Gerak-Gerik Mencurigakan Penjaga Kos di Depan Kamar Diplomat Muda Kemenlu | iNews Sore | 12/07

Kamera pengawas Indos di Jalan Gondang Dia Kecil Menteng, Jakarta Pusat merekam aktivitas malam hari sebelum diplomat muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas pagi harinya. Sekitar pukul 0027 menit 8 Juli nampak seorang penjaga kos berjalan mondar-mandir di sekitar kamar kos korban sambil berkomunikasi lewat telepon genggam. Penjaga kos kemudian mengintip kamar korban melalui celah pintu. Diduga penjaga kos tengah berkomunikasi dengan orang terdekat korban yang meminta memeriksa keberadaan korban di dalam kamar. Tidak terlihat gerak-gerik mencurigakan dari si penjaga kos atau keberadaan orang lain. Setelah tidak berhasil mengetahui keberadaan korban, sekitar pukul 5.20 pagi, penjaga kos kembali mengecek kamar kos korban. Namun penjaga kos kembali tidak mendapat hasil. Video ini merupakan rekaman terakhir aktivitas yang terlihat di halaman indos sebelum Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas pada pagi harinya dengan wajah terlilit lakban. Polisi selidiki setiap detail barang bukti termasuk jejak sidik jari pada lakban yang melilit bagian kepala korban. Selain itu, polisi juga menunggu hasil penyelidikan patologis terhadap organ tubuh korban. Usai olah TKP, polisi pastikan tidak ada dokumen dan barang berharga yang hilang. Tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh korban. Sejauh ini lima saksi sudah diperiksa termasuk penjaga kos dan istri korban. Dari Jakarta, tim liputan melaporkan. Sementara itu, bagaimana situasi terkini dari lokasi tewasnya diplomat muda Kemenlu Arya Daru Panghaunan? Sudah ada rekan kami Naura Syafika. Naura, seperti apa situasi di lokasi kejadian di kawasan Menteng Jakarta Pusat setelah digelar oleh TKP kemarin? Naura ya? Selamat sore Arlista dan juga pemirsa untuk TKP dari penemuan jenazah ee dari diplomat muda di Jalan Gondang Dia Kecil. Saat ini kami belum menemukan ataupun menerima informasi terbaru dan dari pihak kepolisian juga masih belum memberikan informasi dan juga dari tadi kami sampai di lokasi belum ada anggota kepolisian yang datang ke sini untuk baik mengumpulkan barang bukti ataupun melakukan olah TKP kembali. Namun jika kita melakukan ee penelusuran lebih dalam lagi di TKP Penemuan jenazah bisa dilihat di sini untuk INDKOS ini ini sangat amat memiliki penjagaan yang ketat. Dapat dilihat dari CCTV yang tidak hanya berjumlah satu, namun lebih dari satu, yaitu jika di sini di sisi sebelah kiri dari bangunan total ada 4 CCTV. di mana untuk CCTV ini aktif untuk ee menjaga dari Indekos ini. Dan juga jika kita lihat dari CCTV-nya ini memang untuk arahnya berbeda-beda. Arlista dan juga pemirsa ada yang mengarah ke dalam indek, ada juga yang mengarah ke halaman parkir. Dan jika kita lihat lagi bahwa untuk CCTV ini bawahnya ini adalah area kos-kosan juga atau dari kamar. Namun memang untuk penjagaannya berbeda dengan pintu yang di sisi sebelah kanan dari bangunan. Jika kita lihat untuk pencegahannya ini hanya menggunakan gembok saja, tidak menggunakan smart lock yang berbeda dari sisi sebelah kanan dari bangunan. Dan sekarang kita akan lanjut untuk melihat dari sisi bangunan yang di sebelah kanan di mana ini merupakan akses ee dari korban atau dari ee ADP untuk menuju ke kamar kaos-kaosannya. Dan ini adalah aksesnya yang memang berbeda dengan pintu sebelah sana. Di sini bisa kita lihat bahwa di sini menggunakan smart lock key. Di mana untuk ee menggunakan ee atau mengakses pintu ini harus menggunakan kartu yang hanya dimiliki oleh setiap penghuni dari Indcos ini. Dan juga di sini tersedia ada bel sehingga memang jika kita paksa masuk ini tidak bisa karena memang harus menggunakan akses yang khusus. Dan tidak hanya dari akses saja yang menjadi penjagaan yang sangat ketat dios ini. Kita bisa lihat di sini juga ada CCTV satu lagi Harista dan juga pemirsa di mana CCTV ini mengarah ke area eh kos-kosan kamar kos yang bertepatan dengan penemuan dari ee jenazah ADP yang bisa kita lihat di kamar 105. di kamar itu ada masih garis lintas polisi di mana memang untuk setiap orang asing ini dilarang untuk masuk untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga ini bisa kita lihat untuk ee kos-kosannya masih terlihat rapi, tidak ada sampah yang berserakan karena memang kemarin sempat dilakukan oleh TKP. Kemudian juga dari informasi yang baru kami dapatkan ee ada CCTV yang baru saja dirilis bahwa memang dari CCTV tersebut terlihat ada ee diduga penjaga kos yang mundar-mandir ee di depan tepat kamar kos dari ditemukannya ee ADP. Dan juga untuk mengetahui Arlisa dan pemirsa seperti apa sih untuk keseharian dari korban selama e berada di kos-kosan ini. Saya sudah bersama dengan Mas Andi. Mas Andi ini merupakan penjaga dari toko yang lokasinya tepat berada di kos-kosan ini. Selamat sore, Mas Andi. Sore. Mas Andi, boleh diceritakan mungkin seberapa kenal Mas Andi dengan ee ADP? Saya sama saya manggilnya Om Daru sama Om Daru udah lumayan lama kenal sih. Heeh. Tapi ngobrolnya itu cuman sebatas kayak sapa-sapa doang. Terus kebetulan dia juga customer saya. Terus ngobrolnya tentang ya alat-alat yang di toko saya itu aja. Sama terakhir ngobrol panjang tuh waktu dia mudik kena macet itu ngobrol panjang. Setelahnya enggak cuman saya lihat dia lewat terus dia lagi bersihin mobilnya nyapa. Udah gitu doang sih. Oke. Kalau dari Mas Andi sendiri menilai Om Daru tadi ya akrabnya ee seperti apa sih sosok yang seperti apa? Dia sosok yang pendiam sekali. Jadi kalau dia enggak kenal pasti dia pasti diam banget. Kalau enggak ditanya dia pun enggak enggak ngobrol. Terus e apa dia perfeksionis. Dia tuh bersihan banget orangnya. Setiap mau berangkat, mau pulang kerja pasti dia bersih-bersih mobilnya dulu. Kalau habis pulang kerja dia habis bersihin mobil dia pasti buang sampah dulu. Gitu sih. Saya kenalnya dia perfeksionis banget orangnya. Oke. Kalau misalnya di seperti jam-jam sekarang nih, Mas Sandi di sore hari ini biasanya ee almarhum itu kesehariannya seperti apa sih? Nah, biasanya jam segini ini saya lagi nongkrong di sini di depan toko. Dia lagi bersihin mobilnya di depan. Nah, itu sambil saya ngobrol-ngobrol sama dia cuman sebatas kayak hobinya doang. Enggak soal pribadi. Enggak pernah soal pribadi. Dia tertutup sekali. Mas Sandi, apa Mas Sandi pernah melihat ada mungkin rekan atau dari almarhum bertemu dengan e kerabat di sekitar koskosan ini? Enggak pernah dia. Dia setiap pulang atau dia lagi libur, dia enggak pernah enggak pernah bawa ajak teman atau siapapun. Dia paling keluar juga cuman bawa laundrian pakai sepeda ke laundri sebelah gitu doang sih. Enggak pernah lihat ada teman masuk ke sini. Kalau untuk di toko sendiri, Mas Andi ini toko tutupnya jam berapa sih? Jam 10. malam. Bukanya jam 10. lagi. Oke. Apakah di dalam toko ini ada CCTV juga? Ada semuanya komplit. Dan kemarin kebetulan ada dari CCTV kita juga udah dibawa sama ke pihak kepolisian buat bukti itu udah diambil sama mereka udah di tangan mereka sih. Kalau dari penjaga toko lainnya mungkin dari kerabatnya Mas Andi ada juga enggak yang dekat dan kenal dengan sosok Arya Daru ini? Kebetulan yang rekan saya itu belum lama jaga di sini. Yang paling lama tuh saya. Jadi dia enggak terlalu kenal sih, cuman saya hello doang kadang sama dia. Itu juga karena dia sering di depan sambil bersihin mobil itu. Kalau gitu Mas Andi terima kasih banyak atas informasinya. Selamat melanjutkan aktivitasnya kembali ya. Seperti yang kita ketahui seperti yang penuturan dari penjaga toko yang tepat berada lokasinya dari depan dan di area kos-kosan ini memang untuk ee area daru atau almarhum ini memang sosok yang pendiam namun perfeksionis. di mana memang ee beberapa informasi yang tadi kami dapatkan bahwa mereka tidak pernah ada obrolan yang ke ranah pribadi, hanya sebatas apa-sapaan saja. Kemudian juga tadi kita ee dapatkan informasi bahwa memang untuk area Daru ini sosok yang sangat perfeksionis. Sementara itu, Arlista dari IndeKos. Baik, terima kasih banyak atas laporannya Naura dan selamat kembali bertugas Naura. Pemirsa, Kapolri Jenderalistio Sigit Prabowo meminta kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri Arya Daru Pangayunan diselidiki secara mendalam. Kapolri meminta kasus ini diungkap hingga tuntas. Ya, tentunya ee diminta atau tidak diminta PORI tentunya akan melakukan penyelidikan dalam tentunya apabila sudah kita temukan bukti-bukti dan saya minta untuk anggota juga bergerak maksimal agar segera bisa terungkap karena memang ditunggu oleh publik, ditunggu oleh masyarakat. Okay.

Yuk Subscribe https://www.youtube.com/c/OfficialiNews

Selengkapnya baca di: https://inews.id/news
Follow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7scI1LdQekZvLynv1H
Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@officialinews
Follow our Official Twitter https://twitter.com/officialinews_
Like our Official Facebook https://www.facebook.com/OfficialiNews
Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/officialiNews

Dapatkan sajian berita dan liputan langsung peristiwa terkini secara cepat dan akurat di:
https://www.inews.id/ untuk berita dari daerah-daerah di seluruh Indonesia

Tanggal Tayang: 12 Juli 2025

#inewssore #news