MOMON & ATUN SEMBUNYI DI BAWAH RANJANG untuk KABUR DARI MONSTER PETAPETA di MINECRAFT @BANGJBLOX
Tun, Tun, Tun, kamu yakin soal ini, Tun? Udah tenang aja, kita tinggal taruh di sini. Kita coba-coba. Aduh, firasatku sih enggak enak ya, Tun. Bagusnya kita jangan coba-coba deh. Ini udah jam 3. Malam, Tun. Bisa hoaks kok. Tenang aja. Hoaks. Aduh, Guys. Aku takut nih. Kalau ini berhasil ya, Tun. Kita bakalan kena masalah besar loh. Em, ya. Kalau enggak dicoba enggak ada yang tahu, Mon. Ya, iya juga sih. Kalau kita enggak coba, kita gak tahu ini hoas atau enggak, Guys. Ya udah, aku akan buka buku ajaibnya. Ritual pemanggil peta-peta, Guys. Pertama, kita harus siapkan darah semut, Tun. Yang kedua, siapkan piring kotor. Ketiga, siapkan korek api. Empat, siapkan foto jelekmu. Wah, itu ritual untuk untuk buang di tong sampah ya, bukan taruh di sini. Ya ampun. Eh, ini ritualnya dari kamu loh. Kamu yang bilang ini ada ritual aneh nih. Kita boleh coba. Mungkin aku taruh sendiri muka jelek. Gimana sih? Maksudnya aku taruh muka jelekku. Ya iyalah. Ya ampun keterlaluan. Ya udah ya udah ya udah. Oke deh. Kita coba lihat ini ritualnya Tun. Satu. Gunakan darah semut dan gambar seperti yang di samping. Oke Tun. Kamu harus gambar lingkaran. Terus di tengahnya ada segitiga kayak gitu tun. Heeh. Oke. Oke. Baru yang kedua. Taruh semua bahan yang tadi. Berarti piring kotor, korek api, sama foto jelek. Kita harus taruh di situ, Tun. Kalau udah kita tinggal bakal lilin dan baca mantra. Serius ini mantranya? A sekali Monon. E, ya sudah, ya sudah, Tun. Cepat gambarin, Tun. Oke, sudah ya. 1 2 3. Hm. Udah. Oke. Ini gambarnya si Atun, Guys. Lumayan jelek sih, tapi ya sudahlah. Setelah itu di bagian samping-sampingnya kita harus taruh lilin-lilin, Guys. Kita taruh lilin di sini. Oke. Aduh, Tun. Aku gak yakin dah. Ini coba ya. Kita taruh di sini juga, di atas kepalanya dan di samping sini, Guys. Tuh, tut. Kayaknya udah deh. Oke, Tun. Aduh, aduh, aduh. Nah, udah kita udah taruh lilin baru kita taruh semua barang-barangnya. Mungkin barang-barangnya itu kita harus taruh di sini, tuh. Kita coba taruh di sampingnya. Kita buang aja, Dek. Nah, ini satu. Ini foto jelek aku tuh. Jangan kau tengok-tengok. Oke. Jare mau tengok mau. Kayaknya udah ini doang. Setelah itu kita akan nyalakan semua lilin-lilinnya. Ya ampun, kita nyalain dulu deh lil-lilinnya. Oke, kita taruh dan kita taruh sekali lagi. Nah, baiklah, Guys. Sudah semuanya akan aku bacakan dulu mantranya. Hah? Aku gak yakin nih bantranya, Guys. A u a w. Apakah terjadi sesuatu kah? Enggak ada, Mon. Ya sudahlah, aku pulang aja lah. Hai, kayaknya enggak ada apa-apa ya. I’m sorry ya, Mona, sudah mengganggu waktunya ya, Mon. Ya ampun, nih anak. Eh, beresin dulu ini semua baru pulang kau. Aduh, itu kan sudahlah kamu bisa bereskan lah, Mon. Aduh lagi. Loh, petir loh. Eh, peti lampu. Apa terjadi ini? Enggak tahu apa yang terjadi. Eh, L l Tun, udah aku bilang ini bakalan jelek, Tun. Tuh, tunggu tunggu apa-apa Simon. Tunggu tun kamu. Coba diam dulu. Diam dulu kamu dengar di bawah ada suara. Coba kamu dengar dulu di bawah kayaknya ada suara. Iya loh. E e I. Terus gimana nih, Mon? Gimana nih, Mon? Ya ampun. Ya ampun. Ya ampun. Ini anak ya benar-benar ya bukannya bikin ritwal di rumah kamu. Ini rumah aku jadi berhantu nih gara-gara kamu. E eh, Tun, Tun kayaknya ada suara stepnya mau naik ke atas, Tun. Eh, kita sembunyi di bawah ranjang, Tun. Cepat, cepat, cepat. Oke, Tun. Kamu udah masuk belum? Oh, oke oke oke udah udah udah udah. Baiklah. Ya ampun guys, aku takut banget nih stepnya makin dekat. Aha ini ide yang buruk teman-teman. Ternyata ritual pemanggil peta-peta itu benar-benar nyata dan berhasil teman-teman. Jangan coba-coba di rumah ya. Eh eh tuh tuh apa tuh? Dia dia, dia udah datang. Dia udah datang. Oh i ya ya. Coba, coba, Guys. Coba dengar itu. Itu itu aku takut, Guys. Guys, kasih like-nya dong, Guys. Supaya kita enggak ketahuan. Oke, dia di depan kita. Ih, darahnya netes-netes. Itu dia, itu dia. Ah, mama, mama, mama. Dia, dia gak lihat kita kan? Ah, gak gak gak lihat kita. Oh, dia lihat kiri, lihat ke kanan. Oke, oke, e oke. Cepat dong turun ke bawah. Dia di atas ranjang kita, Teman-teman. Oke, kayaknya dia turun ke bawah nih. Bentar, bentar, coba kita cek pakai kamera CCTV kita, Guys. Nah, di sini kita ambil handphone kita. Tadah, ini dia. Terus kita akan akses kamera rumah kita menggunakan handphone ya. Kita akan coba lihat kira-kira dia udah keluar dari rumah kita atau masih di dalam rumah kita, Guys. Kita coba buka. Tuh, tuh tuh tuh tuh dia, Guys. Ih, dia, dia turun. Dia turun kah? Dia beneran turun dong. Tidak. Eh, eh, eh, dia enggak bisa buka pintu kan? Eh, tunggu. Oke. Oke. Dia turun lagi. Dia turun lagi. Coba kita ke bawah, Guys. Oh, itu tuh tuh tuh. Dia udah turun, Teman-teman. Dan kayaknya dia lagi marah soalnya badan dia udah jadi merah-merah, Guys. Eh, apakah dia marah gara-gara kita melakukan ritual itu, ya? Oke. Oh, dia ke mana? Oh, oke. Oh, dia turun ke bawah nih. A few moments later. Coba aku lihat posisinya di mana. Oh, dia masuk ke kamar mandi kita, tuh. Ah, sepertinya ini adalah kesempatan kita untuk kabur dari tempat ini, Guys. Kita akan mengambil mantra supaya peta-peta ini pergi dari tempat ini, Guys. Kita akan usir dia, ya. Oke, Tun. Ini adalah kesempatan kita untuk pergi dari tempat ini, Tun. Ayo, ayo, ayo, kita naik. Yuk, yuk, yuk, yuk, yuk. Selagi dia di kamar mandi nih, cepat, cepat, cepat. Iya, benar, benar, benar. Eh, eh, jangan, jangan berisik, jangan berisik. Oke, dia seharusnya di kamar mandi. Masa dia pipi sih? Ah, gak tahu ya, Tun. Mungkin mungkin peta-peta juga butuh pipis sekali, Tun. Eh, oke. Tunggu, tunggu, tunggu. Kita coba lihat. Eh, enggak ada doh. Eh, dia enggak ada. Enggak ada. Coba kita lihat. Oh, iya. L enggak ada kan? Enggak ada, Mon. Ya ampun, apa? Jangan-jangan dia udah pergi kah? Kenapa? Coba coba lihat bawah, Mon. Lihat bawah, Mon. Tuh, tuh, tuh, tuh. Tuh, lihat dia di situ, Guys. Iya. Ih, lihat l. Oh no. Kita gak bisa ke sini. Iya, Tun. Kayaknya, Tun. Kita harus tunggu sampai dia balik badan. Setelah itu kita akan langsung turun ke bawah endap-endap. Ya, Tun. Kesempatan-kesempatan. Ayo cepat sini sini sini sini sini. Eh, eh. Ih. Oke, oke. Dia Oh, dia lagi. Ah, tun, tut, tun, tun, tun, tun. Kepalanya mundur, Tun. Yaik, situ. Oke. Tuh, tuh, tuh, dia lihat kitanya. Enggak, enggak. Coba kulat lagiak. Ayo T kabur kabur. Ayo T kabur kabur kabur. Turun sini T. Ya ampun. Ya ampun, Guys. Aku enggak tahu nih kita terpisah dari si Atun. atu entah ke mana. Dan kita harus mencari cara untuk mengusir si peta-peta ini. Kalau di dalam buku ini ya, di sini ada mantra pengusir peta-peta, Guys. Pertama kita harus pergi ke koordinat ini. Terus kita harus mengambil tinta merah ajaib dan kertas mantra ajaib, Guys. Setelah itu, kita harus menulis mantranya seperti ini. Peta. Hus. Hus. Hus. Supaya peta-peta itu diusir, Guys. Oh, setelah itu kita tinggal buat si peta-peta itu menginjak mantra yang barusan kita buat, Guys. Ah, gampang mah ini. Oke. Oke. Sekarang Momon sudah tahu, Guys. Kali ini kita akan pergi ke koordinatnya sambil cari si Atun, ya. Aduh, Atun ke mana sih? Kenapa sih kita bisa pisah? Atun. Ya ampun, tuh si Atun ke mana ya? Aduh, aduh. Oke, oke. Atun, Atun, kamu di mana, Tun? Eh, tunggu tunggu. Itu bukannya Atun ya? Tunggu. Kenapa dia bisa tahu koordinat dari mantra ini? Aku kan belum kasih tahu dia kali. Aneh banget. Eh, aku aku lapar. Aku lapar. Aku lapar. Aku ingin aku ingin aku ingin makan. Makan makan makan. Lapar? Lapar. Lapar banget. Makan. Makan. Makan. Eh, eh, eh, Mon, Mon, Mon. Eh, kamu bisa di sini? Justru aku yang aneh. Kenapa kamu tahu tempat ini? Kan buku mantranya ada di tempat aku. Emm, aku juga enggak tahu sih. Tiba-tiba aku dikejar-kejar-ari sampai sini. Oh, gitu. Terus ngapain kamu tadi ngoceh-ngoce aneh-aneh, Tun? Enggak, aku enggak ngoceh. Kamu sembarangan deh. Ah, emang kita salah dengar, ya? Ah, ya sudahlah. Mungkin karena kita panik atau apa lah ya kan. Eh iya iya Tun. Jadi di dalam sini Tun ada mantra untuk mengusir si peta-peta itu. Oh ya. Adaah. Iya. Dan sekarang kita mesti masuk. Betul kita harus masuk Tun. Ayo ayo ayo Tun. Nah di sini. Oke oke oke guys. Kita harus berhati-hati karena takutnya di sini ada banyak jebakan. Oke aku duluan deh. Aku duluan. Tenang. Tenang tenang Tun. Oke, oke, oke, guys. Kita maju. Maju di sini, di kanan, di kiri. Oke, guys. Di sini kita harus hati-hati jangan sampai kena, ya. Bahaya. Eh, loh. Tunggu tadi kayaknya aku lihat sesuatu enggak sih? Coba. Oh, eh, apa kita salah lihat, ya, Guys? Ah, e mungkin salah lihat ya. Enggak mungkinlah. Aduh, itu kan sahabat kita siatun ya kan. Ee enggak enggak enggak Tun. E aku saking takutnya sama peta-peta kayaknya aku sampai berimajinasi kali ya Tun ya. Oh ya iya kayaknya aneh deh. Jalan cepat Mon. Iya iya. Oke oke. Nah di sini Tun kayaknya kita cuma loncat-loncat doang sih. Eh tapi kenapa ada warna hijau sama biru ya? Ayo sudahlah kita loncat. Wow, susah tun itu bisa langsung bounce back Tun. Coba, coba kamu, Dek. Kamu, Dek. Oke. Aduh, belum apa-apa loh, Anul. Eh, ini agak susah ya, Guys. Soalnya dia ada delay-delay gak boleh shift, Guys. Oke oke oke oke. Kau tengok tun. Toeng toeng toeng toeng toeng. Hampir hampir. Tapi tadi kayaknya ada warna-warna deh. Hijau, biru, sama ungu. Ah. Oke, guys. Kayaknya kita perlu menghafal itu enggak sih? Woi. Oke, di sini. Aduh, harus kontrol harus lali guys lali. Oke. Oh, atun di situ. Nice try. Kita langsung toeng to. Oke, langsung ke kanan, Guys. Oke, kita harus hafal map dulu di sini. Oke, loncat loncat loncat. Ih, atau berhasil kah? Wow, wow, wow. Oke, oke, oke. Berhasil, Mon. Serius mantap kali, Guys. Kayaknya kita butuh dukungan like dulu gak sih, Guys, untuk mengusir si peta-peta ini guys. Toeng toeng toeng toeng. Wow. Wow. W. Aku berhasil, Guys. Kita berhasil. Nice try. Nice try. Ini berkat dukungan like dari teman-teman. Makasih untuk kalian yang sudah kasih like dan yang belum boleh dong kasih like-nya dulu. Hm, di sini apa lagi nih? Ya tunggu. Ini kenapa ada TV? Eh, uh. Loh, loh. L apa ini? K-kode kalimon. Bisa jadi ini kayak yang dipeta-peta itu, Tun. Coba coba kita harus nungguin supaya kodenya muncul. Oke, Tun. Kayaknya kita harus nungguin dia sampai muncul kode-kode. Uh, iya kan lihat tuh tadi nge-gitch angka lima, Tun, yang warna pink. Ah. Oke. Oke. Berarti Tun, kita harus menaruh kode yang ada di TV-TV ini secara berurutan. Tapi gimana caranya kita tahu urutan pertama itu apa ya? Hm. Kamu lihat lagi dari sono. Itu kan ada tanda-tanda. Mon. Serius kau? Suruh aku balik di sini. Woi, tunggu, tunggu. Awalan itu aku ingat, Tun, itu adalah warna biru, Tun. Jadi biru dulu enggak sih? Woi. Oke, kita akan coba lihat TV yang warna biru. Kita lihat dia muncul angka berapa ya. Uh. Oke. Biru muda itu angkanya satu. Setelah itu seingat momen, Guys. Setelah biru apa sih? Boleh dong dibek dulu, Guys, di belakang. Kasih tahu momon, Guys. Setelah biru apa, Guys? Biru itu terakhir loh. Tadi di awal juga biru, Tun. Setelah itu ungu kata teman-teman. Coba kita lihat. Ungu nih. Ungu warnanya apa sih? Nomornya apa maksudnya? Oke, kita coba tungguin angka ungu itu adalah dua. Oke, dua, Guys. Catat, Guys. Catat. Berarti 1 du. Oke, berarti satu sama dua. Sekarang kita udah tahu. Hah. Tunggu. Emang ada warna hijau dulu? Oh, ya. Awalan warna hijau. Hijau ini hijaunya ada dua, Guys. Yang ini atau yang itu, Guys? Oh, yang ini. Oke, oke, oke. Baiklah, baiklah. Kita akan coba lihat. Aku percaya sama kalian, teman-teman. Oh, empat, Guys. Lihat itu muncul kan angka empat noh. Berarti 4at 1 sama dua. 4 1 2. Baru setelah itu warna apa, ya? Eh, eh, Guys, kayaknya kita harus balik enggak sih? Tadi kayaknya enggak kelihatan enggak sih? Coba ya, kita tes balik. Pertama kita spawn point dulu di sini supaya nanti mending gua enggak kebalik lagi. Oke, itu ada biru orang. Orang, guys. Lihat tuh. Lihat tuh orange, Guys. Orange. Orange. Berarti orang. Setelah orang baru biru lagi. Ah, baiklah, Teman-teman. Tadi di belakang situ itu orange. Orange. Kita lihat dia angka berapa ya. Uh, orange itu angkanya en. Nah, nah, nah. Muncul kan? Oh, oke oke. Ber ini berapa semuanya? Berarti, Tun, angkanya itu pertama-tama ini kan empat baru yang ini biru satu ungu tadi berapa ya? Coba kita lihat sekali lagi. Dua. Nah, dua empat sat dua dan orange enam. Berarti kita akan tulis, Guys. Ini empat, ini satu, ini dua, ini en dan setelah itu yang terakhir adalah biru ini lagi, Guys. Kalau biru ini lagi berarti biru muda. Yup, Guys. Kita akan langsung tulis angka satu di sini. Satu tep. Kita coba lihat. Uh. Wow. Berhasil turun bebread. Teka-tekinya kita pecahkan Tun. Kamu lihat kita menemukan. Aku lapar. Aku lapar. Lapar. Aku lapar. Aduh. Aku pusing. Aku pusing. Aku pengen. Aku pengen aku pusing. Aku pengen aku pengen. Aku pusing. Aku pengen. Guys, ini Atun kok aneh banget. Eh, Tun, kamu kenapa, Tun? Eh, eh, eh, eh, eh, eh, kamu jangan nge-prank deh. Ini enggak lucu, Tun. Ini kita dalam situasi yang genting, Tun. Eh, enggak. Enggak. Emm. Oh, ya ya. Oke oke oke. Apa sih ini? Atun bikin kita takut aja ya, Guys. Ah, ya sudah deh. Cobacoba kita lihat. Uh. Asik nih, Teman-teman. Lihat kita udah dapat kertas mantra dan tinta merah ajaib. Di sini kita tinggal menulis mantranya. Kalau enggak salah kita coba lihat. Kita harus tulis peta. Hus. Hus. Hus. Husnya harus tiga kali. Ah, siap. Oke, detun aku sudah mendapatkan seput. Aku lapar. Aku lapar. Aku lapar. Aku lapar. Aku suka aku. Aku pengen aku lapar. Aku suka. Aku pengin. Aku lapar. Aku lapar. Aku lapar. Apa yang terjadi? Atun. At. Eh, Tun Tun. Apa yang terjadi sama kamu? Tun. Eh, berubah jadi peta-peta. Tunggu. Ah, ah, ah. Kabur terus apa ni? Aduh, aduh, aduh, aduh, aduh, aduh, aduh. Kita mundur. Loncat, loncat, loncat. Dia datang. Wah, dia gak bisa naik kan? Dia gak bisa naik kan? Oh, dia datang. Dia manjat, Guys. Oh no. Oh no. Dia manjat. Mana dia? Ah. Ah, dia datang, dia datang. Oh, oh. Sembunyi, sembunyi. Kabur, kabur, kabur. Kabur, kabur. Eh, kita sembunyi di sini, Guys. Lemari, lemari. Aduh, tuh. Aduh, itu, Guys. Itu dia, Guys. Aduh. Oke, oke. Coba tunggu. Ini kita harus punya Anfil untuk menulis kertas mantra ini. Tuh tuh tuh tuh tuh dia, Guys. Oke, kita harus mencari unfil. Tapi di mana ya? Ih, lihat tuh, Guys. Ih, serem sekali. Oke, dia di situ, Guys. Ini kesempatan kita. Oke, coba, coba kita cari di sini ada sih. Ada enggak sih? Enggak ada. Enggak ada. Oke, sembunyi dulu. Dia tahu kan? Dia gak tahu kan? Dia gak tahu. Dia pergi. Dia pergi. Berarti teman-teman selama ini si Atun dirasuki oleh monster peta-peta pas kita berpisah. Dan sekarang kita harus menggunakan mantra ajaib ini untuk mengusir si peta-peta ya. Oke, dia udah pergi. E, gitu. Oke. Oke. Dia di situ. Oke, kita ke sini. Kita ke sini langsung sep, sep, sep. Oke, nice. Kita lihat dulu dia ke mana. Gak ada. Aman enggak sih kita keluar, Guys? Oke, gak ada. Oke, kayaknya aduh aku udah baru mau keluar. Dia lihatin kita, ya. Emm. Oh, oke. Dia pergi. Nice. Oh, no. Itu dia ini. E tunggu-tunggu kita intip dulu. Ah, dia di belakang kita. Kabur kabur kabur kabur kabur. Oke oke oke. Kita masuk lemari ini. Masuk lemari ini. Set. Huh. Uh. Aduh. Aduh. Oke. Eh tangan dia pergilah. Aku perlu menggapai unfil. Kita tunggu dari sini bisa gak ya? I dipukulnya kita, Guys. E kita udah ketahuan sama dia. Tap. Oke. Oh, bisa bisa kita dari lemari bisa, Guys. Oke. Baiklah kita akan langsung menulis kertas mantranya menggunakan tinta ini, Guys. Kita langsung tulis peta hus, hus, hus. Ah, ini dia, Guys, peta-peta. Hus, hus, hus. Oke, Guys. Kita sudah mendapatkan kertas mantra kita. Oke, dia di mana? Baiklah, dia enggak di sini. Kita langsung letakkan tak. Oh, tuh t tu, Guys. Dia kebakar kah? Heh. Heh. Loh. L l loh loh. L kok kok kok gimana ini? Ah. Lemon. Ah, tunggu-tunggu. Aku masih belum yakin kalau dia Tun yang asli Tun. Iya. Coba kamu lihat mukaku. Aku cantik enggak? Sama kayak ini sih. Terlalu iya sih. Ini atun yang asli, Guys. Tun, akhirnya Tun aku berhasil mengusir si pet. Pakai kentra ini. Iya iya iya. Udah aman ini. Udah aman Tun. Pokoknya ya ini buku malapetaka kita harus simpan di sini aja Tun. Simpan di lemari ini supaya enggak terjangkau sama orang lain. Tun kita jangan coba yang aneh-aneh lagi ya. Ayo Tun kita pulang. Aduh. Oke oke oke oke. Baiklah teman-teman. Sepertinya video kita cukup sampai di sini ya. Jika teman-teman suka dengan videonya, jangan lupa dikasih like, share, dan subscribe. Terima kasih sudah menonton dari awal sampai akhir, guys. Bye bye semuanya. He.
kepoin channel ini ya teman teman dan jangan lupa di like dan subrekkk
[ BANGJBLOX channel ]
https://www.youtube.com/channel/UClfw7Mx0Vmh4hDAT0STSohw
IKUTI JUGA :
▶TikTok : https://www.tiktok.com/@momonwayau
▶Email : minigaming1233@gmail.com
▶Instagram : https://www.instagram.com/moo_chanzz/
▶Roblox : https://www.roblox.com/groups/10331062/MOO-Team-Family#!/about
▶Discord : https://discord.gg/Pc9Hw76n7X
#MOOMOO