Pengamat Bicara Alasan Donald Trump Agak ‘Ciut’ ,Iran Tunjukkan Keseriusan pada AS

eskalasi perang antara Israel Iran kian memanas setelah tiga fasilitas nuklirnya diserang Iran mengancam tutup status yang berpotensi mengganggu arus perdagangan energi dunia bagaimana dampak penutupan dilakukan termasuk situasi geopolitik saat ini kita berbincang dengan pengamat hukum dan hubungan internasional Hikmah Hanto Juwana selamat malam Pak selamat ya selamat malamit ini lagi panas-panasnya eskalasi perang di Timur Tengah tampaknya membuat kita semakin khawatir ketika Amerika Serikat turun tangan dalam perang Israel dan juga Iran situasi Iran Israel yang memanas ini usai Amerika Serikat cawe-cawe dalam konflik ini bagaimana Anda melihat situasi saat ini pertama adalah kita harus paham reaksi dari masyarakat dunia saya bisa mengelompokkan tiga ee kelompok pertama adalah yang mendukung tindakan Amerika Serikat seperti Rusia lalu kemudian ada tindakan ee reaksi yang mengecam tindakan Amerika Serikat di sini masuk tadi Cina kemudian juga Rusia ee dan kemudian juga ee ada beberapa negara lainnya nah sementara ee Jepang ataupun Indonesia kita tentu mengutuk ee agresi yang dilakukan tanpa menyebut siapa dan kemudian kita minta supaya terjadi deeskalasi nah yang saya khawatirkan adalah negara-negara yang mengecam tindakan dari Amerika Serikat yaitu ee Cina ataupun Rusia karena apabila mereka ikut terlibat juga maka ini akan menjadi ee eskalasi yang sangat luar biasa kita tahu ee saat ini Iran Menteri Luar Negeri Iran ee berkunjung ke Rusia bertemu dengan ee Presiden Putin nah ini sebenarnya memberikan message kepada Donald Trump bahwa Iran serius untuk melakukan serangan ke ee Amerika Serikat bahkan dengan meminta dukungan dari negara-negara besar dan ini yang akan mengkhawatirkan tetapi saya lihat bahwa Trump ini sekarang ini kan kita lihat dia sekarang mulai mundur dia mengatakan bahwa ee Trump memberikan kesempatan untuk Iran ee bicara secara e tapi maaf saya potong sikap Trump ini enggak bisa kita pegang Pak kemarin pun katanya tunggu 2 minggu dulu baru akan melakuk mengambil sikap terkait dengan perang di Timur Tengah tapi kemudian tiba-tiba memborbardir ee lokasi ee apa di Iran begitu tiba-tiba begitu loh ya dia kan kayak bermain kartu ya coba ingat pada waktu tarif pengenaan tarif semua langsung dikenakan tetapi kalau ada yang melawan langsung dia ciut nah ini sekarang kita lihat bahwa Iran tidak mau dia ee menyerah bahkan yang dia lakukan adalah terus melakukan serangan ke Israel pasca ee Amerika Serikat melakukan serangan ke Iran dan kemudian sekarang ber ee apa memberikan pesan bahwa mereka pergi ke Rusia untuk menyampaikan bahwa saya tidak main-main nah ini yang membuat Trump ciut dan yang kedua yang membuat Trump ciut adalah sama seperti waktu tarif adalah dihajar di dalam negeri karena apa sekarang ini ada demo-demo yang dilakukan di Amerika Serikat bahkan ada keinginan untuk melakukan impeach terhadap Donald Trump karena dia melakukan serangan ke Iran tanpa persetujuan dari kongres belum lagi dia akan dihajar oleh bursa karena bursa ini juga yang akan menentukan ee bagaimana arah kebijakan Trump selanjutnya dan yang kita lihat dari hasil pertemuan itu kemarin Pak dari pihak Putin mengatakan akan siap membantu rakyat Iran bagaimana membaca ini akankah yang kita khawatirkan akan terjadi mereka juga ikut menyeram ya bagi Putin sekarang itu dia memegang kartu dia tidak perlu berada di belakang Iran dan sungguh-sungguh melakukan ee bantuan militer bahkan membantu pasukan untuk melawan Amerika Serikat cukup dengan kata-kata bahwa kami berada di belakang Iran itu membuat gentar yang namanya Presiden Donald Trump ya jadi inilah yang orang katakan ketika kita bermain kartu muka poker face itu sangat-sangat penting ya jadi Putin dengan gaya kerasnya muka kerasnya walaupun cuman dengan pernyataan itu akan membuat gentar Trump apalagi kita tahu Trump itu punya respek yang sangat tinggi terhadap ee Presiden Putin nah jadi ini ee mudah-mudahan yang akan bisa mendeeskalasi serangan tentu ee kalau misalnya Iran punya keinginan untuk melakukan blokade terhadap Selat Hormus menurut saya justru ini akan ee merupakan tindakan yang salah karena berdasarkan hukum internasional selat yang penting untuk perdagangan internasional itu tidak boleh dihalang-halangi nah memang Iran bisa mengatakan ini dalam situasi perang hm tetapi kalau Iran melakukan tindakan seperti ini ini akan ber ee apa namanya berdampak pada pelambatan perekonomian dunia dan ini tapi menurut Anda tapi menurut Anda Pak apakah Iran tetap akan melakukannya karena yang kita tahu ee waktu dia memproses nuklir begitu untuk kepentingan sipil lalu kemudian ee dari pihak Israel ingin melakukan ataupun meminta bahwa ee Iran stop saja proyak itu dia enggak mau dengar Pak dia tetap laksanakan apa yang dia mau apakah terkait dengan penutupan surat Hormus pun dia bodo amat gitu loh pertama ya soal nuklir pertanyaan kita itu kan dugaan Israel pertanyaannya apakah benar atau tidak siapa yang berhak untuk melakukan inspeksi buktinya Israel enggak percaya Israel tidak percaya Amerika tidak percaya tapi buktinya Iran mengatakan bahwa kami anggota nonproliferation treaty yang memang kami tidak diperbolehkan untuk melakukan ee apa namanya pengembangan senjata nuklir belum lagi dia mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada sekarang pertanyaan saya bagaimana dengan ee serangan Amerika Serikat di bawah Presiden Bush Junior ke Irak pada waktu itu katanya mencari eh mass weapon of destruction yang sampai hari ini tidak ditemukan apakah ini sekedar alasan untuk menyerang katakanlah Iran yang selama ini dianggap oleh Amerika Serikat dengan Israel melakukan ee serangan terhadap Israel melalui Hamas melalui Huti melalui Hasbullah atau memang benar-benar ada nah ini yang masyarakat internasional ee mengatakan kalaupun memang Iran mengembangkan silakan IAEA yang masuk tetapi tidak boleh dengan dugaan-dugaan melakukan serangan ke Iran dan itu makanya negara-negara mengatakan bahwa ini merupakan serangan yang ilegal tidak didasarkan pada pasal 2 ayat 4 piagam PBB pak tolong ee dijawab pertanyaan saya yang ini terkait dengan eh hormus tadi ee Anda mengatakan kalau itu dilakukan ee itu justru melanggar tetapi apakah menurut Anda Iran melakukan itu karena memang dijadikan alat tower politik untuk menghadapi tekanan Barat ya saya yakin tidak dilakukan bahwa ada anggota parlemen yang menyampaikan itu itu untuk daya tawar ya kepada ee Amerika Serikat maupun Israel bahwa ada kekhawatiran supaya ada daya gentar tetapi saya rasa pemerintah Iran akan sangat rasional posisi sekarang dia berada lebih unggul karena dia sekarang punya kesempatan untuk menyerang Amerika Serikat dan ee mendapat dukungan dari ee negara-negara dan kita berharap bahwa ee pemerintah Iran rasional dan tidak melakukan tindakan itu yang akan mengakibatkan kerugian sangat besar bagi dunia dan justru dia tidak akan memperoleh simpati lagi dan kemudian tidak mendapat dukungan dari masyarakat nasional ada permintaan gencatan senjata apa yang bisa dilakukan oleh PBB di sini pbb sudahlah kita enggak usah pikir PBB pbb itu di Dewan Keamanan ada Amerika Serikat pertanyaan kita apa tidak akan mereka veto veto buat apa kita mengandalkan PBB sekarang kalau Amerika Serikat pada waktu menyerang Afghanistan menyerang Irak mereka bisa membuat coalition of the willing sekarang Bapak Presiden dengan negara-negara yang cinta damai membuat coalition of peace itu yang harus dilakukan oleh pemerintah kita oke lalu apa yang akan terjadi ke depan akankah perang ini semakin memanas atau ada yang bisa kita lakukan untuk meredam emosi masing-masing negara sekali lagi ini sangat bergantung bagaimana Amerika Serikat akan bersikap he kalau Trump dia sudah mulai mundur seperti pada waktu dia mengenakan tarif kepada banyak negara kemudian tidak banyak negara yang mengemis ya maka dan melawan maka dia akan mundur tetapi kalau misalnya Trump masih percaya diri bahkan didukung oleh rakyatnya mungkin ini akan berekalasi kedua bagaimana sikap Iran bagaimana Iran akan merespon serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat karena sekarang adalah giliran Iran untuk menyerang balik berdasarkan pasal 51 piagam PBB yang ketiga adalah bagaimana reaksi dari negara-negara yang saya sebutkan tadi yang sudah menyatakan bahwa ini merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Amerika Serikat apakah mereka akan ikut turun berhadapan dengan Amerika Serikat kalau memang mereka ee juga ikut turun maka bukannya tidak mungkin kita ee akan dekat dengan Perang Dunia ketiga tetapi kalau Trump AK akan mundur Iran juga tidak akan melakukan serangan yang sangat fatal dia akan melakukan serangan balasan tetapi ee sekedarnya saja supaya tidak ee dianggap menyerah dan kemudian ee negara-negara yang merespon ee negatif terhadap serangan Amerika Serikat ini tidak turun ee untuk membantu Iran maka kita bisa diselamatkan dari perang dunia ketiga dan sejauh ini ketika kita melihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump agak melembek apakah Anda melihat bahwa sudah mendekati titik perdamaian ee saya belum tahu ya tetapi kelihatannya arahnya seperti itu dan tentu ee Trump harus berani menjilat lidahnya sendiri dan kemudian itu akan berdampak pada posisi Israel yang saat sekarang ini sangat bergantung pada Amerika Serikat apakah kemarahan Amerika Serikat juga termasuk terkait dengan pergantian ee rezim di sana jawab singkat Pak sekarang Amerika Serikat sudah mengatakan bukan tujuan kami untuk merubah rezim di Iran trump sudah mengatakan seperti itu dan menawarkan perdamaian baik terima kasih Pak telah bergabung kita tentu berharap yang terbaik jangan sampai terlalu lama perang ini berlangsung terima kasih Pak selamat malam selamat malam Masar yeah

KOMPAS.TV – Tak kunjung mereda, ketegangan antara Iran dan Israel justru semakin menjadi-jadi, terlebih dengan adanya serangan Amerika Serikat di 3 lokasi fasilitas nuklir Iran.

Menyusul serangkaian konflik bersenjata tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pun berkunjung ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.

Araghchi disambut oleh sejumlah perwakilan pemerintah Rusia setibanya di Moskow.

Araghchi menyebut, pembicaraannya dengan Putin sangat penting karena berkaitan dengan situasi saat ini yang disebutnya sebagai ancaman terhadap dunia internasional.

Kecaman terhadap serangan Amerika Serikat ke fasilitas nuklir Iran pun datang dari Tiongkok.

Tiongkok, Rusia, dan Pakistan pun tengah mengajukan rancangan resolusi ke Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan gencatan senjata.

Sementara satu langkah baru kini tengah dilakukan pihak Iran.

Kami kutip dari Kompas.com yang diambil dari TV Pemerintah Iran, pernyataan anggota Komisi Keamanan Nasional, Mayor Jenderal Esmaeil Kowsari:
Kowsari menyatakan, parlemen telah mencapai kesimpulan bahwa Selat Hormuz harus ditutup.

Meski keputusan akhir berada di tangan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan minyak mentah utama di dunia.
Yakni bisa mencapai 20 sampai 30 persen pasokan minyak dunia.

Jalur ini juga menentukan kelancaran distribusi dari 20 persen gas alam cair dunia.

Jika penutupan benar-benar dilakukan, maka harga minyak dunia diproyeksikan meroket.

Content Creator: Shinta Millenia

#iran #israel #amerikaserikat #israelvsiran

Sahabat Kompas TV Pontianak, jangan lupa like, share dan subscribe channel YouTube Kompas TV Pontianak, aktifkan juga lonceng notifikasi agar selalu update mengenai berita terkini dan terlengkap di Indonesia.

Media sosial Kompas TV Pontianak :
Instagram: https://www.instagram.com/kompastvpontianak
Facebook: http://facebook.com/kompastvpontianak
YouTube: http://www.youtube.com/KompasTVPontianak
Twitter: http://twitter.com/KompasTV_PTK

E-mail: kalbar@network.kompas.tv
No. Telp: 0561-8120091

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam nonstop di https://www.kompas.tv/live

Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv

#KompasTV
#KompasTVNetwork

Kompas TV
Independen | Terpercaya