[FULL] IRAN VS ISRAEL: SIAPA PEMENANGNYA?

[Tepuk tangan] [Musik] bapak [Musik] masalah Iran nanti perang dunia ketiga dan kita sudah nonblok kita sudah benar tapi kalau terjadi perang nuklir kita non block aja kita akan kena we Iran forgiven please forgive us [Musik] [Musik] تان رو هر چنین حرف زبان جاری نمیکن تیم چی بشن ملت اان تسلیم شدنی نیست ما تعرض نردیم و به تعرضه قبول نمیکنیم و تیم تعرض هیچکس نمیشه منطق ملت I know all the military sites in Israel there isn’t a military side here for miles and miles around they’re targeting civilians because they were criminal regime наши специалисты работают в Гуше 250 человек и ещё командированный общай численность может достигать 600 и мы не уходим разве это не поддержка ну когда нашим друзьям [Musik] Kalau kita melihat eh Presiden Trump ini agak aneh karena apa presiden Trump ini menurut saya yang menginisiasi perang antara Israel dengan Iran ketika beliau akan menjadi presiden beliau mengatakan “Masalah Gaza akan saya selesaikan dengan nyerang Iran.” Karena apa trump tahu bahwa Iran ada di belakang Hamas di belakang eh Hasbullah dan di belakang Huti pada waktu beliau menjadi presiden atas inisiatif dari Oman Amerika Serikat membuat ee perundingan dengan Iran untuk senjata nuklir Iran berproses sampai pada satu titik akan deadlock lalu Presiden Trump mengatakan “Saya akan serang Iran kalau sampai ini deadlock.” Dan ternyata memang deadlock apakah Amerika Serikat punya dasar hukum langsung menyerang Iran tidak punya lalu dasarnya apa untuk bisa menyerang Iran dia minta Israel jadi Israel sebagai proksi Amerika Serikat untuk melakukan serangan ke Iran dasarnya pasal 51 piagam PBB carried out massive precision strikes on the tonight I can report to the world that the strikes were a spectacular military success iran’s key nuclear enrichment facilities have been completely and totally obliterated talked about the fact that NPT failed to protect Iran from and and its peaceful nuclear program and this is a serious challenge [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] pemirsa kita bertemu kembali di Indonesia Lawyers Club malam malam ini tidak ada perhatian seluruh dunia dalam pekan pekan ini tertuju ke tempat lain kecuali ke Timur Tengah terjadinya konflik Iran dan Israel benar-benar menyita perhatian seluruh dunia bahkan kita di Indonesia pun semua isu lenyap oleh Iran dan Israel ini bahkan isu ijazah palsunya Presiden ketujuh yang selama ini dibokan kemudian kasus yang terjadi di berbagai tempat juga hilang dari peredaran termasuk isu tentang apa namanya pokoknya isu-isu nasional yang ada itu di ditengl oleh Timur Tengah nah Timur Tengah ini menarik sekali karena penyerbuan dalam 12 hari itu betul-betul gap gempita dan tiba-tiba bisa hilang begitu saja setelah tiga situs Iran katanya dibungkem oleh Amerika dan itu besoknya Presiden Trump berani mengumungkan telah terjadi kecatan senjata walaupun pada hari pertama itu Iran juga masih membantah tapi yang menarik bagi saya ini mungkin perang kelima atau keenam atau ketujuh antara Arab dan Israel kali ini bukan Arab tapi Iran iran parsia berbeda dengan Arab tapi yang dilakukan oleh Iran ini luar biasa baru pertama kalinya Telaf bisa di rodal oleh pihak musuh juga kota keduanya Aifah itu benar-benar tidak pernah terjadi selama tujuh kali perang besar di Timur Tengah antara Israel dan musuh-musuhnya dimulai dari tahun 8 73 sampai kemarin-kemarin itu tidak pernah satu rudal pun bisa menembus yang dinamakan iron Rendomnya Telafif dan kali ini itu tembus dan makinya tembus tapi merubuhkan banyak gedung-gedung di kedua kota besar tadi itu dan itu juga mencengangkan dunia dan berhentinya juga mencengangkan kok bisa berhenti begitu saja karena itu malam ini kita akan sorotin Iran versus Israel siapa pemenangnya pertama kali Israel dibilang kalah dari sekurangnya lima kali perang besar saya akan mulai dengan sebetulnya kader utama saya saya majukan bukan saya sendiri Irfan Maulana [Tepuk tangan] untuk Timur Tengah beliau ini melotok dan dia sudah layak saya angkat jadi pengamat Timur Tengah yang utama di TV One terima kasih saya persilakan Irfan i kalau pertanyaannya Iran versus Israel siapa yang menang saya berani mengatakan Iran yang menang setidaknya Iran menang 2-0 e pertama dari soal siapa yang pertama kali ngasih isyarat untuk mengajak gencatan senjata saya kira dari beberapa dua hari menjelang gencatan senjata yang diumumkan oleh Trump sudah beredar berita Israel ee bersedia genjatan senjata jika Ali Hammenei setuju itu satu yang kedua dilihat dari seberapa target tercapai kan target Iran seperti yang kita ketahui adalah menghancurkan fasilitas nuklir Iran target Israel maksud saya yang kedua menggulingkan atau mengganti rezim itu opini yang berkembang di masa berkecamuknya perang ini soal fasilitas nuklir Iran kan baru-baru ini kita ketahui tiga fasilitas nuklir Iran situs nuklir ya Bordo Nathan dan satu lagi itu dihancurkan oleh Amerika tapi ee report dari Badan Atom e IAEA dan juga negara-negara Arab yang memantau situasi di konflik ini karena dampaknya akan luar biasa ke negara-negara tetangga tidak ada efek radiasi radioaktif yang signifikan itu artinya serangan Amerika kemarin tidak presisi tidak betul-betul menghancurkan ee uranium intinya Iran bahkan kemudian pemberitaan menyebutkan bahwa beberapa hari sebelumnya sebelum serangan Amerika Iran sudah ee memindahkan ke lokasi lain yang mungkin belum tidak diketahui berikutnya soal berapa situs nuklir Iran yang dihancurkan orang lupa bahwa ada ada satu lagi situs nuklir reaktor nuklir Iran besar yang tidak disentuh buser namanya itu di pesisir Teluk Persia di selatan itu kita ketahui dari pernyataan ee Vladimir Putin di hari-hari awal perang ini putin kan mengatakan ee selain dia kecaman dia terhadap Israel e Putin mengingatkan bahwa sudah lebih dari dua dekade Rusia dan Iran punya kerja sama nuklir dia sebut situs buser di eh Iran Selatan yang di situ kata Putin ada 200-an tenaga nuklir Rusia yang tidak akan saya tarik nah itu sebabnya dan saya dan kelihatannya Putin sudah komunikasikan ini ke Israel maupun ke Amerika sehingga itu tidak disentuh jadi kalau bicara soal target Israel menghancurkan nuklir Iran menurut saya Gatot gagal total bahkan analisis berkembang bahwa kerusakan situs nuklir Iran itu hanya membuat Iran mundur beberapa bulan saja sebetulnya jadi dengan cepat Iran bisa membangun kembali situs-situs nuklir mereka dan apalagi di situ masih ada Rusia yang terlibat berikutnya soal target menggulingkan rezim nah ini agak menarik ya karena begini eh perang ini kan menggunakan dua semboyan dua jargon israel menggunakan jargon rising lion iran menggunakan eh true promises 3 ini sebetulnya dua sandi atau jargon yang maknanya ideologis dan teologis ini perang habis-habisan tidak akan berhenti sampai masing-masing mencapai tujuan kan ini tujuan ideologis mungkin Bang lebih paham makna dari rising itu ada di dalam Alkitabnya Yahudi kitab bilangan sih jadi ada nubuatan seorang seorang nabi non Yahudi tentang kebangkitan bangsa Israel yang disimbolkan sebagai rising lion rising lion itu adalah singa yang lapar yang tidak akan berhenti menerkam sampai tercapai target tujuan kemenangan itulah jargon yang dipakai Israel itu artinya Israel tidak akan berhenti dengan rising line itu sampai target tujuannya tercapai tapi kali ini 2-0 Israel kalah untuk sementara di pihak Iran Iran menggunakan true promises eh janji sejati ini juga muatan makna teologis dan kita lihat juga dari dari simbol-simbol nama-nama persenjataan Iran juga punya makna teologis dan ideologis ini kebetulan menjelang Asyura ya hari ritual sucinya orang-orang Syiah Imam Imamah Isna Azariah nih eh true promise itu janji janji sejati orang-orang Syiah Imam Isna Asariah Imamiah salah satu sekte mesianik dalam Syiah itu kan menunggu-nunggu kedatangan Almahdi almuntazar Muhammad bin Hasan al-Askari imam Syiah yang ke-12 yang dalam posisi ghaibah kubra sejak abad ke4 Masehi dan akan muncul di akhir zaman menegakkan kendali menegakkan kembali Imamah Ahlul Bait kir-kira begitu keyakinannya dan itu merupakan janji suci dan sejati dan pasti akan terjadi makanya kan muncul berbagai jargon-jargon ya Mahdi ya Mahdi ya Ali itu bendera-bendera Iranmu pun ada tulisan ya Ali dari setahun yang lalu saya sudah melihat ee menyimak berbagai ada semacam nyanyi-nyanyi suci tentang ya Mahdi salam ya Mahdi yang dimaksud adalah Imam Mahdi al Muhammad bin Hasan al-Askari almuntazar yang gaib menghilang di usia remaja dan akan muncul kembali di akhir zaman hal yang sama juga terjadi di Yahudi sebetulnya kita lihat juga rudal Iran yang pertama dipakai namanya Fattah fatah kan ngambil dari surat Ja nasrullahi wal fath ustaz lebih paham saya kira ya bahwa kemenangan itu sudah dekat kira-kira itu kan ada korelasinya tuh kalau ini sunui juga sepakat soal itu kedua rudal berikutnya rudal sijil sijil kan diambil dari surah alfil eh tarmihim bijarat min sijjil jadi batu dari neraka yang dibawa oleh burung ababil dijatuhkan ke tentara gajah Abrahah yang akan menyerbu dan menghancurkan Ka’bah berikutnya Iran mengeluarkan juga ee trudal yang namanya Khaibar khaibar itu nama benteng Yahudi di utara kota Madinah dulu tempat berkumpulnya tiga puak Yahudi yang memberontak qoin Huraizoh Banu Nadir berkumpul di sana dan kemudian direbut dan dikalahkan dalam peristiwa Khaibar itu terkenal akan kepahlawan kepahlawanan Sayidina Ali di situ digambarkan S Ali bisa melompati benteng ee Khaibar itu jadi memang ini cer perang ini teologis ideologis yang tidak akan berhenti hanya dengan gencatan senjata 12 hari ini di pihak Yahudi dan tadi saya katakan tadi rising lion itu rujukannya dari kitab bilangan ya Mbak Poni iya iya tentang kebangkitan bangsa Israel rais itu digambarkan sebuah seekor singa yang lapar yang tidak akan berhenti sampai kenyang sampai tujuannya tercapai dan bukan kebetulan di Israel sendiri sekarang yang berkuasa itu adalah rezim zionis mesianik yang kurang lebih cita-cita mereka juga sama mereka menunggu kedatangan Mesayahnya Yahudi yang di akhir zaman akan menggenapi nubuat untuk bangun kembali kerajaan Israel dan dibangun kembali Bait Suci begitu kan Bu ah jadi ini dua pertarungan ideologi besar dua ideologi mesianik kecelakanya kelompok ini juga lagi berkuasa di Amerika di sekitar Donald Trump mike Hakabi itu duta besar Amerika di Israel mantan gubernur Arkansos mantan pastor evangelical Zionis salah satu sekte Kristen Protestan yang sangat pro Israel mungkin sekte Pak mungkte ya okelah tapi evangelical Zionis lah ya yang juga memimpik apa namanya menanti-nanti kedatangan Yesus lagi iya iya kan mike Hakabi itu termasuk yang kemarin memprovokasi Trump untuk menyerang Iran bahasa dia ini divine promise ini adalah janji suci ini adalah nubuat itu Mike apa namanya mike Hakabi memprovokasi Trump dan Trump publikasikan itu saya dapat surat pesan dari Mike Hakabi ini celaka betul nih tiga yang berperang ini dua ideologi-ideologi mesianik yang ingin mempercepat kasarnya kiamat itu cepat datang ingin mempercepat akhir zaman segera datang ini memang yang membuat ini situasi dunia di menghadapi situasi semacam ini kembali ke topik yang tadi jadi hemat saya e dan jangan lupa ini juga ada simbolik Pak Karni ini kenapa perang hanya berlangsung 12 hari ini seolah-olah ada tapi saya mungkin cocok lagi ya dan gencatan senjata juga 12 hari 12 itu adalah jumlah suku-suku Bani Israel betul kan Pak Moning iya ruben Simeon Yehuda Levi dan Naftali Isakor Zebulon Yosef Benyamin e dua lagi saya lupa ya 12 itu juga nama 12 Imam Imam Syiah Isna Asariyah iya kan ali Hasan Husein Ali Zainal Abidin Muhammad Albaqir Jafar Sodiq Musa Kazim ee ee Muhammad ee dan seterusnya sampai Hasan al-Askqari muhammad bin Hasan al-Askari kok aneh kok cocok perang 12 hari ee apa namanya itu ee gcalan senjata 12 hari 12 suku Israel ada 12 12 Imam Syiah ada 12 ini cocok disengaja by design atau hanya kebetulan saja yang unik ya gitu ya sehingga sebetulnya perang ini juga mengundang berbagai spekulasi seolah-olah ini ada skenario seolah ini by desain tapi saya kira itu teori konspirasi hanya saja memang kemarin itu agak sedikit lucu ya ketika ee serangan balasan Israel ke Amerika ke basis Amerika di Qatar itu ada pemberitahuan terlebih dahulu sehingga tidak ada korban dan Trump menyatakan terima kasih Iran rudalnya rudal yang lemah k gitu terima kasih kami sudah diberitahu lebih dulu begitu juga official Qatar juga lebih terlebih dahulu diberitahu oleh Iran kembali lagi ke soal tadi siapa yang menang poin saya kali ini Iran menang 2-0 yang berikutnya Pak Karni ini juga yang menjadi kejutan dunia ya bahwa ternyata ee kalau dilihat soal jumlah korban betul bahwa Iran lebih banyak korban tapi perang tidak harus selalu mana yang lebih banyak korban untuk menilai mana yang menang dan yang kalah perang e Nazi Jerman lawan Soviet itu dua kali lipat soviet yang mati bahkan lebih tapi Soviet yang menang jadi bukan soal jumlah tapi soal poin akhir gitu kali ini kenapa saya menang pertama gini Iran menang iran lebih banyak rumah korban tapi Iran itu negara dengan luas 1,6 juta km² penduduknya 92 juta dengan wilayah yang begitu luas sangat tidak mudah untuk dikalahkan gitu orang Iran diserang di Teheran bisa lari ke mana pun di negaranya sendiri banyak tempat orang Iran untuk bersembunyi bayangkan Israel yang luasnya hanya 22.000 km² kira-kira separuh lebih Jawa Barat kalau narik pesawat dari ujung ke ujung mungkin hanya 20 menit gitu sekarang Haifa sudah kena Tel Afif sudah kena Berseba sudah kena Kaisarea kampungnya Netanyahu juga kena sampai dia membatalkan perkawinan anaknya tuh gitu itu pukulan betur orang Israel mau lari ke mana lagi kecuali ke bawah tanah jadi nanti orang Israel itu akan bolak-balik seperti London dulu waktu diserang Nazi itu bolak-balik ke bawah naik lagi ke atas lama-lama stres jangan jangan lupa Pak Kardi sejak perang Gaza 7 Oktober sudah 500.000 orang warga Israel Yahudi yang keluar dan sekarang di bandar ditutup perabatan ditutup Jan keluar lama habis penduduk Iran yang 90 juta berbanding dengan penduduk Israel yang mohon maaf 9 juta itu pun juta atau 2 sampai 2 juta orang Arab waragegara Israel di luar orang Arab Gaza dan orang Arab Barat orang Arab tu barat kan R juta orang Arab Gaza itu juta orang Arab wargan sendiri dari 9 juta itu hampir 2 juta itu artinya hanya R juta itu 500.000-nya sudah kabur gara-gara 7 Oktober ini kalau perbatasan dibuka bandara dibuka pergi itu lama-lama Israel itu bubar sebetulnya ya hitung-hitungan jangka panjangnya tapi ini pertarungan Rising Lion lawan True Promise tidak akan berhenti begitu saja karena ini pertarungan ideologis ini habis-habisan ini dua pertarungan mesianik yang ingin mempercepat akhir zaman dan itu memang seharusnya menjadi keperhatinan warga dunia ya ini dunia mau dibawa ke kiamat nih ada orang-orang yang membawa dunia mempercepat kiamat mengerikan apalagi era-era nuklir tapi saya akan sedikit koreksi Pak Karni sebetulnya Israel bukan kali ini mengalami kekalahan israel juga pernah hampir kalah perang Yom Kipur tahun ‘3 itu ketika negara-negara Arab serentak menyerang dan apa dampaknya Sinai dikembalikan ke Mesir gitu jadi dan menurut saya kalau eskalasi ini terus berlanjut apalagi tekanan dunia internasional ke Israel makin keras gara-gara peristiwa Gaza jadi game changernya sebetulnya 7 Oktober Gaza itu sebetulnya serangan Hamas itu game changer itu kenapa Israel menunjukkan watak keselinya seekor rising lion yang brutal bengis lapar haus darah tidak akan berhenti sampai kenyang dan tidak kenyang-kenyang dan terus-menerus membunuh membantai barga Palestina tidak peduli laki-laki perempuan dan anak-anak itu mata dunia menyaksikan itu itu akhirnya mengetuk hati nurarani dunia jadi dulu isunya agama sekarang sudah isu kemanusiaan jadi insu agama hanya mereka berdua ini nih iran Israel masyarakat dunia sudah melihat ini adalah persoalan kemanusiaan coba Pak Karin melihat demo-demo terbesar soal Gaza itu di mana bukan di Riyad bukan di Kairo bukan di Jakarta di Denhag di London di Chicago di gitu demo-demo terbesar dan ini pelan-pelan mengetuk mata dunia dan menjadi momentum sebetulnya dunia Arab dunia Islam untuk kembali bersatu kalau kita lihat peta diplomatik politik dunia kita lihat paling banyak negara yang paling keras mengecam mengunguti Isra itu negara-negara Katolik kebetulan momentum Paus Fransiskus memang punya sikap coba lihat negara yang mengajukan ini ke ke ICC itu Afrika Selatan ee Kuba Meksiko Venezuela Colombia Brazil negara Amerika Latin Katolik bukan negara Islam jadi di Denk itu ada tim Pokja untuk menghajar nyerang Israel itu hanya Malaysia yang negara Islam yang lainnya itu negara Amerika Latin Afrika Selatan itu artinya persoalan Palestina yang jadi inti persoalan itu sudah menjadi persoalan masyarakat dunia yang khawatir dengan munculnya dua ideologi mesianik ini yang ingin menghancurkan dunia ingin mempercepat datangnya kiamat gitu jadi eh saya kira demikian Pakari nanti menghabiskan jatahnya terima kasih saya kira menarik sekali latar belakangnya di dibukakan Irfan dan saya enggak sia-sia bilang tadi bahwa ini kader saya saya munculkan pertama di ALC [Tepuk tangan] dan ternyata memang jauh lebih dalam ilmunya dibanding saya sekarang saya minta dari Ibu Monik Kliker R untuk menanggapi pernyataan khotbahnya Irfan tadi selamat malam terima kasih Pak Karni untuk kesempatan yang diberikan selamat malam Bapak Ibu semua ya saya Mon Cakers saya mengedukasi orang Indonesia tentang Israel ini sesuai judul ya Pak iran atau Israel yang menang kalau saya karena saya mengedukasi orang Indonesia tentang Israel jawaban saya tentu Israel yang menang israel menang karena satu Israel hanya menyasar target khusus spesifik saja tidak membabi buta seperti yang dilakukan oleh Iran iran merudal secara acak warga sipil kena rumah orang kena rumah sakit Soroka di kota Bersa Bersyeba itu kota Arab dan Yahudi di Israel Selatan di Guru Negev ini juga kena rumah sakit lalu masjid di Haifah Aljarinah itu juga kena israel hanya menyerang aset militer dari Garda Revolusi Iran misalnya yang diserang adalah kantor intelijen di Kota Teheran peluncur rudal karena mau menembakkan ke Israel dan tentu saja fasilitas nuklirnya jadi intinya Israel bukan membabi buta nah target Israel atau tujuan perang dari Israel sudah tercapai dalam waktu 12 hari di masa modern saya bukan ahli militer tetapi saya percaya apa yang terjadi perang Israel dan Iran saat ini itu akan menjadi kajian para pakar militer kenapa karena Israel berhasil mohon maaf saya minta izin supaya suami saya bisa merekam saya minta izin supaya suami saya bisa merekam karena ini tidak live soalnya saya takut opongan saya dipotong mohon maaf hanya untuk saya saja bukan semua ya nah dalam waktu 12 hari Israel bisa menguasai 25 provinsi dari 31 provinsi di Iran tadi Pak Irfan sudah bilang gede banget Iran jumlah penduduk 90 dengan luas 1,6 juta km² tapi angkatan udara Israel bisa terbang bolak-balik teheran Yerusalem yerusalem teheran dalam waktu 12 hari apa yang dilakukan dalam jarak panjang 1800 km tersebut mereka itu enggak ditembak sama sekali loh puji Tuhan oleh angkatan udaranya Iran tidak ada balasan signifikan kecuali ada empat drone Israel yang ditembak jatuh saya bukan orang yang mengglorifikasi perang jumlah yang mati mau satu mau 1000 itu manusia nyawa manusia yang harus ditangisi karena itulah orang Yahudi sangat menghormati nyawa ketika mereka mau menyerang juru bicara IDF dalam bahasa Parsi dia menyampaikan perintah mengevakuasi apa yang dievakuasi tentu saja warga yang berada di dekat situs yang akan di hancurkan kalau dekat pangkalan militer tentu harus evakuasi itu cara mereka mengurangi kolateral dampak bahayanya saya tidak setuju ketika Pak Irfan mengatakan Israel perang demi mendatangkan Mesias tidak mesias sudah ditulis di Alkitab alkitab orang Yahudi Perjanjian Lama sama dengan Alkitab saya orang Kristen jadi enggak ada perbedaan dan itu sudah ditulis bahwa suatu saat nanti di akhir zaman Mesias akan datang tanda-tandanya apa akan ada deru perang akan ada masa kelaparan akan ada masa wabah tetapi Israel justru menjadi korban perang makanya kalau kita baca saya tidak mau masuk ke dalam agama tetapi justru sebaliknya Israel akan menjadi korban bukan Israel yang menyerang perlu saya infokan kepada Bapak Ibu semua Pak Karni izin israel punya satu doktrin namanya doktrin beginin yakni setiap negara musuh yang punya senjata nuklir maka mereka berhak ini keputusan Israel ya Pak mereka berhak mengambil langkah contoh reaktor nuklir Irak yang dibangun dengan bantuan ilmuwan Prancis zaman Presiden Zirak Zakzi makanya namanya Ozirak operasinya namanya operasi Opera yang dikenal sebagai operasi OSirak pesawat Israel itu tahun 1981 bisa terbang dari Israel ke Irak tanpa ketahuan menghancurkan reaktor nuklir lalu apa yang terjadi di Suriah 2006 atau 2007 sama ada reaktor nuklir juga dihancurkan Israel jadi ketika Iran dikabarkan oleh Badan Energi Atom Internasional pada 17 Mei 2025 Iran sudah berhasil mempunyai 408 kilo uranium yang diperkaya 60 ee 60% uraniumnya itu bisa bikin bom atom sekitar 9 sampai 10 untuk bikin satu bom nuklir butuh 42 kg uranium bayangkan jika Kamenei memutuskan memperkaya uranium itu sampai 90% dan ada fatwanya untuk didesak untuk mefatwakan bahwa pengayaan ini boleh dilakukan jika bom ini dijatuhkan ke tanah Israel maka yang musnah tetangga-tetangganya juga termasuk Gaza termasuk Palestina yang ada di Yudea dan Samaria tepi barat termasuk Suriah Lebanon Mesir Yordania negara-negara yang berdamai dengan Israel jadi yang saya ingin tekankan adalah Israel menyerang Iran sekarang ini adalah untuk mencegah pengayaan nuklir ini mungkin akan diperdebatkan buktinya mana ya buktinya laporan dari Badan Energi Atom Internasional tadi buktinya apakah badan energi atom ini bisa dipercaya kalau bukan mereka kita tanya Rusia rusia sendiri mengakui kok ada 200 ilmuwan nuklir di Busher dan Rusia sudah mengatakan Putin sudah mengatakan Israel berjanji tidak akan menyerang Buser karena ada ilmuwan nuklir Rusia ini ngapain 200-an sampai 600-an orang mau bikin listrik kalau bikin listrik enggak perlu ada 200 ilmuwan nuklir kita balik mundur lagi kesepakatan dengan Obama 2015 di situ Iran sudah berkomitmen untuk memperkaya uranium hanya sampai 3,67% ternyata 12 Mei kembali ke cocokologi 12 12 sori 12 Juni 2025 Iran mengumumkan bahwa akan memperkaya nuklir di nuklir ketiga ini menurut kantor berita AP makanya Israel mengambil keputusan untuk menyerang sebelum terlambat karena pemimpin besar Iran Ali Kamenei mengatakan Israel itu hanya negara satu bom enggak perlu enggak perlu 10 cukup satu akan musnah indonesia adalah negara yang tidak setuju dengan senjata nuklir negara kita ikut menandatangani traktat perjanjian sekarang bangsa Indonesia rakyat Indonesia gara-gara Iran punya mau punya senjata nuklir apakah kita tiba-tiba jadi setuju dengan senjata nuklir tentu tidak karena apa karena nuklir mau dijatuhkan di bangsa manaun itu adalah kebinasaan makanya saya berharap dari hasil percakapan kita malam hari ini yang keluar adalah satu yang menang adalah nuklir Iran tidak ada lagi saya tidak saya tidak meminta resim diganti loh dan Israel juga tidak meminta resim diganti itu haknya warga Iran rakyat Iran enggak ada urusan dengan pergantian resim terserah mau mau penerusnya anaknya Kamenei mau orang lain enggak ada enggak ada urusan mau Saresa enggak ada urusan tetapi tentu saja jika pemimpinnya itu cinta damai jika pemimpinnya tidak anti Israel dunia akan lebih damai sejak revolusi Islam Iran tahun 1979 apa yang terjadi mulailah ada hari Al-Quds sejak ada hari Al-Quds tahun 1979 propaganda anti Israel menyebar di seluruh dunia ini siapa yang membuat ayat tolak Komeni tahun 1979 sehingga orang-orang di dunia anti Israel sebelumnya apa yang terjadi iran sama Israel bersahabat iran adalah negara nomor dua setelah Turki yang mengakui kemerdekaan Israel tahun 1948 jadi persoalannya di mana adanya kebencian tadi yang diajarkan oleh rezim Islam Iran apakah kita mau ikut-ikutan rezim Islam Iran untuk apa jauh banget negara kita dengan Iran dan kita harusnya yang mendamaikan Israel dengan Iran itu bukan Amerika harusnya kita dong negara muslim terbesar di dunia berpenduduk muslim terbesar harusnya berperan di dalam setiap konflik hadir dan satu terakhir gencatan senjata gencatan senjata yang dilakukan oleh Presiden Amerika Donald Trump adalah gencatan senjata tanpa komitmen komitmen apa yang diberikan kepada Iran komitmen apa yang harus Iran taati saya kasih contoh genjatan senjata Amerika dengan Huti di Yaman apa yang terjadi puti berjanji tidak akan menembaki kapal-kapal Amerika yang lewat di dekat di selat ee selat ee Laut Merah sekarang komitmennya Iran apa apakah akan berhenti menyerang Israel apakah akan berhenti mendanai proksi-proksinya yang ada di sekitar Israel hamas di Gaza Hesbola di Lebanon kuti di Yaman milisi-milisi Syiah di Irak dan Suriah kalau ditanya apa yang membuat saya tidak malu mendukung Israel karena justru menurut saya saat ini Israel adalah negara yang bisa menunjukkan bahwa ia menjadi sebuah negara yang betul-betul ingin berdamai dengan tetangga-tetangganya negara-negara Arab yang ada di sekitarnya 22 negara Arab dan Israel justru menghancurkan nuklir Iran dengan yang bisa atau saya katakan begini nuklir Iran ini bisa turut melenyapkan negara-negara Arab sekitar Israel jika ditembakkan ke Israel jadi sekarang ini semoga Iran tidak lagi ingin memperkaya nuklir untuk menjadi senjata agar Timur Tengah betul-betul tampil beda menjadi Timur Tengah yang lebih damai dan fokusnya kesejahteraan dan Iran juga harus bisa mengubah diri mau tetap rezim Iran silakan ideologinya aja yang diganti jangan lagi anti Israel hari ini atau kemarin ketika gencatan senjata dinyatakan apa yang terjadi di pusat kota Teheran di Palestine Square mereka berkumpul meneriakkan matilah Israel matilah Amerika apa gunanya Pak Karni gencatan senjata kalau masih ada narasi-narasi death to Amerika matilah Amerika matilah Israel jadi ini saja yang ingin saya sampaikan israel mau berdamai dengan semua bangsa dan apalagi Iran sejarahnya sudah panjang Pak kores Darius Ester itu semuanya di Persia daniel di Persia dan itu semuanya sejarah dunia hari raya Qores ada setiap tanggal 12 Oktober sejak resim Iran tidak lagi dirayakan jadi orangorang Yahudi enggak enggak anti enggak anti Iran loh karena apa karena ada di Alkitabnya orang Yahudi di Alkitab saya jadi demikian Pak Karni terima kasih baik pertanyaan saya sederhana Bu Monik ee Ibu tadi mengatakan di Israel ada doktrin ya doktrin bahwa kalau ada negara lain yang mengembangkan nuklir itu harus di usahkanlah tapi apakah kita lupa bahwa Israel sendiri punya nuklir punya bomat atau yang boleh punya nuklir itu hanya kelompok Israel kelompok Amerika atau dan lain-lain itu sementara yang dianggap musuh enggak boleh punya jawaban cepat saya adalah Israel tidak pernah meneriakkan slogan-slogan matilah Iran atau matilah Arab Saudi tidak pernah makanya enggak ada negara yang merasa terancam dengan adanya nuklir di Israel karena tujuan damai sementara Iran niat untuk memperkaya nuklir untuk memusnahkan Israel jargon-jargon from the river to the sea dari sungai Yordan sampai ke laut Mediterania itu ada bangsa Israel di tengah-tengah situ dan ini mau dilenyapkan bagaimana cara melenyapkan paling mudah tentu dengan satu bom nuklir kita ingat Hiroshima kita ingat Nagasaki lenyap kan kotanya israel ini kecil Pak 22.000 km² makanya Israel punya doktrin begin itu untuk mencegah terjadi pemusnahan massal seperti masa nah 6 juta orang Yahudi tewas jadi bukan karena Israel ingin jumawah kalau mau ngomongin jumlah ee nuklir Pakistan juga punya India juga punya Pak nah ini berantem juga nih berdua israel enggak menyerang siapapun dengan kepemilikan atau pengetahuan nuklirnya karena itu saya tambahkan Israel dalam operasi amkelafi atau singa bangkit ini Israel menyasar yang namanya ahli nuklir Iran ada 15 orang ahli nuklir Iran yang disasar oleh agen intelijen Mossad jadi enggak sembarangan orang tapi hanya ahli nuklir kalau sekarang mau dibilang Israel harus menghentikan program nuklir damainya bisa saja Badan Energi Atom Internasional boleh menginspeksi sehingga Badan Energi Atom nanti punya laporan seperti yang dilakukan oleh ee terhadap Iran demikian ya tapi ee gimana ya kalau kita kepengin benar-benar antiuklir harusnya sebuah negara tidak boleh punya nuklir tapi ini sebagian boleh sebagi yang enggak boleh dan nyatanya negara yang punya nuklir enggak usah dia pakai nuklir itu tapi negara lain pasti sudah takut sama negara yang punya nuklir itu problemnya yang saya lihat di di dunia ini tapi ya saya akan lanjutkan ke Muamad Husein Gaza jurnalis dan aktivis kemanusiaan [Tepuk tangan] baik ee selamat malam semuanya terima kasih Bang Karni sudah mengundang perkenalkan nama saya Muhammad Husein cuma diberi kenal Muhammad Husein Gaza karena memang saya tinggal di Gaza selama 13 tahun saya ke Gaza setelah kuliah jurnalistik dan dari Gaza saya membawa dua ijazah satu ijazah Islamic Law dari Universitas Islam Gaza satu lagi ijazah diploma dari Nafas Center yang jurusannya hanya ada di Gaza jurusannya Israeli Affairs urusan keisraelan jadi di situ saya mempelajari Israel dari semua dimensinya sejarah budaya politik sosial ekonomi finansial sampai sekarang saya bisa bahasa Israel bahasa Ibrani tapi insyaallah ijazahnya asli Mas ya ee enggak dari pasal pramuka baik ee kalau pertanyaannya adalah siapa yang menang antara Iran dan Israel ini saya setuju dengan Pak siapa tadi pak Irfan ya kalau Mbak Monik dengan segala halusinasinya kita enggak usah bahas lah ya cukup ee jadi gini bahkan seorang analis Yahudi yang original Yahudi bukan Yahudi-Yahudian seperti ini ya analisis Yahudi namanya itu Ai Yes Kharuf dari awal-awal 7 Oktober dia pernah mengatakan seperti ini apapun yang terjadi setelah 7 Oktober tidak akan mengubah fakta bahwa Israel telah kalah oleh Gaza itu lawan Gaza ya karena kekuatan sekelilas Israel yang di-backup oleh negara-negara Barat dengan segala teknologi intelijennya itu bisa kalah oleh kekuatan yang diblokade dimiskinkan dibuat lapar bertahun-tahun apalagi fakta Iran lawan Israel ketika saya mempelajari Israelivers itu ada satu mata kuliah yang judulnya Iran judulnya Iran memang khusus membahas masalah Iran situ di situ dijelaskan bagaimana Iran ini memiliki satu keunggulan dari geostrategik lokasinya yang tadi disebutkan luas sekali dan memang sulit dijangkau untuk perang darat gitu kan dan Israel memiliki dua prinsip yang ini enggak boleh ditinggalkan setiap kali mereka bertempur prinsip pertama dibilang Israel ini kalau perang pertama harus menjadi pihak yang memulai satu karena siapapun yang memulai dia punya inisiatif lebih besar kedua Israel kalau perang dia harus bertempur di medan musuh enggak boleh dia perang dalam Israel tuh karena karena secara geostrategis Israel ini lemah sekali lemah makanya tadi disampaikan oleh Pak Irfan juga ya mereka bisanya ngumpet digorong-gorong entar naik lagi gitu aja balik-balikan begitu gampang diakses gitu loh jadi seperti tikus bersembunyi digorong-gorong seperti kurang lebih nah maka dari itu ketika 7 Oktober terjadi dua prinsip itu itu direnggut oleh para pejuang Gaza pertama para pejuang Gaza yang memulai serangan balasan kedua perangnya di dalam wilayah Israel itulah kenapa Israel ini ngamuk sampai membantai 56.000 nyawa wah ini yang katanya tadi dibilang ee tentara yang tidak mentarget atau tidak brutal ya tadi kan kata Pak Irfan ee kebiadaban Israel ini sudah membuka hati dan mata dunia satu yang enggak terbuka ya ini mbak-mbak ini bagi dia 56.000 nyawa yang dibunuh itu itulah target yang memang harus dibunuh gitu loh israel enggak bersalah apapun apapun yang dilakukan gitu ya nah jadi kedua prinsip ini sudah direnggut dari Israel makanya mereka dengan segala bantuan dari Barat dari Eropa ini tidak bisa mengubah fakta bahwa mereka sudah kalah apalagi IR yang bicara menang kalah betul tidak selalu masalah korban tapi target dan output dari perang itu berkali-kali netanyuh ini berkar-kohar bahwa target kami dua gitu kan membuat proyek nuklir Iran ini hancur dan tidak bisa dilanjutkan dan menjatuhkan rezim dua-duanya gagal sama dengan yang di Gaza jangankan 12 hari lawan Iran di Gaza sudah 20 bulan 20 bulan dari awal kan apa targetnya mengatakan kami akan menghabisi perlawanan di Gaza satu dan kami akan menguasai Gaza dua atau mengembalikan tawanan Sandra dua-duanya enggak berhasil 20 bulan ya lawan milisi sekelas Hamas enggak bisa menang mimpi mau mengalahkan Iran gitu nah tapi gini gini penting untuk kita bahas sebetulnya kalau kita membahas konflik ee Iran Amerika melaw apa Israel duet dengan Amerika melawan Iran kita tidak bisa melepaskan apa motif di balik intervensi Amerika dalam proyek-proyek Israel kalau ee kita masih melihat Israel dan Amerika sebagai dua satuan yang terpisah ee atau dua proyek terpisah maka kita enggak akan bisa benar-benar menganalis menganalisa secara mendalam kalau saya boleh menggunakan ee ee diksi atau narasinya seorang profesor di bidang hubungan internasional di Esk University namanya Prof dr abdul Fattah Awaisi dia mengatakan bahwa Israel is not a state israel is a strategic western colonial crusader project israel itu adalah proyek kolonial salibisat strategis jadi kita enggak bisa melihat Israel itu sebagai sebuah negara terpisah dengan Barat dan para pemimpin barat ini adalah orang-orang yang sangat terbuka masalah itu mereka enggak pernah menyembunyikan contohnya misalnya kita melihat statemennya eh eh Mario apa namanya Aznar atau Jose Maria Aznar berd menteri Spanyol tahun 2010 dia mengatakan di depan koleganya dia bilang gini support Israel because if Israel goes down we all go down para petinggi Eropa kita harus dukung Israel karena kalau Israel ini collapse kita semua collaps Atau kita lihatlah statemannya Joe Biden ketika berkali-kali mengulang dia mengatakan “If there was not Israel United States of America should atau would have to invent one.” Kalau Israel itu enggak ada maka Amerika ini wajib pendidikannya karena itulah yang menjaga kepentingan Barat di sana itulah kenapa Israel ini di mata Eropa dan Barat itu bukan semata-mata state karena memang dia bukan state dia bukan sebuah negara yang muncul secara natural seperti Indonesia misalnya indonesia ini negara natural sudah ada bangsanya sudah ada bahasanya sudah ada areanya hanya perlu proklamasi kalau Israel ini kan tanaman proyek tanaman dia bukan bukan orang Arab makanya makanya tidak dikatakan negara Arab atau dia bukan juga negara muslim makanya dibuatlah diksi Timur Tengah Middle East itu kan buatan Inggris juga untuk mengangkat award kecanggungan biar ya mereka bisa menyebut dengan suka suka hati itu yang dipahami oleh Barat jadi itulah kenapa ketika Gaza melawan Israel ketika Israel hampir kolleb oleh kekalahan serangan 7 Oktober yang panikkan Barat Amerika Inggris Prancis Jerman Kanada Australia Itali Spanyol berbondong-bondong men-supplai Israel dengan teknologi militernya dengan logistiknya dengan bantuan-bantuan militernya bahkan pasukannya diturunkan ke Gaza apa hubungan mereka dengan Israel ya bukan semata-mata hubungan diplomatik tapi sekali lagi Israel adalah proyek kolonial Barat yang sengaja sengaja ditanam untuk apa untuk menjaga hegemoni Barat dan terakhir kalau kita membaca literasi-literasi para ee analis atau para ahli sejarawan nah ini juga jadi bahan bacaan ya buat ee mbak-mbak yang di situ tahun 1996 Samuel Philip Huntington menulis bukunya yang berjudul Clash of Civilizations bahwa hari ini itu kita sudah tidak bicara benturan dua negara ini benturan peradaban israel itu adalah mewakili peradaban Barat sementara ee ee Iran itu mewakili peradaban Persia dan ini sebetulnya permusuhan bukan permusuhan baru dari dulu kalau kita lihat sejarah tarik ribuan tahun yang lalu selalu ini adalah konflik antara dua kekuatan kekuatan laut dan kekuatan darat kekuatan laut diwakili oleh Romawi kekuatan darat oleh Persia yang sekarang dimodernisasi kekuatan laut bentuk modernnya adalah Amerika dan Israel kekuatan darat ya blok ee Iran dan ee apa namanya koleganya seperti itu jadi kita melihat masalah geopolitik tidak bisa dipisah-pisah per negara hari ini tapi harus melihat lebih komprehensif karena sangat terikat sekali kapan ini berakhir ya seperti yang disampaikan Pak Irfan juga ee ya ini berakhir ketika tujuan ideologis atau paling tidak tujuan ee dominasi dan hegemoni itu selesai ya maka dari itu ini terakhir lagi ya mohon maaf ya ee sekarang ada satu kajian judulnya ee dunia menuju multipolar selama ini kan hanya unipolar atau dpolar polar ketika perang dingin Uni Soviet dan Amerika berubah jadi e eh unipolar ya dikosai oleh Barat sekarang setelah melihat kegagalan Israel yang disupport disuplly oleh Barat tidak mampu menghabisi Gaza selama 20 tahun bahkan mereka menyerang Iran juga enggak sanggup dunia mulai berpikir ternyata Amerika enggak sekuat itu ternyata blockb itu blokb itu enggak sekuat itu mulailah masing-masing negara ini mencari alternatif bisa jadi polar-polar itu muncul dari kawasan-kawasan mereka itu kurang lebih dari saya asalamualaikum baik eh ada pertanyaan ya kenapa Amerika begitu sulitnya menahan Israel untuk melakukan serangan misalnya apakah betul Amerika itu ekonomi dan finance-nya tergantung kepada Yahudi sebetulnya ini jawabannya Bang Karni beberapa faktor di antara tadi faktor pertama memang Israel itu adalah eh kalau bahasanya AAV Schlim itu sejarawan Yahudi yang menyebutnya eh eh frontier state atau negara yang ditanam oleh Barat di ujung perbatasan hegemoni mereka jadi itu ikatan ikatan ikatan satu kenapa Israel itu harus terus di di-back up oleh Amerika karena memang itu adalah perokilan dia faktor lainnya memang betul yang memegang kendali ekonomi tidak hanya Amerika sebetulnya dunia ya memang ya tiga keluarga Yahudi itu Roschield kemudian Morgan kemudian Rockefeller jadi wajar kalau jangankan negara-negara lain Amerika pun pada akhirnya mereka juga sedang disetir dan sedang dalam ketiaknya tiga keluarga besar Yahudi yang menguasai ekonomi dunia hari ini seperti itu Bang ya saya rapat pada ee Presiden pertama Palestina pada 1996 benyamin Nataniau terpilih jadi Perdana Menteri ketika itu dia mengatakan satu hal bahwa Israel itu bukan negara yang tujuannya berdamai perdamaian karena dia itu memang ingin berdamai dengan Yordania dengan Mesir tapi tidak dengan Palestina kata Yas Arafat saya sedikit sedikit mengomentari ini Abang ya ini ada satu statement dari David bin Gurion Perdana Menteri Israel pertama ketika ditanya oleh wartawan “Pak David kami melihat ini kok perbatasan Israel kok dari hari ke hari semakin meluas semakin melebar mencapek wilayah-wilayah Palestina.” Apa jawaban David Ben Gurion ketika ditanya “Sebetulnya di mana sih batas wilayah kekuasaan Israel?” Jawaban dia apa as long as our soldier can reach sejauh yang bisa dijangkau oleh tentara kami jadi kalau nanti tentara mereka bisa menjangkau Yordan Suriah ya itu jadi kogosan mereka bahkan kalau tidak kalau memungkinkan mencapai ke Indonesia tentara mereka kita dijajah dan ketika kita dijajah ya Mbak-mbak ini akan jadi agennya orang Israel gitu loh mengkhianati Indonesia nauzubillah baik pemirsa kita istirahat sejenak [Tepuk tangan] [Musik] pemirsa kita lanjutkan diskusi kita sekarang giliran direktur eksekutif jaringan moderat Indonesia Islah Baharawi baik terima kasih nih kapan-kapan pindah lagi ke bawah nih dingin banget enggak nyangka saya minggu depan sudah dibawa ah itu keren ini saya keenam kalinya di ELC bisa cari narsum lain enggak sih eh begini kalau saya mungkin karena sudah banyak dibahas oleh Mbak Monik oleh Mas Irfan Kang Irfan dan eh Mas Husan Gaza ya em jadi yang paling saya membuat apa ya sangat konsern dalam perang antara em Iran dan Israel ini ketika agama itu menjadi alat legitimasi memang Mbak Munik tidak mau masuk ke ranah itu tapi berkali-kali nyetir Alkitab maka perang kejahatan apapun dilakukan oleh siapapun ketika dilegitimasi dengan bumbu-bumbu agama maka semua kejahatan akan terlihat terhormat dan apapun yang dilakukan oleh pihak yang didukung atas nama agama juga semua akan disanjung dan dibenarkan baik itu yang mendukung Iran atau yang mendukung Israel kalau dia menggunakan sitiran kitab-kitab suci apalagi tadi Kang Irfan sudah bilang bahwa ini soal mesianic belief kedua pihak dan sebagainya tinjauan-tinjauan seperti ini sama persis seperti sejarah bagaimana konflik dan ceceran darah berlapis-lapis yang terjadi di Yerusalem simon Scurori the autobiography of Jerusalem atau di dalam Islam itu di dalam Arab itu disebut sebagai Baitul Maqdis mulai dari zaman Titus Vespasian sampai sekelas Ras Putin khalifah pertama di dalam Bani Abbasiyah Assofah namanya sudah menumpahkan darah berceceran darah sehingga Yerusalem itu disebut sebagai kota yang dibangun dari reruntuhan puing-puing perang selama berabad-abad ribuan tahun dan hampir semuanya perang dan pelanggaran kemanusiaan yang terjadi di sana kita bicara di sana atas nama keyakinan-keyakinan teologis semuanya nah ini ini adalah gambaran bahwa tidak boleh aksi-aksi dehumanisme itu kemudian dilegitimasi oleh sitiran ayat-ayat atau atas nama agama apapun karena kita meyakini semua manusia apapun agamanya apapun sukunya diciptakan oleh Tuhan yang sama jadi jangan pernah punya anggapan bahwa Tuhan memerintahkan manusia menciptakan manusia dan memerintahkan manusia untuk memberikan kebebasan membunuh orang lain agama apapun selalu mengajarkan kasih cinta dan kedamaian itu yang harus kita yakini kalau kemudian ada manusia berperang itu karena persoalan politik persoalan kekuasaan ekspansi kekuasaan saya mungkin enggak apa-apa saya siap untuk menjadi satu-satunya yang mengatakan perang salib pun banyak orang mengatakan itu perangnya Islam dan Kristen menurut saya what the hell was that itu perangnya orang Eropa dan orang Arab yang sama-sama ingin melakukan ekspansi kekuasaan termasuk juga Muhammad Alfatih menaklukkan Konstantinopel dibilang ini adalah kebangkitan Islam yang kemudian menjadi Istanbul hari ini yang kemudian dihubungkan oleh jembatan Bosforus yang akhirnya menjadi negara Turki dan semuanya bisa diislamkan bukan itu ekspansi politik sama seperti kekaisaran Otoman melakukan serangan ke bangsa Armenia dihajar habis-habiskan dan sama juga seperti kekuasaan politik Islam di Andalus mulai dari Semenanjung Iberia sampai ke Tulus di Prancis sana menguasai Eropa setelah politik Islam tersungkur di Eropa apa yang terjadi kekalahan perang kemudian membuat orang Islam dibaptis paksa memegang Al-Qur’an sambil dibaptis sambil menangis orang-orang yang menolak menjadi orang-orang Kristen di sana kemudian disalib atas nama agama semua kejahatan terlihat terhormat ini berlaku kepada dua pihak mau Iran mau Israel silakan berperang dengan motivasi politik dengan motivasi apapun tapi jangan pernah masukkan agama ayat-ayat suci Alkitab Taurat dan sebagainya jangan masukkan ke situ karena apa yang menjadi korban adalah peradaban manusia dan ini bukan hanya terjadi hari ini semua perang-perang pembantaian termasuk juga pembantaian Sayidina Husein di Karbala dan sebagainya itu kan sebenarnya atas nama kepentingan politik termasuk orang yang hari ini mengkafir-kafirkan Syiah sebelumnya saya bukan Syiah tapi gara-gara ngomong begini saya sering dituduh Syiah saya ini Islam aja enggak usah dibagi-bagi dalam sekte meskipun saya NU ya tapi jangan kemudian aksi-aksi pembantaian terhadap orang lain pembunuhan orang lain baik secara masif atau secara personal jangan kemudian dilegitimasi dengan berbagai sitiran seolah-olah itu perintah Tuhan itu bukan perintah Tuhan itu perintah ambisinya sendiri dan perang Iran dan Israel hari ini adalah tanggung renteng dari produk-produk kolonial ini produk-produk kolonial semua tanah orang lain diputuskan oleh orang lain untuk dibagi-bagi dan hari ini semua berkecamuk tuh perang India dan Pakistan itu juga produk kolonial itu karena dibagi-bagi oleh penjajah termasuk juga apa yang terjadi di Israel dan berbagai tanah Arab di Timur Tengah ini ini kan hasil perjanjian Syek Pico setelah itu Arthur Belver setelah itu kemudian berusaha dinralisir oleh Abraham Akor dan sebagainya sudah terlambat permusuhan itu sudah menjadi residu dan mengekstraksi di banyak orang karena apa karena dibawa ke dalam ranah teologis dan itu banyak terjadi termasuk juga the army of Christ di Amerika Kuklx Clan di Amerika termasuk juga Hindu Supremasis Hinduta Sivsena Asinwiratu yang mengatasnamakan Buddha di Myanmar semua sama di Indonesia juga banyak kelompok-kelompok teror yang mengatasnamakan agama seolah-olah dia dihalalkan oleh Tuhan untuk membinasakan orang lain judulnya Iran Israel siapa pemenangnya dalam perang enggak ada yang menang jangan pernah berharap ada kesimpulan benar dan salah dari satu perang yang ada adalah jumlah kematian dan serdadu yang terpaksa tersungkur ernis Hemingway yang bicara begitu hah Aren juga begitu guru-guru saya di Amerika hampir semuanya orang Yahudi mengajarkan saya apa mengajarkan saya tentang filsafat dan sejarah Islam ada orang Arab juga yang mengajarkan itu dan semuanya berkesimpulan yang sama tidak ada yang bisa dibenarkan dari Holocaust tidak ada tapi jangan juga membenarkan pembantaian orang-orang di Gaza ini soal kemanusiaan enggak ada hubungannya sama agama karena kemanusiaan itu alinsaniah qobla tadayyun kemanusiaan itu beyond dari semua agama orang sebelum mengenal agama menjadi manusia dulu makanya saya bilang di awal tadi semua manusia apapun sukunya apapun agamanya diciptakan oleh Tuhan yang sama qul huallahu ahad tuhan itu hanya satu dari Abrahamik keyakinan-keyakinan itu maka kemudian untuk apa kita kemudian menyitir-nyitir segala macam dengan keyakinan-keyakinan teologis maka kemudian silakan berperang dalam konteks silakan berperang tapi jangan bawa agama karena apa agama kemudian belakangan ini menjadi tidak populer muncul islamofobik dan sebagainya karena apa orang melakukan kekerasan atas nama agama orang-orang Rohingya terusir dari tanahnya sendiri kampungnya dibakar orang-orang yang tersisa masih dibunuh atas nama Buddha padahal semua agama itu pasifisme basisnya mengajarkan rasa tawadu rasa rendah hati dan sebagainya pembantaian di Gaza saya membela Palestina bukan karena Islam karena di Palestina ada orang Kristen juga kalau hari ini saya membela Iran misalnya bukan karena Iran itu Syiah bukan karena dia itu Islam tapi di Iran juga ada orang Yahudi dan sinagog saya pernah hadir ke sinagog saya berceramah di sinagog termasuk sinagog yang di Manado itu yang saya bawakan itu adalah tentang bagaimana kebangkitan rasa kemanusiaan itu tid sekat no boundaries enggak ada enggak ada batas itu nah maka oleh karena itu kepada kawan-kawan sekalian nanti soal tinjauan masing-masing ada Prof hikmah itu nanti ditinjau secara geopolitik dan sebagainya tapi yang ingin saya tekankan di sini jangan pernah kita terjebak keberpihakan dalam perang mau menang mau kalah korbannya adalah kemanusiaan nah ini ini adalah gambaran kalau saya hanya seputaran itu berusaha menarik perspektif dari situ karena kalau yang kita lihat adalah para pendukung Israel sekalipun dari kawan-kawan saya Kristen ketika saya tanya “Ya itu adalah tanah yang dijanjikan oleh Alkitab.” Oh come on don’t bring your holy book into the war jangan dong seolah-olah kitab suci itu mengajarkan orang untuk boleh membinasakan orang atas nama ayat-ayat dari Tuhan enggak ada itu DNA-nya agama siapapun apapun agamanya DNA-nya itu adalah cinta kasih dan kedamaian kalau agama meninggalkan tiga faktor penting itu agama orang enggak akan tertarik orang lebih tertarik kepada Stephen Hawking kepada Richard Dawkins mereka lebih percaya bahwa alam semesta ini karena mekanika quantum itu yang lebih populer kenapa karena ketika melihat orang tentang sisi agama kalau saya masuk ke dalam ranah agama saya akan diajarkan untuk membenci dan gelisah oleh keyakinan orang lain makanya kemudian Nitse memilih Zartustra dan kemudian berkata bahwa Tuhan itu sebenarnya enggak ada diciptakan oleh manusia sebagai alat penakut di dalam otaknya sendiri jangan sampai kita semua punya kesimpulan yang sama tentang konsep teologis itu hanya karena perilaku manusia-manusia yang gagal menterjemahkan agama nah perang Iran dan Israel ini adalah perang politik nah ini ini adalah gambaran mudah-mudahan perang ini segera selesai dan mudah-mudahan juga tidak ada nuklir semua segala macam di tangan siapapun ketika dalam kepepet bos itu jadi senjata mau Iran mau Israel semua dalam keadaan kepepet orang akan mengambil senjata pamungkasnya Pakistan dan India karena tidak berlanjut aja kalau enggak mereka sudah saling tembak itu dengan nuklirnya masing-masing dan ini semua adalah termasuk KKB Papua ini adalah hasil perjanjian kolonial tanah orang lain dibagi-bagi oleh penjajah coba dan warisannya hari ini menjadi malapetaka yang berlapis-lapis di Afrika juga sengketa soal tapal batas soal tata batas wilayah negara itu juga banyak terjadi karena apa karena tanah orang dibagi oleh orang lain coba dan Inggris ketika itu menjadi kekaisaran tertinggi di dunia ini dan paling kuat nah ini ini adalah gambaran bahwa kita tidak boleh lagi terikat oleh legasi-legesi masa lalu yang kita harus kita jaga adalah peradaban manusia bahwa peradaban manusia itu berjalan dengan logikanya sendiri agama juga menjadi pengawas dari sisi moralnya beragama tanpa moral percuma percuma kalau tanpa akhlak dan adab percuma makanya saya sering katakan di berbagai kesempatan Islam agama saya ini memberikan DNA kepada Islam itu Allah dan nabi saya Nabi Muhammad itu memberikan DNA Islam itu adalah rahmat dan akhlak no more or less enggak ada politik-politikan itu kalau ada orang beragama berpolitik ya silakan aja tapi jangan pernah bawa agama itu untuk mengatasnamakan kepentingan politik makanya saya juga agak protes tuh kepada Ali Hamini dia menyitirkan dalam perang ini ada beberapa pidatonya saya lihat menyitir juga berbagai ayat dan sebagainya oh come on dude a lot of things you did that jadi jangan jangan dilegitimasi pembantaian orang lain itu dengan berbagai keyakinan-keyakinan teologis seolah-olah Tuhan itu kejam banget gitu makasih baik islahwi enggak sia-sia jadi jaringan moderat Indonesia sekarang saya minta dari Sekjen Partai Gelora Pak Sidik baik ee makasih Bang Karni saya mau berangkat dari perspektif yang sangat mendasar yang baru saja dipaparkan oleh Gus Islah bahwa ketika kita kembali kepada nilai-nilai dasar agama 100% kita harus setuju dengan apa yang disampaikan oleh Gus Islam bahkan dalam konteks komunitas muslim Nasrani atau Yahudi kan kita juga punya satu terminologi yang disebut dengan kalimatun sawa ya karena kita ini anak cucu Ibrahim atau Abraham oleh karena itu saya tidak heran sebenarnya ketika di kota-kota besar Amerika di kota-kota besar Eropa banyak rabi-rabi Yahudi pemeluk Yahudi Ortodoks ee pastor pendeta penganut Nasrani ee yang konservatif ikut turun menyuarakan penolakan terhadap pembantaian sesama umat manusia yang terjadi di Gaza karena memang di sinilah moral dasar agama jadi saya sepakat dan saya kira kalau kita bisa menjadikan itu frame kita di dalam mendiskusikan tema-tema geopolitik ini saya kira panas di sana akan tetap adem di sini gitu Gus ya yang kedua saya sepakat bahwa segala macam konflik termasuk perang yang kita saksikan dan kita berupaya menghindari tentu saja ini semuanya adalah peristiwa politik peristiwa politik bahwa kemudian ada yang melakukan packaging dengan agama ya tentu saja punya motif dan tujuannya masing-masing tetapi sebagai peristiwa politik dan dalam konteks isu Israel dengan Palestina Israel dengan Iran sekarang ini konfliknya maka kita harus membalikkan memori kita pada tanggal 14 Mei 1948 ketika terjadi satu peristiwa politik sangat penting yaitu deklarasi pembentukan negara Israel di tanah Palestina itu adalah peristiwa politik karena peristiwa itu didasari oleh tadi Gus Israel sudah menyampaikan ada agreement saya speak ada deklarasi Balford ya ada resolusi 181 PBB tahun 7 yang membagi wilayah atau tanah Palestina itu untuk orang-orang Jwis dan orang-orang Arab lalu kemudian Yerusalem di bawah yuridiksi internasional itu yang kemudian melahirkan peristiwa politik 14 Mei 1948 berdirinya negara Israel yang sebelumnya tidak pernah ada dan itu juga yang kemudian memicu esok harinya terjadinya perang Arab Israel yang pertama tahun 8 itu juga peristiwa politik nah Saudara sekalian jadi kalau sekarang Israel sedang berperang dengan Iran walaupun sudah diserukan kecatat senjata oleh Presiden Trump tapi dua-duanya kelihatannya setengah hati mematuhinya begitu ya ini adalah lagi-lagi peristiwa politik dan kita baru bisa mendapatkan jalan lebih mudah memahami dan mencari solusinya kalau kita perkuat perspektif politik dan geopolitiknya saya kira nanti Gus Isisla bisa elaborasi ya dalam beberapa tahun terakhir ini kan perbincangan tentang perspektif nubuat akhir zaman ini kan kuat sekali baik di masyarakat muslim di masyarakat Nasrani termasuk di masyarakat Yahudi kuat sekali apa yang disebut dengan perang akhir zaman armagedon ini kan sudah jadi diksi tiga komunitas besar agama dunia ini saya khawatir kalau ini terus menguasai pikiran kita jangan-jangan semua kita ini berpikir deterministik lalu sama-sama bareng-bareng bergerak bersama menuju jurang kehancuran manusia kenapa karena ketika kita berbicara perang dunia ketiga atau whatever lah kita sebut armagedon kita sebut sebagai perang Kubro yang terakhir secara saintifik secara ilmiah itu kan itu terjadi dengan dua tesis yang pertama perang dunia ketiga ini adalah perang yang melibatkan the great powers dan kalau kita bicara The Great Powers itu siapa di Amerika Rusia China dan tiga-tiganya ini punya nuklir dan yang kedua perang dunia ketiga ini adalah perang yang akan melibatkan senjata nuklir artinya perspektif agama yang sangat kuat dan dominan ini pikiran saya ya jangan-jangan tanpa sadar ini sedang menggiring kita untuk semakin dekat pada apa yang menjadi malapetaka kehancuran umat manusia makanya kemarin saya ditanya bagaimana peluang terjadinya perang dunia ketiga saya katakan masih jauh saya mengatakan itu bukan karena saya punya data lalu saya harus menyimpulkan bahwa memang masih jauh tetapi setidaknya saya ingin mengatakan bahwa sebagai manusia kita harus meletakkan visi perang dunia ketiga ini harus masih jauh agar kita punya ruang untuk kemudian memperbesar titik temu-titik temu dari segala macam perbedaan dan konflik saudara sekalian kalau kita bicara Palestina Palestina itu bukan tanah satu agama bukan tanah satu jenis manusia tidak dalam sejarah modern Palestina itu ya tanah orang-orang yang beragama Islam tanah orang-orang yang beragama Nasrani juga tanah orang-orang yang beragama Yahudi dan mereka pernah hidup bersama bertahun-tahun bukan puluhan tahun ratusan tahun pertanyaannya apakah itu tidak mungkin kita capai kembali sangat mungkin dengan cara apa kita mendudukkan kembali semua kepentingan politik itu di atas dasar di atas platform kepentingan kemanusiaan yang lebih besar nah itu yang harus kita tanya sekarang misalnya begini secara politik kita bicara to state solution dan ini kan political position pemerintah Indonesia Prof ya kita harus tanya apakah di pihak Israel pemerintahnya atau spesifik lagi apakah dalam pandangan Presiden Netanyahu sekarang ini Perdana Menteri Netanyahu dia masih mempercayai to solution atau tidak that’s a very important question lalu Hamas kita tanya apakah Hamas mau menerima konsep to state solution mengikuti jejak negara-negara Arab di sekitarnya dan setahu saya sejak tahun 2 peristiwa Arab Summit ketika PLU menerima konsep to state solution sampai sekarang belum pernah ada pembicaraan yang konstruktif mengenai to state solution itu lalu yang lain misalnya soal nuklir yang disampaikan Mbak Monik ini menarik menarik untuk dikritisi tadi kan Mbak Monik mengatakan Israel pemerintahnya mengambil keputusan menyerang Iran dengan menarik Amerika untuk menghancurkan instalasi nuklirnya yang diduga bisa dikembangkan menjadi persenjataan nuklir dan itu dilakukan untuk mencegah pemusnahan massal manusia gitu ya tadi kalimat Bik begitu mencegah pemusnahan masal manusia kalau itu sikap yang genuin saya angkat topi dengan pemerintah Israel secara moral punya komitmen untuk mencegah terjadinya tragedi kemanusiaan ketika nuklir dijadikan senjata untuk membunuh manusia dalam jumlah besar tapi pertanyaan saya apakah Israel tidak punya senjata nuklir kita mungkin ingat di bulan Oktober 1986 ada seorang ilmuwan nuklir Yahudi yaitu Merde Chaevanunu yang bekerja di pusat riset nuklir Israel yang sangat rahasia di Guru Nejjeev di mana dia kemudian membeberkan rahasianya kepada The Sunday Times di London yang mengatakan bahwa Israel pemerintahnya mengembangkan riset senjata nuklir dan berhasil memperkaya uranium yang kemudian dikembangkan menjadi persenjataan nuklir dan pada tahun 6 The Sunday Times menyimpulkan walaupun saya tidak percaya karena terlalu besar jumlahnya pada saat itu Israel pemerintahnya telah memiliki kurang lebih 200 hulu ledak nuklir mungkin terlalu bombastis karena sekarang ini sejumlah kalangan mengatakan Israel itu dipercaya punya minimal 60 hulu ledak nuklir jadi kalau Israel ternyata memiliki senjata nuklir dan memang di luar lima negara yang memiliki senjata nuklir versi NPT kan ada empat negara lain yang juga punya karena mengembangkan nuklir ada Korea Utara ada India tadi sudah disebut ada Pakistan dan ada Israel secara moral secara politik di mana kredibilitas di mana otoritas Israel untuk menghancurkan Iran karena jangan sampai kemampuan nuklirnya sekarang digunakan untuk menghancurkan umat manusia sementara Israel adalah negara yang telah mengembangkan nuklir dan tidak pernah tunduk pada NPT pada rezim NPT itu yang pertama saya persilakan kalau nanti mau dibantah kalau Israel ini sudah punya senjata nuklir yang kedua kalau tujuan Israel itu mengundang Amerika menyerang tiga instalasi nuklir di pengayaan uranium di e Iran untuk mencegah tragedi kemanusiaan pembunuhan massal yang ingin saya tanyakan bagaimana kita menafsirkan pembohoman secara sistematik terang-terangan yang dilakukan tentara Israel pemerintah Israel di Gaza selama lebih dari 1 tahun dan telah membunuh lebih dari 100.000 orang sipil dan sampai sekarang masih berlangsung jangan-jangan sebentar lagi akan dipakai bom sejenis atau cucunya nuklir barangkali untuk menghabisi sisa masyarakat sipil di Gaza bagaimana kita menafsirkan ini apakah cukup kredibel kita mengatakan Israel punya hak mencegah nuklir digunakan untuk menciptakan kehancuran kolektif manusia nah Saudara-saudara sekalian jadi lagi-lagi ini peristiwa politik sehingga saya lebih tertarik untuk bukan menjawab siapa yang menang dan kalah tapi bagaimana kita memahami peristiwa politik serangan Israel dan Amerika terhadap Iran bagaimana kita memahaminya secara politik kalau kita merunut pada satu abad sebelumnya kesimpulannya sederhana sebenarnya secara politik Israel ingin menuntaskan ambisinya target politiknya memperkokoh dominasi regionalnya itu saja kenapa karena kehadiran negara Israel sejak tahun 8 itu akan tetap eksis dan bisa terus berkembang manakala semua kekuatan yang dipersepsi sebagai ancaman politiknya itu bisa dilemahkan dan satu persatu kan sudah rezim di Suriah sudah berganti kan dan para pendukung rezim Suriah sekarang ini itu ngeri Gusislah karena narasi Sunni dengan Syiahnya itu wah sampai ada yang alhamdulillah Israel menyerang Iran itu artinya kemenangan Sunni atas Syiah aduh ngeri ya makanya yang disampaikan Guslin ini sangat penting lalu Hizbullah misalnya proksinya Iran kan sudah hancur huti ya secara militer kapasitasnya kecil ya paling ganggu di perairan itu saja tinggal Iran jadi kalau Iran dilemahkan secara militer dan juga secara politik maka dominasi Israel negara Israel di kawasan itu menjadi semakin kuat dan artinya tidak akan ada lagi hambatan kendala bagi pemerintahan zonis Israel untuk melanjutkan semua target-target impian mereka membangun mewujudkan Israel Raya yang disampaikan oleh Mas Husein tadi ya apa batas negara Israel ya sejauh pandangan mata militernya ya dan pandangan mata militer sekarang kan ya sudah pandangan satelit bisa lebih jauh nah jadi saudara sekalian saya pikir kita setuju ini kita pahami sebagai peristiwa politik dan ada tren yang perlu kita syukuri bahwa ada gap yang semakin besar antara sikap masyarakat dunia terutama di Barat dengan sikap pemerintahan negara-negara mereka di Barat ya jadi ini juga satu tren yang saya kira menarik dan ini apa memantik kesadaran kita bahwa memang kesadaran kolektif tentang humanisme ini semakin kuat ya mereka membela warga sipil di Gaza itu bukan karena muslim tapi karena mereka sedang dianiaya oleh manusia yang lain yang sangat arogan menggunakan kekuasaan dan senjatanya jadi saya kira itu pesan yang sangat penting dan ke depan ya kita harus pastikan inilah perspektif yang harus terus kita kembangkan begitu Bang Kani makasih baik cuma tadi ada disinggung juga dari istilah sebelumnya bahwa agama itu enggak bisa dipakai untuk membenarkan politik mahatma Gadi pernah mengatakan bahwa orang yang mengatakan bahwa politik itu tidak ada hubungan dengan agama itu orang yang tidak mengerti agama kata Matadi ini bukan membaca Gus Isla tapi menambahin aja W ada pendapat lain datang itu sekarang saya persilakan Prof ikmanto Juana terima kasih Bang Karni ini menarik sekali nih ee temanya Israel melawan Iran siapa pemenangnya gitu kan tadi kalau dengar di awal-awal itu Mas Irfan bilang Iran 2-0 giliran Mbak Monik yang ngomong Israel yang menang berapa kosong Mbak enggak ada skor enggak ada skor jadi gini Bang Karni kalau saya melihat seperti ini terus terang kalau misalnya kita lihat di televisi misalnya di Iran itu dirayakan bahwa Iranlah yang menang tapi di Israel juga mengatakan bahwa kami yang menang iya kan nah saya jadi ingat profesi kita nih Bang Karni sebagai lawyer ya prinsipnya kan Majuta Gentar membela siapa bang Karni yang bayar jangan bilang yang bayar Bang Karni saya nih repot nih kalau dibilang yang bayar nih seolah-olah saya tidak mengedukasi mahasiswa saya ya kan karena kita kan waktu dulu di Fakultas Hukum diajarkan bukan cara membuat surat tagihan nah itu kan membayar tapi surat kuasa jadi prinsip kita adalah maju tak gentar membela yang memberi surat kuasa nah itu dia nah jadi pasti kalau misalnya dua advokat berhadapan masing-masing bilang sayalah yang benar enggak mungkin saya bilang saya yang benar lalu yang sebelah sana bilang “Iya saya membela yang salah.” Enggak mungkin dua-duanya benar tapi kita ingat kalau di pengadilan ada pihak ketiga yang namanya hakim yang harus memutus kalau itu benar Maju tak gentar membela yang benar kalau advokat Maju tak gentar membela yang memberi kuasa ada yang bilang “Tapi kan bayar juga.” Iya tapi enggak usah keras-keras bayar juga itu kan bisa definisinya tiga bayar dengan uang bayar dengan 3M atau 3T makasih makasih thank you thank you atau bayar dengan pahala ah itu padamu ilahi bisa bayar itu tapi kan hakim yang memutus permasalahannya adalah dalam konteks masyarakat internasional tidak ada hakim yang memutus siapa yang menang siapa yang kalah itu permasalahannya itu yang pertama jadi boleh masing-masing mengatakan bahwa saya menang saya menang tapi yang saya pahami kalau di dalam suatu perang tentara itu menang itu kalau tujuan di objektif untuk masuk dalam perang terpenuhi terselesaikan pertanyaan kita perdana menterinya tanahu pasca serangan ke Iran apa sih yang disampaikan kalau saya membaca itu ada dua hal bahwa memang betul dugaan senjata nuklir fasilitas-fasilitasnya itu di serang kedua ilmuwan-ilmuwan Israel eh maaf Iran terkait dengan nuklir itu terbunuh dan yang ketiga pemimpin gada revolusi Iran itu ditembak mati itu konteks bahwa senjata nuklir karena pengembangan senjata nuklir pasti ada site-nya ada tempatnya lalu kemudian bicara tentang siapa yang bisa mengembangkan ini kalau bukan ilmuwannya dan siapa yang bisa mungkin authorize ini adalah pimpinannya sama perdana menteri Netanyahu juga bilang kalau misalnya Israel menang di Gaza itu kan saya selalu bilang tiga satu dibebaskan Sandra kedua petinggi-petinggi Hamas harus mati atau ditangkap ketiga Gaza dikuasai gaza dikuasai artinya dikosongkan dikosongkan artinya apa ya seperti sekarang ini dihabisi yang masyarakat dunia dari sisi kemanusiaan menganggap bahwa ini merupakan genosida untuk bisa menguasai Gaza nah saya melihat dalam pidato perdana Netanyahu setelah serangan itu satu terkait dengan kemampuan Iran memiliki senjata nuklir kedua ah ini saya beda sama Mbak Monik mungkin dalam bacaan saya di salah satu paragraf dia mengatakan “Sekarang waktunya wahai rakyat Teheran kami ini tidak berperang dengan Anda sekarang masanya Anda mendapatkan pembebasan.” Ujungnya apa resim change perubahan rezim dan tanggal 15 Juni ada berita-berita yang menyebutkan bahwa Trump bilang sama Netanyahu “Jangan serang pimpinan tertinggi dari Iran.” Bapak Ibu dan Saudara-saudara sekalian Iran dulu mungkin ada hari ini ada mungkin 100 tahun yang akan datang ada tetapi Iran bisa berbaikan dengan Israel atau tidak berbaikan dengan Israel tergantung dari rezeki tadi Mbak Monik cerita sebelum tahun ‘9 memang hubungan Iran sebagai negara dengan Israel terjalin baik dengan Amerika Serikat iya karena pemimpinnya adalah Reza Pahlevi yang kemarin putranya di Prancis tempat pengasingan sudah membuat konferensi pers ya akan mengambil seolah-olah kekuasaan dari Irak dari Ali Khami jadi yang kita harus lihat itu adalah rezim cin ini itu juga yang menjadi target dari perdana menteri netanyahu sementara dari sisi Iran apa sih objektif dari perang melawan Israel ini bukan untuk mempertahankan senjata nuklir yang diduga ada karena menurut Menteri Luar Negeri Iran dikatakan bahwa kami ini anggota dari nonproliferation treatity yang sudah dibahas IAEA sebagai pengawas nuklir internasional sudah melakukan pengecekan kalau misalnya ada dugaan-dugaan jangan-jangan seperti Presiden Bush Junior yang mengatakan bahwa di Irak ada mass weapon of destruction itu MWD membentuk koalisi internasional multinasional masuk ke Irak sampai menurunkan Saddam Husein rezim change tapi sampai selesai MWD-nya tidak ditemukan tidak ada jadi pertanyaan kita benar enggak sih yang menjadi dugaan dari Israel dari Amerika Serikat atau sebenarnya yang diintensikan oleh Israel bahkan juga Amerika Serikat adalah bagaimana merubah pemerintahan nah kita lihat di Iran pertanyaannya pemerintahan berubah atau tidak tidak justru rakyatnya solid mungkin di situ Presiden Trump juga mundur juga bukannya rakyat Iran malah menginginkan pemerintahan yang ada diturunkan tetapi justru solid untuk mendukung di belakangnya yang repot justru Presiden Trump karena di negaranya didemo bahkan ada keinginan dari beberapa anggota kongres untuk melakukan impeachment itu yang saya melihat bahwa Presiden Trump yang tadinya ada di belakang Israel membantu untuk menghilangkan instalasi nuklir yang mungkin digunakan untuk pengembangan senjata nuklir tiba-tiba berubah menjadi mediator agar terjadinya sis fire saya waktu beliau mengatakan bahwa “Oh iya saya sudah bicara dengan pihak Iran.” Bahkan dalam tweet tweetnya itu setelah Iran melakukan serangan ke Amerika seolah-olah ya sudah kita terima saja yang penting sudah kemarahan dari Iran sudah keluar out of the system iya kan karena menurut saya juga mungkin Trump main gertak kalau situasinya tidak pro terhadap dia dia akan mundur kan sama pada waktu pengenaan tarif Bangi semua dikenakan tapi ada yang lawan cina melawan Uni Eropa melawan Kanada melawan Indonesia datang ke sana malah dibuat besar tapi kan dari situ Trump mundur yang kemudian Trump bilang udah kita postpon 90 hari kalau saya melihat Iran melakukan serangan ke Amerika Serikat itu bentuknya tiga pertama serangan fisik dia masih menyerang Israel dan kemudian menyerang ke pangkalan militer Amerika Serikat tapi Iran tahu bahwa Qatar itu bukan musuhnya musuhnya adalah Amerika Serikat sehingga informasi akan ada serangan itu disampaikan kepada Qatar tapi mungkin Qatar menyampaikan ke Amerika Serikat sehingga di sini Presiden Trump mengatakan “Kami berterima kasih kepada Iran karena kami diberitahu ya sehingga personilnya enggak ada yang menjadi korban ya tapi bukan intensi Iran untuk memberitahu Amerika pokoknya saya serang ya.” Dan itu yang kemudian dikapitalisir juga bahwa biarin aja enggak apa-apa kita enggak akan serang balik supaya keluar dari sistem sementara pada waktu serangan bomnya Amerika Serikat ke tiga titik Iran Amerika terang mengatakan bahwa Iran cuma punya dua pilihan berdamai atau Amerika Serikat akan menyerang lebih keras lagi dan akan lebih mudah karena dia tidak punya lagi kemampuan senjata nuklir tapi sekarang kan berubah ya kan ini jangan-jangan ni gaya Trum nih seperti ini nih harus dikerasin kalau dia keras kita harus kerasin jadi oleh Iran diserang secara fisik kedua diserangnya tuh gini men Iran pergi ke Rusia bertemu sama Putin dan menyampaikan masalah ini dan Putin cuman bilang serangan tersebut melanggar hukum internasional itu mungkin membuat gentar juga Trump karena apa kalau sudah ada pernyataan seperti itu bahkan Cina juga mengatakan seperti itu reaksi negara-negara ini berarti bahwa kalau Amerika terus menyerang Iran keberpihakan dari negara-negara ini kita sudah tahu pasti akan ke mana dan ini akan berekalasi menjadi perang antar negara gitu dan yang terakhir serangan Iran menurut saya meskipun tidak dieksekusi tapi wacana Selat Hormus akan ditutup itu berdampak pada bursa di Amerika Serikat bursa Amerika Serikat menghajar Trump bahkan negara-negara Uni Eropa juga punya kekhawatiran karena kalau sampai seperti itu katanya 80% minyak itu datang dari Saudi Arabia dan lain sebagainya yang harus melewati Selat Hormus nah jadi sekarang kita lihat saya sih enggak mau mengatakan bahwa siapa yang menang siapa yang kalah pasti pemirsa dan banyak orang termasuk di Iran atau di Israel dan lain sebagainya sebenarnya siapa sih yang menang ini karena ini mau menjawab pertanyaan itu ya Bang Karni ya siapa yang menang tapi begini sekarang Trump sudah bilang bahwa Sisfire Sisfire itu juga bukan sisire yang dia negosiasikan yang dia ketemu dan lain sebagainya jadi dia cuman bilang ke ada pimpinan tertinggi dari Qatar tolong sampaikan ke Iran 6 jam ke depan jangan adakan jangan lakukan serangan dan 6 jam kemudian nanti Israel enggak melakukan serangan jadi ada 12 jam ya kan jadi siswarnya seperti itu dan kalau Iran bilang oke saya enggak akan serang israel juga oke berarti diterima nih genjatan senjatanya nah tapi kemudian ada serangan bahkan dari Iran ke Israel Israel juga mau ke Iran tapi Trump itu marahnya pada waktu beliau mau pergi ke Belanda itu ke Israel kalau ke Iran dia masih apa namanya bahasanya itu masih agak lembutlah kalau menurut saya tapi ke Israel keras karena apa dia tahu bahwa kalau Israel dia bilang jangan jangan karena apa kalau misalnya Israel tetap menyerang Iran dan kemudian Amerika Serikat sudah kamu sendirian aja selesai itu Israel israel itu berani seolah-olah di atas angin itu karena di belakangnya ada Amerika ya nah jadi ya saya melihat bahwa masing-masing boleh menentukan siapa yang menang bahkan dunia juga bisa mengatakan seperti itu tapi yang penting adalah gencatan senjata dan ini tadi sudah disampaikan sama Gus Islah sama Pak Mahfud Siddiq bahwa masalah kemanusiaan sedik daya-dik dayanya Amerika Serikat bisa menyelesaikan Iran katakanlah dalam 1 du bulan dengan peralatan miritan yang canggih dia tidak akan melakukan itu karena apa akan mendekatkan orang pada perang dunia ketiga kemanusiaan akan mendekatkan orang pada kiamat dari sisi aren juga begitu dia bisa memberikan pelajaran kepada Israel kepada Amerika Serikat ya tapi dia tidak akan mengorbankan masalah kemanusiaan jadi kalau misalnya Iran kemudian tidak melakukan serangan jangan kemudian kita juga menafsirkan oh berarti Iran tunduk dengan apa yang dimaui oleh Amerika Serikat bukan tapi dari sisi kemanusiaan dan dari sisi kemanusiaan bagusnya Iran itu adalah di Gaza sementara PBB tidak bisa melakukan tindakan apapun sementara negara-negara tidak ada yang berani untuk step in iran tetap ada di belakang rakyat Gaza demi kemanusiaan jadi saya melihatnya seperti itu Bang Karni terima kasih [Tepuk tangan] baik judul diskusi kita Israel versus Iran siapa pemenangnya bi Iran bilang Iranlah pemenang bahkan rakyatnya pesta merayakan kemenangan tapi pihak Israel mengatakan mereka yang menang amerika tidak menyebut siapa yang menang dua-dua mengaku menang tapi sebenarnya itulah manusia bahwa manusia paling banyak berbohong pertama ketika berburu mungkin berapa dia bisa dapat rusa atau babi hutan kedua ketika perang ketiga ketika pemilu itu paling banyak berbohong itu bukan kata saya kata Pon Miss Mark kan Jerman 1800-an kita ketemu ALC yang akan datang [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]

Find me on social media :
https://linktr.ee/indonesialawyersclub
Instagram : https://www.instagram.com/presidenilc
Instagram : https://www.instagram.com/indonesialawyersclub/

•⁠ ⁠- – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

For YouTube business inquiries related to My video/channel, such as brand’s placement, contact: ilccomeback@gmail.com

Contact Business Inquiries Only: ilccomeback@gmail.com

Indonesia Lawyers Club Youtube is under management of ILC Management