KISAH KELUARGA HANCUR KARENA KECANDUAN – Pikabuu Stop

Stop, stop, stop, stop, stop, stop, stop. Itu judul game-nya ya, Guys, ya. Dari kemarin kalian request aku buat mainin game Pikabost Stop ini, Guys. Dan dari judulnya aja aku udah tahu gameennya itu tentang stop. Stop tak stop tanyain aku kapan nikah. Stop tanyain aku kapan reaction FIFA Fantasy. Stop apalagi? I don’t know judul. Jujur, Guys, aku enggak tahu ini gameennya tentang apa. Tapi banyak banget dari kalian yang pengen aku mainin game ini. Dan katanya kalau aku main game ini aku bakal tercengang. Well, aku udah sempat research dikit ya. Aku udah sempat coba searching youtuber-youtuber lain itu judulnya itu kayak gimana supaya minimal aku tahu e gameennya tentang apa. Dan jujur aja aku juga udah sempat baca sinopsisnya di halamannya. kayaknya game ini itu tentang kecanduan narkoboy kah atau apa. Tapi kalau misalnya aku lihat dari HP-nya mungkin kecanduan sosm atau I don’t know judul tebakanku judul ya guys ya yang paling masuk akal. Anyway hai kaw bertemu lagi denganku Biken Cream dan selamat datang ke game Pikab Stop. Hari ini kita bakal mainin secara live karena banyak dari kalian yang request aku buat mainin ini game secara live ya kawan ya. Dan di sini aku sudah mempersiapkannya. Ternyata aku belum siapin. Bentar. Layarnya kenapa ggak muncul, Bang? Come on. Come on, Bro. Sebentar. Teknisi boom. JJR teknisi keren ggak sih? Teknisi keren ggak sih? W Nelson. W Nelson enggak sih? Gilo. Anyway, ada siapa aja nih yang hadir di sini? Ada Oyen, Yartes, Asar, Ken, eh Rerena. Ngomong-ong suara game-nya kekencangan atau udah pas nih, Guys? Soalnya di sini kayaknya gak bisa di-setting nih, kawan. Aku udah sempat buka bentar tadi buat ganti bahasanya jadi bahasa Indonesia. Tapi aku enggak menemukan option buat audio. Pas ya. Pas ya suaranya pas ya. Halo semua, welcome, welcome. Banyak banget yang hadir di sini ya. Oh, Fadil. Nah, gitu dong main Pikabu stop pasti seru nih. All ending. Emang endingnya ada berapa Guys? Emang endingnya ada berapa guys? Anyway guys, terima kasih atas donasinya. Kalau misalnya nanti ada yang donate lewat Tako dan kalau misalnya isi dari donate itu enggak nyambung sama topik yang kita lagi mainin, mungkin aku bacanya di akhir stream ya, Guys, ya. Jadi yang out of topic itu aku bacanya di akhir stream soalnya aku gak mau ganggu experience kita buat main game ini. Oke. Selain itu kalian kayak punya harapan besar ya tentang game ini. Jadi aku enggak tahu aku juga punya ekspektasi besar karena kalian bilang aku bakal tercengang main game ini. Jadi ya kita lihat ada ening, Bang. Ening, Bro. Bro. Oke, kita coba ya. Kita dapatin en allingnya ya. All endingnya. Kita coba aja enggak sih? Langsung judulnya Pikabu Stop mulai baru peringatan. Game ini mengandung konten sensitif seperti perjudian. Sudah aku tebak, kawan. Kekerasan dalam rumah tangga, bahasa kasar, dan darah. Oh, oke kalau begitu saya akan main game lain saja. Saya mengerti saya akan menanggung konsekuensinya. Kok aku jadi takut sih ada peringatan gini, Guys. Jangan sensor, ya. Kayaknya aku enggak sensor sih, Guys. Emang ada ada settingan sensornya lagian ya? Saya mengerti. Saya akan menanggung konsekuensinya. Sebelumnya, Guys, aku pernah main game Pikabu juga dan game Pikabu itu agak sadis ya, kawan ya. Jadi, ya aku tahu apa yang aku harapkan dari sini. Aku tahu kita bakal lihat apa gitu loh. Oke, kita langsung gas aja. Game ini mengandung kata kasar perjudian dan konten brutal. Sensor kata kasar. Sensor kata judi atau pinjol. Sensor adegan brutal. Guys, kita bisa bikin tamat brutal legends dengan mencentang ini. Iya enggak sih, Guys? Beda, beda. Oke, let’s go, Guys. Kita langsung next aja, ya, kawan ya. Gas. Kita gak sensor apa-apa. Jadi buat anak-anak di bawah umur 1 tahun, tolong menonton dengan bimbingan orang tua yang di atas 1 tahun ya. Tolong ya pikirkan sendiri apa yang apa yang baik dan negatif guys ya. Saring sendiri ya positif negatifnya. Karena menurutku kalau kalian udah nyentuh internet kalian harus pintar-pintar sendiri nyaring positif negatif guys. Skill issue tes. Sebelum bermain, coba tap tombol ini sampai penuh. Tap. Oh my God. Ada beginian dong. Kerja bagus. Kamu tidak punya skill isue, Bro. Apa ini? Kenapa ada wawancara skill isu-nya di sini, coy? Dam, dia pikir kita noobis. Kurang ajar. Game ini terdapat enam ending. Makasih informasinya. Aku udah dapat spoiler dari obrolan. Kamu telat, Bro. Game kamu telat. Hari noljir. Emang ada tanggal nol, Guys? Kok rumahnya kayak kenal, Guys? Ini rumah template ini. Aku pernah main game yang ya yang itu loh, Guys. Yang punya rumahnya mirip-mirip Hitz itu loh, Guys. Mukanya kok kayak kenal sih yang kemarin yang dulu-dulu pernah main. Oh my God. Istri kah ini? Istri. Oh, cakep. Wah, arah-arah arah-arah. Gelok, Mas. Ini pisang goreng dan kopinya. Oh gini. Ternyata rasanya punya istri. Enak ya dibikinin pisang goreng dan kopi, Bro. Enak ya. Jadi pengen punya istri. Iya enggak sih, Guys? Kayla loh. Malah ka. Mas ini pisang goreng dan kopinya. Aduh cantiknya istriku. Manis ya. Apa sih Mas? Suka lebay deh pagi-pagi. Ih, kamu dipuji malah gitu. Aku enggak butuh pujian, Mas. Aku butuhnya duit ditampar realita gitu. Ditampar realita gitu, Guys. Aku enggak butuh pujian, Mas. Aku butuhnya duit. Woi, matre lu ya ternyata. Hah? Tapi jangankan istri, diriku sendiri juga butuh duit, Guys. Emang makan pakai pujian, pakai duit. Duit semua tendang duit. Mas, minta uang belanja dong. Aku mau ke pasar. Heh, pagi-pagi udah dipalek preman. Udah ketahu bapak-bapak belum, Guys? Biar mendalami gameennya, Guys. Enggak doyan kalau enggak ada duit. Iya. Siang, Ahza. Thank you. Berapa yang akan kamu kasih, Guys? Kita kasih berapa buat istri kita belanja di pasar? Hitung dulu enggak sih, Guys? Hitung dulu enggak sih, Guys? Kita hari ini pengen makan apa? Kayaknya makan siang kita pengen stick tender loowen Rp500.000. Em, mash potato Rp50.000. Berarti kan total Rp550.000 tuh. Ya tambah buncis lah. Murah ya. Buncis paling Rp10.000 ya. Oke, berarti R560.000. Oke, kita miskin, Guys. Tahu diri dikitlah. R.000, Bang. 40, Bang. 40 aja, Bang. Lu pada pelit ya sama istri, Guys. Parah. Masa 40 kasih 30 lah nih. 30. Disun dulu dong suaminya. Ih, ngasih R.000 minta sun. Ngasih R juta dulu baru aku mau SUN. Ih, pelit. R.000 enggak dapat, Sun. Dapatnya sunat. Sunat pun R30.000 enggak dapat ya. Sunat pakai apa? Gunting. Gunting karatan. Ih. Dah. Ah. Aku ke pasar dulu ya, Mas. Jangan pergi. Biar aku antarkan pakai motor bebekku. Biar kita kayak D and M cepmek itu tahu enggak sih? Yang peluk-pelukan gitu, Guys. Yang dia peluk dari belakang gitu. Perutnya menggleor-leor gitu. Oh, iye. Oh, ye. Kenapa istri kita jalannya slow motion ya, Guys? Penyakit kayaknya dari dulu, Guys. Nih, ngomong-ngomong kita nonton bola ya. Ini yang jahat yang mana nih, Guys? Terus apa sekarang? Tabungan kita tinggal R2.970.000. Kalau misal kalian lihat di pojok kiri atas, Guys. Kursinya dua tapi duduk sendiri. Dasar jomblo. Makan, Bang. Oh, iya. Kita disuruh ngopi, ya. Gelo. Ada udut, coy. Udut dulu, minum dulu, atau makan dulu, Guys? Kita ambil risol dulu. Enggak sih sarapan lupia. Am nyam nyam nyam. Kenyang. Enggak boleh ngecap kalau makan. Ah. Ahnya mana? Ah. Ah. Lah. Istri kedua. Oh bentar. Oh. Anak. Anak. Anak. Anak, guys. Anak SMA nih. Anak SMA nih. Anak SMA nih guys. Kaila Pah, aku mau berangkat sekolah. Ya kan benar anak, Guys, bukan istri kedua. Kalian sus banget sih. Minta uang jajan dong. Kasih berapa Guys? Kasih berapa Guys? Ini kenapa muka anak kita mirip sama muka istri kita, ya? Dagunya ini dagu lancip banget itu. Dagu kah? Dagunya lancip banget guys. Kayakung Jinwou solo level ya Kak sih Kung Jinu solo leveling nih panjang banget coy. Lancip banget coy. 16 Bang. Gak ada pilihannya 16. 15. Okelah 15 kasih 15 ya guys ya. Istri kedua lebih menggoda maksudnya anak. Oke Pah. Terima kasih, Pah. Mau Papa antar enggak naik motor? Enggak usah Pah. Aku mau jalan kaki aja. Ya udah, aku berangkat dulu ya, Pak. Assalamualaikum. Waalaikumsalam. Hati-hati di jalan ya, putriku yang cantik. Gila, semuanya jalan deh. Kita hemat bensin. Lumayan, Bro. Lumayan, Bro. Pengeluaran hemat, Bro. Aku tarik kata-katu, ternyata istri kita tidak matre, ya. Jadi, kita bisa kaya nih. Punya tabungan 2,9 juta kita kaya. Ye, saatnya all in Gaca Roblox. Iya enggak sih, Guys? Oke, lanjut enggak sih? Lanjut apa? Udut, udut udut. Eh, stres gua udah keluar duit hari ini R5.000. Stres banget ini. Tagihan mana? Tagihan listrik belum bayar. Stres. Eh, eh. Itu ayam yang kedua, Bang. Iya. Enggak, itu anak, wei. Sembarangan kamu, ya. Oke. Terus sekarang apa? Lumpia. Gok [Musik] nanti Bang Nelson gini juga di masa depan ya. Iya dong B. Ini spoiler dulu, latihan dulu coy. Ini ancang-ancang ya. Ancang-ancang sebelum kita gitu, Guys. Thank you, B.000-nya. Oke, sekarang apa? Nonton kah? Pagi-pagi acara TV enggak ada yang bagus ya? Mending nonton berita aja deh. Ambil remote TV. Bip bip bup bup beb b. Pemirsa, kita ke berita selanjutnya. Kami mendapat laporan terjadi kenaikan harga yang pesat pada bahan kebutuhan pokok. Harga cabai dan bawang mengalami kenaikan paling tinggi melonjak pesat hingga 200%. Emang e guys? yang cabe-cabean. Coba dong komen di komentar, Guys. Emang iya naik harga kalian? Ibu-ibu mulai mengeluh kejadian ini dan mereka berharap harga-harga ini bisa segera turun. Kita ke berita selanjutnya. Terjadi peristiwa PHK massal yang terjadi di beberapa perusahaan. Uh, banyak yang dipecat ya. Makin dikit nih lapangan pekerjaan. Huh. Tiap hari selalu saja ada berita-berita yang bikin kesal. Sekarang harga-harga pada naik, sedangkan gaji gua enggak naik sama sekali. Pengin pindah kerjaan juga semakin sulit. Aduh, gua harus gimana? Jual diri aja. Laku kali, Bapak-bapak. Ada kali yang mau elose kumis gitu kan dibayar R juta gitu. Ada enggak, Guys, yang pengin bayar? Kalau ada aku pengin tumbuhin kumis, Guys. Please. Ah, suara apa itu? Wih. Oh, ini foto keluarga kita kah? Kayak Ei ini foto keluarganya. Keluarga khayalan dam. Oh, suara HP. Notif HP coy. Kita punya selingkuhan kah? Damn. Walaupun aku udah tua tapi aku masih populer, men. Kita interak saja. Nah, notif dari siapa? Kenapa namanya Yadi? Namanya Yadi, coy. Gak jadi, gak jadi simpanan, sumpah. Gak jadi selingkuhan, Guys. Sabar, sabar. Gak cancel, cancel. Please, please, please cancel, guys. Ada ada pesan masuk. Pesan dari si Yadi. Yadi saha? Gua juga gak tahu, coy. Ini malah foto profilnya ganteng banget lagi. Astaga di masa depan berarti juga enggak ada teman yang berkunjung. Kasihan ya. Gelo. Temanku kan chat GPT kawan, Bro. Entar malam ngopi yuk. Ah, malas. Paling mau minjam duit. Nah, Yadi mau minjam duit kan? Mukanya ganteng nih. Ganteng-ganteng minjam duit lu. Sialan. Kagaklah, Bang. Justru gua mau traktir lu nih sama teman-teman. Hah? Wih, tumben banget lu jadi sultan. Feelingku enggak enak nih guys yang namanya Yadi Yadi gini itu biasa enggak benar, Guys. Iya dong, gua habis menang jackpot, Bang. Wk wk wk wk. Ah. Ah. Yadi, Yadi gara-gara lu nih ini game jadi ada nih Yadi. Jadi Harmoko nih. Nama Bapak siapa nih Adi? Ya. Hah? Jackpot lu main judi. Seriusan? Yoi, Bang. Wk wk wk. Ketawa doang lagi. Ah, Muk. Gil lu ini. Serius beneran, Bang? Kenapa mau ikutan? Idih najis. Ih, enggak lah ya. Enggak enggak sih, Guys? Enggak lah ya. Bentar. Ini kayaknya pilihan ini itu akan mengarahkan ke ending gak sih, Guys? Ini kayaknya ngarahin ke ending gak sih feelingku? You not aku kayak pertama kali kita main aku bakal coba pilih pilihan sesuai mauku, ya, Guys, ya. Jadi, aku enggak baca komentar dulu atau request dari kalian secara live atau yang nonton replay. Aku bakal coba keinginanku dulu. Aku pengin jawab enggak lah. Najis. Anti judi. Aku benci judul. Bacot kalian. Ah, bacot kalian semua. Aku benci judul yang komen judul haram. Youtuber jual channel ke judul haram. Oke. Bran bang kenapa mau ikutan? Enggak lah. Kelas king. Kelas king. Hati-hati bahaya main gituan. Nah, jadi penasehat kita. Udah banyak korban ya. Berhenti sebelum terlambat. Gila, tiba-tiba kita jadi orang suci gini. Ustaz kah? Lebih baik jadi ustaz daripada ustazah. Benar enggak, Guys, sebutannya? Kurang tahu aku, Guys. Ya, elah, Bang. Ini cuma iseng-iseng. Enggak, enggak. Pokoknya nanti malam kita ketemu. Gelok nih kita nge-chat kayak orang bener aja kita. Emang benerlah kelas King lu bakal gua rukiah ini. Gua serius gua gak pengen lu hancur. Damn damn ini masa serius benar ya guys ya. Judul tidak bisa dianggap remeh. Oke Bang. Oke. Dia hanya tersenyum. Semenjak itu senyumannya menjadi pulsa, guys. Si Yadi. Ngapain coba main judi? Bego banget jadi orang. Kenapa sih orang-orang pada suka main judi? Pengin kaya mendadak mimpi enggak ada yang bisa kaya dari judi. Yang ada malah tambah miskin. Benar, Guys. Coba aja kalian ya kalian kalian yang yang tercemplung-tercemplung. Aku aku berikan siraman rohani. Oke guys, coba kalian research. Kalian searching siapa orang yang kaya dari judul? Maksudnya kayanya bukan yang cuman kayak I don’t know R juta, R juta. Enggak. Yang kaya beneran kebanyakan tuh 99%. bangkrut. Buktinya beritanya semuanya bangkrut dari judul, Guys. Yang kaya itu apanya? Bandarnya yang punya judulnya. Iyalah yang makanin duit-duit kalian. Makanya jangan judul, Guys. Stop. Oh, oh, oh. Itu alasan kenapa nama gameennya Pikabu Stop, ya? Stop. Eh, ny stop. Bentar, itu wit bukan sih? Anyway, kita lanjut enggak sih, Guys? Saya gak ada eh gak ada yang bisa kaya dari judi. Yang ada malah tambah miskin. Pokoknya bakal gua sadarkan si Yadi. Gua gak mau teman gua hidupnya hancur gara-gara Judai. Moga-moga dia belum terlalu jatuh tenggelam agar dia bisa diselamatkan. Oh, baik banget kita, coy. Gelok, happy ending, bro. Semua berita dan kisah pahit tentang kehancuran hidup akibat judi dimulai dari iseng. Ingat guys, semuanya mulainya dari iseng, dari pengen nyoba-nyoba. Tapi aku kasih tahu ke kalian, jangan nyentuh sekalipun, Guys. Judi. Oke, kalau rokok mungkin agak susah, ya. Tapi kalau misalnya kalian belum sentuh rokok, please jangan sentuh. Jangan coba-coba, jangan iseng, Guys. Karena itu merusak tubuh kalian. Anyway, main menu. Aku mau ending lain. Iya enggak sih, Guys? Aku mau ending yang lain. Balik lagi nih. Saat ditawarin main judi. Saya main judi atau tidak? Oke, kita balik lagi ke sini ya, Guys. Ya, kita balik lagi ke sini dan kali ini kita bakal coba pilih-pilihan lain untuk mencari emm apa sih namanya? Ending line.
Aku pernah lihat mukamu dijadikan iklan judul, Bang. Udah K report kalau ngelihat. Ah, report, Guys. Aku enggak ada ya. Aku enggak ada promosiin judul itu haram, ya. Bayangin dia udah pengen apa ngejebak orang pakai muka aku pula difitnah aku, Guys. Bayangin dosanya, Guys. Astaga, hidup zaman no kenapa sih banyak tantangan, Guys. Gila, hard mode kita, Guys. Cuman game. Kalian bilang ini cuman game. Ini real, Guys. Ini real. Kita harus aware. Enggak tahu, ya. Aku aku ini mumpung lagi ramai nih yang nonton ada 4.700-an orang, aku pengen naikin awareness termasuk yang nonton replay ya. Aku pengin naikin awareness. Jangan judi online, Guys. Please, please. Jangan judi online. Itu lingkaran setan, Guys. Serius deh, Bro. Entar malam ngopi yuk. Ah, malas. Paling mau minjam duit. Oke, ini balik lagi, ya. Ini balik lagi, ya. Siap, Bang. Benar, ya. Benar, ya. Siap, ya. #SJol setuju. Setuju. Setuju. Hasytube berikan fitur untuk memblok komentar judul. Oke, ini kita agak skip aja. Tadi kan udah sempat kita baca ya. Kita skip aja, Guys. Nah, kita sampai sini dulu kan nih sampai muncul pilihan. Aku maunya YouTuber, Bang. Nah, YouTuber tuh cita-cita yang cukup baik, Guys. Karena apa? Kita tuh peng punya cita-cita untuk mengutarakan kekreativitasan kita, gitu loh, Guys. Asal jadi YouTuber enggak jual channel ke judul. Tapi kalau jual channel ke orang lain enggak apa-apa sih sebenarnya menurutku. Aku no komen. Tapi kalau ke judul kenapa, Bang? Emangnya soalnya kalau jual channel ke judul ini, coy. Entar channelmu dijadiin promosi buat judul pasti ada yang kejebak. Itu literally dosanya ke youtubernya sendiri lagi. Gak sih logika? Anyway, yoi, Bang. Wk wk wk. Ah, muka gila lu ini. Serius? Beneran, Bang? Kenapa mau ikutan? Nah, ini kali ini untuk mencari ending lain, Guys. Kita jawab boleh yat. Emote skeleton. Ini dia kawan bisikan setan pertama. Cobalah iseng-iseng. Nah, musiknya udah gak benar nih. Pokoknya kalau kalian guys, memilih pilihan hidup terus tiba-tiba bunyi musik kayak gini terus ada emote skeleton kalian stop, Guys. Langsung stop. Stop. Robahlah iseng-iseng. Taruhan kecil-kecil aja. Kalau udah menang sekali gua bakal berhenti. Bakalannya untung. Dan cuan ini gua bikin bangkrut si bandar. Lihat guys, itu dia bisikan setan pertama. Itu barusan yang ngomong bukan saya guys. Itu barusan yang ngomong setan. Boleh yat. Minta diajarin kah? Penasaran ya? Ah, mau gua kasih linknya enggak? Boleh-boleh Yat lagi butuh duit. Ini dia. Ini dia coy. Wk wk wk. Oke, oke. Ini Yadi ya. Yadi nih panglima setannya nih ya. Kurang ajar disensor nih ya. Tuh cobain tuh. Wkwk. Sip. Makasih ya. Gila, klik URL-nya. Ini yakin situs judul bukan bok. Bukan situs bokap lu yang dibuatin supaya lu belajar supaya enggak judul. Oh iya benar nih bahasa Jepang campur apa ini woi? Ini apa ini RI? Tapi belakangnya aku gak tahu apa nih? I don’t know username-nya apa guys? Kita sign up dulu enggak sih? Daftar dulu guys. Username-nya adalah apa, Guys? Enggak tahu. Bandar 1 2 3. Siapa tahu dia mereka lengah dan dikira kita bandar. Gelo enggak? Yanto. Bang Yanto saha? Yanto saha? Woi, email-nya ada lah email-nya adalah bandar. R-nya dua. Bandar R-nya dua, Guys. Password ahi. Eh, apa sih? Ahih. Kalian gak bisa lihat ya password-nya di sensor, Guys. Pilih yang tiga, Bang. Lebih untung. Apa ini maksudnya? Woi, woi, orang saleh. Diam, kamu orang saleh. Tidak, setan sudah muncul di real life, guys. Stop, stop, stop, stop. gitu ya, Guys, ya. Pokoknya reflek kita harus dop. Bentar, username kita tadi apa? Lupa anjir. Oh, bandar 1 2 3. Ah, login. Kenapa musiknya langsung chillin gini? Wah, ini nih ini gaetan setan, Guys. Ini pancingan bandar ini, Guys. Dari musiknya bikin kita kayak enjoy, enjoy untuk keluarin duit terus, Guys. Astaga ini ya. Mending aku top up Robux. Top up, guys. Kita bakal top up berapa? 5.000, 10.000, R.000, R5.000, [Musik] 25 B. Parah yang bilang 25. Parah ya kalian ya. Hei, hei. Kok kalian ahli gitu sih? Kok jago sih kalian? Hei, ngaku kalian. Kok kok jago? Kok ngerti kalian? Kalian kok ngerti? Ya udah 25 ini request kalian, Guys. Request kalian 25. Oke, udah top up nih, guys. Saldo kita kurang nih. Tabungan kita berkurang ya. Oke, terus habis itu kita play. Oh, your bed, kawan. Kita taruh 25.000 langsung all in. Langsung all in. Terus tadi kata spoilernya kita tiga kali. Ingat, Guys, ini game. Jangan ditiru, jangan ditiru. Hei, hei, hei. Setiap detik aku harus disclaimer, ya. [Musik] Yo, [Musik] kok senang beneran parah. Eh, bisingan setan. Berhenti kalian. Bisingan setan. Tidak bisingan setan. What? Dikasih menang ini sama bandar, Guys. Dikasih menang ini sama bandar, Guys. Enggak, enggak. Ini dikasih dikasih menang sama bandar. Udah, awalnya emang dikasih menang, ya, Guys, ya. Habis itu kita harus stop. Stop, stop. All in, Bang. Biasanya di awal dikasih menang. Stop gak sih, Guys? Stop, stop, stop, stop. Ini pancingan bandar, pancingan bandar. Withdraw, withdraw. Cukup kok gak bisa keluar. Oh, level kecanduan. [Musik] Harus penuhin dulu level kecanduannya, Guys. Kok senang, Bang? Iya. Ah, ini harus mentokin dulu. Gak bisa stop, Bang Do. Judulnya kan stop. Kenapa gak bisa stop? Ah, cukup top upnya nanti lagi. Oh, gak boleh, gak boleh menang banyak ya. Oke, oke, oke, fine. Oke, fine. Eh, oke, oke, oke. Awal-awal katanya sering dikasih menang. Oke, langsung tujuh kali, Guys. Langsung tujuh kali. Kita lihat [Musik] apa iya, Guys. Ikan pari punya adik. Jangan ditiru, ya, adik-adik. Nah, dengar dengar nanas pacar Todoroki ya. Eh, ini yang baru yang baru join ini game, guys, game Pikabu Stop tentang game kecanduan. Em ini aku enggak lagi judul ya. Please, please jangan ambil aku take out of context. Kamu iklan judul tidak bisa mengambilku out of contact. Diam kamu. Huhuh. Lah rugi rugi jjir. Lah kok gitu sih setengnya? Emang gitu sih setengnya guys? Gak ngerti dah. Katanya yang tiga kali aja. Terus kapan stopnya Gushi? Tiga aja Bang. Oke tiga aja ya. Tiga aja. Mantap AC. Oke. Kok kalian jago sih? Hei, ngaku kalian kok kalian jago? Terus aku mesti gimana ini? Sumpah tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak. Wah, gampang juga ya ternyata. Mulai, mulai, mulai, mulai, mulai, mulai, mulai. [Musik] Astaga, aku pengen stop, Guys. Kalau tadi stop ending, udah happy ending. Ini kalian tahu enggak sih meme-nya, Guys? yang kayak kalau menang alhamdulillah, kalau kalah astagfirullah. Tahu enggak, Guys, yang bercandaan itu? Ah. Eh, tidak. Seru, seru. Kayaknya lebih seru kalau kita naikkan taruhannya. Kalau taruhannya makin naik, otomatis hadiahnya makin besar dong. Ah, ini dia kayak seru. Bi, dia mau pakai tidak. Stop, stop, stop. Ayo lanjut. Tidak, tidak, tidak, [Musik] tidak. [Musik] Apa-apa ini tidak, Guys. Ayo, kita harus katakan stop. Ayo, tulis di obrolan. Stop. Stop. Semuanya stop. Semuanya start. Stop. [Musik] anggap setiap kita melawan ini, Guys, kita lagi duel, kita lagi one v1 lawan setan ya, Guys, ya. Tapi karena ini game, terpaksa, Guys. Terpaksa kalah di sini karena kita udah latihan silat. [Musik] Stop. Nol. Kalah. Jir, Udahan ggak sih? Udah kalah, udah kalah. Hari keenam, Guys. Ini hari keenam, Guys. Oh no. Ini hari keenam. Tabungan kita kenapa sisa sejuta? Tabungan kita malah sisa sejuta. Duit gua ke mana semua? Kemarin menang [Musik] ini biasa ya, Guys, ya. Ini ini ada penyakitnya namanya, Guys. Kalau udah rugi itu biasa ada penyakit namanya penyakit balas dendam. Bukannya stop, malah balas dendam. Malah main lagi. Berharap bisa ngembaliin kerugiannya. Terus entar kalau udah mulai untung lagi malah malah rugi lagi nanti. Ah itu penyakitnya, Guys. Ini ilmu ya, Guys ya. Jadi kalian harus stop. Bukannya malah penyakit balasam harusnya stop. Stop. Oke. Lah kopi ruminya hilang sih. Sarok. Ah, stres dah. Gua sembur ya. Nafas naga. Terus apa sekarang? Rasanya quick game enggak gitu, Guys. Season 3 kah ini? Coba, coba. Ah, ikan ikan. Mancing. Mancing mania. Mancing mania ya, Guys, ya. Mancing mania. Mancing mania. Sekarang apa? Ah, aku gak bisa gerak lagi. Kita punya kaki apa? Hah? Nempel kayaknya pantat kita sama ni kursi. Ada L. Istriku santai aja si istriku. Mas ini tahu Semedang dan kopinya. Oh, iya. Taruh di aja di meja. Diam doang. Istri kenapa? Istri istri kita kayaknya tahu nih. Wanita kan biasa tajam ya insting-instingnya. Oh ya, Mas. Jangan lupa hari ini bayar kontrakan rumah bulanan kita. Udah siap kan uang Rp1.250.000. Hah? Loh, kenapa kaget, Mas? Lupa. Ah, tidak apa-apa kok, Mas. Aku minta uang dong buat ke pasar. Kasih berapa, Guys? Kemain R30.000 kita kasih R0.000 Rakasih kenaikan gaji ya untuk istri kita guys. S Judai guys mending lihat Vuber. Nah benar kata Benny jangan Judai VTuber number one stres. Sama-sama stres tapi stresnya mendingan kalau lihat Vituber R.000 aja Bang. 40 lah guys. 40 ya. Aku ke pasar dulu ya Mas biar cepat bangkrut. Biar cepat bangkrut bro. Memang kelakuan-kelakuan kayak gini itu wajib ya, Guys, ya. Wajib segera diberikan pelajaran. Nah, itu anak kita kenapa udah buka pintu? Woi, ayo, Nak. Sini, Nak. Apa gua mesti Ah, kenapa sih dia enggak ada ah-nya gitu? Kalau minum sesuatu tuh harus kayak gini gitu. Apa lu lihat-lihat? Ah, mulai emosional biasa orang yang sudah mulai kecanduan tuh mulai emosional, Guys. Mulai emosional. Pah, aku mau berangkat sekolah. Minta uang jajan dong. Berapa yang akan kamu kasih? R5.000, 10.000? Hah? Berapa? Kenapa turun? Kemarin kita kasih 15 nih. Maaf istriku. Eh, maaf anakku. Kita kasih kamu R.000 saja yah. Kok cuma R.000? Ibu protes mulu lu. Ye, sudah kau berangkat sekolah saja nanti telat loh. Ya udah deh, aku berangkat dulu ya. Assalamualaikum. Waalaikumsalam. Hati-hati ya. Nah, mulai dah muncul ya kawan ya. Permasalahan hidup tabungan seberapa? Tagihan berapa? Langsung ambil HP enggak sih nih, Bro? Oh atau atau ini dulu tahu tahu dulu gak sih? Tahu tahu Sumedang nomor satu guys. Ya kan enggak peduli sama yang lain. Yang penting tahu Sumedang. Tingkat padat tahu Sumedang. Aduh, uang gua mepet banget ini. Dan sekarang gua malah kepikiran soal uang kontrakan. Belum lagi harus bayar listrik, air pam, SPP kaila. Bodo amat ah. Pusing. Ayo main judi lagi. Aku udah tahu trik dapat jackpot. Kalau dapat jackpot gua bakalan kaya raya dan bakal gua beli dunia ini. Bodoh banget anjir. Lu pikir yang punya dunia ini beli? Lu pikir yang punya Amerika, yang punya Indonesia, lu pikir itu belinya pakai duit jodol? Hah? Logika anjir. Orang kecanduan enggak dipakai otak jir. Ah. Oke. [Musik] Terus apa? Lah, kenapa makin tinggi nih betnya? Kenapa betnya makin tinggi, Guys? Ya udah kita hancurkan hidup orang ini. Kita kasih tunjuk, Guys, kalau Juda itu tidak baik. Ah, mampus. Ah, ah, ah, mampus. Ah, mampus. Ah, mampus. Mampus. Mampus mampus mampus. Duit lu habis makanya jangan judai. Halo, Bang. Butuh. Heo. Ah, kamu aja, Guys. Ini contoh nyata, guys. Kita harus katakan stop, stop, stop. Bro, jangan menang dong. Ini seharusnya menjadi game edukasi untuk tidak judul. Jangan malah jadi iklan. Oke, kalah. Ayo kalah, cepat-cepat kalah. Jangan ditiru ya, adik-adik. Benar kata orang. Dengerin, Guys. Stop, stop. Itu MC-nya loh, Bang. Diam. Stop. Nah, itu dia bangkrutkan, Guys? Hah? Kok udahan? Bangkrutin. Masih ada saldo itu. Kosongin, kosongin. Game ini kejam. Memaksaku untuk melakukan ini. Huh, aku tidak sudi, Guys, memainkan game ini. Eh, tapi karena ini game, ya udahlah. Eh, aku takjub rumah kita belum kita jual. Minimal lampunya lah kita jual, ya. Oh, ada notifir. Siapa nih? Ada pesan notif dari bank. Aduh, jangan bilang minjam duit dari Bang. Aduh, Bang Jago. Jangan gitulah. Ampun, Bang Jago. Ampun, Bang Jago. Udah nyanggut tet kenapa? Aduh, bodoh banget coy. Guys, sumpah, Guys. Aku aku gak bisa guys, ini terlalu tol. Ah. Wah, gaji gua udah masuk. Oh, gaji gaji bukan pinjaman. Gaji, coy. Gaji enggak nambah-nambah cuman R juta. Hah? R juta enggak apalah yang penting bisa dipakai buat modal main. Otak taruh di dengkul. Sering-sering tuh. Bodohnya jir bodoh. Bodoh banget anjir. Sumpah guys. Siapa yang setuju memasukkan edukasi stop judul atau edukasi keuangan di dalam kurikulum persekolahan? Kayaknya harus dididik sejak dini. Kalau kayak gini udah penyakit nih. Ya udah. [Musik] Oke, enggak apalah yang penting bisa dipakai modal main. [Musik] Aku dipaksa, Guys, untuk main ini. Tidak, tidak. Ini seperti endurance stream rasanya. Okelah, yuk. Let’s go, let’s go, let’s go. Gak usah leb, gak usah lebai. Langsung tujuh aja biar cepat. Habis. Habiskan uangnya. Habiskan. Serap semuanya. Hisap. Hisap. Ludahin yuk, cuy. Bahkan orang kayak gini itu enggak pantas buat diludahin ya, kawan ya. Ludah kita terlalu sayang untuk orang yang seperti ini. E [Musik] bro, ayo naikin lagi nilai taruhannya. Gua udah mentokin jjir tadi. Ini stres nih. Karakter gameennya 75 loh. Tadi maksimal 50 kan yang 75 coy taruhnya. Ini mah udah pasti kalah bro. Itu awal-awal cuman pancingan bandar. Sekarang lu tuh gak bakal dapat Bang. Udah stop please. I beg you. Aku pohon kepada kalian. Stop. Bang, itu kok ada judul film yang ada di TV-nya apa, Bang? Enggak tahu. Ini tangan siapa. Ini tangan siapa, Guys? Di kiri. [Musik] Ini tangan siapa? Di kiri. Mampus. Ketahuan, [Musik] P. Ah, kaget kan? Ah, ketahuan bocil. Pak, aku mau berangkat sekolah. Minta uang jajan dong sama uang untuk berenang Rp50.000. Hah? Uang berenang? Iya kan? Semalam aku udah bilang ngapain sih kau berenang-renang? Jangan suka buang-buang uang. Ah. Kok begitu, Pah? Ini kan buat nilai pelajaran olahraga. Sebulan sekali kan memang ada pelajaran renang. Udah sih, enggak usah ikut. Bilang aja kamu lagi sakit. Duit slot elite duit edukasi anak. Sulit. Pantesan generasi ke generasi enggak enggak enggak membaik. Jjir. Kan sama ya tadi bahkan dia keluarin duit lebih besar gitu dari Rp50.000. Ini mah buat berenang doang Rp50.000. Astaga ini wah otaknya bukan taruh dengku lagi udah enggak ada, Guys. Udah punah nih otaknya nih orang nih. Hah. Tapi kalau gak ikut renang, nilai pelajaranku jadi jelek. Pah, jangan bawel, Ayah. Kenapa kau berubah? Kamu tidak pernah memarahi aku seperti itu. Papa lagi enggak ada duit. Kau minta sana sama Mama. Nangis. Lanjut yuk. Parah. Parah. Parah. What is this, guys? What is this? Gu rasa KDM udah harus nangkap orang dewasa juga ya. Masukin barak militer. Setuju tuh sama Berry ya. Yang setuju sama Berry ketik satu, Guys. Benny. Ah, langsung pergi dia. Nah, bentar lagi dibawain istri kita nih. Itu tebakanku. Ayo, come on. Come on. Muncul, muncul. Ah. Pawangnya muncul, Guys. Ini langsung pawangnya muncul nih. Itu kenapa kalian enggak pamit sama aku? Enggak sopan banget sama orang tua. Dia ngambek karena enggak dikasih uang sama kamu. Alah, lebai banget sih. Ah, aku harap itu meledak dah segera ya. Toven atau apa. Hah, token listriknya bunyi, Mas. Tolong diisi, Mas, token listriknya. Iya, iya. Oh, iya. Kontrakan udah dibayar belum, Mas? Udah beneran udah dibayar apa belum? Soalnya tadi yang punya kontrakan nge-watsapp aku, katanya kau belum bayar. Lagi pula tanggal segini biasanya kamu udah gajian kan? Kau bawel ya? Iya, aku pasti bayar nanti. Mulai mulai. Bohong ya enggak mau bayar duitnya. Mau dipakai buat main nih. Kurang ajar. Padahal duit R juta gitu masih belum terlambat untuk stop. Please belum terlambat ini untuk stop. Stop, stop, please. Aku memohon kepada game ini stop. Aku memohon untuk stop seperti aku bilang stop ketika orang tuaku bertengkar. Tidak stop, stop semuanya daripada duit dipakai judi, mending donate biken cream. Itu boleh tapi mending buat kalian jajan gitu kan enak beli cireng. Enak kan cimol gitu kan. Bang, teman gua nanya kalau judai habis itu buat umroh. Malas sumpah malas gua baca. Udah yuk lanjut aja main game guys. Udah sana kau pergi ke dapur. Aku pengen ngopi dan sarapan sebelum berangkat kerja. Lagi datang bulan nih orang cuy. Top up bukan top up ini. Top up token. Astaga. Ah. Ini boleh enggak sih dibanting aja HP-nya? [Musik] Hah? Mau berhenti atau saya bawa ke barak? Bawa saja kami ke barak. Dedy, Pak Dedy bawa bawa kami ke barak. Please, please. Hentikan ini. Hentikan ini dong. Oh, semuanya berhenti. Termasuk bawa 6.000 orang yang lagi nonton ini. Please, Kang bawa kami semua please. Apapun demi menghentikan ini. Tidak 3.000 aja Pak biar cepat. Oke. Waduh, uangnya tidak cukup. Harus top up. Tidak, tidak, tidak, tidak top up. Tidak top up. Yang kecil aja. Ah. Ah. Udah, udah, udah, udah, udah, udah. Tidak, tidak, tidak. Please stop. [Musik] Pak, Pak ngajak kita, Bang. Lah, kita bersama di sini. Oke, kita adalah main karakternya. Kita adah pemeramanya, Guys. Kalau aku terkait-kaet, kalian juga tergayet-gaet. [Musik] Mas, mati listrik tokennya habis. Sialan. Tambah bikin bad mood aja. Mau enggak mau harus beli token listrik. Mobile banking. Ya udah, beli beli beli beli. Nah, Rp.000 Rp00.000 kita beli sampai mentok ya, Guys, ya. Let’s go. Sukses. Doken sudah kebeli. Sekarang soal uang kontrakan. Ah, bisa bayar nanti. Santai saja. Terus nanti nanti nanti terus sampai nunggak 10 tahun ya, Bro. Yang punya kontrakan bukan lagi kerja bakti, Bro. bayar, Bro. Lu ngambil hak orang lain, Bro. Ah, mampus. Tabungannya 25.000. Bodoh anjir. Udahlah, aku pengen jadi Ultraman saja. Huh, wuh. Ultraman G. [Musik] Langsung muncul contohnya, Guys. Ini dia bisikan setan. Ini dia bisikan setan. Aku belum taruh togelnya lagi buat hilangin notifnya, Guys. Langsung muncul contohnya, Guys. Report, report, report, report, report, report, report, report, report, report. Stop, stop, stop. Mending jadi Ultraman, Guys. Uh. Uh. Eh, Ben. Mana Ultramanku? Sebentar. Anjir, ada diri kita sendiri, Guys. Di sini [Musik] muncul yang asli. Iya, langsung di Doxlejir. Langsung di Doxle yang asli, jir. Apakah hidup kita adalah permainan juga, Guys? Apakah hidup kita adalah pikabu? Stop. Stop. Aku memilih untuk stop. Aku memilih happy ending, Guys. Stop. Stop. Oke, ganti lagi. Power Rangar. Pokoknya aku Ranger merah, Guys. Yang lain enggak boleh. Pokoknya aku Ranger merah. Pokoknya aku Ranger merah. Kalian enggak boleh ranger merah. Kalian ranger yang lain lah. Aku biru. Ya udah, yang biru enggak apa-apa. Aku pink enggak? Aku merah ya pokoknya aku merah. [Musik] Terus apa sekarang? Oh, harus ngudut kah? Ngudut. Ngudut. Huh. Mampus. Biar cepat mati dah itu hisap ya. Jahat banget mulut gua, Guys. Tapi emang ini orang breaknya. Sialan. Belum tengah bulan duit gua udah habis gini. Gua butuh modal buat main. Kali ini gua punya feeling bagus buat menang. Tapi bisa dapat duit dari mana? Gajian masih lama. Jangan bilang lu pinjau. Jangan bilang lu pinjau. Pinjam duit ke si Adi aja kali ya. Dia pasti duitnya banyak. Dia kan jago mainnya. Aduh. Aduh. Ini dia. Ini dia. Mulai nih minjam-minjam P. Oi. Kenapa Bang? Lagi di mana ya? curiga nih. Yadi ini adminnya coy. Yadi ini bandarnya enggak sih, Guys? Adminnya ini, coy. Lagi di mana, Yat? Anjir, gua lagi di rumah mertua kenapa, Bang? Gini Yat. Ah, lihat lu ada duit enggak? Gua mau minjam. Ah, gua butuh banget ini. Ah, dijawab ggak nih sama si AD? Buset, Bang. Lu minjam duit enggak ada basa-basinya? Ya, gimana ya? Gua lagi butuh duit sekarang. Ah. Yalah, Bang. Gua juga lagi enggak ada duit. Ah, kalah juga ya Yadi. Ya, kalah banyak gua keb. Ah, gua kira admin ternyata. Bentar aku pikirkan kata-kata yang akhirnya min juga. Ternyata duit, Min. Oke. Yalah, Bang. Gua juga lagi ada duit. Kalah banyak gua kemarin. Gua aja sekarang enggak bisa bayar kontrakan. Ah, serius Yat? Gua lagi butuh banget ini. Ah, a a. Mau gimana lagi? Gua juga banyak hutang sekarang. Mending lu pinjol aja mau gua kasih linknya. Ending baru kah, Guys? Ah, bacot. Apua, Fordi bacot ya, anjir. Sebentar. Gimana sih cara hilanginnya? Ah, mampus. Sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Sebentar, Guys. Sebentar. Sebentar. Sebentar. Ah, bacot. Diam lu. Diam. Stop. Band, Bang. Bisa bisa di-ban enggak sih? Gini banget main game ini, Guys. You know what? Aku ada ide. Gimana kalau misalnya kita blokir? Ah, block. Udah, Guys. Aku udah coba blockir. But we will see. We will see. We will see. Sebentar, guys. Aku pengen taruh. Aku pengen taruh di stream deck. Ah, aku jadi bisa taruh togle ya, Guys. Togle untuk memunculkan apa namanya? Donation-nya. Jadi, aku tinggal satu kali pencet dia bakal muncul dan dia bakal hilang. Hah? Kas. Nah, nih nih. Misalnya ya Bagas Jir nih. Misalnya Bagas Jirusnya masih muncul aku tinggal pencet satu tombol. Anjay Jir, thank you Bagasjir udah jadi contoh contoh yang baik. Oke kita lanjut ya guys ya guys kita mau pinjol atau enggak usah deh? Enggak usah dulu enggak sih? Enggak usah dulu ya guys ya. Enggak usah deh. Hutang adalah lingkaran setan paling dalam. Ya kawan ya. Sebisa mungkin janganlah berhutang, Guys. Tapi bukan berarti jangan hutang sama sekali. Maksudnya bukan berarti anti hutang soalnya. Anti hutang juga B. Soalnya gini ya, Guys, ya. Kadang tuh circumstances atau keadaan orang-orang tuh beda, Guys. Kalau soal hutang tuh kadang mereka udah berusaha dengan cara yang halal tapi tetap enggak enggak kepang. Jadi kadang memang ada beberapa bulan butuh pinjaman dulu buat kayak nutup dagangannya atau apa. Selama utangnya itu buat usaha buat em diputar balik buat jadi untung lebih banyak lagi secara halal menurutku tidak buruk-buruk amat gitu loh, Guys. Tapi kalau misalnya hutangnya buat judul. Nah, lingkaran setan itu ya namanya ya, Guys, ya. Gali lubang tutup lubang. Enggak usah deh. Langsung jawab. Enggak usah deh. Gila, emang gua boleh sesigma ini? Anjay, gua enggak suka pinjol. Ya udah deh kalau gitu. Makasih ya, Yat. Nah, ini emang sumber dosanya dari Yadi nih. Kurang ajar Yadi. Duh, pusing. Enggak ada duit nih. Udah ah, main aja daripada pusing. Taruhannya yang kecil-kecil aja. Aduh, bodoh. Masih lanjut jir. Masih lanjut jjir. Masih lanjut jj guys. Kenapa malah lanjut ini? Woi, stop, stop. Gak bakal menang, bro. Ayolah, stoping. Onet. Iya, setuju sih. Gua boleh toxic gak, Guys? Please, aku izin toxic boleh gak, Guys? Guys, aku boleh izin toxic enggak, Guys? Iya, betul, G Lim. Iya, terserah. Boleh enggak? Boleh. Enggak boleh. Boleh banget, Bang. Oke, oke. Aku udah izin ya, tolol. Goblok. Jangan ditiru, ya. Lu jangan judul. Otak dipakai bloon dongok. Oke, sori, guys. Udah, udah, udah. Cukup, cukup cukup. Makasih, Guys. Makasih, Guys. Agak kesal gitu. Agak kesal. Jadi agak kesal. Makasih, Guys. Lega, lega, lega dikit. Lega dikit. Sumpah, Guys. Maaf, ya. Maaf, Guys. Maaf, Guys. Maaf, Guys. Sumpah, Guys. Maaf, maaf. Maaf, maaf. Disensor, Bang. Benar juga. Ya [Musik] udah, cringe anjir. Asalamualaikum. Permisi, ada orang ketok pintu rumah, Dek. Bukan pintu doang, ada tamu ni. Uh, Pak Ustaz. Coy, kita mau dirukiah kah? di rukiah ini biar tobat nih. Woi. [Musik] Ez [Musik] Halo, Bang. Siapa aku. By the way daripada judul mending nabung buat beli merch bakwan. Kelas Malaysia. Kelas aku enggak usah S3 marketing guys. Kalian sudah menjadi wingman terbaik. Gilo. Thank you, bro. Gila, aku memang bisa percaya kepada kalian. Solid. Solid, solid, Krim team sulit, sulit solid. Let’s go. Assalamualaikum. Apa kabar, Bu Nadya dan Pak Benny? Waalaikumsalam. Alhamdulillah sehat, Pak Heru. Ada apa ya, Pak? Tumben Bapak datang kemari. Alhamdulillah kalau sehat begini, Bu. Saya kedatangan ke sini cuma ingin menanyakan perihal uang kontrakan. Oh, ini bukan ustaz coy yang punya kontrakannya ternyata. Ini saya belum mendapatkan uang kontrakan dari Bapak Benny untuk bulan ini. Oh, belum bayar uang kontrakan. Apa itu benar, Pak? Betul, Bu Nadya. Jadi, bagaimana, Pak Benny? Kapan mau dibayar? Ini sudah lewat hampir 10 hari loh. Saya enggak mau ini berlarut-larut. Iya, akan saya bayar nanti, Pak. Saya lagi banyak kebutuhan dan keperluan untuk anak dan istri. Hah? Jangan begitu dong, Pak Beni. Bapak Benny sudah berkata seperti itu berkali-kali di WhatsApp, tapi belum dibayar juga. Saya ke sini buat meminta keseriusan Anda. Jadi, bagaimana? Ya bayarlah. Ya, namanya utang ya mesti bayar, Guys. Ya udah kita bayarlah walaupun duit tabungan kita habis ya, Guys, ya. Tanggung jawab tanggung jawab. Pilihan pertama, Guys. Pilihan pertama keinginanku ya, Guys, ya. Kita coba bayar dulu. Bayar Rp1.250.000. [Tertawa] Oh iya kan kita enggak pinjol ya. Negosiasi. Maaf Pak Heru. Gaji saya belum turun tapi nanti saya bayar. Saya janji. Maaf Pak Benny tidak bisa. Saya sudah memberikan waktu. Namun Pak Benny selalu ingkar. Damn. Terima kasih S3 Marketing my man. Jadi saya ke sini akan menegaskan kalau Pak Benita membayar uang kontrakan hari ini, maka saya minta Bapak pindah dari kontrakan. Saya bisa dimengerti ya, Pak? Ya sudah kalau begitu saya pamit. Saya harap saya mendapatkan kejelasannya hari ini. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Aduh, udah ini nih. Itu itu boss pertama. Nah, ini final boss kedua, Guys. Ini baru real bossnya, cuy. Kalau itu mah boss fight yang tadi engak ada apa-apa. Ini baru big boss fight-nya, Guys. Ini dia, Mas. Kok bisa seperti ini? Gak biasanya kamu nunggak kontrakan. Ada apa sebenarnya? Aku lagi banyak kebutuhan, Dek. Apa banyak kebutuhan? Jangan bohong, Mas. Kamu main judi, kan? N udah ku duga, Guys. Udah K bilang cewek tuh emang feeling-feelingnya tuh tajam, Guys. Apa sih namanya? Nalurinya. Nalurinya tajam, cuy. H enggaklah, Dek. Aku enggak mungkin main begituan. Pembohong. Kamu pembohong. Jangan bohong, Mas. Aku tahu kamu main game judi. Aku berapa kali lihat kamu asyik sendiri sama handphone? Selama ini aku diam, Mas. Aku sebenarnya takut sama kamu karena akhir-akhir ini kamu jadi gampang marah. Padahal sebelumnya kamu ini orang yang sabar, bertanggung jawab, dan sayang keluarga. Tapi gara-gara judi semuanya hilang. Dan sekarang kita mau diusir dari kontrakan ini. Kenapa kamu lakuin ini, Mas? Kok kamu tega? Mas Benny tolong jawab, Mas. Kembalilah seperti yang dulu. Aku yakin kita bisa memperbaiki ini. Ini belum terlambat. Asalkan kamu mau jujur, Mas. Iya, Dek. Aku main game judi. Awalnya aku cuma iseng. Aku pengen dapat uang tambahan. Aku pikir ini bisa membuatku kaya. Tapi kenyataannya malam buatku tambah miskin. Uangku sekarang kurang dari Rp50.000. Gajiku bulan ini juga sudah habis. Astagfirullahalazim. Kok bisa jadi begini? Masin aku, Dek. Aku sebenarnya ingin membahagiakan kalian, tapi malah mengajaukan semuanya. Iya, Mas Beni. Aku maafkanmu. Aku berterima kasih sekali karena kamu udah mau jujur. Aku ngerti, Mas. Kamu melakukan ini demi keluarga. Tapi bukan dengan cara yang seperti ini juga. Malaikat ini istri kita, Bro. Malaikat. Kalau gua jadi istrinya udah gua smackdown. Eh, hah bokong gua udah gua pukul ke punggungnya. Eh, eh gitu. Udah gua udah gua injak-injak. Gua starter-starter itu, Guys. Eh, baik ini malaikat ini, Bro. Sekarang aku memohon ke kamu, Mas. Berhentilah main judi. Lakukan itu demi aku, demi Kala, demi kita semua. Bentar, ini ada siapa nih? [Musik] Oke. Iya, Dek. Aku pasti akan berhenti main judi. Aku sekarang sadar dan kapok. Alhamdulillah kalau kamu sudah sadar. Lalu sekarang mesti gimana, Dek? Aku sudah mengacaukan semuanya. Kita akan diusir dari kontrakan ini. Tenangkan dirimu, Mas. Kamu enggak sendirian. Ada aku. Aku istrimu. Aku siap membantumu. W istri, Bro. W istri. Aku yakin kita bisa menghadapinya bersama. Pasti ada jalan keluarnya, Guys. Happy ending. Detik pertama kamu sadar, judi itu merugikanmu. Itulah kesempatan emasmu untuk menyelamatkan diri. Jawabannya simpel, Guys. Kita hanya perlu stop, stop gitu doang, Guys. Solusi dari segalanya dari judi itu tinggal stop. Udah gitu doang, Guys. Stop. Cuman jawaban sesederhana itu kadang sulit untuk diterima para pecandu judi, ya. Hah. Susah. Kadang keras kepala gitu loh. Dibilangin stop stop stop stop stop stop stop stop stop. Oke, kita keemain menu. Tips berhenti judi. Ah, langsung dikasih tips berhenti judi, Guys. Segera bertindak, jangan menunda keinginan untuk berhenti judi. Penan hanya akan persersulitmu. Hapus akses. Segera hapus aplikasi atau situs judi. Kalau perlu, uninstall peramban. Persulit aksesmu ke judi. Amankan dana. Jangan mudah mengakses tabungan. Berikan aksesnya pada orang terpercaya. Cari dukungan. Beritahu pasangan atau keluarga keinginanmu berhenti. Minta mereka mengawasi dan mengingatkan. Sibukkan diri. Jangan bengong. Isi waktumu dengan kegiatan atau hobi lain. Otakmu bisa kembali ke judi saat melamun. Jangan mudah menyerah. Proses untuk berhenti memang sulit. Jika suatu saat kamu kembali berjudi, jangan menyerah atau merasa gagal. Segera bangkit. Ingat tujuanmu dan lanjutkan perjuanganmu. W game, guys. Cari ending lain. Let’s go, guys. Kita udah dapat dua happy ending. Apakah ini saatnya kita mendapatkan bad ending-nya, Guys? Let’s go. Kita cari bad endingnya, ya, Guys, ya. Kita kali ini bakal ambil pinjol, Guys. Kita bakal ambil pinjol. Kita cari all ending, ya, Guys, ya. Hari ke-17. Damn, P. Udah ini ini nih kita skipskip aja bisa lebih cepat enggak? Let’s go bang. Iya kelas King. Iya bit kelas bertahan. Otw bad ending cuy. Emang bad endingnya separah apa sih? Katanya banyak yang tercengang guys. Aku belum tercengang nih. Masih belum tercengang guys. Gitu kan. Selain untuk buat thumbnail, aku belum tercengang, Guys. Siapkan mental kalian. Gusi, apa ini, woi? Ada apa ini, woi? Windah pun kaget. Emang iya, saya mengejudkan itu, Guys. Saya mengejudkan itu, Guys. Jangan spoiler ya, Guys, ya. By the way, jangan lupa minum, guys. Nah, kita coba, ya. Oke, oke. Boleh, Bro. Nih, aku bisa spoiler diriku sendiri. Aku tebak, habis aku pencet ini, muncul emote skeleton. Emote skeleton lagi #2, Guys. Kesalahan kedua, bisikan setan kedua dan lingkaran setan kedua. Ah, mulai kan? Mulai. Ini dia, Bro. Ini dia, Bro. Oke, boleh, Bro. Musiknya ini musik-musik kesalahan hidup ya, Guys, ya. Oke, bentar ya. Hm, kok kayak linknya sama aja. Makasih ya, Yat. Jir, pinjo pinjam online. Anjir. Ini pinjol namanya bangke. Bangke emang bangke. Kayaknya gampang persyaratannya. Tulisannya cuma butuh foto KTP dan selfie. Gas lah gua foto KTP-nya dulu. Alamak. Aduh. Mukanya sensor jelik. Jelek banget. Eh. Oke ambil foto KTP. Eh, oh ini rokok ya? Salah, salah, salah. Oh, ini guys. Ini, Guys. Ini, Guys. H. Lama banget ini muternya, Guys. Lama banget ini, Guys, muternya. Rotate. Oke, pasin pasin pasin. Zoom in zoom in. Br. Br. Br. Br. Br. E offside. Pep pep pep pep pep. Gimana sih berak? Enggak jelas. Ah, dari Bogor anjir orangnya. Bogor Tenggara. Apa itu namanya? Benny Purnomo. Dam. Tadi istrinya namanya siapa? Nadia ya? Foto KTP berhasil. Sekarang selfie pakai KTP. Jir gua pengen lihat muka kita. Mana sih satate. Ah. Ah. Ini dia muka. Ih, najisnya. Ih, najisnya. Mukanya kayak ikan. E mukanya kayak Oke, Guys. Kita foto aja yuk. Gimana sih? Ini udah pas, coy. Kurang apa lagi ini, Bro? Kurang zoom out kah? Kurang turun kah? Kurang dekat. Ah, ini ni, ni, ni. Oke, cekrik. Gepeng. Iya, mukanya gepeng. Mukanya dua dimensi. Udah kayak Vituber tapi bukan Vituber. Asik registrasinya sudah disetujui. Mau pinjam berapa ya? Pinjam berapa guys? Pinjam berapa guys? Mentok. Rata kanan. Rata kanan. Ini bad ending. Kita cari yang paling buruknya ya guys ya. Paling bad ending. Jangka waktu pinjaman paling mentok guys. Paling mentok. Uangnya beneran masuk. Ternyata minjam duit segampang itu ya. Kalau segampang ini sih bisa minjam duit sepuasnya. Tapi kok uangnya masuk cuman 2350? Dipotong 150. Biaya admin kah? Yang masuk cuman 2350 tapi yang harus dibayar nanti Rp3,5 juta. Gila gede banget bunganya. Tapi bodo amat ah. Yang penting modal main sudah ada. Ayo main. Feeling gua sih bakal menang gede. Tidak, tidak, [Musik] tidak. No. Stop. Stop, Guys. Seseorang, seseorang. Klik mouse ini untuk aku, please. [Musik] [Tertawa] Wait what? No. Bukannya tadi menang, Guys? Stop. [Musik] Stop. [Musik] No. [Musik] Ini mimpi buruk. Bro. Ah, ini dia. Ini dia. Ini dia. Muncul ya. Kuk kira Kang Ustaz yang bakal rukiah kita, coy. Tapi ternyata Abang punya kontrak. Abang kontrak. Abang kontrak. Loh, Abang kontrak. Ya udah. Tapi kali ini kita bisa bayar soalnya udah pinjol. Astaga, ini literally makin dalam ya ke dalam lubang kelinci, Guys. Baca nama Benny di KTP, Bang. Ada yang janggal. Aku enggak perhatiin, Guys. Nama Benny di KTP. Emang ada apa sih tadi? Aduh, aku enggak perhatiin lagi. Mungkin aku harus mainnya lebih santai ya supaya memperhatikan detail-detail, Guys. Aku udah terlalu stres sama judi-judi ini. Padahal game doang, tapi aku ikut stres. Kocak. Emang namanya apa sih, Guys? Nama KTP-nya Sus. Emang namanya Benny apa, Guys? Benny Purnomo. Terus apa yang sus? Oke, kita coba bayar 1,25 ya. Oke. Oke, saya akan transfer sekarang juga. Nit nit nitit nitit nitit. Tenang. Hackel hackel hackel. Transfer transfer. Eya sultan gua hasil pinjol bangga lagi. Enggak jelas lu. Saya sudah transfer ya, Pak. Bukti transfernya saya kirim lewat WA. Oke, Pak. Terima kasih, Pak Beni. Ya sudah, kalau begitu saya pamit dulu ya, Pak Benny dan Bu Nadia. Asalamualaikum. Waalaikumsalam. Zir Benny Benny. Uang haram. Wong haram. Ah, Mas, ini dia bat bos-nya nih, Guys. Mas, kenapa kamu nunggak kontrakan enggak biasanya kayak gini? Lupa. Jjir dingin. Dingin banget kita. Hah? Lupa. Kok bisa lupa? Aku kan udah ingetin berkali-kali. Ya udah sih bawel banget. Dih. Sengak anjir kita, bro. Sengak banget coy. Bayar pakai duit pinjol sengak banget loh. Kok kamu marah-marah Mas? Aku kan cuma berisik. Pergi sana buatin aku kopi dan sarapan sekarang. Punya istri kok mawel banget. Harusnya kau berterima kasih udah dibayar uang kontrakannya. Dasar istri enggak tahu di untung dam bro berubah menjadi setan. Masih masih anjir masih, cok. [Musik] Enggak respect, wa itu enggak respect banget, waa. Bangs, kalah lagi. Padahal kemarin malam udah menang R jutaan, tapi langsung habis lagi pagi ini duit tinggal R57.000 duit segini cuman bisa main berapa kali doang? Ah, gua nyesal tu. Tahu nyesal? Ya, stop lah. Gua nyesal kenapa kemarin malah bayar kontrakan. Harusnya bisa dicloon. [Musik] Anjir. Gara-gara Pak Heru bawel banget. Tua bangka tapi masih aja serakah. El itu kata-kata buat lo. Nyalain. Makanya kamera, makanya HP tuh punya kamera depan biar bisa ngaca. Padahal kalau uang kontrakan kemarin gua pakai, gua yakin bisa menang R10 juta lebih. Talah [Musik] ini sekarang lu lihat duit lu setengah aja. Menang setengah setengah dari udahlah capek anjir. Bilang bisa menang R juta lebih. R juta aja lu enggak dapat dengan duit setengah enggak jelas lu tolol. Toxic lah bodoh. Toxic toxic emang blo on guys. Emang kadang orang-orang kayak gini orang-orang dongong gini mis kesel banget guys sumpah anjir. Izin, Guys. Izin, Guys. Izin toxic ya. Capek anjir. [Musik] Terus gimana cara gua dapat duit dengan cepat? Gua pengen taruhan yang gede. Mending pinjol lagi ke bangke. Selagi ada pinjol, gua bisa top up sesukanya. Ya Tuhan, ditolak lah. Ditolak. Kocak. Katanya enggak bisa pinjam lagi selagi pinjaman sebelumnya belum lunas. Sialan. Tapi enggak apa-apa. Ingat ada peribahasa mati satu tumbuh 1000. Ditolak pinjol satu. Masih ada pinjol yang lain. Ayo cari pinjol yang paling gampang persyaratannya. Bro, stop it, Bro. Bang miskin, Bang miskin. Ah, ketemu juga. Ini pinjol yang gampang juga syaratnya sama kayak bangkai, cuma foto KTP dan selfie. Gas lah. Oke, kali ini kita perhatikan ya, Guys, ya. Perhatikan KTP-nya. Oke, ini bisa lebih cepat gak sih? Kayak come on. Ah. Ah. Kali ini kita perhatiin ya KTP-nya detailnya ya, Guys, ya. Tadi kelewatan katanya suruh perhatiin KTP-nya. Ada yang sus, Guys. Bentar. Ah, udah nih. Udah nih. Mantap. Kiri, bawah, atas, kanan. Deketin Benny sama dengan hama. Oke. Nama Benny Pornomo. Tempat lahir Bogor. Jenis kelamin laki-laki. Golongan darah B. Alamat jalan apa itu? Gatal-gatal garuk. Apa? Apa sih? Desa sempit. Apa susnya, Guys? Enggak ada yang sus. Tidak ada yang sus, Guys. Penipuan ini. Katanya ada yang sus. Penipuan. Enggak ada yang susir. Untuk KTP berhasil sekarang selfie pakai KTP. Nah. Nah, kita lihat lagi ya. Muka muka najisnya. Senyum anjir. Senyum anjir dia. Dia senyum coy. Ih najisnya om-om jenggot di bawah ini ya. Dasar ya najisnya. Najisnya Benny. Benny habis senyum langsung mukanya biasa lagijir. Habis senyum langsung mukanya biasa lagi. Registrasinya sudah disetujui. Mantap. Rekening gua siap diisi uang banyak. Mau minjam berapa ya? Mentokin, Guys. Mentokin bunga 40%. Mampus. Mantap kali uang gua jadi 2,6 juta. Indahnya hariku. Kalau udah bisa main lagi [Musik] hari ke-23, Guys. Hah. Enggak berhenti ya, Guys, ya. Cuma 23 hari bisa membuatmu punya utang 7 R juta. Stres. [Musik] Aduh, ditelepon ini telepon pinjol nih. Serius dah. Halo dengan Pak Benny. Saya Roni dari Melarat Finance. Saya ingin mengingatkan Bapak sudah menunggak cicilan motor untuk bulan ini. Motor aja lu nyicil jir. Nambah lagi pinjol. Udah kontrakan nyicil, motor nyicil. Masih berani-beraninya pinjol bloon. Saya ingin mengingatkan Bapak sudah menunggak cicilan motor untuk bulan ini karena keterlambatan jumlah cicilan Anda bulan ini akan dikenakan dendam menjadi Rp670.000. Jika Anda tidak membayarnya hari ini, maka denda akan semakin bertambah. Iya, iya. Saya akan bayar. Bawel langsung dimatiin. Padahal sekarang hari Minggu loh. Rajin banget kalau soal nagi-nagi. Sialan tiap hari ada aja yang bilang suruh bayar ini, bayar itu. Emang kewajiban lu bloon? Astaga. Sabar, Guys. Aku tenangin diri dulu lah. Enggak bisa ini, coy. Mancing emosi sumpah. Lagian kenapa sih orang kan nagih hutang kan emang haknya dia. Kenapa yang ditagih malah marah-marah? Enggak jelas. Kalau lu enggak bisa bayar hutang, itu namanya salah el. [Musik] Makanya jangan ngutang kalau enggak mampu bayar hutang. Wajarlah orang minta haknya. Kenapa lu malah marah marah balik? diketarikin bawel yang disalahin malah yang nagih enggak jelas. Mulai dari tagihan air SPP-nya si Kala dan sekarang cicilan motor itu emang tanggung jawab lanya kalau belum punya duit jangan kawin, jangan punya anak. [Musik] Minimal ya duit lu enggak harus banyak lah. Minimal cukuplah kawin punya anak yang tanggung jawab lah. Kok bayar apa enggak ya? Bayar. Bayar blo bayar apa saja guys? Kita bayar semuanya ini. Rp100.000 Rp150.000 tokat listrik uang sekolah Kaila tagihan air cicilan motor. Gua bayar semuanya lah. Kalau semua kebayar enggak bakal ada yang ganggu gua main. Oke, kita coba ya, Guys, ya. [Musik] Weh, apa nih? Lumpia sarapan, Bro. Pah, ini pisang gorengnya. Oh, ini anak kita, cuy. Iya, taruh aja, Nak. Hah? Nyalain TV. Loh, kamu mau ngapain? Aku mau nonton TV, Pah. Ada sinetron ganteng-ganteng basudara sekarang. Kok ganteng-ganteng bakudara sih? Kenapa enggak ada ganteng-ganteng krim? Jangan deh ya ganteng ganteng baksudara aja, Guys. Hah? Asik acaranya udah mulai lah. Iya. Ganteng-ganteng baksudara. Dam. Ganteng banget. K. Ah. Windah. Opa kia. Win lo nonton bareng kita Winopa. Ah elah. Ya elah gak si Benny enggak punya selera anjir. Bikin berisik aja. Ya udah makan dulu. Makan dulu. Nyam nyam nyam nyam nyam nyam. Duduk enggak sih? Bisa duduk ggak sih lu? Wah bakalan seru nih ceritanya. Kamu ngapain nonton TV? Bukannya belajar. Hah? Sekarang kan hari Minggu, pah. Alah. Ih, benar lagi ada halnya. Kamu ini ganggu papa tahu? Kamu ke kamar aja atau main di luar sana? Jangan di sini. Hah? Aku kan mau nonton ini, Pak. Acaranya lagi seru. Si Brando lagi PDKT sama kamu dengar Papa enggak? Jangan di sini. Pergi sana. Papa gak pengen diganggu di sini. Kok gitu sih, Pah? Kaila kan cuma mau cepetan pergi. Tapi, Pah, bandel banget sih. Sini remote-nya. Ambil TV remot-nya bentar dulu minum dulu. Ah sabar udut dulu. Ah sama satu lagi lumpianya. You know habisin aja nang gua nang satu lagi please. Please. Satu lagi habisin. Oke udah habisin. Siap-siap dulu ya guys ya. Siap siap siap siap. Minum minum. Ah oke oke. Minum lagi. Minum lagi. Sekali lagi. Sekali lagi. Minum. Ah. Sini remote-nya. Ah, enggak ada nonton-nonton. Ngerti? Paham malah jadi K game. Hari ke-30. Ampun, enggak berasa duit gua udah hampir habis gini. Astaga, sekarang sambil boker kah? Tidak, ternyata kita tidak nempel sama kursi biru kita, coy. Kirain pantan kita nempel. Kampret lah. Apa pinjo lagi ya? Enggak bisa-abis. Hm. Ih. Ah. Ah. Gak bisa dikontrol. Oh my god. Naga kita terlalu kuat, Guys. Eh, level kecanduan kita udah full. By the way, level kecanduan kita udah full. Damn, udah. Saat candu ya kita. Kita siram dulu. Siramsir siram. Siram. Enggak tahu apa yang disiram ya. Mandi ini kayaknya nih kalau pengin bersihin toiletnya. Dah keluar yuk. Kita ngacak kok enggak punya muka ya? Ya jelas karena lu judul muka lu mau taruh mana, Bro? Oke, yuk keluar yuk lah keluar. Come on! Bro, bro bisa jalan. Oh my god. Teknologi bisa jalan. Nyalain lampu. Matiin lampu. Matiin galon. Ambil pisau. Kenapa ke psikopat? Tidur kah? Nadia enggak ada di rumah. Selingkuh kah Nadia? Sepertinya dia sedang keluar rumah. Kalau enggak salah dia punya tabungan rahasia yang dia simpan di dalam lemari. Mending gua ambil aja buat modal main. Ayo cepat cari sebelum ketahuan. Serendah ini kah kita? Serendah ini kah? Aku tahu sih emang si Benny ini pecundang, Guys. Tapi aku gak nyangka dia serendah ini, coy. Aku terpaksa mencarinya ya, Guys, ya. Maafkan aku, Nadia. Tapi aku harus mencari ending yang lain. Kita langsung geledas kutang-kutangnya. Nadya enggak ada semua. Oh, pasti di sini enggak sih? Nih pasti di koper yang kiri situ enggak sih? Nothingting semua ya. Nothing semua gak ada apa-apa semua. Sini enggak sih? Terus mana lagi? Udah kita cari semua. Cari di mana lagi, Bro? Oh, ketemu. What? Ah, ketemu juga, ya. Elah, R.000 Rp2.000, Bang. Ada berapa ini? 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Cuma R3.000 doang. Ini sih cuma buat main sekali, Bro. Payah banget punya istri yang bukan dari keluarga kaya. El goblok. El yang paya pecundang sampah masyarakat anjir. Dicipok anjir. Iya iya enggak deh. Enggak janji enggak janji enggak. Anjing lu dari kau bikin Papa kaget saja. Oh ini anaknya. Papa ngapain? Bukan urusanmu. Kamu yang ngapain ngagetin Papa? Aku cuma mau minta uang, Pah. Hah? Oh, minta uang terus. Uang buat apa? Ya buat jajan. Tadi si Rani ngajakin makan seblak. Kasih uang enggak, Guys? Kasih uang enggak? Kasih uang enggak, Guys? kasihlah kita menyelamatkan ini ya. Uang sebanyak mungkin ya minimal uangnya bisa diselamatkan untuk seblak aja guys. Dah ini uang R5.000. Hah, kok cuman R5.000? Enggak cukup pah buat beli seblak. Pelit banget 5.000 anjir. Udah bagus Papa kasih Papa lagi gak ada duit. Ah, Papa bohong. Tadi Kaila lihat Papa pegang banyak uang. Ini uang buat bayar uang sekolah kamu. Kamu tuh tiap hari bikin Papa pusing. Banyak banget pengeluaran gara-gara kamu. Hah? Apa maksud Papa? Udah, udah. Kamu mending pergi main aja sana. Ini Papa tambahin 3.000. Ya udah kalau gitu aku main dulu ya, Pak. Assalamualaikum. Yaalah. Seblak 8.000 dapat berapa, Guys? Dapat berapa? Ya lumayan sih. Tapi ya tergantung ya tempat seblaknya. Dapat berapa seblak, Guys? Dapat hikmahnya doang ya, arwahnya doang. Anjir. Lah kalah judi lagi nih. Nah, ini istri kita atau anak kita? Sumpah aku gak bisa bedain, Guys. Anak yang mana, istri yang mana, Guys? Mas, kamu lihat uang tabunganku di lemari? Enggak. Tabungan apa? Enggak kok. Tabunganku hilang, Mas. Rp130.000-an. Kata Kaela, “Kamu yang ambil tadi siang?” Ya, enggak mungkinlah aku yang ambil. Ketahuan. Ah, kamu ketahuan. Terus siapa? Masa tuyo kamu kan dari tadi seharian di rumah. Aku bilang bukan aku. Kau budek ya, Mas? Itu tabunganku yang udah kumpulin berapa bulan itu? Buat dana darurat, buat jaga-jaga. Apa sih? Berisik. Udah sana, jangan ganggu. Hah, kok kamu malah yang marah? Diam, berisik. Aku tuh capek dengerin kamu marah-marah, Mas. Kamu kenapa sih? Tampar hujan samarkan derasnya. Tutup air mata lama dikecewaku yang telah lama gituk kah? Tuh, bentak lagi atau tampar? Anjir. Mas Benny kamu kok menamparku? Kamu kok tega? Kenapa? Mau lagi kamu kok jadi kasar gini sih Mas? Diam. Dasar istri en gak tahu diuntung, enggak pernah nurut suami. Aku ini suamimu, orang yang wajib kamu hormati. Pergi sana ke dapur sekarang. Urusanmu itu cuma di dapur. Jangan urusin urusanku. [Tepuk tangan] [Musik] Kita jadi setan, Guys. Kita literally iblis. Bahkan lebih jahat dari iblisnya. Siapa yang nice. Oh, ini kita jadi istri kita kah? Kita jadi nadanya nih. Kita nangis habis ditampar, Guys. Apapun itu jangan main tangan ya, Guys, ya. Laki-laki yang gentle itu anti main tangan, Guys. Mungkin ada pertengkaran di antara kalian laki-laki sama perempuan dan hubungan selalu ada pertengkaran. Adu mulut itu enggak apa-apa, Guys. Tapi jangan pernah main tangan. Itu yang diajarin sama mamaku. Jangan pernah main tangan ke cewek. Kalau berantem kayak adu mulut sih wajar gitu, tapi main tangan jangan. Ke cewek, Guys. Kalau keceowok hantam ya. Enggak lah. Enggak, enggak. Bentar. Ya Tuhan, kenapa jadi gini? Aku lagi-lagi dipukul Mas. Aku lagi-lagi dipukul Mas Beni. Padahal aku enggak berbuat masalah. [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Aku udah berusaha agar tidak membuatnya marah. Segala-galanya kuturuti, tapi semuanya sia-sia. Aku cuma jadi pelampiasan kemarahannya, apalagi saat ia kalah main judi. Bahkan bukan aku saja, Kaa kemarin juga kena pupuk. Mas Beni sudah tidak seperti yang dulu lagi di saat menakutkan. Mohon Tuhan aku udah gak tahan kayak gini. Aku bingung apa yang harus K lakukan. Tetap bertahan atau pergi dari sini bersama Kla. Apa yang akan kamu lakukan? [Musik] Guys? Aku bakal pilih pilihan yang paling buruk ya, Guys, ya. Soalnya aku emang dari tadi tuh pilih-pilihan yang paling buruk, Guys. Karena kita nyari bat ending, aku pengen coba cari ending yang paling buruknya dulu, Guys. Kita bakal bertahan. Ya Tuhan, aku gak berani keluar dari sini. Aku juga gak tahu harus pergi ke mana. Aku enggak punya siapa-siapa di sini. Uang pun gak aku enggak punya. Akan sulit jika aku dan Ka bertahan di luar sana. Apalagi Ka masih sekolah. [Musik] [Tepuk tangan] Aku harus kuat ini demi Ka. Tolong hamba ya Tuhan. Kuatkan hamba dan tolong sadarkan Mas Beni agar kembali seperti dulu lagi. [Tepuk tangan] [Musik] Hari ke-118. Jadi gimana, Maah? Gimana cara nyelesaiin nomor 8? Bentar ya, sayang. Mama baca-baca dulu. Mama juga lupa. Ah, iblisnya nih. Iblisnya baru pulang nih. Level kecanduannya sampai merah utangnya R7 juta. Anjing el yang anjing. Goblok. Tai. Gua habis dipecat sama bos karena ketahuan mencuri. Dasar bos pelit. Padahal yang gua colong enggak bakal bikin dia miskin. Sampai nyolong tolol. Goblok. Kesel banget gua. Mana perut gua lapar. Enggak sudi gua main jadi karakter ini, Guys. Sumpah ada pilihan loncat dari atas gedung enggak kayak Inok. Pilihan gantung diri kayak anime tak please. Sumpah kesel banget gua anjir. Sor guys, berlebihan aku guys. Tapi sorang ya. Sabar sabar. Benar benar benar. Sabar sabar harus sabar harus sabar. Harus sabar. Harus sabar. Jangan toxic woi. I benar-benar jangan toxic. Jangan toxic. Oke. Enggak ada yang bisa dimakan apa di rumah sialan ini? Makan tuh piring, makan tuh teko. Ah, dasar istri enggak guna. Please, please, please, please, please. Udah, tutup aja nih pintu. Moker aja entar emosimu hilang kawan. Kenapa aku harus melakukan ini kawan? Ngaca dulu gak sih? Dandan dulu coy kalau mau marah-marah. Min ah kenapa aku harus ini loh Mas? Tumben kamu udah pulang jam segini [Musik] babi mama. [Musik] Anjing. [Musik] [Musik] Masih lanjut. Berani-beraninya lu masih lanjut game. Bangsat kalah lagi. Wajar lu kalah. Lu emang ditakdirkan jadi pecundang dalam hidup ini. Apapun enggak bakal bisa menang. Emang lu pecundang aja. Main udah menang R jutaan, tapi hari ini malah kalah hampir R jutaan. Duit udah habis. Nama gua dan juga Nadya udah di blacklist pinjol. Terus jual apa lagi? Gua butuh duit buat modal main. Hari ke-134, Bro. Dek, bangun, Dek. Jangan tidur aja. Hah? Iya, Mas. Iya. Ayo, sekarang saatnya kamu kerja. Hah? Kerja. Kerja di mana? Nanti kamu akan kedatangan tamu. [Musik] [Musik] Layanin dia dengan baik. Tamu siapa? Maksudnya layanin itu apa, Guys? Gak bisa, Guys. Aku kesel banget, Guys, main game ini, Guys. Sumpah aku enggak suka banget, Guys. Begini jangan banyak tanya, lakuin aja. Mas, aku mohon jangan lakuin itu, Mas. Kok kamu tega? Aku ini istrimu, Mas. Diam atau mau aku pukul? Moohon, Mas. Berapa jam kemudian tangi Rp178 juta duit tinggal Rp35.000. TV udah dijual. Kursi enggak mau dijual sekalian. Permisi. Oh iya, buka aja pintunya, Bang. Permisi, Bang. Ini di sini tempatnya Nadia. Iya, betul. Ini Bang Sandi. Iya, saya Sandi. Ayo, ayo. Langsung masuk aja ke kamar, Bang. Nadia udah nungguin. Oke, Bang. Kamarnya yang mana, ya? Kamar yang ini, Bang. Langsung masuk aja. Tah. Tai enggak pantas hidup, Guys. Sumpah aku mungkin aku Anjing anjing anjing. Babi babi. Ah. Ah. [Musik] Gak bisa guys. Sumpah sor guys. Sumpah aku minta maaf. Aku bu toxic, Guys. Aku aku minta maaf banget buat kalian nonton aku. Aku jadi toxic ini. Cuman aku enggak tahan, Guys. Aku enggak bisa, Guys. Aku aku Aduh bayangin, Guys. Orang tersayang kalian, kalian lihat lihat orang tersayang kalian digituin ngelayak hidup anjir. Si Benny Purnomo, babi Purnomo anjir. Ih. Sumpah aku minta maaf, guys. Aku izin buat buat streaming kali ini aja. Buat video kali ini aja aku full toxic, Guys. Sumpah selain aku main trouble Maker, ya maksudku. Tapi ya sumpah aku minta maaf, Guys. Jangan ditiru ya, Guys, ya. Aku toxic ya, Guys, ya. Kalian ngertilah pila sendirilah yang positif sama negatif dari yang di ada di internet, Guys. Tapi ya aduh marah aku, Guys. Sumpah aku marah main game ini, Guys. Aku bukan tercengang. Enggak, aku gak tercengang. Aku gak kaget. Iya, sempat sih terjengang tadi, cuman sekarang aku bawonnya marah, Guys. Permisi. Iya, Bang. Masuk aja. Sore, Pak. Apa benar ini? Apa benar ini rumah Kaila sinting? Sinting sampai anaknya juga sinting. Sinting. Iya betul. Apa Bapak namanya Teddy. Betul Pak. Saya T. Namanya om-om lagi Teddy. Anjir. Wah mantap. Ayo masuk. Ayo masuk. Kayella sudah menu. Wah. Wah, langsung aja masuk ke kamarnya. Apapun jangan asal jangan anakku. Kata Nadya tidak jangan sentuh anakku. Selamatkan Kaila. Tusuk, tusuk, tusuk. Babi. Tusuk, tusuk, tusuk, tusuk, tusuk, tusuk. Please, please. [Musik] Anjir. [ __ ] [ __ ] [ __ ] No, no. Najis, najis. Gua lihat. Ah, ah, ah, ah, ah, ah, ah. Maafkan aku. Maafin aku. Maafin aku. Karena aku pilih bertahan. Anjir jelek banget. Kenapa berisik sekali? Asal apa yang terjadi di sini? Apa yang telah kau lakukan kepada anakku? Tenang, Bu, tenang. Saya belum menyentuh dia. Percayalah kepada saya. Saya belum ngapa-ngapain. Jangan sentuh aku bajingan. Ah. Ah I no no no. Please no. Don’t jangan. Maafin aku. Karena aku pilihnya bertahan bukan pilih kabur. Kalau aku pilih kabur semua ini enggak terjadi. Maafin aku. Sumpah kamu enggak apa-apa nak. Mama kamu apa, Nak? Mama ak jangan takut, Nak. Ada Mama di sini. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] ditarik mundur lagi ke hari minus1 ya kita kan mulai dari hari nol ini hari min1 apa nih oh don’t give me this bullshit [ __ ] Bro. Enggak. Don’t give me this happy memory. Bullshit, Bro. No, no, no, no, no, no, no, no, no, no. Terus kalau soal yang nomor 12 itu gimana caranya, Pah? Caranya mirip kok sama yang tadi, sayang. Nilai x di* nilai y. Tapi kalau yang ini hasilnya dibagi tiga. [Musik] Judi merusak segalanya, Guys. Judul pinjol sebenarnya lingkaran setan itu loh. Lingkaran kecanduan. Enjoy every single moment. Hm. Tapi aku bingung nilai x-nya berapa, Pah. Ini loh sayang. Nilai x-nya diambil dari sini dulu terus. Ya ampun kau ngerjain pernya di sini. Papa baru pulang loh. Kasihan Papa capek. Ih, Mama aku kan lagi gak ngerti rumus ini. Gak apa-apa kok, Dek. Santai aja. Ya udah ini Mas, aku masakin kamu ayam goreng, tempe, dan tahu plus sambal. Pokoknya mantap. Aduh, makasih istriku yang cantik. Senangnya kalau lapar gini punya istri yang pintar masak. Taruh aja dulu di meja, Dek. Aku mau bantuin Kaila dulu. Ih, Mama ngapain sih? Kenapa sih Mama kan juga pengen bantuin. Kenapa mukanya Benny kayak Bang Winda? Ih, malah ganggu tahu. Bantuin. Emang kamu bisa matematika? Bisa dong. Mama kan dulu juara kelas. Ah, masa sih? Ya udah, coba soal nomor 13. Gimana caranya? Mm aku bantu doa aja deh. Tuh kan bohong. Uh, mama payah. Andai momen ini bisa bertahan selamanya. Andai judul tidak menyerang, aku pengin tanya sama bandar-bandar judul. Kalian kejar apa sih di dunia ini? [Musik] Di end. En dari en judi tak hanya mempertaruhkan harta, tapi juga kebahagiaan keluarga. kebakar ya kayak ayahnya yang dulu tuh udah lama hilang kebakar gini udah enggak ada wujud ayahnya yang dulu wujud Benny yang dulu udah enggak ada [Musik] kita cari ending lain yuk kawan kita cari ending lain kita coba dari Nadia Dia dilema dulu. Kabur kali ya, Guys. Pilih kabur kali ya. Aku nyesel sumpah enggak pilih kabur, Guys. Aku jadi harus melakukan itu semua. Sumpah, Pikabu. Kurang ajar. De Pikabu bikin game-nya begini, Coy. Yang main kena mental coy. Serius deh. Coba kita kabur ya, Guys, ya. Kita coba kabur, Guys. Astaga. [Tepuk tangan] Kabur ya.
Lebih baik aku dan Kala keluar dari sini. Aku sudah enggak kuat ada di sini. Apalagi Kaila juga sudah mulai disakiti. Meskipun aku gak tahu pasti harus ke mana, tapi aku yakin pasti ada jalan. Tuhan pasti melindungi kami. Yah, kayaknya kabur aja dah. Udah kabur paling tepat ya. Aku yakin di luar sana jauh lebih aman daripada harus ada di rumah ini. Aku akan mencari pinjaman uang ke tetangga untuk ongkos sambil menunggu Kaa pulang sekolah. Sebelum itu, aku harus segera berkemas-kemas. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Ambil kopermu. Sumpah gua gak mau dikagetin lagi. Tiba-tiba nih suaminya muncul, Guys. Sumpah. Kosongkan koper. Taruh mana? Taruh mana? Kok pada nyalahin gua? Diam. Yadi anjir. Gara-gara lu Yadi. Adi. Taruh mana anjir? Oh taruh sini. Aku enggak mungkin bawa semua bajuku. Ambil pakaian yang penting-penting saja. Sekarang aku akan pergi ke tetangga. Aku akan pinjam uang kepada mereka untuk ongkos kabur. Aku harap mereka bisa mengerti situasiku dan mau membantuku. Tapi sebelum pergi, aku sebaiknya menyembunyikan luka legam di wajahku dengan sesuatu. Ya elah, malah dandan dulu. Oh, cari kacamata, masker, dan topi. Oke, kacamata, masker, dan topi. [Musik] Pergi keluar dari rumah. Tutup. [Musik] Oke, kita langsung keluar. Kita langsung keluar pada malam harinya. Ini kenapa rumah gelap? Mati lampu. Nyalakan semua lampu di rumah. Token listriknya mati kah? Lah ini juga mati lah. Ini kopernya atau apanya? Selimut ya? Udah dibawa kabur kah? Let’s go! Let’s go. Udah dibawa kabur. [Musik] Udah dibawa kabur. Let’s go, guys. Ini kenapa gak ada orang? Mereka pada pergi ke mana? Mampus ditinggalin lu. Hah? Udah baik-baik dikasih istri. Bayangin nasib lelak yang enggak punya istri. Syukur lu, bersyukur apalagi pada keluar rumah. Keluarkah dia? Ngapain sih sekarang? Duduk lagi. Kencing. Ngapain lagi, Guys? Makan tuk karma. Oh, kita cari ini mungkin ya. Mungkin ada surat peninggalan istrinya atau semacamnya. Enggak ada apa-apa sih. Ke dapur. Apa nih? Oh, masak sendiri. Ini kenapa enggak ada makanan? Istri a lagi pusing berat tapi enggak ada yang bisa dimakan. Bakal gua habisin kalau dia pulang. Kalau dia pulang, dia enggak pulang. Bro, bro, bro Benny, bro Benny. Dia enggak pulang, bro. Bro, bro, bro. Nah, ditelepon. Ya ampun, dari Ribuan kali ini rentir handphone gua. Entah ini dari pinjol yang mana. Udah 11 pinjol yang gua pakai. Kalau nambah lagi bakalan nambah besar hutangnya. Hutang gua udah menggunung, bunga gila-gilaan. Sekarang hutang gua udah ratusan juta. Bingung gua bayarnya gimana. Masa pinjol lagi? Kalau enggak dibayar bunganya juga makin lambat tiap harinya. Terus telepon ini diangkat atau enggak? Kita angkat ya. Kita coba angkat, Guys. Halo. Tebakanku soalnya ini kayaknya istrinya, Guys. Bukan pinjol, ya. Oh, bener. Pinjol deh. Eh, kenapa lama banget ngangkatnya? Jangan bayar hutang lu, babi. Lu udah berapa hari udah nunggak hutang. Ya, Bang. Maaf, Bang. Eh, monyet lu udah berkali-kali ngomong maaf. Lu pikir hutang bisa dibayar pakai maaf tolol katanya. Iya Bang sabar Bang saya minta waktu giliran sama rentenir. Lebek lu sama istri lu doang macan lu. Hah? Dasar Benny. Enggak yang kurang ajar Yadi sih yang ngenalin. Eh Mo udah berapa, udah ribuan kali ya lu ngomong gitu. Mau gua habisin lu sekarang. Gua tahu lu ngontrak di mana. Gua tahu tempat lu kerja. Gua tahu rumah orang tua lu, lu gak bakal bisa sembunyi. Ah, mampus, mampus, mampus, mampus. Kok senang ya aku, Guys? Pokoknya besok hari duit itu udah harus ada. Iya, Bang. Iya. Jangan cuma ngomong iya-ya doang lu, bangga. Kalau lu sampai gak bayar, mati. Kok malah ketawa sih, Guys? Psikopat anjir. Malah ketawa. [ __ ] man. Hari ke-114. Mampus. Lesehan anjir. Sampai kursi dijual. Coba telepon Nadya lagi. Masih punya listrik. Hebat juga masih punya listrik. Nadayla enggak bisa dihubungi. Mereka sudah pergi berapa hari. Enggak ada kabar enggak pamit. benar-benar enggak menghormati gua sebagai kepala keluarga. Anjir, NPD final boss anjir ini orang. Aduh, gua juga enggak tahu mereka ada di mana sekarang. Kenapa mereka tega ninggalin gua di saat kesusahan? Seenggaknya bantulah gua sedikit. Gua pengen pinjam KTP-nya Nadia soalnya nama gua udah di blacklist. Sudahlah, capek lagi-lagi enggak dijawab. Oh shot. Rentirernya datang ini, Guys. Feelingku renternya datang ini. Mampus bunyi. Mampus bunyi. Metran listrik bunyi lagi. Ya Tuhan, cobaan apaagi ini? Seminggu yang lalu gua dipecat karena ketahuan mencuri. Mampus. Motor TV dan barang-barang yang ada di rumah udah gua jual buat modal main dan nutupin sebagian utang. Pengin ngutang ke teman lagi, tapi enggak ada yang mau ngasih. Semuanya bilang enggak ada uang. Bullshit. Padahal gua sering lihat mereka posting foto lagi jalan-jalan di sosm. Jadi, jadi emosi kalau ngelihat orang-orang perlakukan gua kayak gini sekarang. Tak ada teman, tetangga, saudara, keluarga, tak ada siapapun. Gue itu cuma butuh support. Kenapa gua ditinggalin gitu aja? Padahal kalau sampai menang, segala hutang bakal gua bayar. Dia gak mikir apa, Guys. Semua orang termasuk istri sampai anaknya ninggalin dia. Berarti salahnya di El. El mau motor baru, baju baru, HP baru, makan pizza, semua bakal gua beliin. Enggak mungkin lu gak bisa kaya dari jodoh. [Musik] Mampus Benny. Kelaperan kan? Ah, bangke. Lapar banget ini. Tapi duit tinggal 2.000. Eh, tapi gua masih punya saldo di game judi. Ambil dikit saja buat makan. Oke, nyalain kah? Oke, oke. Wih, saldonya sejuta, anjir. Ah, engak bisa dicairin. [Tertawa] [Musik] [Tertawa] Enggak bisa dicairin. [Tertawa] [Musik] Kok error sih? Ini uang terakhir dan harapan gua satu-satunya. Mampus. Mampus. E mampus. Tutup judulnya. Apa maksudnya nih? Website-nya hilang. Eh, bangsat, balikin duit gua. [Tertawa] Tekan di press. Oh. Oh, gak bisa. Oh, balikin. Dibawa kabur duitnya. Mampus. Mampus. Balikin. Makanya jangan judul. Mampus lu kena tipu. Tolong balikin. Tolong. Ah, baru mulai sadar nih. Baru nangis lu. Benaran gak bisa website-nya beneran hilang. Ya ampun. Jadi gua gak bisa narik duit, gua juga gak bisa main lagi. Jadi inikah akhirnya mampus mampus baru lu baru nyesel lu baru sadar diri giliran pegang duit langsung berasa kayak bosan duit lu habis baru lu merendah sampai inti bumi. Gua capek dan haus mampus nangis nangis enggak usah nangis najis gua dengarnya. Baru pertama kali guys gua gak mau m enggak sudi main game ini jadi main karakter najis banget cuy. Air juga mati nih. Air juga habis nih. Suara angin. Airnya habis. Gak keluar sama sekali. Duit 2.000 enggak cukup buat beli air. Gua minum air keran aja walau airnya keruh. Ah, enggak keluar juga. Makanya bayar PDAM. Coba cari air di kamar mandi. Mampus. Mampus. Minum tuh air toilet. Ah. Ah. Glek. Gelk-glek dulu. Iya. Tuh, udah minum dah itu dah. Ah, mampus. Mampus. Uh, ini dia bos. I guess this is the end. It’s a beautiful day outside. Birds are singing apa ya? Apa sih? Sebentar, sebentar, sebentar, sebentar. Aku ada kata-kata bagus untuk ini. Wait. Nah, it’s a beautiful day outside. Birds are singing, flowers are blooming. On days like this, kids like us should be burning in hell. Wu to. Woi, Benny. Gimana? Udah dapat uangnya hari ini. Maaf, Bang. Saya belum bisa bayar. E, lu pikir utang lu bisa langsung lunas kalau bilang maaf. Dengar ya, hutang lu itu udah terlalu besar. Kalau elak bayar sekarang, bunga utang lu malah makin nambah. Udah makin enggak kekejar. Lu paham enggak? Gua udah kasih waktu ya kemarin, sekarang kesempatan terakhir lu negosiasi atau kabur? Negosiasi atau kabur, Guys. Kabur lari. cut. Lari. Wah, botak. Botak. Cat banget larinya. Ah. Ah. Ampun. Uh, Smackdown, Bang. I benar, benar, Smackdown. Yes, Larest start. What? Oh, harus berhasil lari. Iya i. U iya u. U iya ua i. U iya u. U iya uya i. U iya i. Uya i. U iya u I. Lari ke mana anjir? U iya ua i. U iya uya i. U iya u ya i. U iya u ya i. I I u i u iya i. Ini ke mana, Guys? Muter bang. Puas banget lihat Benny. Iya cuy. Ah berhasilkah kita? Kejar. Semangat bang botak. Itu bukannya Pak Benny. mampus malu menanggung malu. Kenapa dia dikejar-kejar? Ah, jadi omongan tetangga kan. Apalagi si Ibu Nadyanya udah ngomong ke tetangga. Oh, dia lagi dikejar rentenir. Wah, kacau. Ayo tolongin. Enggak usah, enggak usah. Ya elah, ngapain. Biarin aja. Setuju setuju setuju. Yesy ending ini buat aku, Guys. Ini happy ending, guys. Best ending ini biar tahu rasa enggak sih best ending-nya yang dari awal bilang enggak sih sebenarnya happy ending yang pertama guys aku suka. Dia udah terlalu sering nyusahin warga, tukang ngutang, tukang tipu. Engak usah ditolongin. Benar, benar, benar, benar. Kemarin hampir digebukin karena mau maling. Mampus. Iya. Udah malu dah. Sisa jenggot doang enggak ada sisa apa-apa. Muka juga udah enggak ada. Dia juga suka mukulin istrinya. Ah. Ah. Mulai. Katanya sih pengaruh judi dan pinjol. Ah, kena kan lu. Gila, ini kok tetangga bisa pada tahu ya? Satu RT tahu itu. Wah, parah banget itu. Dahah. Jangan dilihat lagi. Cuekin aja. Cuekin, Guys. Enggak usah dilihat. Enggak like dilihat dia memang pantas mendapatkannya. Betul. Ini si botak gak bisa lari lebih kencang dikit. Apa kalau gua malu tuh? Iya ya. Wih, kesandung dia, woi. Tidak. Si botak kesandung. No. Kenapa botak kesandung? Gila lari sampai malam tuh. Mau lari ke mana, Bang? Mau lari ke mana? Enggak ada tempat kamu untuk berlari, Benny. Ah! Ah! Capek kan lu, capek kan lu, Benny? Benny lari dari kenyataan. Benar juga. capek. Nyesal kan lu baru sadar lu. Oh enggak, dia kayaknya belum sadar, Guys. Dari kata-katanya sih, orang itu sudah tak mengejar lagi tapi keadaan sekarang malah semakin kacau. Sepertinya mustahil untuk gua perbaiki. Gua lelah. Gua udah enggak sanggup lagi. Gua pengin mengakhiri ini. Hah, gimana? Nadia Kaa kalian di mana? Telepon kan enggak ngangkat ya? Kita coba kirim pesan aja kali ya. Kirim pesan ke Nadya kali ya. Dek, aku minta maaf. Maafkan aku sudah jahat kepadamu. Maafkan aku karena jadi papa yang jahat. Aku telah menghancurkan kebahagiaan kalian. Mati. Mati dong HP-nya. Ingin bertemu kalian untuk terakhir kalinya. [Musik] Oh, hell. Hell. No, no. Hilo. [Musik] Roblox death rails, jir. Jangankan biarkan judi mengambil segalanya darimu, termasuk nafas terakhirmu. Penyesalan soal datang terakhir ya. Kenapa saya enggak bisa nyadar dari awal, bro? By the way, kita udah dapat berapa ending sih, Guys? [Musik] Kita udah udah dapat berapa ending sih, Guys? Empat, ya? Dua lagi, ya berarti ya? Dua lagi, ya. Oke, dua lagi. Dua lagi. Kita coba negosiasi ya. Kalau negosiasi apa yang terjadi, Guys? Ending baruah kalau negosiasi siapa tahu aja negosiasi. Ending baru, Guys. Idih, seram banget, cuy. Kebeset kebeset kereta. [Tepuk tangan] Tapi entah kenapa guys, setelah aku mainin yang paling bad ending-nya dulu, terus aku lihat debeset kereta, entah kenapa aku tidak merasa bersalah. Soalnya emang salahnya ini, coy. Enggak sadar-sadar udah diingetin, cuy. Coba yuk apa yang akan kamu lakukan? Kita bakal coba negosiasi ya Bang. Tolong Bang nanti saya bayar. Hah? Bayar gimana caranya? Apalagi yang lu mau jual? Lu pengen jual kompers sama panci itu enggak cukup, tolol. Lu sekarang udah enggak punya apa-apa. Oke. Utang lu itu udah di level yang enggak mungkin bisa lu bayar dan akan terus membesar jika lu enggak lunasin sekarang. Heh, moe dengar ya. Gua ke sini enggak mau pulang dengan tahan kosong. Pokoknya lu harus bayar detik ini juga. Bagaimanapun caranya ya, Bang. Tapi sekarang saya benar-benar belum ada duitnya. Gua tahu situasi ini bakal terjadi. Orang kayak lu itu banyak di luar sana. Miskin tapi banyak tingkah. Oke, gua kasih lu penawaran. Tinggal lu mau ikut apa enggak. Sebenarnya lu pun enggak bisa menolaknya karena ini satu-satunya jalan. Bagaimana? Jangan kelawan mikir. Jangan sampai kesempatan Mas ini lu sia-siain. Karena gua enggak bakal nawarin dua kali. Ya, Bang. Saya ikut cara Abang. Bagus. Sekarang ayo ikut dan lakuin semua omongan gua. Paham? Hah? Maksudnya? Oh, bentar dulu nih. Bentar dulu nih. Bentar dulu. Ini gua enggak diambil ginjal gua kan? Eh, santai. Santai. Botak. Gua tahu lu enggak punya rambut, tapi jangan ambil rambut gua juga. Apa ini? Ayo tanda tangan. Ini. Ini apa bang? Jangan banyak tanya. Tanda tangan aja. Itu apaan? Ini Purnomo. Kita bikin gajah, Guys. Ah, gajah. Gajah. Gajah, gajah. Let’s go. Gajah. Gajah. Tanda tangan gajah. Gajah. Gajah, Guys. Gajah. Gajah. Woi, gajah. Chill, chill, gengs. Bro, kalian gak pernah gambar gajah? Damn. What now? Oh, shoot. Apa itu? Apa itu? Hah? Lepas baju dan celana lu. Terus pakai ini. Hah. Dijual organnya. Fix. Fix dijual organnya. [Musik] Dia sudah dibius total. Oke, ambil dua ginjalnya. Ah, gila langsung dua. Lu serius hidupnya gak akan bertahan lama. Apa? Sejak kapan lu jadi peduli sama orang? Ya lucu aja. Kok dia nekad sampai mau melakukan ini? Pasti hutangnya segunung. Dia sebenarnya gak tahu hal ini. Tapi karena dia sudah tanda tangan, lu bisa langsung eksekusi. Oke, siap. Oh shoot, langsung diambil dua, woi. Gila banget, coy. Anjir. [Musik] Emang kalau ginjal du ketutup tuh hutang R jutaan kayaknya tetap gak cukup dah itu. Kamboja ialah kamboja, Bro. Organ. Anjir, kenapa gak pinjam duit ke organ bank aja si Benny? Ya, kurang ajar Benny. Beda beda, beda, beda Bang, Bang. Hari ke-119. What is this? Obet-obetan semua. Yang ini diminum tiga kali sehari setelah makan. Kalau ini dua kali sehari setelah makan. Semoga cepat sembuh. Kuyumin cepat sembuh. Jangan buat ini gak guna. Sakitnya semakin tak tertahankan. Gua sekarat. Gua juga udah ditipu. Hutang gua ternyata masih sangat banyak. Ya Tuhan, kenapa ini semakin buruk? [Musik] Aduh, sakit sekali. Dada gua juga semakin sesak. Sesak sekali. Gua gak mampu berteriak minta tolong. Gua bahkan tak mampu menangis. Ya Tuhan, apakah ini akhirnya? Nadia Kaayla maafin aku. [Musik] [Tertawa] Listriknya mati, coy. Aduh. Aduh, mau kasihan tapi gimana ya, Guys, ya? gara-gara anjir. Yang banyak yang berpikir jodi adalah solusi. Padahal ia adalah akhir dari semua solusi. Iya benar. Momen ketika pilih judul udah enggak ada udah selesai kelar cok. Oh berlanjut. What? Beberapa hari kemudian sedia gorengan dan nasi uduk. Nadia dan ini kahlaila? W Nadya enggak sih, Guys, bahwa anaknya kabur jadi si Nadia gak enggak kenapa-napa. W Nadia ya W istri jjir dari awal sampai akhir game W istri jadi berapa, Dek? Nasi uduk komplit pakai telur lalu gorengannya dua ya, Bu. Semuanya jadi Rp2.000. Oke, ini uangnya ya, Dek. Terima kasih ya, Bu. Maila pegal berdiri terus. Beliin bangku plastik dong. Iya, Nak. Tapi nanti ya, Mama nabung dulu sama beli payung yang besar, Mah. Biar nanti kita enggak kepanasan pas jualan. Iya, sayangku. Nanti Mama beli. Sabar, ya. Emm. Oke dah. Oh, ada telepon masuk. [Musik] Level dari Buvera. Tetanggaku yang dulu memijamiku uang. Ada apa dia ingin menagih hutang? Halo. Diinfo kah suaminya meninggal. Asalamualaikum Bu Nadia. Apa kabar Bu Vera? Vera Dinita. Jjir. Waalaikumsalam Bu Vera. Alhamdulillah Bu sehat. Bu Nadya kok udah enggak bisa di WhatsApp. Maaf, Bu. HP saya yang dulu saya jual untuk bayar kontrakan dan modal usaha. Sekarang saya pakai HP jadul saja, jadi tak bisa WhatsApp. Memangnya ada apa, Bu? Oh, begitu toh. Pantesan susah dihubungi. Begini, Bu. Saya ingin berikan kabar Pak Beni meninggal dunia. Enggak usah kaget. Acting lu, pada. Enggak usah kaget. Enggak usah senyum-senyum. Jangan orang meninggal enggak boleh disenyumin, Guys. Sejahat apapun dia, ya, Guys, ya. Tetap berduka cita. Parah lu, parah lu. Pak Beni meninggal dunia. Astagfirullah, Mas Beni. Dia tutup mulut gara-gara mau senyam itu Bu Nadia. Parah lu ya. Parah, parah. Stop. Serius dulu guys, please untuk sedetik. Please. Serius. Kemarin almarhum meninggal dikontrakan sepertinya karena sakit. [Musik] Mama kenapa nangis, Ma? Kenapa, Mama? Saya turut berduka, ya, Bu. Saya juga ingin menyarankan sebaiknya untuk sementara Ibu jangan ke sini dulu. Sepertinya Pak Beni memiliki banyak hutang. Takutnya para rentenir malah mengincar Ibu Nadya untuk melunasinya. Jangan angkat telepon jika mendapatkan telepon yang nomornya tadi kenal. Demi kebaikan Bu Nadya dan juga Kayla. [Musik] Gila, utang menghantui sampai meninggal ya. Sampai dihantuin loh keluarga-keluarganya, Guys. Kita udah dapat berapa ending sih, Guys? Udah ya, semua ending udah kita dapetin ya, Guys ya. Satu lagi. Satu lagi. Satu lagi. Bang, kenapa ginjal ada dua? Karena kalau satu ganjil. [Musik] Please jangan ketawa. [Musik] Satu lagi. Satu lagi, Bang. Emang ada satu lagi? Apa yang belum kita coba? Ini kan udah jawab tidak. Ini juga udah jawab. Saya main judi udah pernah. Ini jawab tidak juga pernah. Ini juga udah pernah saya ambil pinjau sama tidak juga pernah. Nah, dia tetap tinggal atau lari. Ini dua-duanya udah pernah. Ini juga dua-duanya udah pernah, Guys. Udah kan? Udah udah enam ya. Udah enam ya. Tamat dong, Guys. Tamat dong, Guys. Coba yuk. Coba yuk aku buka streamku ya. Kita pastikan guys. Kita pastikan dulu kalau misalnya em kita udah 6 ending, guys. Aku pengen pastiin biar enggak ada yang ketinggalan nanti bocil penasaran. request request padahal udah lewat nih janjang. Oke, sebentar ya.
Em kita cek ya ada berapa ending guys di sini. Display capture. Oke nih ending. Ini kan ending pertama nih. Satu ending. Dua ending. Oke. Berapa sih kita udah ending? Berapa sih? Ada tulisannya enggak sih di sini? Come on, Bro. Hei, bukannya satu lagi? Udah kan? Udah semua, udah dapat semua ending, Bang. Oke, aku percaya sama Ayu Wandira ya. Katanya udah dapat semua ending, Guys. Udah dapat semua ending. Oke, Guys. Itu dia pick stop ya, Guys, ya. Yang aku paling kesal sih sebenarnya ending 6 dari 6 ya, Guys, ya. Ending 6 dari 6 itu menyebalkan. Wih, ini keren ya. Kayak dia duduk pas main judul, mukanya juga udah udah mati. Jadi, ketika dia pegang judul itu sama dengan dia udah mati ya, Guys, ya. Alright. Alright. H damn damn what a game guys what a game what a game guys masih ada ending ap guys yang belum ending apa yang belum ending menyelamat gagal menyelamatkan Nadya serius belum Bang, udah Bang, udah semua. You know aku nyontek YouTube ya. Ending apa yang belum kita dapetin, Guys? Entar di momen-momen seperti ini nanya nanya nanya YouTube chat tidak bisa dipercaya, Guys. Sebentar. Pikabu, stop all ending. Nih nih nih. Kita lihat thumbnail-nya aja enggak sih, Guys? Kita lihat thumbnail-nya aja ya. Sebentar nih. Yang ini ada enam ending nih. Yang pertama pernah, yang kedua juga ada, yang ketiga juga ada. Yang keempat juga ada, yang kelima juga udah. Udah, udah 6-6nya, Guys. Udah 6-6-nya, Guys. Udah 66-6-nya. Udah 66-6-nya. Mungkin baru join kali, ya. Tadi enggak dapat, ya. Oke deh, guys. Pendapatku soal Pikabo stop, ya. Kenapa Pikabu? Aku penasaran, Guys. Pikabu ini siapa sih, Guys? Setiap game yang dia buat itu psikopat, Guys. Dan menyimpan kayak nilai yang sangat dalam sih dan kadang mentromakan gitu loh, kawan. Respect buat Pikabu, Bang. Udah buat game seedukasi ini buat stop judul sama pinjol. Benar, Mesa anak baik. Setuju banget. Respect sih. Respect sih. Pikabu orang, Bang. Iya, makasih ya. K pikir pikir Pikabu kucing. Makanya aku pikir kok Pikabu Pikabu kok bisa bikin game sebagus ini? K kira dia kucing, ternyata orang. Wah, kalau kalian enggak kasih tahu di live chat aku pikir Pikabu kucing. Makasih ya udah kasih tahu Pikabu itu orang Joy Kreatif, Bang. Orang yang buat. Oh, Joy Kreatif. Oh, Joy Kreatif. Itu dia tu orangnya Pikabu tuh nama seriesnya, Guys. Oh, oke. Pendapatku soal Pikabu, Gu rasa ending semuanya itu enggak ada apa-apanya dibanding ending keenam sih. Menurutku yang paling brutal tuh ending yang ke berapa ya tadi ya? Yang ketiga ya? Yang ke berapa gitu? Yang keenam ya? Pokoknya yang e Nadia nusuk semuanya gitu buat nyelamatin Kayla, Guys. Menurutku itu ending yang paling brutal. Karena literally si Benny sakin ketagihan judul eh istri sama anaknya sampai dijual woi. Sampai digilir sama orang-orang lain gitu loh. Gila banget coy. Enggak cukup ya. Enggak cukup nyusahin diri sendiri, nyusahin keluarga. Gila, kenapa dia yang buat dosa ngajak susah semua orang gitu loh. Emang brengsek kadang gua pikir Benny itu. Ya, kurang ajar Beni. Sori, Guys. Emm sakin kesalnya aku hebatnya game Pikabu ini ya bisa membawa emosi gitu loh, Guys. Kayak bawa banget emosi ke pemainnya. Sakin ke bawaah emosinya aku sampai jadi toxic, Guys. Sor, sorry banget ya. Aku jadi toxic. I aku bukan Miaw Auk yang 24 jam tidak toxic, tapi ya aku ada sisi toxicnya juga, tapi aku tidak setokxic itulah kayaknya. Tapi ya intinya tadi aku kesal banget dan aku izin buat yang tadi itu emang toxic, aku udah izin duluan. Yang penting aku udah izin. Yang penting aku udah izin. Yang penting aku udah izin. Biarin yang penting udah izin. Ya enggak apa-apa Bang. Iyalah penting udah izin. Nah, sekarang kita bakal baca donasi dulu yang belum kita baca. Iya enggak sih? Tadi kan aku ada baca, ada ngacangin banyak donasi yang belum dibaca ya, Guys, ya. Oke, kita cari dulu yang belum aku baca. Yang mana ya, Guys, ya. Nah, ini nih. Kita ulangi. Aku bakal mengulangi di sini. Come on, come on. Bapaknya Cendy kan namanya Yadi. Crispy Cendy emang. Iya, Guys. Thank you, Sagar. Oh my God. Oh my God. Putar musik dulu enggak sih, Guys? Putar musik enggak sih? Musik apa ya enaknya ya? E e mustti kecilin dikit lah. Ah, nih ya. Ini set ini ada Maisa Sagar kayaknya sebagian besar udah sih, Guys. Oh, ini nih ada nih fans Beacon cream nanya besok ming gokill jam berapa bang? Ya sosnya ada ming gokill ya besok ya tapi gak tahu jam berapa. Soosnya pagi-pagi sih mirip-mirip jam sekarang, Guys. Pagi atau siang thank you. [Musik] Nah, terus ini ada ada juga nih siapa nih? Lu kayaknya aku belum baca nih kayaknya nih endingnya buat Miawa Aug sampai gebrak meja Bang. Sama aku juga gebrak meja emang emang se sekacau itu jjir sama gu rasa itu reaksi orang normal enggak sih guys? Gebrak meja enggak setuju enggak? Has# Judle benar Rakai Rakai Wisnu W Rakai coy. W Nadia sih tetap guys inti dari game ini W Nadya dia membawa anaknya selamat dari iblis jir. W Nadya nih nih aku mau ulangin yang ini karena dia bilang W Nadya anjir. Dia aku masih belum bisa move on ya kawannya soalnya keren banget gitu loh guys. Nih terus ada yang ada yang nanya ya guys ya. Gara-gara judi atau Yadi guys? Menurut kalian gara-gara judul atau gara-gara yadi, Guys? Kalau aku bilang gara-gara judi, Guys. Gara-gara judul. Karena walaupun Yadi ngajakin si Benny judi, kalau emang dari Bennynya itu enggak mau, enggak bakal kejadian kayaknya. Bukan gara-gara judi sih, gara-gara Benny anjir. Emang Bennynya tergoda aja itu, cuy. Enggak tulis Lispa pamali lagi kah, Bang? Oh, iya terlupakannya. Lis pamali, Guys. Benar-benar aku masih ada enggak ya Lis spamali? Bentar, Guys. Aku kan buat komputer baru, ya. Takutnya. Oh, ini masih ada, masih ada. Daftar Pamali, Guys. Daftar fam. Wait, wait, wait a minute, guys. Sebentar, ya. Dam, daftar famally lengkap, cuy. Bang, tolong gua barusan di chat admin. Judai, sumpah. Ah, Yadi, Yadi, mampus. Yadi. Kita kita tulis ini dulu ya. Daftar Pamali guys. Sebentar. Eh, ini Bang gak apa-apa kalau toxic ke Benny. Emang dia diservasi izinnya Aiko. Oke, terakhir kali kita pamalinya sampai mana sih? Ke TG9 ya. Jangan kerja di supermarket bekas kuburan panti asuhan. Sumpah guys, aku udah banyak lupa ya ini kita main gamein game semuanya gua tulis Pak Malik. Ikin aja FIFA Fantasi jangan sampai lupa. Ah stop stop. Entar jangan sentuh sama sekali judi online. Setuju enggak, Guys? Jangan sentuh sama sekali judi online. Setuju enggak? #stopjud [Musik] setuju enggak, Guys? GG, GG. GG udah bagus ya. Pamalinya udah bagus, Guys. Pamelinya udah bagus, Guys. Thank you, thank you, thank you udah diingetin ya. Hampir aja melupakan daftar pamali ini. Jjir. Iya penting loh daftar pamali ini, cuy. Dibawa mati ini daftar pamali, Guys. [Musik] Oke, ada lagi engak ya yang belum aku baca dari tako. Tako tako. Gray lime. Gray lime. Siapa lagi nih yang belum kebaca ya? Sebentar ya. Ini apa nih? Oh, ini udah nih. Juncul yang asli ini mah. Yang tadi muncul Judai yang asli, Guys. Kayaknya udah kebaca semua, ya sisanya. Kayaknya udah kebaca semua, Guys, sisanya. [Musik] Oke. Ini apa nih? Oh, ini kayaknya belum kebaca nih. Astaga, ini apa lagi? Kepencet lagi. Oh, untung enggak kepencet. Ya udah, thank you, guys. Thank you, ya, yang udah kirim dukungan lewat Tako. Terima kasih juga yang udah nemenin aku nonton eh nonton nemenin aku main Pikab Stop. Ini tipical gameennya kayak light novel gitu sih. Lebih ke cerita ya daripada gameplay kita sendiri. Oke, terima kasih yang udah join membership guys. Ada Vivi, VAC, SW Zegger, ada Aa Putri, Jenderal Kelev Yatimku, Munaki, Zaza, Rakai, Wisnu, Flying, Lipas, Real Lele, Ibrahim, Baim, Mat Madan, dan Sira. Welcome to membership. Terima kasih juga yang udah ramain live chat, guys. Ada Ibrahim, Natasha, Kulkit, Hanan, K, Jasmin, Rerena, Sekar, Lovi, Fahmi, E Kitty, Mavi Viro, Arseleon, Hamster, ada Karis, E Vivi, thank you, ada Bella, ada Naomi, Felyi, IA Channel, Julius Gult, fans BFB, Ender, Cre Kim, Michael, ada Alviansyah, Dinda, Ridovandra, Alh Nanaz, ada Yumira. Oke guys, sorry banget gak bisa absen semua tapi aku menghargai kalian udah pengen nemenin aku main Pikabu Stop. Ternyata ini alasan kenapa kalian banyak yang request aku buat main Pikabo Stop ya. Karena emang gameennya sangat mind blowing, sangat di luar nalar. Apalagi ending yang keenam yang menusuk semua orang. Bang coba main Bang, udah coba pernah main for second belum, Bang? Kalau belum coba dong. Udah pernah dong Om Vincent kemarin kok main pas di Ming Gokill ya main Roblox for second gameennya mirip day by Dead like ya DBD. Mirip DBD udah pernah main. Oke tapi anyway thank you. So ya guys jangan lupa tinggalkan like, commentar dan subscribe. #stop judul jangan judi guys. Apalagi sampai pinjol-pinjol ya. maksudnya pinjol buat judi itu IQ jongkok, Guys. So, guys, jangan lupa tinggalkan komentar, subscribe. Sampai jumpa di shorts video atau live lainnya. Aku B krim. than watching. See you next time. Bye bye. pesan moralnya adalah bini masak ikan tongkol That’s

Join CreamTeam Membership: http://youtube.com/beaconcream/join
Donate[min 10k utk alert]: https://tako.id/@BeaconCream/gift
Game: Pikabuu Stop

Hai kawan!
Hari ini kita bakal main Pikabuu Stop. Kalian udah lama banget pengen aku mainin ini, jadi ayo kita mainkan!

Rules/Peraturan:
1. Jangan spam (kirim livechat berulang-ulang)
2. Menghargai satu sama lain
3. No hateful comment (jangan mengujarkan kebencian berlebihan)
4. Tidak backseating (kasih tahu/ngajarin cara mainnya) streamer yang belum ngerti, kecuali streamer minta diajarin.
5. chill n fun!

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Ikuti aku di social media lainnya!
https://linktr.ee/BeaconKarim
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
#CreamTeam