🔴 FULL HD❗SAKSI AHLI PEMBELA JKW DIKASUS IJAZAH❗ DICECAR HABIS AHMAD KHOZINUDIN
[Musik] gubernur ee Sumatera Utara itu batal maju sebagai gubernur karena ketahuan ijazahnya palsu padahal sebelumnya dia Bupati Simalungun nah fenomena ini bisa tidak terjadi secara umum sebagai fenomena gunung es sebagaimana yang saudara katakan sebelumnya yang sudah saudara katakan di fenomena yang lain juga terjadi monggo bisa jawab bisa tidak monggo dijawab bisa enggak fenomena bisa fenomen artinya fenomena itu juga mengkonfirmasi bisa saja memang benar-benar palsu walaupun dia sudah walikota sudah presiden tinggal dibuktikan saja enggak bisa atau tidak masalah pembukti bisa kan sepengetahuan saudara melihat fenomena masyarakat setelah persidangan ini masyarakat semakin yakin ijazah Presiden Jokowi asli atau sebaliknya fenomenanya justru semakin yakin ijazahnya palsu karena dia tidak pernah hadir persidangan pendapat ini pendapat wah enggak enggak enggak berpendapat itu soalnya itu di luar saya ingatkan salah satu ukuran objektivitas dari pendapat ahli itu adisten menggunakan parameter terhadap semua fakta monggo ini kelihatannya ngotot sekali Pak baik oh iya saya tanya pengin jawab Pak tapi saya tapi Anda jangan nuding-nuding saya jangan nuding-nuding tolong Pak pengacara bahasanya yang santun tolong pengacara bahasanya santun saya bertanya menyerang dilanjutkan izin saya mau ee apa interupsi juga kepada ketua majelis saya yang mulia yang mulia kalau saya melihat pasal 165 KUHA Yang Mulia Ketua Majelis Hakim sudah sangat bijaksana sekali memberi kesempatan kepada penasihat hukum penasihat hukum ee penuntut umum juga kepada anggota dalam memberikan pertanyaan kepada saksi jadi ee ini kewenangan Yang Mulia bahwasanya kalau memang sudah cukup untuk menggali kebenaran mungkin Yang Mulia bisa menggunakan kewangan berikan sedikit lagi nggih karena kita belum salat ini ya tolong dihargai waktu waktu jadi ahli tadi Saudara mengatakan ada teori fenomenologi yang dikaitkan dengan fenomena gunung es saudara katakan bahwa ketika banyak yang menyatakan otoritas itu asli berarti dianggap asli saya tanya satu fenomena yang lain pendapat saudara ternyata ada fenomena sosial yang berkebalikan dengan apa yang saudara sampaikan yakni gubernur ee Sumatera Utara itu batal maju sebagai gubernur karena ketahuan ijazahnya palsu padahal sebelumnya dia Bupati Simalungun nah fenomena ini bisa tidak terjadi secara umum sebagai fenomena gunung es sebagaimana yang Saudara katakan sebelumnya yang sudah Saudara katakan di fenomena yang lain juga terjadi monggo bisa jawab bisa tidak monggo dijawab bisa enggak fenomena itu bisa artinya fenomena itu juga mengkonfirmasi bisa saja memang benar-benar palsu walaupun dia sudah walik kota sudah presiden tinggal dibuktikan saja enggak bisa atau tidak masalah pembukti nanti bisa kan mutlak saya lanjutkan mutlak saudara katakan tadi dengan proses ini kan diharapkan masalah ini selesai dan tidak ada kegelisahan keonaran begitu sepengetahuan saudara melihat fenomena masyarakat setelah persidangan ini masyarakat semakin yakin ijazah Presiden Jokowi asli atau sebaliknya fenomenanya justru semakin yakin ijazahnya palsu karena dia tidak pernah hadir persidangan Pendapat ini pendapat wah monggo diak enggak berpendapat itu soalnya itu di luar saksi tidak berpendapat dicatat ya ini ahli pandangan sesuai dengan ilmu sosiologi ada fenomena saya saudara katakan tadi Ruskupon mengatakan law social engineering nah pertanyaan saya sederhana dengan kasus ini sampai di sini fenomena yang terjadi itu apa apakah sama seperti yang saudara katakan tadi bisa dikontrol bisa ada social engineering atau semakin rakyat itu semakin yakin ini ijazah ini palsu saudara katakan tidak tahu enggak ada masalah bagi saya berarti Anda tidak ahli gitu saja bagi saya sederhana kami yang menilai mau jawab atau tidak gitu saja kalau jawab saya dengarkan kalau tidak saya lanjut biar cepat ada pertanya apa saya enggak menjawab biarin aja enggak ahli to tidak menjawab tidak menjawab i baik tidak menjawab baik kalau sudah ngaku tidak ahli ya enggak apa-apa saya lanjutkan saudara katakan ada resah gelisah sebagai salah satu unsur yang dianggap sebagai keonaran dianggap sebagai keonaran itu ukurannya adalah resah dan kelitas saya tanya dulu dari teori baru nanti ke fakta saya mau tanya dalam ilmu sosiologi itu yang diukur fenomena sosial atau sikap batin individu silakan dijawab monggo iya bisa dua-duanya siin bisa si apa itu perilakunya bisa kan perilaku itu ada yang tersirat ada yang tersurat ada apa perbedaan psikologi yang signifikan psikologi ya psikologi itu dari kata pike bukan pike itu dijelas tunggu dulu kamu itu ngomong sebentar tidak terjawab tolong pengacara juga pertanyaannya yang baguslah baik nih saya ulangi saya mau katakan ada sikap batin ada fenomena sosial katakan adalah bagian dari sosiologi pertanyaan selanjutnya apa perbedaannya apakah psikologi juga membahas fenomena sosial atau sikap batin saja atau bagaimana itu biar nanti saudara enggak muter malah kejebak nanti saudara ngih diperhatikan pertanyaannya nggih monggo iya saya jawab ya iya jadi yang namanya psikologi itu bicara mengenai kejiwaan seorang psik saike dan logos jiwa dan ilmu tentang jiwa nah jiwa itu kan berarti sosiologi itu bicara apa sih kan orang berilaku bicara orang kita enggak ada sosiologi hewan enggak ada jadi orang namanya orang manusia kalau bahasa kita itu subjek hukum itu kan ada yang namanya pikiran suasana batin di dalam pikiran maka itu ada menrea kan suara batinnya seperti apa lah itu perlu dibuktikannya di situ untuk menunjukkan sengajanya itu apa begitu pendapat saya Pak saya lanjutkan nah itu pendapatnya dalam konteks menimbulkan kegelisahan jadi di suatu masyarakat ada fenomena misalnya ada kebohongan ijazah SMK apa mobil SMK muncul kegelisahan masyarakat kemudian ada ini apa namanya pajak naik di SO ini ya masyarakat gelisah itu masuk kategori keenonaran yang saudara terangkan tadi tidak monggo mau dijawab mau di tidak dijawab mengerti enggak Saudara pertanya pertanyaannya tahu enggak saya ingatkan salah satu ukuran objektivitas dari pendapat ahli itu adisten menggunakan parameter terhadap semua fakta monggo ini kelihatannya ngotot sekali Pak baik oh iya saya tanya pengin jawab Pak tapi saya mohon ma tapi Anda jangan nuding-nuding saya ini persidangan jangan nuding-nuding tolong Pak pengacara bahasanya yang santun tolong pengacara bahasanya santun saya bertanya menyerang tolong tolong tolong kalau saudara tidak mau menjawab gak apa-apa sudah sudah sudah sudah saya rasa sudah cukuplah saya rasa sudah cukuplah ya ya kita tidak saya ingin beliau menjawab atau tidak kalau tidak menjawab yang mulia silakan dijawab apa tidak tadi pertanyaan yang terakhir pertanyaan terakhir dijawab monggo terakhir jawabannya iya sudah diwab terima kasih besok ya terima kasih Yang Mulia saudara saksi ahli ini ya saksi ahli sebenarnya enggak ada keterangan ahli keterangan ahli ee boleh tahu lulusannya mana tadi saya dengar Trisakti ngajar tapi lulusnya dari mana ya sudah tadi sudah saya bacakan tadi katakanlah terlewat tidak mendengar mogu dijawab aja dijawab alumni mana dulu tadi S1 S2 S3-nya dobel dia e dua dua kuliah di asosiologi juga dihukum ya kalau enggak salah tadi nggih iya maksudnya kampusnya yang mul nggih yang pertama di antropologi budaya Universitas Gajah Mada s1-nya S2-nya Magister Sosiologi Magister Sosial Ilmu Fisip UI yang ketiga doktor kebijakan kajian kebijakan publik VUI kemudian dihukumnya S1-nya Fakultas Hukum Universitas Satia Gama Jakarta S2-nya Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan S3-nya doktor Hukum ee Trisakti terima kasih Yang Mulia luar biasa hebat kampus-kampusnya juga yang tapi saya juga punya pengetahuan sedikitlah tentang sosiologi karena tahun 1 tahun 90 saya ee masuk program sosiologi di Teknise Universitas Berlin ya Jerman jadi jago-jago sosiologi kita ngertilah ee saudara saksi dalam pendekatan ilmiah ada dua elemen penting kategori itu disebut ilmiah mungkin kita samakan dulu persepsinya sehingga pembicaraan kita ini betul-betul bersaksi sesuai yang Anda bilang dalam sumpah sebenar-benarnya sebaik-baiknya sesuai pengetahuan nah pertanyaan saya apa dua elemen penting dalam kategori kegiatan ilmiah saya jawab ya Bu ya faktori ilmiah itu ya ini karena yang keras sedikit ah mulia karena Bapak Bapak ya rekan jadi menanyakan nah ee pengertian ilmiah itu satu ya tentu itu objektif gitu kan objektif objektif tadi kalau filsafatnya tadi sudah jelasin objektif yang kedua itu bisa di ada buktikan bisa dibuktikan kalau bahasanya diverifikasi nah jadi untuk menyatakan karena kebenaran kan intinya kan gitu Pak jadi sepanjang itu objektif sederhana ya objektif nah itu bisa dibuktikan itu sudah cukup itu ada yang lainnya misal diobservasi itu sifatnya empiris itu sifatnya itu banyak itu ambil-ambil ininya tapi dalam pengetahuan yang saya terima saya dapat itu lebih ke tambah mudah karena nanti kalau kita bicara teori banyak sekali teori ya dijawab aja yang ditanya aja ng metode saja jadi ba tadi metode ilmiah tadi i ng iya persepsi saya itu tindakan berpikir ilmiah objektif sistematis lanjut kemudian toleran jujur benar adil yang saya maksud ee elemen ilmiah itu dua yang saya maksud adalah metode dan yang kedua istilah karena semua begitu mulai kita belajar kaji metodenya apa kemudian istilah-istilah apa yang dipakai nah di sini dikaitkan dengan metode saya melihat Anda bisa dari deduktif ke induktif nah saya mencoba dari induktif ke deduktif dan membangun istilah-istilah nah dalam keterangan Anda ee Anda sudah yakin meyakini dengan pendekatan ilmu sosiologi tadi caranya objektif tapi dalam paparan Anda tidak objektif di mana tidak objektifnya satu apa yang ditanyakan jaksa tadi soal dampak ya toh bisa menimbulkan keonaran keresahan istilahnya sampai ada tingkatannya tadi kita mendengar semuanya sampai kepada anarkis juga ya anomi yang paling tinggi chaos itu nah sisi lain nah sisi lain anda tahu enggak dampak dari ini kami enggak gelisah kami senang kami happy karena kami akan lihat benar enggak nih Jokowi ijazahnya asli atau palsu enggak ada yang gelisah betul betul nah ini fakta ini fakta sosiologis namanya kumpulan individu-individu kenapa Anda cuma satu pihak timbul kegelisahan enggak kita happy kok karena kalau ini terbukti itu punya baru yang disebut dengan akibat hukum ah itu istilah ya dan metodenya sudah berbeda kita tapi Anda di sini ee menurut istilah saya Anda melakukan penyelundupan sosiologi ya jadi ada yang diselundupkan oleh Anda enggak diterangkan secara ilmiah tadi maka oleh karena itu bagaimana Anda memandang pertanyaan saya orang-orang yang seperti ini mereka datang ke sini tanpa dikasih ongkos tanpa dibiayai dari berbagai macam daerah bukan cuma Solo aja nih banyak sebentar sebentar tolong kok Pak Penasihat hukum pertanyaan maksud saya begini ini fakta ini fakta sosiologis secara individu datang ke sini dengan penuh sukarela enggak bukan dengan kegelisahan bagaimana menerangkan ilmu tadi kepada mereka ini dan saya di sini semuanya ada ilmunya yang ditanyakan apa yang ditanyakan ya itu tadi apa ilmu Anda menjelaskan istilah-istilah apa yang Anda bisa terangkan kalau ini tidak ada kaitan dengan kegelisahan justru happy kita ke sini ya bahkan tanpa disadari polisi jaksa hakim mestinya happy kenapa karena dapat kerjaan ada kayak begini kalau enggak enggak dapat kerjaan kau juga ya enggak ini soal happy jangan dibantahta-bantah tadi ahli silakan dijelaskan menurut keahlian saudara sesuai keahlian kita juga ahli bisa nah oleh karena itu Yang Mulia mohon dengan hormat Yang Mulia nanti menjembatani aja men iya ini saya kan dia merasa pakar tadi Anda bilang pakar ahli nah pakar apa yang Anda bisa menerangkan fenomena sosiologi ini yang tidak gelisah ini tadi ya tidak gelisah apa anda belajar enggak sampai situ silakan kalau bisa jawab dijawab kalau enggak bisa jawabak enggak apa-apa enggak dipaksakan lagi yang lain biar ditanya yang lain oke kalau bisa dijawab dijawab kalau enggak kalau itu hak saudara baik yang mulia angkap ilmu iya jadi ilmu itu tidak ada absolut tidak absolut pasti ada kekurangan berarti pendapat Anda tidak absolut iya enggak absolut ya makanya ada sisi lain maka saya ingin tanya satu aja Pak sebentar biar ahli menjelaskan dulu pertanyaannya jadi nanti mengenai kebenaran apa hak belo hakim saya akan menyampaikan menurut silakan aja panggil yang lain panggil aja yang lain nanti berpendapat yang saya enggak nanya yang lain yang brother trubus saya tanya bagaimana anda dengan pendekatan oke silap dalam sosiologi sesuai ee kewajiban saudara sebagai ahli di sini nggih iya jelaskan tidak bisa dijawab enggak usah dijawab terserah Anda ini bukan forum debat saya sekali lagi ingatkan ini for ahli yang lain monggo tapi sekarang Anda [Musik] tidak Anda menerangkan yang bukan saya tanya yang saya tanya biar fokus metode apa anda gunakan dan istilah apa yang Anda bisa sebut tentang fenomena sosiologi yang tidak gelisah tapi malah happy kita ingin tahu tadi ana sendiri bilang kepoan saya dua itu kita jadi pluralitas kurang dengar Brother tolong mik ya ada teori kemajukan kalau bahasa keranya pluralism theori pluralismen pluralisme jadi orang itu dalam masyarakat itu ada yang istilahnya bahasa keren ada yang berpendapat berbeda ada yang punya itu masing-masing iya konteksnya adalah ee kalau kaitan dengan sosiologi hukum yaitu kalau ada kaitannya dengan hukum kalau tidak ya sudah itu merupakan hal yang sifatnya aspirasi makanya saya dik apakah disampaikan dalam YouTube- itu langsung melanggar hukum tidak sekarang itu kan ada prosesnya dulu ada kritik sosial itu ungkapan yang kemudian menjadi kritik sosial itu bertahap pemahamannya bertahap sampai kepada ada kalimat-kalimat yang kemudian itu sebagai oke itu itu yang bahwa mengenai kepakaran mengenai apa kita enggak usah ini karena kalau kenteri ya tapi diuji di sini iya kami yang menilai nanti kami yang menilai sebagai saksi kalau menilaian pengantar hakim sudah jelas yang dilihat pendapat Anda saya mau tahu pendapat Anda ya itu pendapat pendapat saya sudah belum menjawab anda enggak jawab metodenya apa anda enggak jawab istilahnya apa enggak yang ditanya tadi istilahnya yang ditanya bisa dijawab terhadap orang yang happy enggak gelisah tadi kan kegelisahan menimbulkan kegelisahan nah sekarang yang ditanya kebalikannya ada yang tidak gelisah tidak ada yang happy gelisah nah teori apa dan istilah apa yang bisa apa yang bisa saudara sampaikan di sini itu intinya dua aja metode dan istilah iya jadi yang pertama kan tadi saya sebatkan teori teorinya kan teori pluralism teori tadi jadi dalam masyarakat itu tidak sama semua harus sama ada perbedaan-perbedaan jadi itu itu dalam strategi saya nah metode apa yang bisa disampaikan itu adalah metode ee sebenarnya kepada ini apa oh kalau bahasa sosiologinya itu ini saya mau menterjemahkan supaya sederhana dipahami orang kalau enggak nanti terlalu ilmu saintis jelasin aja ng silakan silakan jelasin aja tolong penonton tenang penonton tenang ng jadi metode yang digunakan itu adalah metode keilmuan yang mendasarkan pada faktanya itu fakta yang diyakini oleh seorang seorang ahli seorang pakar berdasarkan keilmuan yang di pelajari selama ini itu itu bukan metode ya sudahlah beda enggak apa-ap lah ya jadi saya lanjut menurut Pak Sasi itu ya i kalau berdasarkan fakta tuh namanya observasi metode gimana sih ya itu kan perbedaan pendapatnya istilahnya apa istilahnya istilahnya apa istilah belum dijawab istilah istilah apa istilah tadi kan ada dua pertanyaan metode dan istilah yang digunakan tadi kan istilahnya kan teori istilahnya kan majemuk kemajemukan itu teori pluralismak enggak enggak ada kaitan dengan ini pluralism itu kemajemukan nah iya kan majemuk itu majemuk pertanyaan oke saya ikuti logika Anda kalau Anda ngerti ada pluralisme kemajemukan kenapa Anda stereotip satu saja yang disebut dampak negatif nah kenapa kenapa enggak disebut ada pola sebentar ng dijelaskan oh saya juga punya ukuran hukum nggih ah Anda tadi bisa menerangkan yang disebut dengan onar kegelisahan meningkat menjadi kacau meningkat jadi anarkis meningkat jadi anomi nah belum lagi sampai keos itu saya juga bisa menerangkan tingkat kesenangan mereka secara fakta sosiologi mereka adanya simpati dengan ini sehingga ikut prihatin menghadiri sidang ini yang kedua meningkat jadi empati empati itu ikut merasakan penderitaannya dan membantu berkorban karena dia ini ditahan dan perlu biaya dan banyak yang membantu empati dari empati sekarang muncul datang baik ini namanya solidaritas saya bisa berteori yang beda dengan Anda tadi kenapa Anda enggak sebut ini seolah-olah hakim dan semua terpengaruh benar teori Anda nah itu okelah kalau kita beda ya sudah tapi begitulah kita diuji pendapat kita kan tapi yang saya urani fakta sementara itu enggak kejadian mana kekacauannya mana ininya apa sampai anarkisnya enggak ada kemudian dalam konteks masif tadi ya menurut saya dalam pandangan namanya kita berpendapat ya kasus ini minum dulu minum dulu minum dulu kita mau apa ini mau diotin iya iya iya sharing kok sharing ilmu ya silakan apa iya tapi di sini mencari kebenaran materiil jangan lupa ini persidangan bukan diskusi kita di TV One atau apa sekali lagi bukan debat ini ya bukan debat mencari anu kita di dalam konteks yang tadi masif atau tidak dan ditanya juga mensrea anda enggak jujur di sini anda ngomong nih saya bacain yang mulia ya supaya masuk kategori yang dimaksud di sini ee di halaman 186 186 Enam simpulan yang poin ini poin berapa poin satu perbuatan ya dia langsung membuat satuikasi bahwa perbuatan pelaku dalam hal ini Bambang Tri merupakan tindakan melawan hukum tidak karena secara sengaja telah menyampaikan informasi yang menyesatkan atau berita bohong terkait keaslian ijazah atas nama Jokowi Presiden Republik Indonesia dibuka umum yang ditujukan untuk menimbulkan kearan di masyarakat pelaku telah melakukan tindakan komunikasi menyebarkan Bong yang mengakibatkan koran di dunia maya dan di masyarakat sehari-hari kegaduhan ini di dunia maya terjadi karena warga net telah menyampaikan dan menyebarkan pendapat ah ini kan satu konklusi yang Anda sendiri tadi di sini saya dengar enggak bisa jelaskan menstrea tapi di sini menstrea di halaman 185-nya dalam konteks legal sosiologi anda bilang lagi menstret artinya pelaku si Gus Nur sama di sini Gus Nur yang disebut juga secara sengaja tanpa hak telah menyampaikan pernyataan yang mengandung rasa benci fitnah penghinaan penghasutan adu domba ya yang masyarakat yang menggerakkan individu dan atau kelompok untuk membenci dan memusuhi kita enggak ada yang benci kita enggak ada kita justru sayang sama Jokowi ini ini kesempatan forum yang mulia untuk Jokowi buktikan dirinya ijazahnya asli whatever dari Sumayitti yang mulia pertanyaan saya dengan saudara sak iya apa pertanyaannya dengan pengantarnya untuk apa sebenarnya jaksa repot sampai hakim jadi repot mengadili paket sosiologian ini satu saja kelakuan saya ikutin pendapat hakim satu saja kalau Jokowi bawa ijas selesai enggak kasus ini selesai selesai enggak yang ditanya saksi ya bukan bukan penonton ya Saudara saksi enggak perlu teori-teori Anda itu tenang begini Bogono enggak ada MRI yang dipersoalkan itu individu namanya Jokowi ini bicara sosiologi ya yang kita bicarakan adalah Jokowi ijazahnya diduga palsu hasil penelitian tapi sampai hari ini sudah 18 ahli ahli agama ahli bahasa 16 saksi fakta tidak ada yang pernah ijazahnya yang asli dilihatnya nah sekarang saya tanya sama Anda anda pernah lihatnya ijazah asli Jokowi halo hah ijazahnya ah ijazah asli Jokowi pernah tidak tidak pernah tidak tahu tidak tahu tidak pernah lihat dia gak tahu dari mana saya iya nah itu jujur baru tapi kenapa kejujuran Anda tutupi bahkan Anda nodai dengan satu kalimat menuduh dia sudah menimbulkan kebencian fitnah bohong segala macam anda sering enggak pernah lihat yang asli mohon dipahami Saudara penasihat hukum di sini ahli berpendapat bukan menuduh ng berpendapat itu pendapat memang berpendapat masa pendapat yang tidak sesuai dengan pengetahuan yang dia lihat yang dia dengar yang diketahui dia tidak mengetahui dia tidak pernah lihat ijazah asli kenapa berpendapat menyalahkan ini bohong dong ini jelas apa Anda mau cabut enggak keterangan ini sekarang gini aja saya tanya ini memang ada keterangan saudara di dalam BAP itu keterangan saudara tadi kan katakan saudara berikan diketik oleh ya bukan pendapat dari penyidik bukan disodorkan bukan ya saudara jujur di e saudara menerangkan bukan di saudara ini loh saudara menyetui bukan dari keterangan saudara tadi dibacakan oleh penasihat hukum Mang Egi tadi perbuatan pelaku Bambang Tri merupakan tindakan melawan hukum pidana ini saudara waktu ditanya mengenai secara legal sosiologi perbuatan pelaku Bambang Tri merupakan perbuatan tindakan melawan hukum sengaja menyampaikan informasi yang menyesatkan atau berita bohong terkait keaslian ijazah nah ini keterangan saudara sendiri atau bukan keterangan saya pendapat saya didasarkan pada keterangan cakup di atasnya kan itu ada kepala sekolah menjelaskan oh di di atasnya di ada pengantarnya iya ada pengantar pendapatnya Pak Kiai juga ada Pak oh saksi-saksi sebelumnya saksi fakta kan saya baca dulu ada pendapat saksi fakta disuruh baca dulu saksi fakta saksi ahli agama terus ada kepala sekolah semua saudara baca terus saudara disuruh menyimpulkan memberikan pendapat sesuai legal sosiologi legi itulah pendapat saudara berarti ini tetap keterangan saudara nggih gak gak dirubah ya ya ngih ee pertanyaannya pertanyaan yang lain saudara saksi berpendapat berdasar referensi ya dari yang sebelum-sebelumnya tadi tapi tidak diuji seperti di pengadilan kita sudah uji 16 fakta orang dua keterangan ahli profesor Kiai Haji untuk agama untuk yang bahasa profesor mereka enggak ada yang pernah lihat ijazah aslinya Jokowi kamu pernah lihat enggak kan enggak lu kenapa berani bilang masyaallah Anda muslim loh udah sumpah sebentar oleh karena itu Anda sudah tadi sudah mau bahala sepihak ada hakim malah jadi oleh karena itu Anda telah melakukan kebohongan enggak pernah lihat asli anda bilang ada yang asli seolah-olah kan demikian ini palsu izin bagaimana bagaimana ma menjawab pendapat apa silakan kalau enggak enggak menjawab juga enggak apa-apa nggih eh ini yang mulia ini menyangkut pertanyaan soal jasa palsu jasa palsunya toh jasa palsunya kalau jasa palsu itu kita karena saya ini kan pendapat ahli bukan pendapat saksi fakta iya jadi harus dipahami dulu jadi saya punya ahli ya ahli juga enggak boleh sembarangan harus sesuai fakta ngomong ya iya biar biar biar biar biar nerangkan dulu biar ahli menerangkan dulu dulu nggih biar menerangkan dulu oke oke monggo monggo jadi itu berdasarkan pendapat-pendapat yang terus saya berpendapat kan begitu Pak iya itu ya bilang ya karena saya kan tidak sekolah sama itu fakta itu saksi saya bukan enggak enggak sampai ke eng intinya intinya ee begini ya saudara saksi tadi memberikan keterangan legal sosiologi itu didahului ditunjukkan keterangan saksi-saksi sebelumnya itu kan saksi fakta dan sebelum berikan pendapat kan harus memang harus mengetahui faktanya dulu kan ya setelah mengetahui fakta dari saksi-saksi dan ahli selalu saudara memberikan pendapat dapat seperti itu iya intinya pendapat ini tetap saudara pertahankan atau diganti tetap tetap pertahankan kali saya melakukan iya tetap ya tetap itu pendapatnya nggih jadi tetap bertahan pada pendapatnya itu pendapat dia jika Anda tetap maka berpendapat di atas satu keterangan yang tidak ada fakta kan enggak ada ijazah aslinya anda enggak pernah lihat nah bagaimana Anda menerangkan ilmu sosiologi individu orang seperti Anda ini bicara yang tidak sesuai fakta apa nama istilahnya orang ini sebentar Pak ketua majelis mungkin bisa ilmiah itu tadi ingat ada istilah izin ng silakan sebentar saya potong sudahlah biar kita tahulah ee kemudian Oh I I silakan saya hanya mau protes juga kepada ketua majelis yatak tim jadi jadi begini Bapak mungkin keberatan penasihat hukum itu bisa Bapak jelaskan di dalam pasal 165 ayat 4 itu nanti mungkin dari penasihat hukum bisa menghadirkan saksi yang mendukung dari pendapat penasihat hukum terdakwa jadi semua Bapak selaku ketua majelis hakim ee saya bacakan ya pasal 165 KUHAP hakim dan penuntut umum atau terdakwa atau penasihat hukum dengan perantara hakim ketua sidang dapat saling menghadapkan saksi untuk menguji kebenaran keterangan mereka masing-masing jadi kalau menurut penasihat hukum ee ini saksi ini tidak berkualitas tidak sesuai dengan persepsi atau perspektif dari penasihat hukum jangan dipaksa saya mohon itu aja ini logikanya bukan maksa Yang Mulia nggih tapi dialog orang intelektual kekuatannya dialog seperti saya sampaikan di awal kalau yang enggak bisa supaya ini bukan jadi debat kusir yang berkeb dan juga bukan debat kusir ada parameternya Yang Mulia parameter kita hukum ada metode ada istilah iya pasti berbeda pendapat itu itu wajar sesama dan kita sudah sampai dia enggak bisa jawab iya dia itu saksi nah berdasarkan pasal 165 tadi KUAP ya KUP berarti kita berharap ya justru sekarang berharap kepada hakim iya tapi sebelumnya saya bertanya dulu kepada saudara saksi kita sama-sama kenal lah tahu kan doktor itu ee dalam konstruksi legal sosiologi ini tadi ana yang kemukakan ya legal sosiologi ada satu individu yang ijazahnya dituduh palsu tapi cicing wae cek sun gitu ya diam aja enggak ada komentar enggak ada apa enggak ada ini tapi di belakang kita kita tidak tahu bisa aja perintah jaksa Agung ya e telepon-telepon Mahkamah Agung hakim juga enggak tahu itu kemungkinan itu terjadi apa tidak dalam konteks sosiologi faktanya di Indonesia ini kemungkinan jadinya ya iya apa namanya teori kemungkinan pendapat Anda gimana ini teori kemungkinan jadinya ya iya kemungkinannya apa ya kemungkinan pasti dua kan iya dong iya atau saudara boleh jawab boleh tidak nggih terserah Anda anda sebagai harus berpendapat saja boleh berpendapat nggih silakan kalau Anda tidak berpendapat ya enggak masalah akan kita catat i iya dalam ini saya tidak berpendapat karena itu ada ranahnya ke HTN Pak jadi hukum tata negara kan apakah bukan keahlian saudara iya bukan di di luar itu itu aja tidak berpendapat saksi tidak berpendapat ya htn bentuk hukumnya tapi perilakunya ini bisa masuk kategori legal sosiologi kenapa orang dipidana gimana sih oleh karena itu yang kedua lanjutannya nih si individu tadi dalam hal ini Joko Widodo tidak melakukan tindakan apa-apa ya dalam pengertian yang positif kan ide logika sehat anda misalnya dituju ijazahnya palsu Anda akan tunjukin yang asli enggak halo nah iya katakan iya alhamdulillah top itu baru anda jujur ya nah kita nuduh Jokowi ijazahnya palsu kok dia enggak mau nunjukinnya ngasih bagaimana pendapat sesungguhnya monggo dijawab kalau enggak bisa gak usah dijawab gak apa-apa pertanyaan pertanyaan pertanyaannya nggih sekali lagi saya Iya ngih saya saksi tidak menjawab ahli tidak menjawab nggih oleh karena itu dia bisa jawab juga mungkin jaksa juga enggak bisa jawab kalau bisa tolong jawab kan enggak bisa juga nah saya meminta kepada hakim jangan masuk Jokowi ini masuk obstruction of justice ah menghalang-halangi persidangan ini harusnya selesai kalau didatangkan ijazahnya harusnya selesai enggak perlu beral dia melanggar ajas pidana dalam konteks peradilan ini sidap tanah cepat murah ini sudah beralut-laut Yang Mulia jadi Yang Mulia permohonan saya yang mulia untuk saksi ke depan melalui kewenangan tadi ada saksi Nurwindu harus didatangkan karena itu penting dalam perspektif terdakwa ya dan yang kedua sami minta Jokowi didatangkan bawa saya penonton tenang penonton tenang itu kewenangan hakim sebagaimana kita minta Iya iya ya sudah dia enggak mau lagi minta sekali lagi sekarang saya minta dengan hormat panggil Jokowi minggu depan iya sudah tolong pertanyaan dibatasi ngih sepanjang sesuai dengan dakwaan ng dakwaan nah saya terus sebenarnya saya tidak membatasi selama ini kita berikan kesempatan seluas-luasnya kepada penasihat hukum cuma sekali lagi mohon dipahami dalam perkara ini dakwaannya itu apa dan apa yang harus dibuktikan oleh jaksa oke nanti sepanjang diperlukan nanti majelis akan meminta jaksa untuk menghadirkan ng sepanjang diperlukan sepanjang karena dakwaannya kan sudah jelas di awal sudah kita sampaikan dakwaannya ada ini ini kalau bicara yang diperlukan sangat diperlukan itu kan menurut saudara majelis kan akan mempertimbangkan akan mempertimbangkan perlu tidaknya untuk di ee dibuktikan di sini ya sekali lagi ee saya mohon pengertiannya kita di sini bukan menyidangkan soal ee Jokowinya ya yang kita sidangkan ini terdakwa yang menyebarkan berita atau informasi dan sebagainya dan sebagainya dan sebagainya itu yang kita perlu buktikan oke nah silakan ee dilanjutkan Masukom ya terima kasih Yang Mulia ee Saudara saksi ahli mengajukan beberapa pertanyaan tentunya terkait dengan ee keahlian saudara saksi ahli sebagai ee ahli sosiologi tapi sebelumnya ee bolehkah saya bertanya dulu bahwa ee ahli sosiologi berarti kan menuangkan apa namanya pernyataan-pernyataan di BAP itu sesuai dengan ilmu sosiologi saksi ahli atau sebagai ahli hukum karena kan ee gelar saksi ahli kan ada dua tapi yang didengarkan di pengadilan di ee forum ini adalah kesaksian saudara sebagai saksi ahli ahli sosiologi saya dari sosiologi sosiologi berarti yang kita pakai sosiologi kan saya terjemahkan sosiologi hukum itu dari tiga terjemahan dari tiga tadi ada tig ada legal ada sosiologi of law ada legal sociologi ada sociologalis studence cukup diterjemahkan bahasa Indonesianya itu sosiologi huko iya berarti ee yang kita perdengarkan di sini berarti ee pernyataan Anda sebagai saksi ahli sosiologi saya lanjutkan pertanyaannya ee boleh Saudara saksi jelas saksi ahli jelaskan bahwa kegaduhan di dunia maya dalam sosiologi itu bagaimana efeknya baik saya jawab monggo sosiologi dalam apa namanya kegaduhan dalam pengertian sosiologi sosiologi maya itu adalah terjadinya satu silang pendapat pro kontra pro kontra bahasa antar netizen mengomentari ee satu informasi kan informasi ya jadi ada yang berpendapat A ada berb nah itu ee pendapat-pendapat yang kemudian ada yang sampai kepada tataran apa lebih keras lagi misalnya yaitu ee adalah pendapat yang dikemukakan oleh netizen itu yang pertama yang kedua bahwa netizen itu dia tidak bisa katakan individu bisa saja dia sebagai kelompok bisa saja dia sebagai komunitas juga bisa atau sebagai masyarakat juga bisa namanya juga anonim dunia maya jadi kita lihat itu nah ketika terjadi proontra netizen itu oleh sosiologi disederhanakan sebagai bentuk apa namanya ee kegaduhan gitu kegaduhan atau keonaran heeh kegaduhan keonaran iya berarti boleh saya katakan kalau terjadi silang pendapat di media sosial baik YouTube ataupun Facebook ataupun media Twitter atau Instagram itu berarti kalau menurut ilmu sosiologi itu adalah kegaduhan atau keonaran iya kalau di dalam suruh begitu jadi bukan ada pendapat pro kontra yang ini tapi ee nanti harus tunggu dulu sampai ke hukumnya kan nanti kan baru sosiologi iya sedangkan kalau di di video Gus Nur yang kita lihat kan sebenarnya di situ memang ee kebanyakan kan yang melihat kan tentunya kan subscriber beliau kan jadi bukan bukan dari mungkin subscribernya Abu Janda atau Denis Regar kan seperti itu tapi saya malah justru ingin bertanya kepada ee saksi ahli saya kan sering juga itu lihat si siapa ded Korbusir misalnya di situ kan dia pengikutnya juga jutaan itu dan di situ ada silang pendapat dan itu bukan bukan cuman untuk apa namanya ee kasus-kasus yang besar tapi mungkin kasus-kasus yang receh pun mereka komentarnya banyak yang silang pendapat apakah itu juga termasuk kegaduhan kearan seperti itu di media sosial menurut ilmu sosiologi iya jawabnya iya iya ilmu sosiologi berarti seperti itu itu ngih kalau dari sosiologi hukum dunia maya bisa masuk pidana berarti kalau itu di apa diangkat bisa masuk pidana tinggal dianalisa lagi apakah kita berarti nanti berarti nanti ada iya nanti banyak youtuber yang bisa masuk dipidanakan berarti kan karena karena banyak silang pendapat seperti itu kan sebenarnya kan kalau menurut kami mohon maaf ee saksi ahli karena kan kami juga pakir dalam ilmu sosiologi Ya jadi kalau itu sebenarnya kan biasa bahkan kalau di dunia media sosial itu lebih banyak yang komentar nanti semakin banyak penghasilannya karena banyak-banyak itu video di akhir video itu jangan lupa like subscribe dan komen nah itu kan itu berarti kan agak agak kontradiktif ini ya kalau menurut pengertian masyarakat luas ahli nggih ahli sudah berpendapat tadi berpendapat iya tadi ya nggih ya sudah itu kan pendapat Anda nggih boleh beda pendapat boleh tapi kan tidak boleh dipaksakan kepada tidak kami tidak memaksakan ya silakan berbeda pendapat dalam forum ini dalam persidangan ini ee banyak juga yang melihat tentu juga banyak juga yang merelay lain sebagainya untuk disiarkan di he kanal masing-masing YouTube dan lain sebagainya pasti kan ee keterangan dari saksi ahli pasti juga akan didengar banyak orang juga iya seperti itu ya lanjut pertanyaannya lanjut ee saya lanjutkan juga kalau dari ilmu sosiologi itu bagaimana ee menurut pandangan saudara saksi ahli untuk membuktikan bahwa ada sebuah berita bohong dari kacamata sosiologi jadi ini saya jelasin yang mulia ya oke jadi sosiologi itu kan namanya saya tadi sosios logos interaksi ya mohon di langsung dipersempit karena ee waktu mungkin langsung dibuktikan aja bagaimana cara membuktikannya berita to the point poin aja biar enggak bertele-tele nggih monggo bagaimana membuktikan iya tinggal di membuktikan berita bohong ya berita bohong itu berita yang menyesatkan dibuktikan dari apa dari apa informasi yang kualitas dari informasi itu nanti di ditanyakan apakah benar karena itu kan informasi menyesatkan atau berita bohong itu ee perlu dukungan berita yang sebenarnya berarti dalam kapasitas sosiologi dalam ilmu sosiologi itu lebih lebih berbobot mana apabila ee seseorang yang dituduh bohong itu membuktikan kebenarannya sendiri atau malah justru ada institusi-institusi yang ee menjelaskan itu lebih berbobot buat mana antara pribadinya sendiri yang membuktikan bahwa ini loh kalau kamu menuduhkan bohong ini kebenarannya seperti ini atau justru malah yang dituduh bohong diam aja tapi institusi-institusi nanti yang menjelaskan itu lebih berbobot yang mana kalau menurut sosiologi dalam pembuktian kebohongan kalau dalam sosiologi ya tentu kan kita bicaranya itu adalah soal interaksi ya jadi berarti yang pertama pertama kanat yang pertama artinya apa kalau dia kaitan ada kan tadi disebutkan ada teori status dan fungsi nah status itu kadang ikut menjelaskan tapi bagaimana validitas antara yang pertama dan yang kedua ya tentu yang pertama yang pertama ini kan memberikan yang kedua jadi artinya apa artinya informasi yang awal itu yang di fakta itu yang dianggap sebagai yang pertama-pertama kan kita bicara validitas ya berarti ee boleh saya simpulkan kalau untuk membuktikan kebohongan kan berarti yang asli kan harus dihadirkan juga kan gitu iya i baik saya lanjutkan Yang Mulia silakan ee bagaimana ahli menjelaskan dampak demonstrasi yang muncul kemarin ada yang dari Jakarta yang karena yang kita ketahui kemarin ada salah satu saksi fakta hadir di sini dia menerangkan bagaimana demo itu berjalan di Jakarta di depan Mabes Polri untuk dampaknya secara sosiologis bagaimana saksi ahli iya dampaknya secara sosiologis itu ada apa namanya keresahan ya itu keresahan kersahan apa karena masyarakat mempertanyakan benar enggak ijazahnya itu misalnya kalau kalau ngomongin ijazahnya loh ya tapi ini kan ngomongin penyebarannya sebenarnya tapi kalau pertanyaannya mengenai jasadnya ya tentu kemudian apa ee masyarakat tadi sudah kan kepo tadi Pak ya kepo jadi otomatis itu otomatis bahwa mempertanyakan pertanyaan inilah kesan karena itu perlu dijawab oleh apa di berita di apa BAP juga ada itu penjelasan perlu polisi perlu menginvestigasi macam kan ada itu tuntutan nah itu kan sebenarnya situasi resah resak ya ee apakah saksi ahli juga mempertimbangkan karena kan di sini yang demonstrasi kalau yang kita ketahui kemarin dari kesaksian si pendemo itu hanya sekitar 17 orang atau berapa orang sedangkan yang berkebalikan karena ini kan ini kan posisi kasusnya kan ee sama-sama yang satu itu berkeyakinan bahwa ijazahnya Pak Jokowi itu asli tapi kalau menurut pihak kami pihak Pak Bambang Tri itu sebenarnya kan menurut penelitian beliau ijazahnya Pak Jokowi diragukan dan masyarakat Indonesia karena kan kita bicaranya sosiologi saksi ahli kalau kita bicara masyarakat otomatis kan kumpulan kumpulan dari individu dan membentuk masyarakat ini terbelah juga bagaimana saksi ahli itu menjelaskan kok bisa itu disebut keresahan bagi sebagian orang dan itu merupakan ee apakah rasa penasaran itu termasuk termasuk keresahan sedangkan yang resah dan yang penasaran itu lebih banyak yang penasaran jadi resah dan gelisah iya nggih monggo di tadi kan sudah tadi kayaknya sudah sudah dijelaskan sesuai kita perlu pencerahan dari panjenengan ini pencernya dari PH itu lebih banyak yang tidak resah dari yang resah ada demonya sedikit ya demo sedikit nah itu coba bisa dijelaskan dari teori sosiologi itu apakah ini yang disebut adanya kearan kegaduhan keresahan itu mungkin ya iya jelas sosiologi itu yang mulia ee dasarnya itu adalah fakta sosial sosial ada ada berarti ada yang merasa ini nah karena ada yang merasa berarti kan dia ada haknya untuk melakukan pelaporan sampai ke persidangan ini untuk membuktikan benar enggak ini yang satu mengatakan “Oh ini benar ya dibuktikan di sini.” Oh yang satu mengatakan oh bukan salah ya buktikanlah di sini n saya kebetulan sebagai ahli didasarkan keterangan yang saya terima dari itu apa penyidik dan ilmu yang saya pelajari saya menjawabnya seperti itu begitu mohon maaf ee saksi ahli dasar dari saksi ahli bahwa meyakini keresahan itu kalau dari ilmu sosiologi mungkin kan kita bicaranya ilmu ya he itu pendekatannya dari apakah itu ada pendapat ee apa namanya ahli yang lampau atau ada teori itu mungkin bisa dijelaskan ke kami literasinya dari mana apakah ada pendapat-pendapat dari ahli sosiologi yang lain atau bagaimana gitu mengenai istilah apa itu istilah dampak istilah tadi jadi bahwa sebagian kecil masyarakat Heeh ee menunjukkan keresahan dan apa mewujudkannya sebagai demonstrasi itu itu memenuhi unsur dari keresahan Yang Mulia ya keresahan atau keonaran J itu pendekatannya secara ilmu sosiologis dari mana itu adakah teorinya gitu saksi ahli yang sudah mendekatilah jadi gini ada di dalam sebenarnya psikop sosiologi itu ee kalau sampai detail itu itu sudah ke psikologi ya menyeberang ke ilmu ilmu psikologi ya karena kecemasan keresahan kemudian situasi yang tidak nyaman gitu kan sebenarnya itu lebih ke psikologi sosial iya tapi saya tarik kesimpulan keresahan yang panjenengan ee sampaikan itu kan berarti kan itu ilmu psikologi jadi kan tidak perlu saya di bukan sosiologi berarti kan karena kalau kalau keresahan itu kan sebenarnya kan yang Anda sampaikan kan sebagai ilmu psikologi sedangkan saksi ahli di sini kan berbicaranya sebagai ahli sosiologi iya intinya saja saudara yang ditanya itu tadi mengenai ada enggak teorinya teori yang digunakan mengenai adanya ee keonaran kegaduhan kegelisahan tadi intinya dijawab aja intinya saja yang ditanya saja biar biar enggak berpanjang lebar kan tadi saya jelasin ada namanya teori content menular ada penularan rasa resah itu menular karena itu fung sosial jadi menular ke yang lain benar enggak ijazah Pak Jokowi palsu benar enggak itu kan resah nah itu kadang gitu tapi kalau mau dalamnya resah itu sendiri intinya resah ya silakan ke psikologi gitu bukan kok saya ahli oh Bapak sudah berpendilmu itu kan saling ini ya karena kita bicara perilaku enggak makanya yang teori yang saudara sebut tadi itu masuk dalam ilmu sosiologi bukan masuk sosiologi nah itu yang ditanyakan sebenarnya teorinya teori apa yang dipakai mengenai istilah ee kegaduhan kegelisahan tadi itu yang ditanya sebenarnya makanya saudara perhatikan pertanyaannya supaya saudara tidak salah menjawab dan tidak berputar-putar nggih nggih saya lanjutkan ya silakan jadi kalau dari ilmu kontejis tadi atau yang ilmu menular tadi dari sosiologi dari sedikit pendemo itu ternyata secara fakta itu apakah saksi ahli itu menemukan itu untuk yang ditulari itu ada berapa yang terus terus ikut demo itu kalau yang ditulari jadi ee yang ditular itu karena kan itu kan demo demo demo itu ya karena ada demo ada demo ada demo ya itu dianggap demonya cuman sekali kalau demonya satu ya itu kerasaan di dalam kelompoknya itu tapi ini kan apa kemudian segera ditangani oleh sehingga tidak dimeram kalau dibiarkan terus ya jadi ini makanya ada namanya teori apa ee teorinya itu butterfly effect jadi teori kupu-kupu nah teori kupu-kupu itu menjelaskan kalau satu apa demo tadi misalnya keresaan tadi gak di ditangani maka akan menyebar ke mana-mana jadi berdampak ke perilaku buruk yang jauh dalamisi pengertiannya eh mohon maaf saksi ahli kalau menurut saya itu malah justru keresaan saksi ahli sendiri jangan menurut saya menurut saya itu kan pendapat yang berbeda silakan berbeda pendapat tapi kan ini pendapat ahli kita hargai ya kita tak kita catat jangan engkau saksi berpendapat ini menurut pendapat saya jadi ini kan namanya berbeda pendapat namanya ya sal bertukar ini bukan debat nggih ditanyakan saja apa yang kira-kira bertukar efek itu istilah-istilah dalam ilmu psikologi yang mulia beliau kan menjelaskan sebagai ahli sosiologi makanya saya tegaskan di awal tadi bahwa saudara saksi ahli adalah saudara saksi ahli yang menerangkan ilmu sosiologi bukan psikologi iya sudah dijelaskan tadi dari sisiya nggih silakan iya di sini kan dalam BAP ee Saudara saksi ahli kan menjelaskan bahwa ada bukti hukum adanya surat dan lain sebagainya lah ini saya tanyakan tadi makanya saya memperjelas bahwa Saudara saksi ahli ini kapasitasnya menjelaskan saksi ahli sosiologi atau hukum ini pertanyaan saya bagaimana dalam ilmu sosiologi itu menjelaskan pembuktian surat ini masalah pembuktian ini ya inya ke iya karena di BAP tertulis seperti ini Yang Mulia beliau kan saksi ahli sosi yang mana yang mana yang di di poin berapa ini saya tanya ee di poin berapa biar saksi diingatkan kembali sebentar nomor dua dari keterangan beliau itu nomor dua Yang Mulia halamannya di sini enggak muncul nomor dua poin poin 1 sampai poin 7 jadi intinya intinya apa intinya intinya ee beliau sebagai saksi ahli menuangkan dalam BAP itu selain itu adanya bukti hukum adanya surat dijelaskan bahwa ketua ikatan alumni 1976 SMP 1 Surakartaung IK1 atas nama Ir haji Utom Putro dan lain sebagainya ini ee yang kedua ini surat pengaduan dari sekolah SMP Negeri 1 ini munculnya malah justru dari saksi ahli sedangkan di atas-atasnya kita tidak menemukan bahwa Ir h utomro ini ee apa namanya dihadirkan di persidangan sebentar sebentar itu terus surat pengaduannya juga kita belum pernah lihat itu ada di dalam BAP Saudara ahli tadi kan kalau enggak salah ahli sudah menjelaskan ya tadi sebelum berikan pendapat itu disampaikan bukti-bukti sebelumnya ya ada yang mendahului ya nah ini di sini disampaikan adanya bukti hukum adanya berita bohong ini di sini adanya surat kepala sekolah SD adanya siswa bernama dan seterusnya dari SMA 6 dan seterusnya itu itu gimana ini ini itu keterangan saudara atau ketua ikatan alumni pengaduan SMP 1 D1 pengaduan persatuan guru itu keterangan saudara atau fakta yang ditunjukkan dari pihak penyidik fakta yang ditunjukkan di atas kan ada sebelum itu ada fakta-fakta kan lah fakta itu fakta itu dari keterangan saudara atau keterangan dari penyidik keterangan dari penyidik ke saya sebagai bahan untuk saudara berpendapat mengimpulkan berpendapat oh saya kan enggak mungkin berdebat sendiri tanpa datanya jadi ini Pak BH ya atasnya ada itu penjelasannya pendapat jadi itu pendapat yang di atasnya yang mendahului pendapat ahli itu itu adalah ee fakta yang disampaikan oleh pihak penyidik sebelum saksi sebelum ahli memberikan pendapat jadi ini bukan pendapat ahli nah jadi ditanyakan apa yang ini ditanyakan nah ini kan karena di sini kan juga ee tertuang dalam ee kesaksian dari saksi ahli saya bertanya bagaimana dalam ilmu sosiologi menjelaskan itu tentang pembuktian surat-surat ini ini yang ditanya karena kan kapasitas kapasitas saksi ahli kan sebagai saksi ahli sosiologi tetapi kan kontradiktif dalam dalam ini kan ini sudah bukti hukum gitu loh Yang Mulia ini bagaimana pendekatannya dalam ilmu sosiologi yang saudara jelaskan aja saudara menjelaskan itu dasarnya itu tadi fakta tadi ada fakta nah itu menjelas mohon maaf yang mulia saya mendengarnya dari saksi ahli saja monggojelaskan saksi ahli iya dijelaskan saja dijelaskan saja nggih jadi saya sampaikan yang mulia yang jadi itu kan saya diberikan datanya tadi di atas itu atas sebelum ini kan uran banyak itu dari kepala sekolah dari ini dari ini kan semua itu itu bukan pendapat Anda ya karena Anda bukan bukan fakti bukan fakta ya nah itu dikasih dikasih tahu kasih tahu ini datanya seperti ini ini nih terus saya kemudian berpendapat kan saya data ini oh ini datanya yang saya terima kalau ada data yang lain saya enggak tahu kandidata yang saya sampaikan nah ini tadi yang disampaikan tadi datanya saja nggih jadi pendapat digau ada pendapat ahli lain kan ada ahli agama juga disebutkan ahli bahasa di situ saya secara berpendapat begini itu dari pengertian saya saksi ahli mahkota oke yang ditanyakan tadi ee apa pembuktian ya pembukti ini kan karena yang disampaikan oleh PH bukti surat tadi itu kan sudah menyangkut bukti fakta bagaimana ahli sosiologi me iya kok menyimpulkan dari bukti bukti surat itu bagaimana gitu intinya seperti itu pertanyaannya ngyimpulkan dari bukti surat itu bagaimana anunya Pak nggih monggo kalau dari kan kita hanya menerima keterangan dari itu ya nah sekarang kalau apakahi perlu membuktikan orang ini benar Pak yang disampaikan ini h ya itu di luar kewenangan saya itu silakan itu ada hukum pembuktian saudara hanya menyimpulkan saja ya saya menyimpulkan dari yang disampaikan kesimpulan jadi Anda tidak membuktikan bukti surat tadi tidak membuktikan atau tidak itu suratnya iya lanjut pertanyaannya yang lain monggo iya karena begini Yang Mulia yang kita sebenarnya kan tadi kan itu saksi apa bukti surat itu kan hanya mungkin kan dari keterangan-keterangan di atasnya tetapi selanjutnya ini saya bacakan yang mulia iya iya jadi biar kita mengetahui betul-betul bahwa BAP ini benar-benar dari saksi ahli atau bukan nggih nggih jadi secara legal sosiologi pelaku garis ee kurung GN dalam menyebarkan berita bohong dengan menggunakan metode muhabalah yang ini tulisannya muhabalah yang ditujukan untuk meyakinkan masyarakat yang beragama Islam bahwa ijazah Joko Widodoung Presiden RI adalah palsu bukti hukum video yang dibuat dan disebarkan pelaku GN berita berisi berita bohong yang telah mengakibatkan kearan baik di dunia maya ataupun di dunia nyata serta merupakan penistaan agama Islam karena dalam perbuatannya Gus Nur setelah menggunakan kitab suci Al-Qur’an sebagai sarana pengambilan mubahalah yang tidak sesuai dengan syariat syariat Islam menurut ahli adanya postingan video tersebut telah menimbulkan korban seluruh masyarakat Indonesia karena di dalam video tersebut menyerang martabat dan menuduh Presiden se Indonesia saat ini yaitu Presiden Joko Widodo begitu ini isi dari PAP ini makanya kan saya pertanyakan lagi masih panjang sebenarnya ini ini apakah kita tunjukkan Yang Mulia jadi biar ee saksi ahli ee ini masih kita dalam dalam rangka untuk mengungkap fakta saksi ahli yang tadi Pak Jenengan sampaikan adalah monggo ditunjukkan monggo monggo silakan maju Pak karena saksi ahli kan tidak ada kepentingan dengan ahli netral netral gak ada kepentingan itu jadi kalau sesuai dengan ilmunya seharusnya tidak berpihak monggo ini kesimpulan ya yang ini aslinya kesimpulan ini aslinya di sini ini kesimpulan ini diap nah coba jenengan jenengan baca ini jenengan baca oke ini BAP saudara ini tanda tangan saudara nah ini kan ini saudara berpendapat ini sebelumnya ditunjukkan ini ada bukti A B C D surat kepala sekolah ada segala macam terus saudara diminta pendapat nah ini pendapat saudara ini dibacakan oleh PH tadi ini jadi mau ditanyakan apa tadi yang ditanyakan apa tadi ini Heeh secara sosiologi kan metode pembuktian seperti ini akhirnya berdampak seluruh rakyat ini ini menurut kami bertanya apakah memang sosiologi itu menganut pembuktian ini dan bagaimana mekanisme kok bisa membuktikan seperti ini seperti itu kalau secara pidana kita tahu cara pembuktiannya ada surat saksi dan sebagainya secara sosiologi muncul kesimpulan ini dari mana metodenya apa metode pembuktian sosiologi sosiologi sesuai dengan ini iya iya paham jadii kalau seperti itu kan seperti itu ada istilahnya ada praktis-praktisnya nah kita terus ada punya ee saya berpendapat punya kesimpulan begini itu pendapat yang didasarkan pada ee ilmu sosiologi yang saya pahami nah tentu kalau ini masalnya mau oh ini apa berdasarkan survei atau itu berdasarkan kuesioner atau ini melakukan wawancara langsung kepada ini yaitu apa cara ini gitu cara lain kalau saya berpendapat ini ya namanya kan sebenar kan enggak mungkin saya menjelaskan sampai detail apa yang menurut ini ya ada logika jampingnya begini dengan mengatakan ini sesuai dengan pendapat Anda sekelu ahli sosiologi nah di dalam sosiologi itu kan ada beberapa metode atau pendapat atau parameter apa yang digunakan parameternya sehingga timbul kesimpulan sebagaimana pandangan saudara begitu parameternya itu pendapat saksian sain sebelumnya itu sebagai itu dakti iya saksikan itu saksi namanya kitaologi hukum kan kita bukan kalau saksi bukan berpendapat keterangan lah iya saya kan pendapat saya tadi saudara kata berdasarkan pendapat saksi lah ya pendapat pendapat ada saksi kan saksi ini kan saksi ini pendapat saksi ada bukti betul ditunjukkan ini polisnya agar objektif itu metode itu disebut apa sehingga kita kalau gunakan kepada hal yang lain juga sama hasilnya metodenya apa metode yang digunakan dalam sosiologi sehingga berkesimpulan seperti ini itunya metode yang gunakan adalah ini kan apa kualitatif data kualitatif keterangan jadi metode kualitatif itu yang digunakan untuk menyimpulkan ini menurut pendapat saya kalau misalnya oh ada pendapat lain ya namanya ilmu kan saya buka tidak mutlak betul berpendapat begitu yang mulia seharusnya kan ahli kan sudah sudah melihat tadi kan sudah ditanyakan juga sama Prof saksi ahli pernah enggak melihat ijazah aslinya bahkan kan jenengan kan tidak tidak melihat aslinya itu kan data juga kecuali kalau saksi ahli itu saya pernah keahlian lah itu data kita akui sebagai data ini datanya yang di data awalnya kalau kita ngomong bohong kan berarti ada yang benar ini data awalnya iya ini kan datanya ini Pak ini kan data semua berpendapat ini pendapat semuanya metode kan kualitatif tadi menanyakan berdasar ini sampai saya berkesimpulan ini lah kalau mau ditanyakan lebih dalam itu w harus pakai metode seperti apa lagi ya itu pendapat saya yangakan di situ ya silakan aja bisa pakai ilmu lain yang menisahkan ini namanya ilmu pendapat saudara tetap ini iya silakan silakan duduk silakan duduk ditanyakan yang lain lagi masih ada kita waktunya istirahat untuk beristirahat dulu yang mulia kalau masuknya satu ya istilah dua atau satu lanjut aja lanjut aja Bu satu saksi Bu masih kuat masih oh sedikit aja Yang Mulia ini mungkin ini mungkin ee mohon izin Yang Mulia ini mungkin silakan silakan pertanyaan yang tidak begitu berat ee saudara saksi ahli yang mau saya tanyakan pertama menurut ahli sudahkah ada korban dalam kasus ini gimana pertanyaannya sudah kan ada korban menurut korban korban apa ini maksudnya dimud e korban dari kasus ini analisa secara sosiologi ya maksudnya korban yang bagaimana ini keonaran keonaran atau dalam kasus ini bohongan dan sebagainya sudahkah ada korban benar nah menurut sosiologi adakah sudah ada korban maksudnya yang merasa yang merasa anu ya merasa gelisah gelisah dan sudah ada Yang Mulia ada ya itu kan mereka para sekolah-sekolah itu ya kan ada murid ada guru yang ini kan korban tuh kemudian mereka yang sekolah di situ merasa apa terpanggil untuk melakukan ini klarifikasi klarifikasi kemudian gini ya itu bukan pengertian korban dalam ini belum ini kan konteksnya konteks anak suasana namanya suasana sosial ya korban akibat konten penyiaran itu tadi intinya I satu lagi yang mulia ee seberapa besar pengakuan mereka tentang merasa jadi korban karena tadi ee ahli mengatakan bahwa ukuran kerugian itu adalah pengakuan korban gimana pertanyaannya seberapa besar pengakuan mereka tentang mereka itu merasa jadi korban seberapa besar seberapa besar artinya ee penilaian saksi ahli sosiologi ini para korban itu dia mengaku sebagai korban itu ee seberapa besar dia merasa mengaku sebagai korban merasa dirugikan iya merasa dirugikan itu yang mulia maksudnya seberapa besar itu apa ini kualitatif kuantitatif ukuran lah iya nah saya tadi menggunakan metode kualitatif ya kualitatif berarti jumlah ya seberapa besar kerugian yang dialami oleh korban maksudnya yang kepala sekolah alumni dan sebagainya itu maksudnya ng silakan dijawab ya yang mulia jadi kalau kerugiannya ya dalam pengertian itu adalah yang sekolah tadi yang pada keberatan itu yang keberatan yang lapor segala itu kan itu bagian dari kerugiannya iya yang ditanyakan seberapa besar anu maksudnya iya kalau seberapa besar kita kan harus menghitung nanti dalam sosiologi namanya sosiatri namanya sosiologi dari teorinya sendiri enggak maksudnya seberapa besar tadi relatif tidak bisa dijelaskan seberapa besarnya betul lanjut ada lagi oke makasih Yang Mulia ee saudara saya seki ee saya ingin bertanya karena kesibukan Anda sebagai dosen juga sebagai pengacara ee pengacara ee pemeriksaan Anda oleh bar tadi saya jelaskan tiga kali dilakukan di mana di di kantor Bares Krim jam 10 kalau engak salah itu ya sudah dijelaskan tadi tiga kali tadi ya tanggalnya berapa saya lupa tapi November bulan November November tapi tanggalnya lupa ng November tahun lalu nggih tahun 2022 nggih soalnya ada beberapa kasus yang saya ee perhatikan dari hasil ahli sampaikan ini cuma satu kali diperiksa dan itu di kampusnya itu yang mulia makanya saya harus close check ke beliau gitu ya intinya dijelaskan aja sekarang di persidangan ini saudara diperiksa di kampus apa di bares krim kalau pemeriksa dibaresin Pak kampus kalau di kampus itu ya mereka datang biasa itu boleh kok datang ke saya konsultasi Pak ini ada kasus begini begini begini konsultasi dulu konsultasi dulu tapi waktu memberikan keterangannya waktu diketik itu ah itu sudah dibares Pak itu pakai surat surat panggilan surat panggilan ada ya resmi ada surat panggilannya ada ya kan makanya muncul surat tugas dari kampus kan ada iya karena memang ada surat saudara dipanggil gitu kalau enggak ya kampusnya enggak memberikan jadi intinya tadi dipanggil memberikan keterangan di penyidik tiga kali ya iya tiga kali tiga kali di hari yang berbeda atau hari yang sama hari berbeda hari yang berbeda nggih iya maksudnya saya dalam pergi yang mulia ada beberapa kasus yang ahli sosiologi sampaikan itu cuma satu kali pemeriksaannya di kampus makanya saya crossek dengar ini sudah dijawab tadi di Iya makanya dalam kasus Habib Bahar saudara ahli itu cuma satu kali diperiksa di kampusnya pernah saudara menjadi saksi untuk kasus Habib Habib Dahar di Bandung beliau diperiksa cuma sekali di kampusnya itu yang saya klarifikasi iya jadi kalau kasus Pak kan Iya itu kan kasus yang lain bukan kasus yang ini tapi yang itu saudara akui memang ada iya ada jadi di karena COVID kampus Oh alasannya karena COVID diperiksa di kampus pemeriksaannya di kampus karena kampusnya juga sudah yang dijelaskan ditanya aja enggak usah panjang-panjang ng supaya cepat silakan ee saya tanya berkaitan historical sosiologi berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 pasal 15 dan 15 karena dalam kasus Habib Bahar pun Anda menyampaikan tentang ini dan sekarang Anda juga sebagai ahli di bidang coba tolong jelaskan pertanyaannya apa berkaitan dengan kebohongan dan kehonoran loh kan di pasal 1415 saya tanya historical historical sosiologi terkait dengan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 terkait dengan pas dibanding-banding K gitu ya dibanding enggak bukan banding-banding K ya kan saudara mengacu ke kasus yang lain gitu loh betul yang kita sakan kasus yang ini tapi kasusnya sama Yang Mulia terkait dengan ee kearan dan kebohongan artinya ini dikaitkan dengan pasal Pasal 15 dan ee pasal 14 dan 15 iya jadi yang ditanyakan ke saksi pendapat ahli apa ini tolong dijelaskan historikal terkait dengan kehonaran dan ee maksudnya dan kebohongan terkait dengan Undang-Undang Nomor 1 tersebut pasalnya ya itu pasal 1415 saudara pernah bersaksi di kasus Habib Bahar nah ini yang ditanyakan historikalnya mungkin ada kesamaan apa gak gitu mungkin ya yang ditanyakan bukan beda yang mulai saya bicara sejarahnya sejarah histori historisnya bisa silakan jawab historisnya jadi kalau ini saya jelaskan mulai ya kalau historis itu ya apa namanya pasal 14 ayat 1 itu kan perbuatan dilakukan secara sengaja itu sosiologi itu ini perspektif sosiologi bukan pers hukum pidana kalau pidana ditanyakan aja enggak ya sosiologi aja sosiologi aja jadi itu perbuatan silakan apa sengaja artinya sadar dilakukan ah kemudian itu menyampaikan berita itu disebarkan menyebarkan nah itu menimbulkan keonaran karena orang kan tadi sudah dijelasin apa itu keonaran di kalangan rakyat sudah dijelasin perkenalasan rakyat nah pasal 14 ayat 2 sosiologi memahaminya itu potensi karena ada kata dapat di situ dapat jadi kata dapat itu oleh sosiologi dipahami itu ada bisa iya bisa enggak kira-kira bahasa sederhananya jadi potensinya ada nah kemudian yang pasal 15 itu kalau sosiologi memahaminya itu untuk kaitannya berita yang sudah tertulis di media di media entah bentuk online data online pokoknya di media nah itu biasanya yang mengklarifikasi adalah dewan pes karena media itu semua tergabung dipres ada sertifikasinya dari sana jadi ee apakah yang disampaikan itu benar sama biasanya ke Dewanp dulu tetapi bagi pihak-pihak yang merasa apa berteatan atau tersinggung at apa ya bisa saja melaporkan nanti biarkanlah artinya aparat penegak hukum mengurus itu dengan urusan dengan dewan karena kalau sendiri kita memprotes ke dewan juga enggak bisa itu bagaimana ya maksud saya ini kan sejarahnya masa tahun itu suasananya ada dewan pers oh ini ya yang dipahamianya anu sejarah pasalnya kearan dan kebohongan itu sejarah pasal kaitan dari sekarang itu kan kaitannya di kenapa masih bisa diberlakukan diberlakukan sekarang gitu sejarah pasal itu makanya di sana menyebut kalangan rakyat ee kearan di kalangan rakyat istilah-istilah tahu enggak saudara sejarahnya pasal itu ada ituah itu yang ditanyakan sejarah pasal itu und sudah nomor 1 tahun 46 kan kita baru merdeka itu bisa enggak dijelaskan itu monggo kalau bisa dijelaskan monggo kalau enggak kalau sosiologi penjelasannya singkat sebenarnya bahwa ee ada yang di dalam situasi masyarakat saat-saat itu ee adalah tidak jauh berbeda dengan masyarakat yang terjadi sekarang asumsinya begitu meskipun nanti lohono kan sudah modern ini kan belum ini nah itu kan secara tapi pemahamannya itu dianggap hal yang sama gitu aja tapi mengenai sejarah ininya sampai itu tanyakan ke ahli pidana itu karena sudah benar kak ini pasal ini kok jadi begini-begini kan ada sebelum itu kan ada pasal sebelumnya kalau enggak Belanda juga membuat pasal yang sempat dulu jadi itu panjang sejarah mengenai e pasal ituas itu ya sepangan saya seperti itu sepengetahuan Anda ya berarti saudara tidak tahu riwayat pasal itu kenapa di detailnya saya enggak sampai diterapkan sampai kenapa masih diterapkan ini pertanyaan PH itu kenapa masih diterapkan di zaman modern ini menurut saudara masih relevan enggak relevan gak itu dic menurut saya iya ya kalau saya relevan saya anggap masih relevan masih relevan karena buktinya apa namanya ee waktu itu kan sudah diuji ke MK juga pasal itu menyatakan masih berlaku ya nanti kalau ada RP yang baru ini kan baru nanti KP yang disesakkan itu baru sudah berubah lagi itu berarti kan enggak berlaku oh sudah pernah diuji di MK ya dinyatakan tetap sah pasal di berlaku nggih itu aja yang diketahui oleh ahli nggih ee ahli tadi ahli menyampaikan ee jika ada apa yang aksi segala macam itu sudah mewakili berarti Anda melihatnya itu ee sosiologi tapi melihat refiksi bahwa dianggap orang itu tahu semua padahal ee aksi ketika kasus ini terjadi ini cuma satu satu kali di depan Polda ee Bareskrim dan itu juga atas suruhan setelah ee kami telusuri saat ini ternyata dia suruhan nah ini yang menurut ahli sebagai ahli sosiologi terkait dengan refiksi itu ya ee dikaitkan dengan sosiologi seperti apa kok dianggap ee satu orang itu mewakili semuanya silakan jawab bisa dijelaskan jadi tadi saudara kan ada demo tapi enggak enggak mewakili seluruh Indonesia hanya di titik-titik tertentu tapi sudah mewakili nah itu coba bisa dijelaskan gimana iya penjelasan tadi sudah sampaikan kalau itu kita dasasarkan pada teori fenomenologis teori fenomena teori apa fenomenologis fenomologis fenomologis itu fenomena itu satu itu karena ee pemahaman susu kan kembali interaksi interaksi itu kan dua belah pihak berarti ada pihak lain yang ini nah itu secara fenomena ada nah yang kedua kan tentu ada disebut tadi keterwakilan kan mewakili kan enggak semua orang harus diung semua karena orang beraktivitas yang lain seperti itu aja maka itu yang namanya seilmu sekali lagi itu sosiologi menjelaskannya itu bagian jadi intinya cukup mewakili ada demo di satu titik saja dan mewakili ya tidak harus seluruh Indonesia berdemo oh jadi perbandingannya ee ahli bahwa 17 orang ini berbanding 278 juta ya ini secara sosiologi loh ya jumlah orang yang aksi cuma 17 orang berbanding 278 juta bagaimana menurut ahli sosiologi kita lihat perbandingan ya iya dari tadi kan teori perbandingan ya banding dibanding-bandingke ini jadinya enggak ini dia mewakili 17 dia jadi bandingannya ada 17 orang demo dibandingkan dengan 250 juta orang Indonesia tapi tadi kan saudara saya katakan satu titik saja sudah mewakili ya mong enggak dijelaskan kalau memang bisa dijelaskan jadi kan sosiologinya tadi ada sedikit kelompok masyarakat yang keberatan melakukan pandem unjuk rasa itu sudah cukup mewakili itu aja intinya saudara tadi kan iya sudah mewakili dampaknya menurut kami menurut PH itu kok dibok sedikit dibandingkan dengan 27 orang gimana itu iya kan tadi saya tekankan bahwa sosiologi itu terbatas pada fenomenologi tadi bila terbatas itu satu kalau itu kualiti kan dampaknya ke mana-mana kan ini bisa saja jadi banyak kalau tidak ada pengendalian kan makanya di dalam sosiologi itu ada namanya social engineering atau social control dikendalikan dulu jadi tugasnya tugasnya negara untuk mengendalikan begitu nah sekarang ini bisa terkendali enggak sudah terkendali enggak maksudnya masih timbul demo-demo keberatan gak iya ternyata sudah sudah berarti kan sudah diserahkan ke split karena Oh ya sudah ada penyelesaian oh oke referensi yang ee Saudara sampaikan berkaitan ee fenomenologi itu apa siapa referensinya literasinya literasinya referensinya siapa iya itu dikemuk Anda bicara fenomologi itu seperti apa gitu ng itu teorinya siapa phenomologi itu teorinya siapa enggak ada ada di sosiologi ada Pak teori-teoriologi ada bukan ada penciptanya kan teori itu kan diciptakan oleh manusia nya kok disebutkan di situ di ininya di di teori sosiologinya ada disebut ya disebutkan dong ahli kan tahu ini saya enggak bisa berdebat sudahlah enggak baca ini enggak tahuinya saya sudah sebutkan di situs begitu iya iya ng sudah sudah cukup jadi saksi tidak menjawab ya tidak tahu ngih nggih monggo ganti pertanyaan yang lain nggih nggih Ya cukup cukup heeh tadi ahli bicara ya artinya ee kita berbicara ee sosial e demokrasi sosiologi tolong dijelaskan berkaitan sosiologi demokrasi terkait dengan adanya yang tadi berkaitan dengan kehonaran dan keresahan resah dan gelisah menurut Anda sudah berapa kali ditanyakan itu tadi sebenarnya coba pertanyaan mungkin diganti di sederhana pertanyaan karena kayaknya tadi sudah dijelaskan bukan Yang Mulia kita bicara demokrasi sosiologi demokrasi dia tadi bicara bicara pluralism ketika bicara pluralisme pluralisme artinya pluralisme artinya kan kita boleh berbeda nah saya minta dijelaskan ee ahli bilang katanya resah dan gelisah itu coba tolong jelaskan seperti apa gitu demokrasi sosiologi demokrasi tadi ya iya ada tadi saudara sampaikan teori berbicaranya dia pluralisme artinya ketika pluralisme kan terjadi perbedaan nih kita bicara artinya demokrasi ketika kita demokrasi berarti kan ada yang pro dan kontra ya bicara secara umum segala macam lah ah ahli mengatakan tadi membuat resah dan gelisah dianggap bagian daripada sudah mewakili seluruh Indonesia padahal yang aksi cuma 17 orang itu kan pendapat ahli ini kan mesti berbeda dengan pendapat Anda kan gitu loh bukan ini pernyataan beliau iya saya kutip pernyataan beliau pluralisme yang mana pluralisme beliau iya tadi disebutkan pluralisme ditanya sekarang pertanyaannya apa pertanyaan pertanyaan saya kembangkan sekarang pertanyaan berkaitan dengan ee demokrasi sosiologi seperti sekarang ini apakah orang tidak boleh melakukan perbedaan coba dijawab ng apakah orang tidak boleh melakukan perbedaan dalam pluralisme ng silakan dijawab dalam teori pluralisme ya sama dengan teori tadi fenomenologi saleh namanya Lewis Koser itu Lewis Koser Italya itu nah itu ee menjelaskan bahwa di dalam masyarakat majemuk itu ada yang berpendapat jadi pendapat itu namanya demokratis jadi pendapat aspir aspirasi nah karena itu kemudian dalam sosiologi demokrasi itu nanti ada muncul politik di mana kemudian ada lembaga yang menampung semua pendapat-pendapat tadi nah ditampungnya itu untuk apa namanya untuk menghindari terjadinya perbedaan yang meruncing yang dalam pengertian terjadi benturan itu benturan nah artinya kalau pendapat ahli seperti itu tendensius pendapat terlalu memojokkan kami betul betul dari apa yang Anda sampaikan itu Anda memojokkan kami ng silakan ditanggapi nanti di dalam anu saudara nggih nggih terima kasih yang mulia nggih nggih silakan nanti keberatan saudara di dicatat aja nanti silakan disampaikan pada saat pembelaan saya cukup masih ada masih yang mul masih ke depan saja nggih waktunya istirahat ini nggih kita belum salat ya belum kita belum jamnya salat ini ke depin aja atau kita close dulu yang melihat sekarang masih banyak kitaor dulu sebentar yang ini ee bukan maksud kita membatasi ya tadi ee kita sudah banyak memberikan kesempatan jadi kita selesaikan aja biar biar masih ada saksi yang lain terima kasih mulai poin aja kalau bisa ngih ya yang sudah ditanya ya memang dalam hal ini saya untuk apa sosiologis hukum ini saya sangat-sangat ini yang mulia apa ee ngeri sekali kalau melihat pemaparan dari ee Saki karena di sini disampaikan ya ee seseorang bikin resah dan gelisah karena resah dan gelisah itu implementasi juga dari kearan dan kegadukan itu sudah bisa dipidangan screen benar demikian saudara pendapat saudara Monsa dan Dulisa bisa dipidana tadi ahli ma nyerangkan itu istilah yaak jadi pertanyaan sekarang dan gelisah bisa gimana pendapatnya gini ya jadi kan ee namanya itu kelompok ya komunitas itu kan ada tingkatannya nah ketika peresahan itu sudah awalnya hanya individu kemudian naik ke atas yang menjadi kelompok kemudian sampai komunitas kemudian masyarakat nah itulah kemudian saya kategorikan dengan ada pemenaran yang di dalam hukum pidananya jadi dianggap oh itu sudah menyangkut norma hukumnya bukan norma sosial itu yang saya jelaskan di sini adalah tadi berkaitan dari tataran normasi kan pertanya masih kalau sampai kepada tataran sampai pidananya seperti apa ya silakan nanti ahli pidana menjelaskannya begitu loh enggak saya dari pertanyaan saya ini tadi yang sudah begitu panjang teorinya ini kan di sini kan disampaikan bahwa membuat orang resah dan gelisah karena itu juga bagian dari ee kearan dan kegaduhan itu sudah bisa dipidana benar demikian itu pertanyaannya bisa dipidana benar atau tidak itu saja dari sosiologi hukum tadi bisa bisa bisa mulai proses tadi ya iya siapa yang akan ee dipidanakan dan siapa yang orang yang bisa membidanakan ini pertanyaan ahli pidana ini sudah pidana ini kan kan tadi kan kalau mau dijawab monggo monggo monggo kalau bukan enggak enggak apa-apa kalau mau dijawab monggo kalau enggak dijawab enggak ini sebagai sharing sharing sharing bahwa ee itu tapi sosiologi itu kan karena perilaku sosial jadi perilaku sosial ketika perusahaan itu melanggar norma kan ada normausilaan kesompanan ya kan orang bebas apa berpendapat tapi kalau kebebasan pendapat itu kemudian membina kemudian apa istilahnya menbahi agama lain atau kepercayaan lain atau juga ujaran pemencian nah itu sudah kategorinya jadi pidananya nah bagaimana apa pasal yang menebabkan itu orang pidana yang menjelaskan kalau Saya hanya kontak di perilaku itu lanjut lanjut ya sudah diterangkan ngih jadi dari konten yang saudara ahli saksikan Gus Nur dan Bambang Tri yang dianggap menimbulkan kearan di mana letak ujaran kebenciannya konten ya kontennya ya ya otomatis ini kan iya iya saudara bisa jawab saudara kan lihat kontennya itu dari YouTube itu ee ada yang mengandung mengandung ujaran ujar kebencian ya gimana ujaran kebenciannya gimana yang yang mana hal maksudnya dalam konten yang dimuat dalam YouTube itu yang mana saudara ada saudara yang yang untuknya kebenciannya ujaranjaran ujaran kebencian mengandung ujaran kebencian mengandung ujaran kebencian yang bencian itu adalah kalau di situ ada pernyataan mengenai menggunakan agama untuk membenarkan membenarkan bahwa ijazah Pak Joko itu palsu kira-kira gitu oh itu heeh untuk membenarkan itu ujaran kebenciannya di situ tapi nanti kalimat dihami sebagai bentuk ujaran kebenaran i karena itu pernyataan sikap menyatakan jadi kalau bahasa sosiologinya men apa ee tindakan komunikasi menyampaikan itu ya itu sudah dijawab pada kalimat mana ujaran ujaran kebencian itu disampaikan ataupun diucapkan dan siapa yang yang mengucapkan atau menyampaikan Gus Gus Murka atau Bang bisa jawab saudara masih ingat itu konten kalau saya melihatnya dari sosiologi bom yang menyampaikan karas dengan agama Nah ini tadi ada Islam sumpah nah sumpah itu agama ji itu tentu dari BN karena KN yang berdasarkan Heeh tapi bisa secara pada titik BT nah BT-nya ini ada pada apa antar golongannya karena dia menyebut bahwa ijazahnya itu atau diragukan kan diragukan bahasanya seperti itu kebetulan pemilihnya ini adalah Presiden Jokowi presiden Jokowi itu dimanai sebagai apa ee peradaban fungsi tadi kaitannya dengan antar golongan sesuai dengan golongan apa itu ya kan kan karena kan kelembagaan kalau dalam pengertian pengertian antar golongan Pak apa yang putusan MK itu lebih luas dari suku agama dan rasa itu semua itu bisa dinyatakan pasalnya lembaga institusi termasuk iya ini institusi itu masuk saya pengin lebih konkret ya karena ini kan saudara ini sebagai ahli yang pendapatnya nanti dipakai untuk pertimbangan menentukan nasib kedua terdakwah ini penilaian keterangan kan diserahkan ke kami lah iya eng lah saya sampaikan tadi karena juga menentukan kalau dipakai ya to ee kan belum tentu kita pakai semuanya siap mulia kalau tidak bagus gak usah dipakai ini tadi Kan saudara lihat kan secara global ya sudah ditonton ke semuanya ya iya dari sini intisari dari mubala ini sebetulnya yang disinggung itu siapa loh memang harus dijawab ini arahnya banyak yang pemilik terus kan arahnya ke pemilikasa loh iya oke yang disinggung siapa yang diresahkan siapa saksi tidak perlu merasa tertekan tidak harus memberikan jawaban dengan hebat monggo bisa dijawab dijawab monggo nanti kami yang menilai ng mau dijawab monggo atau tidak bisa dijawab jadi saya balikan ya bahwa saya sebagai sosiologi itu meminta menjelaskan menyebarkan bohong sama menyampaikan kan itu nah sekarang ini kan pertanyaannya mengarah kepada pemilik itu pemilik sasah dalam arti kan presiden tadi kan bersepakat kan bertanya tadi tanya di jawab ya tanya apa belum ada sudah rekaman bisa di maaf rekaman bisa diputar kembali belum ada yang menanyakan seperti pertanyaan saya belum belum belum ada siapa yang disinggung siapa yang diselesaikan di sini jawab aja akan ditanya mauan supaya tidak beresaran bisa dijawab dijawab kalau tidak sesuai kapasitas saudara monggo habis ya itu saksi bebas ya tidak silakan jadi saya saya jawab ditanya cuman siapa yang tersinggung adalah satu tentu itu pemilik misalkan kemudian sekolah sampaikan aja kepala sekolah kan saksi yang di situ tunggu dulu sayais dasarnya atas keterangan yang diberikan oleh penyidik jangan luar ke mana-mana itu saya penyidik siapa lagi yang resah yang resah mereka yang melaporkan ya kan kalau penonton tenang selesai itu saja jadi yang merasa yang apa tadi yang pemiliknya ya berarti presiden Terus yang kedua yang merasa res sekolahnya tempat sekolahnya mereka-mereka yang melakukan laporan tadi oke oke sudah dijawab pertanyaan tadi disampaikan tadi disampaikan bahwa kegaduhan itu ataupun kearan itu juga terkait dengan adanya pro dan kontra benar atau sepihak saja ya maaf saja ini saya jadi takut ini nanti kalau dilaporkan karena sudah membuat saksi ahli resah jelas saya takut apakah ini terkait juga dalam kehonaran itu kegaduhan itu ada harusah memenuhi unsur pro dan kontra ada pro dan kontra sudah saya rasa sudah dijelaskan tadi di awal pro kontra di dunia maya kalau enggak salah ngaya pro dan kontra di dunia maya sudah termasuk unsur kearan coba diganti pertanyaan yang lain supaya enggak berulang-ulang ng artinya harus ada pro dan kontra ya iya tadi kanak syaratnya belum dijawab ini monggo dijawab iya iya dijawab ya oke dijawab iya berarti di sini yang berhak apa itu ee melaporkan itu kan tentu saja orang yang membuat pro dan kontra itu toh yang merasa lah sekarang kalau orang yang laporan itu tidak ada yang menuduh atau apa itu namanya ee dinistakan atau dianggap bohong bagaimana kalau gitu ini yang melapor ini kan siapa ini yang apa ee menuduh dia berbohong atau apa jadi yang ditanyakan yang ditanyakan loh yang ditanyakan otomatis legalitas ini kan bukan kegaduhan kegaduhan di sini ada pro dan kontra i sementara siapa yang mengkontrasi siapa ini pelapor-pelapor ini kenapa dia lak heeh terus jadi yang ditanyakan ke ahli yang saya tanyakan ke ahli apakah ada bobot atau ada legalitas dari sang pelapor ya ditanyakan legalitas yang melaporkan ini kan bukan pihak yang terlibat langsung misalnya kan gitu iya ya itu kan sebenarnya fakta sebenarnya itu aja mau dijawab dijawab aja monggo mau dijawab monggo jawab monggo kalau saya berpendapat itu yang melaporkan itu legalitasnya legalitasnya legal standing-nya gitunya itu kan karena apa kita lihat dia mewakili dari ininya ya bisa kan itu delik delik biasa kan biasanya dilaporkan bisa ya bisa bisa ya meskipun dia orang lain ya bukan bukannya pemilik ijazah bisa iya karena kan ini ada orang lain yang yang sama satu SMA kan keburan atau 1 SMP atau sekolah pokoknya itu berkeberatan jadi kan merasa sebagai satu kelompok ah sudahlah itu satu alumnialah jadi ini intinya bisa bisa ya jawabannya bisa kan diampaikan bahwa apa itu apa yang disampaikan oleh ini sesuatu yang menimbulkan keinginan dan kegaduhan kan yang disampaikan Gus Nur yang dianggap apa ee terjadi kegadohan nah kalau begitu di sini permasalahannya adalah dugaan tuduhan ijazah palsu presiden berarti yang bisa mengklarifikasi di sini sebetulnya kan Pak Presiden akan mengklarifikasi ijazahnya selesai ya dengan Pak Presiden membiarkan Pak Joko Widodo membiarkan kegaduhan dan kearan ini terjadi di masyarakat pro dan kontra apakah Pak Joko Widodo juga termasuk melakukan kearan dan kegaduhan tenang tolong tenang penonton nggih ya silakan monggo dijawab boleh tidak dijawab sesuai kapasitas saudara monggo itu itu anu Pak apa namanya kategori HTN yang menjaskan itu bukan saudara tidak ilmunya hukum HTN wilayah wilayah wilayah TN bukan bukan keahlian saudara hukum administrasi bukan jadi saudara tidak menjawab ng saksi tidak menjawab nganti pertanyaan yang lain biar cepat ng ee di sini saudara ahlian memberikan pandangan menerangkan saya bacakan nggih bahwa ahli menerangkan bahwa dalam dunia nyata hanya kegaduhan yang bersifat tendensi benar ahli menerangkan bahwa menurut sosiologi suatu perbuatan dapat dikatakan peristiwa hukum jika apa yang disampaikan menjadi sebuah kearan atau kerusuhan di tengah masyarakat jika hanya terjadi pendapat saja dan tidak bisa di jika sebentar cilik banget jika jika hanya terjadi perdebatan di media sosial saja itu hanya kritik sosial dan perbedaan pendapat saja dia tidak bisa dikatakan tindak pidana ini pendapat saudara Ali benar iya itu pendapatnya tadi tadi sudah dijelaskan tadi sebenarnya saya jelaskan namanya kritik sosial kan sosial kalau kritik sosial ya enggak namanya enggak tadi memang sudah dijelas kritik sosial gak tapi kalau mengarah pada prosesnya loh ini gini dan tidak bisa dikatakan tindak pidana ini sudah diterangkan semua kalau hanya terjadi perdebatan pendapat di media sosial ataupun nggih pertanyaannya aja ini kan ini saksi iya keterangan saksi benar ini saksi memberikan pendapat seperti ini benar iya memang seperti benar nah sekarang yang ditanyakan apa yang saya tanyakan berarti apa yang dilakukan Gus Nur dan Bambang Tri ini pendapat itu kesimpulan itu namanya lah di sini dia berpendapat menyimpulkan yang ya sekarang gini ditanya pendapat ahli di persidangan ini nggih jadi kita jangan berkutut ini kita sidang dari kemarin nggih nggih monggo monggo menurut catatan saya punya catatan enggak punya catatan enggak catatan saya nah itu catatan saya sama enggak percakapan dua orang yang berlaku tadi mengatakan kritik kemudian apabila terjadi muncul pelanggaran hukum atau palsu itu baru bisa diproses begitu loh jadi intinya kalau saya seperti itu jangan diulang-ulang terus intinya kalau tadi saya sudah menjelaskan kalau hanya kritik tidak bisa dipidana sudah sudah dijelaskan tadi supaya mohon jangan diulang-ulanglah oke kita mau mohon bisa diat karena ini pendapatnya ahli sendiri ya di sini dia sudah menyampaikan bahwa tidak ada tindak pidana gitu saya lanjutkan lagi masih banyak ya gak karena sosiologi saya mumet ini karena ngiring sekali ini jujur aja makanya pertanyaan jangan mumet lah bikin resa diriksa sudah bisa dipidanakan saya bertanya pertanya pertanyaan saya apakah tersabar saudara sini saudara Ali gak apaapa jangan maaf ini Mbah Gulung ini karena ini menentukan nasib seorang eh dua orang monggo dijawab tidak dijawab monggo apakah pertanyaan-pertanyaan saya seperti ini itu membuat saudara resah dan jadi pertanyaan anu ini loh ini kan sosial nih iya tolong ini bertele-tele lah jangan pertanyaannya bermutuah ya dengan d teori sudah banyak dikemukakan iya ini kan pendapat pribadi ya the poin ya saudara ahli sudah hampir setengah sudah hampir jam ya tolong dibatasi ng saudara ahli tinggal tadi dari oh Jakarta Jakarta dosen Trisakti ya Trisakti dari saudara menjadi saksi hari ini adakah ri yang diberikan ataukah honor Boleh dijawab boleh tidak boleh dijawab boleh tidak iya saksi tidak boleh dipaksa terserah boleh dijawab sesuai sesuai hati nurani nggih saya enggak pernah memasak jawaban itu bagian PKM kan pengabdian pada masyarakat pengabdian pada masyarakat kan ada pengajaran ada penelitian ada dapat enggak loh iya dapat enggak w pertanyaannya gampang banget kok dapat enggak enggak tahu gak ada gak ada gak ada dijawab enggak ada tolong penonton tenang tolong penonton tenang nggih izin biar cepat selesai biar cepat selesai baik saya lanjutkan Yang Mulia sebelum dilanjutkan izin saya mau ee apa interupsi juga kepada ketua majelis saya yang mulia yang Mulia kalau saya melihat pasal 165 KUHAP Yang Mulia ketua Majelis Akim sudah sangat bijaksana sekali memberi kesempatan kepada penasihat hukum penasihat hukum ee penuntut umum juga kepada anggota dalam memberikan pertanyaan kepada saksi jadi ee ini kewenangan Yang Mulia bahwasanya kalau memang sudah cukup untuk menggali kebenaran mungkin Yang Mulia bisa menggunakan kewen berikan sedikit lagi nggih karena kita belum salat ini ya tolong dihargai waktu jadi ahli tadi saudara mengatakan ada teori fenomenologi yang dikaitkan dengan fenomena gunung es saudara katakan bahwa ketika banyak yang menyatakan otoritas itu asli berarti dianggap asli saya tanya satu fenomena yang lain pendapat saudara ternyata ada fenomena sosial yang berkebalikan dengan apa yang saudara sampaikan yakni gubernur ee Sumatera Utara itu batal maju sebagai gubernur karena ketahuan ijazahnya palsu padahal sebelumnya dia bupati Simalungun nah fenomena ini bisa tidak terjadi secara umum sebagai fenomena gunung es sebagaimana yang saudara katakan sebelumnya yang sudah saudara katakan di fenomena yang lain juga terjadi monggo bisa jawab bisa tidak monggo dijawab bisa enggak fenomena itu bisa sebagai fenomena artinya fenomena itu juga mengkonfirmasi bisa saja memang benar-benar palsu walaupun dia sudah walik kota sudah presiden tinggal dibuktikan saja enggak bisa atau tidak masalah pembuktian nanti bisa kan mutlak saya lanjutkan mutlak saudara katakan tadi dengan proses ini kan diharapkan masalah ini selesai dan tidak ada kegelisahan keonaran begitu sepengetahuan saudara melihat fenomena masyarakat setelah persidangan ini masyarakat semakin yakin ijazah Presiden Jokowi asli atau sebaliknya fenomenanya justru semakin yakin ijazahnya palsu karena dia tidak pernah hadir persidangan pendapat ini pendapat monggoinak enggak berpendapat ituin soalnya itu di luar saksi tidak berpendapat tidak dicatat ya ini ahli pandangan sesuai dengan ilmu sosiologi ada fenomena saya Saudara katakan tadi Rus Kupon mengatakan law social engineering nah pertanyaan saya sederhana dengan kasus ini sampai di sini fenomena yang terjadi itu apa apakah sama seperti yang saudara katakan tadi bisa dikontrol bisa ada social engineering atau semakin rakyat itu semakin yakin ini ijazah ini palsu saudara katakan tidak tahu enggak ada masalah bagi saya berarti Anda tidak ahli gitu saja bagi saya sederhana kami yang menilai mau jawab atau tidak saja kalau jawab saya dengarkan kalau tidak saya lanjut biar cepat ada pertanya apa tidak saya enggak menjawab biarin aja enggak ahli tidak menjawab tidak menjawab i baik tidak menjawab baik kalau sudah ngaku tidak ahli ya enggak apa-apa saya lanjutkan saudara katakan ada resah gelisah sebagai salah satu unsur yang dianggap sebagai keonaran dianggap sebagai keonaran itu ukurannya adalah resah dan kelis saya tanya dulu dari teori baru nanti ke fakta saya mau tanya dalam ilmu sosiologi itu yang diukur fenomena sosial atau sikap batin individu allahu akbar silakan dijawab monggo iya bisa dua-duanya siin bisa si apa itu perilakunya bisa kan perilaku itu ada yang tersirat ada yang tersurat ada apa berbed psikologi yang signifikan psikologi ya psikolog itu dari kata pike bukan pike itu dijelas tunggu dulu kamu itu ngomong sebentar tidak terjawab tolong pengacara juga pertanyaannya yang baguslah yang baik nih saya ulangi saya mau katakan ada sikap batin ada fenomena sosial katakan adalah bagian dari sosiologi pertanyaan selanjutnya apa perbedaannya apakah psikologi juga membahas fenomena sosial atau sikap batin saja atau bagaimana itu biar nanti saudara enggak mut-muter malah kejebak nanti saudara diperhatikan pertanyaannya nggih monggo iya saya jawab ya jadi yang namanya psikologi itu bicara mengenai kejiwaan seorang saik saike dan logos jiwa dan ilmu tentang jiwa nah jiwa itu kan berarti sosiologi itu bicara apa sih kan orang berilaku bicara orang kita enggak ada sosiologi hewan enggak ada jadi orang namanya orang manusia kalau bahasa kita itu subjek hukum itu kan ada yang namanya pikiran suasana batin di dalam pikiran maka itu ada menrea kan suara batinnya seperti apa lah itu perlu dibuktikannya di situ untuk menunjukkan sengajanya itu apa begitu pendapat saya Pak saya lanjutkan nah itu pendapatnya dalam konteks menimbulkan kegelisahan jadi di suatu masyarakat ada fenomena misalnya ada kebohongan ijazah SMK apa mobil SMK muncul kegelisahan masyarakat kemudian ada ini apa namanya pajak naik di Solo ini ya masyarakat gelisah itu masuk kategori kearan yang saudara terangkan tadi tidak monggo mau dijawab mau di tidak dijawab mengerti enggak pertanya pertanyaannya tahu enggak saya ingatkan salah satu ukuran objektivitas dari pendapat ahli itu adalah konsisten menggunakan parameter terhadap semua fakta monggo ini kelihatannya ngotot sekali Pak baik oh iya saya tanya pengin jawab Pak tapi saya mohon maaf tapi Anda jangan nuding-nuding saya ini jangan nuding-nuding saya tolong Pak pengacara bahasanya yang santun tolong pengacara bahasanya santun saya bertanya pakai kata menyerang tolong tolong tolong kalau saudara tidak mau menjawab gak apa-apa sudah sudah sudah sudah saya rasa sudah cukuplah saya rasa sudah cukuplah ya jadi kita tidak saya ingin beliau menjawab atau tidak kalau tidak menjawab mulia silakan dijawab apa tidak tadi pertanyaan yang terakhir pertanyaan terakhir dijawab monggo terakhir jawabannya iya sudah dit dijawab terima kasih besok ya iya ngih
Video ini diambil dalam persidangan Gus Nur dan bambang tri yang dituduh dengan penyebaran berita bohong soal ijazah palsu. menghadirkan saksi Ahli Dr. Drs. Trubus Rahardiansah, MS., SH., MH. yang ditunjuk oleh jaksa yang dalam hal ini sebagai “pembela” Jokowi.
Terima kasih bagi yang sudah bersedia bergabung. Salam hormat :
https://www.youtube.com/channel/UCrCDJhiHWWOaVf0eF7yABXQ/join
Untuk teman-teman yang ingin memberikan support
https://saweria.co/LangkahUpdate Terima kasih.
Langkah Update, Kami Volenteer Media Mendukung Keadilan dan Kebenaran. Keabsahan Informasi Ditanggung Narasumber. Kami Hanya Meneruskan Informasi Untuk Menginformasikan pada Anda portal berita https://satuindonesia.co
#langkahupdate #ijazahjokowi #jokowi
Tinggalkan jejak dengan komentar terbaik. DUKUNG kami dengan LIKE, SUBSCRIBE. Agar lebih semangat membuat konten. Mari bersama menyebarkan informasi bermanfaat untuk kerukunan bersama dan kemajuan Indonesia.