Kantor AFC ‘Digeruduk’, Round 4 Diboikot: Semua Harus Terbuka. Ole Baru Paham ‘Oh Gini Cara Mainnya’

apa [Musik] yang menjadi kekhawatiran publik tanah air sepertinya beneran jadi kenyataan tiap Arab Saudi dan juga Qatar telah disetujui untuk menjadi tuan rumah dua grup playoff kualifikasi Piala Dunia putaran keempat karena posisi mereka di level peringkat pertama dan tertinggi tentu saja ini menimbulkan gejolak enggak cuma di Indonesia melainkan tim-tim lainnya yang masuk putaran empat hal yang kemudian membuat banyak seruan untuk segera memboikot round 4 karena AFC dirasa memang sudah keterlaluan dan sepertinya itu mulai terlihat nyata setelah kemarin Federasi Irak melayangkan surat protes secara resmi kini giliran Uni Emirat Arab serta Oman yang melakukan hal serupa tentu saja normalnya jika sebuah organisasi ibaratnya sudah digeruduk oleh surat protes dari berbagai pihak mereka harusnya mikir kalau apa yang mereka lakukan itu enggak benar sebab gimana bisa rawan 4 yang begitu krusial tuan rumahnya juga berasal dari peserta itu sendiri yang mana sejatinya venue lebih normal jika ditempatkan di negara netral entah Korea Jepang China atau Uzbekistan sekalipun pokoknya negara yang enggak ada kaitannya sama round 4 ini atau jika mengacu pada putusan awal AFC harusnya dua tim yang berhak menjadi tuan rumah adalah mereka yang punya poin tertinggi di round 3 dan itu harusnya Irak sama Uni Emirat Arab semisal itu yang terjadi mungkin masih bisa diterima sesuatu yang diketahui cukup membuat beberapa pemain diaspora Indonesia khususnya yang baru-baru merasa kaget dengan segala keanehan yang terjadi di AFC termaksud Ole Romani yang merasa jika ini udah bukan soal teknis lagi melainkan tantangannya juga mengarah ke hal noneknis itulah mengapa ia meminta kepada semua elemen timnas untuk fokus pada permainan di lapangan karena ia yakin jika Indonesia bermain bagus maka kemenangan pun bisa diraih kendati mungkin enggak akan semudah itu [Musik] semakin ke sini sepertinya AFC makin menjadi-jadi untuk menciptakan sebuah kontroversi dan semua mengerti jika AFC diduga banyak memiliki kecenderungan untuk membelot tim-tim dari Jazirah Arab di luar Bahrain yang emang jadi negara dari ketua AFC negara seperti Arab Saudi serta Qatar yang kita tahu super duper kaya memang terlihat punya keistimewaan khusus di mata AFC jangankan AFC lawong FIFA aja ibaratnya bisa nurut sama mereka so pasti ini soal fulus marfulus kalau enggak ya ngapain kan gitu yap salah satu ambisi dari negara-negara berduit tadi tentu ingin menciptakan sebuah kontrol yang menguntungkan untuk mereka saudi dan Qatar dengan kekayaan melimpah ingin sepak bola mereka lebih dipandang di mata dunia maka dari itu segala cara mereka lakukan dan semua udah terpapar nyata dari beberapa event besar yang sering diadakan di dua negara tersebut intinya sepak bola serta urusan geopolitik enggak akan bisa dilepaskan gitu aja terlebih di era modern seperti ini ketika sepak bola udah jadi industri global ya udah pokoknya selama ada cuan semua lancar kan gitu [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] let’s fly let’s go reaching for the distant fire [Musik] yap dikualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah segala perjalanan di round 3 selesai muncul sebuah kontroversi lagi yang ditimbulkan AFC ketika mereka telah mengac Arab serta Qatar untuk jadi tuan rumah round 4 jelas hal tersebut menimbulkan banyak gejolak serta gelombang protes sebab keputusan itu sama sekali berbeda dari regulasi yang AFC buat kasarannya entah apa alasannya AFC tiba-tiba mengubah aturan itu seenak jidat di tengah jalan secara sepihak yap AFC sendiri sedari awal emang enggak pernah bilang round 4 akan dimainkan di tempat netral dan jika dilihat dari regulasi faktanya format tersebut sudah tertera bahkan sebelum dimulainya round 1 dan berita yang benar tentang venue round 4 baru-baru ini adalah AFC membuka penawaran undangan untuk menjadi tuan rumah atau host di round 4 makanya dalam hal ini Indonesia ikutan ngajuin biding selain itu jika boleh faveran kalaupun enggak di tempat netral harusnya dua tim dengan poin tertinggi di round 3 lah yang paling berhak mendapatkan keuntungan jadi tuan rumah namun kembali lagi itulah IFC dengan segala keunikannya hal yang kemudian membuat kantor mereka kini ramai-ramai dalam tanda kutip diuduk oleh surat-surat protes dari peserta lain round 4 bahkan enggak sedikit juga yang mengusulkan agar round 4 diboikot serta diadakan pertemuan khusus antara pihak AFC dengan setiap perwakilan dari tim-tim yang ada di babak ini untuk mencari jalan tengah nah kemarin Federasi Irak udah ngirim surat protes secara resmi kemudian disusul oleh federasi dari Uni Emirat Arab yang juga mengirim surat protes bahkan enggak cuman ke FC melainkan juga ke FIFA di mana mereka menuntut agar penunjukan tuan rumah putaran keempat sesuai dengan peraturan asosiasi Sepak Bola UA meminta FIFA dan AFC untuk bersikap netral dalam memilih negara tuan rumah untuk pertandingan playoff Asia yang menentukan kelolosan ke Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan akan digelar pada bulan Oktober tahun ini permintaan ini disampaikan melalui surat resmi yang dikirim oleh Asosiasi Sepak Bola UA kepada FIFA dan AFC yang menekankan pentingnya keadilan dan transparansi dalam proses pemilihan dan bahwa keputusan harus sesuai dengan peraturan dan regulasi yang menjamin hak semua tim nasional yang berpartisipasi dalam babak playoff Asia yap selain memprotes untuk adanya transparansi penunjukan tuan rumah UIA juga mengajukan diri sebagai tuan rumah putaran keempat hal itu lantaran bersama Irak Uni Emirat Arab adalah tim yang meraih poin tertinggi di antara semua tim yang bermain di babak ini sehingga harusnya merekalah yang lebih berhak secara aturan untuk jadi tuan rumah nah tak lama berselang gantian federasi sepak bola Oman yang juga ikutan ngirim surat protes yang mana kurang lebih isinya sama yaitu soal keputusan AFC menunjuk Saudi serta Qatar sebagai tuan rumah memang dalam hal ini Oman enggak akan memaksakan diri untuk jadi tuan rumah namun dengan penunjukan yang adil paling enggak itu bisa meminimalisir segala hal-hal kontroversial yang terjadi intinya Irak Oman Uni Emirat Arab dan juga Indonesia merasa sangat keberatan jika AFC seenak jidat memutuskan Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah 4 hanya karena mereka punya ranking FIFA tertinggi selain itu hal ini juga dirasa terlalu mencolok keanehannya sehingga secara enggak langsung ini membuat sepak bola Asia makin dipandang buruk di level elit dunia yang mana AFC dianggap sebagai ladang monopoli bagi para sultan Tinteng untuk mengakali aturan sepak bola serta mencederai fair playay [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] di sisi lain segala keanehan yang terjadi di AFC diketahui cukup membuat para pemain diaspora Indonesia yang terbiasa dengan kultur sepak bola Eropa merasa sedikit kaget terutama mereka-mereka yang ibaratnya baru seperti Oley Din James Pelopesi dan juga Emil khusus oleh dari apa yang ia tahu serta mungkin sedikit cerita yang dispino mulai dari kejadian di Piala Asia U-23 lalu kejadian pas U ke Bahren dan lain-lain ya memang seperti inilah sisi lain di balik sepak bola Asia meskipun begitu diketahui oleh yang balik ke klubnya usai melakoni dua laga melawan China serta Jepang memilih untuk enggak terlalu memusingkan hal itu karena memang udah ada ranahnya sendiri-sendiri baginya yang terpenting adalah gimana caranya untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar di round 4 nanti timnas Indonesia bisa main bagus dan menang masalah noneknis ia percaya federasi bisa mengatasi ini semua dan oleh percaya kekalan atas Jepang benar-benar memberikan pelajaran berarti karena jika sebuah tim bisa bermain mendominasi untuk kemudian menciptakan gol yang terkonsep dengan baik maka potensi untuk bisa dicurangi itu akan dikurangi dan dari apa yang udah-udah tipikal tim Jazirah Arab terutama kalau udah unggul satu atau dua gol pasti akan memainkan drama yang entah itu provokasi ataupun guling-guling enggak jelas intinya dengan kekuatan timnas Indonesia serta pelajaran berharga yang didapat dari Jepang oleh percaya kalau skuad Garuda akan jauh lebih matang ketika tampil di round 4 nanti kami percaya diri dengan kualitas yang ada target kami jelas menang di setiap pertandingan satu persatu mimpi kami jelas yaitu lolos ke Piala Dunia bayangkan betapa luar biasanya jika Indonesia bisa tampil di panggung sepak bola terbesar itu ini akan menginspirasi jutaan anak di negeri ini tegas penyerang 24 tahun tersebut legend touched in scars echoses of a fight under black and moonlight and Germany in our sights not to fake from view pass the sh in this quest we have to [Tepuk tangan] yap terlepas dari apapun kembali lagi kita boleh jengkel tapi jangan jadikan itu alasan untuk takut sebab kita harus percaya kalau timnas Indonesia sangat punya potensi untuk kembali membuat kejutan Ingat kita itu jadi tim paling diremehkan ketika drawing round 3 tapi hasilnya gimana dengan semua yang terjadi kita akhirnya bisakan mencapai target finish di posisi empat maka dari itu atas dasar apa kita harus takut okelah mungkin duit kita enggak sebanyak Arab ataupun Qatar namun kembali lagi jika duit kalah ya udah lawan paket kualitas toh kalau pendapat mimin pribadi yang mana kalian boleh setuju boleh enggak kualitas kita sejatinya hanya kalah dari tim-tim seperti Jepang Australia Iran Korea Selatan atau mungkin sekarang Uzbekistan yang sedang naik daun tapi jika dibandingkan dengan tim-tim lain terutama dari Timur Tengah ya kita harus bilang kita ini selevel bahkan secara permainan mungkin bisa lebih bagus dari mereka yang kebanyakan mainnya lebih suka spam crossing sama modal tinggi main lambung maka dari itu benar apa yang disampaikan Ole kalau kita hanya perlu fokus menatap pertandingan satu persatu dan seperti apa yang pernah dikatakan Chases dalam podcast The Highway jika takdir mengatakan kita lolos maka mau seperti apapun rintangannya seberat apapun jalannya ya kita pasti akan lolos untuk itu tugas kita sebagai fans yang waras adalah mendoakan serta mendukung puji jika memang layak dipuji dan kritik jika itu memang diperlukan serta tidak menghujat apalagi ke arah personal so buat semua elemen timnas tetap semangat dan sukses selalu oke kita Garuda itu dia pembahasan kali ini jangan lupa like komentar dan subscribe kalau kamu Garuda Fans sejati kita ketemu lagi di video selanjutnya dan ingat dukunganmu adalah bahan bakar semangat timnas saya Dinar dari Gals pamit dukung terus Timnas Indonesia [Tepuk tangan]

Kantor AFC ‘Digeruduk’, Round 4 Diboikot: Semua Harus Terbuka. Ole Baru Paham ‘Oh Gini Cara Mainnya’