🟥PEMAIN OXFORD KAGET SAMA SAMBUTANNYA ! Benar Kata Ole: Vibes Di GBK Bikin Merinding, Ini Gila

Apa [Musik] terjadi? A bagaimana peluang yang dimiliki? berhasil melakukan pertandingan.
Musim baru belum dimulai, tapi atmosfer sepak bola sudah mulai membara, terutama di belahan dunia yang tak ikut Piala Dunia Antarlub. Ya, banyak tim Eropa kini tengah menggeber persiapan pramusim mereka, termasuk Oxford United. Menariknya, tim asal Inggris ini memilih Indonesia sebagai salah satu destinasi turnnya. Bukan sekadar latihan biasa, mereka akan ambil bagian dalam ajang bergengsi bertajuk Piala Presiden 2025 yang digelar dari tanggal 6 hingga 13 Juli. Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, kali ini Piala Presiden tampil lebih eksklusif dengan hanya enam tim peserta Persip Bandung, Dewa United FC, Liga Indonesia All Star, serta dua tamu spesial dari luar negeri, Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand. Respon publik jangan ditanya. Dari fans Oxford hingga pendukung Port FC, mayoritas menyambut turnamen ini dengan rasa penasaran dan semangat tinggi. Apalagi hadiah turnamen ini disebut-sebut cukup fantastis, cukup untuk membuat headline di media luar. Oxford sendiri dijadwalkan mendarat di Indonesia dan sejak kabar itu muncul, antusiasme di media sosial langsung meledak. Sambutan hangat dari netizen Indonesia bahkan bikin para pemain Oxford enggak sabar untuk mencicipi atmosfer stadion megah seperti GBK. Cerita dari pemain seperti Ole hingga Marcelino soal VIPES GBK pun makin mempertebal ekspektasi akan pengalaman tak terlupakan ini. Dan satu hal yang bikin makin menarik, Oxford United dipastikan turun dengan skuad terbaik mereka termasuk amunisi anyar bernama Brian Deckers Maker, rekrutan dari Heracles Almelo yang kabarnya akan jadi andalan baru di lini tengah. Lantas menarik untuk kita simak dan inilah saat semua kaget sama sambutannya. Pemain Oxford terkesima liat GBK oleh bener vibes-nya bikin merinding. [Musik] He. Ya, Oxford United saat ini sudah tancap gas. Latihan demi latihan mereka jalani demi menyambut musim baru dengan performa yang jauh lebih solid dari musim lalu. Semangat para pemain terlihat jelas. Bukan hanya karena mereka ingin membuktikan diri, tapi juga karena ada agenda besar yang menanti tur pramusim ke Indonesia dalam ajang bergengsi Piala Presiden 2025. Dalam jadwal yang sudah dirilis, laga pembuka Oxford akan langsung panas. Mereka dijadwalkan menghadapi tim Liga Indonesia All Stars yang dikomandoi pelatih Kawakan Rahmat Darmawan. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Megah Gelora Bung Karno pada 6 Juli nanti. Sebuah laga yang diprediksi menyedot perhatian besar bukan hanya karena nama besar Oxford, tapi juga karena momen kembalinya oleh Romini dan Marcelino Ferdinand ke lapangan hijau Indonesia kali ini sebagai lawan dari para pemain bintang lokal pilihan. Tentu saja pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim. Atmosfer GBK, puluhan ribu suporter, dan kualitas permainan jadi kombinasi yang menjanjikan. Namun tantangan tak berhenti sampai di situ. Setelah melawan All Stars, Oxford akan bertandang ke Stadion Sijalak Harupat untuk menghadapi Arema FC, tim yang terkenal dengan semangat juangnya dan dukungan fanatik Aremania. Bisa dipastikan dua laga ini bukan sekadar uji coba. Ini adalah panggung awal bagi Oxford untuk menunjukkan kesiapan mereka menghadapi musim baru. Dan tentu saja bagi para fans di Indonesia, ini adalah kesempatan langka melihat klub Eropa tampil langsung di hadapan mata kepala sendiri. [Musik] Ya, tentu saja antusiasme tinggi bukan hanya datang dari para suporter, para pemain Oxford United pun tak kalah tak sabarnya. Mereka benar-benar menantikan momen di mana akhirnya bisa merasakan langsung atmosfer legendaris Stadion Gelora Bung Karno. Selama ini sebagian besar dari mereka hanya bisa menyaksikan kemegahan GBK lewat layar kaca. Apalagi saat menyaksikan aksi oleh Romeni dan Marcelino Ferdinand bersama timnas Indonesia. Tapi kali ini berbeda. Mereka akan turun langsung ke lapangan yang selama ini hanya jadi bayangan. Dikelilingi sorakan puluhan ribu fans yang dikenal militan dan penuh semangat. Bahkan sebelum menginjakkan kaki di Indonesia, banyak pemain Oxford sudah dibuat terkesima oleh antusiasme netizen Indonesia yang membanjiri media sosial club. Dan tak heran jika Ole Romeni menyebut Indonesia punya suporter terbaik di dunia. Sebuah pujian yang terdengar emosional tapi sejatinya sangat realistis. Sebab kalau bicara soal gairah terhadap sepak bola, Indonesia bukan sekadar negara yang mencintai sepak bola, tapi hidup di dalamnya. Dari lapangan kampung hingga stadion bertaraf internasional, dari nobar warung kopi sampai trending topik Twitter, semua jadi bukti nyata betapa dalamnya cinta bangsa ini terhadap si kulit bundar. Hal itu pun tak luput dari perhatian media-media asing. Berkali-kali mereka mengakui bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan fan base paling bergairah, paling loyal, dan paling ekspresif dalam mendukung tim kebanggaan mereka. Jadi wajar kalau Oxford United menjadikan laga ini bukan sekadar pemanasan pramusim, tapi pengalaman emosional yang akan terus mereka kenang. [Musik] Iya. Kalau kita bicara soal Piala Presiden 2025, satu hal yang langsung terasa konsepnya beda pol dari edisi-edisi sebelumnya. Turnamen ini tampil lebih ramping, lebih eksklusif, hanya diikuti oleh enam tim pilihan, yaitu Arema FC, Persip Bandung, Dewa United FC, Liga Indonesia All Stars, serta dua tim undangan internasional Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI Erik Tohir dalam konferensi pers resmi Piala Presiden 2025 bersama ketua steering komite Marwar Sirait dan ketua organizing committee Harsiwi Ahmad. Mereka menjelaskan bahwa format baru ini adalah bagian dari upaya menyajikan turnamen yang lebih berkualitas, berkelas, dan kompetitif. Dari sisi lokal, Persip Bandung mendapat tiket otomatis sebagai juara Liga 1 musim 2024-2025. Arema FC sebagai juara bertahan Piala Presiden dan Dewa United sebagai runner up Liga 1. Tiga nama ini hadir bukan karena popularitas, tapi murni karena prestasi. Sementara itu, kehadiran Oxford United dan Port FC lebih didasari faktor noneknis. Keduanya menerima undangan dan menyatakan kesanggupan tampil dalam event ini. Menambah warna internasional dalam turnamen yang dulu hanya diikuti klub-klub lokal. Namun bukan Piala Presiden namanya kalau tidak memantik perbincangan. Salah satu yang cukup ramai adalah keluhan dari sebagian fans Persija Jakarta. Sebagai tim dengan penonton terbanyak di Liga 1 musim lalu, wajar jika mereka merasa layak ikut serta. Tapi Erik Tohir tegas menjawab, “Di turnamen ini tidak ada pilih kasih. Penentuan peserta dilakukan secara profesional, bukan berdasarkan popularitas, tapi murni dari hasil dan pencapaian di lapangan. Sikap tegas inilah yang ingin ditunjukkan PSSI bahwa Piala Presiden 2025 adalah turnamen bergengsi bukan ajang pencitraan. Hanya mereka yang berprestasi dan siap tampil yang berhak naik ke panggung utama. [Musik] [Musik] Ya, sementara di Inggris, tepatnya di kota Oxford, kabar mengenai tur pramusim ke Indonesia langsung langsung jadi bahan hangat pembicaraan media lokal. Setelah pengumuman resmi bahwa Oxford United akan tampil dalam turnamen Piala Presiden 2025, sejumlah media setempat langsung memberitakan hal ini dengan penuh antusias. Salah satunya adalah media komunitas terkenal The Oxford yang langsung membedah siapa saja lawan yang akan dihadapi Oxford United mulai dari Liga Indonesia All Stars hingga Arema FC. Namun dari semua yang dibahas, satu hal yang benar-benar mencuri perhatian mereka, hadiah turnamen. Dilansir dari Kompas, Piala Presiden 2025 dipastikan mengalami peningkatan hadiah yang sangat signifikan. Bayangkan saja, hanya dengan memainkan empat pertandingan, sebuah tim bisa mengantongi R5,9 miliar jika berhasil menjadi juara. Runnerup pun tak pulang dengan tangan kosong karena akan diganjar Rp3 miliar. Sementara juara 3 dan EMP masing-masing membawa pulang R miliar dan Rp1 miliar. Dan untuk dua tim yang gagal lolos dari fase grup ya setidaknya masih bisa pulang membawa pengalaman dan hikmah katanya. Nah, angka-angka inilah yang membuat media dan fans Oxford seketika terbelalak. Mereka bahkan membandingkan dengan hadiah juara Piala Liga Inggris musim lalu yang hanya memberikan total hadiah senilai sesu pound sterling atau sekitar Rp2,2 miliar. Jelas ini bikin heran bagaimana bisa turnamen pramusim di Asia yang hanya diikuti en tim dan berlangsung sepekan bisa menawarkan hadiah dua kali lipat lebih besar dari salah satu kompetisi resmi tertua di Inggris? Inilah yang bikin fans Oxford makin enggak sabar. Dukungan terhadap tim mulai membanjiri kolom komentar media sosial bukan hanya karena faktor olahraga, tapi juga karena kesempatan emas untuk menambah pundi-pundi keuangan klub. Apalagi menjelang bursa transfer musim panas. Tambahan dana dari turnamen seperti ini jelas jadi amunisi penting bagi manajemen dalam mendatangkan pemain baru. Oxford United sendiri kini masuk sebagai salah satu unggulan utama. Wajar saja karena mereka berasal dari kompetisi Championship Liga kasta kedua Inggris yang secara kualitas dan intensitas jelas masih berada dua hingga tiga level di atas Liga Thailand apalagi Liga Indonesia. Maka bukan hanya untuk mengejar prestis, tapi ini juga soal menjaga nama besar dan membuktikan kelas mereka di level internasional. Dan satu hal yang pasti, Oxford datang bukan sekadar untuk jalan-jalan. Mereka datang untuk menang. [Musik] Ya. Lalu muncul satu pertanyaan menarik, kenapa Port FC? Kenapa bukan tim dari Malaysia, Vietnam atau negara ASEAN lainnya yang diajak bergabung di Piala Presiden 2025? Jawabannya jelas, Port FC bukan hadir secara kebetulan. Mereka datang atas undangan istimewa dan di balik undangan itu berdiri dua sosok besar di sepak bola Asia Tenggara, Erik Tohir dan Nual Van Lamsam atau yang lebih dikenal dengan sebutan Madampang. Erik Tohir sebagai ketua umum PSSI memang bukan sekadar pemimpin federasi. Ia adalah arsitek strategi yang berpikir jauh ke depan. bukan hanya soal taktik di lapangan, tapi juga diplomasi, jaringan, dan masa depan sepak bola Indonesia. Dan di sisi lain, Madampang bukan cuma pemilik Port FC, tapi juga ketua federasi sepak bola Thailand. Seorang figur penting yang punya pengaruh besar di kawasan. Keduanya sudah lama menjalin hubungan bukan sekadar lewat surat resmi atau proposal, tapi lewat kesepahaman visi, rasa saling hormat, dan koneksi personal yang tak bisa ditembus oleh pendekatan formal biasa. Inilah bentuk nyata dari diplomasi olahraga di mana kerja sama lahir dari mutual respect dan komitmen membangun sepak bola regional secara bersama-sama. Tentu Port FC juga punya daya tarik tersendiri. Mereka bukan tim sembarangan. Saat ini mereka dibela oleh Asnawi Mangkualam, salah satu pemain terbaik Timnas Indonesia. Dan ini jadi momen spesial karena Asnawi akan kembali ke Indonesia. Tapi kali ini bukan untuk membela merah putih, melainkan memperkuat klubnya dari Thailand. Belum lagi kabar tentang Pratama Arhan yang saat ini bermain di Bangkok dan Shine Patinama yang ster dikabarkan merapat ke Buriram United. Semua ini menambah semarak keterlibatan Thailand di Piala Presiden menjadikan turnamen ini lebih dari sekadar ajang pramusim tapi panggung regional yang menyatukan talenta dan semangat ASEAN. Seperti yang dikutip dari bola.net, Erik Tohir menegaskan salah satu yang kami undang adalah Port FC. Kebetulan Asnawi bermain di sana dan pemilik klubnya adalah ketua federasi sepak bola Thailand. Beliau sangat senang bisa berpartisipasi dalam pengembangan sepak bola Indonesia. Dan itulah inti dari semuanya. Kerja sama, saling dukung, dan membangun sepak bola ASEAN yang lebih kuat. Dimulai dari lapangan hijau tapi berdampak jauh hingga ke masa depan. [Musik] Ya, terlepas dari semua itu, Piala Presiden 2025 bukan sekadar turnamen pemanasan jelang Liga. Lebih dari itu, ini adalah cermin ambisi besar sepak bola Indonesia yang perlahan tapi pasti mulai menatap panggung yang lebih luas. Bukan hanya untuk disaksikan suporter lokal, tapi juga untuk menunjukkan kepada dunia. Inilah wajah baru sepak bola Indonesia. Dengan hadirnya tim-tim internasional seperti Oxford United dan Port FC, atmosfer turnamen ini berubah total. Kita tidak hanya menyambut pertandingan, kita menyambut sebuah pertemuan budaya, gairah, dan rasa saling hormat antar bangsa melalui sepak bola. Dan untuk kalian para penggawa Oxford United, bersiaplah. Apa yang akan kalian lihat di sini berbeda dari apa yang selama ini kalian alami di Inggris. Mungkin kalian hanya klub kecil di mata sebagian orang di Eropa, tapi di sini kalian akan dianggap istimewa. Kalian akan bermain di GBK, sebuah stadion yang bukan sekadar tempat bertanding, tapi tempat lahirnya cerita dan kenangan. Banyak bintang yang telah merasakan atmosfer GBK dan berkata, “Saya tidak pernah membayangkan bisa bermain di tempat dengan energi sebesar ini. Mungkin rumputnya belum sempurna. Tapi percayalah semua itu akan tertutup oleh romansa, teriakan suporter, dan semangat tanpa henti dari tribun. Jadi untuk Oxford United dan Port FC, welcome to Indonesia, welcome to tanah yang hidup dengan sepak bola. Nikmati setiap detiknya karena pengalaman ini akan bertahan lebih lama dari sekadar hasil pertandingan. [Musik] [Musik] Jadi, itulah tadi cerita dari Garuda Aktif hari ini. Jangan lupa pantengin terus cerita menarik lainnya di channel ini dan jangan lupa klik like-nya serta tulis pendapatmu di kolom komentar. Dukung terus Timnas Indonesia karena masih banyak cerita menarik lainnya yang akan kami persembahkan untuk kalian semua. Tetap semangat. Yeah.

🟥PEMAIN OXFORD KAGET SAMA SAMBUTANNYA ! Benar Kata Ole: Vibes Di GBK Bikin Merinding, Ini Gila
JANGAN LUPA UNTUK LIKE, KOMEN, SHARE DAN SUBSCRIBE CHANNEL GARUDA AKTIF

timnas indonesia, timnas indonesia news, berita timnas indonesia terbaru, berita timnas indonesia hari ini, berita timnas indonesia 2022, berita timnas indonesia terbaru hari ini, berita timnas indonesia terkini, berita timnas indonesia, berita bola terbaru hari ini, hasil timnas indonesia tadi malam, hasil bola tadi malam, timnas indonesia tadi malam, live timnas Indonesia hari ini, live timnas, timnas indonesia live streaming, kabar timnas Indonesia, info timnas Indonesia, timnas u23, timnas u19, timnas senior, piala asia, piala aff, live indosiar sekarang, indosiar live streaming, hasil timnas indonesia hari ini, piala aff 2022, hasil piala aff 2022, fifa matchday, piala aff, timnas u19, rcti live streaming, live rcti sekarang, hasil timnas indonesia, piala aff u16 2022,

timnas indonesia U-16 vs vietnam
indonesia U-16 vs vietnam
live timnas indonesia U-16 vs vietnam
live indonesia U-16 vs vietnam
live streaming timnas indonesia U-16 vs vietnam
live streaming indonesia U-16 vs vietnam
live indosiar aff u-16 2022
live indosiar aff u-16 2022 hari ini
live indosiar timnas indonesia U-16 vs vietnam
live indosiar indonesia U-16 vs vietnam
live streaming indosiar,
live timnas indonesia U-16 hari ini,
Live timnas indonesia hari ini,

LIVE INDONESIA U-16 VS VIETNAM
LIVE STREAMING TIMNAS INDONESIA U-16 VS VIETNAM
LIVE TIMNAS INDONESIA U-16 HARI INI
LIVE STREAMING TIMNAS INDONESIA U-16 HARI INI
LIVE INDOSIAR AFF U-16 HARI INI
LIVE AFF U-16 HARI INI
LIVE TIMNAS INDONESIA HARI INI

timnas indonesia U-16 vs vietnam,indonesia U-16 vs vietnam,live timnas indonesia U-16 vs vietnam,live indonesia U-16 vs vietnam,live streaming timnas indonesia U-16 vs vietnam,live streaming,indonesia U-16 vs vietnam,live indosiar aff u-16,live indosiar aff u-16 hari ini,live indosiar timnas indonesia U-16 vs vietnam,live indosiar indonesia U-16 vs vietnam,live streaming indosiar,live timnas indonesia U-16 hari ini

#timnasindonesia #IndonesiaFootball #Timnas