GEGER! A1 DARI POLDA❗️REFLY HARUN PANIK! ‘BERI ISYARAT KERAS’👉RISMON DKK AUTO GAK BISA TIDUR

Nanti malam bakal ada yang enggak bisa tidur nih ya. Soalnya besok harus ke kantor polisi ya. Besok tanggal 2 Juli 2025, Polda Metro Jaya bakal panggil Rismon dan Roy Suryo. Tentu saja ya, ini panggilan yang bikin mules ya, bikin mules Rismon dan Roy Suryo. Wong Polda Metro Jaya sudah periksa ya 99 saksi dan juga datangkan tujuh ahli. Ini kasusnya levelnya sudah serius ini jelas ya. Tinggal selangkah lagi ya. Sebelum berangkat saran saya pamit ya sama anak dan istri dan keluarga ya. Ya, biar sekalian jadi enggak bolak-balik seperti itu loh. Gimana ini menurut kalian? Ya, tanpa lama-lama yuk kita tonton saja. videonya ya, Sobat RH sekalian. Eh, ternyata tidak hanya Rism Sianipar yang mendapatkan panggilan, Roy Suryo dan yang lain-lain juga mendapatkan panggilan untuk tanggal 2 Juli nanti ke Polda Mitrojaya.
Panggilan atau undangan klarifikasi apakah mereka akan datang atau tidak. Belum ada keputusan. Tapi yang jelas Roy Suryo dan teman-teman sekarang dibidik dengan tiga pasal yaitu pasal 160 KUHP, kemudian pasal 28 ee ya pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 ya, pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor ee 1 Tahun 2024. Kemudian berikut sanksinya yaitu kemudian pasal 28 ayat 3 jungtuh pasal 45A ayat 3 Undang-Undang 1 2004. Ya, ya. Ini loh ya yang saya masuk tadi ya. Nanti malam ada yang enggak bisa tidur kelihatannya ya. Rismon dan Roy Suryo dipanggil Polda Metro Jaya ya pada tanggal 2 Juli 2025 seperti itu ya. Pintu penjara sudah di depan mata ya kan tahu sendiri Polda Metro Jaya sudah ya periksa 99 saksi ya. Ini loh penjara sudah di depan mata. Ada yang gak bisa tidur nih kelihatannya nanti malam. Waduh, gimana ini? Pemirsa, Polda Metro Jaya melibatkan tujuh ahli dalam penyelidikan kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden kejujuh RI Joko Widodo. Ketujuh ahli antara lain ahli digital forensik, ahli grafologi, serta ahli hukum informatika dan transaksi elektronik. Nah, nah, nah, nah. Ini ya tujuh ahli didatangkan. Ahli panci, ahli prediksi, ahli dari Jepang. Ini kelihatannya enggak ikutan ya ini ya. Mereka-mereka ini malah kelihatannya sekarang ini ketar-ketir, kebingungan sendiri ya. Gupuh gitu. Jelas nanti malam reka-mereka itu yah jelas sulit untuk tidur masih kebayang-bayang gitu. Huh aduh ini loh ya jelas ini tuduhannya ya jadi numpuk ini ya berlapis seperti itu. Hah gimana ini menurut kalian ya? Publik luas bertanya-tanya mengapa pakar-pakar yang bernama Roy Suryo pakar telematika dan Rismon Sianpar pakar digital forensik tidak dilibatkan oleh Polda Metro Jaya dari tujuh kepakaran yang dipanggil oleh mereka untuk mengungkap terang-benerang apa yang sebenarnya terjadi terkait dengan persoalan ijazah Pak Jokowi. punya dua catatan. Yang pertama, kepolisian Polda Metro Jaya ingin menjaga netralitas dan independensi dan termasuk juga mereka-mereka dianggap sebagai bagian dari pihak-pihak yang bersengketa. Karena itu tidak mungkin melibatkan Roy Suryo dan Rismon dalam upaya untuk menyelesaikan persoalan di seputar ijazah Pak Jokowi. Yang kedua, catatan saya bahwa Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polda Metro Jaya meragukan kepakaran dari kedua orang yang selalu menyatakan dirinya adalah pakar yaitu Ryo dan Rismon Siantapa. Yang ketiga, saya punya catatan bahwa kemungkinan kedua orang yang mengaku diri pakar yaitu Roy Suyo dan Rismonsenar kalau dilibatkan maka kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya akan kehilangan objektivitasnya. Oleh karena pihak yang dilibatkan untuk mengungkap terang-benerang persoalan ini adalah orang-orang yang masuk dalam sengketa persoalan putrasah Pak Jokowi. Jadi apa yang sudah dilakukan oleh para penyidik Polda Metro Jaya dengan melibatkan tujuh pakar bukan Rio dan Rismonsipar itu sudah benar dan kita tunggu waktunya kepolisian Polda Metu Jaya membuka secara terang benderang lewat gelar perkara duduk persoalan diundang ijazah Pak Jokowi. Nah, ya. tujuh pakar yang dilibatkan oleh Polda Metro Jaya untuk menjelaskan duduk perkara duduk masalah terkait ijazah Bapak Jokowi tidak memasukkan dua nama yang sudah dikenal luas ya adalah pakar digital forensik Rism Sianipar dan pakar telematika Roy Suryo. Orang-orang itu tidak dimasukkan ya. Aduh, aduh, aduh. Jelas nanti malam mereka-mereka itu jelas enggak bisa tidur. Tensius.
Nah,
ya isu yang kemudian menyasar seseorang gitu. Nah, yang disasarin kan Jokowi. Jokowi alasannya karena dia presiden. Jadi, Jokowinya harus dicek ini ijazahnya segala macam tentang dia kan ijazahnya, skripsinya, kuliahnya, tinggalnya di mana, kosannya di mana, semua itu kejadian tahun 1980-an 80 sampai 85 termasuk ee dia KKN-nya di desa mana. Nah, ini yang disebut sebagai tujuan-tujuan yang tendensius.
Apakah kemudian ini berkeadilan? Tujuannya jawabannya tidak. Jadi enggak ada orang yang kemudian mengejar ini itu tujuannya mencari keadilan. Jawabannya tidak. Kenapa? Kalau mereka mau cari keadilan tentang ijazah seseorang, tokoh seseorang, seorang presiden, tentunya enggak cuman Jokowi yang disasar.
Nah,
ya SBY disasar ijazahnya mana. Megawati disasar ijazahnya mana. Kemudian Prabowo Subianto disasar ijazahnya mana. Bahkan sampai Presiden Soekarno harus disasar ijazahnya mana. Kan begitu. Tapi kan ini hanya seorang Jokowi yang kemudian disasar. Ijazahnya mana?
Ini yang namanya tidak berkeadilan dan sifatnya tendensius.
Seperti itu.
Karena tidak berkeadilan dan tendensius tujuannya tentunya berarti ada kepentingan di belakangnya. Oh, kalau berani ya cek semua ya. Cek semua mantan-mantan presiden. Ijazahnya dicek semua ya biar adil. Jangan cuman Bapak Jokowi saja. Ya, ini jelas ya, sifatnya tendensius, tidak adil dan ada kepentingan di belakangnya. Ini jelas ini memang ya cuman Bapak Jokowi yang disasar mereka. Mereka-mereka para pembenci itu loh ya. Kalau mau adil ya dicek semua toh ya. Bukan cuma Bapak Jokowi saja. Keras dikit ya, Bang. Boleh
yang namanya Pak Betorah.
Kalau Anda itu jago berpengalaman di dunia politik maupun pernah di DPR paham tentang undang-undang, maka saya menantang Anda. Kalau mau menguji undang-undang atau uji tentang ijazah Pak Joko Widodo, laporkan saja. Laporkan saja.
Laporkan saja di pihak penegak hukum. bukan teriak-teriak, bukan cari panggung, bukan cari sensasi untuk kepentingan pribadi.
Nah, seperti itu saya nantang dia.
Karena dengan adanya narasinya itu membuat gadu rakyat Indonesia, host. Rakyat hari ini tidak membicarakan tentang ijazah, tapi yang dibutuhkan adalah bagaimana rakyat bisa makan. Undang-undang perampasan aset itu yang dibutuhkan masyarakat PPRT itu yang perlu kita bahas bersama-sama. Kalau
jadi apa yang dilakukan oleh apa yang disampaikan oleh Bor ini membuat membuat gaduh.
Nah nah nah. Ini ya Bor Suryadi diti tantang mantan anak Abah. Wow. Kalau ada bukti ya laporkan saja. Bukan cuma omon-omon saja Bapak Petor. Bukan cuma teriak-teriak di podcast-podcast itu ya. Jangan seperti itu. Kalau ada buktinya ya laporkan saja ya. Bukan cuma omon-omon saja. Waduh waduh waduh. Menuduh tapi tidak memiliki bukti atau gimana ini? Heran enggak? Kok apik terus mbok pujo. Mosok gak ono eleke. Mestine kalau ada yang enggak baik yo jangan ditutupin. Sekarang sebutin yang enggak baik apa. Saya komentar tentang Pak Jokowi itu sebagai presiden bukan sebagai pribadinya Pak Jokowi. Kalau sebagai presiden ya saya akan kedepankan kinerja Pak Jokowi dalam memberikan penilaian sebagai rakyat loh ya. Tapi kalau sebagai pribadinya Pak Jokowi ya manusia enggak ada yang sempurna. Manusia itu salah, khilaf, dosa ada. Nah,
tetapi ketika saya menilai kinerja Pak Jokowi, saya merasakan bahwa di antara presiden Pak yang lain Pak Jokowi terbaik.
Benar, benar, benar, benar. Ya, kinerja Bapak Jokowi selama menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ini jelas nyata. Bukan cuma omon-omon saja. Jelas kerja, kerja kerja ini Bapak Jokowi ya. Ya, pastinya kalian-kalian para pembenci ya sudah menikmati apa yang sudah dibangun Bapak Jokowi untuk Indonesia ini. Jelas ya. Tapi kalian-kalian para pembenci ini ya pura-pura buta, pura-pura tidak melihat apa yang sudah dibangun Bapak Jokowi. Ya, bwakannya kalau dari awal mereka-mereka itu para pembenci sudah benci kepada Bapak Jokowi. Bapak Jokowi melakukan hal benar saja ya selalu salah di mata mereka-mereka itu. Seperti itu. Mereka-mereka itu ya pura-pura tidak melihat ini jelas. Padahal juga merasakan ya apa yang sudah dilakukan Bapak Jokowi, apa yang sudah dibangun Bapak Jokowi seperti itu. Heran heran apa mereka itu tidak tahu kata terima kasih gitu ya atau gimana ini? Bahkan akhirnya ee ada dari e Partai Demokrat mengatakan bahwa suruh si Roi dalam ini Pak Sarif Hasan untuk mengembalikan ee barang-barang itu. Ada itu.
Nanti kita ini bukan kita fitnah
sudah baca di media itu ada itu Pak Sarif Hasan mengatakan supaya Roy Suryo memulangkan gitu loh. I.
Dan ada berita dikembalikan tapi setelah dihitung-hitung nominalnya cuma 500 M
eh R00 juta
I berarti kan M katanya.
Iya. Berarti kan masih ada barang senilai 8,5 miliar nih. Ke mana barang ini? Makanya
ya iya ya. Barang milik negara senilai R miliar hanya dikembalikan Roy Suryo R00 juta sisa 8,5 miliar. Ke mana ini? Hah? Mbok dikembalikan dulu, Roisur, yo. Mbok dikembalikan gitu loh ya, panci curiannya atau gimana ini? Ah, ini kita bisa investigasi ulang, Bang.
Betul.
Iya, kan ada unsur tindak pidana di sini, ya kan? Segala macamlah nanti
ya kan. Bagaimana ceritanya? Walaupun katanya waktu itu saking kesalnya Kemenpora karena enggak ditanggapi surat-surat itu berkali-kali, mereka menggugat di PN Jakarta Selatan. Nah, nasib gugatannya itu gimana?
Ee tapi setelah itu gugatan itu dilayangkan, habis itu dicabut oleh Kemenpora kelihatannya ya. Saya enggak tahu dicabut kayaknya mungkin sudah damai atau apa begitu, Bro. Oh,
tapi nilai yang 8,5 M ini ke mana gitu loh. Dan
ya itu memang urusannya Kemenpora. Tapi kita sebagai publik yang membayar pajak harusnya ini dijelaskan gitu loh. Dan dan kita bisa menggugat sebagai masyarakat yang merasa dirugikan gitu loh
sebagai pembayar pajak. Nah, ini ya kasus panci Roy Suryo akan dibuka kembali gitu atau gimana ini Bapak Silvester ya? Katanya barang milik negara senilai R miliar ya hanya dikembalikan R00 juta sisa 8,5 miliar. Ke mana uang itu? Hah? Ke mana ini? Mbok ya? Dikembalikan dulu itu Roy Suryo ya. Mbok ya? dikembalikan lah. Ini masalah itu belum selesai toh atau gimana ini kok ini ada masalah baru ya buat Roy Suryo ya karena ulahnya sendiri ini jelas kena pasal berlapis ini besok tepatnya ya tanggal 2 Juli dipanggil Polda Metro Jaya. Wah wah wah siap-siap saja ya Roy Suryo dan Rismon itu ya. Dan kita lanjutkan saja video berikutnya. Jadi Anda melihat kan setan. Nah, ingat. Nah, oke. Itu itu soalsal kasusnya. Jadi kelihat aduh haduh. ya ini untuk Bapak polisi di Polda Metro Jaya ya. Kalau besok Roi Suryo diperiksa terus ketawa-ketawa seperti ini, jangan anggap itu gila ya. Ya, jadi batal untuk dihukum gitu ya. Memang perilaku Roy Suryo seperti itu ya dalam setiap podcast-podcast itu loh setiap itu ya tertawa seperti itu kayak menutupi dirinya lagi ketar-ketir gimana gitu loh ya kan biar kelihatan tenang tapi ketawanya ya aduh kelihatan panik itu ya ketawanya itu kayak paksaan gitu Aduh, haduh haduh. Gimana ini menurut kalian ya? Gimana coba kalau sudah begini ya? Kita tunggu saja ya setelah Rismond dan Roy Suryo diperiksa ya tanggal 2 Juli 2025 besok di Polda Metro Jaya. Gimana hasilnya ini? Ya, sebelum berangkat saran saya buat Rismon dan Roy Suryo ya pamit anak dan istri ya beserta keluarga dulu ya. Ya, biar sekalian jadi enggak bolak-balik gitu loh. Langsung saja. Gimana ini menurut kalian ya? Gimana coba kalau sudah begini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya. Dan itu tadi sedikit informasi yang dapat saya sampaikan dalam video kali ini. Jangan lupa subscribe channel Sudut Pandang dan jangan lupa juga share video ini ke grup-grup WhatsApp atau yang lainnya itu ada kurang lebihnya saya mohon maaf ya. Sekian dari saya. Terima kasih. Yeah.

1. 2 JULI RISMON & ROY DIPANGGIL POLDA
2. 7 AHLI DIDATANGKAN POLDA, AHLI PANCI KETAR-KETIR
3. 7 PAKAR DIPANGGIL POLDA, TIDAK ADA NAMA RISMON, ROY, DAN TIFA
4. KALAU BERANI CEK SEMUA, JANGAN CUMAN JOKOWI
5. BEATHOR DITANTANG MANTAN ANAK ABAH
6. NETIJEN PUJI JOKOWI
7. ROY PANCI HARUS BALIKIN PANCI CURIANNYA
8. ROY PANCI SUDAH MULAI GILA