MOMON SEMBUNYI DIBAWAH RANJANG DARI KEJARAN GROTESQUE STEVE !! Feat @sapipurba Minecraft
Ada Grotes dan banyak sekali. Ada dua di sini, tiga. Oh, tidak. Baiklah, Teman-teman. Jadi, kita akan membuat pertahanan kita untuk grotes steam di sebelah sini guys. Ya, aku lihat di sini lumayan lapang. Kita bisa taruh kayak semacam tower defense gitu, Teman-teman. Kita dari sini, Guys. No. Wah. Wah, seram banget. Dan ini yang terakhir, Teman-teman. Kita penuk teman-teman. Kalian lihat, Guys. Wow, selesai dan selamat datang ke kota barunya dan momon. Kalian lihat. Wah. Wih, keren banget dong. Ada rumah Momo dan rumah kita. Wah, bangun ini lama banget ya, Teman-teman. Kalian lihat, Guys. Wow, gimana gimana gimana? Keren banget kan, Teman-teman? Kan. Wow. Asik asik asik asik. Nah, aku udah 7 hari tidak pulang rumah ya. Hmm. Kira-kira si Momo sudah merindukan atau enggak ya? Oke deh, sekarang udah saatnya kita pulang ke rumah dan panggil semua warga di sana dan si Momon untuk datang ke kota baru kita, Teman-teman. Let’s go. Wah, home su teman-teman. Kita sudah sampai di rumah kampung halaman kita, Guys. Hayo. Oke deh. Hah. Ini memang patung ini bikin bikin susah ya, Teman-teman ya. Ngapain sih taruh di sini? Aduh, harusnya dibawa pergi aja deh. Bikin kesel aja tuh Frontman. Ya ampun. Ayo kita pulang kita Momo. Kabar bahagia nih, M. Wow.
Man. Loh. L L L L L kok enggak ada suara sih? Di mana sih si Momon ini? Padahal aku lagi ada kabar bahagia nih, woy. Pupup ya, Mon? Gak ada juga lah. Lah, Man. Ya, teman-teman kenapa nih ranjang-ranjangnya malah rusak dianya loh, aneh banget apalagi di atas, Guys. Apa terjadi sesuatu di sini? Enggak ada juga. Di sini juga enggak ada, teman-teman. Loh, loh, loh. Man, momong di mana, Guys? Eh, ah. Ngomong-ngomong ini apaan ini kesannya? Kayak terakhir betang rumah ini enggak ada deh. Kayak iron iron gitu rumahnya. Coba ay kita ke sana, Mon. Mon. Eh, Mon. Mon. What? Eh, kamu ngapain di sana berjembun nih? Pulang
lah lah lah lah lah. Aku cuma pergi 7 hari. Kenapa kamu tinggal di tempat coba-coba? Aku lihat dalamnya. Loh, apaan ini? Cuma ada ranjang sama toilet. Hah? Ngapain kamu bikin begituan, M?
Itu Grotest Steve datang lagi.
Ah, iya iya. Pokoknya aku gak mau keluar dari sini sebelum dia ditangkap beneran. Dah, Grotes Steif datang lagi.
Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. E Mong, Mongong. Kamu keluar dulu, keluar dulu, keluar dulu. Coba kamu ceritain ke aku gimana. Emang dari tadi aku pulangnya tidak meli grotes satu pun enggak ada loh. Mon pergi 7 hari.
Heeh.
Protestnya muncul tiap hari. Tiap malam. Sampai sore. Iya sore juga malah keluar dia. Kan serem kan kalau diculik lagi gimana dah. Ya ampun serius Mon? Kayaknya aku enggak percaya deh Mon. Kan kan terakhir kan grotesif kan udah kau hancurkan. Gak mungkin kamu tuh terlalu mengadi-ngadi. Terlalu takut kali, Mor. Berhalusinasi.
Suka-suka kau aja beneran. He ngadi-ngadi. Itu tuh tuh kan kau dengar dulu itu suaranya. E gak maulah. Enggak gak gak gak gak. Hah? Ada suara apa sih? Loh, L l. Masa sih si bener nih si Momon? Coba coba coba kita cek sekitar ya teman-teman ya. Oke, kita akan coba memakai ini teman-teman ya. Teropong-teropong. Dia bilang ada dengar suara aneh-aneh. Di mana sih suara aneh-aneh itu? Enggak ada. Coba kita cek di mana. Enggak ada loh. Mong kamu itu ngadi-ngadi deh. Beneran? Woh, beneran ada teman-teman. Si Grotes Steve ternyata ada di sini guys. Waduh, waduh, waduh, waduh, waduh. Kita harus kasih tahu si Momon nih. Wih, lidahnya itu, Guys. Lihat tuh, lihat tuh, lihat tuh. Dia keluar terus seperti memenjilan orang. Ih, menjijikan banget nih modnya. Oke, oke, oke, oke. Moon, mohon, mohon, mohon. Mon. What?
Beneran ada Mon di bawah sana.
Iya kan? Udah aku bilang udah kau bantu aku hancurkan dulu itu. Aku gak mau keluar kau sebelum kau tangkap ya. Pokoknya enggak mau aku. Gimana caranya? Aku enggak punya senjata loh Mor. Aku ini datang dengan cakai teropong.
Ya ampun senjata ya. Oh oh, aku tahu aku tahu. Ayo ayo sini sini ikut aku. Ikut aku.
Ikut apa? Di cas ini kali. Ya ampun. Oh ini dia. Ya ampun please deh. Gimana sih kamu? Iniah kau tembak-tembak dia. Aku di sini. Oke.
Ah, ya udah ya udah ya udah ya udah. Ini kayak orang
aku kan gak mungkin diculik. Aku kan bisa diculik. Ya udah, ya udah, ya udah. Kamu stay di sini. Aku ke bawah sebentar ya, Mor ya. Oke, oke, oke.
Hah, kita basmi mereka, Guys. Apa
kompak nih.
Hai, ini anak ini belum apa-apa ketakutan teman-teman dia. Oke. Oke. Ayo kita turun ke bawah, guys. Let’s go. Oke, Guys. Ah, itu di dalam rumah. No. Oh, pantesan si momon itu tinggal tinggal di atas, Guys. Berarti masuk ke dalam rumah, Guys. Kalian lihat, Guys. Oh no. Oh, iya. Dan dia tidak menyerang cowok.
Oh no. Mening goy lah. Oke, sip sip sip sip sip. Oke, oke. Kita harus hati-hati, Teman-teman, ya. Kayaknya kita harus sambil makan ini deh, Guys. Karena ini seram banget, Teman-teman. Gost Steve itu kalau ggak salah terakhir dia juga kayaknya menjiran aku juga, Guys. Ya ampun, ternyata dia benar-benar bisa masuk rumah dong. Ya ampun, kasihan banget sih Momon. Ah. Ah, ada dua, ada dua, ada dua. Wah, ngeri banget, ngeri banget, ngeri banget. W no, w, w no, w no. Kabur, kabur, kabur, kabur dulu, guys. Kabur dulu, Guys. Oh, dia jago banget, Guys. Jago, jago, jago, jago. Tembak lagi. Oke, menending gue satu. Mening goy, mending gue, meningi. Oh, wah tembak. Wah, mereka sangat mengerikan sekali, Teman-teman. Badan aku udah penuh dengan air liur. No way. Terus itu lagi di belakang aku, Guys. Banyak sekali dia. Itu tuh tuh. Bening goah kamu. Mening goah kamu. Kenapa susah banget sih kenanya? Ya ampun. Kabur kabur. Oh meninglah kamu. Ah ah aduh du du duh. Susah sekali guys. Oh kita kalau samping itu bisa pukul teman-teman. Hah, hah! Mon, udah, udah, udah keluar, keluar. Udah kelar, udah kelar.
Enggak, enggak, aku gak percaya. Aku mau tetap di sini aja.
Ya ampun, Mon. Beneran, Mon. Tadi aku udah tembak semuanya. Kamu bisa lihat di sini udah enggak ada lagi, Mon. Beneran tuh? Enggak, Tun. Kamu itu orangnya pasti apa? Enggak percaya aku. Pasti ada di sini.
Ya ampun. Ya udah, gini deh. Gini deh.
Gini deh, Mon. Sebenarnya ya tadi awalnya itu aku bukan mau pindah hari ini. Aku mau pindahnya besok.
Pindah? Eh, kok mau pindah ke mana?
Nah, karena kita sudah lama di sini, Mon. Dan aku merasa takutnya penonton udah bosan sama tempat ini. Jadi, secara diam-diam aku sudah membangun tempat yang baru untuk kita berdua. Mon,
kita berdua
bukan berdua sama warga semuanya kita bawa. Oke oke oke oke. Yang penting enggak ada gros testif. Let’s go.
Oke, guys. Sekarang kita akan bawa si Momo beserta dengan semua di sini untuk pindah biar Momo gak ketakutan lagi, Teman-teman, ya. Wi, tenang, Mon. Aku yakin di sana aman, Mon. Karena tempatnya jauh dari sini dan kamu tidak akan ketemu grotesif lagi, Mon. Oke deh, Guys. Kalau begitu, kita akan langsung pergi. Tapi sebelumnya kenanglah tempat ini buat terakhir kalinya Mon karena kita tidak akan kembali lagi ke sini, ya teman-teman ya. Karena tempat ini sudah menemani kita selama berapa tahun, Mon ya? Ada kali 3 tahun kali, Mon ya.
Iya, betul sekali. Tapi tetap akan I love you kuah. Ya ampun. Oke, Teman-teman kita katakan selamat tinggal dan berterima kasih kepada teman sudah menemani kita ya teman-teman. Kita pergi ke tempat baru sekarang. Let’s go. Eh, Chan. Ini dia rumah kamu, Mon. Ini rumah baru.
Iya, rumah baru, Mon. Eh, ini rumah baru dari mana? Ini kan rumah rumah aku nih, masih sama semuanya.
Oh, iya. Apanya yang sama? Ini rumahnya sama karena mengenang masa lalu kita. Tapi kamu lihat cucur. Wow, semuanya udah berbeda, Guys. Uh, keren. [Musik] Uh, gimana, Mon? L, kamu yang bangun
ya? Pelan-pelanlah, Mon. Pelan-pelan ya. Ada bantu-bantu orang juga yang bantu-bantu. Tolongnya malah bisa kelar satu orang, Mon. Jadi ceritanya di sini konsepnya ya, Mon ya. Aku juga mengambil semua patung-patung kita yang legendaris di sini, Mon. Karena itu adalah hasil kerja keras kita selama ini, Mon. Wow.
Sama rumah-rumahnya juga. Tapi di sini sudah berbentuk kota, Teman-teman. Ada jalan-jalan bisa naik mobil. Lihat Mon. Dan di sini adalah rumah-rumah villager, Guys. Kamu lihat Mon. Oh,
sekarang Suka jadi e Villager tuh di sana tuh lagi berkumpul, Mon. Intinya adalah Desa Sukadi sekarang udah di sini, Mon. Jadi kalau diserang apa-apa mereka aman gitu loh, Mon.
Uh, iya iya iya. Oke, oke. Asik.
Lalu masih ada patu legendaris kita yang sedang lihat-lihatan enggak jelas, Mon. Itu susnya dipindahkan tuh. Ya ampun, bahkan sampai ada sprunkiy juga ada dong. Oh iya,
aku mau kasih tahu kamu sesuatu yang baru, M di sini. Jadi kamu lihat di sini, Mon. Ini adalah supermarket. Tempat si biasanya kan supermarketnya kan yang kecil-kecil. Nah, ini supermarketnya. Tapi belum ada barang, Mon. Entar kalau kamu mau jualan makanannya mana?
Kan belum ada barang. Tinggal taruh aja entar barang-barangnya. Cuma ada kue-kue doang di sini, Mon.
Oh, bolehlah. Nah, lalu di sini juga ada rumah sakit. Jadi kalau ada warga yang sakit udah enggak pusing-pusing. M tinggal bawa ke sini doang. Kamu lihat tuh ada tempat nunggunya di sini. Kamu lihat sini. Woi, ya ampun. Jangan loncat dari tembok
dari sini samping. Ada yang di sini. Oh no. Iya. I.
Kamu lihat Mon tempat nunggu rumah sakit. Entah ada resepsionis. W di sini ada farmasi room tempat obat-obat M. Asik kan? Asik.
Dan di sini kamu tahu enggak ini apa ini? Ini seakan-akan kayak kamu mau beli minuman, mau beli itu gitu loh, Mon. Bisa keluar ya?
Oh iya
bisa keluar sekali keluar
bisa keluar Mon. Ya udahlah kita masa buru yang penting bisa keluar Mon. Kita dapat nyom nyom nyom nyomy. Nah ini buat kamu Mon nih nih nih cookies buat kamu tuh K kasih ya. No. Di sini ada dispenser-dispenser ya. Ini tempat itu pasien Mall kamu lihat. Wah, keren banget kan?
Oh, ini apa nih Mon? Menurut kamu
polisi.
Betul sekali dilihat dari kepalanya udah tahu ya, Guys, ya. Ini adalah topi polisi, Guys. W bahkan di belakangnya ada skib skib skibi di toilet teman-teman. Patung-patungnya tuh. Pak polisinya enggak ada. Belum ada L. Eh, kenapa takaku ini komputer-komputer mereka lihat mon. Mereka lihat komputer di sana sama di sini. Ada apa? Kamu lihat Mon di sini. Staff only. Kita masuk ke dalam. Ada ruang bawah tanah dan ini adalah tempat kamu di tanah. Masuk ke dalam. Eh, tangan momon masuk.
Oh, masuk.
Ya ampun. Coba aku masuk dalam ya. Nah, nih. Nih kayak gini nih, Mon. Nih tempat pupuknya Monuk dulu. Eh, enggak boleh kalau kamu masuk semuanya kamu akan di sini. Ada tempat pupu, Mon. Hei, hei, sini tahanan 008. Ya ampun. Ah, itu masuk. Bye. Bye. Ini dia, Mon. Kau lihat. Coc. Sekolah-sekolah ada pelajaran aku akan bolos.
Ya ampun, enggak ya, Mon ya. Kamu ingat ya, Mon ya.
Eh, ini daripada sekolah lebih mirip penjara enggak sih? Woi,
kagak. Ini sekolah Mohon. Kamu masuk dulu. Kamu dia. Di sini adalah tempat-tempat taruh sepatu. Lalu di sini ada toilet-toilet. Toilet pria sama toilet wanita. Sepatu sepatu emang ini Jepang sekolah
kayak Jepang ya kita kayak Jepang-Jepang dia taruh dulu sepatunya dia ganti sepatu sekolah gitu loh Mon. Hah?
Ah dan di sini kamu bisa lihat Mon. Inilah tempat kita belajar. Oh gak kantin mon. Sor ini. Ini kamu yang bangun terbuka sih ya. Ini ini ini kamu lihat makan siang gratis dari Pak Prabowo. Wah, siap Pak Presiden. Nah, kelas rakyat jelata cocok buat kamu, Monia. Nah, kamu akan belajar di sini. Nah, em ya ada pengawasnya yaitu Dragon.
Gak boleh ada enggak boleh ada diskriminasi. Ini adalah kelas 1A. Ya ampun,
kelas anak pintar sama ini kelas bangsawan. Udah kelas bangsawan.
Kelas bangsawan tapi salah tulis bangsawan. Luar biasa nih bakwan. Nah, tenang Mon K stres-stres di sini, kamu lihat di sini ada apa nih? Ada tempat nongkrong-nongkrong taman-taman pribadi, Mon. Silakan. Kok kamu di sini kamu lihat tu taman-tamannya tuh sama di sini? Ada ee itu apa lagunya, Mon? Gimana lagunya itu?
Aku belum mandikan itu hanya Susanti perempuan banyak mudah itulah ya.
Oh iya i.
Terus bisa duduk-duduk di sini menikmati sambil healing-healing sama yang terakhir kalau kami kurang kamu merasa kurang seru di sana Mon ini Moon. Kamu lihat playground tuh playground M untuk kok bisa gerak-gerak dia kayaknya. Kok gak bisa ya, Teman-teman ya. Oke. Oke, kita akan bermain-main dulu di sini. Lihat-lihat dulu, habis itu entar kita baru pulang ya, Guys, ya. Let’s go. Wah, gak berasa teman-teman sudah malam ya, Mon. Mon kayaknya sudah sana kita tidur ya, Mon ya.
Iya. Selamat malam, Iya. Eh, Mon. Di sini kamu udah usah enggak usah ketakutan. Enggak usah tidur di atas lagi. Tidur di kamar kamu aja biasanya ya, Mon ya.
Ipap yap. Selamat malam.
Oke. Asik.
Wah, wah, wah. Sabar aku tidur daerah sini, Guys. Let’s go. Tempat ini asik banget. H karena kebanyakan main jadi ngantuk nih. Ya udah deh, Momon tidur dulu ya. Selamat malam. Eh, loh, tunggu. Itu, itu bukannya suara si Gustif? Apa? Janganjangan si testif datang kah sampai kemari. Y, tunggu suaranya suaranya makin dekat nih. Apa jangan-jangan dia masuk ke dalam rumah kah? Oh no! Oh no! Oh no! Aku harus sembunyi. Sembunyi mana ya? Eh eh. Oh oh oh. I ya ya kita sembunyi di bawah ranjang aja. Oke oke. Kita sembunyi di sini. Kita sudah sembunyi di bawah raja. Eh e itu itu Steve. Oh no. Dia cari kita. Oh, untung aku udah sembunyi di bawah sini nih. Oh, oke. Kita harus diam. Jangan sampai ketahuan. Wah, dia semakin dekat. Oh no. Oh no. Serem amat. Mana dia? Kayaknya dia udah pergi nih. Oke, baiklah. Kita akan ke tempat Atun. Kasih tahu si Atun. Ayo kita keluar dulu. Coba-coba aku cek dulu. Dia beneran keluar kan? Dia enggak ada di rumah kita lagi kan. Eh, ayo ayo ayo cepat cepat cepat cepat. Oke, kita pastikan pintunya masih kebuka. Oke, kita cek kiri kanan belakang. Oke, aman. Cepat cepat cepat lari lari lari lari ke tempat. Atun atur atun. Tutup. Oke, atun tun. Tun, Tun, Tun, bangun, bangun, tangun. L kenapa, Mun? Hah? Kenapa? Tuh,
tuh, tuh, tuh, tuh. Itu grosir ST muncul lagi, Tun.
Hah? Ini jauh sekali loh. Ibaratnya ke Indonesia tadi dari Medan ke Jakarta ini Monus jauh sekali ini. Ah, masih datang. Kamu yakin?
Beneran aku tadi lihat dengan mata kepalaku sendiri. Enggak mungkinlah aku bohong. Gimana? Masa masa? Oh, ya udah ya udah kalau gitu kita langsung ke sini, Mon. Ayo, ayo. Ao. Kita ke markas-markas. Makasih CCTV kita. Let’s go. Let’s go. Masa sih benar-benar? Coba kita lihat ya, Guys, ya. Apakah benar-benar ada grot testif dan itu apa mereka banyak atau enggak? Coba kita lewat CCTV ini, Guys. Yuk, Mon duduk, Mon.
Let’s go.
Kita lihat sekarang. Oke, Guys. Kita lihat apakah ada grotest di sini. Kalau lihat begini sih gak ada, ya, Guys, ya. Oke, kita coba pindah channel, ya, Guys, ya. Let’s go. Oke, ini area rumah sakit, Teman-teman. Di sini kantor polisinya nih. CCTV di rumah sakit. Dan aku juga tidak lihat apa-apa nih Momon nih. Yakin enggak sih? Ini beneran gak ada apa-apa loh, Guys. Aneh banget. Oke, kita ganti channel lagi, Teman-teman. Oke, ini kamera di kantor polisi ya, Teman-teman ya. Ada Biba. Eh, tunggu. Sepertinya gua melihat sesuatu di sana. Kita pindah ke sekolah, Guys. Oh no. Ternyata benar ada Grotes dan banyak sekali. Ada dua di sini. Tiga. Oh. Tidak, ternyata mereka masih sampai di sini, Guys. Empat. Oh no. Oke, oke. Kita harus basmi mereka ya, Guys, ya. Mon, Mon, Mon. Aku udah lihat, Mon. Bener, ternyata itu memang grotest, Mon. Eh, eh. Oke, aku akan pergi e mencari mereka sekarang juga karena aku harus harus harus kill mereka di daerah sini, Mon. Karena ini tempat persembunyi kita yang sudah aman-aman harusnya, Mon. Kamu bantu aku enggak? Hah? Aku aku bantu dari atas. Tembak-tembak de.
Ya ampun, enggak bisa dari atas. L gak ada lagi senjatanya. Ya ampun, kok nanya. Ya udahlah kau berjuang deh, Tet.
Ya ampun. Oke, baiklah teman-teman. Hah, aku udah keluar dari rumah dan sekarang kita akan coba mencari grotes-nya di mana ya teman-teman ya? Hmm. Coba kita cari. Kita cari tadi kalau enggak salah di tempat-tempat sekolah, Teman-teman. Coba, coba, coba kita ke sana, Guys. Oke, Guys. Oke, Guys. Pelan-pelan. Dan oh itu dia itu tu kita langsung lembak. Bang pang bang pang bang pang bang. Kenalah kamu. Wah dia datang ke tempat kita, Guys. Wah dia. Oh tunggu tunggu tunggu kok bisa keluar lagi itu di sana. Oh aduh du du du. Mereka kuat sekali teman-teman ya. Padahal senjata ini udah op sekali teman-teman. Oke tunggu tunggu. Sepertinya aku harus menyediakan pedang enggak sih? Coba kita cek ya. Nah aku sudah punya pedang di sini. Eh di belakang ternyata. Oke tembak. Tek tek. Oh, dia datang, Teman-teman. Kita hajar pakai pedang aja deh. Peng pang peng peng pang peng peng peng pang peng. Kayaknya lebih cepat mening gak sih? Meninggoah kamu. Ah. Ah. Aduh, dijilak-jilak lagu, Guys. No. Wah. Oke, oke, oke, oke. Kita makan dulu ini, Teman-teman. Sepertinya mereka keluarnya gak habis-habis, ya, Guys, ya.
Tembak tembak. Oke, supermarket aman, Teman-teman. Oh, itu tembak. Oke, oke, oke, oke. Sepertinya saat ini semuanya udah habis, Teman-teman. Coba kita coba, coba kita cek, kita cek. Iya, Guys. Pas lagi habis nih. Sepertinya aku memikirkan satu rencana nih, Teman-teman. Kita akan ngomong sama Momon dulu. Let’s go. Baiklah, Mon. Jadi, tadi aku sudah kill banyak sekali grotes Steve dan aku merasa kayaknya mereka gak ada habis-habisnya deh, Mon. Ini adalah berita buruknya, Mon.
Lah, kalau gitu gimana dong?
Jadi gini ya, Mon ya. Menurut dari penelitian aku, mereka kalau malam hari itu banyak. Jadi kita jangan keluar, kita di sini aja terus entar besok pagi, Monku akan membangun rumah aman untuk menghancurkan mereka semua.
Jadi sekali langsung semuanya. Oke.
Ya udah, ya udah. Sekarang kita istirahat di bangker eh di tempat di sini aja. Di tempat sini aman ya, Mon ya. Oke. Kita akan sembunyi di sini dulu ya, Teman-teman ya. Let’s go. Baiklah, Teman-teman. Jadi, kita akan membuat pertahanan kita untuk grotes di sebelah sini, Guys. Ya, aku lihat di sini lumayan lapang. Kita bisa taruh kayak semacam tower defense gitu, Teman-teman. Oke, kita akan mulai bangun. Aku akan menaruh dari sebelah sini, Teman-teman, ya. Eh, tunggu dari sebelah sini.
Nah, seperti begitu, Teman-teman. Aku gak tahu apakah ini udah cukup atau tidak, Teman-teman. Tapi kita akan mencoba seperti begini dulu. Oke, laser-laser ini kita taruh di sebelah sini. Taruh juga di sebelah sini. Lalu di bagian tengah sini kita wajib kasih wireless redstone. Nah. [Musik] Nah, kita kasih dia crossbow turet. Lalu di bagian tengah-tengah seperti begini aku berencana taruh seperti begini. Kita akan taruh pemanah-pemanah yang seperti zaman dahulu kalah, Teman-teman. Wow. Nah, ini, Guys. Oke, kita kasih laser lagi di sebelah sini. Sini, sini, sini. Nah, jadi benar-benar cuma seperti begini saja, Guys, ya. K-anak lihat. Nah, wah, ini kira-kira dia bisa lewat enggak, ya, Teman-teman, ya? [Musik] Oke, Teman-teman, akhirnya kita sudah selesai ya. Kalau kalian mau lihat ini bentuknya, Guys. [Musik] Nah, sekarang kita tinggal tunggu malam hari untuk bisa membawa semua grotesif dan kita akan kill di tempat ini ya, Guys, ya. Let’s go. Oke, Mon. Sekarang udah tengah malam. Jadi artinya adalah Grotesif akan mencium bau kamu di sini. Ingat, kamu adalah umpan di sini. Jadi, jangan gerak ke depan kamu cukup di sini aja, Mon. Ya, tenang, Mon. Aku sudah sediakan di depan sana. Kamu lihat semua ini akan menjaga kamu, Mon. Oke,
oke,
oke. Kita akan hancurkan mereka hari ini juga, Mon. Di sini untuk berjaga-jaga. Aku udah kasih fans juga, tapi ini terbuka aja untuk aku dan kita akan coba maju ke depan, Teman-teman. Ups. Aduh. Aw, aw. Oke, oke, oke, oke, Teman-teman. Sepertinya aku udah mulai mendengarkan suaranya di luar. Kira-kira dia keluar gak ya? Woh, keluar, keluar, keluar. Kita mundur aja, Guys. Sepertinya dia seram banget. Langsung langsung langsung tutup. Oke, oke. Kita tembak-tembak dari sini, Guys. Muncul
tembak dari sini, Guys. No. Wah, wah seram banget. No, no, no, no. Ternyata dia sampai sini. Tembak, tembak.
Oh,
ya ampun, semuanya hancur, Mon. W gak bisa gak bisa. Bentar, bentar, bentar, Mon. Aku harus pasang dulu, M. Pasang dulu, Mon. Aku harus pasang dulu semua turek-turek ini, Mon. Oke, oke, oke, oke, Guys. Guys, Guys. Ronde pertama sepertinya udah aman. Kalian lihat di sana udah aman, Teman-teman. Tapi ternyata mereka seram banget, Teman-teman. Mereka jalannya cepat banget, Mon. Kamu itu gimana sih? Kok mereka bisa sampai se se nge-fans gitu sama kamu, Mon?
Mungkin aku terlalu cantik lah, keterlaluan ya. A ini. Itu dari sini aja, Guys, ya. Kita akan coba lihat pakai teropong aja deh, Guys. Oke, ternyata kalau kita lihat dari sini, Teman-teman. Mereka itu lagi mau mengejar itu, Guys. Itu turet-turetnya, Teman-teman, ya. Ya ampun, lihat. Tuh, lihat tuh. Mereka dari tadi kena panap-panah tapi tidak meninggoi-meninggoy. Mereka asli kuat banget, Teman-teman. Wow. Wow. Mereka maju ke sampai ke sini guys. Kalian lihat, Guys. Lihat tuh, lihat tuh guys. Mereka sampai kena poison itu tapi tidak ada damage. Ya ampun. Dan yang parahnya adalah laser-laser ini tidak berguna buat mereka, Teman-teman. Lihat tuh. Mereka tidak ada masalah sama sekali. Wah, mereka mulai maju, Teman-teman. Kalian lihat. Wah, mereka berjalan sampai depan tapi mereka kena laser-lasa dan tidak meningoi, Guys. Mon, ternyata mereka kuat banget, Mon.
Iya, kayaknya kita harus bantu pakai tembak dah.
Iya, iya, kayaknya mau pakai tembak. Sepertinya semuanya udah keluar ya, Guys, ya. Oke, M ayo tembak. Tembak, Guys. Tembak tembak tembak, Guys. Ini udah gak bisa, Guys. Mereka udah terlalu menyeramkan, teman-teman. Tembak, Mon. Dang. Oh. Oh. Sepertinya ini adalah gelombang terakhir ya, Mon ya. Habis ini gak akan ada lagi, Mon. Let’s go, let’s go. Wah, ternyata tower-ty gak bisa, Guys. Kita harus lawan dia pakai senjata kita. Untung ada fans mon. Wah, itu banyak banget itu.
No. No. Banyak banget di sana. No. Tembak
tembak tembak.
Terus, terus. Mereka terlalu cepat, Teman-teman. Oh. Masih ada lagi. Wah, wah, wah.
Masih ada lagi.
Let’s go, let’s go, let’s go. Bisa, bisa, bisa, Mon. Bisa, Mon. Aku tembak kayak begini deh. B. Wah, banyak jatuh ke lava tapi gak langsung meninggoy, Guys. Karena lihat, Guys. Ternyata mereka gak langsung meninggoi begitu aja. Oke, oke, oke. Wah, sepertinya Mon kali ini semua markas-markasnya itu akan meningo ini. Hancurkan semuanya.
Oke. No. Oke. Oke. Wah. Hah. Hah. Seram banget tem. Ayo, ayo, Mon. Ayo, Mon. Ayo, Mon. Bisa, Mon. Bisa, Mon. Wow.
Coba, coba maju. Kita di sini aja, deh. Kita di sini aja, deh. Oke. Sepertinya udah habis ya.
Udah habis. Udah habis.
Ayo, ayo, Mon. Kita coba cek ke depan, Mon. Wah, ternyata tempat kita ini hancur sekali, ya, Guys, ya. Aduh, aduh, aduh, aduh. Aku kena damage. Ya ampun. Aduh, kena damage. Oh, i
aman. Benar-benar sudah habis, Guys. Akhirnya Grotes Steve ini sudah menigoy. Ye. Oke deh, Teman-teman. Ken kita udah berhasil untuk membasmi semua grotes STF ini. Jadi kita juga sudahi video kita pada hari ini teman-teman ya. Kalau kalian suka dengan videonya jangan lupa dikasih like, share, dan subscribe. Dan menurut kalian gimana, Guys, untuk kota baru kita ini? Kalau kalian suka, coba kalian tuliskan di bawah kolom komentar. Oke, kita berjumpa lagi di next video berikutnya, Guys. Bye.
MOMON SEMBUNYI DIBAWAH RANJANG DARI KEJARAN GROTESQUE STEVE !! Feat @sapipurba Minecraft
Jangan Lupa untuk di Subscribe Channel @MOOMOO :
https://www.youtube.com/channel/UCqzxU2_l0r_48-RAy0lBHWg
#BANGJBLOX #minecraft #minecraftindonesia
IKUTI JUGA :
▶Bussiness : jblox.official@gmail.com
▶Tiktok : @bangjblox.tiktok
▶Instagram : https://www.instagram.com/andi_jblox/
▶Roblox : https://www.roblox.com/users/2388521656/profile
▶Group : https://www.roblox.com/groups/9697953/BANGJBLOX-FAMILY-2nd#!/about
▶Discord : https://discord.gg/Pc9Hw76n7X