Golkar Minta DPR Segera Bacakan Surat Pemakzulan Gibran dari Purnawirawan TNI

Masih bersama saya Budiman Tanrejo di satu meja The Forum. Mbak Irma Canyago, isu ini sudah cukup lama ya, sejak April sampai sekarang kira-kira 3 bulan gitu. Bagi Mbak Irma dari Nasdem ini isunya akan diselesaikannya gimana ya agar tidak kayak terus terbawa sampai kapan entah kapan gitu. Kalau saya terus terang berpegang pada keputusan yang disampaikan ketua umum kami di media. Nah, terkait dengan pemakzulan, Nasdem menyampaikan ketidaksetujuannya satu karena tidak ada dari lima syarat yang di yang di persyaratkan itu dilanggar. Itu satu. Nah, yang kedua kami berpegang teguh kepada ee restorasi Indonesia. Restorasi Indonesia bahwa kesejahteraan masyarakat, keamanan masyarakat, ya ketersediaan lapangan pekerjaan yang cukup, kesejah ee apa namanya akses pelayanan publik kepada masyarakat itu jauh lebih penting daripada untuk ngomongin soal politik praktis gitu. Jadi kenapa Nasdem tidak mengambil kursi menteri? Karena kami tidak ingin memberikan role model bagi semua partai politik gitu ya. Jangan mendukung karena kursi. H. Kami mendukung ee pemerintah hari ini karena kami ingin ee pemerintahan ini berjalan dengan asta citanya Pak Prabowo menuju Indonesia emas. Itu yang kami dukung bukan sekedar kursi menteri karena kami dulu berlawanan. Kalau kita sudah berlawanan tiba-tiba kita minta kursi menteri aneh ya. Waduh bahaya juga kita. Bang Doli, jadi tadi selain harapannya adalah segera dibacakan dan kemudian fraksi kemudian menyatakan sikap dan kemudian ee cas close atau gimana bayangan Bang Doli agar isu ini bisa segera selesai dan berhadapan dengan masalah nyata di Indonesia? Saya kira kita semua harus menyadari, memahami bahwa Indonesia ini bergerak maju ya ya ee sistemnya sudah mulai tertata, baik itu demokrasi maupun hukum kita gitu. Nah, ini juga harus didukung oleh komitmen kita untuk tertib terhadap sistem dan hukum yang kita bangun, gitu. Nah, tadi cerita misalnya bagaimana pada saat Pak Habibi dulu mundurkan diri atau Pak Harto mundurkan diri, Pak Habibi naik gitu ya, terus kemudian Gus Dur di impeachment. Nah, pengalaman-pengalaman itu kan membuat kita menjadi membuat sistem yang lebih baik. Makanya sekarang itu susah mau jatuhin presiden sama wakil presiden itu gitu. Supaya apa? supaya kita nih mulai tertib 5 tahun sekali kita belajar. Kalau misalnya kemarin kita enggak kurang menang, ya nanti siapin 5 tahun lagi. Nah, oleh karena itu menurut saya termasuk mekanisme yang sekarang ini pemazulan ini adalah sebuah gerakan atau sikap politik, keputusan politik ya, tapi enggak dengan mudah. Harus diikuti dengan aturan hukum gitu. Nah, enggak apa-apa ada masyarakat yang mengatakan harus dimakulkan, monggo. Enggak ada masalah. masyarakat yang tadi Mbak Mbak bilang mau ngedumel boleh, tapi ngedumel harus ada batasnya kan. Batasnya apa tadi? Sistem hukum dan segala macam itu. Nah, jadi oleh karena itu Bapak-bapak silakan sampaikan kami ee suratnya sudah masuk dan menurut saya tadi sekali lagi biar ini enggak digoreng-goreng sana kemari. Bacakan bacakan minta pendapat masing-masing fraksi jadi pendapat DPR. selesai. Kalau semua mayores bilang ini tidak memenuhi syarat, selesai case close. Hm. Oke. Mbak WB gimana? Iya. Ee kita menunggu respon dari DPR ini. Wakil ketua Balek sudah mengatakan yang memang the eh apa? The sun the better ya. Jadi DPR sebagai ee lembaga perwakilan rakyat kita harapkan memang fungsi representasi itu dijalankan secara efektif. Oleh karena itu ada keterukuran. Jadi kita memilih sistem demokrasi itu salah satunya adalah kita diberikan satu keterukuran, satu kepastian, gitu. Jadi bukan dipanggang. Memang politik itu selalu wait andc dan sebagainya, tapi ini bisa menjadi quote unquote bola liar karena liar. Heeh. karena bisa ke mana larinya. Betul. Bisa ke mana-mana ini. Sementara Indonesia sedang tidak tentu baik-baik saja. Iya, sedang tidak baik-baik saja. kita ingin ada tentu apa ya konsolidasi gitu ya bangsa Indonesia menuju nanti bagaimana kita jauh lebih sejahtera dan sebagainya. Kita setuju dengan membangun tapi tidak boleh juga kita ignoran gitu ya. Seolah-olah kita itu fine-fine saja. kita harus membenai yang kurang bagus tadi itu dengan memberikan pelajaran bahwa kalau dipaksakan kehendak itu ternyata akan muncul belakangan yang menjadi boomerang bagi perjalanan satu politik kita lah. Ini kan instabilitas politik bisa shaky dan nanti akan delegitimasi terjadi kalau terus-menerus tidak ada respon. Oke. Nah, ini yang kita harapkan itu ditunjukkan bukan berarti bahwa kita memaksa-maksa, tapi memang seperti itu. Jadi, Mas sudah mengatakan tadi itu tolong direspon oleh tolong direspon oleh DPR. Oke. Eh, Prof. Burhan, jadi kalau manuver dari Forum Purnawirawan TNI tentunya sepengetahuan Presiden Prabowo ya. Saya kira Presiden Prabowo dengan banyak mata dan telinga pasti tahu ee ada ee manuver semacam ini ya. Dan buat saya sih saya sebagai bagian dari masyarakat menuntut aktor politik untuk mempercepat proses ini supaya tidak berlarut-larut. H dan buat Mas Gibran juga penting. Iya. Tidak menyandra dirinya ya kalau misalnya tidak segera diselesaikan. Dan yang paling penting buat saya sebagai bagian dari masyarakat adalah kita menunggu aksi konkret dari pemerintah berkaitan dengan rapot-rapot yang masih merah, terutama soal ekonomi ya. Misalnya Bank Dunia sudah mengoreksi ee pertumbuhan ekonomi dari 5,1% menjadi 4,7% dan dua kuartal pertama kita di bawah 5%. Yang kedua, PHK sampai Kementerian Tenaga Kerja tidak mengeluarkan data yang sebenarnya. Kemudian rupiah itu turun 10%. indeks harga saham turun 20%. Ini agenda yang jauh lebih penting untuk kita dengar apa sih yang dikerjakan oleh pemerintah dan DPR berkaitan dengan isu global, geopolitik, kondisi ee ekonomi yang tidak menentu ya, tarif Trump yang masih dikenakan 32% kepada Indonesia. Ini hal-hal yang konkret yang menurut saya membutuhkan penanganan yang jauh lebih lebih berat ya. dan tidak butuh gimik sebenarnya, tetapi butuh aksi konkret. Dan menurut saya Pak Prabowo masih punya modal politik yang besar dengan dukungan ee di DPR yang luar biasa dan saat yang sama eh approval ratingnya minimal masih di atas 70% masih oke ya. Artinya ini modal yang luar biasa yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mempercepat agenda Asta Cita yang beliau ee tetapkan ya sebagai semacam legasi ya ee pemerintahan Prabowo sekarang. Tapi artinya Presiden Prabowo kan juga bisa menginstruksikan atau mempersuasi partai-partai politik DPR untuk segera membacakan dan kemudian casetnya. Nah, ini jadi ee sebenarnya dengan posisi sekarang Pak Prabo itu presiden, salah satu presiden paling kuat pasca reformasi ya. Bukan hanya dukungan di parlemen, tapi juga kemenangannya di 2024 itu 96 juta secara absolut 58,6%. I bahkan secara absolut mengalahkan kemenangan Biden di 2020, Pak Jokowi 2014-2019 termasuk juga mengalahkan kemenangan Obama. H dengan modal sebanyak itu sebenarnya tidak ada alasan buat Pak Prabo untuk gagal. He sebenarnya ya. Tapi lagi-lagi kita jangan sampai membuat ee agenda pemerintahan terdistrak dan kalau misalnya itu terjadi harusnya Pak Prabowo bisa kan bicara kepada partai-partai pendukungnya mudah sekali memanggil Mbak Irma Bang Doli sudah selesaikan selesai ya kan tapi kenapa enggak ya nah saya tidak tahu apakah belum ataukah kita masih menikmati drama yang tidak penting di BPR sehingga kita lupa bahwa ada banyak agenda yang belum selesai oke Oke, baik. Kita tunggu, Mas. Kita tunggu DPR membacakan. Kita tunggu. Oke. Baik, Prof. Buruhan, Mbak Irma, Mbak Wiwi, dan Bang telah bergabung di satu meja forum. Ah.