Polemik Pemakzulan Gibran, Kali Ini Purnawirawan Berkirim Surat ke MPR | Sindo Prime | 03/06
Kita akan informasi berikutnya pemirsa. Polemik pemakzulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabumi Ngeraka ternyata masih bergulir. Forum purnawirawan prajurit TNI bahkan melayangkan surat ke DPR MPR DPD RI agar mendorong pemakzulan Gibran dari jabatannya sebagai Wapres RI. Ya, jadi pemirsa, Forum Purnawirawan Prajurit TNI ini kembali mengusulkan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. dimakzulkan dari jabatannya. Para pernawirawan ini bahkan mengajukan surat kepada MPR, DPR dan DPD RI Senin kemarin agar parlemen mempertimbangkan usulan ini. Ada delan poin sikap surat tersebut. Salah satunya juga adalah didorongnya pemakzulan Gibran. Forum Purnawirawan Prajurit TNI siap dipanggil oleh ketiga lembaga ini untuk menjelaskan surat tersebut. [Musik] Ya, sebelumnya evaluasi terhadap Wakil Presiden Gibran Rakaboming Raka ini menjadi sorotan di akhir bulan April 2025, salah satunya dari forum purnawirawan prajurit TNI yang memicu polemik serta reaksi masyarakat. Forum Purnawirawan prajurit TNI mengusulkan agar Gibran Rakabuming Raka dicopot dari jabatannya sebagai wakil presiden RI. Presiden Prabowo Subianto melalui penasihat khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Wiranto merespons dan menghormati delapan tuntutan forum purnawirawan prajurit TNI. Beliau memahami itu ya. Namun tentunya presiden sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, panglima tertinggi TNI tidak bisa serta-merta menjawab itu. Ya, spontan menjawab tidak bisa. Karena apa? Beberapa alasan ya. yang pertama kan beliau perlu mempelajari dulu ya isi dari statement itu, isi dari usulan-usulan itu dipelajari satu persatu karena itu masalah-masalah yang tidak ringan ya masalah yang sangat fundamental ya. Salah satu tokoh masyarakat Papua Osea, PTG memberikan pandangan bahwa Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran telah terpilih secara sah secara konstitusi. Proses pencalonan Presiden dan Wakil Presiden, tahapan itu sudah selesai. Sekarang tingkat tinggal gilirannya adalah mengimplementasikan program-program yang telah dijanjikan oleh Presiden dan Wakil Presiden pada saat pencalonan. Maka itu tidak perlu lagi bikin gadu gegaduhan di masyarakat. Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia merespons usulan purnawirawan TNI yang menginginkan evaluasi terhadap Gibran Raka Buming Raka sebagai wakil presiden RI. Bahlil meminta kepada pihak tersebut untuk menempuh jalur mekanisme hukum. Saya pikir negara kita ini kan negara hukum ya. Negara kita negara hukum. Proses pemilu sudah selesai, sudah konstitusional. Kalau ada yang berhukum di luar daripada hukum ya kita serahkan pada Mahlil menegaskan terus mendukung kinerja dan program yang telah dicanangkan pemerintahan Prabowo Gibranak. Di tengah panggung kekuasaan, Forum Purnawirawan TNI kembali menyampaikan tuntutan. Surat pernyataan disampaikan kepada anggota dewan meminta Wapres Gibran untuk dimakzulkan. Benarkah ini murni demi keadilan atau sekedar kepentingan kekuasaan? Kita bahas bersama narasumber istimewa kita malam ini. Sekretaris Forum Purnawirawan Prajurit TNI Bimo Satrio, Wakil Ketua Umum Projo, Fredy Alex Damanik dan pengamat sekaligus Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro. Saya sapa narasumber saya. Selamat malam abang-abangku semua. Apa kabar? Malam semuanya. Terima kasih sudah bergabung bersama kami di Sindo Prime. Saya pertama ke Mas Bimo dulu. Mas Bimo kemarin kan pada saat hari lahir Pancasila ada pertemuan saya nonton kalau enggak salah ada Pak Presiden, Ibu Mega, terus ada ee wakil juga Wapres Pak Gibran dan juga ada Patri Sutrisno sempat bersalaman kalau tidak salah saya lihat di video tersebut. Ternyata poin keedelapan tetap ingin memakzulkan ya saya pikir sudah mulai agak mereda itu Mas Bimo ya. E saya jelaskan sedikit posisi saya. ee Bimo Satrio. Saya berposisi di F ee Forum Purnawirawan Prajurit TNI sebagai sekretariat di sini. He. Jadi istilahnya ee kami yang ee membantu untuk menyusun, mengertikan dan kemudian ee membantu untuk mengirimkan dan memberikan tebusan kepada tembusan kepada ee beberapa organisasi masyarakat dan lain. Ee kemarin kan kalau yang pertemuan dengan hari Pancasila itu kan kejadinya tanggal 1 ya. Heeh. Tapi sebelum itu ee kita tanggal hari Jumat itu ee Forum Purnawirawan ee TNI sudah bertemu dengan ee Pak Tri Sutrisno. Heeh. Dan kami memang dalam hal ini mengusulkan ee untuk pemakzulan Gibran karena yang sudah e termasuk beredar di masyarakat juga yang dari beberapa organisasi juga mengusulkan hal tersebut. sama seperti itu. Dan kemudian ee Pak Trisutrisno mendengar hal itu dan Pak istilahnya Pak Trisutrisno merestui itu. Nah, kemudian kami sudah memang berencana untuk ee mengirimkan surat itu ee dan terlaksana kemarin hari Senin. He he. Mas Bimo itu kan ada delan poin ya, seperti yang disampaikan juga yang diterima Pak Wiro, ke Pak Presiden dan sekarang ke MPR, DPR DPD. Begitu. 8 poin ini fokus utamanya yang mana, Mas Bimo? Ee kalau kita ee dari inisiator kita beranggapan yang paling utama memang yang satu kembali ke amandemen UD45. Heeh. Nah, itu ee kalau itu satu dilakukan otomatis nomor du sampai nomor 8 semuanya pasti bisa dilakukan. Hmm. Berarti termasukkah pemaksulan Gibran yang Anda maksud juga? Iya. Nomor nomor del itu adalah pemangzulan eh wakil presiden eh Gibran Akabumi. Mengapa poin ke-elapan tersebut masih diajukan Mas Bimo? Ya, karena ee Purnawirawan ini juga istilahnya kita selama ini ee tiap minggu ke minggu ee selalu berkoordinasi dengan ee kalangan ee semua masyarakat seperti contoh ee hari ini tadi juga kita sudah di Bandung. Heeh. ee di UTC Hotel kami menghadiri acara ee Gema untuk ee warga ee Bandung, gerakan warga Bandung. Kemudian minggu lalu kita sempat ke Jogja yang di mana juga dihadiri oleh Pak Amin Rais di mana juga mereka kita menerima dukungan dari FPTNI, menerima dukungan dari warga Jogja terus ya kemudian kita akan terus bergerak terus, Mas. kemungkinan minggu depan juga ada kemungkinan ke Surabaya dan itu akan bergak terus dan selama yang kita perhatikan di kalangan masyarakat memang ee dalam hal misalnya amandemen ee UUD45 itu agak kurang apa ya kurang pamor ya kurang favorit ya tapi kita semua bersatu punya tujuan sama untuk yang pemaszulan Gibran H dan untuk membersihkan ee istilahnya kabinet yang sekarang dengan istilahnya cawi-cawi atau turun tangannya Jokowi itu, Mas. Hm. He Mas Pimo ini mungkin saya mewakili pertanyaan beberapa netizen yang juga berkomentar terhadap Iya ada delapan poin tersebut begini. Yang pertama adalah bukankah ee Prabowo Gibran ini kan satu paket ya ketika pemilu tersebut apakah artinya ee Gibran diturunkan, presiden juga akan ke bawah begitu. Itu yang pertama. Yang kedua, bukankah proses pemilu juga sudah selesai, Mas Bimo? Apapun dinamikanya di MK dan lain sebagainya, suara rakyat terbanyak bukankah sudah e dihasilkan dan pemenangnya Prabowo Gibran. Nah, ini bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan netizen ini? Iya. Ee jadi gini ee Mas, kami melihat ee dari segi waktu ee pencalonan sebenarnya sudah ada kecacatan dari segi hukum ya. Dan itu sebenarnya juga sudah dijelaskan di dalam surat tersebut, Mas ee tentang hukumnya seperti apa, seperti apa ini. Tapi bukan ranah saya untuk menjelaskan karena sebenarnya di tim kami ada ee ahli hukumnya sebenarnya itu mah. He he. Artinya yang bisa melihat itu dan mungkin dia lebih bisa menjelaskan hal itu. Hm. Baik. Kalau poin yang bahwa satu paketnya Prabowo Gibran ini gimana, Mas Bimo? Apakah Mas Bimo boleh menjawab hal tersebut? Ee nah itu juga belum belum bisa menjawab itu, Mas. Oke. Baik, kalau begitu saya ke Bang Alex. Bang Alex ternyata masih kekeh dari Forum Purnawirawan TNI mendesak Pak Wapres, Pak Gibran. Ini gimana, Bang Alex? Ya, terima kasih ya. Kami menganggap itu sebagai aspirasi masyarakat lah ya. Aspirasi kelompok-kelompok masyarakat termasuk seperti guru, mahasiswa dalam hal ini ee forum purnawirawan TNI. Tapi kan beberapa berapa ya, 2 bulan yang lalu ini sudah dilakukan sebetulnya ya. Dan kalau bicara misalnya Forum Purnawirawan TNI juga secara organisasi forum purnawirawan TNI ee beberapa itu darat, laut, udara ya ee sudah melakukan yang resmi yang yang terdaftar itu kan sebetulnya sudah melakukan klarifikasi ee tentang bahkan mendukung ya e pemerintahan Prabowo Prabowo Gibran ini. Jadi ee menurut saya ya harus kita akui ini memang ee politis ya. Tadi disampaikan ee akan membangun komunikasi-komunikasi terus ya gerakan-gerakan ee pertemuan-pertemuan mencari dukungan ke sana kemari ya secara hak ee konstitusional ya ee berkumpul, berorganisasi, menyatakan pendapat ya sah-sah saja. Tetapi ketika ini menjadi sebuah ee misalnya gerakan pemazulan itu yang ee dilarang atau bertentangan dengan undang-undang. Karena apapun ceritanya ya ee Prabowo Gibran ini ya Gibran walaupun Gibran difokuskan kepada Gibran ini kan secara konstitusional sudah sah. Sudah banyaklah forum forum-forum yang membicarakan ini pengamat. Tetapi yang perlu saya saya tegaskan di sini ini juga kan sudah disampaikan kepada ee Presiden Prabowo ya. Saya percaya sebagaimana pidato Pak Presiden Prabowo kemarin ya, beliau menitik beratkan juga kembali ya beliau ini kan seorang pemimpin yang mengutamakan persatuan dan kesatuan. Beliau selalu mengatakan tidak ada negara yang maju kalau pemimpinnya, kalau tokoh-tokohnya itu tidak bersatu. H ya ini forum tentara aja. Forum purnawirawan. Mohon maaf. Forum purnawirawan ini seperti saya sampaikan tadi sudah lebih banyak ya yang resmi tidak mendukung ya. Apalagi nanti ini misalnya menjadi gerakan pemazulan, otomatis kan ee bangsa ini akan menjadi teradu domba, akan e pecah belah. Presiden Prabowo saya percaya yakin 100% tidak akan membiarkan itu. Beliau pasti akan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini. Oleh karena itu ya dengan segala hormat kami mohon kepada Purnawirawan ini agar kita fokus saja membantu pemerintahan Presiden Prabowo yang menjalankan program-programnya khususnya di dalam hal untuk mensejahterakan ee bangsa dan negara ini. Sudahlah kita jangan mau jangan habiskan energi untuk ya habiskan energi-energi yang negatif untuk berargumen, beradu adu adu apa namanya? Adu otot, adu apap pun ini namanya untuk membahas yang menurut saya ini tidak sesuai dengan konstitusi. Demikian sementara. Baik, Mas Agung. Kalau ee saya minta tolong ke Mas Agung tuh sebenarnya ingin lihat celah peluang apakah mungkin pemakzulan Gibran ini terjadi itu seperti apa? Karena kan ya kita juga harus hitung-hitung secara politis ya ee di DPR seperti apa, kemudian di sekitar ee Presiden Prabowo juga seperti apa. Nah, ini akan seperti apa? Sejauh apa sih langkah dari Forum Purnawirawan TNI ini? Iya. pertama ya ee saya apresiasi karena tuntutan soal pemakzulan ini diarahkan secara konstitusional ke DPR gitu ya. Artinya memang ini rule of the game yang kita akui, yang kita sepakati sebagai bangsa. Ee enggak bersalah, silakan berproses. Tapi harus ee jelas bahwa ada rasionalisasi politiknya bahwa secara kalkulasi ee koalisi Indonesia Maju Plus itu menghimpun kekuatan di parlemen 81%. He. Sisanya kalau dianggap di seberang PDIP 19%. Jadi secara kuantitatif agak susah sepertinya untuk awal ini sampai pada proses ditindaklanjuti dengan beragam tingkatan itu ya, Mas. Kompleks itu tapi secara kualitatif it’s ok gitu. Kalau tadi ada diskusi lanjutan di Jogja kemudian nanti di Surabaya dan di kota mana lagi. Artinya apa? Aspirasi ini hanya memang sementara berputar berkelindan di seputaran-seputaran diskusi ya, masukan, saran dan seterusnya. Tapi untuk lebih lanjut akan tergantung situasi dan dinamika politik kita ya. Apakah ini akan di ee tindaklanjuti oleh para veto player di masing-masing partai parlemen hari ini atau ini hanya sebatas masukan saja seperti itu. Dan saya jujur sebenarnya ini agak agak anti klimaks, Mas Yudi. Ee kenapa? Karena yang hanya diajukan hanya poin ke-elapan saja seperti itu. Dari tujuh poin yang lain yang menurut saya walaupun saya enggak sepakat ee sebagian besar, tapi ada poin-poin yang cukup positif. Misalkan soal proyek strategis nasional harus ulang. Itu kan bagus tuh. Heh. Kemudian soal misalkan ada evaluasi soal peranan Polri untuk dikembalikan ke Kapnas di bawah Kemendagri. Oke dikaji dulu gimana. Itu kan hal-hal yang menurut saya ee relevan dan langsung ya menyentuh ee permasalahan atau menteri-menteri yang memang enggak maksimal di shuffel. Tapi kalau sudah ada embel-embel ee kita dukung hasta cita tapi tidak IKN. Nah, itu udah agak lain itu Bang Fredy nanti ketawa dia. Kemudian ee kita resfold menteri-menteri yang misalkan dekat dengan keluarga Solo. Ah, Bang Fredy makin senyum dia seperti itu. Atau nanti pemakzulan Mas Gibran keluarga Solo lagi seperti itu. Jadi maksud saya supaya tuntutan ini benar-benar objektif diperjuangkan saja sampai mana nanti urusan lain. Karena apa? Karena kalau terlalu kuat dosis politiknya, publik juga akan apa ya menjauh dan ini akan layu sebelum berkembang kalau menurut saya ya. Jadi menurut saya ee akan lebih ideal, lebih baik kalau masukan-masukan yang bagus tadi di follow up terus walaupun nanti ujungnya seperti apa enggak masalah. Tapi ini bukti konsistensi, komitmen ya, loyalitas perjuangan para purnawirawan untuk memperjuangkan semuanya. Karena kalau sudah salah satu, salah dua saja ini akan jadi tanda-tanya besar. Ya, seperti itu sebagai pengantar. Ee Mas Agung kalau misalnya tadi saya ingat ee Mas Bimo bilang bahwa yang nomor satunya adalah mengembalikan kepada undang-undang. Jadi, runutan berikutnya itu juga harus semuanya kembali ke undang-undang sehingga poin ke-elapan dianggap ee tidak sah ketika terpilih sebagai ee wapres begitu. Nah, ini apakah bisa sangkut potek situ, Mas Agung? Iya. Masalahnya poin nomor satu saya pribadi aja enggak setuju misalkan kembali ke apa Undang-Undang Dasar 45. Saya pribadi tadi kan juga di Jogja banyak yang enggak setuju juga poin nomor satu artinya ya tadi maksud saya ya nanti kalau misalkan ini ada penolakan ya poin yang lain diperjuangkan seperti itu. Dan ini menjadi bahanemasukan kepada pemerintah juga. Artinya apa? kan penginnya ada yang ditindaklanjuti. Nah, kalau misalkan ada dua tiga poin yang ditindaklanjuti kan bagus. Artinya forum purrawirawan ini produktif sehingga tidak hanya fokus satu poin. Kalau satu poin kemudian hilang enggak di ee tindak lanjuti kan selesai forum ini. Jadi maksud dari 8 poin mana nih yang bisa kita komunikasikan, negosiasikan poin-poin yang make a sense, yang rasional untuk dikerjakan oleh pemerintah hari ini. Misalkan nih tadi menteri-menteri yang bermasalah kinerjanya enggak maksimal ya direshvel seperti itu. Oh misalkan poin del jangan pemakzulan lah. Satu waktu saya kemarin dalam satu forum forum Purawirawan dengan Mas Gibran ketemu seperti itu. Ada masukan enggak buat Mas Gibran? Misalkan nih soal kinerja Mas Wapres yang belum maksimal dari forum purnawirawan apa masukannya? Artinya apa? Ada diskusi dua arah, ada pendekatan dari hati ke hati. Maksud saya ke situ, Mas Yudi. Supaya apa? Supaya forum purnawirawan ini lebih produktif. Kalau hanya sebatas 8 poin kemudian akhirnya fokus satu poin, satu poin pun akhirnya tidak ada bentuknya, tindak lanjutnya ya mubazir kan seperti itu dengan apa yang sudah dilakukan sejauh ini. Seperti itu sih. Oke, menarik Mas Bi. Mau saya minta tanggapannya? Silakan, Mas. Iya. Oke. Ee saya barusan juga ini dapat ee telepon rupanya salah satu inisiator dari FPP TNI juga menghubungi saya juga mendengar dari apa siaran ini. He. Ee jadi ee satu hal yang saya tekankan kita dari reformasi ee kita berusaha memerangi yang namanya KKN ya, korupsi, korupsi dan nepotisme. Hm. Tapi kita sendiri tahu di zamannya Pak Jokowi ini terjadi gitu dan ini yang berusaha untuk kita coba perangi gitu. Dalam artian ee nepotisme ya kita tahu anaknya, mantunya, adik iparnya segala macam. Jadi ini sudah enggak sudah di luar komitmen dari reformasi kita untuk memerangi korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hm. Itu itu satu. Dan kemudian ee saya juga dapat ada ini kalau pemakzulan itu tidak dilarang tapi ee dalam undang-undang ee memang ada keterbatasan. Makanya itu ee perlunya amandemen ini yang nomor satu ini. Hm. Sebenarnya ini pembuka istilahnya kalau amandemen satu terbuka ini di misalnya mohon izin ee Presiden siap untuk dekrit presiden ee amandemen kembali ke Undang-Undang Dasar 1945 asli. Ini sudah bisa maksudnya bisa terbuka semua. kita bisa perangi, kita bisa bersihkan, itu kita bisa kembali lagi. Nah, itu itu salah satu ininya ee Pak Hm. Menarik nih, Mas Agung. Gimana, Mas? Ya, saya kira membuka kotak Pandora yang enggak perlu ya, Mas, ya. Kita setback terlalu jauh. Buat apa kita memperjuangkan reformasi seperti itu, ya. Jadi, kalau misalkan poin satu yang jadi titik tolak lagi, wah makin besar penolakan publiknya. Kalau saya justru kontraproduktif, yang ada malah antipati. Seperti itu sih. Hm. Tapi untuk melengkapi tadi yang disampaikan oleh Mas Bimo, Mas Bimo ada tanggapan? Silakan. Iya, boleh saya tambah, Pak? Silakan. Silakan. Jadi kita juga berpendapat selama ini korupsi kan ee kebanyakan terjadi itu karena ini, Pak. Apa? Background-nya orang-orang dari partai. Mohon izin ee menteri-menteri yang korupsi kena korupsi semuanya kan background-nya dari partai, Pak. Kalau kita kembali dari UUD45 kembali ke asli, Pak. Enggak ada lagi yang namanya partai, Pak. Hm. itu bisa kita nalarkan bahwa korupsi mungkin bisa hilang, Pak. He solusinya adalah balik ke akar dan tidak akan terjadi korupsi ke depan. Ya, kita mulai lagi dari nol, back to return to basic condition. He. Tapi prosesnya seperti apa? Bukankah akan sangat panjang sekali itu, Mas Bimo? Ya memang akan sangat panjang dan sangat melelahkan. Tapi lah mau bagaimana lagi, Pak? sekarang ee amandemen-amandemen apa ee perbaruan-perbaruan Undang-Undang 45 selalu ee terjadi selalu terjadi gitu. Begur dalam artian ee kita juga ee bagaimana menyikapinya ya istilahnya mau kembali kembali ke mana gitu, ke titik mana gitu. Sedangkan kalau mohon izin kalau misalnya mesin Pak, kondisi terbaiknya adalah kondisi pada saat dia awal sekali baru. Jadi kita berharap kalau misalnya ini negara kondisi terbaiknya adalah pada saat negara ini berdiri gitu. Oke. Baik. Saya nanti akan minta tanggapi Bang Alex dan juga Mas Agung kembali. Tapi kita simak dulu ini bersama rekan-rekan dan juga pemirsa Presiden ketuuh Joko Widodo yang menanggapi perihal adanya usulan pemaksulan putranya Wakil Presiden Gibran Rakabumi Ngeraka. Wah usulan ya boleh-boleh saja dalam negara demokrasi seperti kita. Pak, ini kan diusulkan dari penawar TNI TNI itu anggapannya benim ya. Oh, iya boleh-boleh saja. Itu kan aspirasi dalam negara demokrasi ya biasa saja. Tapi Mas Dian sendiri kan dipilih oleh rakyat, Pak. Dengan adanya usul pengadilan sebeso dan Pak Wabres Kibran Raka Penggeraka sudah mendapatkan mandat dari rakyat lewat pemilihan umum. Baik, kita lanjutkan dialog kita. Eh, Bang Alex, barusan Presiden keet7 RI Joko Widodo bilang boleh saja. Berarti apakah 8 poin ini termasuk pemakzulan yang ada poin ke-elapan itu boleh-boleh saja diajukan dan perlu dipertimbangkan pemerintah? Ya, seperti yang saya sampaikan tadi ya, boleh-boleh saja aspirasi menyatakan pendapat, usul ya, bebas dalam negara demokrasi ini. Tapi saya menyinggung ee ee Mas Bimo tadi ya kembali ke Undang-Undang Dasar 45 shutdown ya, apakah restart atau apalah namanya kita ini. He sementara tadi disampaikan menghapus partai laut itu diajukan aja ke DPR, ke MPR itu bagaimana ceritanya sih? Jadi udahlah isu-isu elit begini enggak laku di rakyat. Sudah kita fokus aja isu-isu kerakyatan, isu kebangsaan yang memajukan ee negara kita ini enggak enggak akan pemakan sama rakyat. sudah bosan. sudah selesai pertarungan politik kemarin. Sudah kita fokus saja ya dengan segala hormat para purnawirawan ini sudahlah jangan rakyat ini walaupun saya percaya ini bukan rakyat cuma elit-elit yang segelintir aja cuma membangun terus narasi-narasi ya narasi provokatif begini bebas bebas ya silakan ee berkumpul ya ee apa namanya membangun diskusi-diskusi silakan silakan tetapi saya sampaikan yang tadi tidak produktif untuk apa sih untuk apa sudah sabar aja Aja kalau mau mengganti kepemimpinan di republik ini, sabar nanti ada 2029 sebelumnya 2028 sudah persiapkan pertarungan lagi. Jangan sekarang. Sekarang Presiden Prabowo sedang fokus bersama Gibran membangun negara ini ya memperbaiki ekonomi segala macam. Jadi ya dengan segala hormat sekali lagi saya minta, saya himbau sudahlah hentikan ee apa namanya adu domba ini ya. Jangan lagi dibangun narasi-narasi pemakzulan gibran ini. Tadi sudah dikatakan ya isu yang isu yang masuk itu cuman pemakzulan Gibran ya. Yang yang dalam kepentingan yang sama itu cuman pemakzulan gibran. Tapi saya yakin itu juga hanya segelintir-segelintir saja. Hanya segelintir-gelintir orang saja. Jadi enggak enggak akan direspon lah oleh masyarakat. Saya percaya itu. Itu baru masyarakat pemimpin politik kita juga tadi menghapuskan partai. Sementara keputusannya adalah di para politisi itu, di para partai itu, para pemimpin partai, ujung-ujungnya di pemimpin koalisi Pak Prabowo. Seperti saya katakan lagi, enggak mungkin Pak Prabowo akan membiarkan bangsa ini terpecah belah kalau itu direstui atau diizinkan oleh ee Presiden. Enggak mungkin. Jadi sudah kita hentikan sajalah narasi-narasi ini. Terima kasih. Baik, Mas Bimo tanggapannya, Mas. Iya. Ee Pak, kami di sini enggak ada pengin memecah belah ya. Seingat saya kita enggak ada memecah belah. Ini aspirasi dari kami. Monggo mungkin disikapi seperti apa. Iya. Dan dalam hal ini ee saya ee cuma berperan sebagai sekretariat. He. Dan kita siap FP TNI siap selama ini kami siap terbuka untuk diskusi, untuk berbicara. Maka dari itu ee beberapa tempat memang sudah mengundang kami ee dan mereka juga sudah berhasil berdiskusi dengan kami semua akademisi apa segala macam ee kita semua sudah sempat kita ee perbincangkan hal ini dan ya alhamdulillah selama ini memang ee ee apa namanya ee yang kita dapatkan yang di masyarakat ya memang positif dukungan dari masyarakat memang ada untuk FPP TNI ini. He. Dan satu hal lagi, kenapa kok FPPTN ini berdiri di luar dari ee apa istilahnya ee PP angkatan-angkatan yang sudah ada ee karena dari yang ada di sini ini merasa kita merasa tidak ter apa ya tidak tersalurkan gitu istilahnya untuk untuk bisa berbuat apa-apa di PP ee PB eh PPAL ataupun PPA ataupun PPRI sekaligus Begitu, Pak. Mas Bimo gimana menjawab pertanyaan bahwa di dalam forum ini anggotanya sebelumnya adalah bukan pendukung Prabowo Gibran? Apakah ada benang merahnya sehingga ada delan poin dan salah satunya pemaksulan Gibran yang notabennya lawan politik sebelumnya? Oke. Ee kalau itu ee memang tidak dipungkiri ada, tapi kami karena sebenarnya begini, Pak. Karena karena kita punya satu pendapat yang istilahnya kita satu tujuan yang sama, jadi kita welcome sama semua ee kalangan masyarakat, semua organisasi, Pak. Kalaupun itu orang itu dulunya apa organisasi tersebut dulunya adalah pendukung dari ee salah satu pihak Anis atau apa, kita enggak menutup menutup itu. Tapi dalam artian kita punya satu tujuan yang sama saat ini gitu. Baik. Baik, Mas Agung. Saya minta disimpulkan, Mas, sebagai penutup perbincangan dialog kita, Mas Agung. Iya. Kalau sebatas diskusi saya mendukung ya, mengapresiasi ee masukan dari Forum Purnawirawan sekali lagi gitu karena ini membangun kesadaran publik. supaya tetap kritis, tetap mengawal pemerintahan, termasuk secara wabil khusus ee kinerja Mas Wapres ee sehingga silakan teruskan gitu. Tapi kalau sampai pada ranah di mana tadi ya, berapa tuntutan kemudian dipaksakan untuk diajukan di luar jalur-jalur konstitusional, nah itu jangan sampai gitu. Tapi sekarang kan ternyata sudah ada jalurnya dan itu dilakukan dan saya kembali mengapresiasi dan harapannya ini bisa terus dilakukan saja enggak masalah ya. Ini demokrasi ya. memang harus memang kadang bising, kadang ribut, kadang ramai semacam itu. Jadi harus kita hargai, hormati sebagai bagian dari dinamika kita berbangsa dan bernegara. Yang penting semuanya sesuai jalur konstitusional gitu, Mas Yudi. Baik, menarik ya kalau diskusi tentu kami juga sangat berharap nanti kita bisa diskusi bareng lagi dan semoga nanti kita lihat arahnya seperti apa Mas Bimo perkembangannya dari 8 poin tersebut. Terima kasih banyak sudah bergabung di dialog kita di S Prime. Selamat malam, Mas Bimo, Bang Alex, dan juga Mas Agung.
Yuk Subscribe https://www.youtube.com/@OfficialSINDOnews
Tanggal Tayang: 03 Juni 2025
Selengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/
Follow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9lDjk90x30mpm5Vy14
Follow our Official TikTok sindonews
Follow our Official Twitter officialinews_
Like our Official Facebook officialinews
Follow our Official Instagram officialinews
Dapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:
https://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia
https://www.okezone.com/ untuk berita-berita sports dan gaya hidup
https://www.sindonews.com/ untuk berita-berit a politik dalam dan luar negeri
https://www.idxchannel.com/ untuk berita-berita pasar saham dan ekonomi
#sindoprime #gibran #pemakzulan