Tiba2 AFC ubah aturan, Simon Tahamata memberontak! Timnas menangis lihat Palestina gagal lolos

[Musik] indonesia menangis [Musik] [Musik] Putaran tiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sudah resmi berakhir pada Rabu 11 Juni kemarin enam dari delapan perwakiliran benua kuning di putaran final akhirnya sudah diketahui mereka adalah Iran Uzbekistan Korea Selatan Yordania Jepang dan Australia dua tiket lagi akan diperebutkan enam negara yang lolos keputaran empat termasuk timnas Indonesia keenam negara itu mengakhiri putaran tiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan finish di posisi 3-4 di masing-masing grup timnas Indonesia bersama timnas Arab Saudi mewakili grup C kemudian dari grup A ada timnas Qatar dan timnas UIA lalu grup B diwakili oleh timnas Irak dan timnas Oman nantinya putaran empat akan digelar di venue netral enam negara tersebut akan dibagi ke dalam dua grup berisi masing-masing tiga kesebelasan fase ini akan memakai sistem setengah kompetisi atau Ron Robin setiap negara akan memainkan tiga pertandingan masing-masing pada 8 11 dan 14 Oktober 2025 dua juara grup bakal menggenggam tiket terakhir ke Piala Dunia 2026 sedangkan dua runner up akan beradu di babak kelima guna mencari perwakilan Asia ke playoff antar konfederasi saat semua mata tertuju pada babak selanjutnya timnas Indonesia justru harus berhadapan dengan lawan yang disebut-sebut sebagai anak emas AFC apakah ini sekedar kebetulan atau tanda bahwa jalan Garuda akan semakin terjal adapun drawing putaran empat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan digelar pada 17 Juli 2025 timnas Indonesia kemungkinan besar menempati PO 3 bersama timnas Oman sehingga akan berjumpa lawan-lawan kelas berat bukan hanya Indonesia yang merasakan tekanan Palestina harus mengubur mimpinya karena keputusan kontroversial sejumlah media asal Palestina menuding kepemimpinan pengadil pertandingan sangat kontroversi khususnya di akhir laga ketika memberikan hadiah penalti bagi Oman oman tim terakhir yang memastikan tepat di putaran empat setelah puluhan pemain mereka secara dramatis mengimbangi tuan rumah Palestina dengan skor 1-1 di Stadion King Abdullah 2 Aman Yordania Rabu kemarin dalam laga Pamungkas Grup B sebenarnya peluang Palestina tampil di putaran empat sangat terbuka karena berhasil mengungguli lawannya sejak menit ke-49 apalagi Oman harus bermain dengan 10 pemain setelah Hari Palsadi digancar kartu kuning kedua di menit ke-73 palestina pun sudah bersiap menyambut kemenangan mengingat laga sudah berada di injury time tetapi Islam Alsabi meruntuhkan harapan itu dengan mencetak gol di menit 90 plus 7 keputusan ini memicu protes keras dari pemain dan staf Palestina ada yang menilai keputusan wasit terlalu berat sebelah hal ini mengingat tekanan tinggi dan situasi pertandingan yang sangat menegangkan air mata para pemain Palestina pun berjatuhan hal itu bersamaan dengan banyaknya pemain yang tergeletak di lapangan dengan rasa sakit kehilangan poin penuh di penghujung laga hasil itu tidak mengubah posisi di klasemen akhir grup B oman menduduki peringkat 4 karena unggul satu poin dari Palestina seruan kontroversi semakin meningkat khususnya di kalangan pendukung timnas Palestina dari video yang beredar di media sosial menjadi penyebabnya dalam video itu memperlihatkan bagaimana proses hadiah penalti yang diberikan kepada Oman wasit Mengkel salah satu pemain Palestina yang mencoba menghentikan laju pemain lawan yang akan menyabut bola umpan Korsing tetapi pendukung Palestina yakin dan menyebut keputusan wasit kontroversi sebab dari tayangan ulang jelas tidak ada pelanggaran yang dilakukan pemainnya untuk menjatuhkan pemain Oman selain kontroversi penalti ada beberapa insiden keras yang dialami pemain Palestina selama pertandingan termasuk pelanggaran yang dinilai kurang tegas penanganannya oleh wasit hal ini menimbulkan perdebatan mengenai standar pengawasan pertandingan dan potensi tekanan psikologis yang dirasakan pemain Palestina dalam laga yang sangat menentukan ini [Musik] sementara itu AFC dianggap semakin tak adil pilih Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah round 4 tak hanya suporter timnas Indonesia yang geram karena pemilihan lokasi yang dinilai tidak adil rupanya Irak juga memprotes hal tersebut dengan mengirim surat ke FC irak juga ingin menjadi tuan rumah di putaran keempat dan mereka sudah lolos begitu juga dengan Indonesia Ketua Umum PSS Thair mengatakan mereka telah membidik agar Indonesia menjadi tuan rumah di round 4 kualifikasi Piala Dunia 2026 namun demikian kecil kemungkinan Indonesia mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah Rona 4 di lain sisi kubu Irak melalui persatuan sepak bola Irak akan mengkritik habis tentang cara kinerja dari AFC ini penunjukan lokasi tersebut memang seakan tidak fair dan bisa dikatakan mereka sudah dipastikan lolos untuk putaran keempat mereka diuntungkan menjadi tuan rumah dan seperti sudah di-setting agar Qatar dan Arab Saudi itu harus lolos timnas Indonesia tidak akan bertemu dengan Arab Saudi karena telah bertemu lebih dulu di grup C pada skenario ini Irak menjadi negara yang paling dirugikan pasalnya Qatar dan Arab Saudi itu masuk di pot 1 untuk unggulan irak ada berada di pot 2 bersama dengan Uni Emirat Arab sementara timnas Indonesia berada di pot 3 pemenang antara Oman dan Palestina dari aturan FIFA penentuan tersebut berdasarkan ranking FIFA terbaru sebelum 17 Juli 2025 maka dari itu Irang memprotes habis kalau sejak awal bahwa ada ketentuan dari FIFA atau FC bahwa tim punya peringkat terbaik yang menempati posisi ketiga kalau sejak awal ada ketentuan dari FIFA atau FC bahwa tim punya peringkat terbaik yang menempati posisi ketiga mungkin agak lebih bagus dan lebih fair jika sebuah tim atau satu tim yang masih punya kepentingan untuk lolos dan mereka dikasih kesempatan untuk menjadi penyelenggara atau tuan rumah maka akan menimbulkan kontroversi dari berbagai sudut pandang wasit pun dalam akan menguntungkan atau memihak tuan rumah tidak mungkin mereka akan merugikan tuan rumah oleh sebab itu ini yang juga menyebabkan Irak ingin biding dan juga memprotes mengkritik semua kebijakan keputusan yang diambil oleh FC untuk khusus di putaran keempat namun di tengah hirup biru kontroversi Ketua Umum PSS Erik Tohir memilih untuk tidak terpancing fokusnya jelas memperkuat timnas dan memastikan Garuda tak lagi jadi korban kecurangan untuk mempersiapkan itu Erik sudah mengonfirmasi bahwa tim Garuda akan menggelar laga uji coba melawan dua tim dari Timur Tengah yaitu Lebanon dan Kuwait pada FIFA Match Day bulan September salah satu yang jadi perhatian adalah pertandingan nanti akan digelar di Arab Saudi atau Qatar tentunya bagi skuad Garuda ini akan menyulitkan karena bermain tandang melihat laga terakhir saat tandang ke markas Bahrain berjalan cukup kontroversial ketung PSSI meminta publik untuk tidak berpikiran negatif sebelum bertanding saat ini fokus utama adalah memberikan persiapan maksimal untuk skuad Garuda kita tidak boleh berpikir itu kecurangan kita bermain sebaik-baiknya kalau kita dicurangi apapun ketahuan kata Erik Tohir di lain sisi Simon Tahamata ungkap kondisi skuad Garuda saat ini usai dipermalukan Jepang 06 seluruh pemain menangis karena kecewa dengan kekalahan telak tersebut namun apa daya itulah hasil akhir dalam laga tersebut meskipun tidak sesuai harapan Simon sendiri menyayangkan kekalahan besar yang diterima Garuda 60 football ini memang pertandingan ya kalau karena 6 mau bikin apa t menangis [Musik]

Hallo football Lovers,
terima kasih telah mensupport channel kami dan selalu setia menonton video – video dari kami.

⛔️Dilarang Mereaction Video ini Atau Menjadikan Berita ini Untuk Bahan Konten di Youtube Kalian.

Kami tdk pernah mengizinkan dan akan menindak tegas jika masih nekat melakukanya!
BERITA TIMNAS TERBARU DARI TIMNAS SPACE – Berita Bola Hari ini: Tiba2 AFC ubah aturan, Simon Tahamata memberontak! Timnas menangis lihat Palestina gagal lolos

#timnasspace #timnasindonesia #patrickkluivert

Tonton videonya hingga selesai untuk lebih memahami isi konten selengkapnya.
Jangan Lupa like, comment, subscribe, dan share ke temen temen yang lain yaa 🙂

Copyright Disclaimer :
– Under section 107 of the Copyright Act of 1976
– Every Video, Audio, Footage, Image etc in this content under terms of Fair Use, Permitted by Copyright Statute.
– Every Content in this Channel for purpose such as Education, News Report, interpretation etc.