisi yang makin memburuk di Gaza. Mereka juga mendesak Riyad agar tidak menormalisasi hubungan dengan Israel hanya karena bujukan Presiden Trump. Menurut Hamas, langkah tersebut berpotensi mengancam stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah. Lalu, ke mana lagi Palestina bisa berharap jika negara-negara Arab justru condong ke pihak [Musik] Israel? Meski tanpa dukungan dari negara-negara Arab, Hamas tetap gigih melanjutkan perjuangannya. Sayap militernya secara konsisten melancarkan serangan penyergapan terhadap pasukan Israel yang terus memasuki wilayah Gaza. Dalam sebuah video yang dirilis oleh Hamas sendiri, Brigada Alkassa memperlihatkan aksi penyergapan terhadap tentara Israel di dekat persimpangan Masro yang terletak di timur Rafa, Gaza Selatan. Operasi ini merupakan bagian dari serangkaian aksi yang mereka sebut gerbang neraka. Tidak hanya itu, Alkasam juga sukses menyerang tujuh tentara Israel. menggunakan alat peledak dekat Masjid Omar Ibnu Abdi Al-Aziz di Altanur. Bukti nyata bahwa sayap militer Hamas masih tetap aktif meski Gaza tengah mengalami krisis berat. [Musik] Belakangan ini pasukan Hamas memang tengah berusaha keras untuk memukul mundur pasukan Israel dari Gaza. Dalam sebuah video terbaru, Alkasa melakukan penyergapan yang melibatkan tiga tentara IDF sekaligus dengan senjata yang mereka miliki, Brigade Alkasam bergerak cepat dan berhasil menjatuhkan pasukan Israel di Jalan Al-Auda, wilayah sebelah timur Baitanun, Gaza Utara. Keberhasilan ini menambah panjang daftar kekalahan pasukan Israel dalam pertempuran melawan [Musik] Hamas. Bulan lalu, Hamas juga membagikan rekaman keberhasilan mereka menyerang kendaraan lapis baja milik pasukan Israel yang melintas di wilayah sebelah timur Baitanun. Dengan menggunakan RPG7 dan senapan AGM, pasukan Alkasam berhasil menghancurkan kendaraan tersebut hingga terguling dan rusak parah. Serangan ini sekaligus menunjukkan bahwa pasukan Israel dapat dengan mudah dilumpuhkan oleh sayap militer Hamas yang masih memiliki kekuatan signifikan di Gaza. Hamas memang dikenal cukup mahir dalam merancang strategi penyergapan dengan berbagai jebakan mematikan yang mampu melumpuhkan pasukan Israel dalam jumlah yang besar. Seperti yang terekam dalam video ini di mana saya pemiliter Hamas telah menyiapkan perangkap untuk menyergap pasukan IDF di dekat bundaran pendidikan timur Baitlahia di Gaza Utara. Berkat jebakan tersebut, Halkasam kembali mencatat keberhasilan besar dengan menumbangkan pasukan Israel dalam jumlah signifikan. Bismillah bismillan Allahu Akbar. Namun semua itu belum ada apa-apanya dibandingkan dengan sebuah operasi penyergapan yang jauh lebih kompleks dan terorganisir. Dalam penyergapan yang berlangsung di sebelah barat Kem Jabalia ini, Brigada Alkasam sukses menyerang sebuah truk yang mengangkut pasukan IDF di dalamnya. Serangan ini memicu bentrokan sengit antara pasukan Alkasam dan militer Israel. Di bagian akhir video terlihat sebuah bulldozer berusaha menarik tank Mercava yang telah dilumpuhkan oleh Alkasam menegaskan bahwa bahkan tank kebanggaan Israel itu masih rentan terhadap serangan sayap militer Hamas. [Musik] Di kesempatan lain, Hamas kembali merilis video operasi penyergapan yang mereka beri nama kemenangan atas darah Sinwar sebagai bentuk balas dendam atas kematian pemimpin mereka. Operasi ini berlangsung di dekat persimpangan Barat Awaj, lingkungan Aljineina Timur, Kota Rafa Gaza Selatan. Dalam aksi tersebut, pasukan Alkasam berhasil menyergap posisi pasukan IDF beserta kendaraan tempur mereka. Allahu Akbar. Melanjutkan operasi sebelumnya di lokasi yang sama, pasukan Alkasam kembali melancarkan serangan dengan persenjataan seadanya. Mengandalkan RPG7, mereka tetap mampu melumpuhkan tentara Israel yang berusaha menghabisi kelompok militan tersebut. [Musik] Tak berhenti di situ, akhir tahun lalu, publik kembali dihebohkan oleh video yang menunjukkan bagaimana Hamas merancang perangka penyergapan yang sangat efektif. Pasukan IDF pun tak menyadari bahwa mereka telah terjebak dalam perangkap pematikan yang akhirnya melumpuhkan mereka dan menghancurkan berbagai kendaraan lapis baja yang mereka gunakan. Yeah.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan dalam hal operasi dan persenjataan, sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, tetap bertahan kokoh di Gaza untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Hebatnya, dengan amunisi yang terbatas, mereka mampu menunjukkan keunggulan di medan tempur melalui berbagai taktik penyergapan yang terbilang canggih. Akibatnya, Israel bukan hanya kehilangan sejumlah alutsista, tetapi juga pasukan elitnya harus tumbang.

For Support Channel Mbak Poppy..
🫣 👉https://sociabuzz.com/advdaftarpopuler/tribe
🫣 👉 https://saweria.co/daftarpopuler

For business inquiries please contact : adv.daftarpopuler@gmail.com
Follow kami juga disini:
👉 Facebook : https://www.facebook.com/daftarpopuler
👉 Twitter : https://twitter.com/DaftarPopuler
👉 Instagram : https://www.instagram.com/daftarpopuler/
👉 TikTok : https://www.tiktok.com/@daftar.populer

#DaftarPopuler menyajikan #informasi berupa kumpulan #kejadian dan #fakta di balik #peristiwa #tren #viral #unik dan #aneh di #dunia . Konten ini adalah video yang memiliki komentar orisinal dan sarat nilai pendidikan. Video kompilasi ini telah melewati berbagai riset dan pengolahan data berupa foto, video dan berita dari berbagai sumber yang dikemas dengan cara hitung mundur dan atau acak.

For copyright matters please contact us at:
adv.daftarpopuler@gmail.com

Disclaimer – Some contents are used for educational purpose under fair use. Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.