šŸ”“ BLUNDERā—PENASEHAT KAPOLRI ARYANTO VS AHMAD KHOZINUDIN & ROY SURYO

saya saya jelaskan dulu saya mau oke tolong tenang kita jangan sampai mulai jilid kedua Pak Aranto tenang nanti silakan jawab enggak apa-apa tenang dulu tolong tenang dulu proses yang dilaporkan itu ada persoalan yang tidak ada kaitannya dengan saudara Joko Widodo karena Joko Widodo leg spesialis telah mengadukan dirinya dihinakan sehina-hinanya direndahkan serendah-rendahnya kuasa hukum juga tadi menyatakan pasalnya ada pencemaran ada fitnah tiba-tiba muncul orang yang enggak ada urusannya pasal 160 dilaporkan di Pol Jakarta Selatan kemudian Polres Jakarta Pusat ini apa kalau kita mau komplain siapa yang kemudian membuat perkara ini makin ramai ya mereka-mereka ini yang enggak ada urusannya dengan perkara oke kalau kita mau mendidik rakyat ini untuk bisa mempercayai hasil dari sebuah lembaga yang kita akui wewenangnya maka lembaga tadi harus memberikan contoh teladan keterbukaan kepada pendidik terhadap proses yang mereka lakukani satu pernyataan yang ingin saya sampaikan kalau kami tidak mendapatkan keadilan dalam prosesnya bagaimana mungkin kami mendapatkan keadilan dari hasilnya kesempatannya satu minta digelar silakan itu hak saya enggak keberhasilan saya enggak ketakutan kalau ada gelar lagi sepanjang mereka mau menerima itu ya iya terus kemudian pemeriksaan di Polda Metro ditarik saya dulu yang bikin perkap penyidikan itu jadi tahu kalau ngatasi kasus ini dulu dari dulu saya sudah nyatakan kalau kasus ini sebaiknya itu ditangani satu institusi heeh yang dari bar es krim ditarik ke Polda Metro atau Metro tarik ke Bares Krim nah sekarang kan dari Jakarta Selatan tarik ke Metro ya engak karena kasusnya sama itu buktinya sama orangnya sama saksinya sama ngapain diperiksa dengan yang lain nanti kan apa menggunakan barang bukti kan sulit gitu ya jadi tadi itu kan masih dibantah tadi dokter Tifa tadi ngomong gini gini gini gini gini satu aja tunjukkan ini plek sudah kan ya kan sudah ditunjukkan oleh bar krim tapi pengin lihat Mas Roy sama pengin lihat anal dokumennya tuh yang ditunjukkan itu kan saya saya enggak ngerti ya itu kan ditunjukkan kayak gitu kan gitu kan nunjukkannya kan cuman di TV seandainya nanti yang asli pun tunjukkan wah saya kan enggak lihat TV pasti Iya kan gitu okelah enggak usah enggak usah terlalu banyak ini Pak berdebat saya terus terang enggak suka debat kayak gini yang enggak ada artinya bagi saya ya mungkin bermanfaat karena banyak yang penasaran kepada pemeriksa saya sampaikan yang gini Pak ini kasus ini kalau kita berdebatkan di media ini enggak akan selesai kalau kita masing-masing dengan argumentasi masing-masing he sekarang kasus ini karena ini kasus pidana maka jalurnya ya jalur pidana sekarang sudah pada jalur yang benar ini sekarang sudah ditangani di Polda Metro saya semua polda Metro saya adalah kewajibannya menampung semua bukti-bukti ya baik dari dr tifa lah atau siapa lagi yang ngomong-ngomong itu mengenai bahwa itu enggak benar itu proses sampaikan itu bukti-buktinya itu termasuk yang diceritakan tadi itu apa tahun ini kedaulatan rakyat itu saksinya kalau perlu saya ajukan ke Polda Metro ini yang menyaksakan ini enggak benar gitu majukan aja gitu terus kemudian bukti-bukti oleh Polda Metro dua poin satu untuk membuktikan apakah ijazah itu palsu apa tidak yaitu yang memberatkan saya meringankan ditimbang itu masukkan di dalam berkas semua harus ditulis supaya dibaca hakim yang satunya lagi bukti-bukti yang menunjukkan bahwa apakah itu ada tindakan provokasi ataupun pencemaran nama ataupun apalah yang dituduhkan di situ ya saya ingin menjawab tadi pertanyaan tadi dikatakan tidak ada provokasi iya memang kalau yang dilaporkan kemarin Pak Jokowi kan kemarin hanya Pencamama nama heeh tapi polisi dengan melihat jejak-jejak digital yang ada itu polisi bisa menyimpulkan ini ada enggak tindakan-tindakan yang termasuk dalam provokasi tindakan yang termasuk dalam fitnah he itu kalau memang itu ada itu tidak menutup kemungkinan itu bisa dimasukkan di dalam pembuktian yang ada di Metro makanya saya bilang pembuktian di Metro itu ya di dalam rangka untuk membuktikan apakah Pak Jokowi itu di apa di dicemarkan gitu ya itu pasti berjalan tetapi bukti-bukti yang terkumpul gitu kan lebih daripada itu karena ada kan provokasi enggak percaya sama ini dan sebagainya itu penyedia bisa menarik kesimpulan bisa saja dia bikin satu LP baru termasuk tersangka baru itu sangat mungkin gitu loh saya tidak menakut-nakuti ini saya ngomong sama publik ya inilah kira-kira begitu proses ini sudah on the track sudah pada hukum tinggal kita monitor nanti proses yang dilakukan oleh Polda Metro mudah-mudahan Pak Damur mau nerima saran saya yaitu digelar kalau gelar terbuka secara khusus ya masing-masing pihak dipanggil sehingga bisa ngelihat itu tadi jadi tadi enggak ada lagi komplain wah saya enggak pernah lihat ijazahnya aslinya dan situ tidak harus di pengadilan menyaksikan itu yang penting Bang Masyo dan ee dan teman-teman bisa melihat yang diharapkan iya yang berperara itu boleh ngelihat kan nanti kepada gelar itu kan buktinya kan sudah disita sudah disita semua termasuk pembandingnya juga disita kan tapi saya ada tapi saya ada setuju silakan silakan Pak silakan jadi semua kan disita barang buktinya disita pasti nanti Pak Jokowi biasanya juga di juga taruh situ heeh jadi tidak benar itu kok hanya nanti di pengadilan saya sampaikan gak kalau saya sudah jadi barang bukti ya sudah bisa diperiksa gitu oke silakan jadi gitu loh jadi jangan dipelaskan lagi nanti itu dianggap ini polisi masih bersek yang saya tidak mau karenaasinya kayak gitu gitu loh iya beberapa waktu yang lalu kan Pak Arianto juga semanya nanti tersangkanya banyak gitu ya bagus kalau memang fair fair itu apa satu tersangka pemalsu koran KR nanti juga ada ya dua tersangka pembuat ijazah yang palsu itu tiga tersangka membuat skripsi palsu itu itu ada setuju saya jadi jangan hanya dari satu sisi insyaallah nanti akan kita bermasalah bukan setuju tidak itu apa yang wajib kalau memang tadi Bapak bicara saya enggak motong loh ya jadi tolong saya jangan dipotong silak ya jadi artinya nanti semua kalau fair terbuka kok kr sudah nanti ada ada clear semua bukti bahwa itu tidak pernah ada yang namanya puasa menjadi pasah itu clear betul dan itu bukti yang sangat krusial bagi kami orang Jawa orang daerah ya penulisan nama bulan itu jelas-jelas salah jelas-jelas clear dan itu jelas palsu ya kalau bukti pertamanya yang ditampilkan itu palsu ya sudah palsu kemudian tadi katanya waktu e gelar perkara ditunjukkan yang benar mana yang asli enggak pernah ada yang ditunjukkan bahkan fotokopian yang ada di belakang kalau ijazah itu misalnya pernah disita oleh Bares Krim pernah di lapor discan dengan scanner resolusi tinggi 1200 dbi kemudian itu ditampilkan di belakang mungkin kita masih bisa agak mengerti oh begitu tapi ini sudah yang ditampilkan di belakang tu fotokopi terlipat lagi jadi jelek banget gitu loh jadi artinya tolonglah ee baras profesional lah gitu jadi benar-benar presisi benar-benar benar dalam menjalankan tugasnya supaya bukti-bukti itu tidak malah saling nanti membuka kota Pandora itu dengan proses yang kami tidak dilibatkan dengan bukti-bukti yang kemudian kami temukan ada pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh Barrim dengan narasi yang kemudian diperluas seolah-olah ada bohir ada macam-macam kalau mau fokus dengan perkara ini fokus dan begini Pak Aryanto ini dua perkara yang dimaksud gelar perkara khusus itu belum masuk ke Polda Metro Jaya tapi proses yang dibares krim kalau gelar perkaranya hanya dilakukan di Polda Metro Jaya itu merugikan klien kami kenapa klien kami yang menjadi terlapor dilakukan gelar perkara sebelong saya jelaskan dulu Pak saya mau bicara oke tolong tenang kita jangan sampai mulai jilid kedua Pak Haranto tenang tenang nanti silakan jawab enggak apa-apa Pak tolong tenang dulu tolong tenang dulu tolong tenang dulu ini kita sudah berdebat dua kali kita sepakat di sini kita bukan debat kusir tapi kita akan adu gagasan di sini pak Aryanto mohon didengar dulu Pak Ahmad nanti akan berikan kekuatan kepada Pak makanya ada surat SP3D surat pemberitahuan perkembangan perkara Dumas yang dikirimkan oleh Karidqik yang ditandatangani langsung oleh Karowa Sidik Dr brigjen Poul Dr andes Sumarto M.Si ya ini yang kami tunggu gelar perkara khusus yang memang untuk kepentingan laporan yang sudah kami ajukan di Bares Krim bahwa kemudian di Polda juga ada gelar perkara ya memang harus demikian tapi jangan sampai diproses di bares game tidak dilakukan gelar perkara khusus yang kami dilibatkan tiba-tiba semua dilimpahkan ke Polda Metro Jaya ini enggak fair dan saya ingin ingatkan ya proses yang dilaporkan itu ada persoalan yang tidak ada kaitannya dengan saudara Joko Widodo karena Joko Widodo leg spesialis telah mengadukan dirinya dihinakan sehina-hinanya direndahkan serendah-rendahnya kuasa hukum juga tadi menyatakan pasalnya ada pencemaran ada fitnah tiba-tiba muncul orang yang enggak ada urusannya pasal 160 dilaporkan di Poles Jakarta Selatan kemudian Polres Jakarta Pusat ini apa kalau kita mau komplain siapa yang kemudian membuat perkara ini makin ramai ya mereka-mereka ini yang enggak ada urusannya dengan perkara oke kita tahan sampai di situ ada karena itu kalau kita mau mendidik rakyat ini untuk bisa mempercayai hasil dari sebuah lembaga yang kita akui wewenangnya maka lembaga tadi harus memberikan contoh teladan keterbukaan kepada publik terhadap proses yang mereka lakoni satu pernyataan yang ingin saya sampaikan kalau kami tidak mendapatkan keadilan dalam prosesnya bagaimana mungkin kami mendapatkan keadilan dari hasilnya oke silakan Pak Aanto saya tadi ingin menjelaskan ya karena saya anggap dia itu keliru menerima penjelasan tadi kan Mbak Mbak tanya bagaimana dengan apa Bu Wasidik itu tadi mau digelar gitu saya itu hak dan itu boleh saja masih bisa digelar itu kalau kalau Baresri mau membuka kan gitu kan dan Bapak juga menawarkan ataupun memang boleh sayaang saya sebelum di sebelum ini diputus ini saya dulu sudah menyarankan Pak Roi dengar itu heeh bahwa ini sebaiknya Dik saya telepon sama Dir Krim Umum itu Dik kalau Anda mau hentikan sebaiknya Anda gelar terbuka supaya nanti Anda enggak dikeroyok lagi dengan tuduhan-tuduhan yang itu tiba-tiba kan tadi langsung diumumkan saya waktu di INWS saya kaget juga gitu tapi intinya saya mau digelar di bares krim lagi tadi kan saya sudah jawab silakan enggak apa-apa heeh tapi nanti di Pam itu pasti akan digelar lagi juga yang terbuka gitu Pak jadi jangan wah ini nanti ini yang bariskrim maksud saya untuk dibuka saya sudah membolehkan silakan aja dibuka gitu loh he he tapi kan sudah marah dulu dipotong katanya ngomongnya saya ingin gitu aja Pak oke jadi saya boleh silakan digelarkan aja saya silakan gelar di skrim lagi kalau wasit saya tadi ngomong gitu tadi kalau enggak kalau fokusnya Polda yang saya tak enggak enggak saya pertama kali ngomong enggak enggak jadi bares krim ya mau silakan itu haknya tinggal nanti Mbak Siddiq itu mau enggak menggelar kan gitu tapi seandainya itu pun enggak digelar di sana di Polda Metro juga Anda boleh minta digelar buuka i itu kurang apaak kan saya sudah mengatakan itu terbuka tinggal nanti lihatlah yang belakangan itu itu yang saya yang jelas begini hari ini jelas sudah terjadi apa namanya masyarakat juga bisa melihat ini tadi awalnya kan sudah bicara wah ini sudah dihentikan dingkan kan nyatanya kudet kurang update ini dari pihak sana nyatanya kan sebenarnya saya juga tadi senyum-senyum aja ketika mengatakan dibaris sudah bisa berhenti karena TPUA itu sudah mendapatkan jawaban resmi dari Wasisdik bahwa surat itu diterima dan akan dipertimbangkan ya jadi artinya kemungkinan itu akan terbuka ya jadi Pak Haranto juga Pak Andi mudah-mudahan kuasa hukum juga tahu dan masyarakat tahu ya bares krim kalau memang nanti terbuka dan presisi itu insyaallah akan membuka lagi ini dan perkara nanti akan dilakukan di Polda Metro nanti dulu kan Polda Metro itu posisinya beda di Polda Metro itu posisinya adalah ketika kami-kami ini diadukan jadi itu enggak clear biarkan dibes krim dulu kan itu satu lagi yang kemarin banyak dinarasikan dipanggil enggak pernah datang oke undangannya yang saya tahu saya enggak termasuk yang melaporkan di bares krim ya tapi karena saya itu termasuk ahli yang nanti akan dihadirkan saya ikut mendengar bahwa yang melaporkan itu adalah TPUA tpua ketuanya adalah Prof egi Sujana kebetulan Prof egi itu sekarang benar-benar sakit ya sakit kanser dan dia ada di Malaysia kalau memang Prof egi sudah diundang ya kan kalau memang belum datang kan ada wakilnya gitu loh tpua itu kan sebuah institusi gitu loh bukan berarti harus perseorangan-nya harus datang kalau IG-nya enggak datang terus kemudian bisa jalan terus jadi kemarin itu tidak ada undangan yang saya dengar ke TPUA soal ee gelar perkaranya enggak ada bahwa kemarin sudah mulai dipanggil-panggil iya diundang saya pun belum belum diundang untuk klarifikasi di bares krim gitu loh yang dihebohkan kan ketika saya diundang waktu itu klarifikasi di Polda Metro gitu loh jadi artinya proses ini harus imbang jangan sampai yang ini tiba-tiba sudah dikejar ada UGM ada teman-teman yang diundang kemudian katanya ada ijazah yang kemudian diperiksa dibandingkan sekarang kita tanya ijazah yang dibandingkan tuh yang mana ya makanya kemarin yang ijazah yang saya bandingkan itu adalah ijazah yang jelas-jelas dia mengaku temannya Jokowi Frono Jiwo nomor 1115 almarhum Ari Mulyono nomor 1116 B Murtiningsih nomor 117 sekarang coba yang identik itu nomor berapa mbak Resim harus juga buktikan saya setuju tadi Pak Arianto juga menyampaikan perlu 100-nya sayangnya satu angkatan enggak ada 100 mungkin hanya ada 60 70 semuanya dihadirkan setuju semuanya digelar ijazah yang nomor 11 sekian sampai misal 11 sekian itu nanti dilihat mana yang identik dengan 1120 milik Jokowi mana yang tidak ya jelas saya sudah membuktikan 115 116 117 itu identik tapi tidak dengan 1120 jadi biar semuanya terbuka clear disaksikan oleh masyarakat dan ini jadi diskursus yang bagus satu lagi Mbak yang kami lakukan dr rismon lakukan dr tifa lakukan ini adalah dalam dimensi ilmu pengetahuan sebenarnya kalau kami mengatakan itu fake diploma ijazah palsu itu adalah terminologi ilmu pengetahuan oke gitu lake ee apa misalnya itu fake diploma ya kemudian ada skripsi palsu ya itu adalah definisi ilmu pengetahuan kok tiba-tiba wah ini hukum harus gini giniini okelah itu kita ikuti sekarang baris krim sudah kita ikuti juga ya kemudian nanti biar masyarakat yang menilai yeah

Video ini diambil saat diskusi di garuda tv tentang kasus ijazah palsu. untuk lebih lengkapnya silahkan tonton video aslinya disini :

Terima kasih bagi yang sudah bersedia bergabung. Salam hormat :
https://www.youtube.com/channel/UCrCDJhiHWWOaVf0eF7yABXQ/join
Untuk teman-teman yang ingin memberikan support
https://saweria.co/LangkahUpdate Terima kasih.

Langkah Update, Kami Volenteer Media Mendukung Keadilan dan Kebenaran. Keabsahan Informasi Ditanggung Narasumber. Kami Hanya Meneruskan Informasi Untuk Menginformasikan pada Anda portal berita https://satuindonesia.co

#langkahupdate #ijazahjokowi #jokowi

Tinggalkan jejak dengan komentar terbaik. DUKUNG kami dengan LIKE, SUBSCRIBE. Agar lebih semangat membuat konten. Mari bersama menyebarkan informasi bermanfaat untuk kerukunan bersama dan kemajuan Indonesia.