Yuta Mio Menjadi Ular Paling Besar Dan Mengerikan VS Ular Kecil | ROBLOX
Halo teman-teman semuanya, selamat datang kembali di dunia Budi Roblox. Teman-teman, hari ini Kak Yuta, Mio, dan Baby Celin akan menjadi ular paling besar di dunia. Wah, kira-kira di antara kita siapa nih yang akan menjadi ular terbesarnya? Coba kalian tebak. Nah, kalau kalian penasaran, ikutin terus pertulangan Kakak Yuta dari ular terkecil sampai yang paling besar dan menjadi raja ulat. Wah, seru banget ya kan B Shell ya? Itu aku mau jadi ular itu tuh kan tuh gede banget ya. Oh iya ularnya gede banget tuh. Wah itu jangan-jangan Kak Mio Baby Shelly benarbenar itu Mio. Wah wah itu Mio Baby Shelin. Ayo kita ke sana. Oh iya Mio. Ayo ikut. Oke teman-teman ikutin petulangan Kak Yuta ya. Jangan lupa klik comment dan subscribe. Wah Kak Yuta sudah menjadi ular. Kita bisa makan. Heeh gede. Kita bisa makan nih, Guys. Kita bisa makan apa ini ya? Mau makan ikan. Oh, bukan ikan, ini tikus. Ih, Kakak Jo. Wah, banyak binatang. Wah, ada Mio. Halo. Jangan makan Kak Yuta. L. Oh, guys. Kita masih kecil, Guys. Kita belum bisa apa-apa. Kakak masih kecil. Iya. Mana baby? Di mana? Ini Baby Shelin mana? Mana ini? Ak dikejar Akbar. Wah, Baby Shelin dikejar Akbar. Akbar jangan kejar Baby Shelin. Aduh, Baby Shelin makan ular apa buntutnya Kak Yuta. Makan nih putul Baby Shellin putul ekornya. Ini ini kakak Mio makan Akbar Mio. Iya ini lagi ngejar Akbar. Sini Akbar. Baby jangan ngejar Kakak Ayuta. Wah, Guys. Susah kalau masih kecil, Guys. Dapat dimakan sama ular-ular yang lain. Hah? Babyin, ya, Guys. Kak Yota dimakan babyin. Makan. Yah, kita ulang lagi deh ya. Jadi kecil banget sekarang I enak ya jadi ular ya bisa ngesot-ngesot. Kakak apa? Ular Kakak bagus banget. Ya kan? Bagus kan? Iya. Warna pink sama ungu harusnya baby challenge enggak sih? Iya. Tuh. Iya. Baby challenge seharusnya pakai ini. Ah, punya aku. Toleng-toreng. Ayo. L. Eh, Akabellin enggak dapat ularnya. Yang ini Kakak Yuta udah dapatulang. Kak Yuta malah belum dapat itu. Baby Cellin apa itu yang kayak sapi. Oh itu baby challin. Oh iya ini baby nih. Ni ni W bagus banget. Eh eh awas Bell jangan makan elo ekor. I kemakan ya. Yakan ekornya izin ya. Miau. Jangan kayak gitu maaf. Mak buntuk. Oke, Guys. Kita akan berusaha menjadi ular terbesar di sini, Guys. Kakak nih si Akbar nih. Oh, iya Akbar. Eh, ayo kita kepung. Ayo, ayo. Ayo kita kepung, kepung. Wah, tapi di sini ada ini. Udah ada ular yang terbesar juga di sini. Ah, tolong Mia. Tolong, Kak Yuta. Kayuta di dikejar. Ih, berani-beraninya. Yey. Makasih, Mio. Oke, Kakak. Ini si Guandika. Iya, Kak Yuta mau ini numbuin buntut dulu. Numbuin buntut Kak Yuta kenapa digigit itu sama siapa itu tadi? Guandika. Wah, Guandika dua guandikanya nakal. Nih di sini cuman ada tikus-tikus doang ternyata enggak ada yang gede. Ayam Kakak gede ayam. Iya, Kak. Ayam gede, Kak. Apa bisa Kak Yuta makan ayam? Ada yang ada yang 500 ya? Ye, Kak Yuta udah 1.000. Yey, bagus. 1000 berapa? R2 tapi masih Baby Cellin. Babyin 2.000 karena tadi makan Kak Yuta. [Tertawa] Ayo ayo kita harus jadi ular terbesar. Guandika tuh incer. Ayo kita incer Guandika Baby Shelin. Dia di terowongan. Oh dia di terowongan Baby Selin. Tu tuh yang paling itu yang paling sana itu itu tuh Baby Selin. Jagain jagain. Ya baby ini belum belum. Di mana? Di mana itu? K ke sana lewat terowongan yang sana Mio. Aku yang di sini Kak Yuta yang di sini dia ke sini kakak ya guys. Baby Clin berusaha nangkap gua andika di sini. Gu andika tinggal kepala doang. Mia di sini ya. Ayo tangkap tangkap jangan sampai kabur. Eh iya ya dia pakai perlindungan. Aduh, kita tungguin aja perlindungannya sampai selesai. Bicicalin. Awas nanti kemakan sama Kakak Mio. Oh, iya. Kak Yuta, Kak Yuta pengen makan. Tu itu Wandika. Wandeka jangan kabur itu kena tuh. Ye. Ye. Ini N ini Nit apa? Gak bisa. Kak Yuta masih masih belum bisa makan Baby Senin, Guys. Buntut Kak Yuta dimakan Baby Shelin. Kamu makan Kak Yuta karena sebel kan ular Kak Yuta lebih bagus. Halo, Baby Shellin juga bagus kok. Itu sapi-sapi suara sapi gimana, Baby Shelin? Suara ular gimana, Baby? Delin. No ular bukan sapi. Ini ular sapi. Oh berarti suaranya ular sapi, Guys. Suaranya harus disatuin perpaduan antara ular dan sapi. Gimana? Gak tahu gimana coba Mio. Aduh kok Mio gini gak tahu. Aku enggak tahu [Tertawa] gimana. Coba, Guys. Menurut kalian kalau sapi sama ular disatuin suaranya gimana? [Tertawa] Kak yang kecil-kecil banget ya. Bentar lagi. Ei, ada ada ini. Ada lagi ini siapa namanya? Siapa itu? Adam. Si Adam masuk terowongan. Kak Yuta kejar Mio coba di depan. Tapi Mio lelet banget. Oh, karena udah besar ya pasti berat. Pasti. Iya, berat sekali. Ini Kak Yuta ngejar Adam sini Adam. Adam jangan kabur. Ayo guys kita ngejar Adam guys. Terus kah? Terus ah bentar lagi. Kepala doang tinggal kepala doang. Yeay. Wah guys itu Baby sama Mio udah gede banget. Wowin udah 6.000. Ah, bisa [Musik] guys. Susah untuk jadi gede guys. Nih aku kasih buntut nih. Apa enggak bisa Kuta makan? Makan kami. Emang Kak Yuta bisa makan kamu? Emang enggak bisa? Enggak bisa kan punya Kayuta baru dikit. Aduh dimakan Baby Shelin deh. Takut. Ihi. Kakak apa enggak lihat ini ularnya Mio. Iya ini lihat ularnya Mio. Warna apa? Warna kuning. Ye. Iya. Lucu banget kan? Ye. Benar kan? Iya. Yey. Itu juga ada mahkotanya. Iya. Mio jadi raja. Eh, putri. Putri ular. Kakak gendong. Enggak bisa digendong. Sini, sini, sini. Cobacoba di atas, Kakak. Kakak M. Hei, Kak Yuta juga mau digendong sepuh kepala Kakak Bern tinggal kepala. Lihat tuh di belakang. Di belakang. Di belakang Kakak Yuta. Baby tinggal kepala guys. Lihat enggak punya buntut. Kakak mau coba juga enggak? Enggak usah, enggak usah. Terima kasih. Gak mau. Tolong kita kabur, Guys. Mio sekarang sudah jago. Ah, tapi Mio, Mio lelet ya. Ini bisa mempercepat enggak, ya? Bisa dong. Tapi kayaknya enggak enggak ini deh enggak mendukung cepat karena udah gede sekali. Ya udah deh. Kamu kebanyakan makan sih. Au enggak suka jadi besar. Kakak jadi mana? Jadi donat aku. Aku aku ma makan Mio. Makan Miu. Enggak mau. Kasihan nanti dia nangis. Nah, itu kan donat. Oh iya benulik. Aku donat juga. Aku donat juga. Ada ini. Ada gonyal. Gonyal masuk terowongan. Yey. Kak Yuta sudah makan. Hihi. Kam jangan nanti kita makan. Iya maaf. Kamnya mau jadi donat juga. Ini melita juga mau. Nah, jadi donat kuning. Makan benar jangan. Kak Yuta juga mau jadi donat. Sini Kak Yuta belum jadi donat. Wah, guys. Kak Yuta dikejar. Tolongin Kak Yuta, guys. Bantuin Kak Yuta. Kak Yuta dikejar sama adik-adik Kak Yuta. Buntutnya [Tertawa] Baby Shell dimakan Mio, Guys. Parah emang di bawah tanah aja. Eh, di sini ada tiga ular. Mana? Mana? Sini nih. Woh, banyak ularnya pada di sini. Mereka sembunyi karena takut sama kita. Baby Celin, ularnya masuk ke dalam. Oh, gak jadi. Yey, Kak Yuta sudah makan satunya. Kakak tuh. Baby kasih makan. Mio kejepit. Babyin. Kak Mionya kejepit. Mio kejepit di terowongan. Bisa Elin kamu makan ekor Kak Yuta. Makan aku. Makan aku. Ah, enggak bisa makan kamu. Kakak Mio kenapa? Mana kamu? Di mana ini? Mio kejepit. Tolong kejepit di mana? Wah iya guysya kejepit. Gimana ini kakak? K tolongin coba mundur. Kenapa? Ya aku menolong. Padahal kenapa ini? Baby kemakan sama kakak Mio. Kakak gimana ini? Elah Mio akan mencoba segala cara untuk Kakak. Ah Mi kamu ke mana? Ah, Mio meninggoy karena kejepit. Wah, guys, Mionya meninggoy karena kejepit. Ya, sedih banget. Tapi enggak apa-apa, Kak Yuta sekarang jadi raja. Kak Yuta sekarang jadi ular terbesar. Ih, tapi Kakak keren banget ya kan? Keren kan? Iya. Iyalah, Kak Yuta begitu. Mau lihat Kakak Yuta? Ah kakakku dikejar dikejar kejar siapa? Kak Yuta ke sana itu aku makan makan dia. Sat Baby Shelly ada Kak Yuta di sini akan menyelamatkan kamu. Aku mau berlindung di bawah Kak Yuta aja. Emang bisa enggak kemakan? Nah kalau mendak kena kepala gak apa ya. Oke ayo sini Baby Sin. Kak Yuta akan melindungi kamu. Aku ngumpet aku ngumpet. Baby Selin ngumpet, Guys. Dia enggak kelihatan ada Mio. Ayo kita makan Mio. Ei, kok kalian kembar sih? Sama-sama sapi. Yey. Sapi. Muter-muter. [Tertawa] Baby sinin ngumpet tapi kayak Yutanya muter-muter, Guys. Jadi Baby Sellin kelihatan terus itu, Guys. Guys, tuh lihat di sana ada ular lagi, Guys. Ayo kita ke sana. Ayo kita jadi raja ular. Eh, eh kita jadi jeraja ular. Kakak kakak itu ganteng banget pakai pakai ini. Makasih Kak Yuta kan memang ganteng ya. Enggak, Guys. Enggak jadi deh kok enggak jadi mahkotanya? Awas itu di atas di atas. Cat Raja Yuta datang akan memamam kamu. Mamam. Mamam. Kak Yuta lapar. Ayo kalian kejar dia. Itu itu Baby Selin. Makan dia. Baby kecar. Ayo bentar lagi. Dikit lagi. Dikit lagi. Dikit lagi. Baby ye ye. Baby siell tambah gede dewasa. Ayo kalian juga harus tambah gede lagi biar sama biar kita jadi raja ular. Oke deh, Baby. Shelin, jangan makan. Oh, iya. Kamu sama Kak Yuta gedean Kak Yuta ya? Iya. Melindung. Hei, Mio, tadi kamu habis makan katak kan? Hah? Pasti kakak mau dengar suara katak. Ini udah tahu kan di di perutnya Mio itu pasti pada loncat-loncat kataknya. Ya. Ah, suaranya gimana? Itu gimana ya? Aku mio enggak tahu suara kodok. Suara kodok. Suara kodok gini. Bukan itu tok itu bukan suara kodok. Itu kambing. Bukan itu kambing. Suara kodok gitu. Nah, itu kakak Yuta. Itu Kakak Yuta. Ah, Kakak Yuta tinggal kepala. Kakak Yuta mah jahat sini mo. Aku makan no kayakutan. Nono, no. Kok gitu? Mio sini Mio. No, no, no. Mio, Mio. Kak lapar. Tuh, tuh, tuh. Yang di depan tuh, tuh, tuh, yang di depan. Aku mah pahit. Aku mah pahit. Kuning kayak pisang. Enak. Enggak pahit. Pahit itu tuh hijau itu. Tuuh hijau kayak semangka tuh. Inah. Nah. Hijau kayak semangka katanya. Nah, nah. Jangan Mio. Mio pahit. Asin. Asin. Asin. Ah, Kakak manis. Manis Mio manis. Asin. Apa ya? Sepet. Sepet. Oke, Guys. Kalau gitu Kak Yuta mau Gaca dulu. Ayo temenin Kak Yuta nyari ular yang lain. Let’s go. Yey. Sini guys. Ya, di sini ada telur ular guys. Kita bisa dapetin ular yang banyak. Ular yang bagus-bagus. Ayo kita coba gaca dulu. Gca. Gaca. Kaca. Kaca. Kaca. Yeay. Kakak Yuta dapat ular sapi. Ah, tu mau aku tak punya deh. Tapi Baby Shelim belum punya ular kayak Kak Yuta ya. Cang punya. Ye, guys. Kita dapat. Wah, yang ini telur beracun Rp3.000 ya. Tengkorak Kuta baru 300. Ayo kita mulai pakai telur sapi. Eh, telur sapi apa? Apa namanya? Ular sapi. Yeay, terjadi sapi. Ular tapi sapi. Apa? Kenapa? Tapi pakai pakai yang ini sama kayak Mio tadi awal. Ah, ini aku doang. Wah, Mio kayak punyaku tadi. Punya Kayuta tadi. Oh, iya iya keren. Baby shelling. Kepala doang ular. Masa ular enggak ada buntutnya? Iya. Eh, ya, Baby Sellin kamu makan Kakak Yuta. Kakak Yuta belum gede. Tolong kepala doang. Sini. Hai baby cel. Kabul kabur kabur. Ada ular kecil, Kak Ita. Makan ular kecil, Kakak. Semakin tumbuh. Semakin tumbuh semakin panjang. Kakak kenapa? Apa Bellin? Ular sama Indomie sama. Beda dong. Kalau Indomie bisa dimakan. Kalau ular hewan. Aku pengen Indomie. Ya, habis ini kita bikin Indomie. Ih, jangan sering-sering. Baru aja kemarin makan mie. Heeh. Iya, Baby Shelin jangan sering-sering. Tapi kalau kali ini aja enggak apa-apa, tapi besok enggak boleh. Jangan gitu. Kalau enggak ngajak Mio enggak boleh. Kakak aku jadi angka enam. Itu angka il itu kalau dibalikin enam tergantung genset. Kayak kantung genset katanya. Eh eh. [Musik] [Tertawa] Ayo sini. Ayo sini sini sini. Sini sini sini sini saya dilindungi dimakan enggak ada yang dimakan soalnya kakakut aku dikejar mana dikejar siapa ini hafiz hafiz habis mana dia mi ke atas dulu itu di sana ah kakak oh tinggal kepala [Tertawa] Baby Senin tinggal kepala. Mana mana, mana di kamu? Kamu di mana? Oh, itu. Oh, itu. Hafiz sini Hafiz. Kamu berani-beraninya makan Baby Shellin ekor kamu aku makan. Awas, awas Celin. Awas. Ya, bagus Mio. Keren. Hei, Baby Shelin. Kayaknya kita mendengar suara orang ngorok. Y Kak Mio tidur. Oh, Mio tidur, Guys. Ayo kita kagetin dia. Di mana dia? Oh, itu tuh tuh dia di dalam. Mio, kamu ini ya? Oh, iya ini. Mio, Mio. [Musik] Kenapa? Kenapa? Kenapa? Kakak aku ke mana? Yah, Kakak Miu enggak tahu. Kakak Miu kaget dikagetin Kakak Yuta. Kakak Yuta sini aku lihat aja lah. Enggak sini. Hei, sini baby chin. Ayo, ayo. Ah, Kakita lapar sini kamu. Ah, aku mau lihat y di sini kakak M bantuin Baby Challeng deh biar jadi kesar. Aku mau lihat ada Eti. Kita makan Eti ini Eti ya? Oh, sini kamu Eti. Awas tengahnya ada Baby Shellin. Itu Baby Shelin kecil banget lucu. Kamu mau pelindung kayu aja. Kamu jangan kabur kayak anaknya Kakak Yuta. Baby Cellin. Iya benar juga. Jadi Kuta punya anak sekarang. Wah kita keluarga. Iya ada girl S. Yeay. Yeay. Kak Yuta sudah jadi raja. Yey. Kak Yuta jadi raja. Mati aku belum katanya baby sh ah Mio. Maaf ya ekornya Mio Kayuta maka sengaja tuh woi. Oh kok sengaja enggak ada ya Kakak. Ayo ayo kepung kepung kepung ayo kepung baby kepung kepung kepung. Ayo itu itu dia gak bisa kabur. Ah yeung. Eti, Eti, Eti jangan sampai kabur si Etian kanan. Ayo, Kak. Ye, Baby Sellin. Awas. Wah, dia kabur guys. Terus, Kak Yuta, terus. Kepung Eti, Eti sini Eti, Eti. Ah, ada yang lebih besar lagi. Kakak mana? Di depan. Oh, Hafiz itu. Oh, iya si Hafiz. Ayo kita kepung. Hafiz sudah jadi gede. Ayo kita kepung sini Hafiz. Bertemu dengan Raja Yuta. Aduh, Baby Sell dimakan. [Musik] Kakak aku dimakanin loh. Hei, sini kamu Eti. Sini sini makanin baby challengin terus. Sini. Ha, kabur kamu. Takut kamu, Eti. Ayo terus, Kak. Iya, ini Kak Yuda kejar. Nah, lah. Ke kepung, ke kepepung, ke kepung. Kepung, kamu gak bisa pergi lagi. Ye, Kak Yuta udah makan setengah ekornya. Bagus. Terus sana banyak, Mio. Mana kepung dia. Dia dari sana ya, kamu di belakangku. Iya. Wah, ini sempit banget jalannya. Kak Yuta udah gede banget. Hati-hati, Kakak. Takut kejepit kayak Mio. Nih kena nih. Nih kena nih. Satu. Dua. Dua. Tiga. Ye. Ya, dia keluarkan. Yeay. Kepalanya belum ke sana dia. Kepalanya belum, Guys. Ini nih dia. Ini dia. Belajar lagi. Ayo, Kakak. Ye. Kakak menang. Kakak bisa. Kakak bisa. Kayak menang. Kakak bisa. Kakak. Yah. Yah. Mio. Y, guys. Mio. Kak Yuta makan. [Tertawa] Ye, Kak Yuta jadi raja ulang kakak matang ajaah. Aku satu aja. Ah, oke teman-teman terima kasih ya untuk kalian semua udah ngikutin petulangan Kak Yuta Moda Baby dari awal sampai akhir. Dan sekarang Kak Yuta udah jadi raja ular. Tadi Miu sama Baby juga jadi raja ular. Tapi gak sengaja dimakan Kak Yuta ya. Baby ya yah. Baby shin kenapa ngamb kemakan lagi guys. Ya udah teman-teman sekian dulu ya video kali ini. Jangan lupa klik comment dan subscribe. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye. Kakak. Kita jadi ular terbesar, Guys. Kakak Kak Yuta ular terbesar. Aku ular terkecil. Iya benar. Kamu anaknya Kak Yuta. Gak mau. Kamu apa? Anak Papa. Yeah.
#roblox #duniabudi
Tags
best chinese drama
cdrama
chinese drama
chinese drama 2022
chinese indo
comedy
drachin
dracin
drama
drama 2021
drama china
drama china romantis sub indo
drama china sub indo
drama china terbaik
drama kolosal
drama romantis
drama terbaru
Dunia Drama
Entertainment
fantasy
Gaming
Historical
Indonesia
indo sub
iQIYI
iQIYI drama
iQIYI indonesia
mandarin
MangoTV
minecraft
Mystery
new chinese drama
News
Roblox
romance
romantis
Sports
sub indo
Sub indo full movie
wetv
wetv dunia drama
wetv indonesia
youku
youku indo
youku indonesia