Khamenei Dalam Bahaya Besar JIka Israel Terapkan Doktrin Dahiyeh
inilah Global Views sudut pandang kita tentang ragam konflik internasional yang berdampak signifikan kepada kita semua Kameni dalam bahaya besar jika Israel terapkan doktrin dahyeh Pertempuran jarak jauh antara Israel dan Iran memasuki hari keempat menuju kelima terasa semakin dahsyat dan menakutkan banyak pihak Perdana Menteri Israel Ben Yamen Netanyahu keluar dari banker persembuhannya Minggu Juni 2025 Ia meninjau sebuah komplek gedung jangkung di TL AF yang hancur dan meluapkan kemarahannya Netanyahu mengancam akan membuat Teheran terbakar dan meruntuhkan kepemimpinan nasional negara itu sesegera mungkin Israel menyerang Iran karena ayat toolah Kameni merencanakan holokaus lain terhadap orang-orang Yahudi tuduh Netanyahu Ia menambahkan Israel kini sedang berjuang dalam pertempuran eksistensial melawan apa yang disebutnya musuh brutal yang bertekad menghancurkan Israel Iran akan membayar harga yang sangat tinggi atas pembunuhan wanita anak-anak dan warga sipil yang tidak bersalah dan itu akan segera terjadi,” kata Netanyahu Tokoh garis keras Israel tampaknya tidak menyadari tangannya berlumuran darah begitu banyak anak-anak dan perempuan serta orang tua di jalur Gasa Sementara Menteri Pertahanan Israel Kuts mengajukan opsi rencana serangan baru ke Iran menggunakan jenis doktrin dahyeh Serangan akan mengacokkan pemerintahan Iran melalui serangan langsung ke Teheran dan menciptakan kondisi agar warga sipil Teheran pindah ke luar kota Netanyahu dan Kat sepakat langkah itu secara eksplisit dimaksudkan untuk menekan dan mengacukan kepemimpinan Iran Teheran akan diperlukan seperti Beirut tulis Israel Katch di akun media sosialnya Taktik itu merujuk penghancuran Beirut Selatan oleh Israel tahun 2006 berdasarkan apa yang disebut doktrin Dahye atau Dahiyah Tahun lalu pasukan Israel membombardir distrik Dahiy basis terkuat Hizbullah Lebanon menggunakan bom presisi dan bom penghancur bankker Pemimpin terkemuka Hizbulah Say Hasan Nasralah dan tokoh-tokoh elit pro Iran itu tewas di markas pusat mereka di bawah tanah kemaran meluap para pemimpin Israel dan serangan terbaru mereka ke target infrastruktur energi Iran dibalas begitu dahsyat oleh Iran pada Senin dini hari ratusan rudal balistik dan drone kamikase Iran mengguyur Tel Afev Haifa Negev dan kota pelabuhan Eilat Gelombang serangan Iran itu tampak mengerikan saat tiba di langit Israel Kali ini rudal-rudal balistik hypersonic Iran menyasar pangkaran udara Nevaim di Negev bandar internasional Ben Gurion pusat kelistrikan di Haifa serta markas IDF di Tel Afev Skala balasan dan kekuatan rudal yang dikerahkan berlipat ganda dibanding hari-hari sebelumnya Iran telah kehilangan jumlah jenderal penting Dimulai dari Mayor Jenderal Husein Salami Kepala Kops Garda Revolusi Islam Iran Lalu Mayor Jenderal Muhammad Bageri Kepala Staf Militer Iran dan yang terbaru Mayor Jenderal Muhammad Kasemi Kepala Kops Intelijen Militer Iran Martir lainnya adalah sekurangnya 12 ilmuwan fisika dan nuklir termasuk Dr Ferry Dun Abbas mantan kepala Badan Energi Atom Iran Deretan kematian tokoh-tokoh teras dan sosok penting korp garda revolusi Islam dan militer Iran itu menunjukkan betapa rentannya situasi keamanan di Iran Kematian mereka tidak hanya akibat serangan udara tapi sebagian tewas akibat serangan darat yang dilakukan mata-mata Mosat dan kolaboratornya Sepanjang Minggu 16 Juni 2025 Tehran diguncang sekurangnya Ledakan lima bom mobil serangan drone kamikase dan rudal darat ke darat menyasar target spesifik di kota itu Sebagian ilmuwan nuklir Iran tewas akibat serangan langsung terorganisasi dan terencana matang oleh operasi rahasia Mosat Di saat bersamaan pasukan keamanan Iran menggerebek rumah yang jadi pusat perakitan drone oleh Mosad dan operatornya di pinggiran ibu kota Teheran Sebagian armada trukbok pengangkut drone dicegat di jalan-jalan Tehan dan luar kota di dekat perbatasan dengan Azerbaijan Israel menjalankan taktik sama seperti dilakukan Ukraina saat menyerbu pangkalan pembuam strategis Rusia di Irgut dan Murmengs beberapa waktu lalu Selama beberapa tahun terakhir Mosad menurut media di Israel telah membangun jaringan dan basis jauh di dalam wilayah Iran Mengingat berjatuhannya korban tokoh-tokoh penting Iran dalam 5 hari terakhir secara teknis sebenarnya Israel punya kans mengeliminasi semua tokoh utama Iran Kematian begitu mudah Jenderal Husein Salami Jenderal Muhammad Bageri dan Jenderal Muhammad Kasemi menunjukkan sistem keamanan mereka mudah diterobos Dengan begitu sesungguhnya tokoh sekaliber presiden masud PS sekian hingga ayat tolak Ali Kamene pun sekarang dalam bahaya besar Jika Benjamin tak nyaho gelap mata dan memerintahkan pembuhan Kamene kehancuran total kemungkinan akan dialami baik Iran maupun Israel Konon pemerintah Washington sudah berhasil mencegah Netanyahu mengeksekusi Kameni tetapi mungkin tidak melihat perkembangan terakhir ini Jika Israel menerapkan doktrin Dahe penghancuran total kemungkinan akan diterapkan di ibu kota Teheran Doktrin Dahya adalah strategi militer yang dirancang Jenderal Gadi Esenkot saat menjadi Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel bertahun lalu Esencot merancang strategi mempertahankan peperangan asimetris di daerah perkotaan lewat cara menyerang infrastruktur sipil untuk memicu penderitaan di kalangan warga sipil Dengan cara itu militer Israel menghasilkan deathr atau upaya pencan supaya musuh tidak memiliki kemampuan menyerang Doktrin ini diambil dari nama Dahia atau Dahye kota padat hunian penduduk di pinggir selatan Beirut Wilayah ini diratakan pasukan IDF semasa perang Lebanon 2006 Pada konflik Israel dengan Hizbullah Lebanon tahun ini Dahyah kembali bertubi-tubi dihujani bom berkekuatan dahsyat oleh Israel Pada pengeboman dayah ini pula Sayid Hasan Nasralah pemimpin Hespulah Lebanon tewas bersama wakilnya Sayid Hasyim Safiudin Pertanyaannya sekarang seberapa kuat stok senjata Israel dan armadanya mampu menggempur Teheran yang berjarak ribuan kilometer Hizbullah dan Hamas tentu tidak sepadan dengan Iran jika Israel hendak menggunakan taktik penghancuran dayye ini di ibu kota Teheren Tetapi kekuatan Israel akan memungkinkan jika mendapat bantuan penuh armada tanker udara Amerika dan sekutunya Konon saat ini puluhan pesawat tanker udara Amerika dan Inggris telah terbang ke Timur Tengah Kemungkinan akan memberi dukungan udara ke jajat tempur Israel yang melakukan misi serangan jarak jauh Doktrin Dayah pertama kali diumumkan di hadapan publik oleh Jenderal Gadi Esenkot pada bulan Oktober 2008 Ia mengatakan yang terjadi di Distrik Dahiyeh pada tahun 2006 akan terjadi di setiap desa yang diketahui sebagai asal mula tembakan yang diarahkan ke Israel Israel akan menghancurkan target apapun yang mereka kategorikan basis militer musuh sekalipun itu Permukiman sipil menyerang pusat-pusat hunian penduduk bagi doktrin ini adalah satu-satunya cara menghambat laju Hbulah Lebanon saat itu Di jalur Gaza taktik ini diterapkan secara parsial sejak lama Sekurangnya sejak perang Israel melawan Hamas pada tahun 2009 United Nation Fact Finding Mission on the Gaza Conflict tahun 2009 mencantumkan doktrin Dahyeh dan menyebutnya konsep penghancuran berskala besar Setahun sebelumnya Israel melancarkan operasi cash lead serangan dahsyat selama 3 minggu yang menewaskan sekira 1400 warga Palestina di jalur Gaza Sebuah penyelidikan PBB menyimpulkan itu adalah serangan sengaja yang tidak proporsional yang dirancang untuk menghukum mempermalukan dan meneror penduduk sipil Palestina Apakah doktrin penghancuran total ini melanggar hukum perang atau hukum internasional kejahatan terhadap kemanusiaan Amnesti Internasional mencatat menargetkan warga sipil secara sengaja melakukan serangan yang tidak proporsional dan serangan tanpa pandang bulu Yang membunuh atau melukai warga sipil adalah kejahatan perang Organisasi itu mencatat Israel memiliki rekam jejak yang mengerikan dalam melakukan kejahatan perang tanpa hukuman dalam perang sebelumnya di Gaza Otoritas Israel menurut mereka telah melanggar hukum humaniter internasional dengan cara menjatuhkan hukuman kolektif kepada penduduk sipil Mereka merampas hak-hak penduduk sipil atas berbagai hal yang sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup mereka Israel juga menggunakan kelaparan warga sipil sebagai senjata dalam perang Ini semua merupakan pelanggaran berat terhadap konvensi jenewa keempat dan praktik hukum humaniter internasional Pada bulan Januari 2024 Mahkamah Internasional dan Pengadilan Federal Amerika Serikat mengeluarkan putusan terpisah yang menyimpulkan Israel mungkin bersalah atas genosida di Gaza Pada bulan Mei 2024 jaksa Mahkamah Kriminal Internasional di Denk meminta surat perintah penangkapan Perdana Menteri Benyamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel saat itu Yof Galan Keduanya dianggap melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan Mereka dinilai sengaja membuat kelaparan warga sipil Gasa sebagai metode peperangan Juga sengaja mengarahkan serangan terhadap target dan penduduk sipil dan melakukan pemusnahan dan atau pembunuhan massal Tapi sebagaimana janji gedung putih kepada Israel Washington secara sistematis pula memberi perlindungan politik dan diplomasi internasional kepada Israel Inilah realitas politik internasional yang menjadikan Israel imun dari jangkauan hukum atau mendapatkan impunitas karena perlindungan kuat Washington Tribuners doktrin Day sebagaimana dijalankan Israel di Gasa maupun Lebanon dan berikutnya di Teheran adalah pelanggaran paling nyata atas prinsip-prinsip hukum perang Pasal 51 protokol Konvensi Jenewa 1 melarang pemboman yang memperlakukan semua target sipil maupun militer sebagai sasaran tunggal Konvensi itu mengatur menerapkan prinsip proporsionalitas sangat penting untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur penting dalam situasi konflik bersenjata Ini tidak dilakukan pemerintah dan militer Israel dalam perangnya di Gaza dan Lebanon dan kemungkinan menghadapi Iran Mereka tidak peduli lagi apakah target pengobuman itu anak-anak orang tua di Fabel non Kombatan ada masjid gereja fasilitas kesehatan dan lain-lain Semua dihancurkan tanpa pandang bulu Targetnya menimbulkan ketakutan massal mereduksi kemampuan perlawanan dan bahkan jika mungkin melenyapkan kapabilitas musuh selamanya Sekali lagi bukan tidak mungkin dan tidak ingin mendahului kehendak taktik penghancuran total Allah Israel kini bisa mengancam pemimpin spiritual Iran Ayatulah Ali Kamene Kita akan sama-sama lihat apa yang akan terjadi jika perang Israel melawan Iran terus meningkat eskalasinya Yeah
Menteri prtahanan Israel Katz merencanakan tindakan sejenis I Beirut terhadap Iran.
Dengan kata lain, Israel akan menggunakan taktik dan Doktrin Dahiyeh dalam peperangan melawan Teheran.
Doktrin Dahiyeh ini berisi taktik dan strategi perang brutal berupa penghancuran segala sasaran untuk meneror lawan, dan jika bisa melumpuhkannya.
Taktik ini digelar di Gaza dan Lebanon saat Israel mencoba melumpuhkan kelompok Hizbullah Lebanon.
Serangan bertubi-tubi ke Beirut pada akhirnya menewaskan para petinggi kelompok Hizbullah,termasuk pemimpinnya Sayyid Hassan Nasralah.
Di Gaza, Doktrin Dahiye telah menghancurkan hamper semua infrastruktur Palestina, saat Israel mencoba menghancurkan kelompok Hamas.
Di Gaza, dilaporkan sekurangnya 50.000 orang tewas, termasuk pemimpin dan anggota serta simpatisan Hamas, warga sipil nonkombatan, anak-anak, perempuan, dan orang lanjut usia.
Gereja, masjid, sekolah, rumah sakit, jalan, sanitasi, dan fasilitas umum lainnya dihancurleburkan.
VIDEO/FOTO : Telegram/MiddleEastSpectator, Telegram/GeopoliticLive, Telegram/TheCradle, Telegram/WarMonitor, Telegram/StayFree, X/IDF, Telegram/mmy.ye
PROGRAM : GLOBALVIEWS
TEKS/VO : Setya Krisna Sumarga
HOST : Setya Krisna Sumarga
EDITOR VIDEO : Setya Krisna Sumarga
UPLOADER : Setya Krisna Sumarga
PRODUSER : Ribut Raharjo
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru