SAKURA SCHOOL SIMULATOR FULL MODE HOROR BARENG BANG OKIKU

Welcome teman-teman semua. Kembali lagi di Ninju Channel ya, Guys. Ya, kali ini kita akan bermain horor lagi, Guys. Oke, kita sudah berada di sebuah tempat. Kali ini kita akan bermain horor lagi, ya, Teman-teman ya. yaitu bermain Sakura School Simulator Pool mode horor, Guys. Oke, selamat datang buat teman-teman yang menyaksikan live streaming dan yang menyaksikan replay. Oke, kita besarin dulu ya ininya ya, suara mobilnya ya. [Musik] Let’s go, guys. Kita sudah berada di kita ke jam 12.00 malam deh. Kita coba di jam 12.00 malam ya, Guys, ya. Jam 12.00 malam waktu Sakura. Di sini kita sudah bersama ada Nizar, ada Pehi. Pehi, nama nama asli kamu siapa? Pehi. [Musik] Oke, kita klakson-klakson dulu ya, Guys, ya. Dan di sini kita masih santai dulu, Teman-teman. Kita harus mencari persenjataan dulu, ya, Guys, ya. Persenjataan. Ingat, kita butuh beberapa tambahan amunisi di sini, ya. Kita di sini butuh tambahan amunisi, Teman-teman. [Musik] So, kita akan pergi ke dermaga dulu. Nama Ali, nama Fehi itu nama abangku. Oh, gitu. Oke, Ali. Welcome ya. Oke, thank you yang udah like dan yang udah subscribe. Thank you banget, Teman-teman. Di sini kita akan menuju ke sebuah tempat. Oke, dermaga dulu ya, Guys, ya. Kita beli persenjataan dulu, Guys. Entar nih Bang Okiku nih agak lupa nih jalan ke jalan ke dermaganya di mana ya? Coba kita lurus dulu ya. Sini ya. Oke, sambil kita melihat kiri kanan. [Musik] Oh my god. Oh my God, guys. Oke, nice. Belum ada apa-apa ya di sini, ya. Oke, kita sudah sampai, Guys. Kita sudah sampai. Saatnya kita turun. Kita buang dulu ininya ya, jetpack-nya ya, biar enggak kelihatan ya. Jetpack ya. Jetpack. Jetpack. Jetpack. Mana jetpack? Jetpack. Oke, kita beli senjata dulu ya, Teman-teman ya. Sabar dulu ya. Oke, sesuai dengan judulnya kita akan bermain full mode horor ya. Bermain Sakura full mode horor ya, Guys, ya. Let’s go. Kita beli senjata dulu, Bang. Beli senjata, Bang. Roket ya, Bang, ya. Roket ya. Roket ya, Bang. Sama ini nih. Repel, Bang. Repel. Repel. Revel. Nah, repel banyak-banyak. Roketnya juga yang paling banyak ya, Guys ya. Kita butuh nih, Guys. Nih, kita butuh beli roket yang banyak, Guys. Wih, banyak banget, Bang. Iya, iya. Soalnya ini agak ini ya agak ngeri juga ya di sini ya. Katanya kalau di jam 12.00 malam itu pada keluar tuh hantu-hantunya, Guys. Coba kita keliling-keliling dulu ya, Teman-teman, ya. Kita keliling-keliling dulu di kota Sakura pada jam 12.00 malam. Halo Nina. Halo Myumna. Coba Bang keselokan, Bang. Bentar, bentar, aku baca dulu nih Bang. Coba keselokan tengkorak please Bang. Bentar bentar selok selokan tengkorak di mana, Guys? Selokan tengkorak di mana, Coy? Coba, ya kita berkeliling-berkeliling dulu, ya, Guys, ya. Di mana nih selokan tengkorak? Katanya ada selokan tengkorak. Ada suster di mana, Guys? Ada suster ngesot. Enggak ada. Kocak. Enggak ada. Enggak ada. Enggak ada kelihatan. Ya, kita baru mulai. Jangan aneh-aneh, Ni, Zar. Jangan aneh-aneh, Ni, Zar. Bentar, bentar, Guys. Bentar, Guys. Astaga. Oh my God. Terlalu fokus sama komen. Aduh. Duh, baru juga mulai, Guys. Baru juga mulai, ya, Teman-teman, ya. [Musik] Baru juga mulai, Guys. Oke, sabar dulu. Oh my God, ada yang terbang juga tuh di belakangnya itu, ya. Sebentar, Guys. Kita baru mulai loh. Astaga, udah, udah kayak gini ya. Bentar, bentar, bentar, bentar. Ini padahal kita. Oke. Jangan panik, Teman-teman. Jangan panik. Jangan panik, Guys. Jangan panik, ya, Guys, ya. Baru mulai loh. Baru mulai loh. Bentar, Guys. Bentar, Guys. Oh my god. Ini siapa lagi nih di belakangnya nih? Ini siapa lagi nih di belakangnya nih [Musik] guys, guys. Enggak beres, Guys. Enggak beres, Guys. Enggak beres, Guys. Oke, kita lihat di depan. Jangan sampai di depan juga ada ya. Jangan sampai di depan juga ada ya teman-teman ya. Bang tembak Bang nanti dulu. Kocak kita jangan ambil resiko dulu. Kita diikutin atau gimana nih? Bentar guys. Padahal baru mulai udah kayak ngikutin-ngikutin gitu ya. Enggak asik banget ya ininya ya. Aku kaget belum apa-apa udah kaget. Kocak. Halo, Angi. Welcome entar, Guys. Oke. Oke. Kita ternyata diikutin dari tadi semenjak kita bilang kita beli roket yang banyak ya, Guys, ya. [Musik] Op. Astaga, aku kaget sama ini. Ada yang lewat tuh. Ada yang lewat, Guys. Oke, kita udah udah berjalan agak jauh ya tadi ya. Dia tetap mengikuti loh, Guys. Coba ya kita lihat di belakang. Oke, aman ya. Belakang aman. Selama belakang kita aman, Guys. Tembak enggak? Tembak enggak? Tembak enggak? Tembak enggak? Tembak ya. Oke deh. Oke deh. Oke ya, Guys, ya. Oke ya. Oh my God. Ini kalian yang bilang ya kita tembak ya. Oke, apapun yang terjadi kita ambil resikonya bersama guys. Oh my God. Lihat enggak? Lihat enggak? Lihat enggak? Lihat enggak, Guys? Oh my God. Aduh. Du. Enggak mempan ya? Enggak mempan ya? Enggak mempan ya, Guys. Oh my God. Kita didekatin. Udah dekat banget, Guys. Udah dekat banget. Entar bentar bentar bentar. Jangan panik ya. Jangan panik ya teman-teman ya. Oh my God. Coba lihat. Coba kita tembak pakai ini ya. Bisa enggak mempan gak ya? Enggak mempan lu coy. Enggak mempan cuy. Enggak mempan cuy. Enggak mempan ya. Oh my God, enggak mempan, Guys. Siapa yang kaget? [Musik] Jangan panik, jangan panik, jangan panik. Kita ambil mobil ya. Kita ambil mobil, ya, Guys, ya. Bagaimana kalau kita tabrak, Guys? Yakin enggak kita ambil mobil, Guys? Kita ambil mobil, Guys. Tuh kan Bang Okiku bilang juga apa. Jangan ditembak. Kocak, jangan ditembak. Bang Okiku juga bilang apa, Guys? Jangan ditembak, Guys. Bentar, Guys. Ini baru mulai, ya. Ini baru mulai ya, Teman-teman ya. Ini baru mulai ya. Sabar, sabar. Kita ini dulu deh. Kita ini dulu deh. Baru mulai udah deg-degan gitu ya. Sabar dulu, Guys. Sabar dulu. Kita pelan-pelan dulu ya, Guys, ya. Serius, Guys. Kita kayaknya kita coba ke sekolah deh. Kita coba ke sekolah, Guys. Kayaknya tadi di terowongannya terlalu angker, ya. Coba kita ke sekolah, ya, Teman-teman, ya. Siapa? Siapa di sini yang setuju? Kita ke sekolah ya. Oke, let’s go kita ke sekolah, Guys. Baru baru juga mulai, Guys. Baru berapa menit tuh? Baru 10 menit loh, Guys. Oke, kita ke sekolah ya, Teman-teman, ya. Katanya di sini ada yang tidak beres, Guys. Katanya dulu ee tanah sekolahan ini adalah tanah kuburan, ya. Beneran enggak, Guys? Beneran enggak? Kita coba teropong-teropong, ya. Coba kita teropong-teropong. Apakah ada sesuatu yang mencurigakan di sini? Oke, kayaknya aman, Guys. Aman. Saatnya kita masuk, ya, Teman-teman, ya. Saatnya kita masuklah di sini pada jam 12. Malam waktu Sakura, Guys. Ya, let’s go. [Musik] Lantai satu, lantai du lantai 3, guys. Siapa yang pernah bermain Sakura, Guys? Lantai satu, lantai du, lantai 3, atau lantai empat nya paling horor, Guys. Coba, ya kita periksa ya. Ini lantai satu dulu nih. Kita lihat. Oke, aman ya, Teman-teman, ya. Aman, ya. Oke, aman aman aman aman. Lantai satu aman kayaknya, Guys. Toiletnya kita periksa dulu, Guys, ya. Oke, let’s go. Aman. Enggak ada apa-apa. Coba kita lanjut ke lantai du deh. Coba kita lanjut ke lantai du. Let’s go. Oke, toiletnya dulu ya. Toiletnya dulu ya. Kita periksa toiletnya dulu ya, Teman-teman ya. Oke, aman aman aman aman. Oke. Oke. Aman ya. Toilet aman. Kita lihat ruang kelas, Guys. Kita lihat ruang kelas aman juga. Kita lihat ruang sebelah. Oke, aman. Entar, Guys. Kita periksa lemari enggak sih? Kita periksa lemari enggak sih? Ini bisa dibuka enggak sih, Guys? Enggak bisa dibuka ya? Enggak bisa dibuka ya? Oke, yang penting kita udah tahu di sebelah sini aman, Guys. Coba kita ke terowongan sana, ya. Aku merinding. Jangan merinding. Kocak. Baru juga mulai. Oke, ini ruangan perpustakaan, ya. Ini ruangan perpustakaan, Guys. Enggak ada apa-apa, Guys, di Sakura, Guys. Di skolhan enggak ada apa-apa, ya. Oke, aman ya, Teman-teman, ya. Oke, ini ruangan komputernya. Ini juga aman, Guys. [Musik] Ini bahaya enggak, Guys? Bahaya enggak, Guys, kalau kita tembak nih? Bahaya enggak ini kalau kita tembak? Coba, ya. Coba kita tembak, ya. Oke. [Musik] Oke. Enggak bahaya, Guys. Enggak enggak bahaya, ya. Enggak hidup, ya? Enggak hidup, ya? Enggak hidup, ya, Guys, ya. Oke, aman aman aman aman aman aman aman. Coba kita lihat di sebelah sini, ya. Oke, di sini aman juga paling pojok. Nice. Lantai du aman, Guys. Lantai du aman, Guys. Oh, bentar, bentar, bentar. Oh my God. Jangan panik, jangan panik, jangan panik. Sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Perasaan tadi enggak ada deh. Perasaan tadi enggak ada. Oh my God. Kita dari sini. Kita kabur dulu, Guys. Kita kabur dulu. Permisi, permisi, ya. Permisi, ya. Permisi, ya. Oke, jangan panik. Kita ke lantai 3. Kita belum menyelesaikannya, ya, Guys, ya. Kita belum menyelesaikannya. Dan di sini ada patung aneh yang warna putih, Guys. Ada patung aneh berwarna putih, ya, Teman-teman, ya. Hatur napas dulu, Guys. Hatur napas dulu. Oh my God, ada yang lagi kayang juga, Guys. Ada yang lagi kayang juga, ya. Ah, bentar, bentar, bentar, bentar, bentar. Aduh, aduh, kaget. Aduh. Duh. Sor sor sor. Oh my God. Sabar, sabar. Aduh, jantung-jantung aman, Guys. Jantung aman ya, Teman-teman, ya. Jantung aman. Sabar-sabar. Kita lihat. Oke, punten ya. Permisi, ya. Permisi, ya. Mau lewat dulu ya. Oke, di sini Bang Okiku enggak ganggu ya. Oke, kita ke lantai 3, guys. Lantai tiga, Guys, ya. Oh, lanta lantai ini ya. Lantai 3, lantai 4 ya. Rooft, ya, Guys, ya. Rooft, ya, Teman-teman, ya. Oke, let’s go. Ruptop. Aman, Guys. Aman, aman, aman. Di sini juga aman ya, Teman-teman ya. Di rooftopnya aman, Guys. Nah, di sebelah sini aman ya, Teman-teman, ya. Oke, kita lihat di ini di lapangan. Di luar. Di luar masih hujan. Di luar masih hujan, ya, Teman-teman, ya. Kita lihat. Oke, tidak ada yang mencurigakan di sini nih. Tidak ada yang mencurigakan. Oke, let’s go, guys. Tidak ada yang mencurigakan, ya. Oke, berarti berarti ruptop aman, ya, Guys, ya. Berarti rooftuptop aman, ya. Oke, let’s go. Iya, ya. Aman, aman, aman, aman, aman, aman, aman, aman. Permisi, ya. Permisi, ya. Permisi, ya. Oke. Kok kamu banyak banget sih? Oh my God. Maaf ya tadi kita udah Maaf ya tadi. Aduh guys. Kay kayaknya gara-gara kita tembak deh tadi deh, Guys. Oke sabar sabar sabar. Dia ngikutin enggak? Dia ngikutin enggak? Dia ngikutin loh, Guys. Dia ngikutin loh, Guys. Oke, [Musik] let’s go ya, Teman-teman, ya. Ternyata kita diikutin terus ke sekolahan juga kita diikutin terus ya, Guys ya. Jantung aman ya, Guys ya. Jantung tidak aman katanya tuh kan. Oke, jantung tidak aman ya, Guys ya. Permisi ya. Permisi ya. Punten ya kita mau pergi dulu nih. Okiku enggak ganggu kok. Enggak ganggu. Enggak ganggu. Oke, aman ternyata, Guys. Di sini, Guys. Aman. Aman. Aman dikit aman ya maksudnya dikit aman ya guys ya. Oh my god. Tadi kita enggak tembak ininya ya. Kita enggak tembak kuntinya. Kita tadi enggak tembak guys. Kunti tidak. Aduh du duh. Aduh du duh. Oke oke oke. Sebentar sebentar sebentar napas dulu ya. Oke. Tadi kuntinya enggak kita tembak guys. Kunti enggak kita tembak. Kita enggak dikejar sama kunti ya. Kita enggak dikejar sama kunti ya. Oke. Oh my god. [Musik] Aduh. Du duh. Oh my god. Aduh. Du. Du du du. Oh my god. Padahal Bang Okiku baru bilang kita enggak dikejar sama Kunti. Tapi ini [Musik] [Musik] dia ngikut dalam mobil. Dia ngikut dalam mobil. Oh my god. [Musik] Bodo amat kita tembak. Bodo amat kita tembak. Ya, bodo amat kita tembak, Guys. Tapi enggak mempan, loh. Tapi enggak mempan, loh. Oh my God. Ya, ya, ya, ya. Maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf, maaf. Guys, kalian penasaran enggak lihat mukanya, Guys? Kalian penasaran enggak lihat mukanya, Guys? Penasaran ya. Oke, nih nih lihat nih ya. Oke, lihat ya. Oke, matanya merah nih. Enggak tahu nih dia lagi ngapain. Kita ambil mobil, Guys. Kita ambil mobil, ya. Coba kita tabrak, ya, Teman-teman, ya. Kita coba tabrak, Guys. Bodo amat dah. Dia mau mau apa? Mau manggil temannya, mau panggil teman hantu lainnya, Guys. Kita enggak peduli, ya. Bodo amat. Kita tabrak aja deh. Kita tabrak aja deh, Guys. Enggak bisa. Enggak bisa. Enggak bisa ditabrak, Guys. Gak bisa. Enggak bisa ditabrak, ya. Enggak bisa ditabrak, ya. Aduh. Aduh duh. Enggak bisa ditabrak, Guys. Enggak bisa ditabrak, cuy. Ini satu-satunya kita pakai bazoka nih. Enggak mempan, enggak mempan, enggak mempan. Enggak mempan, enggak mempan, Guys. Enggak mempan, Guys. Enggak mempan, ya, Teman-teman, ya. Gimana kita kalau kita kalau pakai mobil diikutin terus ya? Gimana kita kalau ini, Guys? Kita ganti kendaraan ya, Teman-teman ya. Kita pakai motor enggak sih? Setuju ya. Kita pakai motor ya, Teman-teman ya. Kalau pakai mobil kita diikutin terus. Kita diikutin terus ya. Ini kita pakai motor nih. Oke, let’s go. Kita pakai motor, Guys. Oke, kita ambil e ini deh. Kita ambil jalur lain deh. Kita ambil jalur lain ya, Teman-teman, ya. Oke, jantung aman ya, Teman-teman ya. A jantung masih aman, Guys. Kita akan lanjut nih. Kita akan lanjut ke tempat-tempat yang ee lebih seru ya, Guys, ya. Coba kita ke jembatan merah. Setuju enggak? Setuju enggak? Katanya di jembatan merah seram, Guys. Katanya di jembatan merah seram ya. Oke, ya. Kita ke jembatan merah, ya, Teman-teman, ya. Kita ambil jalan pintas. Kita pergi ke jembatan merah, Teman-teman. Let’s go. Nice. Oke, di sebelah sana ada jembatan merah, ya. Kelihatan enggak? Kelihatan enggak? Kelihatan ya? Kelihatan ya. Oke, kita ke jembatan merah teman-teman. Katanya agak agak seram sih jembatan merahnya tapi kita buktikan bareng ya. Let’s go. Let’s go. Kita ke jembatan merah. Jangan bilang di sini ada lagi nih, Guys. Jangan bilang di sini ada lagi nih penampakannya nih. Oke. Oke, ya. Kita jalan aja deh. Kita jalan aja deh. Kita periksa jembatan merah ya, Guys, ya. Enggak takut, Bang? Ee dikit sih. Dikit, dikit, dikit, dikit. E agak deg-degan dikit, Guys. Oke, aman ya. Oke, kita lihat di sini. Kita lihat samping kanan, atas bawah. Aman ya kita teropongnya aman ya, Guys ya. Teropongnya jauh banget nih, Guys. Kalau tiba-tiba ada di depan enggak tahu deh. Enggak tahu deh. Coba ya. Coba ya. Oke. Aman kan? Aman kan? Kalian lihat. Aman kan? Oke, let’s go. Kita buktiin nih. Kita lihat depannya. Kita pakai mobil aja deh. Kita pakai mobil aja deh, Guys. Aku agak ngeri-ngeri gitu kalau pakai ini nih. Kalau apa namanya? Kalau jalan agak ngeri-ngeri gitu ya. Oke, ya. Ya, aman ya. Aman ya. Oke, coba berhenti di tengah ininya jembatannya. Kita lihat. Katanya biasanya di atas jembatan, Guys. Siapa yang nonton sambil deg-degan? Kocak. Siapa yang nonton sambil deg-degan, Guys? Kalian pernah dengar cerita ini enggak, Guys? Hantu si manis jembatan merah, Guys. Hantu si manis jembatan merah, Guys. Kalian pernah dengar enggak? Oke, kita lihat ya. Kita lihat ya di atas ya. Di atas ya, Teman-teman ya. Enggak usah takut, Guys. Kita bareng-bareng. Kita bareng-bareng ya, Teman-teman ya. Oke, di sini aman aman aman. Jembatan merah aman ya. Oke, coba kita naik di sini deh. Kita naik di sini ya. [Musik] Oh my God. Jatuh, Guys. Jatuh, jatuh, jatuh. Kita agak depanan. Oke, kita udah di ini nih yang tertinggi ya, Teman-teman ya. Oke, kita tengok dari sini, Guys. Aman, enggak ada apa-apa di sebelah sana. Kita tengok aman, enggak ada apa-apa, Guys. Nah, kalau kayak gini nih, saatnya kita saatnya kita mencari keributan, ya, Teman-teman. Ya, kita tembak ya. Kita tembak sembarang nih. Apakah bakalan muncul? Kita tembak sembarang, Guys. Ya. [Musik] Oke, kita tembak sembarang, Guys. [Musik] Oke, kayaknya enggak ada apa-apa deh di sini deh. Oke, enggak ada apa-apa ya, Guys, ya. Enggak ada apa-apa ya. Masih aman ya. Masih aman, Guys. Bang, ada suara, Bang. Di mana, Guys? Di mana guys? Ada suara. Suaranya di mana, ya? Enggak ada. Enggak ada. Enggak ada. Enggak ada. Enggak ada suara, ya. Jangan ngada-ngada, ya. Jangan ngada-ngada, ya kalian, ya. Enggak ada suara ya. Oke, aman ya teman-teman ya. Kita simpulkan di sini. Jembatan merahnya aman guys. Oke, jembatan merah aman ya, Teman-teman ya. Tuh, aman banget jembatan merahnya. [Musik] Oke, enggak ada apa-apa di sini, Guys. Tapi saatnya kita pergi ke tempat yang mengerikan ya, Guys, ya. Let’s go. Kita ke komplek angker ya. Coba kita ke komplek angker ya, Teman-teman ya. [Musik] Nanti kita ke kuburan juga nih. Ada kuburan juga kok di sini, Guys. Bang Okiku punya ininya ya, tempatnya ya yang ada kuburannya ya. Nanti kita ke kuburan juga, Guys. Setuju enggak? Let’s go. [Musik] Oke, ini dia ya, Teman-teman ya, komplek angkernya. Kita sudah sampai, Guys. Masuk, ya. Let’s go. Kita masuk, Guys. Punten. Izin masuk dulu ya. Izin masuk dulu ya. Oke, kita lihat di sini guys. Rumahnya terlihat kosong ya. Rumah terlihat kosong di sini, Guys. Enggak tahu ya ini apa yang sudah terjadi di desa ini. Dia berantakan banget, Guys. Wis mobilnya mobilnya ini ya terbalik ya. Di sini ada kontrakan. [Musik] Di sini ada garis polisi, Guys. Biasanya kalau ada garis polisi itu terjadi sesuatu ya, Guys, ya. pernah terjadi sesuatu, Teman-teman. Oke, tapi di sini Bang Okiku enggak tahu ya apa yang terjadi ya. Ya, di sini ada. Aduh, coba aja ini pecelele, Guys. Pecelele, Guys. Duh, jadi lapar. Ih, berantakan banget, ya. Oke, kita masuk semakin dalam, Teman-teman. Kita masuk. Oh my God. Di sini ada ini apa nih, Guys? Bang, berani injak enggak kuburannya, Bang? Kalian nantangin. Kalian nantangin. Oke. Oke. Bang Okiku injak, ya? Bang Okiku injak ya. Nih nih nih nih. Emang ada apaan, Guys, kalau kita injak kuburannya, Guys? Emang bakalan ada apa, cuy, kalau kita injak kuburan, cuy? Oke, oke, oke. Tuh, mamam tuh. Ya, enggak ada, coy. Enggak ada apa-apa, ya. Oke, jangan terlalu takut. Ah. Ah. Bentar. Hatur napas. Hatur napas. Jangan, jangan panik. Jangan panik. Jangan panik. Oke. [Musik] Oke ya. Cuman dua ya, Guys, ya. Cuman dua ya. Cuman dua. Cuman dua. Aman, aman, aman. Cuman dua, Guys. Jangan panik. Cuman dua, Guys. [Musik] Guys, ini apaan nih, Guys? Ini apaan nih? Ini apaan nih? Ini apaan nih? Kita lihat ya. Kita lihat ya. Oh my god. Oh my Oh my God. OP. Oh, sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Kayaknya ada yang baru. Ada yang baru. [Musik] Oh my God. Ini pertama kalinya kita melihat yang ini ya. Tadi enggak ada ya. Yang ini tadi enggak ada kan? Yang ini tadi enggak ada ya? Yang ini nih. H. Aduh. Duh. Bentar bentar bentar bentar bentar bentar. Kok jadi banyak gini ya? Sabar sabar sabar. Kita ke mana nih? Kita ke mana nih? Oke oke jangan panik jangan panik. Sebentar sebentar. Ini jalan keluarnya mana? Ah aduh du duh. Ini jalan keluarnya mana ya? Ini jalan keluarnya ini bisa masuk sini enggak? Kita kita bisa keluar dari sini enggak? Aduh. Duh ini ini jalan. Ah aduh du duh. Oh i ini nih jalan pintasnya nih. Ini nih nih bisa nih keluar nih. Bisa keluar bisa keluar. Oke, jangan panik. Jangan panik. Ini gara-gara kita nginjak kuburan kah? Gara-gara kita nginjak kuburan kah, Guys? [Musik] Ini gara-gara kita nginjak kuburan kah? Aduh. Aduh duh, aduh du duh aduh, Guys. Mereka kayaknya marah banget ya gara-gara gara-gara kita injak kuburannya ya, Guys, ya. Enggak bisa. Enggak mempan. Enggak mempan. Tembus ya. Tembus ya. Kita tembak tembus ya. Ini kita tembak tembus, Guys. Tuh. Oke oke oke. Ini kita coba pakai ini deh. Enggak bisa. Enggak bisa. Enggak bisa. Tetap enggak bisa, Guys. Ya, tembus, Guys. Tembus, Guys. Namanya juga hantu, Bang. Iya, iya. I ya, iya. Enggak bisa, ya. Untung aja kita pakai jetpack nih, Guys. Oke, untung aja enggak ada yang bisa terbang, Guys. Ininya, Guys, hantunya, Guys. Oke, kita masih aman, Teman-teman. Jangan panik, ya. Oke, coba kita ke sini. Oh my god. Oh my God. Ada yang ada yang dari sana loh. Ada yang dari sana loh. Dia arah kuburan kah di sini kah? Bentar bentar kita lihat ya. Ini arah kuburan yang tadi kah? Oh iya guys. Ini arah kuburan yang tadi ya? Oh iya ini nih. Nih ini nih arah kuburan yang tadi ya. Oh MG dia datang dari sini ya. Oke, oke, oke, oke. Dia ternyata datang dari sana loh, Guys. [Musik] Oh my God. Ada yang lihat enggak? Ada yang lihat enggak? Kalian lihat enggak? Ada yang lihat enggak? Dia datang dari sana loh, dari atas turun. Beneran beneran ya, Guys? Ya, dia kayaknya datang dari kuburan yang tadi kayaknya, ya. [Musik] Oke, di sini gelap banget. Kocak. Gelap banget ya. Sabar, sabar, sabar, sabar. Oh my God, di sini udah pada ngilang, Guys. Aduh, apanya yang ngilang? Lihat enggak? Lihat enggak? Enggak bisa ya? Enggak bisa ya? Enggak bisa ditembak ya, Teman-teman ya. Enggak bisa ditembak lah. Enggak bisa ditembak. Kocak. [Musik] Aman aman ya. Aman ya. Kita masih aman, Guys. Kita masih aman, Guys. Jangan panik. Jangan panik. Jangan panik. Jangan panik, ya, adik-adik, ya. Oke, ada yang deg-degan enggak di sini, Guys? Ngaku, ngaku, ngaku. Siapa yang degdegan nih, Guys? Siapa yang deg-degan? Siapa yang nonton sambil deg-degan, Guys? Kalian ngaku deh. Ngaku deh. Halo. Belum belum belum belum belum. Najua entar dulu ya. Bentar dulu ya. Main dulu ya. Bentar ya Najua ya. Sabar dulu ya. Oh my God. Oke, [Musik] kita kayaknya diikutin terus deh. Kayaknya udah enggak aman nih, Guys. Oke, tapi enggak ada yang lain ya di sini ya. Enggak ada hantu yang lain ya. [Musik] Oh my God. Coba kita lihat deh. Kita lihat dari belakang. Sabar dulu, sabar dulu. Kita akan lihat nih, apakah ada yang baru yang keluar dari dalam sini. Enggak ada ya? Enggak ada ya, Guys, ya? [Musik] Enggak ada, cuy. Aman aman di sini nih. Ih, gelap banget di sini. Kocak. Gala banget ya di sini ya. [Musik] Oh my god. Gimana ya? Oh my God ternyata kita dikejar loh. Ternyata kita diikutin guys ya. Ternyata kita diikutin cuy. Gimana nih guys? Kita diikutin terus nih. Ih, gelap banget di sini nih. Sabar dulu ya. [Musik] Oh my God. Kok mereka cepat banget sih di belakang kita ya? Tiba-tiba di belakang kita, cuy. Padahal kita terbang loh. Padahal kita ini loh. Tuh, tuh. Kita ngedas ya. Kita ngedash. Nih nih. Nih, lihat, ya. Lihat, ya. Ini udah di belakang nih. Gimana caranya? Kocak. Padal kita udah ini loh. Jauh banget loh ngedash-nya loh. Oh my god. Nih nih lihat nih. Nih kita udah terbang jauh nih guys. Lihat ya. Lihat ya. Nih lihat ya. [Musik] Aduh. Duh, gimana nih, Guys? Gimana nih? Kita ngedas deh. Kita ngedas deh. Kita ngedas. Ini jauh ya. Oh, atau kita ini deh. Kita teleport ya. Kita teleport ya. Tadi kita mau ambil motor, Guys. Kita pakai motor aja ya, Teman-teman ya. Ih, motornya di mana tadi, Guys? Kocak. Bentar, bentar. Motornya [Musik] di mana kita taruh motor tadi, ya? Bentar, bentar. Perasaan tadi kita Oh, iya ya. Di mana kita taruh motor, ya? Lupa. Kocak. Entar, Guys. Kita ambil motor dulu, cuy. Di sini ada motor merah yang lumayan keren ya. [Musik] Ada yang masih tegang kah? Ada yang masih tegang kah? Jangan tegang. Kocak. Ada yang masih tegang kah? Tuh, kita udah enggak diikutin loh. Kita udah enggak diikutin loh. Masa sih kalian tegang cuy? Oke ya. Aman ya. Aman ya posisi aman ya teman-teman ya. Kita udah enggak diikutin. Kita udah enggak diikutin ya. Kita udah enggak diikutin ya. Entar guys. Kita salah lihat kayaknya tadi ya. Salah lihat tadi guys. Salah lihat. Salah lihat. Hmm. Hmm. Tapi kayaknya dia enggak nyerang. Iya. Cuma nakutin, Guys. Kita ke kuburan enggak, Guys? Menurut kalian kita pergi ke kuburan atau enggak, Guys? Menurut kalian kita pergi ke kuburan atau enggak, Guys? Aku masih tegang. Enggak, jangan tegang. Kocak nih. Aman, aman, aman, ya. Coba kita ke sini dulu. Oke, di sini katanya ada terowongan air. Oh, ini nih terowongan airnya nih. Ini guys terowongan airnya ya. Coba ya kita masuk dulu ya. Oke, kita masuk ya, Teman-teman ya. Kita coba masuk ke terowongan air. Let’s go, Guys. Ke kuburan. Yakin kalian mau ke kuburan? Entar dulu, Guys. Entar dulu, ya. Kocak. Kita ke ini dulu nih. Oke, ya. Katanya di sini ada tengkorak. Tengkoraknya mana? Kocak. Oke, kita lihat ya. Enggak ada. Enggak ada. Enggak ada. [Musik] Oke, di sini aman. Aman, aman. Di sini aman kok. Di sini aman kok, Guys. Enggak ada apa-apa ya. Aman kok, cuy. Oke, let’s go. Ya, itu tadi ada setan enggak ada. Kocak. Jangan nakut-nakutin. Ih, takutnyo. Takut kenapa, Guys? Enggak, [Musik] Najua. Enggak dibeli, enggak dibeli. Enggak dibeli. Sabar ya, sabar ya. Main dulu ya, Najua ya. Main dulu bentar ya. [Musik] Tengkoraknya kayak bergerak enggak sih, Guys? Tengkoraknya kayak bergerak enggak sih? [Musik] Oh my god. Tengkoraknya kayak bergerak enggak sih, Guys? Coba kalian perhatiin deh. [Musik] Coba kita Iya sih, Guys. Kayak bergerak gitu ya. Kayak bergerak gitu ya. Coba kita tembak ya. Coba kita tembak ya. E, bentar. Aduh. Du du du du du du. Bentar bentar. Kita kabur kita kabur. Untung aja ada perlindungannya. Kocak. Bentar, Guys. Bentar, Guys. Aduh. Du du du du. Ah. Ah. Ya, ya, ya. Ya, iya iya. Oh my God. Iya, ya. Kita kabur, kita kabur. Aduh du duh. Oh my god, cuy. Ini bisa di ini enggak? Bisa bisa dibunuh enggak, Guys? Bisa dibunuh enggak? [Musik] Aduh, itu itu bisa dibunuh enggak, cuy? Aduh, du. Aduh, duh. Oh my God. Astaga, kita malah jatuh, Guys. Kita udah enggak di ini kan kita udah enggak di iniin kan dikejar kan. Oke, aman guys. Aman aman aman. Enggak ngejar, Guys. Aduh, aku kira tadi enggak bisa ngejar loh ininya loh. Aku kira enggak bisa ngejar loh tadi loh. Sumpah guys, K kira enggak bisa ngejar loh. Oke ya, Guys ya. Kita ke kuburan dulu ya. Bisa ya? Bisa ya? Oke, oke. Ee Bang Okiku baru tahu, Guys. Kita ke kuburan dulu ya, Guys, ya. Let’s go. Kita ke kuburan, Guys. [Musik] Oke, kita ke kuburan dulu ya, Teman-teman ya. Sabar dulu ya. Oke, guys. Oke, guys. Kita udah nyampai. Coba kalian baca nih. Baca dulu. Baca dulu, Guys. Kita baca dulu, ya, Guys, ya. Kita baca dulu, ya. Kusarankan kamu jangan sendirian ke sini. Pastikan teman kamu menemani masuk ke kuburan ini. Kebaca enggak, Guys? Kebaca enggak? Kebaca, ya. Oke, let’s go, ya. Kalau berani tengah malam ke sini dan kusarankan jangan melihat ke atas pohon. Ah. Aduh. Du du duh. Aduh. Du duh. Sumpah. Aduh, Guys. Kita disiksa, Guys. Sumpah, Guys. Aduh. Oh my God. [Musik] Astaga, Guys. Gara-gara ini kita [Musik] kayaknya kita ini dulu deh, Guys. Oke, ya, Guys, ya. Kita udah ini, Guys, ya. Ini udah 47 menit nih, ya, Guys, ya. Oh my God. Udah tegang banget dari tadi, Guys. Kita udah tegang banget dari tadi. Kita cukupkan di sini ya, Teman-teman, ya. kita cukupkan di sini ya, Teman-teman ya. Oke, kita cukupkan di sini. [Musik] Oke, terima kasih buat teman-teman yang sudah menonton dari awal sampai akhir ya. Sabar dulu Najua kita lanjut kok ini. Oke ya, Teman-teman ya. Thank you ya yang sudah menonton dari awal sampai akhir. Terima kasih banyak. Guys. Oh my God. Ini sangat menegangkan. Kita keluar dulu. Kita close dulu yang ini, Guys. Nanti kita diserang lagi. Oke, ya teman-teman, ya. Terima kasih buat Teman-teman yang sudah menonton dari awal sampai akhir di Ninju Channel. Jangan lupa klik tombol subscribe-nya, Guys. Oke, sini. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Gue baru nonton. Ah, tuh kan kalau kalian enggak mau telat, klik tombol subscribe-nya dulu, ya. Kan nanti kalau Bang Okiku live lagi nanti ada notifikasinya sama kalian, Guys. Biar kalian enggak ini ya enggak ketinggalan live Bang Okiku kayak gitu, Guys. Udah ya. Oke, bye byye semuanya. Bye byye. Oke, let’s go. Let’s go. Let’s go. Mana nih Najua nih? Bentar bentar. Mana Najua tadi? Aku enggak ini enggak. Sini sini sini sini. Mau mau cerita di mana nih? Mau cerita di mana? Di sini atau di ini? Di ini aja ya. Di ini aja ya. Di Roblox aja ya. Oke guys ya. Terima kasih buat yang nonton, guys. Udah, udah enggak ada Sakura lagi. Besok kita main lagi ya. Di sini, di sini. Oke oke oke sambil-sambil ini, ya. sambil main kali ya. Oke, ada apa tuh? Ada cerita apa tuh? Kemarin katanya ada mau cerita tuh moderator. Moderator ini ya Najua katanya mau cerita kemarin. Tung tung tung tung tung tung sahur. Entar guys. Ini ada musiknya enggak? Kapu kapu capcino asas. Entar sabar dulu, Guys. Kita matiin musiknya dulu, ya. Serembet musiknya, Guys. Serembet musiknya, ya. Ini malah ke Roblox. Kocak. Kita malah main Roblox jadinya. Oke deh, enggak apa-apa deh. Enggak apa-apa, enggak apa-apa. Oke, Guys. Ya, kita mabar di sini aja. Di sini tah? Di sini tah. Di sini tah. Di sini, di sini, di sini. Sambil mabar. Boleh. Di sini boleh. Katanya ada yang mau cerita nih. Oke, ya. Gimana tu ceritanya tu? Bye, Bang. Oke, bye bye, ya. Bye bye, ya. Bye bye, ya. Yang mau stay boleh. Yang mau stay boleh, yang mau stay boleh. Bang Okiku mau coba ini dulu ya, game Roblox-nya dulu ya. Ini Bang Okiku belum pernah coba nih. Katanya ada tower baru nih. Oke, oke. Dilap aja, dipap aja. Ih, kok sticknya enggak mau ya? Entar dulu. Ini sticknya Bang Okiku kok enggak mau ya? Oke, udah mau nih. Oke, nice. Ayo, ayo. Gini, Bang, intinya. Oke, lanjut. Ini kita dapat apa nih? Nice, nice, nice. Oh, magice. Intinya, [Musik] Bang. Pergi ke dekat hotel udah Badarudin. Kita udah selesai main Sakura. Kocak. Coia ciao. Okiku channel itu kan katanya belum dibeli. Iya. Belum dibeli Okiku channel. Terus gimana tuh? Oh my God. Okiku channel belum dibeli. [Musik] Nama map-nya apa? Bang, nama bab ini map baru ya? Apa tadi tuh? Map Brain Road. Map Brain Road. Oke, bisa ah kita jatuh. Tolong. Oke. Oh my God. Oke, oke, oke. Kita enggak bakalan jatuh lagi deh. Ini Bang Okiku udah tahu nih permainannya nih. Oke, nice. Let’s go. Ayo, Najua. Jadi itu kenapa jadi AI sama profil juga AI sama cerita short-nya nenek gayung. Oh, gitu. Gini. Jadi, gitu kan. Channel punya kakaknya Bang Okiku. Channel punya kakaknya Bang Okiku. Jadi sekarang Bang Okiku ini fokus live di sini ya gitu. Fokus live di sini. Oh my God kita lolos. Nice nice. Oh my god. Ih, seru juga ya ininya ya. Seru juga ya. Seru juga, Guys. Seru juga, Guys. Oke, lanjut lanjut. Apa nama gameennya? Roblox. Roblox. Roblox. Udah gitu doang ininya. Iya, jadinya kayak gitu. Ih, ada telur-telur apa nih, ya? Aduh du du duh. Ini ada telur-telur apa nih, cuy? Oke, let’s go. Nice. Oh my God. Kita ke mana nih? Oh, kita harus dari sana. Bang, main peta-peta nanti. Oh my God. Kalian nyuruh nyuruh Bang Okiku main peta-peta lagi, Guys. Dari tadi kita udah deg-degan, ya. Bye, Bang. Bye juga, Denis. Aku mau tanya ya gitu dong. Oh, gitu. Tanya apa tuh? Bukan, buka. Bukan itu main download permainan itu, Bros. Please lah, Bang. Bang, nanti aku kasih kamu. Emang kayak aku apa sih, Mega? Kamu baru baru bisa ngetik Mega. Kocak betanget dah, Mega dah. Bang Okiku udah serius-serius loh baca komennya loh. Ah jatuh Bang Okiku. Oh my God, jatuh lagi Mbiku. Udah serius-serius baca komenannya si ini tuh si Mega. Bang yang kemarin cewek abang ya? Yang mana nih? Yang mana ni? Iya iya iya iya iya iya iya iya. Cewek cewek cewek cewek cewek. Mau nanya lagi. Ih, Bang Okiku ngejek nama Ortuku. Siapa emang nama Ortu kamu? Kok enggak tahu, enggak tahu, enggak tahu. Sor ya. Ajak jalan. Apa tuh, Bang Okiku punya cewek ya? Iyalah, ganteng gini enggak punya cewek. Kamu bercanda? Aduh. Duuh. Bercanda, Guys. Bercanda, Guys. Bercanda, Guys. Bercanda. Ya, let’s go. Ini telur-telur apa nih kita dapetin nih, ya? Oh my God. Ini pertama kalinya Bang Okiku main, ya. Ini pertama kalinya Bang Okiku main, guys. Ini enggak tahu nih. Ini telur dinosaurus kah? Kok kita ada tumben-tumbenan di tower Roblox. Ada ini ya, ada telur-telur dinosaurus ya, Guys ya. Ah, aduh. Kita diroll. Kita diroll, Guys. Kita diroll, Guys. [Musik] Ah, kata Abang baru bisa ngetik tadi. Apa tuh? Apa tuh? Apa tuh? Apa Najua? Apa Najwa? Bang, mabar boleh. Yang mau mabar boleh, yang mau mabar boleh. Bang, baca dong. Main Gro Garden aja, Bang. Please. Serius ya, Guys, ya. Kenapa, Bang? Hokiku enggak ketarik ini ya? Enggak enggak enggak ini ya. Enggak menarik ya main Gro Garden ya. Soalnya katanya dulu dia kayak sama sama-sama kayak peace gitu, Guys. Main peace gitu. Jadinya Bang Okiku tuh enggak enggak tertarik bermain bermain itu Gro Garden cuman beli ini beli sheet udah kayak gitu doang mainnya cuman beli sheet udah kayak gitu doang terus nanam-nanam gitu udah kayak gitu doang mending mancing guys gua lebih senang mancing malah timbang game yang itu Ya, tapi ya beda-beda l, Guys. Kayaknya Bang Okiku enggak bakalan mainin game itu deh. Sor ya. Sor ya, cuy ya. Bang Okiku lebih senang main ini yang yang kayak gini aja. Oh my God. Let’s go. Oke, kita melewatin yang tadi ya. Oke, ku ini dulu ya yang kata Abang baru bisa ngetik. baru bisa ngetik. Oh, iya yang tadi ya. Oh, i ya. Ih, ada ininya juga. Oh, aduh enggak ada ininya nih. Takutnya ada musiknya ya. Kita coba ini ada musiknya enggak ya? Kalau ada musiknya nih, Bang Okiku enggak ini nih. Entar dulu coba dulu ya. Coba dulu ya. Ini ada musiknya enggak? Bentar bentar. Ini ada musiknya enggak? [Musik] Oh enggak ada musiknya ya. Kenapa kita enggak dari tadi ininya ya? Kapu kapu
kapucino asas tung tung tung tung tung tung sahur.
Oke. Ih, seru banget, Guys. Lumayan seru ya ininya ya. Tungtung. Seru enggak menurut kalian? Seru enggak? Seru enggak? Seru enggak, Guys? Abang telat enggak? Iya, telat banget. Frigo bufo.
Oke, Frigo Carmelo, Bufo guys. Yang mana info main seru ya? Serius ini seru, guys. Ada ininya juga. Oh, di atas ada juga cuy. Di atas ada juga. momento. [Musik] Oke, nice. Seru ya? Seru ya? Oh my. Oke, entar dulu guys. Bentar dulu guys. Serius kalau bermain kalau bermain tower guys, Bang Okikuun enggak bisa baca ininya enggak bisa baca komen banyak ya. [Musik] Ini main tower ini lebih horor daripada main Sakura horor, Guys. Soalnya Bang Okiku tuh noob kalau bermain ini. Mama mama. Oh my god. Oh my God. Oke, masih aman di sini ya. Masih aman ya di sini ya. Ah. Masih aman coy. Belum terlalu jauh. Coba kita tamatin ya. Mbak Okiku yang di sebelah nama Nizar itu apa kok ada kayak itu? Ah, iya ya. Bang Okiku juga enggak tahu kayaknya ya. Kayaknya ya. Kemarin kan Bang Okiku ini ya live. Eh ini Bang Oiku live kemarin. Oh my god. E jatuh nih. Jatuh nih. Jatuh nih. Nih. Kenapa bisa jatuh ke sini? Kocak. Ah. Aduh du du duh. Oh my god. Gara-gara kemarin penontonnya Bang Okiku itu tembus R juta kayaknya ya. Kayak gitu ya. Penayangannya itu tembus R juta. 1,1 juta. Makanya kayak gitu. Itu kayaknya soalnya kemarin-kemarin itu enggak ada kayak gitu. Ini tiba-tiba aja ada kayak logo-logo gitu ya. Bang Okiku enggak tahu tuh kenapa. Oke, nice. [Musik] Jauh enggak jatuhnya tadi ya? Jauh enggak tadi kita jatuhnya ya? Ada Nizar di atas sendiri. Mana Nizar? Dia Nizar enggak main ini. Enggak main Roblox dia katanya, Guys. Bu Bu baloni loli
blueberry. Ini beda ya sama yang tadi ya? Blueberry ini Octopusini.
Blueberry octopusini. Oke, nice. Let’s go. Shimpanini bananini.
Wah, wah, wah. Let’s go. Kita sama Sauki nih. Sauki nih. Sauki ganteng.
Dia ngikut terus kalau Bang OK main nih. Sauki ya. Kalian kalau mau tambahin ini, e minta tolong ya, Najua ya. Kasih tahu ya. Ini buat teman-teman yang mau mabar sama Bang Okiku nanti dikasih tahu nama eh username-nya Bang Okiku ya. Oke, biar ah aduh du du aduh du aduh du duh biar nanti bisa mabar bareng. Oke, let’s go. Nice, nice, nice, nice, nice. Let’s go. Bang Okiku kok aku tanya kok diam aja, sor ya tadi. Bang, siapa aku dong Gezi? Halo Gezi. Oh, udah subscribe ya. Thank you ya, Gezi ya. Eh, towernya apa? Udah aku tanya loh berkali-kali. Oh, sorry banget ya, Anastasia. Ya, Cappuccino Assasino. Enggak, enggak. Ini kayaknya e tower ini deh. Tower Brain Road deh. Enggak tahu tadi. Ini asal masuk aja nih, Bang Okiku. Asal masuk aja. Ah. Oh, MG kayaknya udah dulu ya, Guys, ya. Udah dulu ya, Teman-teman, ya. Tuh, yang mau username. Aduh, mati Spawi ya. Mak meningoy nih. Sok kita main ini ee main ini apa namanya tuh? Steel brain road ya, Bang? Jawab dong. Halo Mega. Iya ya Mega. Bang nama towernya apa nih? Bentar ya coba Bang lihat dulu ya. Hmm. Nama towernya apa nih yang ini ya? Penayangannya tadi R00.000 R 15.000 515.849 yang kemarin itu Rp1.100 ee eh Rp1.150.000-an kayaknya kayak gitu ya. Tuh, Spawi juga tuh muncul tuh namanya tuh dia yang kayak gini, Guys. Kayaknya dia ee yang paling banyak nonton ya. Benar-benar yang paling banyak yang sering yang sering nonton maksudnya yang sering nonton terus yang lama nontonnya itu dia baru tuh ada kayak kayak spauky tuh kayak kayak kayak tuh kayak spaukoki ya spoky ya tuh ada tanda-tanda di sampingnya guys. Kalau kalian mau ini apa namanya ee memiliki tanda kayak Spoky kayak Nizar tuh nanti tergantung kalian lama enggak nontonnya kayak gitu ya. gitu, Guys. Jadi kalau nontonnya lama nanti bakalan ada tuh ininya. Aku enggak ada karena kamu ini, Najwa. Karena kamu ini apa namanya? E udah moderator. Pilih mana emang? Kamu pilih moderator atau ada tanda itu? Bang, aku mau ikut mabar. Boleh. Nanti kita di e Steel brain road ya. Kita Steel brainroad ya. Kita main sama Spoky ya. Tuh, tuh lihat tuh nomor tiga tuh. Halo, Bang. Halo juga kata Nur. Moderator aja deh. Tuh kan pilih moderator aja. Emang moderator aja. Oke ya udah ya teman-teman ya. Nih ee Bang Okiku mau lanjut main Roblox aja nih nanti sama Spoki sama Najua ya. Kita main ya nih. Tapi Bang Okiku enggak live lagi. Besok besok kita ini besok kita live lagi ya. Oke, thank you ya buat teman-teman yang sudah nonton dari awal sampai akhir. Di sini ada Ketut, ada Parzana, ada Siti, ada Elic, ada Herdi, ada Susi, ada Mega, ada Far, ada ada Spoki, ada Naju, ada Sushi. Oke, oke kata Spoky tuh. Let’s go. Eh, nih, Bang Okiku penasaran lihat e breadot-nya Spoky nih nanti nih. Ketut Suarta, Vanesa, Roni, Zahra, Chiki, Umik, Amanda. Oke, bye bye semuanya.

SAKURA SCHOOL SIMULATOR FULL MODE HOROR BARENG BANG OKIKU

#sakuraschoolsimulator #games #gaming #horor #hantu #kuntilanak #pocong