KAPOLRI JEND LISTYO SIGIT DICOPOT? PRABOWO BERSIH-BERSIH GENK SOLO. PENGGANTINYA SANGAT MENGEJUTKAN!
Halo, halo. Apa kabar? Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Herz Arif. Senang sekali bisa kembali menjumpai Anda semua. Gimana kabarnya akhir pekan ini? sehat walafiat, selamat menikmati kebersamaan dengan keluarga. Kalau Anda mencermati di media dan media sosial dalam ee 2 hari terakhir ini muncul rumor panas di politik tingkat tinggi ya, Kapolri Jenderal Listios Sigit Prabowo yang dikenal sebagai proninya dari eh mantan Presiden Jokowi itu dicopot dan kabarnya dia itu akan dijadikan jabatan baru. Kalau tidak masuk kabinet dia akan dijadikan duta besar. Nah, kalau duta besar kira-kira di mana ini? Kalau berdasarkan pengalaman para pendahulunya ya, mantan Kapolri itu biasanya ditempatkan sebagai duta besar di Malaysia. Ini biasanya yang karena banyak menangani persoalan-persoalan yang berkaitan dengan parat e pekerja migran Indonesia. Soal Listio Sigit bakal dicopot itu sesungguhnya tidak terlalu mengejutkan karena dia sendiri kan sudah menjadi Kapolri cukup lama. L Sigit itu dilantik jadi Kapolri pada tanggal 27 Januari 2021. Artinya sekarang ini sudah ee hampir 4 seteng tahun ya atau sudah setengah hampir ya hampir 4 seteng tahun ya. Ini bahkan dia lebih lama dibandingkan dengan Tito Karnavian yang menjabat eh Kapolri selama eh 3 tahun 3 bulan. Kenapa saya bandingkan dengan Tito Karnavian? Karena mereka ini sama-sama angkatan muda yang melompat beberapa angkatan melewati senior-seniornya yang dipilih oleh Jokowi menjadi Kapolri. Jadi kalau melihat eh usia jabatannya wajar kalau dia diganti kendati masa pensiunnya masih lama, masih 2 tahun lagi yakni tanggal 5 Mei 2027. Sama Tito waktu itu juga pensiunnya masih lama tapi kemudian dia dipensiunkan dan diganti oleh Idam Aziz yang hanya menjabat 1 tahun. Apalagi kalau selain soal ee lamanya masa jabatan kan Listios Sigit ini selalu dikait-kaitkan ee dengan kedekatannya dengan ee mantan Presiden Jokowi dan dia ini masuk dalam kelompok yang disebut oleh media sebagai geng Solo dan oleh media geng Solo itu dikaitkan dengan para perwira tinggi TNI dan Polri yang pernah bertugas di Solo e saat Jokowi masih menjadi walikota dan mereka ini para perwira ee TNI dan Polri itu karirnya meleegit sampai ke puncak pimpinan bersamaan dengan melejitnya juga jabatan Jokowi menjadi presiden selama dua periode. Jadi kalau dengan kriteria itu berarti memang Kapolri sekarang ini, kemudian Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan juga Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli ini juga semuanya adalah geng Solo. Kalau Maruli kan apalagi dikaitkan dengan mertuanya yakni jenderal kehormatan Luhut Panjaitan yang e dia adalah tangan kanan dari Joko Widodo. Jadi kalau soal diganti ee rasanya memang sudah waktunya dan sudah keharusan kalau Pak e Prabowo itu mau betul-betul bisa mengendalikan sepenuhnya Polri. Ya, saya kira selain Polri ini kan mestinya ke Panglima TNI, kemudian juga ee Keasa Agung itu juga harusnya sudah mesti diganti karena mereka sama-sama ini semua masalah jabatannya sudah cukup lama semua nih. Jaksa Agung juga malah sudah sejak periode e kedua pemerintahnya e Jokowi Maruf kan dia juga sudah menjadi terpilih menjadi jaksa Agung. Tapi yang cukup mengejutkan itu, ini adalah soal nama penggantinya. E karena disebutkan nama penggantinya itu adalah Komisaris Jenderal Polisi Rudi Herianto Adi Nugroho yang sekarang ini dia menjadi Sekretaris Jenderal eh Kementerian Kelautan dan Kementerian Peringanan dan Kelautan. Ya, jadi kendati dia masih polif, masih perlu tinggi Polri aktif, namun dia sudah berada di luar mahus Polri. Nah, ini saya enggak tahu nih aturannya bagaimana. Apakah sama dengan TNI ini? Ee dia kan masih aktif harusnya kalau dia e di luar struktur ee kepolisian ya dia harusnya sudah pensiun tapi ternyata dia belum pensiun gitu ya. Kabar bakal dicopotnya Lisikit itu tadinya hanya berupa cuitan dan unggahan di media sosial. Namun belakangan ini sejumlah media online itu sudah mulai memberitakannya. Jadi ini ada amplifikasinya begitu ya. Dedik.com misalnya edisi 31 Mei 2025 hari Sabtu lalu menurunkan berita profil Komjen Paul Rudi Herianto yang digadang-gadang jadi Kapolri. Media Indonesia juga menulis profil Komjen Rudi Heryanto viral di X karena digadang-gadang jadi calon Kapolri. Malah di media ditulisnya seperti ini. Kabar langit calon Kapolri 2025 Komjen Rudi Heryanto Adi Nugroho menggantikan Jenderalis Prabowo yang kemungkinan masuk kabinet atau duta besar itu tulis akun @mis_kosanostra yang dikutip pada hari Sabtu 31 Mei. Jadi media mengutip juga dari media sosial. Unggahan tersebut kemudian viral dan menjadi perbincangan warga net dan hingga artikel ini ditulis, unggahan itu telah dilihat hingga 1 juta kali dan mendapat ratusan reaksi yang beragam. Uh, gede banget ya kalau di X dia sampai 1 juta. Dan itu pada hari Sabtu yang lalu. Saya tidak tahu hari ini karena saya bukan orang yang terlalu aktif di media sosial. E paling saya punya ya di untuk ngintip-ngintip saja gitu ya. Berita yang sama juga dimuat di fifanews.coid dan juga e jaringan tribun ee itu juga mengunggahnya ini. Kalau jaringan tribun ini banyak banget luas banget ya di seluruh Indonesia. Jadi ini betul-betul memang jadi hot rumor politik begitu. Di akun media sosial trades itu kabar itu juga ramai diperbincangkan. Ini saya misalnya mendapat kiriman ini akun Nebbong_NE juga mengunggah ee ini isu ini ada foto Rudi ini tapi saya lihat fotonya masih berpangkat IREN atau bintang du disertai dengan narasi kabar langit titik du calon Kapolri 2025 Komjen Rudi Haryanto AN menggantikan Jenderal Listio SP yang kemungkinan masuk kabinet atau duta besar. Semoga kabar ini benar dan benar. Enggak sabar lagi aku. Bukan ternak mall dan tidak melempem seperti kerbau ditarik jingur. Kemudian tagar eh Polri dan tagar Kapolri. Ini berarti sumbernya sebenarnya sama. Ini cuman ada tambahan lagi tadi yang dia mengaku dia enggak sabar karena supaya ternak Mulyono ini diganti gitulah. Namun unggahan nek bongek itu kemudian dikomentari oleh Joko Hadi Pangestu. Ini saya lihat hari ini baru 2 jam du eh beapa jam yang lalu ketika saya beritanya dibuat dari 2 jam yang lalu e dikomentarnya begini. Sudah terlalu tua masa dinasnya tinggal 9 bulan. Benarkah kabar itu dan mengapa jadi sangat heboh? Pertama tentu kaitannya dengan geng Solo itu sekali lagi pasti itu ya kenapa menjadi rumor. Banyak yang enggak sabar sesungguhnya Presiden Prabowo itu ee segera membersihkan Mulyono dan gengnya. ini pasti ada kaitannya juga dengan heboh ijazah Jokowi dan pernyataan dari Badan Reserse Kriminal Polri yang menyatakan bahwa ijazah Jokowi itu asli ya dan ini pasti semua dikait-kaitkan dengan sigit sebagai Kapolri. Kalau selama sigit itu masih menjadi e Kapolri ya pasti e soal ijazah Jokowi ini bakal dilindungi terus dan kemudian siapapun yang mempersoalkannya ya risikonya itu bisa dipidanakan. ini seperti para e aktivis seperti dr. Risman, dr. Rismon Hi Holland Sianipa, Roy Suryo, Dr. Tifa, Egi Sujana dan juga pengacara Kurniaatri Royani yang sekarang dilaporkan di Polda Metro Jaya. Karena bagaimanapun juga memang kalau Sigit ini karirnya tidak bisa lepas dari campur tangan Jokowi dan karena itu dia disebut sebagai kroni Jokowi. Dia ini berkenalan dengan Jokowi sejak masih menjadi Kapolres Solo kemudian jadi ajudan eh Jokowi dan terus menjadi Kapolda Banten dan seterusnya. Kemudian akhirnya dia jadi Kapolri. Setelah sebelumnya dia menjadi kabar es krim ya. Selama si Gate ini masih jadi KORri ya publik merasa pesimislah ijazah eh Jokowi itu bisa ee tuntas diusut gitu. Begitu juga dengan kasus-kasus lain yang melibatkan Jokowi eh keluarga dan kroninya itu dipastikan aman selama sigit itu menjadi Kapolri. Itu persepsi publik yang ee saya kira tertanam sangat kuat ya. Tapi mengapa kok yang muncul nama Komisaris Jenderal Polisi Rudi Herianto yang ah ini menurut saya sangat menarik kenapa? Pertama Komisaris Jenderal eh Polisi Rudi Heryanto itu bukan lulusan Akademi Kepolisian Akpol. Akan jadi sejarah ini kalau dia jadi Kapolri nonakpol. Ini saya kira nonakpol pertama ya. Saya enggak tahu kalau orang seperti yang lama-lama seperti Pak Ugung dan sebagainya ini bukan bukan Akpol ya. Karena kan dulu polisi juga ee kan Akabri ya kalau waktu itu. Nah, kalau Akpol saya kira ini dia akan jadi ee Akpol pertama non Akpol pertama yang jadi Kapolri. Kedua, benar seperti dikatakan oleh eh Joko Hadi Pangestu tadi usia pensiunnya memang tinggal 9 bulan kalau betul dia yang dipilih oleh Prabowo. Komisaris Jenderal Rudi Heryanto ini lahir di Jakarta tanggal 17 Maret 1968. Artinya bulan Maret tahun depan tahun 2026 ya. eh dia memasuki masa pensiun karena sudah berusia 58 tahun. Terlalu pendek ini kalau di Mganti dan enggak mungkin dia bisa melakukan langkah apapun kalau 9 bulan ini konsolidasinya aja perlu berjalan lama ya. Tapi kalau Presiden Prabowo memang menghendaki ya usia pensiun itu bisa diperpanjang untuk Polri. Kalau dulu untuk TNI, TNI kan sekarang sudah diperpanjang ya undang-undang berdasarkan undang-undang yang baru. Yang justru menurut saya sangat menarik itu adalah latar belakangnya yang non akademi kepolisian dan memang kalau kita lihat ini karirnya sangat moncer walaupun dia non akpol itu banyak yang akpol sampai sekarang angkatanangkatan dia mungkin malah belum tembus itu bintang tiga ya mungkin masih bintang dua atau bintang satu gitu bahkan ada yang cuman Kombes gitu. Rudi Herianto ini adalah satu-satunya nonakpol yang e tembus bintang tiga sekarang ini dan yang masih aktif sebelumnya itu ada dua nonakpol yang tembus bintang tig selain Rudi ada Komisaris Jenderal Polisi Ahmad Luthfi. Namun dia ini sebentar aja bintang tiganya dia mundurkan diri setelah maju dan kemudian terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah. Rudi ini adalah alumnus dari Fakultas Hukum Universitas Lampung dan lulus sekolah perwira Polri tahun 1993. Kalau sekarang ini apa ya? ee Sekolah Inspektur Polisi eh Sumber Sarjana kalau enggak salah begitu namanya ya. Sementara ini kalau Lutfi itu lebih senior ee dia lulusan sekolah perwira ini pada tahun 1989. Rudi juga lebih moncer ya karena dia meraih bintang 3 pada tahun 2023 sementara Luthfi itu dinaikkan jadi bintang tiga sebagai persiapan karena dia mau jadi gubernur. Jadi ya semacam kenaikan pangkat kehormatan. Tapi kalau lihat posisinya sebagai Kapolda Luthfi lebih prestisius karena dia menjadi Kapolda Jawa Tengah. Sementara Rudi itu dia menjadi Kapolda Banten. Tentu lebih kecil ya Banten dibandingin Jawa Tengah. Bedanya ini kalau antara Rudi dan Lutfi, Lutfi ini juga dikenal bagian dari geng Solo atau kalau netisen menyebutnya Termol ternak Muliono begitu ya. Dia itu menjadi wakapolres Solo saat Listio Sigikit menjadi Kapolres eh Solo dan Joko Joko Widodo menjadi walikotanya. Jadi dia benar-benar asli geng Solo gitu. Apalagi dia maju menjadi Gubernur Jawa Tengah pun didukung penuh oleh Joko Widodo ini ya. Masih ingat ya, Pak Prabowo membuat video endorsement terhadap Lutfi yang pada waktu itu rupanya diperintahkan oleh Joko Widodo. Jadi benar ini para netizen kalau menyebut dia sebagai peternak Mulyono. Sementara Rudi Heryanto sejauh ini tidak ada jejak persentuhannya dengan Jokowi. Tapi e karir dia juga melejit loh di eranya ee Joko Widodo itu. Kalau melihat rekam jejaknya sejak lulus sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana gitu sekarang ini namanya ya dia banyak berkecimpung di dunia rarse dan bidang hukum. Komisaris Jenderal Polisi Rudi Herianto AD Nugroho tercatat pernah menjabat sebagai Kasubdit peraturan bidang kumang di Div Pink Polri pada masa awal karirnya di kepolisian. Kemudian juga dia pernah menjadi Kapores Simahi pada tahun 2010 dan setelah itu tahun 2011 Rudi itu dimutasi menjadi kasus Baksun Undang-Undang Baksun Kum eh Rosun Luhkum dium Polri ya susah banget ini namanya ya tahun setelahnya itu dia kemudian eh menjadi kadense propaminal di eh div Propam Mabes Polri dan pada tahun 2002 2015 eh dia menjadi resese kriminal umum Polda Metrojaya ini jabatan cukup prestisius loh posisi Kombes dan biasanya ini biasanya eh stepping stone para lulusan Akpol itu kalau mau naik jadi perwira tinggi. Kemudian dia menjadi direktur eh Dirti Piter di Bares CRIM Porri pada 2017 dan Dirtipidexus eh bares Crim ini tidak pidana khusus maksudnya bares Cream Polri 2018. Nah, ini sebenarnya karirnya harusnya sudah hampir selesai ini ya. Karena kemudian dia masuk menjadi Wid Widya Iswara Utama Sekolri. Tapi dari situ kemudian dia ternyata dipromosikan menjadi Kepala Divisi Hukum Polri tahun 2019. Karirnya kemudian dia menjadi Kapolda Banten tahun 2020. Nah, dari Banten inilah dia kemudian pangkatnya dinaikkan jadi ee komisaris Jenderal ee karena dia ditugaskan di perikanan itu ya di Kementerian Perikanan dan Kelautan. ee pada saat dia menjadi Kapolda Banten itu rupanya ini dia tetap aktif ya di dunia akademis karena kemudian dia mendapat gelar profesor dari almamaternya yakni Universitas Lampung dan dia juga tercatat menjadi ketua umum ikatan alumni Universitas Lampung. Tentu sangat menarik kalau benar dia yang dipilih Prabowo jadi Kapolri. Dan timbul pertanyaan karena ee sekarang ini ee polisi itu kan ya dikuasai sepenuhnya oleh Akpol dan Akpol ini kan terkenal seb the corps-nya ni ya. Dan ini bukan hanya soal Spr the corp Akpol dan kemudian juga angkatan Akpol itu sangat kuat. Jadi kalau dia yang kemudian menjadi kapori ini siapa-nya gitu karena pergengan itu ada misalnya sekarang ini ya e Listiosit itu kan alum alumni Akpol 1991 dan ini enggak main-main ini data tahun e tahun 2024 aja e Akpol 2 ee 1991 itu sudah ada 91 orang yang jadi jenderal kemudian ada empat orang di antaranya itu yang sudah bintang tiga artinya Komjen dan ada 14 Kapolda itu dari ee angkatan Akpol 1991 itu. Jadi begitu lis menjabat ya pasti teman-temannya juga ee berjayalah begitu ya. Ini catatan Agustus 2024 mungkin sudah bertambah sekarang ya. Siapa saja yang sudah ee menjadi bintang tiga itu? ini ada namanya Komisaris Jenderal Wahyu Bidada. Eh, ini teman satu angkatan Kapolri yang pertama kali bergelar Komjen tentu saja di luar e Lisikit dan jabatannya adalah eh sekarang kabar es krim. Tapi memang ini layak ya karena dia adalah lulusan terbaik AD Makayasa 1991 dan kemudian sekolah lanjutan juga dia terbaik terus gitu. nasib aja ya, garis tangan aja yang membuat dia mungkin eh kalah dengan Lio Sigit tidak menjadi Kapolri karena Listios Sigit lebih dekat dengan Joko Widodo. Tapi saya kira pangkat ini e dia dengan bintang ketiga ini ya karena salah satunya dia punya kedekatan dengan Listio Sigit. Siapa lagi? Ini nama Adil Imron ini nama populer juga karena dia menjadi pernah menjadi Kapolda Mitro Jaya yang sekarang dia menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Kabahar Kabaharkam. Eh, Pol ada nama Komjen Martinus Hukom ini eh sekarang dia menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional dan naik pangkat bintang tiganya itu juga bersamaan dengan Komjen Rudi Herianto. Dari situ kelihatan top ya. Dia bisa Rudi Heryanto naik bintang tiga bersama dengan eh satu angkatan dengan mereka-mereka yang lulus bersama dengan Kapolri. Yang berikutnya adalah Komjen Hardiantono. Ini juga teman satu leting dari Kapolri yang sudah apa menyandang pangkat konjen. Dia dipromosikan menjadi Kaba Intelam menggantikan Konjen Sutana yang memasuki masa pensiun. Nah, itu kemudian saya tadi sebut ada Kapoldanya 14 ee di provinsi yang e yang e brigen saya kira sudah sangat banyak karena totalnya tadi sampai 91 orang. Jadi kalau betul ini Komjen Rudi Heranto yang dipilih oleh e Presiden Prabowo menjadi Kapolri, maka pertama dia tentu eh ini harus di-backup penuh ya oleh Presiden ya. Dan tapi biasanya kalau orang sudah diberikan jabatan ya pasti yang di bawahnya akan akan e tunduk gitu ya. Walaupun ini perlu proses yang lama ya. Jadi enggak mudah ini untuk melakukan konsolidasi di kepolisian apalagi kemudian harus bersih-bersih. Karena itu makanya saya bilang kalau dia betul yang dipilih karena masa pensiunnya tinggal 9 bulan, dia harus e diperpanjang ee masa pensiunnya oleh presiden dan itu kemenangan dari dari presiden yang tapi kalau kemudian dia dibebani melakukan bersih-bersih di lingkungan kepolisian ini saya kira memang tugas yang sangat berat. Tapi buat Presiden e Prabowo memang kalau dia mau sepenuhnya menjadi presiden ya selain e TNI, Polri ini yang justru harus dia kuasai dan itu benar-benar harus orang yang dia percaya. Apakah dengan begitu dia melihat Pak ee lulusan Akpol itu semuanya itu sudah terkontaminasi gitu dan kemudian dia perlu mencari orang di luar itu? Itu yang sekarang jadi tanda tanya. Namanya juga sekarang masih jadi rumor politik. Tapi satu hal yang jelas bahwa ya mau tidak mau memang Kapolri ini e harus segera diganti. Tapi kalau Pak Prabowo masih mempertahankannya ya Pak Lis sedikit itu masih akan bertahan sampai setidaknya 2 tahun yang akan datang. Saya Herz Arif sampai ketemu lagi. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.
Subscribe juga akun:
Rocky Gerung Official
https://www.youtube.com/channel/UClp5BC5q94WufuaOl667JtQ
F&F
https://www.youtube.com/@FREEDOMANDFAIRNESS
MSD
https://www.youtube.com/channel/UCuwYsgOFjt6eYrJFRygR59A
Forum Tanah Air
https://www.youtube.com/channel/UCMJYWPTw-RqrBqmZMnusvXw
2025
#hersubenopoint
#hersubenoarief
#hersubeno
#fufufafa #gibran #kaesang