Gua jadi AYAH PECANDU GACOR tapi KELUARGA JADI HANCUR. – Pikabuu: STOP!

Hai guys, balik lagi sama gua, Billy, youtuber berondong cina, Cina, cina cina favorit kalian. Mungkin video kali ini akan menjadi salah satu video di channel gua yang durasinya paling lama dan enggak ada intro, Guys, untuk video kali ini. Karena gua merasa video kali ini banyak hal yang terjadi, dramatis, emosional, dan lain-lain. Jadi, kita tidak perlu intro, Guys. Jadi siapin cemilan kalian, kencangkan kolor. Mari kita mulai. Jadi selamat datang anak-anak di Pikabu Stop. Akhirnya Billy bisa memainkan game yang viral di mana-mana. Walaupun gua YouTuber paling kecil dan paling telat, Guys, main game ini. Tapi ya kalau di kelas tuh biasanya yang telat itu yang paling keren, ya. Gua gak tahu, Guys, game ini persisnya tentang apa. Walaupun beberapa kali ada spoiler di TikTok gua langsung lewatin karena Billy tidak mau kena spoiler. Tapi intinya game ini tentang keluarga, Guys, dan bisa membuat kita kena mental katanya. Di depan kita ini udah ada Bapak-bapak ya yang lagi nonton di YouTube, mungkin nonton Billy Samuel. Jadi, tanpa banyak basa-basi, kita bakal langsung saja mulai baru peringatan game ini mengandung konten sensitif. Eh, saya mengerti. Saya akan menanggung konsekuensinya. Game ini mengandung kata kasar, perjudian, dan konten brutal. Wala we. Sensor. E tidak usah sensor, Guys. Langsung aja next, ya. Sebelum bermain, coba tap tombol ini sampai penuh. Kerja bagus. Kamu tidak punya skill isue. Billy punya skill isue. Game ini terdapat enam ending. Banyak juga ending-nya, Guys. Oke, hari keol. Bagi kalian, Guys, yang umurnya di bawah 10 tahun, jangan tonton, Guys. Lebih baik tonton sama keluarga kalian, ya. Katanya bisa dapat pelajaran yang bagus juga. Uh. Jadi, kita berada di rumah Indonesia, Guys. Lagi duduk kita, ya. Ada rokok, ada handphone. Kita lagi nonton bola Z. Lalu ada motor Scoopy di dalam rumah, Guys. Nah, biasanya kalau di dalam rumah ini takut kehilangan motornya, Guys. Gue juga, gua juga punya motor. Gua taruh di dalam rumah ya, Guys. Soalnya kayak sayang aja kalau taruh di luar gitu bisa kehujanan gitu kan. Terus takut juga dinaikin kucing dicakar-cakar jadi rusak joknya. Ini kita sambil nyebat ya, Guys. Sambil ngerokok ya. Apa ini? Hidup bagaimana nih? Enggak ada rokok, enggak ada tai. Biar hati tenang, chill gitu kan. Mungkin kita habis bekerja capek. Oh, ada istriku. Halo istri. Terima kasih sudah membawakan aku kopi dan makanan. Mas, ini pisang goreng dan kopinya. Aduh, cantiknya istriku. Makasih ya istriku dengan baju barong Balinya, Guys, yang warna-warni sangat cantik ya. Apa sih, Mas? Suka lebay deh pagi-pagi. Ih, kamu dipuji malah begitu. Hm. Aku enggak butuh pujian, Mas. Aku butuhnya duit. Wah. Tapi masuk akal ya, Guys. Saat saat kalian sudah menjadi istri ya, kalian butuh dinafkahi, Guys. Mas, minta uang belanja dong, aku mau ke pasar. Haduh, pagi-pagi udah dipalak preman. Ya udah kalau gitu, berapa yang akan kamu kasih tabungan R3 juta? Wah, gini, Guys. Kalau gua dengar dari orang-orang ya, pengalaman bapak-bapak yang udah hidup lebih lama, kita tuh harus memberikan uang yang banyak pada istri biar kita juga dapat barokah, ya. Jadi, kita kasih Rp50.000 yang paling banyak nih. Rp50.000. Disun dulu dong suaminya. He he he he he. Di Sun itu apa, Guys? Maksudnya dicium kah? Heh. Ngasih Rp50.000 minta Sun. Ngasih R juta dulu baru aku mau Sun. Sun itu apa, Guys? Coba kalian tulis di komentar kalau kalian tahu artinya Sun ya. Ih, pelit deh. Hm. Udah ah, aku ke pasar dulu, ya, Mas. Oke, kalau gitu emang zaman sekarang Rp50.000 itu bisa dapat apa, Guys, di pasar ya? Dapat cabe, dapat ikan selar, ikan tongkol mungkin ya. Oke, kita sambil minum kopi. What? Biasanya kalau minum kopi kayak gitu baru nikmat ya, Guys. Wih, pisang goreng. Gua jadi lapar, Guys. Gua main game ini, btw, jam 11.46 ya. Gua belum makan, Guys. Jadi lapar ini. Wih, ada anakku. Anakku ee bersekolah di SMP ini. Siapa nama anakku? Kaila. Pah, aku mau berangkat sekolah. Minta uang jajan dong. Berapa yang akan kamu kasih? Rp15.000 lah. Apa sih yang enggak buat anak, Guys? Oke, terima kasih, Pah. Mau Papanter enggak naik motor? RAR. Enggak usah, Pah. Aku mau jalan kaki aja. Ya udah, aku berangkat dulu, ya, Pak. Assalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Hati-hati di jalan ya, putriku yang cantik. Aduh, Kayla ini anak yang saleh, Guys. Tahu papahnya mager pengen nonton bola ya dan makan pisang goreng. Jadi anaknya inisiatif jalan kaki. Aduh, Kila. Nanti kapan-kapan kalau ayah udah punya uang, nanti ayah ajak ke time zone, ke H&M ya. Kita beli baju nanti. Oke, kita sambil nonton TV, Guys. Pagi-pagi acara TV enggak ada yang bagus ya. Ini Indonesia kalah mulu. Eh, menang kali Indonesia kemarin, Guys. Mending nonton berita aja deh. Oke, kita nonton berita, Guys. Ini gimana? Ambil remote TV. Oke, kita ambil remote TV. Kita ganti dulu acaranya nih, pemirsa. Kita ke berita selanjutnya. Kami mendapat laporan terjadi kenaikan harga yang pesat pada bahan kebutuhan pokok. Harga cabai dan bawang mengalami kenaikan paling tinggi, melonjak pesat hingga 200%. Ini mau ngerampok apa mau naikin harga nih para pasar ya? Gak tahu ini siapa ya Billy ya? Preman pasar. Enggak lah, gua bukan preman pasar. Gua adalah ayah yang baik, Guys. Ibu-ibu mulai mengeluhkan kejadian ini dan mereka berharap harga-harga ini bisa segera turun. Kita ke berita selanjutnya. Terjadi peristiwa PHK masal yang terjadi di beberapa perusahaan. Huh, tiap hari selalu aja ada berita-berita yang bikin kesal. Sekarang harga-harga pada naik, sedangkan gaji gue enggak naik sama sekali. Pengen pindah kerjaan juga semakin sulit. Haduh, gue harus gimana ya? Apa ngegojek aja ya sampingan, Guys? Ya, kalau dari gua sih saran gua sampingan ngegojek, Guys. Apa itu? Lalu kita apa lagi? Oke, kita serudut lagi. Ini kita bisa bangun kah dari kursi ini? Kebanyakan duduk. Tidak baik pagi-pagi enaknya olahraga, Guys. Wih, oke. HP kita Galaxy S28, Guys. HP Samsung terbaru, ya. Ada pesan masuk. Yadi Marmoko. Pesan dari si Yadi. Bro, entar malam ngopi yuk. Wih, Yadi ini kayak Starbo ya, Guys. Tapi mukanya kayak di sensor gitu. Ah, malas. Paling mau minjam duit. Emang biasanya, Guys, teman yang jarang nongkrong, jarang nge-chat kita, tiba-tiba nge-chat kayak gitu aja, biasa ada maunya, Guys. Biasa minjam duit atau mau nawarin asuransi, Guys, biasanya. Sialan. Kagaklah, Bang. Justru gue mau traktir lu nih sama teman-teman. Wih, tumben banget lu jadi sultan. Bolehlah kalau lu pengen traktir gua. Kalau pengen cuma minjam duit kagak bisa. Gua banyak kebutuhan. Iya dong. Gua habis menang jackpot, Bang. Wek wek wek wek. Hah? Jackpot lu main judi? Seriusan? Wah, enggak bener nih si Yadi nih, Guys. Eh, Guys, jangan mau pacaran sama Yadi. Penjudi. Yoi, bang. Ah, muka gil lu ini. Serius? Eh, Yadi, lu jangan ngadi-ngadi lu. Lu baru awal doang lu dikasih untung kalau main judul. Beneran, Bang? Kenapa mau ikutan? Wek wek wek. Apa balasanmu? Kita bisa pilih, Guys. Boleh ya? Enggak lah. Sebentar, Guys. Gua, gua sebenarnya ini kan game ya. Sebenarnya kalau di dunia nyata ya gua enggak mau, Guys, judul. Tapi lihatlah tabungan gua R2.935.000. Gua cuma bisa kasih istri ke pasar Rp50.000, gua cuma bisa kasih anak gua Rp15.000. Gua butuh uang yang lebih, Guys. Dan gua tahu kalau judul itu awal-awal kayak kita bisa dapat untung, tapi habis itu ya udah, Guys. Gini, gini, kita ikutan judul, tapi sekali untung udah keluar, Guys. Kita jangan lagi. Boleh, ya. Ada tanda tengkorak. Apa artinya ini? Kita menuju ending kematian, Guys. Cobalah iseng-iseng taruhan kecil-kecil aja. Dan lagunya mulai mencekam, Guys. Kalau udah menang sekali, gua bakal berhenti. Emang otak Ayah sama kayak otak Billy, Guys. Gua juga mikir kayak gitu, Guys. Kita coba sekali kecil-kecil kalau langsung untung keluar langsung. Pembohong. Kau pembohong. Bakalannya untung dan cuan ini. Gua bikin bangkrut si bandar. Boleh yat. Kira-kira berapa modal gua ya? Gimana ya? Kasih tahu gua. Kita jangan bilang Kaila dan istri kita guys. Nanti mereka khawatir ya. Wek wekek. Penasaran ya mau gua kasih linknya enggak boleh-boleh Yat. Lagi butuh duit nih. Apalagi dengan berita sekarang Yat. Wak wak wak. Oke. Oke. Kita dikasih situs judul https judi gacor.com. Tuh cobain tuh. Wek wek wak. Sip. Makasih ya, Yat. Tapi ini bukan website hacker gitu kan Yat. Gua enggak mau gua klik tiba-tiba uang gua langsung ini guys langsung hilang ya. Klik URL-nya. Klik sekarang. Hah. Sibal gacor anyo ngaseo website judul guys. Mungkin ini pembuatnya dari Korea kali guys ya. Jadi langkah pertama yang harus kita lakukan adalah sign up guys karena kita belum punya username ya username ini. Ngomong-ngomong nama gua siapa, Guys? Mungkin nama gua Billy, ya. Billy Gacor 88. Eh, kok gak ada? Gak bisa angka, ya? Oh, gini. Bly. Billy Gacer 888, Billy GCR88. Ingat itu, Guys. Emailnya Bill Bilcor 88. Oke, ingetin ya. Jangan sampai aduh Billy 88 aja deh guys. Nah, Billy 88 password-nya. Ya udah, 1 2 3 4 aja, Guys. Biar gampang, ya. Lagian siapa juga yang kepikiran username Billy GCR88? Sign up sekarang sukses dan kita langsung login sekarang. Username Billy GCR88. Password 123 4. Login. Ei. Billy gacor bangkrutin bandar. Cuan-cuan jadi R juta ya. Ini sulit dipercaya. Harus KTP dulu, Guys. Gua selfie dulu. Oke, gua udah daftar your balance top up ya. Top up-nya, ya ampun, top up-nya sedikit banget. Kita coba sekali kecil-kecil. Kita coba sekali kecil-kecil. R25.000 lah. Top up lagi. Rp25.000, R, Guys. Ini enggak cukup kalau kita cuma top up Rp50.000, ya. Cukup top up-nya nanti lagi. Wah, ternyata si Billy ini punya kesadaran yang penuh, Guys, ya. Punya kesadaran yang penuh daripada eh situs judulnya sendiri. Oke, kita langsung play. Place your bed. Wah. Oke, kita coba dulu, Guys. Kita mancing dulu, ya. Kita tiga kali. Jadi mungkin untung kita jadi R30.000, ya. Play. Gimana nih cara mainnya? Ya, gua gua belum pernah judul, Guys, umur hidup gua nih. Jadi, gua jadi belajar nih. Stroberi. Stroberi. Stroberi. Apaan sih? Anggur. Oke, stroberi. Stroberi. Stroberi. H. Level kecanduan. Wah, gacor banget. Confirm. Place your bed. Wah, ini masih awal-awal, Guys. Jadi, kita kayaknya langsung 100.000 aja gak sih ini? Oh, gak bisa lagi, ya. 25.000. Langsung tujuh kali, Guys. Ini karena kita masih awal-awal, jadi kita langsung aja, Guys. Stroberry please. Ah, no. Senyum. Oh no. Bom, bom, bom. Oh no. Oh no. Kita gak menang sama sekali. Kita ditipu. Penipu ggak? Judul bab. Judul an. Oke, lumayan guys. Apaan yah? Untung. Eh, untung ngapain ya? Loh. Oh, kita rugi, Guys. Oke, level kecanduan kita masih sedikit ya, Guys. Oke, target kita hari ini 300.000, Guys. Kalau bisa, ya. Kita gak bisa nambahin kah? Tujuh kali langsung play. Oke, Guys. Gak apa-apa, Guys. Langsung aja karena yang kedua mungkin kayak bandar mau menarik kita gitu, ya. Jadi, yang kedua ini harusnya kita menang. Empat kali, please. Jempol. Jempol. Kasih gua jempol. Apaan sih? Giliran tadi awal-awal gua pasang sedikit ini, Guys. Untungnya sedikit. Giliran gua pasang gede rungkat tuh. Cuma menang di akhir doang. Sekarang hadiahnya cuma Rp10.000. Eh, judul R.000 gua bisa buat beli apa? Cuma bisa buat beli telung tahu enggak? Cuma bisa beli telung dapat 5 biji doang. Ini kehidupan Jakarta, Bos. Kehidupan Tangerang, Bos. Berat, Bos. Butuh lebih. Wah, gampang juga ya ternyata lu bodoh itu. Lu kalah kocak bukan menang. Oke, 25.000 L kali aja, Guys. Kali ini harusnya bisa, ya hari ini. Oke, nice banana spong. Oh, come on. Strawberry. Give me strawberry, guys. Anggur, anggur, anggur. Senyum. Ini bikin gua emosi ya. Waduh. Oke, dapat 18.000 lumayan guys buat uang jajan Kaila, guys. Guys, kayaknya kita rungkat sih nih Rp10.000. Oke, gimana kalau kita udahan? Seru seru. Wah, gawat ini, Guys. Kayaknya lebih seru kalau kita naikin taruhannya. Kalau taruhannya makin naik, otomatis hadiahnya makin besar dong. Ayo lanjut. Sudah seminggu ku judi online pakai KTP dan juga uang. Lalu aku deposit yang banyak. Aku harap aku bisa jackpot. Judul, judul, judul. Bukan jackpot malah rungkat. Judul, judol, judul, judol. Tiap hari aku makin rungkat. Ah, ini mending kita berhenti enggak sih, Guys? Tabungan kita semakin kurang, ya. Kalau misalnya istri kita tahu, Guys, kita kayaknya enggak bakal dikasih Sun deh sama istri kita, Guys. Oh no, balance gua sedikit, Guys. Ini kapan gua menangnya, ya? Oke, Guys. Terakhir, Guys. Terakhir, Guys. 25.0007 kali. Please, please. 25.000 7 kali. Please, please kasih gua. Please. Bom. Oh my god. Bisa gak yang benar? Pineapple lif in pineapple under the seat Spongebob Square Pen. Aduh, anggur. Ini udah mulai gak baik ya, Guys. Bom. Duh. Oh, kalau bom kita gak dapat, adik-adik. Kampretos. Kampretos. Oke, kita udah stop, Guys. Hari keenam sudah seminggu judi online. Wah, kita nonton film horor sadaqo ya, Guys. Btw, level kecanduan kita sudah 1/ seperempat. Tabungan kita sisa Rp1.55.000. Emangnya kita habis ngapain, Guys? Bayar uang sekolah anak deh kayaknya. Aduh, gimana, Guys? Ini udah malah malah belum tanggal gajian lagi, Guys. Udah R1 juta. Oke, Guys. Kita kita enggak boleh sampai ngasih lihat istri kita, muka kita yang stres, Guys. Mas, ini tahu Sumendang dan kopinya. Oh, iya. Taruh aja di meja. Makasih ya, istri. Aku suka tahu sumedang asin ya. Oh, I Mas. Jangan lupa hari ini bayar kontrakan rumah bulanan. Kita udah siapkan uang Rp1.250.000. Eh, hah. Loh, kenapa kaget, Mas? Mas, lupa. Eh, tidak apa-apa kok, Mas. Aku minta uang dong buat ke pasar. Aus. Berapa yang akan kamu kasih, Guys? Ee walaupun gua belum menjadi ayah, Guys. Ee gua tahu walaupun gua kekurangan uang, gua harus tetap konsisten kasih istri, ya. Kita kasih Rp40.000 karena paling gede Rp40.000 walaupun ee kurang Rp10.000, Guys. Enggak apa-apa, ya? Loh, kok cuma Rp40.000? Ya adanya segitu. Ya udah deh, aku ke pasar dulu, ya, Mas. Eh, maaf ya istri, tapi aku akan berusaha lebih giat lagi untuk bekerja. Kita sambil makan tahu Sumedang, Guys. Tabungan kita Rp1.15.000. It’s time to all in, Guys. All in time. All in judul, Guys. Karena kita butuh sekitar R35.000, Guys. Aduh, Klaila kasihan banget, Guys. Kayaknya kita harus kurangin uang jajan Kala deh. Oke, itu Kaya datang. Kaila nak, maafkan ayah nak. Hari ini ayah cuma bisa kasih kamu uang jajan sedikit nak. Cukup ya nak kamu mungkin beli nasi putih, kerupuk, sama kecap manis pah, aku mau berangkat sekolah. Minta uang jajan dong. Aduh, tapi. Aduh, masa cuma kasih R5.000, Guys. 5.000 cuma bisa beli teh pucuk harum. Kita kasih Rp10.000 deh. Enggak apa-apa yah. Kok cuma Rp10.000? Sudah, sudah. Kamu berangkat sekolah saja nanti telat loh. Ya udah deh aku berangkat dulu ya. Assalamualaikum. Waalaikumsalam. Nak hati-hati ya. Sor ya Kayella. Ayah janji habis ayah menang jackpot ayah bakal ajak kamu jalan-jalan. Tapi kayaknya kalau kita menang jackpot dan kita ajak jalan-jalan Kala dan kita beliin baju kayaknya uangnya enggak barokah guys. Gimana ini, ya? Aduh, uang gua mepet banget ini. Dan sekarang gua malah kepikiran soal uang kontrakan. Belum lagi harus bayar uang listrik, air pam, SPP Kaila. Bodo amat ah. Pusing. Ayo main judi lagi. Aku udah tahu trik dapat jackpot. Kalau dapat jackpot, gua bakalan kaya raya dan bakal gobl dunia ini. Sebenarnya ayah ini terlalu naif, Guys. Dia gak tahu ya apa yang ada di depan dia, Guys. Guys, inilah arti dari pergaulan itu ee mencerminkan diri kita, Guys. Your balance 209.000. Wah, ini gua tinggal dapat dikit lagi, Guys. Terus bisa bayar e bayar apa? Bayar kontrakan nih. Oke, gak usah top up. Gak usah top up. Gua masih bisa main, Guys, dengan uang ini. Gimana kalau kita langsung masukin Rp50.000 langsung kali 3. Harusnya bisa menang, Guys. Karena awal-awal, ya. Anggur, anggur, anggur. Terobin Oh my god. No. Oh, your balance 249.000 ya. Tadi gua menang sedikit, Guys. Alhamdulillah ya. Oke, masuk bet lagi. Rp50.000 tiga kali lagi. Kayaknya kalau kita main sedikit-sedikit kayaknya kita bakal jackpot, Guys. Pineapple. Pineapple. Pineapple. Oke, gak apa-apa. Gak apa-apa. Gak apa-apa. Bom. Oh no. Bom, guys. Anggur. Ang. Oh no. Price-nya nol. Aduh. Kita butuh duit Rp250.000, Guys. Bisa, Guys. Bisa. ya. Oke. Kali lima kayaknya bisa kali lima. Kali 5 kali li bom. Oh my god. Kenapa gua dapat bom? Stroberry oke gak apa-apa. Sabar stroberi. My pineapple who lives in the pineapple under the sea. Anggur. Ang. Oh my God, guys. Kenapa kita menuju R50.000 aja susah gitu loh. Oh my God. Hari ke-10. Bell kematian. Saatnya bayar bulanan. Ultraman is ada pesan notif dari bank. Oh no guys, tabungan kita 377.000. R000. Make luin guys. Kita kayaknya harus ngegadein sesuatu deh kalau kayak gini caranya. Aduh, ada dari bank. Wah, gaji gua udah masuk. Alhamdulillah gaji enggak nambah-nambah cuma Rp R juta. Enggak apalah yang penting bisa dipakai modal main. Eh, tolonglah ini kalau udah Rp4.300 ya bayar bulanan. Udah, Guys. Udah, Guys. Kita kayaknya udah, udah harus cukup, Guys. Aduh, mana kita gak bisa keluar lagi, Guys, dari lingkaran setan ini, ya. Level kecanduan kita udah mau 50% ini. Top up cukup top up-nya nanti lagi. Oke, alhamdulillah, ya. Kita punya e istigfar gitu, ya, Guys. Punya menahan diri. Oke, kita langsung play Rp50.000 langsung 7uh kali jackpot. Berikan gua jackpot. Pineapple. Oke. No. Pineapple anggur. Oh my God. Penipu banget sih ini. Sibal anyong Hseo. Ah, ini si Yadi tukang tipu, Guys. Senyum, senyum. Wah, benar-benar Yadi. D. Wah, lu benar-benar Yadi. Gua cari, gua begal lu ya. Lu lihat aja, Yadi, ya. Ayo, naikin lagi taruhannya. Oh no, ini bahaya, Guys. Rp75.000. Oke, play langsung all in bom. Oke, bom. Gak apa-apa. Gak apa-apa. Enam kali please. Pineapple. Oh my god, guys. Stroberry. Stroberry. Stroberi. Pine apple. Pine apple. Pine apple, guys. Ini ada ggak sih youtuber lain yang main dan menang, Guys? Oh no. 14.000, pah. Ah, iya Ka. Iya. Pak, aku mau berangkat sekolah. Minta uang jajan dong sama uang untuk berenang Rp50.000. Hah? Uang berenang? Iya kan semalam aku udah bilang, “Ngapain sih kamu berenang-berenang? Jangan suka buang-buang uang.” Ah, kok begitu, Pah? Ini kan buat nilai pelajaran olahraga sebulan sekali kan memang ada pelajaran renang. Udah sih, enggak usah ikut. Bilang aja kamu lagi sakit. Hah? Tapi kalau enggak ikut renang, nilai pelajaranku jadi jelek. Pah jangan bawel. Ih, parah banget ayahnya. Padahal masih punya tabungan Rp4.377.000, tinggal Rp50.000 doang. Papa lagi enggak ada duit, kamu minta sana sama Mama. Aduh, kasihan banget, Guys. Sebenarnya gua juga maunya ngasih duit, tapi game-nya ceritanya gini, Guys. Jadi, mau enggak mau gua harus ngikutin, ya, Guys. Jangan benci gua, Guys. Sebat lagi, Guys. Soalnya si Kaayla lagi minta uang jajan ke mamanya, Guys. Eh, Kayla kok kamu enggak salim Papa, Kela? Kayaknya Ka sama kita. Kasihan Kayla pasti enggak dikasih mama itu. Kenapa Kay enggak pamit sama aku? Gak sopan banget sama orang tua. Dia ngambek, Mas, karena enggak dikasih uang sama kamu. Alah, lebai banget sih. Waduh, ini suara apa ini? Oh, suara token listrik, Guys. Kayaknya ya. Dulu juga gua waktu enggak ada uang, Guys, tokon listrik suka bunyi ya, Guys. Soalnya dulu gua juga suka isinya ya Rp50.000 Rp50.000 gitu. Token listriknya bunyi, Mas. Tolong diisi, Mas, token listriknya. Iya, iya. Oh, iya. Kontrakan udah dibayar belum, Mas? Udah. Beneran udah dibayar apa belum? Soalnya tadi yang punya kontrakan nge-watsapp aku, katanya kamu belum bayar. Lagi pula tanggal segini biasanya kamu udah gajian kan? Kamu bawel ya? Iya aku pasti bayar nanti. Udah sana kamu pergi ke dapur. Aku pengen ngopi sama sarapan sebelum berangkat kerja. Aduh si bapak ini semenjak main judul benar-benar emosi naik semuanya. Naik, Guys. Kita beli tokar listrik dulu. Bukannya beli token listrik malah buka si Shibal Anyong gacor, Guys. Top up 75.000 75.000 cukup top upnya nanti lagi langsung play langsung top up 75.000 tiga kali aja guys. Tiga kali dulu kita main kecil-kecilan aja guys. Pine apple oke kita Aduh kalah mulu guys kalau begini gimana nih? Tapta ttap layar. Tapta ttap layar. Aduh, bom lagi, Guys. Price-nya no. Oke, lumayan untung Rp1.000. Mas, mati listrik. Tokennya habis. Sialan. Tambah bikin mmood aja deh. Mau enggak mau harus beli token listrik. Udah deh kita beli, Guys. Mobile banking payment Rp00.000 aja, Guys. Biar istri kita e enggak protes lagi, ya. Token sudah kebeli. Sekarang soal uang kontrakan. Hah. Ah, bisa nanti bayarnya santai aja. Paling kalau yang punya mau ribut, ya udah kita gas ribut. Hari ke-17 sudah hampir 3 minggu, Guys, kita bermain judul dan tabungan kita Rp35.000. Aku adalah ayah yang tidak bertanggung jawab. Sialan. Belum tengah bulan duit gua udah habis gini. Gua butuh modal buat main. Kali ini gua punya feeling bagus buat menang, tapi bisa dapat duit dari mana? Gajian masih lama. Masih tanggal 17, Guys. Berarti ya biasanya kita gajian itu kayak di tanggal 25 sampai 28, Guys. Kalau orang pekerja itu ya minjam uang ke Si aja kali, ya. Dia pasti duitnya banyak. Dia kan jago mainnya. Oke, langsung telepon. Yadi P. P. Woi, kenapa Bang? Lagi di mana, Yat? Gue lagi di rumah mertua. Kenapa, Bang? Gini, ya, lu ada duit enggak? Gua mau pinjam. Gua butuh banget nih. Butuh banget. Yat. Please, Yat. Gua gak ada lu terima STN motor gua engak apa-apa dah. Buset Bang, lu minjam duit enggak ada basa-basinya ya? Gimana ya? Namanya juga lagi butuh duit banget nih sekarang. Tolong aja yat ini mah yat. Ya elah bang gue juga lagi enggak ada duit kalah banyak gue main kemarin. Gue aja sekarang gak bisa bayar kontrakan. Hah? Serius yat? Gua lagi butuh banget ini. Please Y R.000 aja R500.000 mau gimana lagi? Gue juga banyak utang sekarang mending lu pinjol aja mau gue kasih linknya. Oh no. Ini makin dalam guys. Tapi masalahnya tabungan kita 30 R5.000 itu cuma bisa buat kebeli tahu keriuk. Yes, guys. Tahu keriuk aja Rp35.000 R000 gua enggak cukup. Gua bisa biasa beli tahu keriuk Rp50.000. Oke boleh bro. Tanda tengkorak pinjol time. Oke boleh bro. Gua butuh duit bro. No. Ini ini buruk guys. Gua juga gak mau kayak gini. Tapi duit gua udah habis langsung klik. Makasih ya. Sebentar, Guys. Minum dulu, Guys. Klik. Ini pinjol namanya bangke. Ah, pinjol namanya bangke. Bangke. Bak. Kayaknya gampang persyaratannya. Tulisannya cuma foto KTP dan selfie. Gas lah. Gua foto KTP-nya dulu. Oke, bentar taruh KTP di meja. Alright. Alright. sambil nyebat dulu, Guys. Taruh KTP, foto. Eh, kita move, kita move. Sekalian gua penasaran, Guys, nama Bapak ini siapa, ya? Karena tadi waktu gua bikin username, ya, gua gak tahu nama Bapak ini, Guys. Oke, zoom, zoom, zoom, zoom. Lebih dekat, lebih dekat, lebih dekat, lebih dekat. Siapa itu namanya? Yanto kah? Udin siapa tuh? Oke, zoom lagi. Zoom zoom zoom. Benny Benny Pornomo lahir 1980. Berarti Pak Benny umur sekitar 35 tahun ya, Guys, ya. Masih muda, udah judul. Dasar Pak Beni. Oke, kita naikin ee turun dikit. Turun dikit. Alright, alright, alright, alright. Nah, yes. Foto laki-laki. Lahirnya di Bocal Bogor ya itu ya? Bogor, Guys. Pegawai swasta. WNI agamanya Islam. Alhamdulillah. Benny porno. Sekarang selfie pakai KTP. Selfie dulu. Selfie. Oke, tenang aja guys. Gua punya Mas masih punya motor Scoopy yaitu untuk jadi jaminannya guys. Oke, nice nice. Udah ngadap gua, Guys. E, terus naik kayak gini set dan ini adalah Benny, guys. Dizoom out. Nice. Oke, foto selfie. Benny Pornomo, the master of judul. Oke, sudah. Gua udah foto selfie. Asik, registrasinya sudah disetujui. Mau pinjam berapa ya? Rp2.500. Jangka waktu pinjaman. Oh no. Gila, seminggu bunganya 15%. Ini mah ngerampok, Guys. Namanya aplikasi dajal ini, Guys. Benar-benar aplikasi setan. E gila 1 bulan bunga 40% kayaknya kita ambil 14 hari aja deh guys. 14 hari utang Rp3.125.000. Walah weh. Walah be. Kayaknya gua salah pilih deh. Uangnya beneran masuk. Ternyata minjam duit segampang itu ya. Kalau segampang ini sih bisa minjam duit sepuasnya. Tapi kok uang yang masuk cuma Rp2.350 dipotong Rp Rp150.000 biaya admin kah? Yang masuk cuma Rp2.350. Tapi yang harus dibayar nanti Rp3.125. Gila gede banget bunganya. Tapi bodo amat ah. Yang penting modal main sudah ada. Ayo main. Feeling gua sih bakal menang gede. Kita enggak bisa mundur, Guys. Ini kita udah nyelem kedalaman, Guys. Cukup top up-nya nanti lagi. Hah? Kan cuma 12.000. Main pakai apa, anjay, 12.000. Oke, 10.000 langsung kali 7 aja, Guys. All in gaming. Pelit banget sih. Cuma main 10.000 aja pelitnya minta ampun. Elah. Ah, gawat guys. Press your bed. Waduh, uangnya tak cukup. Harus top up. Oke, kalau gitu kita top up dulu ya adik-adik. R5.000.000 cukup top up-nya nanti lagi. Oke, langsung play langsung 25.000* 7 aja, Guys. Gua yakin kali ini kita menang banyak, Guys. Terkadang di dunia ini yang kita butuhkan hanyalah keyakinan. Apa yang kita pikirkan itulah yang akan terjadi. Jika kita mikir menang, kita bakal menang. Menang dari Hongkong emang ya. Ternyata main judi capek juga, Guys. Ya. Assalamualaikum. Permisi. Ada orang ketuk pintu rumah. Dek, bukain pintu dong. Ada tamu, Dek. Loh, istri kita yang bukain. Oke. Siapakah yang ngetok pintu? Aduh, Pak Ustaz ini ya. Asalamualaikum. Apa kabar, Bu Nadia dan Pak Beni? Waalaikumsalam. Alhamdulillah sehat, Pak Heru. Ada apa ya, Pak? Tumben Bapak datang kemari. Alhamdulillah kalau pada sehat. Begini, Bu. Kedatangan saya ke sini cuma ingin menanyakan perihal uang kontrakan. Saya belum mendapatkan uang kontrakan dari Pak Beni untuk bulan ini. Hah? Belum bayar uang kontrakan? Apa itu benar, Pah? Betul, Bu Nadia. Jadi, bagaimana, Pak Beni? Kapan mau dibayar? Lu bisa sabar enggak? Hah? Lu ribut? Ini sudah lewat hampir 10 hari loh. Saya enggak mau ini berlarut-larut. Iya, akan saya bayar nanti, Pak. Pak, saya lagi banyak kebutuhan dan keperluan untuk anak dan istri. Hah, jangan begitu, Pak Beni. Pak Benny sudah berkata seperti itu berkali-kali di WhatsApp tapi belum dibayar juga. Saya ke sini buat meminta keseriusan Anda. Jadi, bagaimana bayar kontrakan? Gimana, Guys? Ya, masalahnya gini, Guys. Kalau kita bayar Rp1.250 kita 250 berarti sisa uang kita sekitar R1 jutaan, an, Guys. Dan kita harus jackpot banget sampai kita bisa bayar utang Rp3.125. Negosiasi aja, Guys. Negosiasi. Maaf, Pak Heru. Gaji saya belum turun. Bagaimana kalau besok aja, Pak Heru? Ya, please, ya, Pak, ya. Maaf, Pak Benny. Tidak bisa. Saya sudah memberikan waktu. Namun, Pak Benny selalu ingkar janji. Saya janji, Pak, ini soalnya saya lagi banyak keperluan. Ibu saya lagi sakit di kampung banyak buat beli obat. Eh, tapi bohong. Maaf, tak bisa, Pak Beni. Saya juga banyak kebutuhan. Jadi, saya minta uang untuk dibayar sekarang. Kalau tidak, saya meminta Pak Benny untuk meninggalkan kontrakan ini. Kurang ajar lu, ya. Oke. Oke. Saya akan transfer sekarang juga. Alah, Pak Heru. Pak Heru kan kontrakannya banyak. Iya kan, Pak? Pak Heru. Sekali sekali nagi nagi nagi 8 kontrakan jauh udah R10 juta. Saya sudah transfer ya, Pak. Bukti transfernya saya kirim tuh lewat WA. Oke, terima kasih banyak ya, Pak Beni. Apaan? Ya sudah kalau begitu saya pamit dulu ya, Pak Beni dan Bu Nadia. Assalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Oke. Aduh, istri kita mau ngelabrak kita, Guys. Aduh. Aduh. Mas, kenapa kamu nunggak kontrakan? Enggak biasanya kayak gini. Lupa. Hah? Lupa? Kok bisa lupa? Aku kan sudah ingetin berkali-kali. Ya udah sih, bawel banget. Loh, kok kamu malah marah, Mas? Aku kan cuma berisik. Pergi sana, buatin aku kopi dan sarapan sekarang. Kasihan banget istriku dimarahin. Punya istri kok bawel banget. Harusnya kamu berterima kasih. Udah dibayarin uang kontrakannya. Dasar istri enggak tahu diuntung. Astaga, Guys. Parah banget. Benar-benar judul tuh menghancurkan semuanya. Ya, Guys. Sudah hari ke-20. Mental kena karena menjudol. Aduh, rungkat mulu, Guys. Apa yang harus kita lakukan untuk membayar hutang ini? Rp3.125.000. Kalau begini caranya, Guys. Bangs, kalah lagi. Padahal kemarin malam udah menang R jutaan. Tapi langsung habis lagi pagi ini. Ah, bego lu Benny. Udah menang 2 juta harusnya stop dulu Benny. Benny, Benny kamu ini kayak yang di TV itu Benny ya. Kamu an Benny. Benny emang enggak punya akhlak, Guys. Si Benny ini ya. Duit tinggal R257.000 duit segini cuma bisa main beberapa kali doang. Ah, gua nyesal. Gua nyesel. Kenapa kemarin malah bayar kontrakan? harusnya bisa dicicil gara-gara Pak Heru bawel banget. Tua bangka tapi masih aja serakah. Padahal kalau uang kontrakan kemarin gua pakai, gua yakin bisa menang R10 juta lebih anjing. Lah terus gimana cara gua dapat duit dengan cepat? Gua pengen taruhan yang gede, Bang. Mending pinjol lagi ke bangke. Selagi ada pinjol, gua bisa top up sesukanya. Wah gila guys, Pak Beni ini udah kesurupan kesurupan setan judul guys. Kita ditolak lah. Ditolak kocak. Katanya enggak bisa pinjam lagi selagi pinjaman sebelumnya lunas. Sialan. Tapi enggak apa-apa. Ingat ada peribahasa mati satu tumbuh 1000. Ditolak pinjol satu masih ada pinjol yang lain. Ayo cari pinjol yang paling gampang persyaratannya. Oh no. Ini tuh kayak orang yang gak bisa bayar kartu kredit, mereka pakai kartu kredit lagi. Ya nanti misalnya bayar pinjol A, enggak bisa bayar pinjol A, pinjam pinjol B untuk bayar pinjol A. Nanti. Enggak bisa bayar pinjol B, pinjam lagi pinjol C. Waduh, Guys. Beni. Beni. Ini mah gali lubang tutup lubang gemu juga. Bang Miskin. Pinjaman mudah. Siapkan foto KTP dan selfie. Ini pinjol yang gampang juga syaratnya sama kayak Bangkok KTP dan selfie. Gas lah. Oke gas. Oke gas. Pinjam uang ke bank miskin. Bank miskin yang bikin kita miskin. Pinjam R5 juta, suruh dibalikinnya R10 juta. Bang miskin dajal. Bisa-bisa kita didatangin orang Ambon, Guys. Orang Ambon, orang NTT buat ditagihin, ya. Oke, sebentar. Geser. Oke, foto selfie. Gacoraah. Oke, sudah. Sekarang selfie pakai KTP. Alright, alright, alright. Haduh. Coba nih, Guys. Inilah muka pen Astaga. Lihatlah, Guys. Inilah yang terjadi jika kalian judul guys. Senyum lebar mau dapat uang tapi uang haram guys. Registrasinya sudah disetujui. Mantap. Rekening gua siap diisi uang banyak. Mau minjam berapa ya? Rp2.500. Langsung aja 1 bulan bunga 40%. Mantap kali uang gua jadi Rp2.600. Udah, Guys. Ini biarin aja guys ya. E B ini udah susah kita bikin makin susah aja, Guys. Rasain ya. Hutang Rp6.625.000. Indahnya hariku kalau udah bisa main lagi. Patrick dia sudah gila. Dia benar-benar tidak waras. Biarin, Guys. Biarin. Kita masukin ke si Benny ke lingkaran setan sekalian, Guys. Ya, ada HP, ada HP, ada HP. Halo dengan Pak Beni. Saya Roni dari Melarat Finance. Saya ingin mengingatkan Bapak sudah menunggang cicilan motor bulan ini. Karena keterlambatan, jumlah cicilan Anda bulan ini akan dikenakan denda menjadi Rp670.000. Jika Anda tidak membayarnya hari ini, maka denda Anda semakin bertambah. Iya, iya. Saya akan bayar bawel ye. Padahal sekarang hari Minggu loh. Rajin banget sih lu kalau soal nagi-nagih. Sialan. Tiap hari ada aja yang bilang suruh bayar ini, bayar itu. Mulai dari tagihan air, SPP-nya si Kaila, dan sekarang cicilan motor. Gua bayar apa enggak ya? Bayar apa saja? Waduh, hutangnya. Waduh, Guys. Enggak bisa ini, Guys. Gini, gini, gini, Guys. Kita bayar uang sekolah Kaila, ya. Karena gua enggak mau anak gua melarat, Guys. Gua pengen tetap anak gua pintar. Walaupun emang misalnya jalan ceritanya gini, gua penjudol, gua tetap mau anak gua sekolah, Guys, ya. Cicilan motor ee PDAM itu harus bayar, token listrik kita bayar, ya. Ee cicilan motor kita bayar. Udah, gua bayar semuanya lah. Kalau semuanya kebayar, enggak bakal ada yang ganggu gua main. Rp1.62.000. Aduh, harusnya bisa, Guys. Kita harus bisa balikin ini, ya. Aduh. Ayo, Kakek Jeus, tolong, Kakek Jeus. Oh, ini Kaila, Pah. Ini pisang gorengnya. Iya, taruh aja, Nak. Aduh, enggak tega gua, Guys. Duh, walaupun gua kayak mainin peran ya, Guys. Gua kayak enggak tega gua ngelihat si Ka, Guys. Maksudnya eh gue juga bukan orang tua, Guys. Tapi gue juga ngerasa gua bukan anak yang cukup anak yang baik, ya, Guys. Kayak Kaayla gitu bikinin e pisang goreng, nganterin makanan buat orang tua. Jujur banget nih, Guys. Gua jujur. Gua jarang banget, Guys, kayak gitu, ya. Jadi, waktu ngelihat si Kyla ini, gua kayak agak sedih gitu, ya, Guys. Anak baik nganterin pisang, tapi bapaknya begini gitu, Guys. Kenapa, ya, Guys? Kenapa kadang anak yang baik itu punya orang tua tuh yang dajal gitu? Kayak dunia ini tuh kadang enggak adil, Guys, buat gua. Loh, kamu mau ngapain? Aku mau nonton TV, Pah. Ada sinetron ganteng-ganteng bakudara. sekarang. Hah? Ih, drama ini, Guys. Drama Bang Winda. Asik, acaranya sudah mulai. Wih, gila. Bang Winda ganteng gitu, Guys. Jadi tirus gitu. Jadi sigma banget kayak ininya mantap gitu. Anjay. Ah. Elah, bikin berisik aja nih si Winda. Ye, itu istrinya Agnes. Wah, bakalan seru nih ceritanya. Kamu ngapain nonton TV bukannya belajar? Hah? Sekarang kan hari Minggu, Pah. Kamu ini ganggu papa tahu enggak? Kamu ke kamar aja atau main di luar sana? Jangan di sini. Hah? Aku kan mau nonton ini, Pak. Acaranya lagi seru. Si Brando lagi PDKT sama kamu. Dengar Papa enggak? Jangan di sini. Pergi sana. Papa enggak pengen ditunggu di sini. Kok gitu sih, Pak? Kay kan cuma mau cepetan pergi. Tapi, Pah. Bundel banget sih. Sini remote-nya. Eh, gara nonton-nonton. Ngerti? No muka Kaila. Duh ni game, guys. Level kecanduan sudah full. Ampun gak berasa duit gua udah hampir habis gini. Kampret. Lah apa pinjol lagi ya? Hah. Mandi dulu. Mandi. Rasain Benny. Mandi pakai air kencing sendiri. Emang enak Benny bau pesing ngerasain. Wih, alhamdulillah akhirnya kita bisa jalan, Guys. Oke, gosok gigi dulu. Cuci muka, sabunan. Oke. Andukan guys. Anjay. Alhamdulillah, Guys. Kita bisa jalan nih. Ini kamar Kaila dan kamar mama ya kayaknya, ya. Coba kita ketuk pintu kamar anak kita, ya. Enggak bisa, ya? Oh, bisa. Nadia enggak di rumah? Oh, istri kita Nadya, guys namanya. Sepertinya dia sedang keluar rumah. Kalau enggak salah dia punya tabungan rahasia yang ia simpan di dalam lemari. Mending gua ambil aja buat modal main. Ayo, cepat cari sebelum ketahuan. Oh, astaga, Guys. Tega banget Benny Purnomo lebih ke enggak pantes ya, Guys, namanya Benny Purnomo, Guys. Namanya kebagusan menurut gua buat seorang ayah penjudul harusnya Benny Por, Guys, namanya ya. Benar-benar dia pantes banget masuk neraka. Mending lu kalau pengen judul gitu sendiri deh. Jangan, jangan ngajak-ngajak keluarga. Jangan nyusahin keluarga. Benny, Benny emang kagak punya akhlak, Benny. Eh, gua gereget banget, Guys, sama si Benny ini. Nyebelin banget, sumpah. Lu kalau pengen judul, ya judul aja sendiri. Jangan apa, ya, Guys? Jangan kayak sampai nyari duit gini loh. Duit istri parah banget loh. Ini kan Mama Nadya juga nabung. Mungkin buat masa depan Kaila buat uang. Ah, ketemu juga. Ah, parah banget, Guys. Uangnya aja kayak sedikit. Ada berapa ini? 1 2 3 hiji dua til cuma Rp13.000 doang. Ini sih cuma buat sekali main. Payah banget punya istri yang bukan dari keluarga kaya. Wah, apa? Wah, parah banget Beni. Gila lu ya. Lu kalau kayak gitu jangan nikahin anak orang. Oh no. Nadia keciduk. Oh Ka. Ah. Halo. Nak. Kamu bikin Papa kaget aja deh. Ayo Papa ngapain? Bukan urusanmu. Kamu yang ngapain? Ngagetin Papa. Aku cuma minta uang, Pah. Hah? Kamu minta uang terus. Uang buat apa, Dek? Ya, buat jajan. Tadi si Rani ngajakin makan seblak. Kasih uang, Guys. Dah, ini R5.000. Hah? Kok cuma R5.000, Pah? Enggak cukup, Pah, buat beli seblak. Udah bagus, Papa kasih. Papi lagi enggak ada duit. Ah, Papa bohong. Tadi Kila lihat Papa megang uang banyak. Ini uang buat bayar sekolah kamu. Kamu tuh tiap hari bikin Papa pusing ya. Banyak banget pengeluaran gara-gara kamu. Hah? Apa maksud Papa? Udah udah kamu mending pergi main aja sana. Ini Papa tambahin Rp3.000. Ya udah kalau gitu aku main dulu ya, Pak. Assalamualaikum. Waalaikumsalam. Beberapa jam kemudian. Ya ampun guys. Seblak aja di daerah gua aja seblak Rp25.000, Guys. Eh, Sibal anyong gacor ngaseo. Aduh, kayaknya mama tahu deh, Guys. Kita ngambil uang, Guys. Mas, kamu lihat uang tabunganku di lemari? Enggak. Tabungan apa? Enggak kok. Tabunganku hilang, Mas. Rp130.000-an. Kata Kau yang ambil tadi siang. Ya enggak mungkinlah aku yang ambil. Terus siapa? Masa tuyul? Kamu kan dari tadi seharian di rumah. Aku bilang bukan aku. Kamu budek ya, Mas? Itu tabunganku yang udah kumpulin beberapa bulan itu buat dana darurat Mas. Buat jaga-jaga. Apa sih? Berisik. Udah sana jangan ganggu. Hah? Kok malah kamu yang marah? Diam. Berisik. Aku tuh capek dengerin kamu marah-marah. Mas, kamu kenapa, Mas? Apa responmu? Bentak lagi tampar. Aduh apa ya? Aduh gawat banget guys. Benny udah udah ini udah udah kesulut emosi. Aduh kepencet. Anj. Mas Benny kamu kok menamparku? Kamu kok tega? Kenapa mau lagi? Kamu kok jadi kasar gini sih Mas? Diam. Dasar istri enggak tahu diuntung. Enggak pernah nurut suami. Aku ini suamimu. Orang yang wajib kamu hormati. Pergi sana ke dapur sekarang. Urusanmu itu cuma di dapur. Jangan urusan-urusanku. Hari 103. Udah 3 bulan, Guys, kehidupan kita seperti ini. Nah, dia nangis, Guys. Pernikahan, Guys, yang seharusnya membawa kebahagiaan, membawa kebersamaan, tapi malah membawa neraka, Guys, buat Nadya, Guys. Mending cerai aja, Guys, kalau jadi Nadia, Guys. Memang cerai itu enggak cerai itu bukan jalan terbaik, Guys. Tapi kalau misalnya kalian di luar sana nih ada ibu-ibu yang nonton ya, kayak kalian punya suami penjudi kayak gini, enggak bisa dibilangin udah cerai aja, Guys. Uang itu bisa dicari. Tuhan itu maha baik, maha adil, tahu mana yang harus Tuhan lindungi. Ya, Tuhan, kenapa jadi begini? Aku lagi-lagi dipukul Mas Beni. Padahal aku enggak berbuat salah. Aku sudah berusaha agar tidak membuatnya marah. Segala-galanya kuturuti, tapi semuanya sia-sia. Aku cuma jadi pelampiasan kemarahannya, apalagi saat ia kalah main judi. Bahkan bukan aku saja, Kaila kemarin juga kena pukul. Mas Benny sudah tidak seperti yang dulu lagi. Dia sangat menakutkan. K mohon Tuhan aku udah gak tahan kayak gini aku bingung apa yang harus K lakukan tetap bertahan atau pergi dari sini bersama Kaila. Oh no guys, gua gua gak tahu guys apa yang harus gua pilih. Kayak kayak di hati kecil gua tuh kayak masih ada kayak aduh apa kita bisa bikin Mas Benny berubah gitu, Guys. Ini kan kita kan bisa bikin banyak pilihan dengan Mas Benny. Apakah bisa berubah gitu? Coba kita bertahan dulu, Guys. Coba kita bertahan. Ya Tuhan, aku enggak berani keluar dari sini. Aku juga gak tahu harus pergi ke mana. Aku gak punya siapa-siapa di sini. Uang pun aku gak punya. Kan sulit jika aku dan Kala bertahan di luar sana. Apalagi Kala masih sekolah. Iya itu, Guys. Kayak kita ini ibu rumah tangga. Kita bukan istri yang bekerja. Aku harus kuat ini. Demi Kailah. Tolong hamba ya Tuhan. Kuatkan hamba dan tolong sadarkan Mas Beni agar kembali seperti dulu lagi. Masalahnya kalau kita pindah butuh uang juga guys. Hari ke-118 4 bulan, Guys. 4 bulan. Jadi gimana, Ma? Gimana cara nyelesaiin soal nomor 8? Bentar, ya, sayang. Mama baca-baca dulu. Mama juga lupa soalnya. Bentar ya, Nak. Oh no. Waduh. Oke, Benny pulang dari kerja, Guys, dengan motor Scoopy-nya. An hutang 127 juta, Guys. Gua habis dipecat sama bos karena ketahuan mencuri. Dasar bos pelit. Padahal gua yang colong gak bakal bikin dia miskin. Kesal banget gua. Mana perut gua lapar, Guys. Gimana caranya utang dari 6 juta jadi R7 juta? Ini enggak masuk akal, Guys. Gak ada yang bisa dimakan apa di rumah sialan ini? Dasar istri enggak guna. Oh no. Aduh, kita marah lagi, Guys. Loh, Mas Tumen kamu udah pulang jam segini. Ah, mama, Guys. Gua gak pencet apa-apa, Guys. Wah, Benny lu gila lu. Aduh, jangan. Papa stop hentikan papa stop. Wah kacau Benny kalau pusing lu yang berbuat. Ya udah lu yang berbuat tapi lu yang ngelampiasin ke keluarga el. Ih kacau banget bang. Kalah lagi. Kemarin udah menang R jutaan, tapi hari ini malah kalah hampir R jutaan. Duit udah habis. Nama gua dan juga Nadia udah di blacklist pinjol. Terus jual apaagi? Gua butuh duit buat modal main. Wah gila R173 juta, Guys. Motor udah digadein ini pasti, Guys. Udah diambil pihak pihak yang nagih utang, Guys. Kalau feeling gua. Dek, bangun, Dek. Jangan tidur aja. Hah? Hah? Iya, Mas. Iya. Ayo, sekarang saatnya kamu kerja. Hah? Kerja? Kerja di mana, Mas? Nanti kamu akan kedatangan tamu. Layanin dia dengan baik. Tamu siapa? Maksudnya layanin itu apa, Mas? Jangan banyak tanya, lakuin aja, Mas. Aku mohon jangan lakuin itu, Mas. Kok kamu tega? Aku ini istrimu, Mas. Diam atau mau aku pukul? ku mohon Mas, apa maksudnya layanin, Guys? Apa maksudnya bekerja beberapa jam kemudian? Permisi. Oh, iya. Buka aja pintunya, Bang. Siapa dia? Penagih hutang siapa? Ya, permisi, Bang. Di sini tempatnya Nadia. Iya, betul. Ini Bang Sandi. Iya, saya Sandi. Ayo, ayo langsung masuk aja ke kamar, Bang. Nah, dia udah. Wah, be Beni. Anj. Wah, Benny udah Benny udah enggak bisa disebut manusia sih, Guys. Ini game apa, Guys? kayak gini enggak bisa, Guys, disebut manusia, Guys. Benny, Guys. Benny itu cocoknya jadi hamba iblis masuk ke neraka, main judul tuh gacor ya di neraka sambil dicambuk iblis. Tahu enggak, Guys? itu Benny. Jadi, jadi saking dia utangnya R178 juta enggak punya uang, dia jual Nadia, Guys. Istrinya sendiri buat jadi buat jadi wanita lacur, Guys. Oke, Bang. Kamarnya yang mana, ya? Wah, kacau. Duh, salah, Guys. Harusnya Nadia kabur aja, Guys. Kamar yang ini, Bang. Langsung masuk aja. Wah, Ben, lu masih punya Ben, lu masih punya waktu untuk ngubah ngubah keputusan lu, Ben. Lu berdiri, lu suruh cowok itu keluar, Ben. Dari kamar, Ben. Enggak gitu, Ben. Cara cara nyari duit, Ben. Ben, enggak benar, Guys. Ini game enggak benar banget, Guys. Gila ya, Ben, lu gila, Ben. Ben udah punya istri salehah, bikinin kopi sarapan tiap pagi, Ben. Lu lu mau lu mau minta apa lagi, Ben? di dunia ini anak baik enggak mau nyusahin. Permisi. Iya, Bang. Masuk aja, Bang. Sore, Pak. Apa benar ini rumah Kaila? Iya, betul. Apa Bapak namanya Teddy. Betul, Pak. Saya Teddy. Wah, mantap. Ayo, masuk-masuk. Ka udah menunggu langsung aja masuk kamarnya. Wah, Nadia ayo bangun. Bagus, Nadia. Bangun. Bangun. Lawan Nadia tidak lawan Nadia jangan sentuhan aku. Oh my. Wah anjir. Wah Benny an. Bahkan sekarang si Benny bukan ngejual Nadia juga, Guys. Ngejual anak. Kacau. Nadia mending lu bunuh. Selamatkan kaila guys. Kita punya waktu guys. Kita lu suami babi benar-benar babi. Selamatkan Kaila doak. Bilinos killu lawan. Wah an piso mana piso? Yah. Gua gak peduli. Gak peduli. Nah, dia masuk penjara yang penting Benny habis sama gue. Ambil pisau itu kembali. Dobrak. Kekuatan ibu gak bisa, Guys. Kali ini gua gak bisa ya. Hei, kenapa berisik sekali? Astaga, apa yang terjadi di sini? Apa yang telah kau lakukan kepada anakku? Tenang, Bu. Tenang, Bu. Saya, saya belum nyentuh dia. Percayalah kepada saya. Saya belum ngapa-ngapain. Jangan sentuhan aku, bajingan. Mampus. Lu enggak tahu kan gue siapa? Kan gue ibu. Gue ibu yang mau menjaga anak gua. Kaila, kamu enggak apa-apa, Nak. Mama, kamu tak apa, Nak? Mama aku takut. Jangan takut, Nak. Mama di sini. Tenang. Gak apa-apa kita bisa. Kita bisa lawan hukum, Nak. Ya, kita cuma melindungi diri kita. Kita bisa menjelaskan bahwa ini terpaksa dilakukan, Guys. Tenang, Nak. Mama di sini. Mama jaga kamu. Tenang, tenang, Nadia. Tenang, Kaila. Ya, hari ke-136. Hari minus1. Apa mungkin kita memulai kehidupan yang baru, Guys? Ini adalah hari-hari sebelum Benny masuk ke dunia pinjol, Guys. Terus kalau soal yang nomor 12 itu gimana caranya, Pah? Caranya mirip kok sama yang tadi, sayang. Nilai x dikali nilai y. Tapi kalau yang ini hasilnya dibagi 3. Inilah gambaran kalau Benny enggak menyentuh atau enggak mengklik situs itu, Guys. Lihat. Dibawain minuman, dibawain nasi ayam goreng, tempe, sambal. Coba, Guys. Mau minta apa lagi coba si Benny itu? Lu jadi sedih, anjay. Tapi aku bingung nilai X-nya berapa, Pah. Gini loh, sayang. Nilai X-nya diambil dari sini dulu. Terus ya ampun Kela kenapa kamu ngerjain PRnya di sini? Papa baru pulang loh. Kasihan Papa capek. Iya Mama aku kan lagi ngarti rumus ini. Enggak apa-apa kok deh. Santai aja tahu nih Mama. Enggak apa-apa Ma. Ya udah ini, Mas. Aku masakin kamu ayam goreng tempe tahu plus sambal pokoknya mantap. Huh. Makasih istriku yang cantik. Senangnya kalau lapar gini punya istri yang pintar masak. Taruh aja dulu di meja deh. Aku mau bantuin Kayla dulu. Ih, Mama ngapain sih? Kenapa sih? Mama kan juga pengen bantuin. Iya, malah ganggu tahu. Bantuin. Emang kamu bisa matematika, sayang? Bisa dong. Mama kan dulu juara kelas. Ah, masa sih? Ya udah, coba soal yang nomor 13. Gimana caranya? Mm. H aku bantu doa aja deh. Tuh kan bohong. Uh mama payah itulah guys gambaran ya. Tolong laki-laki di luar sana, Guys. Judi tak hanya mempertaruhkan harta, tapi juga kebahagiaan keluarga. Aduh, Guys. Gila, ini game pertama yang benar-benar bikin gua sedih sampai cimataan ya, Guys. Segala sesuatu yang terlalu instan itu enggak baik lah ya, Guys. Judul, pinjam uang, apapun itu ya. Mungkin awalnya kalian senang, tapi itu akan membawa kehancuran. Jadi, please, please di luar sana untuk suami-suami, untuk seorang ayah ya, tolong jangan pernah sentuh judul. Kalau emang kalian lagi kesusahan uang, ya terimalah. Bekerja lebih keras, cari sampingan. Kalau kayak tadi ada ya, kalau dari saran gua bisa sampai pengin ngegojek daripada cuma main HP, nonton TV, waktu lagi senggang Sabtu Minggu bisa ngegojek walaupun mungkin enggak seberat seberapa tapi gua yakin guys apa yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh niat mau menafkahi keluarga pasti rezeki itu selalu ada, Guys. Dan kita mendapatkan ending 6/6, Guys. Dan mungkin kita akan mencari ending yang lain, ya, Guys. Walaupun kalau gua selalu main game kayak gini, Guys, gua menganggap ending pertama itu ya ending yang seharusnya terjadi, Guys. Jadi kita mencari ending yang lain dengan beranggapan bahwa jika membuat keputusan yang berbeda, inilah, Guys, mungkin ending-ending yang bisa kita dapatkan. Jadi, mari kita cari ending yang baru, Guys. Oke, Guys. Sekarang gua pengen coba ending di mana tadi kan gua nyesal ya ngebuat Nadya bertahan. Kali ini gua pengen coba membuat Nadya kabur, Guys. Lebih baik aku dan Kala keluar dari sini. Aku sudah ggak kuat ada di sini. Apalagi Kaila juga sudah mulai disakiti. Meskipun aku gak tahu pasti harus ke mana, tapi aku yakin pasti ada jalan. Tuhan pasti melindungi kami. Aku yakin di luar sana jauh lebih aman daripada harus ada di rumah ini. Aku akan mencari pinjaman uang ke tetangga untuk ongkos sambil menunggu Kaila pulang sekolah. Sebelum itu, aku harus segera berkemas. Oke, let’s go. Let’s go, Nadya. Kamu harus berkemas dan kabur dari rumah ini. Ambil koper dari lemari. Oke. Eh, lalu kita taruh koper. Kosong kan koper? Eh, kita taruh di mana ini, ya? Di sini. Lalu di sini. Oke. Ini surat rumah kah? Bukan, Guys. Kita kan nge-cost ya. Mungkin surat pernikahan ya. Aku enggak mungkin membawa semua bajuku. Ambil pakaian yang penting-penting saja. Oke, yuk kabur yuk kabur yuk kabur aja dulu yuk. Sekarang aku akan pergi ke tetangga. Aku akan meminjam uang kepada mereka untuk ongkos kabur. Aku harap mereka bisa mengerti situasiku dan mau membantu. Tapi sebelum pergi, aku sebaiknya menyembunyikan luka legam di wajahku dengan sesuatu. Kita make up dulu, Guys. Cari kacamata hitam, masker, dan topi. Oke, topi kita pakai. Oh, di sini. Coba kita buka. Nah, kacamata masker. Oke, pergi keluar rumah. Oke, kita pinjam uang dulu, Guys. Kita pasti balikin ya pada malam harinya. Ini kenapa rumah gelap? Mati lampu. Oh, karena belum bayar listrik kah? Nyalakan semua lampu rumah. Oke, kita nyalain dulu. Motor masih ada, Guys. Walaupun ini utang si Benny udah R7 juta ya. Gila emang. Oke, sudah. Coba kita cek kamar dulu. Kamar juga gelap. Kita gak bisa cek lemari, Guys. Oke, nyalain lampu. Istri dan anak si Benny udah pergi, Guys. Oke, ini kenapa gak ada orang? Mereka pada pergi ke mana? Apalagi pada keluar rumah. Ini kenapa gak ada makanan? Istri anj suami lagi pusing berat tapi gak ada yang bisa dimakan. bakalan gua habisin kalau dia pulang. Wah gila guys, gua kalau jadi si Nadia gua bawa guys itu pisau guys buat menjaga diri ya. Takut si Benny ngejar ngamuk guys. Oke kalau gitu apa yang harus kita lakukan? Oke telepon. Ada telepon. Ya ampun dari Ribuan kali ini rentenir neleponin gue. Entahlah ini dari pinjol yang mana. Udah 11 pinjol yang udah gua pakai. Kalau nambah lagi bakalan nambah besar hutangnya. Gila, Guys. 11 spinjol itu kayak, “Wah, Guys, gua kalau gila, gua kalau jadi Benny, Guys, punya 11 pinjol, mending gua mending gua diri gua sendiri, Guys. Udah malas hidup, Guys. Hutang gua udah menggunung, bunga gila-gilaan. Sekarang hutang gua udah ratusan juta. Bingung gua bayarnya gimana. Masa pinjol lagi? Kalau enggak dibayar, bunganya juga makin nambah tiap harinya. Terus telepon ini diangkat atau enggak? Hah? Abaikan aja lah. Oke, apa yang harus kita lakukan sekarang? Aduh, ada telepon lagi. Siapa sih? Ya udah, angkat aja telepon. Halo. Heh, bangsat. Kenapa lama banget ngangkatnya? Cepat bayar utang lu, babi. Lu udah berapa hari udah nunggak hutang? E iya, Bang. Maaf, Bang. Eh, monyet. Lu udah berkali-kali ngomong maaf, lu pikir hutang bisa dibayar pakai maaf, tolol. Iya, Bang. Sabar, Bang. Sabar. Saya minta waktu. Eh, monyet. Udah ribuan kali ya lu ngomong gitu. Mau gua habisin lu sekarang. Gua tahu lu ngontrak di mana. Gua tahu tempat lu kerja. Gua tahu rumah orang tua lu. Lu enggak bakal bisa sembunyi, monyet. Pokoknya besok hari duit itu udah harus ada. Ngerti lu? Iya, Bang. Iya. Jangan cuma ngomong iya-iya doang lu, bangsat. Kalau lu sampai enggak bayar, mati R7 juta, Guys. Mending Benny yang jual dirinya, Guys. Itu pun enggak ada harganya, Guys. Emang kalian pikir Benny ngejual dirinya ada harganya? Enggak ada, Guys. Orang-orang kayak Benny itu udah enggak ada harga dirinya. Dan semua furniture diambil, Guys. Dan sekarang kita tidur di koran Indomie. Kardus Indomie, Guys. Coba telepon Nadya lagi. Nadya dan Kayla enggak bisa dihubungi. Mereka sudah pergi beberapa hari. Enggak ada kabar, enggak pamit. Benar-benar enggak menghormati gua sebagai kepala keluarga. Gua juga enggak tahu mereka ada di mana sekarang. Kenapa mereka tega ninggalin gua di saat kesusahan? Seenggaknya bantulah gua sedikit. Gua pengen pinjam KTP-nya Nadya soalnya nama gua udah di Blacklist. Benar-benar gak tahu diri lu, Beni. Ya, udah nyusahin keluarga, nyusahin anak, istri, masih mau pinjam KTP istri. Gila lu. Sudahlah capek lagi-lagi enggak dijawab. Suara token listrik, Guys. Meteran listrik bunyi lagi. Ya Tuhan, cobaan apa lagi ini? Seminggu yang lalu gua dipecat karena ketahuan mencuri. Motor, TV, dan barang-barang yang ada di rumah gua jual buat modal main dan nutupin sebagian utang. pengen ngutang ke teman lagi, tapi enggak ada yang mau ngasih. Semuanya bilang enggak ada uang. Bullshit. Padahal gua sering lihat mereka posting foto lagi jalan-jalan di sosm. Jadi emosi kalau ngelihat orang-orang memperlakukan gua kayak gini sekarang. Tak ada teman, tetangga, saudara, keluarga, enggak ada siapapun. Gue itu cuma butuh support. Kenapa gua ditinggalin gitu aja? Padahal kalau sampai menang, segala utang bakal gua bayar. Itulah guys kata-kata penjudi ya. Ya kan kalau Benny kalau lu gua lu gemes guys sama si Benny ya kata katanya tuh enggak masuk akal gitu loh ya orang juga semua kalau punya uang juga bakal bayar hutangnya mau motor baru baju baru HP baru makan pizza, semua bakal gua beliin. Aduh. Ah bangke lapar banget ini. Tapi duit tinggal 2.000. Eh, tapi gua masih punya saldo di game judi. Ambil dikit aja buat makan. Ya ampun tabungan 2.000, Guys. Mau makan aja ngambilnya dari situs judul enggak berkah, Guys. Makan pun, Guys. Oke, masih ada Rp1.200. Loh, error kok error sih? Ini orang terakhir dan harapan gua satu-satunya tekan terus. Wah. Hm. Gila tuh, Guys. H. Tuh nih, Guys. Kalian yang mau coba judul nih. Gini, Guys. Udah ditipu enggak menang-menang, mau narik duit gak bisa. Habis kalian, Guys. Benar-benar habis kalau kalian main judul. Apa maksudnya nih? Website-nya hilang. Eh, bangsat. Balikin duit gue. Wah, tekan refresh. Wah, website-nya udah udah dihapus, Guys. Balikin, balikin, balikin, balikin. Tolong balikin. Wah, udah enggak bisa, Guys. Website-nya dihapus antara judulnya ya udah ngambil semua orang. banyak banget yang mereka ambil tapi mereka langsung kabur gitu ya. Beneran enggak bisa website-nya beneran hilang. Ya ampun, jadi gua gak bisa narik duit, gua juga enggak bisa main lagi. Jadi inikah akhirnya itulah Benny ya. Gua capek dan haus ambil minum. Isi air dorong pompa. Airnya habis enggak keluar sama sekali. Duit 2.000 enggak cukup buat beli air. Gua minum air keran aja walau airnya keruh. Tragis, Guys. Tapi gua gak bisa kasihan ya, Guys. Jangan kasihanin orang kayak Benny karena gak enggak pantas untuk dikasihanin. Air keran pun mati. Coba cari air di kamar mandi. Hmm. Air jamban. Air kencing sendiri tadi, Guys. Habis kencing di ember ini, ya. Makan air kencing sendiri. H, siapa ini? Botak. Hei, botak. Ih, botak. Matanya merah loh, Guys. Woi, Benny gimana? Udah dapat uangnya hari ini? Ada ini, Bang. 2.000, Bang. Maaf, Bang. Saya belum bisa bayar. Eh, tolong. Lu pikir utang lu bisa langsung lunas kalau dibilang maaf? Dengar ya, Nyet. Utang lu itu udah terlalu besar. Kalau lu enggak bayar sekarang, bunga utang lu malah makin nambah. Udah makin enggak kekejar. Lu paham enggak? Gua udah kasih waktu ya kemarin, sekarang kesempatan terakhir lu. Eh, kabur. Gerak. Sat. Lari lari lari. Ah. Ah. Dikejar botak. Sah. Sah. Oh, iya. Aha. Botak ya? Botak. Botak dikejar, botak dikejar, botak. Aduh, kena lagi, Guys, gua, Guys, sama si botak-botak. Larinya cepat, Guys. Kayaknya emang wah di smackdown. Restart. Gila, ini gua harus kabur ke mana, Guys? Enggak ada jalan loh. Apa kita harus putterin si botak ini mungkin ya, Guys? Oke, coba kita ke kiri dulu nih. Ke kiri sini. Kita jalannya larinya harus agak miring kayak gini, Guys. Biar jalannya cepat, ya. Oke, kita putterin. Karena ini cuma kayak gang doang enggak bisa jalan, anjay. Oke, terus ke sini. Nah, ini kita ke kiri. Coba bisa kabur enggak, ya? Ini sini sini. Apa? Ah, ini mah kabur ke rumah orang. Kabur sini. Lari lari lari lari lari lari. Ku tak berhenti lari dari tukang judul. Ah. Hah? Berhasilkah? Eh, itu bukannya Pak Benny? Kita lagi kabur. Kenapa dia dikejar-kejar? Diam lu. Gua lagi dikejar pinjol. Oh, dia lagi dikejar rentir. Gua pengen kasihan. Enggak, enggak usah kasihan. Wah, kacau. Ayo tolongin. Waduh, ini kita yang mau ditolongin atau mereka nolongin rentenirnya? Ya elah, ngapain? Biarin aja biar tahu rasa. Dia bikin keluarganya susah. Benarbenar bagus. Tetangga yang bijak. Dia udah terlalu sering nyusahin warga. Lihat, Guys. Tukang ngutang, tukang tipu, tukang pencuri. Kemarin hampir digebukin karena mau maling. Lihatlah, Guys. Ini orang yang sama saat tadi kalian lihat dia sedang bantuin anaknya ngerjain PR, Guys. Dia juga suka mukulin istrinya. Katanya sih pengaruh judi dan pinjol. Wah, parah banget itu. Inilah, Guys. Dah, jangan dilihat lagi. Cuekin aja. Biarin si Benny lari, Guys. Seumur hidupnya dia memang pantas mendapatkannya. Mungkin ya, Benny berhasil kabur, Benny. Benny the kriminal. Orang kriminal Benny. Dia kabur terus, Guys, tanpa arah tujuan. Enggak pakai sendal. Adrenalin dia naik. Dia enggak capek-capek, Guys. Dan tiba-tiba ditabrak mobil. Itu sih menurut gua, Guys, ya. Dramatisnya kayak gitu tiba-tiba mungkin, ya. Tapi gak tahu, Guys. Oke, dia udah berhasil kabur. Dia kecapekan, Guys. Jadi dia jalan dulu, ya. Waduh, mau pingsan kah, Pak Benny? Gimana Benny rasanya? Sebenarnya mungkin kalau jadi Benny dia bisa bikin alasan ya gara-gara temannya si Yadi sih, Guys. Mungkin iya pergaulan itu juga ngerusak si Benny. Tapi ya semua kan keputusan di tangan kita. Tangan kita yang ngeklik link itu, Guys. Orang itu sudah tambah ngejar lagi. Tapi keadaan sekarang malah semakin kacau. Sepertinya mustahil untuk gua perbaiki. Gua lelah. Gua udah enggak sanggup lagi. Gua pengen mengakhiri ini. Oh no. Oke, dia ambil telepon. Nadya Kaila kalian di mana? Apa yang akan kamu lakukan? Mungkin kita kirim pesan ke Nadia, Guys. Mungkin untuk perpisahan terakhir kalinya, Guys. Karena ya Benny udah gak bisa hidup ya. Dek, aku minta maaf. Maafkan. Aku sudah jahat kepadamu. Maafkan aku karena jadi papa yang jahat. Aku telah menghancurkan kebahagiaan kalian. Baterai habis. Kayaknya kita enggak sempat ngirim pesan deh, Guys. Benny pun menangis, Guys. Aku ingin bertemu kalian untuk terakhir kalinya. B udah sampai di rel kereta api, Guys. Oh no. Gua agak bingung sih, Guys. Sebenarnya ini juga bukan keputusan terbaik, Guys. Bad ending 4/6. Jangan biarkan judi mengambil segalanya darimu, termasuk nafas terakhirmu. Sebenarnya ini bukan keputusan yang baik, tapi kayak Benny juga mau hidup gimana, Guys, dengan hutang sebanyak itu. Pekerjaan dia juga udah di PHK. Coba kalian tulis di komentar, Guys, kalau kalian punya saran kalau si Benny di posisi ini. Sebenarnya menurut gue kasihan tuh bukan Benny ya. Benny mah tinggal di lindes kereta api udah hilang gitu aja, Guys. Yang kasihan tuh saat Kailla sama Nadya mendengar kabar Benny aja sih. Kalau Benny meninggoy, Guys. Oke, Guys. Sekarang kita coba cari ending lain di mana kita coba negosiasi sama si botak ini. Apakah dia bisa memberikan kita solusi? Bang, tolong, Bang. Nanti saya bayar, Bang. Hah? Bayar? Gimana caranya? Apalagi yang lu mau jual? Lu pengen jual kompor sama panci itu gak cukup tol. Lu sekarang udah gak punya apa-apa. Utang lu itu udah di level yang enggak mungkin bisa lu bayar dan akan terus membesar jika lu enggak lunasin sekarang. Hei monyet dengar ya. Gua ke sini enggak mau pulang dengan tangan kosong. Pokoknya lu harus bayar detik ini juga bagaimanapun caranya. Iya Bang. Tapi sekarang saya benar-benar belum ada duit Bang. Hah? Gua tahu situasi ini bakalan terjadi. Orang kayak lu itu banyak di luar sana. Miskin tapi banyak tingkah. Oke, gua akan kasih lu penawaran. Tinggal lu mau ikut apa enggak. Sebenarnya lu pun enggak bisa menolaknya karena ini satu-satunya jalan. Bagaimana? Eh, gimana ya, Bang? Jangan kelamaan mikir, tolol. Jangan sampai kesempatan emas ini lu sia-siain karena gua gak bakal nawarin dua kali. Iya, Bang. Saya ikut cara Abang kalau begitu. Bagus. Sekarang ayo ikut dan lakuin semua omongan gua. Paham? Paham, Bang. Ini kita mau dibawa ke mana, Guys? Oh, what? Kita kayak di sebuah ruangan terpencil. Kayaknya ini di rumah ya, Guys. Banyak medical tools, alat-alat medis, dan banyak gentong-gentong, Guys. Waduh, ampun. Bang, mau ngapain, Bang? Apa ini? E surat tanda tangan, Bang. Ayo tanda tangan. Ini ini apa ya, Bang? Jangan banyak nanya. Tanda tangan aja. Siap, Bang. Benny Purnomo. Aduh, gua gak bisa baca lagi nih, Guys. Buat tanda tangan di kotak biru. Oke, B ni. Oke, Benny. Anjay. A tanda tangan Benny Purnamo rating guys. Tulis di komentar tanda tangannya dari nilai 1 sampai 10 kalian kasih nilai berapa tanda tangan si Benny. Oke kita udah tanda tangan. Apakah aku langsung dapat duit? P jangan-jangan gua mau dipekerjakan di Kamboja, Guys. Pak tolong Pak. Pak tolong Pak. Saya enggak bisa pulang Pak dari Kamboja Pak. Apa ini? Hah? Ini kayak baju baju bedah enggak sih guys? Lepas baju dan celana lu. Terus pakai ini, Guys. Gua tahu mau dijual ginjalnya. Ginjal ada dua, kiri dan kanan. Jual satu aja. Jual ginjal yang kiri dapat R miliar, Guys. Mau enggak mau. Tuh kan bener. Dibedah dia sudah dibiuse total. Oke, ambil dua ginjalnya lah. Ah, gila langsung dua. Lu serius hidupnya gak akan bertahan lama. Apa sejak kapan lu jadi peduli sama orang? Ya lucu aja kok dia nekat sampai mau melakukan ini. Pasti hutangnya segundu. Dia sebenarnya gak tahu hal ini. Tapi karena dia sudah tanda tangan, lu bisa langsung eksekusi. Oke, siap. Ih, kan satu ginjal pun kan udah R miliar. Kenapa harus dua ginjal? Ini pun pasti dokter abal-abal, Guys. Jadi ini ginjalnya udah diambil dimasukin ke kotak es gitu, Guys. Biar awet ya. Dan bakal dijual, Guys. Ini gila sih, Guys. Organ du, organ bank SAT. Gua penasaran, Guys. Di luar sana ginjalnya banyak, enggak cuma satu. Guys, ternyata bukan cuma Benny doang yang pinjol sampai segitunya. Banyak, Guys, di luar sana. Menurut kalian ini nyata enggak sih, Guys? Beneran ada enggak sih di luar sana di dunia nyata gitu, Guys? Pinjol sampai ngejual ginjalnya, Guys. Yang ini diminum tiga kali sehari setelah makan. Kalau ini diminum dua kali sehari setelah makan. Semoga cepat sembuh. Ada senyuman kematian, Guys. Itu senyuman sarkas enggak sih? Oke, dia tahu kita bakal mati. Bangsat, obat ini gak guna. Sakitnya semakin tak tertahankan. Gua sekarat. Gua juga udah ditipu. Hutang gua ternyata masih banyak. Wah, penipuan juga, Guys. Gua pengen kasihan juga kayak, “Ya Tuhan, kenapa ini semakin memburuk? Tragis banget sih, Guys, kalau hidup begini ya. Aduh, sakit sekali. Dada gua juga semakin sesak. Sesak sekali. Gue gak mampu berteriak minta tolong. Gua bahkan tak mampu menangis. Ya Tuhan, apakah ini akhirnya? Nadya Kaila maafin aku. Dia sebelum pergi. Apakah itu telepon dari Nadya dan Kaila? Berakhir sudah, Guys. Berakhir sudah, Benny, Guys. Bad ending 3/6. Banyak yang berpikir judi adalah solusi. Padahal ia adalah akhir dari semua solusi. Beberapa hari kemudian, sedia gorengan dan nasi uduk. Oh, Nadya dan Kayla melanjutkan kehidupannya, Guys, dengan berjualan. Enggak apa-apa, Guys. Yang penting halal, ya. Jadi berapa, Dek? Nasi udah komplit pakai telur, lalu gorengannya dua ya, Bu. Semuanya jadi Rp12.000. Oke, ini uangnya ya, Dek, ya. Oke, terima kasih ya, Bu. Semoga Kayla dan e Nades ya, Guys. Mah, Kayla pegal berdiri terus beliin bangku plastik dong. Iya, Nak. Tapi nanti ya, Mama nabung dulu sama beli payung yang besar mah biar kita enggak kepanasan pas jualan. E, ini Klau pakai kursi aku boleh. Ini bukan kursi plastik doang. Dipakai aja ka ya. Nih. Seandainya gua bisa kasih kursi, Guys, ke mereka. Ya, sayangku. Nanti Mama beli, ya. Sabar, ya. Oke deh. Ada telepon masuk. Apa janjian kabar, Guys? Telepon dari Bu Vera. Tetanggaku yang dulu meminjamiku uang. Apa dia ingin menagih uang? Halo. Asalamualaikum Bu Nadia. Apa kabar? Waalaikumsalam Bu Vera. Alhamdulillah sehat Bu. Bu Nadia kok udah enggak bisa di WhatsApp? Maaf Bu. HP saya yang dulu saya jual untuk bayar kontrakan dan modal usaha. Sekarang saya pakai HP jadul saja jadi tidak bisa WhatsApp. Memangnya ada apa, Bu? Oh, begitu toh. Pantesan susah dihubungi. Begini Bu. Saya ingin memberikan kabar. Pak Benny meninggal dunia. Astagfirullah, Mas Beni. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kemarin almarhum meninggal dikontrakan sepertinya karena sakit. Oh no. Kaya, Mama kenapa menangis? Maah, Mama kenapa? Saya turut berduga, ya, Bu. Saya juga ingin menyarankan sebaiknya untuk sementara Ibu jangan ke sini dulu. Sepertinya Pak Benny memiliki banyak hutang. Takutnya para renternir malah mengincar Ibu Nadya untuk melunasinya. Jangan angkat telepon jika mendapatkan telepon yang nomornya tak dikenal. Demi kebaikan Bu Nadya dan juga Kayla. Makasih ya Bu Vera. Bad ending 5/6. Korban pertama judi adalah keluarga. Iya, Guys. Di saat ya seorang laki-laki itu masuk judi yang sudah berkeluarga ya, yaitu emosinya naik, keluarganya jadi pelampiasan kalau dia apa kalah. Lihat kan? Bener kan guys, gua bilang yang kasihan tuh keluarga yang ditinggalkan bukan Benny guys. Benny udah hilang seperti itu saja. Oke, Guys. Sekarang kita mulai ending bertaubat, Guys. Kita bakal menolak Yadi yang nawarin kita pinjol. Gak usah deh. Gak usah, Yat. Gua mau stop di sini, Yat. Gua gak suka pinjol, Yat. Udah cukup gua masuk ke lingkaran setan ini. Gua pengen keluar, Yat. Ya udah deh kalau gitu. Makasih, ya, Yat. Oke, Bang. Aduh, pusing. Engak ada duit ini. Udah ah, main aja daripada pusing. Taruhan yang kecil-kecil aja. Aduh, bodoh kamu ya, Benny. Malah main lagi. Benny Benny. Ya udah nih kita kecil aja 5.000 ya, Guys. Assalamualaikum. Permisi. Oh, ini yang penagih e uang kontrakan, Guys. Oke, mari kita lihat apakah endingnya berbeda, Guys. Karena kita enggak pinjol ya, tapi udah ditagih. Uang kontrakan. Coba kita langsung pilih bayar Rp1.250 walaupun tabungan kita 10.000, Guys. Oh, enggak bisa. Coba kita negosiasi, Guys. Maaf, Pak Heru. Gaji saya belum turun tapi nanti saya bayar. Saya janji, Pak. Kali ini maaf, Pak Beni tidak bisa. Saya sudah memberikan waktu. Saya ingin menegaskan kalau Pak Beni tak membayar uang, maka saya minta Pak Beni pindah dari kontrakan saya. Bisa dimengerti ya, Pak? Iya, Pak. Tapi tabungan saya benar-benar Rp10.000. Ya sudah kalau begitu saya pamit. Saya harap saya bisa mendapatkan kejelasannya hari ini. Assalamualaikum. Waalaikumsalam. Oke, kali ini si Pak Heru mengerti ya, Guys, kalau kita benar-benar enggak ada uang. Jadi kita dikasih keringanan, Guys. Mas, kok bisa seperti ini? Enggak biasanya kamu nunggu kontrakan. Ada apa sebenarnya? Aku lagi banyak kebutuhan, Dek. Apa banyak kebutuhan? Jangan bohong, Mas. Kamu main judi, kan? Hah? Enggaklah, Dek. Enggak ya, Dek, ya. Aku enggak mungkin main begituan. Jangan bohong, Mas. Aku tahu kamu main game judi. Aku berapa kali lihat kamu asik sendiri sama handphone-emu. Selama ini aku diam, Mas. Aku sebenarnya takut sama kamu karena akhir-akhir ini kamu jadi gampang marah. Padahal sebelumnya kamu ini orang yang sabar, bertanggung jawab, dan sayang keluarga. Tapi gara-gara judi semuanya hilang. Dan sekarang kita mau diusir dari kontrakan ini. Kenapa kamu ngelakuin ini, Mas? Kok kamu tega? Mas Benny, tolong jawab, Mas. Kembalilah seperti yang dulu. Aku yakin kita bisa memperbaiki ini. Ini belum terlambat asalkan kamu mau jujur, Mas. Iya, Dek. Iya. Aku main game judi. Awalnya aku cuma iseng. Aku pengen dapat uang tambahan. Aku pikir ini bisa membuatku kaya, tapi kenyataannya malah membuatku tambah miskin. Uangku sekarang kurang dari Rp50.000. Gajiku bulan ini juga habis. Astagfirullahalazim. Kok bisa jadi begini, Mas? Maafin aku, Dek. Aku sebenarnya ingin membahagiakan kalian, tapi malah mengacaukan semuanya. Iya, Mas Benny. Aku memaafkanmu. Aku berterima kasih sekali karena kamu udah mau jujur. Aku ngerti, Mas. Kamu melakukan ini demi keluarga, tapi bukan dengan cara seperti ini. Sekarang aku memohon kamu, Mas. Berhentilah main judi lakukan itu demi aku, demi Kala, dan demi kita semua. Iya, Dek. Iya. Aku pasti akan berhenti main judi. Aku sekarang sudah sadar dan kapok. Alhamdulillah kalau kamu sadar, Mas. Lalu sekarang mesti gimana, Dek? Aku sudah mengacaukan semuanya. Kita akan diusir dari kontrakan ini. Tenangkan dirimu, Mas. Kamu enggak sendirian. Ada aku. Aku istrimu. Aku siap membantumu. Aku yakin kita bisa menghadapinya. bersama pasti ada jalan keluarnya. Ayo kita jualan. Kita bikin kantin. Kantin. Kantin. Happy ending 2/6. Detik pertama kamu sadar judi itu merugikanmu. Itulah kesempatan emasmu untuk menyelamatkan diri. Kelas. Kelas banget, Guys. Ini dengar, Guys. Kalau kalian sudah mempertanyakan apa yang kalian lakukan itu merugikan kalian atau itu salah, langsung, Guys, cepat-cepat keluar dari situ guys. Oke, Guys. Ini adalah ending terakhir di mana kalau misalnya gua jadi Benny dan gua bisa memutarbalikkan waktu, Guys, gua akan menolak jadi mentah-mentah. Enggak lah, enak aja gua main judi kayak gitu. Hati-hati ya. Bahaya main gituan. Nah, ini baru ayah yang baik. Udah banyak korban ya, berhenti sebelum terlambat. Ya elah, Bang. Ini cuma iseng-iseng. Enggak, enggak. Pokoknya nanti malam kita ketemu lu. Bakal gua rukiah. Gua sunat. Yah, ini gua serius. Gua enggak pengen lu hancur, Yat. Walaupun kita susah uang kita masih bisa usaha, Yat. Oke, Bang. Oke. Emang si Yadi nih Starboy masih muda, Guys. Harus diomongin kayaknya. Si Yadi ngapain coba main judi? Bego banget jadi orang. Kenapa sih orang-orang pada suka main judi? Pengen kayak mendadak. Mimpi. Enggak ada yang bisa kayak dari judi. Yang ada malah tambah miskin. Pokoknya bakal gua sadarkan si Yudi. Gua enggak mau teman gua hidupnya hancur gara-gara judi. Moga-moga dia belum terlalu jatuh tenggelam agar bisa diselamatkan. Iya, Guys. Gini logikanya gini aja ya, Guys, ya. Kalau misalnya judi itu bikin kita kaya, Guys, itu enggak bakal ada yang namanya si bandar judi, ya. Mereka bikin situs judi ya biar mereka untung, biar bikin kita rungkat, ya. Jadi, gua juga kayak bingung gitu, kenapa orang tuh kayak punya otak, tapi enggak bisa mikir gitu. Mikir gitu aja gak bisa mikir ya. Enggak bakal untung, Guys. Intinya paling cuma dikasih sekali, dua kali, habis itu habis kalian, Guys. Semua berita dan kisah pahit tentang kehancuran hidup akibat judi dimulai dari iseng. Tips berhenti bermain judi, segera bertindak, jangan menunda keinginan untuk berhenti judi. Hapus akses, amankan dana, cari dukungan, sibukkan diri, jangan mudah menyerah. Karena mungkin kalian e nafsu lagi, mau nyoba lagi, mau megang lagi. Tapi ingat guys, jangan menyerah guys. Jadi inilah tips berhenti judi kalian bisa baca untuk kalian yang masih judi sampai sekarang. Ya, gua berharap viewer gua itu pintar-pintar ya. Enggak ada yang main kayak ginian, Guys. Joy katif benar-benar developer yang jarang upload game, tapi sekalinya upload gameennya benar-benar masterpiece kelas 10/10, enggak 100/100 buat Joe kreatif. Ya, guys. Kalau kalian mau coba game ini, kalian bisa ke IO atau kasih dukungan kalian ke Joey Keratif. Benar-benar game yang penuh makna, penuh pelajaran, Guys. Luar biasa. Gua udah gak bisa ngomong banyak apa-apa lagi, Guys. Gua juga gak bisa ngerangkumin kalian pelajaran apa yang bisa diambil dari game ini. Karena jelas banget pelajarannya adalah jangan pernah iseng atau coba-coba untuk menyentuh pinjol atau judi, Guys. Karena ya itu bakal cuma ngancurin hidup kalian, ngancurin mental kalian. Kalian jadi suka tukang marah, emosi. Dan kita enggak bakal tahu, Guys. Di saat kita kayak emosi kayak gitu karena kita kalah judi atau apa, kita enggak tahu itu ada setan yang masuk ke dalam diri kita dan bisa ngebuat kita melakukan hal-hal yang nyakitin orang lain atau merugikan keluarga kita sendiri kayak yang dilakuin si Benny. So, please jangan lakuin itu, Guys. Jadi, segitu aja, Guys. Game PKB stop. Terima kasih buat kalian yang udah rekomendasiin main game ini. Gua benar-benar bersyukur bisa main game ini. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dan gua harap kalian terhibur. Kalau kalian suka bisa like dan komen. Aku bilal pamit dulu. Sampai jumpa di game selanjutnya. Bye bye.

Hai semua makasih untuk kalian yang udah mampir!! aku harap kalian terhibur dengan video-video ku!!

Game : Pikabuu: STOP!

Terimakasih banyak buat yang udah like, comment, subscribe !!

Follow Social Mediaku :
〚 Instagram 〛
https://www.instagram.com/billysamvel
〚 Tiktok 〛
https://www.tiktok.com/@billyberak

Business inquiry :
billysamvcl@gmail.com

#billysamuel #billy